Anda di halaman 1dari 3

TUGAS INDIVIDU 1

(31 Mei 2022)

drg.Erina Fatmala

DIAGNOSA 5 ISU KONTEMPORER DI POLI GIGI PUSKESMAS KUPANG

A. Isu Hangat Dibicarakan


1. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai perawatan penambalan/tumpatan
gigi
2. Rendahnya pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi mulut bayi dan anak
3. Tingginya angka karies pada siswa sekolah dasar
4. Tingginya angka gingivitis kronis pada ibu hamil
5. Belum optimalnya penggunaan dental unit dalam pelayanan kasus gigi dan mulut

B. Analisis Kualitas dan Prioritas menggunakan APKL dan USG


Tabel 1. Bobot Penilaian Kriteria Kualitas Isu APKL

Bobot Keterangan
5 Sangat kuat pengaruhnya
4 Kuat pengaruhnya
3 Cukup kuat pengaruhnya
2 Kurang kuat pengaruhnya
1 Sangat kurang pengaruhnya

Tabel 2. Tabel Analisis Isu menggunakan APKL

Kriteria Jumlah Peringkat


No Isu
A P K L
Rendahnya
pemahaman
masyarakat mengenai
1 perawatan 3 3 3 4 13 5
penambalan/tumpatan
gigi

Rendahnya
pengetahuan ibu
tentang kesehatan
2 5 4 4 4 17 1
gigi mulut bayi dan
anak

Tingginya angka
karies pada siswa
3 3 3 4 4 14 3
sekolah dasar

4 Tingginya angka 4 4 3 4 15 2
gingivitis kronis pada
ibu hamil

Belum optimalnya
penggunaan dental
5 4 5 2 2 13 4
unit dalam pelayanan
kasus gigi dan mulut

Tabel 3. Tabel Seleksi Penetapan Isu dengan Metode USG

No Isu Aktual U S G Total Peringkat


Rendahnya
pengetahuan ibu
tentang kesehatan
1 5 5 5 15 1
gigi mulut bayi dan
anak

Tingginya angka
gingivitis kronis
2 5 5 3 13 2
pada ibu hamil

Tingginya angka
karies pada siswa
3 4 4 4 12 3
Sekolah Dasar

C. Deskripsi Isu
1. Rendahnya pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi mulut bayi dan anak
Kesehatan gigi dan mulut bayi dan anak sangatlah penting karena kondisi rongga
mulut yang terganggu dapat mempengaruhi pertumbuh kembangan bayi dan
anak. Ada beberapa contoh penyakit yang sering diderita bayi dan anak di
wilayah Puskesmas Kupang yaitu Candidiasis, Karies, Dental Abses.
2. Tingginya angka gingivitis kronis pada ibu hamil
Kesehatan gigi dan mulut ibu hamil sangat penting karena kondisi rongga mulut
yang terganggu oleh karang gigi dan radang gusi dapat mempengaruhi tumbuh
kembang janin, akibat dari perjalanan bakteri radang gusi ke janin dapat
menyebabkan bayi lahir prematur dan stunting.
3. Tingginya angka karies pada siswa Sekolah Dasar
Angka karies yang tinggi pada anak sekolah dasar dapat mempengaruhi tumbuh
kembang anak, kualitas gigi pengganti dan resiko adanya gangguan ketidak
teraturan gigi.

D. Penetapan Isu

Berdasarkan hasil validasi isu menggunakan metode APKL dan dilanjutkan


dengan teknik USG, maka prioritas isu yang ditetapkan adalah “Rendahnya
pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi mulut bayi dan anak”.
E. Penyebab Isu menggunakan Metode Fishbone

Manusia Metode

Membaca artikel
Kurangnya kepedulian dari internet yang
ibu untuk rutin sulit dipahami
memeriksan kondisi
mulut anak
Mendengarkan
kata tetangga Rendahnya
pengetahuan ibu
tentang kesehatan
gigi mulut bayi dan
Artikel dari internet anak”.
berupa tulisan panjang

Kurangnya kesadaran
Kata tetangga tindakan preventif ke dokter
gigi (berobat saat sakit)

Bahan Lingkungan

F. Gagasan Pemecahan Isu


1. Melakukan konsultasi kepada mentor mengenai rencana kegiatan upaya
edukasi kepada ibu mengenai kesehatan gigi dan mulut
2. Membuat kuisoner pengetahuan ibu di posyandu tentang kesehatan gigi dan
mulut anak
3. Membuat buku saku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak
4. Koordinasi dengan pemegang program posyandu mengenai rencana
penyuluhan di posyandu
5. Melakukan edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut anak serta penjelasan
buku saku edukasi gigi mulut anak
6. Evaluasi pengetahuan ibu mengenai kesehatan gigi mulut anak

Anda mungkin juga menyukai