Anda di halaman 1dari 2

1a.

Karena saya sebagai kepala sekolah merasa mampu memanage, mengarahkan, memotivasi,
menggerakan, mempengaruhi, dan mengevaluasi peranan guru dalam melaksanakan visi, misi, tujuan
dan strategi pembelajaran di SDN Darangdan Tingkat dengan strategi pembelajaran berpusat kepada
siswa untuk terwujudnya peserta didik yang takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berkarakter,
berakhlakul karimah, disiplin, cerdas, berprestasi, kreatif dan inovatif dan mampu berpikir mandiri serta
membiasakan hidup bersih agar sehat jasmani dan rohani. Melaksanakan pembelajaran nuansa islami
untuk meningkatkan peserta didik yang taat beribadah, membentuk perilaku yang santun, sopan dan
berkarakter. Saya sebagai kepala sekolah mampu mendorong dan memfasilitasi peserta didik untuk
disiplin cerdas berprestasi, kreatif dan inovatif. Menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif
serta menyenangkan juga kami sebagai kepala sekolah selalu melibatkan semua warga sekolah dan
kerjasama dengan komite, unsur masyarakat untuk mengoptimalkan pemberdayaan sumber daya
manusia terhadap peningkatan mutu sekolah. Dan tidak bosan-bosan saya sebagai kepala sekolah selalu
mengoptimalkan pemberdayaan guru dan tenaga kependidikan untuk melaksanakan pembelajaran
secara optimal baik kegiatan kokulikuler dan kegiatan ekstrakulikuler dititiberatkan ke kegiatan
keagamaan. Sehingga indikator keberhasilan dapat tercapai khususnya perolehan hasil ujian dan output
yang berkualitas.

Upaya yang dilakukan berupa sosialiasai program terhadap tim disekolah, komite dan unsur masyarakat

1b. Tantangan tersulit yang dialami ketika kekurangan tenaga pengajar baik PNS maupun non PNS
sehingga harus merekrut tenagan guru sukarelawan untuk ditempatkan sebagai pengajar di sekolah
kami. Cara mengatasinya untuk perekrutan kami melakukan koordinasi dengan instansi terkait yaitu
Dinas Pendidikan dan mencari informasi kepada rekan sejawat dalam hal pencarian tenaga guru.
Sehingga kesulitan yang dialami dapat terpecahkan.

1c. Upaya yang saya lakukan sebagai Kepala Sekolah untuk tetap menghidupkan semangat adalah
menciptakan suasana yang harmonis dengan rekan sejawat, keakraban, dan kenyamanan ditempat kerja
serta mencipatakan suasana betah di sekolah, rukun, kompak dan kerjasama yang baik. Dan selalu
mengingatkan kepada rekan sejawat supaya selalu diniati bekerja sebagai ladang ibadah sehingga selalu
termotivasi untuk bekerja semangat dan selalu ingat bahwa peserta didik itu sebagai ladang pahala yang
selalu menanti kita setiap hari.

2a. Tindakan dan strategi yang dilakukan adalah pembinaan terhadap guru, sosialisasi program kerja
kepada tim yang ada di sekolah. Tindakan ini saya lakukan untuk pencapaian visi misi tujuan dan strategi
yang ingin dicapai sehingga para guru harus mempunyai kemampuan yang memadai dalam proses
pembelajaran, menyusun perangkat pembelajaran, menyusun rencana persiapan pembelajaran dan
skenario pembelajaran, menyusun program evaluasi, program perbaikan dan pengayaan serta
melakukan tindak lanjut pembelajaran sehingga pencapaiannya maksimal.

2b. Cara mengeksekusinya dengan strategi pembinaan guru dalam kegiatan proses pembelajaran,
membimbing dan menyiapkan perangkat pembelajaran, membina dalam melaksanakan proses
pembelajaran yang telah direncanakan. Meningkatkan disiplin guru dengan cara taat kepada aturan,
meningkatkan standar perilaku sopan santun, tata krama dan melaksanakan aturan yang telah
disepakati bersama. Membina dan meningkatkan motivasi para guru untuk menciptakan hubungan kerja
yang harmonis dan kepala sekolah berusaha memenuhi kebutuhan perlengkapan yang diperlukan untuk
pembelajaran. Memberikan reward dan punishment. Mengutus para guru untuk mengikuti pelatihan-
pelatihan guna meningkatkan kualitas pembelajaran.

2c. Hambatan yang dihadapi adalah tidak semua guru memiliki motivasi yang sama dalam meningkatkan
kinerjanya. Ada diantara guru yang domisilinya jauh sehingga menghambat mobilisasi kinerja. Tidak
semua guru dapat melaksanakan tugas sebagaimana yang telah ditetapkan, ada diantara guru yang tidak
mampu mengikuti dan menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat kerja nya. Tidak semua guru
mampu menggunakan IT.

Cara mengatasinya dengan cara diberi bimbingan khusus dan motivasi sesuai dengan masalah yang
dihadapinya dan memberikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

2d. Hasil yang diperoleh sedikit demi sedikit ada perubahan sikap dan tingkah laku serta prestasi kerja
yang diraih oleh para guru dan perubahan pada peserta didik serta peningkatan disiplin.