Anda di halaman 1dari 10

KERANGKA ACUAN KERJA ( KAK )

PROGRAM :

PENYELENGGARAAN LALU LINTAS DAN


ANGKUTAN JALAN (LLAJ)

KEGIATAN :

PENGELOLAAN TERMINAL TIPE C

PEMBANGUNAN TERMINAL

DINAS PERHUBUNGAN
KABUPATEN LUWU

TAHUN ANGGARAN 2022


I. LATAR BELAKANG
Sektor transportasi merupakan sektor yang memegang peranan penting
dalam upaya pengembangan wilayah, khususnya sektor transportasi darat
yang pada umumnya merupakan kegiatan transportasi yang paling
banyak dan sering digunakan oleh masyarakat.
Terminal adalah salah satu komponen dari system transportasi yang
mempunyai fungsi utama sebagai tempat pemberhentian sementara
kendaraan umum untuk menaikkan dan menurunkan penumpang dan
barang sehingga sampai ke tujuan akhir suatu perjalanan sebagai tempat
pengendaalian, pengawasan, pengaturan dan pengoperasian system arus
angkutan penumpang dan barang disamping juga berfungsi untuk
melancarkan arus angkutan penunmpang atau barang (Deparemen
Perhubungan, 1996)
Pemilihan terhadap penggunaan transportasi darat pada umumnya
disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :
a. Jangkauan yang relatif lebih luas;
b. Operational cost yang lebih murah; dan
c. Relatif banyak digunakan
Oleh sebab itu dengan semakin majunya suatu wilayah maka akan
semakin meningkat pula mobilitas yang terjadi di dalam maupun ke luar
wilayah yang akan menyebabkan semakin meningkat pula kebutuhan
akan transportasi (khususnya transportasi darat). Dari kondisi tersebut
apabila tidak diantisipasi sedini mungkin akan dikhawatirkan terjadinya
ketidakseimbangan antara kebutuhan dengan ketersediaan sarana dan
prasarana transportasi.
Salah satu prasarana transportasi yang memiliki peranan penting dalam
suatu sistem transportasi di suatu wilayah adalah terminal. Dimana
terminal merupakan tempat terjadinya interaksi antara penumpang dan
barang dengan moda (kendaraan). Dengan adanya Pembangunan
terminal penumpang tipe C diharapkan menjadi tempat berkumpulnya
orang yang akan melakukan perjalanan maupun yang tiba di Wilayah
Kabupaten Luwu.
Acuan Normatif :
1. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah
2. Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM.132
Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan
Jalan

II. MAKSUD DAN TUJUAN


Maksud dari kegiatan ini adalah pengerjaan konstruksi fisik Terminal Type
C sesuai dengan apa yang telah direncanakan dari sisi kualitas, volume,
biaya dan ketepatan waktu pelaksanaan pekerjaan sehingga dicapai
wujud akhir bangunan sesuai dengan persyaratan teknis dan standar
teknis pembangunan terminal
Tujuan kegiatan ini adalah pihak pelaksana mampu memberikan hasil
pekerjaan konstruksi yang memenuhi dan sesuai dengan spesifikasi dan
persyaratan teknis yang tercantum dalam dokumen kontrak (tepat mutu)
dan dilaksanakan secara tepat mutu, waktu, tepat biaya dan tertib
administrasi

III. SASARAN
Sasaran dari kegiatan ini adalah terbangunnya terminal type C yang
memenuhi syarat – syarat teknis bangunan publik yang dapat memberikan
layanan yang optimal sampai akhir umur rencana

IV. RUANG LINGKUP & LOKASI KEGIATAN


Lingkup kegiatan, meliputi
i) Lingkup Wilayah pekerjaan fisik/lokasi pembangunan terminal type
C di Kelurahan Sabe, Kecamatan Belopa Utara (depan Kantor
DISHUB Luwu)
ii) Lingkup Kegiatan terdiri dari :
1. Pekerjaan Persiapan
2. Pembangunan Gedung Pengelola lantai 1 & 2 yang terdiri dari :
- Pekerjaan tanah dan Pondasi
- Pekerjaan Beton Bertulang dan Rabat Beton
- Pekerjaan Dinding
- Pekerjaan Pintu dan Jendela
- Pekerjaan Kuda - kuda dan atap
- Pekerjaan Plapond
- Pekerjaan Lantai/Keramik
- Pekerjaan Pengecetan
- Pekerjaan Instalasi Listrik
- Pekerjaan Penggantung/Pengunci
- Pekerjaan sanitasi
- Pekerjaan Finishing dan Aksesoris
3. Pembangunan Halte terdiri darai
- Pekerjaan tanah dan Pondasi
- Pekerjaan Beton
- Pekerjaan Atap
- Pekerjaan Lanati/Keramik
- Pekerjaan Instalasi Listrik
4. Pekerjaan Akhir ( Finishing )

V. HASIL YANG DIHARAPKAN


Tersedianya/terbangunnya sebagian item secara bertahap sarana dan
prasarana terminal tipe C (pelataran, gedung pengelola, gedung terminal,
toilet, loket, fasilitas parker, Jalur kedatangan, jalur pemberangkatan,
rambu dan papan informasi, tempat ibadah, kios/kantin, ruang pengobatan,
ruang informasi dan pengaduan, taman), disesuaikan tahapan
pembangunan tipe terminal dan disesuaikan porsi pendanaan setiap
tahunnya

VI. METODOLOGI PELAKSANAAN


Dalam melakukan pendekatan pekerjaan penyedia jasa dalam hal ini perlu
melakukan :
1. Sebelum melaksanakan tugasnya, penyedia jasa harus segera
menyusun :
a. Program kerja, termasuk jadwal satuan kerja secara detil
b. Alokasi tenaga ahli yang lengkap (kualifikasi dan jumlahnya)
tenaga – tenaga yang diusulkan oleh penyedia jasa pelaksana
harus mendapatkan persetujuan dari Kepala Satuan Kerja
c. Konsep penanganan pekerjaan
2. Program kerja secara keseluruhan harus mendapatkan persetujuan
dari Kepala Saatuan Kerja/Pejabat Pembuat Komitmen, setelah
sebelumnya dipresentasikan oleh Penyedia Jasa pelaksana dan
mendapatkan masukan/pendapat teknis dari pengelola teknis satuan
kerja

VII. TENAGA YANG DIBUTUHKAN


Tenaga yang dibutuhkan :
No. JABATAN PENGALAMAN IJAZAH JUM. KET.
S-1 Teknik
1. Team Leader 5 Tahun 1 org
Sipil/Arsitek
2. Ahli Arsitek 3 Tahun S-1 Teknik Arsitek 1 org
3. Ahli Struktur 3 Tahun S-1 Teknik Sipil 1 org
4. Ahli K3 Konstruksi 3 Tahun S-1 Teknik Sipil 1 org
5. Surveyor 3 Tahun S-1 Teknik Sipil 1 org
DIII Teknik Sipil /
6. Drafter 3 Tahun SMK Bangunan 1 org
Pelaksana Gedung
7 2 Tahun STM/SMK 1 Org
Pengawas
8 3 Tahun S-1 Teknik Sipil 1 org
Bangunan
9. Mandor 3 Tahun 1 org
10. Kepala Tukang 3 Tahun STM/SMA Sederajat 1 org
11. Tukang Kayu 2 Tahun STM/SMA Sederajat .. org
12. Tukang Cat 2 Tahun STM/SMA Sederajat .. org
13. Tukang Besi 2 Tahun STM/SMA Sederajat .. org

Alat yang diperlukan :

NO JENIS KAPASITAS JUMLAH KET


1 Batching Plat 40 M3/jam 1 Unit
2 Dump Truck 3,5 M3 1 Unit
3 Genset Min 3 KVA 2 Unit
4 Truck Mixer 5 M3 1 Unit
5 Mesin Las Travo Las min 2 Unit
1600w
6 Concrete 50-90 m3/jam 1 Unit
VIII. JADWAL PELAKSANAAN
Waktu pelaksanaan kegiatan ini akan dilaksanakan selama 170 (Seratus
Tujuh Puluh ) bulan kalender kegiatan TA. 2022 dan dikerjakan dengan
Kontraktual Penyedia jasa yang melakukan pekerjaan, perlu :
a) Sebelum pekerjaan penyediaan jasa pembangunan terminal type C
dlakukan, maka Penyedia Jasa wajib membuat jadwal pelaksanaan
(Time Schedule) yang memuat uraian pekerjaan, bobot pekerjaan, dan
grafik hasil pekerjaan;
b) Rencana Kerja (Time Schedule) harus sudah selesai dibuat oleh
Pelaksana/Kontraktor paling lambat 7 (tujuh) hari kalender setelah
Surat Perintah Kerja terima.

IX. SUMBER PENDANAAN


Untuk kegiatan ini dalam pelaksanaannya dibebankan oleh APBD
Kabupaten Luwu yang tertuang dalam RKA Dinas Perhubungan
Kabupaten Luwu Tahun 2022
XII. PERSYARATAN KUALIFIKASI
Persyaratan kuaifikasi :
1. Perusahaan menengah/besar (Kecil)
2. Kualifikasi bangunan gedung; Kode/Subkualaifikasi = Jasa Pelaksana
untuk Konstruksi Bangunan Komersil

XIII. RENCANA KERJA DAN SYARAT


(terlampir)
XIV. DESAIN GAMBAR
(terlampir)
XV. HARGA PERKIRAAN SENDIRI
(terlampir)
XVI. PENUTUP
Dengan disampaikannya Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini, diharapkan
Penyedia Jasa Pelaksana dapat memahami yang selanjutnya
menginterpretasikan dan mendefinisikan tugas yang diberikan secara
benar-benar, sehingga dapat meghasilkan suatu hasil pekerjaan yang
sesuai spesifikasi dan ketentuan
Demikian Kerangka Acuan Kerja ini dibuat sebagai bahan acuan bagi
penyedia jasa pelaksana untuk melaksanakan kegiatan di lapangan dan
dapat dipergunakan sebagaimana mestinya
Belopa, April 2022
Pejabat Pembuat Komitmen

ARTIN RUMPUN,ST
Nip. 19820214 201101 2 011
LAMPIRAN PETA