Anda di halaman 1dari 4

RUMAH SAKIT Tk IV

02.07.05 dr.Noesmir PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)

No. Dokumen No. Revisi Halaman


1 dari 3
Jl. Dr. Moh. Hatta No.64
BATURAJA
Ditetapkan,
Kepala Rumah Sakit Tk. IV 02.07.05
STANDAR dr. Noesmir Baturaja,
OPERASIONAL Tanggal terbit
PROSEDUR

dr. Hengki Irawan Sp.An M.Biomed


Mayor Ckm NRP 11040005570178
Alat Pelindung Diri ( APD ) adalah Alat yang digunakan sebagai teknik
pencegahan mikroorganisme patogen dari seseorang ke orang lain yang
PENGERTIAN disebut “carrier”. Barrier yang umum digunakan masker, kacamata pelindung,
gaun, apron, sarung tangan, penutup kepala, pelindung kaki
Melindungi tenaga kesehatan, pasien, keluarga pengunjung dan lingkungan
TUJUAN dari kemungkinan transmisi material infeksius

1. Setiap petugas RS Tk. IV 02.07.05 dr.Noesmir yang melaksanakan tugas


di tempat yang beresiko dan membahayakan dirinya selama bekerja harus
menggunakan alat pelindung diri secara benar, dan di saat melepaskan
KEBIJAKAN alat pelindung diri juga harus benar karena sudah terkontaminasi
sehingga tidak menyebarkan mikroorganisme ke tempat lain
2. Setiap ruangan harus menyediakan : Masker, Kacamata pelindung,
Gaun/apron, Sarung tangan, Penutup kepala, dan Pelindung kaki

1. Masker N95
Langkah – langkah :
a. Genggam respirator dengan satu tangan, posisikan sisi depan bagian
hidung pada ujung jari – jari, biarkan tali pengikat menjuntai bebas di
bawah tangan anda
b. Posisikan respirator di bawah dagu dan sisi untuk hidung berada di
atas
c. Tariklah tali pengikat respirator yang atas dan posisikan tali agak
tinggi di belakang kepala di atas telinga.Tarik tali pengikat respirator
yang bawah dan posisikan tali di bawah telinga.
d. Letakkan jari – jari kedua tangan anda di atas bagian hidung yang
terbuat dari logam.Tekan sisi logam tersebut ( gunakan dua jari dari
PROSEDUR masing – masing tangan ) mengikuti bentuk hidung. Jangan menekan
respirator dengan satu tangan karena dapat mengakibatkan respirator
bekerja kurang efektif
e. Tutup bagian depan respirator dengan kedua tangan dan hati – hati
agar posisi respirator tidak berubah

2. Masker Biasa
Langkah – langkah pemasangan :
a. Eratkan tali atau karet elastis pada bagian tengah kepala dan leher
b. Paskan klip hidung dari logam fleksibel pada batang hidung
c. Paskan dengan erat pada wajah dan di bawah dagu sehingga melekat
dengan baik
d. Periksa ulang pengepasan masker
RUMAH SAKIT Tk IV
02.07.05 dr.Noesmir
PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)

No. Dokumen No. Revisi Halaman


2 dari 3
Jl. Dr. Moh. Hatta No.64
BATURAJA
Langkah – langkah melepaskan
a. Jangan di sentuh bagian depan masker karena telah terkontaminasi
b. Lepaskan tali bagian bawah dan kemudian tali atau karet bagian atas
c. Buang ke tempat limbah infeksius

3. Pemakaian Kaca Mata Pelindung. Pasang pada wajah dan mata


dan sesuaikan agar pas. Langkah – langkah melepaskan :
a. Bagian luar kacamata atau pelindung wajah telah terkontaminasi
b. Saat melepasnya, pegang karet atau gagang kacamata
c. Letakkan di wadah yang telah di sediakan untuk dip roses ulang atau
dalam tempat limbah infeksius

4. Pemakaian Gaun / Apron


Langkah – langkah Pemasangan:
a. Tutupi badan sepenuhnya dari leher hingga lutut, lengan hingga
bagian pergelangan tangan dan selubungkan ke belakang punggung
b. Ikat di bagian belakang leher dan pinggang

Langkah – langkah melepaskan :


a. Bagian depan gaun dan lengan gaun pelindung telah terkontaminasi
PROSEDUR
b. Lepas tali
c. Tarik dari leher dan bahu dengan memegang bagian dalam gaun
pelindung saja
d. Balik gaun pelindung
e. Lipat atau gulung menjadi gulungan dan letakkan di wadah yang telah
di sediakan untuk diproses ulang atau buang di tempat limbah
infeksius

5. Pemakaian Sarung Tangan


Langkah – langkah Pemasangan :
a. Buka pembungkus sarung tangan dengan hati – hati, pilih yang sesuai
ukuran
b. Jika harus mempertahankan prinsip – prinsip steril hindarkan sarung
tangan terkontaminasi obyek tidak steril
c. Jari telunjuk dan ibu jari non dominan membuka lipatan sarung tangan
bagian atas dan masukkan tangan non dominan dengan posisi
telentang, masukkan jari secara pelan – pelan.
d. Untuk memakai sarung tangan sebelah kiri gunakan empat jari tangan
dominan, masukkan dalam lipatan sarung tangan ( bagian luar ),
segera masukkan tangan non dominan secara perlahan - lahan
RUMAH SAKIT Tk IV PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)
02.07.05 dr.Noesmir

No. Dokumen No. Revisi Halaman


3 dari 3
Jl. Dr. Moh. Hatta No.64
BATURAJA

Langkah – langkah Melepaskan:


a. Ingatlah bahwa bagian luar sarung tangan telah terkontaminasi
b. Pegang bagian luar sarung tangan dengan sarung tangan lainnya,
lepaskan
c. Pegang sarung tangan yang telah di lepas dengan menggunakan
tangan yang masih memakai sarung tangan
d. Selipkan jari tangan yang sudah tidak memakai sarung tangan di
bawah sarung tangan yang belum di lepas di pergelangan tangan
e. Lepaskan sarung tangan di atas sarung tangan pertama
f. Buang sarung tangan di tempat limbah infeksius
g. Cuci tangan sesuai prosedur.

6. Pemakaian penutup kepala

PROSEDUR Langkah – langkah :


a. Pakailah pelindung kepala sesuai ukuran sehingga menutup semua
rambut
b. Lepaskan pelindung kepala dan langsung di buang ke tempat sampah

7. Pemakaian pelindung kaki

Langkah – langkah :
a. Gunakan sepatu karet atau plastik yang menutupi seluruh ujung dan
telapak kaki bisa di gunakan sepatu boot dari bahan kulit
b. Sepatu harus selalu bersih
c. Harus selalu di gunakan di dalam kamar operasi dan tidak boleh di
pakai keluar, tidak di anjurkan memkai sandal, sepatu terbuka dan
telanjang kaki

1.
2. 1. Unit rawat jalan
3. 2. Unit rawat inap
4. 3. Unit gawat darurat
5. 4. Unit kamar operasi.
UNIT TERKAIT
6. 5. Unit farmasi
7. 6. Unit kamar operasi dan CSSD
8. 7. Unit gizi
9. 8. Unit laundry

1. Buku Pedoman Manajerial Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah


Sakit dan Fasilitas Kesehatan Lainnya.
LAMPIRAN 2. Buku Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan
Fasilitas lainnya