Anda di halaman 1dari 2

Assalamu'alaikum wr.

wb

1. - penjualan hulu (upstream) adalah enjualan dari anak perusahaan ke perusahaan induk (penjualan
dari bawah ke atas).

- Penjualan hilir (dwonstream) adalah penjualan dari bawah ke atas (penjualan dari perusahaan induk ke
anak perusahaan. Harga yang terjadi di antara kedua perusahaan tersebut harus diperhatikan dengan
baik. Jika harga yang dikenakan sama dengan harga perolehan, maka tidak ada permasalahan dalam
pembuatan laporan keuangan. Namun, jika harga yang dikenakan berbeda atau lebih tinggi daripada
harga perolehan, maka laporan keuangan harus disesuaikan dengan jurnal eliminasi.

- signifikansi istilah itu dalam menghitung laba perusahaan induk dan laba bersih konsolidasi adalah

a. Mengetahui efek entitas anak perusahaan terhadap induk perusahaan dalam jangka panjang

b. Memberikan informasi paling mutakhir kepada tim manajemen perusahaan induk mengenai kinerja
anak perusahaan yang diimiliki

c. Memberikan informasi kepada pihak luar yang membutuhkan

2. Jika barang dagang PT.Hozutama suksesindo tidak dijual pada periode berikutnya, apakah asumsi
tersebut akan mengakibatkan kesalahan pengukuran laba bersih konsilidasi ?

laba yang belum direalisasi dalam akhir persediaan yang akan direalisasikan pada periode berikutnya
merupakan kenyamanan tapi tidak menghasilkan pengukuran laba bersih. Keuntungan yang belum
terealisasi pada persediaan awal yang dianggap telah direalisasikan dikreditkan ke HPP. akun muncul
sebagai keuntungan yang belum direalisasikan dalam persediaan akhir jika barang tersebut tetap tidak
terjual dan menghapus hasil barang-barang ini dalam mendebet HPP dengan nilai yang sama.

3. Pada tahun 2020, PT Hanum menjual sediaan dengan kos Rp 400.000 ke PT Rani sebesar Rp 460.000.
PT Rani menjual sediaan sebanyak Rp 400.000 (kos) dan masih tersisa Rp 160.000 dengan harga Rp
475.000 kepada pelanggannya. Buatlah ayat jurnal yang terkait untuk pembukuan PT Hanum (25 Point)
dan PT Rani

Jawab

Pembukuan PT Hanum:
Sediaan 400.000 (D)
 
- Utang Usaha 400.000 (K)
(Untuk mencatat pembelian dari entitas lain)
Piutang Usaha (Rani) 460.000 (D)

- Penjualan 460.000 (K)


(Untuk mencatat penjualan antarperusahaan ke PT Rani)
Kos barang terjual 400.000 (D)
 
- Sediaan 400.000 (K)
(Untuk mencatat kos barang terjual ke PT Rani)
 
Pembukuan PT Rani:
Persediaan 460.000 (D)
 
- Utang Usaha - PT Hanum 460.000 (K)
(Untuk mencatat pembelian antarperusahaan dari PT Hanum)
Piutang Usaha 475.000 (D)
 
- Penjualan 475.000 (K)
(Untuk mencatat penjualan ke konsumen di luar entitas konsolidasi)
Kos barang terjual 400.000 (D)
 
- Sediaan 400.000 (K) 
(Untuk mencatat kos barang terjual ke entitas luar)

Sumber Referensi :
BMP EKSI4309/ AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN 1