Anda di halaman 1dari 11

SIFILIS

Sifilis atau yang disebut dengan µraja singa¶ disebabkan oleh sejenis bakteri yang bernama treponema pallidum. Bakteri yang berasal dari famili spirochaetaceae ini, memiliki ukuran yang sangat kecil dan dapat hidup hampir di seluruh bagian tubuh. Spirochaeta penyebab sifilis dapat ditularkan dari satu orang ke orang yang lain melalui hubungan genito-genital (kelamin-kelamin) maupun oro-genital (seks oral). Infeksi ini juga dapat ditularkan oleh seorang ibu kepada bayinya selama masa kehamilan. Anda tidak dapat tertular oleh sifilis dari handuk, pegangan pintu atau tempat duduk WC. Gambaran tentang penyakit sifilis seperti yang dikemukakan tersebut mungkin masih membuat Anda penasaran, karena wanita yang tidak tahu kalau suaminya sering µjajan¶ mungkin tidak menyadari kalau dirinya sudah mengidap penyakit sifilis. Jadi uraian selanjutnya adalah mengenali gejala yang mungkin terjadi pada wanita, yang terurai dalam empat stadium berbeda. Stadium satu. Stadium ini ditandai oleh munculnya luka yang kemerahan dan basah di daerah vagina, poros usus atau mulut. Luka ini disebut dengan chancre, dan muncul di tempat spirochaeta masuk ke tubuh seseorang untuk pertama kalinya. Pembengkakan kelenjar getah bening juga ditemukan selama stadium ini. Setelah beberapa minggu, chancre tersebut akan menghilang. Stadium ini merupakan stadium yang sangat menular. Stadium dua. Kalau sifilis stadium satu tidak diobati, biasanya para penderita akan mengalami ruam, khususnya di telapak kaki dan tangan. Mereka juga dapat menemukan adanya luka-luka di bibir, mulut, tenggorokan, vagina dan dubur. Gejala-gejala yang mirip dengan flu, seperti demam dan pegal-pegal, mungkin juga dialami pada stadium ini. Stadium ini biasanya berlangsung selama satu sampai dua minggu. Stadium tiga. Kalau sifilis stadium dua masih juga belum diobati, para penderitanya akan mengalami apa yang disebut dengan sifilis laten. Hal ini berarti bahwa semua gejala penyakit akan menghilang, namun penyakit tersebut sesungguhnya masih bersarang dalam tubuh, dan bakteri penyebabnya pun masih bergerak di seluruh tubuh. Sifilis laten ini dapat berlangsung hingga bertahun-tahun lamanya. Stadium empat. Penyakit ini akhirnya dikenal sebagai sifilis tersier. Pada stadium ini, spirochaeta telah menyebar ke seluruh tubuh dan dapat merusak otak, jantung, batang otak dan tulang. Sedangkan pada lelaki yang telah tertular oleh sifilis memiliki gejala-gejala yang mirip dengan apa yang dialami oleh seorang penderita wanita. Perbedaan utamanya ialah bahwa pada tahap pertama, chancre tersebut akan muncul di daerah penis. Dan pada tahap kedua, akan muncul luka-luka di daerah penis, mulut, tenggorokan dan dubur. Orang yang telah tertular oleh spirochaeta penyebab sifilis dapat menemukan adanya chancre setelah tiga hari ± tiga bulan bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh. Kalau sifilis stadium satu ini tidak diobati, tahap kedua penyakit ini dapat muncul kapan saja, mulai dari tiga

dan dapat juga mengenai . Baik pada penderita lelaki maupun wanita. Sifilis pada ibu hamil yang tidak diobati. Penularan: Gonore ditularkan melalui hubungan seksual. terutama saat awal kencing. termasuk lewat anal (dubur) dan oral (mulut). juga dapat menyebabkan terjadinya cacat lahir primer pada bayi yang ia kandung GONORE ( KENCING NANAH ) Definisi: Gonore atau Kencing Nanah adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang berlangsung dalam tempo singkat (akut). maka dapat terjadi keluhan nyeri kencing (disuri) ringan. Masa tunas berlangsung antara 2-10 hari dengan rata-rata 3 hari. Infeksi prostat (prostatitis). Sifilis dapat mempertinggi risiko terinfeksi HIV. Keluar cairan (sekret) nanah (purulen) dari saluran kencing Penulis pernah menemukan (di praktek) penderita termuda 16 tahun dengan nanah yang menetes-netes. Komplikasi atau penyulit pada gonore pria. Paling sering mengenai leher rahim (serviks). dengan gejala keputihan. katanya sih karena diajak teman-nya. Sifilis yang diderita juga akan sangat membahayakan kesehatan seseorang bila tidak diobati. antara lain: Infeksi kelenjar cowperi (cowperitis). kelenjar di bawah saluran kencing pangkal penis. spirochaeta dapat menyebar ke seluruh tubuh dan menyebabkan rusaknya organ-organ vital yang sebagian besar tidak dapat dipulihkan. kelenjar di bagian paling ujung saluran kencing berbatasan dengan kandung kemih. Gejala uretritis (gonore): Nyeri waktu kencing. disebut asimtomatis. Pada umumnya penderita gonore wanita tidak menimbulkan gejala. kuning kehijauan dan berjalan seperti orang disunat. Jadi bila seorang pria mengatakan kepada pasangannya bahwa ketularan saat kencing di toilet tempat umum atau melalui handuk temannya. yakni kuman berbentuk mirip kopi (diplococcus). Adapun penderita tertua usia sekitar 60 tahun (hebat ya). GEJALA dan TANDA Gonore pada Pria. Infeksi kelenjar epidedimis (epididimitis). Alasan tersering para penderita datang ke PSK sehingga terjangkit Gonore. dan lain-lain. betul tidaknya belum ada penelitian. Penyakit ini disebabkan oleh kuman Neisseria gonorrhoeae. Permukaan saluran kencing bawah (orifisium uretra) membengkak (oedema) dan kemerahan (eritematus). Jika mengenai saluran kencing. Seorang pria dapat tertular melalui hubungan (seksual) dengan wanita penderita gonore (coitus suspektus). Hal ini dikarenakan oleh lebih mudahnya virus HIV masuk ke dalam tubuh seseorang bila terdapat luka. Hampir selalu begitu. Gonore pada Wanita. bohong tuh.sampai enam minggu setelah timbulnya chancre.

dan umumnya menampakkan gejala ringan. hayo) Wanita: dari muara saluran kencing bawah (uretra). duhhh. Rasanya amat nyeri. Nah. kelenjar di seputar bibir kemaluan. tandanya mirip radang tenggorokan. sehingga kurang begitu diperhatikan. bila ditemukan kuman berbentuk seperti biji kopi (diplococcus) Gram negatif. nyeri perut bagian bawah dan adakalanya nampak darah bersamaan dengan kencing (hematuri) Komplikasi atau penyulit pada gonore wanita. Bahan pemeriksaan kasus gonore diambil dari: Pria: nanah dari saluran kencing bawah (uretra) atau diplotot (pijat) batang pinesnya (eh maksudnya penis) untuk mengeluarkan cairan atau nanah. Metode pengecatan Gram: (sekalian aja. Dapat juga terjadi pada dewasa jika penderita ngucek-ngucek mata sehabis megang organ kelaminnya yang sedang terinfeksi gonore. mata si bayi membengkak. Gonore di luar genital (ekstra genital) Gonore rongga mulut (oropharyngeal gonore). Jenis pemeriksaan didasarkan atas indikasi. sebagai berikut: Setelah bahan siap. siapa tahu dibaca bagian laborat atau ahli kimia untuk dikoreksi) Langkah-langkah singkat. timbul abses dan jika sampai pecah. diintip melalui mikroskop dengan pembesaran 100 kali. Gonore rektum (proktitis gonore). leher rahim atau rektum. fiksasi dengan pengeringan (api). indung telur dan sekitarnya. yakni infeksi gonore di rongga rektum (bagian dalam anus). jorok ah). ditandai dengan sering kencing (jawa: anyang-anyangen). (ceritakan rasanya dong) Gonore mata (gonoblenore). diderita bayi baru lahir karena si ibu menderita gonore. antara lain: Infeksi kelenjar Bartolin (bartolinitis). sebagai akibat oral seks. Ssst. di dalam ataupun di luar sel darah putih. Mata: dari cairan nanah mata. Dapat pula dengan memeriksa urin (sedimen urine) atau cairan yang dikeluarkan dengan pijat prostat (siapa yang mijet. Pemeriksaan Laboratorium Merupakan salah satu pemeriksaan penunjang di dunia medis. Hiyyyy kasian. (huek. maka hasil pemeriksaan POSITIF. saat berhubungan intim. Beberapa hari setelah melahirkan. Penularannya saat persalinan. saat dibuka keluarlah nanah. bisa menimbulkan krowok (ulkus) Infeksi jaringan pelvis ( Pelvic Inflamatory Diseases). Terjadi pembengkakan di bibir luar vagina (labium mayus). sebagai akibat hubungan intim lewat anus. tahu tempatnya belum ? Dapat juga diambil cairan dari muara kelenjar Bartolin. semua bahan tersebut dioleskan pada gelas kaca lalu dilakukan pengecatan dengan pewarnaan Gram (cara atau metode pewarnaan). Singkat cerita.kandung kemih. bisa bernanah. lalu dilakukan pewarnaan dengan: . radang rahim. so si penderita jadi sulit jalan. Ditandai dengan rasa nyeri saat menstruasi.

Halo laborat dan ahli kimia. ya periksa laboratorium. anamnesa) Pada umumnya. Larutan safranin selama 30 detik. tentunya setelah wawancara (anamnesa). penderita gonore nggak usah digali sudah ngomong sendiri penyakitnya. DIAGNOSA Wawancara (anamnesa) Rangkaian ³pengobatan´ diawali dengan wawancara atau dalam bahasa medis disebut anamnesa. Bila sudah berkeluarga. ada tidaknya cairan nanah. . Atau melihat tanda peradangan di ujung kemaluan. dengan. bilas lagi. bilas lalu keringkan. Palpasi (memegang) Untuk kasus gonore tidak begitu banyak diperlukan kecuali bila ada penyulit atau dugaan komplikasi. Inspeksi (melihat) Pada kasus ini kebanyakan sudah dapat mendiagnosa dengan melihat (inspeksi). Pemeriksaan (fisik diagnostik) Oke kita kenalan dengan rangkaian ³pemeriksaan´ medis yuk. bila perlu disuruh mijat si cucakrowo. Ho-oh.. Mahal ngga ya. perlu ditanya aktifitas ³nganal¶. Jika masih meragukan. lalu bilas dengan air. Lugol selama 30 detik.Pewarnaan Gram pertama. Biaya Pemeriksaan di Rawat Inap Palaran: Rp 22. bukan mancing-mancing. namun bisa dilihat atau mencocokkan keluhan dengan tanda peradangan pada kemaluan. pertanyaan ini penting untuk mengetahui apakah sudah terjadi penularan pada pasangan atau tidak. lalu bilas dengan air. Bila ada dugaan gonore rongga mulut (oropharyngeal gonore) perlu juga nanya ³ngoral´ « hehehe ngerti tho. Lha terus gimana jika wanita ? Agak sulit memang. (diingat-ingat ya. yang dilihat adalah ada tidaknya bercak cairan nanah di celana dalam tepat di tempat cucakrowo. Demikian pula jika dugaan proktitis gonore (gonore rektum). Siapa mau megang-megang cucakrowo berliuran nanah. So. Cara lain adalah dengan pembiakan kuman (biaya mahal) menggunakan media selektif. Berikutnya pewarnaan Gram kedua. Soale swakelola sih. Gram positif bila warnanya ungu dan negatif bila hasil pemeriksaan berwarna merah. Biasanya ada bercak disitu. Namun perlu juga ditanya hubungan intim sebelumnya. Aseton alkohol selama 2-3 detik.000. yaitu: Karbol gentian violet (30 detik). Di Kota lain berapa ? Serius lho ini. hayo. tolong dibetulin bila salah. Siap diperiksa.(dua puluh dua ribu rupiah).

Pengobatan lain dengan menggunakan golongan Doksisiklin. Ada pula golongan sefalosporin misalnya ceftriaxone. contohnya: injeksi Kanamisin. Tetapi jika tidak diobati. sifilis dapat berkembang ke fase selanjutnya dan meluas ke bagian tubuh lain diluar alat kelamin.Perkusi (menepuk) Gak perlu dilakukan. Perjalanan penyakit ini cenderung kronis dan bersifat sistemik.5 gram diminum (per-oral) dosis tunggal (artinya sekali minum saja) Jika ada komplikasi. contohnya : enggak usah ah. Sebelum tahun 1492. pengobatan saat ini menggunakan golongan quinolon atau turunannya misalkan ciprofloxacin. umumnya sudah bisa disembuhkan dengan: Penisilin prokain dikombinasi probenecid injeksi. Ada yang berpendapat bahwa penyakit ini berasal dari penduduk indian yang dibawa oleh anak . Selain itu wanita hamil yang menderita sifilis dapat menularkan penyakitnya ke janin sehingga menyebabkan sifilis kongenital yang dapat menyababkan kelainan bawaan atau bahkan kematian. nanti dikira promosi obat. Auskultasi (mendengarkan dengan stetoskop) PENGOBATAN Dulu di Indonesia. sifilis dapat disembuhkan dengan antibiotika. Sedangkan untuk kuman kebal (resisten) terhadap penisilin. Hampir semua alat tubuh dapat diserang. penyakit ini belum dikenal di Eropa. atau ampisilin injeksi dikombinasi probenecid atau tiamfenikol 3. selain obat di atas masih ditambah dengan obat minum selama 7 hari. Dalam perkembangannya. Asal penyakiti ini tidak jelas. termasuk sistem kardiovaskuler dan saraf. disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum. Sifilis atau penyakit Raja Singa adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang kompleks. Jika cepat terdeteksi dan diobati. diberi obat lain.

Italia. Tiap stadium perkembangan memiliki gejala penyakit yang berbeda-beda dan menyerang organ tubuh yang berbeda-beda pula. timbul lesi pada tempat masuknya Treponema pallidum. paru-paru. Kadang-kadang terjadi masa transisi. Sifilis stadium II seringkali disebut sebagai The Greatest Immitator of All Skin Diseases karena bentuk klinisnya menyerupai banyak sekali kelainan kulit lain. yakni sifilis I masih ada saat timbul gejala stadium II. putting susu. Sekitar tiga minggu kemudian terjadi penjalaran ke kelenjar getah bening di daerah lipat paha. kemerahan dan nyeri. lidah. Dalam beberapa hari. Stadium II (sekunder) Pada umumnya bila gejala sifilis stadium II muncul. tonsil. Kelainan ini tidak nyeri. kulit disekitarnya tampak meradang. Tidak terdapat gelembung bernanah. lesi dapat hilang spontan dalam 4-6 minggu. Umumnya timbul 10-20 tahun setelah infeksi primer. Sifilis Tersier Termasuk dalam kelompok penyakit ini adalah sifilis kardiovaskuler dan neurosifilis (pada jaringan saraf). testis dll. akhirnya diketahui bahwa kedua penyakit itu disebabkan oleh jenis kuman yang berbeda dan gejala klinisnyapun berlainan. dapat multipel. Keadaan ini dikenal sebagai ulkus durum. dapat pula di bibir. padat. jari dan anus. cepat atau lambatnya bergantung pada besar kecilnya lesi. Terjadi afek primer berupa penonjolan-penonjolan kecil yang erosif. Guma umumny satu. tunggal dan dapat digerakkan bebas dari sekitarnya. Kelainan kulit yang timbul berupa bercak-bercak atau tonjolan-tonjolan kecil. dan leher biasanya mendahului. demam. erosi dapat berubah menjadi ulkus berdinding tegak lurus. Gejala konstitusi seperti nyeri kepala. Pria dan orang kulit berwarna lebih banyak . Pada tahun 1494 terjadi epidemi di Napoli.buah Christopher Colombus sewaktu mereka kembali ke Spanyol dari benua Amerika pada tahun 1492. Keadaan ini disebut sebagai sifilis stadium 1 kompleks primer. Kelainan lain berupa nodus di bawah kulit. ukuran milier sampai berdiameter beberapa sentimeter. sekunder. dasarnya bersih. sifilis stadium I sudah sembu. Dengan berjalannya waktu. hati. dan bila diraba ada pengerasan. kenyal pada perabaan. sedangkan sifat lainnya seperti pada afek primer. limpa. Pada abad ke 18 baru diketahui bahwa penyebaran sifilis dan gonore terutama disebabkan oleh senggama dan keduanya dianggap sebagai infeksi yang sama. nyeri pada tulang. berbentuk bulat. berkuran 1-2 cm. merah. Selain pada kulit. laten dan tersier. Lesi umumnya terdapat pada alat kelamin. Stadium Dini (primer) Tiga minggu setelah infeksi. Sejumlah 10% penderita sifilis akan mengalami stadium ini. Penyakit sifilis memiliki empat stadium yaitu primer. Lesi pada umumnya hanya satu. Sifat yang khas pada sifilis adalah jarang ada rasa gatal. Kelenjar tersebut membesar. Sifilis Stadium III Lesi yang khas adalah guma yang dapat terjadi 3-7 tahun setelah infeksi. anoreksia. termasuk tulang rawan pada hidung dan dasar mulut. tidak nyeri. kadang-kadang bersamaan dengan kelainan pada kulit. Guma juga dapat ditemukan pada organ dalam seperti lambung. Guma dapat timbul pada semua jaringan dan organ. Waktu antara sifilis I dan II umumnya antara 6-8 minggu. stadium ini juga dapat mengenai selaput lendir dan kelenjar getah bening di seluruh tubuh. Tanpa pengobatan.

yaitu treponemal dan non treponemal. VI.Sifilis. kepada penderita perlu diberikan penjelasan yang jelas dan menyeluruh tentang penyakitnya dan kemungkinan penularan sehingga turut mencegah transmisi penyakit lebih lanjut. dan XII tahun pertama dan setiap 6 bulan pada tahun kedua. Sebagai antigen pada TSS non spesifik digunakan ekstrak jaringan. TSS spesifik akan tetap positif. II. Selain itu. dan menjadi positif setelah 1-4 minggu. misalnya Treponema pallidum hemagglutination assay (TPHA) dan TPI. Tes serologik untuk sifilis yang klasik umumnya masih negatif pada lesi primer. Pemerisaan dilakukan dengan mikroskop lapangan gelap sampai 3 kali (selama 3 hari berturut-turut). TSS (tes serologik sifilis) dibagi dua. Kematian karena sifilis terutama disebabkan oleh stadium ini.terkena. bahkan dapat seumur hidup sehingga lebih bermakna dalam membantu diagnosis.org/t111097/#ixzz1OvSOQ7uy Hak Cipta: www. Pengobatan dilakukan dengan memberikan Antibiotika seperti Penisilin atau turunannya.IndoForum http://www. AIDS) dan Cara Mengobatinya . dan ikatan komplemen Wasserman/Kolmer. sebagai antigen digunakan treponema atau ekstraknya.indoforum. Pemantauan serologik dilakukan pada bulan I.org PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (GO.indoforum. misalnya VDRL. (Adi) Sumber: [Wajib Masuk]Kenali si Raja Singa dan PMS lainnya . Pada TSS spesifik. Walaupun pengobatan diberikan pada stadium dini. TSS nonspesifik akan menjadi negatif dalam 3-8 bulan setelah pengobatan berhasil sehingga dapat digunakan untuk menilai keberhasilan pengobatan. Diagnosis pasti sifilis ditegakkan apabila dapat ditemukan Treponema pallidum. RPR.

Vulvovaginitis SIFILIS . ULKUS MOLE 6. Keputihan pada wanita Pemeriksaan fisik : 1.PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (GO.Sifilis. Pengawasan yang kurang 2. uretritis posterior. Wanita mulut rahim merah. SIFILIS 4. edema. Muara uretra membengkak 5. sekret mukopurulen Komplikasi Pria : balantis. prostatitis. Dengan pemeriksaan sekret 2. edema. AIDS) Infeksi Menular Seksual adalah Infeksi yang disebabkan karena penularan melalui hubungan seksual MACAM PENYAKIT 1. HIV / AIDS GONORE Definisi Penyakit kelamin yang ditandai keluar nanah sesudah melakukan hubungan kelamin Penyebab Neisseira Gonorrhoeae Faktor yang mempengaruhi timbulnya penyakit 1. Pengobatan yang tidak memadai Pemeriksaan Laboratorium 1. Nyeri & panas pada saat kencing 3. Dapat ditularkan pada bayi saat dilahirkan 3. Bartolinitis. NON GONORE ( N-G-O ) 3. tisonitis. epidedimitis Wanita : Parauretritis. Pemeriksaan sediaan langsung Gejala 1. GONORE ( GO ) 2. Masa tunas 3 ± 5 hari 2. Keluar nanah 4. ektropion 2. Pria OUE merah. GRANULOMA INGUINALE 7. LIMFOGRANULOMA VENEREUM 5.

Pemeriksaan cairan Seresbropinal 3. Ditularkan dari ibu ke janin Penyebab 1. Penyakit menahun dengan remisi & eksaserbasi 2. kondiloma lata. Dapat mengenai semua alat tubuh 3. Hubungan seksual diluar Nikah Gejala PRIMER : erosi.Definisi 1. Pemeriksaan dengan sinar tembus. ulkus durum SEKUNDER :roseola. Tidak menunjukan gejala (asimtomatik) . mencari Sifilis Cardiovaskuler HIV / AIDS Apakah AIDS itu ? ³Acquired Immuno Deficiency Syndrome´ Kumpulan gejala penyakit yang disebabkan karena hilangnya kekebalan tubuh (sistem kekebalan tubuh berfungsi melawan kuman atau virus yang masuk ke dalam tubuh) Penderita AIDS terserang berbagai penyakit. VDRL. Guma Pemeriksaan Laboratorium 1. Treponema pallidium 2. karena sistem kekebalan tubuhnya telah rusak Apa Penyebab AIDS ? VIRUS : ³Human Immunodeficiency Virus´ (HIV). Ulkus durum 2. yang menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh PERJALANAN PENYAKIT Stadium I 1. plakmukosa TERSIER : berupa guma dikulit & organ-organ dalam Pemeriksaan fisik 1. Faktor yang mempengaruhi 3. Kondiloma lata 3. Mempunyai masa laten 4. TPHA 2.

Pembesaran kelenjar getah bening 3. Memperbaiki kualitas hidup 6.Piomiositis ) Stadium IV HIV wasting syndrome 1. Meningkatnya kekebalan tubuh 3. Hubungan seks yang tidak terlindungi dengan orang yang telah terinfeksi HIV 2. Penurunan berat badan > 10% 2. TBC dalam 1 th terakhir 6. IMS akan meningkatkan kepekaan sel dan kerusakan sel Apa Tujuan Terapi ? 1. Panas tidak diketahui penyebabnya > 1 bulan. pd sudut mulut 4. Diare kronis > 1 bulan ( penyebab td jelas) 3. Infeksi paru 2.2. Infeksi saluran nafas berulang Stadium III 1. Menekan replikasi virus 2. Gejala kulit dan mulut ringan. Kandidiasis oral ( jamur pd mulut ) 5. Mengurangi penularan ke orang lain HIV/AIDS menular melalui : 1. Terinfeksi berat ( Pneumoni. radang 3. Ibu hamil penderita HIV kepada bayi yang dikandungnya 4. Penggunaan jarum suntik secara bergantian ( jarum bekas ) 3. Penurunan BB < 10 % 2. Berlangsung 6 minggu sampai beberapa bulan atau tahun setelah infeksi Stadium II 1. misalnya infeksi kuku. Dari ibu ke anak melalui air susu ibu HIV / AIDS tidak menular melalui . Herpes Zoster dalam 5 tahun terakhir 6. IMS meningkatkan muatan virus pada sekresi genital 2. Memperlambat progresifitas penyakit 5. Demam > 1 bulan ( penyebab tidak jelas ) 4. Infeksi otak Apa hubungan IMS dengan HIV ?????? 1. hilang timbul atau terus menerus 5. sariawan berulang. Mengurangi angka kejadian 4.

Pendidikan dan penyuluhan tentang HIV / AIDS . Berbagi makanan atau menggunakan peralatan makan bersama 6. Education 6. Menggunakan toilet bersama 7. Terpapar batuk atau bersin Cara Mencegah Penularan IMS 1. Berpegangan tangan atau saling berpelukan 4. Bersikap saling setia 3. Digigit nyamuk / serangga lain 3. Cegah dengan menggunakan kondom 4.1. Anda hindari hubungan seks berganti-ganti pasangan 2. Dihindari pemakaian narkotika suntik 5. Berhubungan seks dg menggunakan kondom 5. Bekerja bersama orang yg terinfeksi HIV 2.