Anda di halaman 1dari 6

Pemeriksaan Visus

No. Dokumen :C/7/SOP/PKMJ/1/2016


No. Revisi :
SOP
Tgl. Terbit :
Halaman : 1/4

UPTD Puskesmas Rochimin, SKM.


Jereweh NIP. 197405251995031006

PROTAP
PEMELIHARAAN ALAT-ALAT
No. Kode :
No. Revisi :
SOP
Tgl. Mulai Berlaku :
1. Pengertian Untuk mengukur ketajaman penglihatan pasien. UPTD PUSKESMAS

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk mengukur ketajaman


penglihatan pasien
3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas Jereweh No C/067/SK/PKMJ/ I /2016 Tentang
Pelayanan Klinis
4. Refrensi Kepmenkes Nomor HK.0.02/MENKES/514/2015 tentang panduan praktek klinis
bagi dokter di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
5. Prosedur 1. Alat :
a. Kartu snellen chart
b. Senter
2. Bahan :
a. Status pasien
6. Langkah- 1. Petugas memanggil pasien dan dipersilakan masuk dengan sopan dan
langkah santun
2. Petugas bina hubungan saling percaya dengan memberikan senyum, salam
dan sapa pada pasien dan keluarganya
3. Petugas memastikan ruangan cukup terang atau dapat mengunakan
penerangan atau lampu
4. Petugas menjelaskan prosedur yang akan dilakukan pada pasien
5. Petugas mengatur posisi pasien boleh dalam duduk atau berdiri dengan
jarak 6 meter dari grafik
6. Petugas melakukan pengujian pada setiap mata secara terpisah
7. Petugas meminta pasien untuk memakai kacamatanya,tutup mata yang
tidak diperiksa ( dengan mengunakan tangannya),dan mulai membaca
grafik snellen
8. Baris terkecil yang bisa dibaca oleh pasien akan di tanyakan sebagai
fraksi(bilangan per),misalnya 6/18 atau 6/24. Angka di atas per,merujuk
pada jarak grafik dari pasien(6 meter)dan angka yang dibawah per adalah
jarak dalam meter dimana seseorang tanpa penurunan visus harus dapat
melihat grafik dengan baik.
9. Dalam dokumentasi pasien,catat visus untuk setiap mata. Catat juga
apakah pemeriksaan dilakukan dengan tanpa koreksi (kacamata). Misalnya
Visus kanan =6/18 (dengan koreksi ) visus kiri=6/24 (dengan koreksi)
10. Jika pasien tidak dapat membaca huruf terbesar (paling atas) pada jarak 6
meter,majukan psien lebih dekat,satu meter pada satu waktu,sampai huruf
paling atas dapat dilihat-visus kemudian akan dicatat dengan angka 5/60
atau 4/60,dan lain-lain.
11. Jika huruf paling atas tidak dapat dibaca pada jarak 1 meter (1/60),gunakan
jarianda pada berbagai jarak kurang dari 1 meter dan minta apakah pasien
Pemeriksaan Visus
No. Dokumen :C/7/SOP/PKMJ/1/2016
No. Revisi :
SOP
Tgl. Terbit :
Halaman : 1/4

UPTD Puskesmas Rochimin, SKM.


Jereweh NIP. 197405251995031006

PROTAP
PEMELIHARAAN ALAT-ALAT
No. Kode :
No. Revisi :
SOP
Tgl. Mulai Berlaku :
UPTD PUSKESMAS
dapat menghitungnya. Ini dicatat sebagai perhitungan jari (CF). Catat
sebagai:visus=perhitungan jari
12. Jika pasien tidak bisa menghitung jari,lambaikan tangan anda dan minta
apakah pasien dapat melihatnya.Ini dicatat sebagai gerakan tangan. Catat
sebagai: visus=lambaikan tangan.
13. Jika pasien tidak bisa melihat gerakan tangan,beri sinar senter ke arah
matanya dari arah empat kuadrat. Dan dokumentasikan hasil.
14. Petugas mencatat hasil pemeriksaan.
7. Bagan Alir
Petugas memanggil pasien dan dipersilakan masuk dengan sopan dan
santun

Petugas membina hubungan saling percaya dengan memberikan salam,sapa


dan senyum pada pasien dan keluarganya

Petugas memastikan ruangan cukup terang atau dapat mengunakan


penerangan atau lampu

Petugas menjelaskan prosedur yang akan dilakukan pada pasien

Petugas memposisikan pasien boleh dalam duduk atau berdiri dengan jarak
6 meter dari grafik

Pengujian dilakukan pada setiap mata secara terpisah

Petugas meminta pasien untuk memakai kacamatanya,tutup mata yang tidak


diperiksa ( dengan mengunakan tangannya),dan mulai membaca grafik
snellen
Pemeriksaan Visus
No. Dokumen :C/7/SOP/PKMJ/1/2016
No. Revisi :
SOP
Tgl. Terbit :
Halaman : 1/4

UPTD Puskesmas Rochimin, SKM.


Jereweh NIP. 197405251995031006

PROTAP
PEMELIHARAAN ALAT-ALAT
No. Kode :
No. Revisi :
SOP
Tgl. Mulai Berlaku :
UPTD PUSKESMAS
Baris terkecil yang bisa dibaca oleh pasien akan di tanyakan sebagai
fraksi(bilangan per),misalnya 6/18 atau 6/24

Dalam dokumentasi pasien,catat visus untuk setiap mata. Catat juga apakah
pemeriksaan dilakukan dengan tanpa koreksi (kacamata).

Jika pasien tidak dapat membaca huruf terbesar (paling atas) pada jarak 6
meter,majukan psien lebih dekat,satu meter pada satu waktu,sampai huruf
paling atas dapat dilihat-visus kemudian akan dicatat dengan angka 5/60
atau 4/60,dan lain-lain.
8. Hal-hal yang `
perlu
diperhatiakan
9. Unit terkait Rawat jalan
10. Dokume Rekam medis
terkait
11. Rekam Histori No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai diperlakukan
perubahan

Anda mungkin juga menyukai