Anda di halaman 1dari 4

TUGAS KE – 1

PEMBELAJARAN IPS DI SD

Nama : Lisa Khoirul Umam


NIM : 857740533
Mata Kuliah : Pembelajaran IPS di SD
Tugas ke : 1 (TTM 1)

1. Untuk mencerdaskan kehidupan bangsa pemerintah menyelenggarakan


pendidikan yang sesuai dengan perkembangan masyarakat dan kebutuhan
pembangunan sehingga muncul perubahanan kurikulum misalnya kurikulum SD
tahun 1994 dan tahun 2006 yang lebih menekankan pada Pembelajaran Aktif Kreatif
Efektif dan menyenangkan. Jelaskan perbedaan kurikulum tersebut!

Jawab :
Perbedaan antara kurikulum 1994 (KBK) dengan kurikulum 2006 (KTSP) contohnya
terletak pada manajemen uji coba, pemodelan & MBS dalam KBK dilakukan sang
sentra (Direktiorat & Balitbang), sedangkan dalam KTSP, BSNP menjadi penyusun
Standar Isi (Kerangka Dasar, Stuktur kurikulum) sekolah membuatkan pada kurikulum
taraf satuan pendidikaan. Model belajar KBK yakni berbasis kompetensi menggunakan
pengajar menjadi fasilitator. Sedangkan, Model belajar KTSP berorientasi pada
kompetensi dengan menggunakan anak didik menjadi sentra pembelajar.
Sedangkan perbedaan khusus antara kurikulum 1994 dengan 2006 yakni sebagai
berikut:
 Kurikulum 1994 (KBK)
Kurikulum ini adalah pengembangan menurut kurikulum sebelumnya
menggunakan dasar kurikulum 1984. Dalam kurikulum 1994 timbul kata CBSA
(Cara Belajar Siswa Aktif). Kegiatan belajar cenderung didalam kelas, mengejar
sasaran berupa materi yg wajib dikuasai, berorientasi kognitif.
 Kurikulum 2006 (KTSP)
2006 muncul Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Namun, pelajaran KTSP
masih tersendat. Tinjauan menurut segi isi & proses pencapaian sasaran kompetensi
pelajaran sang anak didik sampai teknis penilaian tidaklah poly disparitas
menggunakan Kurikulum 2004. Perbedaan yg paling menonjol merupakan
pengajar lebih diberikan kebebasan buat merencanakan pembelajaran sinkron
menggunakan lingkungan & syarat anak didik dan syarat sekolah berada. Hal ini
ditimbulkan karangka dasar (KD), syarat kompetensi lulusan (SKL), syarat
kompetensi & kompetensi dasar (SKKD) setiap mata pelajaran pada setiap satuan
pendidikan sudah ditetapkan dan direncanakan oleh Departemen Pendidikan
Nasional.
2. Semua bidang ilmu yang berkenaan dengan manusia dalam kaitannya
manusia sebagai anggota masyarakat disebut ilmu sosial. Keterkaitan hubungan
antar ilmu sosial, studi sosial dan ilmu pengetahuan sosial satu sama lainnya. Jelaskan
persamaan dan perbedaannya!

Jawab :
Persamaan antara Ilmu Sosial dan Studi Sosial ialah ruang lingkupnya yang mana
sama sama berkenaan dengan manusia dan kehidupannya
Perbedaan Ilmu sosial dan Studi Sosial :
1. Ilmu sosial adalah bidang ilmu tentang manusia sedangkan studi sosial adalah bidang
studi tentang masalah dan gejala sosial manusia dalam masyarakat.
2. Ilmu sosial nantinya menghasilkan satu bidang ilmu sedangkan studi sosial tidak
melahirkan bidang ilmu.
3. Ilmu sosial memiliki tujuan untuk membentuk tenaga ahli pada salah satu bidangnya
sedangkan studi sosial memiliki tujuan untuk menciptakan warga negara yang baik
dalam bermasyarakat.
4. Ilmu sosial dikembangkan pada tingkat perguruan tinggi sedangkan studi sosial
dikembangkan pada tingkat SD, SMP, SMA.

3. Setiap bidang studi yang tercantum dalam kurikulum harus menuju pada
tujuan pelaksanaan pembelajaran. Mengingat pentingnya pembelajaran llmu
Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar maka jelaskan tujuan dan manfaat
pembelajaran tersebut!

Jawab :
Berikut ini adalah tujuan dan manfaat dari adanya pembelajaran Ilmu Pengetahuan
Sosial di Sekolah Dasar.
Tujuan:
Untuk mengajarkan dan mendidik generasi muda terutamanya di usia anak-anak untuk
menjadi warga negara yang berperilaku baik dan juga berengetahuan, serta memiliki
keterampilan dan kepedulian pada lingkungan sosial, dan diharapkan kelak dapat
berguna bagi dirinya sendiri serta bagi masyarakat dan negara.
Manfaat:
Diharapkan dengan adanya pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial di tingkat Sekolah
Dasar generasi muda pada usia dini ini dapat dibekali dan dikembangkan bakat dan
mintanya terhadap kemampuan sosial serta intelektualnya untuk bisa menjadi warga
negara yang memiliki keterampilan dan tingkat kepedulaian sosial tinggi serta dapat
berperilaku dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
4. Ada keterkaitan antara peristiwa, fakta, konsep, generalisasi ilmu dengan
nilai ketrampilan intelektual, personal dan sosial. Jelaskan pengertian peristiwa, fakta,
konsep dan generalisasi dan contoh keterkaitannya dalam konteks pembelajaran IPS di
SD kelas 3 dan 4!

Jawab :
Pada konteks pembelajaran IPS SD kelas 3 & 4 membahas mengenai pengertian
peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi.
 Peristiwa bisa juga disebut dengan kejadian atau hal hal yang pernah
terjadi. Peristiwa dapat diartikan sebagai kejadian yang pernah terjadi yang masih
harus dibuktikan kebenarannya.
 Fakta dapat diartikan sebagai peristiwa atau kejadian yang sungguh sungguh terjadi
dan dapat dipastikan kebenarannya.
 Konsep merupakan suatu istilah penamaan sesuatu yang digunakan dengan tujuan
mengkategorikan suatu kelompok guna membantu berfikir dan memecahkan
masalah.
 Generalisasi dapat diartikan sebagai penggabungan dua konsep yang disatukan
dalam bentuk kalimat yang dapat dijadikan suatu konsep dalam pembelajaran IPS.
Contoh keterkaitannya :
Ketika memiliki topik Indonesia, kita juga harus mengetahui peristiwa, fakta, konsep,
dan generalisasi mengenai Indonesia. Peristiwa yang pernah terjadi di Indonesia
misalnya peristiwa Bandung Lautan Api diikuti fakta mengenai Kota Bandung atau
kota yang berkaitan dengan peristiwa tersebut atau fakta bahwa Indonesia memiliki
banyak sekali wilayah. Konsepnya misal kondisi wilayah di Indonesia, wilayah daratan
dan lain lain. Generalisasinya mengenai kondisi wilayah di Indonesia mengakibatkan
adanya hubungan dagang antara wilayah satu dengan yang lainnya, atau pengembangan
teknologi antara wilayah satu dengan wilayah lainnya.

5. Kemampuan interaksi guru penting dalam menyampaikan materi Pendidikan IPS di


SD. Tulislah contoh keterkaitan nilai, sikap, ketrampilan intelektual, personal dan
sosial dalam konteks pembelajaran IPS SD kelas 5 dan 6!

Jawab :
Keterkaitan nilai, sikap, keterampilan intelektual, personal dan sosial dalam konteks
pembelajaran IPS SD adalah saling berhubungan. Nilai sikap yang dimiliki oleh
seorang siswa menunjukkan bahwa keterampilan intelektualnya berkembang dengan
baik, dan memiliki jiwa personal yang baik ditengah teman-temannya. Pribadi yang
baik akan mampu bersosial dalam komunikasi, berbagi dengan teman lainnya.
Anak SD merupakan anak yang masih dalam posisi labil baik kehidupan sosialnya,
pengetahuan maupun sikap yang sering ditunjukkannya kepada teman-temannya.
Perkembangan setiap anak bisa dilihat bagaimana kehidupan sosialnya dengan teman-
temannya. Kehidupan sosial anak seorang SD bisa dilihat dari beberapa segi
seperti sikap, intelektual, personal, ataupun sosial anak tersebut.
1. Sikap adalah sifat yang ditunjukkan oleh seorang anak dalam kehidupannya baik
kepada guru, teman ataupun orang tua. Contoh: sikap sopan ditunjukkan dengan
menyapa teman, guru, ataupun orang tua yang dilalui.
2. Inteketual yaitu kemampuan yang dimiliki oleh seorang anak untuk menyerap
pengetahuan yang didengar dan dilihat. Contoh keterampilan intelektual, misalnya
keterampilan dalam berfikir, menafsirkan dan menganalisis informasi dari sumber
indformasi.
3. Personal adalah kemampuan yang terdapat didalam diri seseorang dan mampu
diaplikaskan dalam kehidupannya. Personal adalah Contoh keterampilan personal,
misalnya mampu berkomunikasi dengan efektif, serta memiliki kreativitas.
4. Sosial yaitu kemampuan seorang anak untuk bergaul dan berkomunikasi dengan
teman lainnya dan juga terhadap guru dan orangtua. Contoh keterampilan sosial,
misalnya berdiskusi dengan teman atau orang lain.

Anda mungkin juga menyukai