Anda di halaman 1dari 17

PROGRAM

PRAKTIK KERJA INDUSTRI ( PRAKERIN )


SMK WISATA HARAPAN MASSA
TAHUN PELAJARAN 2021/2022

SMK WISATA HARAPAN MASSA


Jalan H. Asmawi No. 79, Beji - Depok
Telp : (021) 77215762 - 081292523707, e-mail: smkwisataharmas@yahoo.com
Website: www.harmasdepok.com
PETUNJUK UMUM PRAKERIN

1. Prakerin dilaksanakan siswa kelas XI


2. Lama Prakerin 6 Bulan
3. Syarat peserta Prakerin:
a. Kompetensi dasar sudah tuntas
b. Sudah menyelesaikan administrasi sekolah sebelum melaksanakan
Prakerin
4. Biaya Prakerin sharing antara orang tua siswa dan sekolah
5. Memenuhi pemberkasan Prakerin antara lain :
a. Surat pernyataan orang tua
b. Mengisi biodata/curriculum vitae siswa dilengkapi foto berwarna
ukuran 3 x 4
c. Surat perjanjian mematuhi tata tertib sekolah dan DU/DI
6. Siswa menerima panduan Prakerin
7. Siswa menerima buku jurnal kegiatan Prakerin
8. DU/DI menerima buku panduan penilaian Prakerin
9. Siswa mendapat pembelajaran yang sesuai dengan program keahliannya.
10. Siswa mendapatkan sertifikat Prakerin dari DU/DI 

PANDUAN PENANGGUNG JAWAB PRAKERIN
1. Membuat Action Plan Prakerin sebelum Prakerin berjalan
2. Membuat pemetaan DU/DI tempat Prakerin
3. Mensosialisasikan kepada orang tua siswa
4. Membuat MoU sekolah dengan DU/DI
5. Membuat pemetaan siswa sesuai dengan kondisi ekonomi dan letak
tempat tinggal siswa
6. Membuat buku panduan Prakerin bagi siswa dan DU/DI
7. Pembekalan siswa
8. Penyerahan siswa Prakerin ke DU/DI oleh pendamping/pembimbing
9. Pendamping/pembimbing melakukan monitoring ke DU/DI 1 bulan sekali
10. Penjemputan siswa Prakerin oleh pendamping/pembimbing
11. Evaluasi dan presentasi hasil Prakerin oleh siswa untuk setiap tempat
DU/DI
KATA PENGANTAR

            Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga
program Prakerin SMK WISATA HARAPAN MASSA dapat diselesaikan dengan
baik. Program ini disusun dalam rangka konsolidasi manajemen Prakerin menuju
profesionalisme untuk mencapai visi dan misi SMK WISATA HARAPAN
MASSA.
            Program Prakerin ini sebagai dasar, rasional, tujuan, pola penyelenggaran
Prakerin, struktur program Prakerin, prosedur sarana dan prasarana, penilaian dan
pelaporan.
            Kepada bapak/ ibu Pimpinan di berbagai Dunia Usaha/Dunia Industri dan
Instansi, kami sampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama, pengabdian,
bantuan, dedikasi dan tanggung jawab yang tinggi untuk membekali kemampuan
keahlian kepada anak-anak bangsa Indonesia.
            Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa senantiasa diberikan
perlindungan dan bimbingan. Amin.

Depok , 23 Juni 2022


Bag. Hubungan Industri

Yudila Kendefa Putri


A.   LATAR  BELAKANG
Pada dasarnya Praktik Kerja Industri (Prakerin) adalah suatu model
penyelenggaraan pendidikan yang memadukan secara utuh dan terintegrasi
kegiatan belajar siswa di sekolah dengan proses penguasaan keahlian kejuruan
melalui bekerja langsung di lapangan kerja. Metode tersebut dilaksanakan
dalam rangka peningkatan mutu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk
mencapai relevansi antara pendidikan dengan kebutuhan tenaga kerja.
Harapan utama dan kegiatan Prakerin ini di samping meningkatkan
keahlian profesional siswa agar sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja
agar siswa memiliki etos kerja yang meliputi: kemampuan bekerja, motivasi
kerja, inisiatif, kreatif, hasil pekerjaan yang berkualitas, disiplin waktu, dan
kerajinan dalam bekerja
Adapun landasan hukum pelaksanaan Prakerin adalah:
1. UU No. 20 / 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. PP. Nomor: 29 / 1990 tentang Pendidikan Menengah
3. Kep. Menaker No: 285 / MEN / 1991 tentang Pelaksanaan Permagangan
Nasional
4. PP No: 39 / 1992 tentang peranan Masyarakat dalam Pendidikan Nasional
5. Surat Keputusan Mendikbud Nomor : 0490 / U / 1992 tentang Sekolah
Menengah Kejuruan
6. Surat Keputusan Mendikbud No: 080 / U / 1993 tentang Kurikulum SMK
sebagaimana telah diubah menjadi Kurikulum SMK Edisi 1999

B.   TUJUAN PRAKERIN
Penyelenggaraan Prakerin bertujuan untuk:
1. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional, yaitu
tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan dan etos
kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.
2. Memperkokoh hubungan keterkaitan dan kesepadanan (Link and
Match) antara SMK dan Industri.
3. Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang
berkualitas profesional.
4. Memberi pengakuan dan pengahargaan terhadap pengalaman kerja sebagai
bagian dari proses pendidikan.
C.   PROSEDUR KEGIATAN PRAKERIN
1. Pembekalan PKL
2. Penentuan Jadwal Prakerin
3. Pertemuan dengan orang tua/Wali murid
4. Pencarian Partner Industri (DU/DI)
5. Penanda tanganan MOU
6. Ploting / Penempatan Siswa ke DU/DI dan Pembimbingan

D.   NILAI TAMBAH
Kerjasama antara SMK dengan dunia usaha/industri atau instansi
dilaksanakan dalam prinsip  saling membantu, saling mengisi, dan saling
melengkapi untuk keuntungan bersama.
Berdasarkan prinsip ini, pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin)
akan memberi nilai tambah bagi pihak-pihak yang bekerjasama, sebagai
berikut:

a.   Nilai Tambah Bagi Industri


Penyelenggaraan Prakerin memberi keuntungan nyata bagi industri
antara lain:
1. Perusahaan dapat mengenal kualitas peserta Prakerin yang belajar
dan bekerja di industri.
2. Umumnya peserta Prakerin telah ikut dalam proses produksi secara
aktif sehingga pada pengertian tertentu peserta Prakerin adalah
tenaga kerja yang memberi keuntungan.
3. Perusahaan dapat memberi tugas kepada peserta Prakerin untuk
kepentingan perusahaan sesuai kompetensi dan kemampuan yang
dimiliki.
4. Selama proses pendidikan melalui kerja industri, peserta Prakerin
lebih mudah diatur dalam hal disiplin berupa kepatuhan terhadap
peraturan perusahaan. Karena itu, sikap peserta Prakerin dapat
dibentuk sesuai dengan ciri khas tertentu industri.
5. Memberi kepuasan bagi dunia usaha/dunia industri karena diakui
ikut serta menentukan hari depan bangsa melalui Praktik Kerja
Industri (Prakein).

b.  Nilai Tambah Bagi Sekolah


Tujuan pendidikan untuk memberi keahlian professional bagi peserta
didik lebih terjamin pencapaiannya. Terdapat kesesuaian yang lebih pas
antara program pendiddikan dengan kebutuhan lapangan kerja (sesuai
dengan prinsip Link and Match). Memberi kepuasan bagi penyelenggaraan
pendidikan sekolah karena tamatannya lebih terjamin memperoleh bekal
yang bermanfaat, baik untuk kepentingan tamatan, kepentingan dunia
kerja, dan kepentingan bangsa.

c.  Nilai Tambah Bagi Praktikan/siswa


Hasil belajar peserta Praktik Industri akan lebih bermakna, karena
setelah tamat akan betul-betul memiliki keahlian profesional sebagai bekal
untuk meningkatkan taraf hidupnya dan sebagai bekal untuk
pengembangan dirinya secara berkelanjutan.
Keahlian profesional yang diperoleh dapat mengangkat harga diri
dan rasa percaya diri tamatan, yang selanjutnya akan mendorong mereka
untuk meningkatkan keahlian profesionalnya pada tingkat yang lebih
tinggi.

E.  PEMBIMBING DARI  DU/ DI DAN INSTANSI


Pembimbing dari DU/DI dan Instansi adalah pegawai yang diberi tugas
untuk mempersiapkan, mengarahkan, memotivasi, melatih, membimbing, dan
menilai peserta kegiatan praktik industri dalam melaksanakan kegiatan.
Tugas Pembimbing Industri:
Kordinasi dan bekerjasama dengan Bag. Hubungan Industri  dalam
menentukan kegiatan- kegiatan atau keterampilan-keterampilan yang dapat
dikerjakan siswa di industri.
1. Memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan Praktik Kerja Industri
dengan menyediakan fasilitas yang sesuai dengan kegiatan yang
dikerjakan.
2. Memberikan penjelasan Dunia Industri tentang:
a) Sifat dan etos kerja sebagai pekerja serta tata tertib dan peraturan kerja
yang berlaku.
b) Spesifikasi kerja yang dilakukan
c) Benda-benda produk/jasa yang telah dihasilkan
d) Peralatan dan media yang digunakan
3. Melaksanakan pelatihan dan bimbingan secara sistematis berdasarkan
progam dan jadwal yang telah direncanakan.
4. Memberikan penilaian terhadap kegiatan siswa, baik yang menyangkut
aspek sikap maupun keterampilan kerja di industri.
5. Memberikan dorongan kepada siswa agar selalu aktif dan tekun serta
antusias dalam mengikuti kegiatan praktik industri.
6. Memberikan peringatan atau hukuman kepada siswa sesuai sifat
pelanggaran yang berlaku di dunia industri.

F.   PEMBIMBING DARI SEKOLAH


Pembimbing dari sekolah adalah guru yang diberi tugas mempersiapkan,
mengarahkan, memotivasi, membimbing, dan menjembatani antara siswa
dengan pihak industri selama kegiatan Praktik Kerja Industri (Prakerin).
Tugas Pembimbing Sekolah dalam Praktik Kerja Industri:
Koordinasi dan kerjasama dengan pembimbing industri dalam menentukan
kegiatan yang dikerjakan siswa.
1. Memberikan dukungan moral selama kegiatan Praktik Kerja Industri.
2. Mendapatkan informasi tentang perkembangan siswa dan kesulitan yang
dihadapi siswa sebagai masukan untuk sekolah.
3. Menemukan masalah dan mencari solusi penyelesaian masalah.
4. Monitoring dengan harapan terjadi komunikasi yang baik antara industri,
sekolah, dan praktikan.
G.   LAPORAN
Untuk mendeteksi perkembangan para siswa peserta praktik di Dunia
Industri sehingga dapat memberikan informasi tentang kualifikasi kemajuan
siswa, maka diperlukan laporan kegiatan siswa selama di industri.
1. Pelaporan kegiatan Prakerin dari industri ke sekolah dilakukan secara rutin
selama kegiatan Prakerin dan setiap saat bila ada permasalahan.
2. Monitoring dari sekolah dilakukan minimal dilakukan tiga kali pada saat
mengantar, setelah praktik Prakerin selama 6 bulan, dan pada saat
penjemputan.
3. Sertifikat Prakerin sebagi bukti atas kegiatan praktik keahlian yang
dilakukan siswa di dunia industri.
4. Program Kerja Bag. Hubungan Industri tentang Prakerin

Program dan Hasil yang Waktu


No Pelaksana
Jenis Kegiatan diharapkan pelaksanaan
A.    TAHAP PERSIAPAN
1

2 Terinventarisir DU/DI Bag.


Inventarisasi yang akan ditempati Hubungan
DU/DI Prakerin Industri
3 Semua DU/DI dan
Pengiriman surat Institusi pasangan Bag.
ke DU/DI dan dalam Hubungan
atau Penjajakan Prakerin terkirimi surat Industri
dengan DU/DI permohonan
4 Memastikan DU/DI dan
Bag.
Pengecekan Instansi yang bersedia
Hubungan
Surat Balasan di tempati Prakerin
Industri
dari DU/DI
5 Memastikan adanya Bag.
Program dan Hasil yang Waktu
No Pelaksana
Jenis Kegiatan diharapkan pelaksanaan
Sinkronisasi dan kesepakatan secara
Penandatanganan tertulis antara sekolah Hubungan
MoU dengan dengan DU/DI Industri
DU/DI
6 Menempatkan Siswa ditempatkan di
siswa yang Du/Di yang sesuai Bag.
sesuai dengan dengan program studi Hubungan
program studi keahliannya masing- Industri
keahliannya masing
7 Pembagian tugas Adanya guru
Bag.
membimbing pembimbing pada
Hubungan
siswa masing-masing tempat
Industri
Prakerin
8 Pembuatan buku Tersedianya buku
Bag.
panduan dan panduan dana
Hubungan
administrasi adminitrasi siswa yang
Industri
Prakerin akan berangkat Prakerin
9 Penyusunan Pembiayaan setiap
anggaran program kegiatan
Bag.
pembiayaan didasarkan atas
Hubungan
keseluruhan anggaran
Industri
kegiatan
Prakerin
C.    TAHAP PELAKSANAAN
1 Siswa mempunyai
Bag.
Pembekalan wawasan industri
Hubungan
siswa Prakerin sebelum berangkat
Industri
Prakerin
Program dan Hasil yang Waktu
No Pelaksana
Jenis Kegiatan diharapkan pelaksanaan
2 Seluruh siswa kelas XI
Pemberangkatan gelombang 2 Guru
siswa Prakerin diberangkatkan ke Pembimbing
DU/DI
3 Kegiatan Siswa Semua siswa dapat
Prakerin di melaksanakan Prakerin Pembimbing
DU/DI sesuai dengan jadwal DU/DI
yang telah ditetapkan
4 Kegiatan Semua siswa dapat
Pembimbingan melaksanakan Prakerin Pembimbing
Siswa Prakerin sesuai dengan jadwal DU/DI
di DU/DI yang telah ditetapkan
5 Penarikan/ Siswa Prakerin kembali
Bag.
penjemputan ke sekolah untuk
Hubungan
kembali siswa mengikuti kegiatan
Industri
Prakerin belajar di sekolah
D.     TAHAP EVALUASI
1 Kegiatan Semua siswa dapat
Monitoring melaksanakan Prakerin Guru
Siswa Prakerin sesuai dengan jadwal Pembimbing
di DU/DI yang telah ditetapkan
2 Rapat Diketahuinya hasil
Bag.
Koordinasi pelaksanaan monitoring
Hubungan
dengan
Industri
Pembimbing
E.     TAHAP  PELAPORAN
1 Semua siswa dapat Guru
Pembuatan menyelesaikan laporan Pembimbing
Program dan Hasil yang Waktu
No Pelaksana
Jenis Kegiatan diharapkan pelaksanaan
laporan kegiatan pelaksanaan  Prakerin
Prakerin sesuai dengan jadwal
yang telah ditetapkan
2 Laporan akhir Mengkoordinasikan
secara keseluruhan Bag.
kegiatan yang telah Hubungan
selesai dilaksanakan Industri
kepada pimpinan
        
                                     
H. LAMPIRAN
No. Foto Hotel
Nara sumber
pembekalan PKL
dari hotel Mercure
Foto Kegiatan
Pembekalan
MERCURE
JAKARTA CIKINI

Jl. Cikini Raya No.


66, RT. 14/RW. 5,
Cikini, Kec.
Menteng, Kota
Jakarta Pusat, DKI
Jakarta 10330.

HOTEL BUMI
WIYATA

Jl. Margonda Raya


No.281, Kemiri
Muka, Kecamatan
Beji, Kota Depok,
Jawa Barat 16423

BLUESKY
PANDURATA
HOTEL

Jl. Raden Saleh Raya


No. 12 RT. 10/RW.
1, Kenari, Kec.
Senen, Jakarta Pusat
10430

NOVOTEL
JAKARTA CIKINI

Jl. Cikini Raya


No.107,
RT.10/RW.4, Cikini,
Menteng, Jakarta,
10330
ALOFT SOUTH
JAKARTA

Jl. TB. Simatupang


No. Kav. 8, RT. 2
RW. 9, Cilandak
Tim, Kec. Ps.
Minggu, Kota Jakarta
Selatan, DKI Jakarta
12560.

DOUBLETREE BY
HILTON JAKARTA
– DIPONEGORO

Jl. PegangsaanTimur
No.17, Cikini –
Menteng, Jakarta,
Daerah Khusus
Ibukota Jakarta
10310.

TAMARIN HOTEL
JAKARTA

Jl. KH. Wahid


Hasim No. 77 RT.
1/RW. 4,
Gondangdia, Jakarta
Pusat 10340.
CUCI MULUT
DEPOK

Jl. K.H.M. Usman


No.114, Kukusan,
Kecamatan Beji,
Kota Depok, Jawa
Barat 16425

Depok, 23 Juni 2022


Mengetahui,

Kepala Bag. Hubungan Industri


SMK Wisata Harapan Massa

Dian Kurniawan, S. ST, M. Par Yudila Kendefa Putri