Anda di halaman 1dari 11

Archipelago Culinary

Food and Culture Javanese

Dian Kurniawan, S.ST


Introduct
Menurut Harsoyo Akulturasi adalah fenomena yang
ion
timbul sebagai hasil jika kelompok-kelompok manusia
yang mempunyai kebudayaan yang berbeda-beda
bertemu dan mengadakan kontak secara langsung dan
terus-menerus; yang kemudian menimbulkan perubahan
dalam pola kebudayaan yang original dari salah satu
kelompok atau kedua-duanya.

Budaya tradisional Jawa mengutamakan keseimbangan,


keselarasan dan keserasian dalam kehidupan sehari-hari
serta menjunjung tinggi kesopanan dan kesederhanaan..
Kebudayaan Jawa bagian dari hasil pemikiran orang Jawa
yang dituangkan menjadi tradisi yang terus dipertahankan
dan diwariskan hingga saat ini mencakup berbagai hal,
seperti rumah adat, seni tradisi, lagu-lagu Jawa, alat musik
tradisional, makanan dan lain sebagainya. Yang di dalamnya
mengandung nilai-nilai luhur yang diturunkan secara turun
menurun.

Akulturasi budaya dapat terjadi karena keterbukaan suatu


komunitas masyarakat yang mengakibatkan kebudayaan
yang mereka miliki akan terpengaruh dengan kebudayaan
komunitas masyarakat lain.
BUDIDAYA YANG MEMBENTUK
SELERA MAKAN
Dalam bukunya Food BARU
in World History, Jeffry M.
Pilcher , ada 5 tema penting mengenenai sejarah
terbentuknya kebiasaan makan manusia

1. Penyebaran bahan makanan


2. Persaingan pertanian
3. Berkembangya perbedaan kelas
4. Bentuk bentuk identitas sosial
5. Peran negara dalam menentukan produksi
dan pendistribusian makanan
Indonesian Cuisine
Indonesia sebagai bangsa yang besar memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Perjalanan
sejarah Indonesia sudah barang tentu tidak dapat dilepaskan dari pengaruh bangsa-bangsa
luar. Pengaruh itu meliputi keragaman dari banyak hal seperti halnya sistem pemerintahan,
sistem sosial kemasyarakatan, sistem perekonomian, teknologi dan sebagainya. Namun juga
terdapat suatu hal yang maenarik yaitu dengan adanya pengaruh dari pihak luar budaya
tradisional bangsa Indonesia tidak tergantikan. Seperti halnya adat istiadat, norma, bahkan
pada keragaman jenis makanan. Makanan sebagai suatu hasil dari kebudayaan manusia
pertama-tama memiliki peran sebagai alat pemenuhan kebutuhan primer. Tidak hanya itu
peran makanan dalam kehidupan manusia bahkan sampai pada ranah untuk kegunaan
religuisitas/Penghayatan keagamaan. Hal itu tercermin dari kebudayaan Jawa yang banyak
melakukan ritual-ritual adat dan makananpun menjadi hal yang tidak bisa dilepaskan
FILOSOFI JAWA TERHADAP MAKANAN
Di Jawa makanan enak tidak dengan sendirinya masuk ke dalam mulut, orang –orang harus
bekerja keras dan siapa yang tidak mau adalah miskin dan tetap tinggal miskin, dengan
sendirinya –Max Havelar

Menurut Rafles , orang Jawa dalam menyiapkan makanan dianggap memiliki derajat
kebersihan

Masyarakat Jawa memandang bahwa makanan adalah suatu hubungan vertikal ( Tuhan )
dan horizontal ( alam dan manusia ) perlu dijaga keselarasan dan keseimbangan
Mengenal Ciri Khas Makanan Jawa Secara Umum

Masakan Jawa sendiri tidaklah semuanya sama


karena berbeda daerah cita rasa masakan juga
berbeda. Misalnya masakan Jawa Tengah berbeda
dengan masakan di Jawa Barat (Sunda dan Betawi).
Bahkan beberapa kota dan kabupaten di Jawa juga
mempunyai ciri khas masakan sendiri yang berbeda
dengan daerah lainnya. masakan Jawa lebih
berkembang secara lokal dan terkenal karena
kesederhanaannya
Jawa Timur

Masakan Jawa Timur yang bagian timur seperti Surabaya dan sekitarnya
umumnya mempunyai citarasa masakan yang cenderung asin dan pedas.
Terasi dan petis banyak digunakan untuk menambah rasa sedap pada
masakan.
Selain itu, makanan dari daerah Jawa Timur umunya dimasak dengan
matang sempurna seperti dikukus, dibakar, dipepes, dan digoreng.
Beberapa contoh makanan Jawa Timur yang banyak digemari adalah rujak
cingur, lodho ayam, tahu campur, kupang lontong, dan sebagainya.
Jawa Tengah

Beberapa bagian Jawa Tengah sebelah barat hingga ke Jawa Tengah


umumnya mempunyai masakan dengan rasa yang cenderung manis dan
tidak terlalu pedas. Bumbu yang banyak digunakan adalah bawang putih
dan sedikit menggunakan rempah-rempah. Pada umumnya kuliner
Jawa Tengah lebih banyak bersantan dan lebih lama di masak,
Masakan dari daerah Jawa Tengah ini lebih cocok untuk mereka yang tidak
terlalu menyukai makanan pedas. Beberapa contoh makanan Jawa Tengah
yang populer adalah gudeg, bacem, dan sebagainya
Jawa Barat (Sunda)

Berbeda dengan masakan Jawa Timur dan Jawa Tengah, makanan dari Jawa
Barat khususnya Sunda biasanya dilengkapi dengan lalapan segar. Masakan
Jawa Barat umumnya menggunakan bumbu dasar kuning dan putih serta
penggunaan beberapa rempah-rempah sepertu serai, lengkuas, dan daun
salam.
Selain dari bahannya, masakan Jawa Barat biasanya dimasak dengan cara
dikepul, dikukus, atau dipanggang dengan menggunakan daun pisang sehingga
aromanya sedap. Beberapa makanan Jawa Barat yang banyak digemari
adalah nasi tutug oncom , nasi liwet, dan pepes. Karena makanan Sunda
identik dengan lalapan segar, sambal juga tidak pernah absen sebagai
pendamping makanan.
TERIMA KASIH