Anda di halaman 1dari 3

Nama : Rizal Laksono

NIM : B.231.20.0234

Kelas : Karyawan

Matkul : Akuntansi Internasional

1. Apakah perbedaan antara harmonisasi dan konvergensi dalam standart akuntansi global?
 Harmonisasi adalah penghapusan perbedaan antara berbagai standar yang sudah ada.
Konvergensi adalah penghapusan standar yang mencakup pembuatan standar baru
yang belum tercantum dalam standar yang sudah ada.
Perbedaannya :
- Gerakan harmonisasi akuntansi didorong oleh beragamnya perbedaan utama dalam
persyaratan dan pembuatan laporan keuangan di seluruh dunia, serta meningkatnya
kebutuhan pengguna laporan keuangan untuk membandingkan informasi dari
perusahaan-perusahaan di dunia.

- Standar yang terharmonisasi bersifat kompatibel, sehingga tidak mengandung


pertentangan.

- Harmonisasi dan konvergensi berkaitan erat, meskipun harmonisasi secara umum


bermakna penghapusan perbedaan antara berbagai standar yang sudah ada, sementara
konvergensi bisa mencakup pembuatan standar baru yang belum tercantum dalam
standar yang sudah ada.

- Konvergensi dan harmonisasi tidak berarti bahwa standar nasional digantikan oleh
standar internasional karena keduanya dapat hidup berdampingan.

2. Jelaskan keuntungan adanya harmonisasi internasional?


 Pasar modal menjadi global dan modal investasi dapat bergerak di seluruh dunia tanpa
hambatan berarti. Standar pelaporan keuangan berkualitas tinggi yang digunakan secara
konsisten di seluruh dunia akan memperbaiki efisiensi alokasi modal.
 Investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik, portofolio akan lebih
beragam dan risiko keuangan berkurang.
 Perusahaan-perusahaan dapat memperbaiki proses pengambilan keputusan strategi
dalam bidang merger dan akuisisi.
 Gagasan terbaik yang timbul dari aktivitas pembuatan standar dapat disebarkan dalam
mengembangkan standar global yang berkualitas tertinggi.

3. Apa yang dimaksud dengan analisa laporan keuangan internasional?


 Analisa laporan keuangan internasional merupakan proses yang penuh pertimbangan
dalam rangka membantu mengevaluasi posisi keuangan dan hasil operasi perusahaan
pada masa sekarang dan masa lalu, dengan tujuan untuk menentukan estimasi dan
prediksi yang paling mungkin mengenai kondisi dan kinerja perusahaan pada masa
mendatang. Analisis laporan keuangan merupakan sebuah pekerjaan yang
membutuhkan kombinasi keterampilan teknis, analitis, dan pemecahan masalah tingkat
tinggi. Karenanya, seorang akuntan yang mampu memberikan analisis laporan keuangan
yang terperinci dan berkualitas haruslah dijadikan sebagai aset yang berharga bagi
organisasi perusahaan karena dapat membawa manfaat, baik untuk jangka pendek
maupun jangka panjang, untuk operasional sebuah bisnis.

4. Apa alasan dibutuhkan adanya analisa laporan keuangan internasional?


 Untuk memahami dan mendiagnosis informasi yang terkandung dalam laporan
keuangan, dengan maksud untuk menilai profitabilitas dan kesehatan keuangan serta
membuat perkiraan tentang prospek masa depan perusahaan guna membantu
pemangku kepentingan tertinggi untuk memprediksi dan menghindari kemungkinan
terjadinya kebangkrutan.

5. Jelaskan kelemahan dan kesulitan dalam analisa laporan keuangan internasional.


 Akses Informasi => Sumber informasi dalam jumlah yang tak terhitung banyaknya
muncul melalui World Wide Web. Perusahaan di seluruh dunia saat ini memiliki situs
Web dan laporan tahunannya tersedia secara Cuma-Cuma dari berbagai sumber internet
dan lainnya. Sumber informasi lain yang juga berharga adalah publikasi pemerintah,
organisasi riset ekonomi, organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-bangsa,
organisasi akuntansi, audit, dan pasar surat berharga.
 Ketepatan Waktu Informasi => Ketepatan waktu laporan keuangan, laporan tahunan,
laporan kepada pihak regulator, dan siaran pers yang menyangkut laporan akuntansi
berbeda-beda di tiap negara. Perbedaan dalam ketepatan waktu informasi akuntansi
menambah beban para pembaca laporan keuangan perusahaan asing. Beban ini
semakin besar untuk perusahaan-perusahaan yang memiliki lingkungan yang senantiasa
berubah-ubah. Agar penilaian yang dilakukan dapat bermakna, diperlukan penyesuaian
terus-menerus atas jumlah yang dilaporkan, dengan menggunakan alat yang
konvensional ataupun tidak konvensional.
 Pertimbangan Mata Uang Asing => Sebagian besar perusahaan di seluruh dunia
menetapkan denominasi akun-akun keuangannya dalam mata uang domisili nasional
mereka. Bagi seorang pembaca dari AS yang terbiasa dengan dolar, analisis akun-akun
yang dinyatakan dalam euro dapat menimbulkan kebingungan. Jawaban yang umum
untuk mengatasinya adalah dengan mentranslasikan saldo-saldo dalam mata uang asing
ke dalam mata uang domestik. Apabila laporan yang telah ditranslasikan memberikan
kemudahan bagi para pembaca dalam melihat akun-akun mata uang asing dalam suatu
mata uang yang telah dikenal umum, maka dapat timbul gambaran yang sebenarnya
mengalami distorsi. Secara khusus, perubahan kurs valuta asing dan prosedur akuntansi
secara bersamaan sering kali menghasilkan nilai ekuivalen dalam mata uang domestik
yang bertentangan dengan peristiwa yang mendasarinya.
 Perbedaan Dalam Format Laporan => Format neraca dan laporan laba rugi berbeda-
beda di setiap negara. Sebagai contoh, berbeda dengan di Amerika Serikat di mana
kebanyakan perusahaan menggunakan format neraca dengan aktiva di sisi kiri dan klaim
atas ekuitas di sisi kanan, format sebaliknya digunakan di inggris. Contoh kedua, berbeda
dengan neraca di AS yang menyajikan aktiva semakin menurun dalam urutan likuidasi
dan kewajiban semakin meningkat dalam urutan tanggal jatuh tempo, di banyak negara
aktiva yang paling likuid dan kewajiban dengan jangka waktu paling pendek ditempatkan
di bagian bawah neraca.
 Hambatan Bahasa Dan Teknologi => Perbedaan bahasa antar negara menimbulkan
hambatan informasi bagi para pengguna laporan keuangan. Kebanyakan perusahaan
yang berdomisili dinegara-negara yang tidak menggunakan bahasa inggris menerbitkan
laporan tahunannya dalam bahasa negara asal. Namun demikian, semakin banyak
perusahaan yang relatif besar yang berada di perekonomian maju menyediakan laporan
tahunan dalam bahasa inggris.

6. Apa yang kamu ketahui manajemen resiko keuangan?


 Manajemen risiko keuangan adalah cara yang dapat dilakukan oleh bisnis dalam
menyusun strategi dan memilih langkah yang tepat dalam mengantisipasi atau
meminimalisir terjadinya risiko keuangan pada masa yang akan mendatang.

7. Apa tujuan manajemen resiko keuangan?


 Memberikan perlindungan kepada suatu organisasi dan juga perusahaan untuk berbagai
macam hal. Hal ini diterapkan dalam rangka mengetahui apa saja penanganan yang akan
dilakukan terhadap risiko yang timbul itu sendiri.
 Mengukur bagaimana kinerja perusahaan atau suatu aktivitas bisnis dalam rangka
mengatasi berbagai risiko yang muncul dengan pengembangan dan juga strategi yang
tepat.
 Pada penerapannya manajemen risiko akan menjadi sebuah kunci utama
keberlangsungan operasional perusahaan tersebut untuk jangka panjang. Semakin
efektif sebuah manajemen risiko keuangan diterapkan, maka dari situ pula perusahaan
akan tetap bisa menjalankan berbagai prosedur operasionalnya dengan baik.
 Sangat bermanfaat dalam menyikapi berbagai risiko yang bisa muncul dalam berbagai
instrumen bisnis dan juga investasi, mulai dari komoditas, mata uang, kredit, ekuitas dan
lain sebagainya.

8. Jelaskan peranan akuntansi dalam menajemen resiko keuangan!


 Membantu dalam mengidentifikasikan eksposur pasar, menguantifikasi keseimbangan
yang terkait dengan strategi respons risiko alternatif, mengukur potensi yang dihadapi
perusahaan terhadap risiko tertentu, mencatat produk lindung nilai tertentu dan
mengevaluasi program lindung nilai.

9. Apa yang dimaksud lindung nilai?


 Lindung nilai adalah suatu strategi yang bertujuan mengurangi dampak risiko bisnis yang
tidak terduga, di samping tetap memungkinkan untuk memperoleh keuntungan dari
hasil investasi tersebut. Lindung nilai juga dilakukan terhadap mata uang dan dilakukan
oleh para investor guna melindungi investasinya di negara lain.

10. Jelaskan strategi lindung nilai yang dipakai untuk mengurangi potensi resiko yang dihadapi
perusahaan?
 Strategi lindung nilai dengan instrumen keuangan dapat dilakukan baik dengan
instrumen pasar uang maupun derivatif. Lindung nilai dengan instrumen pasar uang
dilakukan dengan menyiapkan atau meminjam sejumlah dana terlebih dahulu untuk
keperluan pembiayaan atau penerimaan yang akan dilakukan. Perusahaan yang memiliki
piutang valas di masa akan datang dapat memperjualbelikan valasnya. Caranya
perusahaan meminjam valas sejumlah nilai sekarang dari piutangnya. Dengan demikian
perusahaan mendapatkan kepastian dana saat ini.

Anda mungkin juga menyukai