Anda di halaman 1dari 9

ASUHAN KEPERAWATAN PADA An.

A
TRAUMA ABDOMEN
Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Keperawatan Gawat Darurat 1

Disusun Oleh :
1. Aprilia Utami (A12020001)
2. Dewi Faitmah (A12020002)
3. Aizah Cahyaningrum (A12020007)
4. Alfina Eka Prima (A12020008)
5. Ameliatun Nur Rohmah (A12020014)
6. Anis Nurul Istikhomah (A12020020)
7. Anisa Awalussangadah (A12020021)
8. Anisya Febriana (A12020025)
9. Arwandanu Fadilah (A12020028)
10.Athikkah Siti Amairoh (A12020030)
11.Dea Safridha (A12020033)
12.Dewi Arimbi Hanggono Raras (A12020034)
13.Elia Mustika (A12020039)
14.Elsa Dwi Yuliana (A12020040)
15.Erfina Rahmawati (A12020045)
16.Estu Wibowo (A12020046)

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN PROGRAM SARJANA


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG
2021/2022
SKENARIO KASUS

Laki-laki 16 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan nyeri hebat di seluruh perutnya
setelah menabrak truk yang parkir ditepi jalan. Kejadian tersebut sekitar 45 menit
sebelum masuk RS.. Pasien mengatakan mual tetapi tidak muntah, badan terasa lemas
dan mata berkunang-kunang. Hasil pemeriksaan didapatkan TD 85/50 mmHg, N 120
x/m, RR 24 x/m, CRT 4 detik, GCS 15, pupil isokor, reflek cahaya positif, konjungtiva
anemis, terdapat vulnus ekskoriatum pada regio abdomen, bising usus terdengar
lemah, nyeri tekan di seluruh abdomen dengan punctum maximum di abdomen kuadran
kiri atas. Hasil Laboratorium didapatkan Hb 8.5 gr/dL, leukosit 26.500/mm3, ureum 25
mg/dL, kreatinin 1 mg/dL, SGOT 24 U/l, SGPT 30 U/l. pada pemeriksaan FAST
didapatkan

hasil fluid collection di morison pouch, splenorenal, dan retrovesica.

A. PENGKAJIAN
1. Identitas klien
Nama : An. A
Usia : 16 Tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Siswa
Agama : Islam
Alamat : jl. Pemuda no. 5 Kebumen
Tanggal pengkajian : 15 Mei 2022
No RM : 123-456
2. Penanggung jawab
Nama : Ny. B
Usia : 40 Tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Pendidikan : SMA
Agama : Islam
Alamat : jl. Pemuda no. 5 Kebumen
Hubungan dengan klien: Ibu kandung
3. Pengkajian primer
a. Airway : Tidak terdapat sumbatan jalan nafas
b. Breathing : Spontan, Dispneua
c. Circulation : Nadi normal
d. Disability : Sadarkan diri
e. Exposure : terdapat trauma abdomen, kulit pucat

4. Pengkajian sekunder
a. Riwayat kesehatan utama :
Klien datang ke IGD dengan keluhan pasien nyeri hebat pada perut dan merasa mual
tetapi tidak muntah

b. Pengkajian nyeri
P : klien mengatakan nyeri bertambah bila beraktivitas
Q : klien mengatakan sakit seperti ditusuk-tusuk
R : klien mengatakan nyeri pada area seluruh perut
S : klien mengatakan kualitas nyeri pada skala 7
T : klien mengatakan nyeri dirasakan secara terus menerus
5. Tanda-tanda vital
TD : 85/50 mmHg
N : 120 x/menit
RR : 24 x/menit
S : 37°C
6. Pengkajian Head to toe
Kepala : Kepala pasien tampak berbentuk mesochephal, simetris, rambut
hitam, kulit kepala bersih tidak ada ketombe
Muka : Muka pasien tampak simetris, warna sama dengan bagian tubuh lain
Mata : Mata pasien tampak simetris kanan kiri, konjungtiva anemis, reflek
cahaya positif, pupil isokor
Hidung : Hidung pasien tampak normal, simetris, tidak polip,bersih
Telinga : Telinga pasien tampah simestris, bersih
Leher :I : tidak ada luka pada area leher
Pa : nadi karotis tidak teraba
Dada : I : bentuk dada simetris
A : bunyi jantung lup dup
P : sonor
Pa : vokal fremitus normal, getaran sama

Abdomen : I : terdapat vulnus ekskoriatum pada regio abdomen


A : bising usus terdengar lemah

Pa : terdapat nyeri tekan


Pe : timpani
Ekstremitas : I : tidak terdapat luka di ekstremitas atas maupun
bawah
Pa : tidak teraba krepitasi pada area ekstremitas
Integumen : I : Tampak pucat dan berkeringat dingin
7. Pengkajian psikososial
- Klien sadarkan diri dan lemas
8. Pemeriksaan penunjang
VAST : terdapat hasil fluid colection dimorison pouch, splenorenal, dan retrovesika
Lab : hb : 8,5 gr/dL
Leukosit : 26.500 /mm3
Ureum : 25 mg/dL
Kreatinin : 1 mg/dL
SGOT : 24 U/I
SGPT ; 30 U/I
9. Terapi Medis
No Jenis Obat Dosis Indikasi
1 Ranitidine 3 ml Untuk mengatasi nyeri
lambung dan muntah
2 Ondansetron 2 ml Untuk mengatasi mual.

B. Analisis data
DS : Klien mengatakan nyeri seluruh perut dengan skala Nyeri akut b.d agen
nyeri 7, nyeri bertambah saat beraktivitas pencedera fisik

DO :
Pemeriksaan TTV
TD : 85/50 mmHg
N : 120x/menit
RR : 24x/menit
S : 37°C
Pengkajian PQRST
P : klien mengatakan nyeri bertambah bila
beraktivitas
Q : klien mengatakan sakit seperti ditusuk-tusuk
R : klien mengatakan nyeri perut
S : klien mengatakan kualitas nyeri pada skala 7
T : klien mengatakan nyeri dirasakan secara terus
menerus
DS : klien mengatakan nyeri pada perut, perih, lemas Risiko infeksi b.d
DO : terdapat vulnus ekskoriatum pada regio abdomen kerusakan integritas kulit
TD : 85/50 mmHg
N : 120x/menit
RR : 24x/menit
S : 37°C

C. Intervensi

Hari / Data Fokus Diagnosa Intervensi


tanggal
Minggu, 15 DS : Klien mengatakan nyeri Nyeri akut b.d Tujuan :
mei 2022 seluruh perut dengan skala agen pencedera
Setelah dilakukan tindakan
nyeri 7, nyeri bertambah saat fisik
keperawatan, nyeri akan
beraktivitas
berkurang

DO : Kriteria hasil :

Pemeriksaan TTV - Klien akan mengatakan


TD : 85/50 mmHg nyeri berkurang
N : 120x/menit
- Skala nyeri 7
RR : 24x/menit
S : 37°C Intervensi :
Pengkajian PQRST
- Kaji skala nyeri
P : klien mengatakan
- Jelaskan penyebab nyeri
nyeri bertambah bila
beraktivitas - Lakukan imobilisasi pada
Q : klien mengatakan sakit daerah bahu sampai lengan
seperti ditusuk-tusuk kanan
R : klien mengatakan
- Ajarkan teknik relaksasi
nyeri perut
S : klien mengatakan - Kolaborasikan pemberian
kualitas nyeri pada skala 7 analgetik
T : klien mengatakan
nyeri dirasakan secara terus
menerus

DS : klien mengatakan nyeri Risiko infeksi b.d Tujuan :


pada perut, perih, lemas kerusakan
Setelah dilakukan tindakan
DO : terdapat vulnus integritas kulit
perawatan, nyeri akan
ekskoriatum pada regio
berkurang dan terhindar dari
abdomen
resiko infeksi
TD : 85/50 mmHg Intervensi :
N : 120x/menit
- jelaskan tanda dan gejala
RR : 24x/menit
infeksi lokal dan sistemik
S : 37°C
- ajarkan cara merawat kulit
pada area yang edema

- cukup nutrisi, ciran,


istirahat

- kolaborasi antibiotik

D. IMPLEMENTASI

Hari/tanggal Diagnosa Implementasi Respon

Minggu,15 mei 2022 Nyeri akut b.d agen # Manajemen Nyeri 1.Pasien kooperatif
pencedera fisik - Identifikasi 2. Pasien mampu
lokasi,
karakteristik, melakukan anjuran
durasi, frekuensi, dari perawat dengan
kualitas,
intensitas nyeri baik
- Identifikasi skala
nyeri 3. Pasien mampu
- Identifikasi
menerima penjelasan
faktor yang
memperberat dan dari perawat dengan
memperingan
baik
nyeri
4.Perawat dan dokter
dapat bekerja sama
dg baik untuk

- Jelaskan pemberian analgetik


penyebab,
periode, dan
pemicu nyeri
Kolaborasi
pemberian analgetik

Risiko infeksi b.d Intervensi : 1.Pasien kooperatif


kerusakan integritas
- jelaskan tanda dan 2.Pasien mampu
kulit
gejala infeksi lokal melakukan anjuran
dan sistemik dari perawat dengan

- ajarkan cara baik


merawat kulit pada
3.Pasien mampu
area yang edema
menerima
- cukup nutrisi, penjelasan dari
ciran, istirahat perawat dengan

- kolaborasi baik
antibiotik 4.Perawat dan
dokter dapat
bekerja sama dg
baik untuk
pemberian analgetik

E. Evaluasi

Hari/tanggal Dx Catatan perkembangan

Senin,15 mei 2022 Nyeri S : pasien mengatakan nyeri masih merasakan


akut b.d nyeri hebat di perutnya

agen O : nyeri tekan di seluruh abdomen dengan


punctum maximum di abdomen kuadran kiri atas
pencedera
A : Masalah belum teratasi
fisik
P : Lanjutkan Intervensi
- Identifikasi skala nyeri

- Identifikasi faktor yang memperberat dan


memperingan nyeri

- Jelaskan penyebab, periode, dan pemicu nyeri

Kolaborasi pemberian analgetik

Senin, 15 mei 2022 Risiko S : Pasien masih mengeluh sakit pada perut dan
infeksi mengatakan nyeri bertambah bila beraktivitas

b.d O : terdapat vulnus ekskoriatum pada regio


abdomen
kerusakan
integritas
A : Masalah belum teratasi
kulit
P : Lanjutkan Intervensi
jelaskan tanda dan gejala infeksi lokal dan
sistemik

- ajarkan cara merawat kulit pada area yang


edema

- cukup nutrisi, ciran, istirahat

- kolaborasi antibiotik

Anda mungkin juga menyukai