Anda di halaman 1dari 16

KISI-KISI SOAL UJIAN PROFESI ADVOKAT

KISI-KISI SOAL UJIAN PROFESI ADVOKAT


Disusun : AGUS P. PASARIBU, SH.

Hukum Acara Perdata 1. Kaukus adalah pertemuan antara pihak mediator den an salah satu pihak !an "erperkara #diatur dalam S$%A &'. ( )ahun (**+,. (. Surat Kuasa Khusus dan surat kuasa !an di"uat diluar ne eri, harus memenuhi pers!aratan, s"" : - Ber"entuk tertulis #dapat "er"entuk otentik atau di"a.ah tan an, / - %en!e"utkan kompetensi relati0 / - %en!e"utkan identitas para pihak !an "erperkara / - %en!e"utkan o"1ek dan 1enis sen keta !an diperkarakan - 2e alisasi dari KBRI atau Konsulat 3enderal setempat. +. Pen a1uan u atan dia1ukan "erdasarkan alternati0 se"a ai "erikut : - Di Pen adilan &e eri tempat dimana ter u at "erdomisili #a4tor rei 0orum se5uitur, / - 3ika )e u at le"ih dari satu oran maka u atan dapat dia1ukan di Pen adilan &e eri dimana salah satu )er u at "erdomisli / - 3ika kediaman atau tempat tin al )er u at tidak diketahui, maka u atan dia1ukan di Pen adilan &e eri dimana Pen u at "erdomisili, atau apa"ila !an di u ata adalah "aran tidak "er erak #tetap, maka u atan dia1ukan di Pen adilan &e eri dimana "aran itu "erada / - 3ika )er u at tidak dikenal atau tempat tin al 1u a tidak diketahui, maka u atan dia1ukan di Pen adilan &e eri tempat salah satu Pen u at "erdomisili/ - 3ika dalam suatu per1an1ian telah ditentukan tempat kedudukan "erdomisili, maka u atan dia1ukan di tempat !an dipilih terse"ut / 6. 7oe in adalah pihak keti a !an masuk ke dalam suatu perkara !an sedan "er1alan den an men a"un kan diri kepada salah satu pihak, "aik ter u at atau pen u at 8. 7ri1.arin adalah ditarikn!a pihak keti a dalam suatu perkara !an sedan "er1alan untuk melindun i kepentin an!a. %ilsan!a A men u at B karena "aran !an di"eli dari B men andun 4a4at tersem"un!i, maka untuk melindun i kepentin ann!a B menarik 9 untuk masuk ke dalam perkara den an alasan "ah.a "aran itu di"eli dari 9 dan B tidak men etahui adan!a 4a4at terse"ut. :. Derden ;er<et adalah masukn!a pihak keti a untuk mem"ela kepentin an #hakn!a, sendiri ke dalam suatu perkara !an sedan "er1alan.

=. Gu atan rekonpensi dia1ukan "ersama-sama den an 1a.a"an pertama. >. S!arat-s!arat putusan serta merta #uit;oer"aar "i1;oeraad, diatur dalam S$%A &o. + )ahun (**+, antara lain : a. surat "ukti !an dia1ukan untuk mem"uktikan u atan "erupa akta otentik atau akta di"a.ah tan an !an isi dan tanda tan an!a diakui oleh pihak ter u at ". ada keputusan !an "erkekuatan hukum tetap 4. ada u atan pro;isi !an dika"ulkan d. o"1ek u atan adalah "aran pen u at !an dikuasai ter u at ?. Surat Kuasa Khusus adalah kuasa !an "ertu1uan han!a men enai satu kepentin an tertentu atau le"ih #pasal 1=?8 KUHPerdata, 1*. Surat kuasa khusus harus memuat : - Ber"entuk akta otentik atau akta di"a.ah tan an - %en!e"utkan kompetensi relati0 - %en!e"utkan identitas para pihak - %en!e"utkan o"1ek dan 1enis sen keta !an diperkarakan 11. Permohonan "andin maupun kasasi dia1ukan palin lama dalam ten an .aktu setelah 16 hari putusan di terima para pihak !an "erperkara 1(. 9onser;atoir "esla : sita 1aminan terhadap "aran milik pihak ter u at 1+. Re;indikatoir "esla : sita 1aminan terhadap "aran pen u at !an dikuasai oleh ter u at atau pihak keti a lainn!a. 16. $@e4utorial "esla adalah sita eksekusi !an dilakukan dalam ran ka pelaksanaan putusan !an telah "erkekuatan hukum tetap. Apa"ila se"elumn!a telah diletakkan sita 1aminan #4onser;atoir "esla ,. 18. Pan "esla adalah sita adai !an diletakkan terhadap uan se.a dari "enda-"enda tak "er erak. 9nth : dalam sen keta hak se.a. 1:. %aritaal "esla : sita terhadap harta "ersama suami-istri 1=. Alasan permohonan sita 1aminan adalah : - Ada persan kaan !an "eralasan "ah.a oran !an "erhutan selama proses pemeriksaan perkara "erupa!a men elapkan "aran tetap maupun tidak tetap den an maksud men1auhkan "aran terse"ut dari pena ih hutan . 1>. Alat-alat "ukti dalam perkara perdata : - )ulisan / - Saksi-saksi / - Persan kaan /

- Pen akuan / - Sumpah. 1?. Akta otentik adalah suatu akta !an di"uat oleh atau dihadapan seseoran pe1a"at umum !an "er.enan untuk itu. (*. )er u at !an dihukum den na putusan diluar hadir #;erstek, apa"ila tidak menerima putusan terse"ut, maka dapat men a1ukan upa!a hukum ;er<et. (1. Pen4a"utan perkara perdata # u atan, dapat dilakukan se4ara sepihak sepan1an )er u at "elum men!ampaikan 1a.a"an. ((. Per"edaan antara u atan permohonan den an u atan ;oluntair adalah "ah.a u atan permohonan men ikat se4ara sepihak kepada pihak !an men a1ukan !an produkn!a dalam "entuk penetapan, sedan kan u atan ;oluntir men andun sen keta antara dua pihak atau le"ih !an produkn!a dalam "entuk putusan. (+. Apa"ila Pen u at telah dipan il se4ara patut #dua kali "erturut-turut, namun Pen u at tidak 1u a hadir dalam persidan an maka perkara akan diputus den an putusan u ur, se"alikn!a apa"ila )er u at !an tidak hadir maka perkara akan diputus se4ara ;erstek. (6. $ksepsi di"a i dua, !akni : - $ksepsi Kompetensi A"solut, adalah eksepsi !an men!an kut ke.enan an "adan peradilan, !an dapat dia1ukan oleh para pihak !an "erperkara selama proses pemeriksaan "er1alan, "aik "andin maupun kasasi. - $ksepsi Kompetensi relati0 harus dia1ukan pada 1a.a"an pertama. $ksepsi ini terdiri dari : a. $ksepsi $rror in persona, eksepsi ini dapat dalam "entuk su"!ekApihak-pihak !an di u at dan atau !an men u at keliruAtidak "er.enan . ". $ksepsi plurium litis 4onsortium, kesepsi ini adalah apa"ila pihak !an ditarik se"a ai ter u at tidak len kap. 4. $ksepsi &e" is in Idem #Res 3udi4ata, d. $ksepsi '"s4uur li"e # u atan pen u at ka"utAtidak 1elas "aik posita dan atau petitumn!a,. (8. Pen ertian Unus testis nullus testis adalah laran an terhadap pen a1uan saksi satu oran sa1a. Sedan kan pen ertian )estimonium de Auditu adalah kesaksian !an diperoleh "erdasarkan hasil penden aran dari oran lain. (:. Dalam hal "ukti akta asli tidak ada la i #hilan , maka salinan lain !an dapat di1adikan "ukti den an kekuatan pem"uktian !an sama, "erturut-turut, !aitu : - Grosse atau salinan !an pertama dikeluarkan / - Salinan !an di"uat den an tidak ada "antuan hakim atau tidak dihadiri kedua "elah pihak /

(=. Ban tidak dapat di den ar se"a ai saksi, antara lain : - Keluar a sedarah dan keluar a semenda salah satu pihak !an "erperkara / - Istri atau suami salahs atu pihak meskipun sudah "er4erai / - Anak-anak !an umurn!a tidak diketahui den an pasti "ah.a mereka sudah "erumur 18 tahun / - 'ran ila, meskipun kadan -kadan in atann!a teran . (>. Ban dapat men undurkan diri se"a ai saksi, adalah : a. Saudara dan ipar salah satu pihak, "aik laki-laki maupun perempuan / ". Keluar a sedarah dalam aris lurus dan saudara laki-lakiAperempuan dari suamiAistri salah satu pihak !an "erperkara / 4. 'ran !an karena kedudukann!a dan peker1aann!a atau 1a"atann!a !an sah, di.a1i"kan merahasiakan sesuatu karena 1a"atanApeker1aann!a terse"ut. (?. )erhadap putusan perdamaian tidak dapat dimintakan "andin . +*. Keputusan hakim !an di1atuhkan tanpa kehadiran, tidak "oleh di1alankan se"elum empat "elas hari sesudah pem"eritahuan disampaikan. +1. Dalam tiap-tiap perkara ter u at "erhak men a1ukan tuntutan "alik #rekonpensi,, ke4uali : - Bila pen u at semula itu menuntut karena suatu si0at, sedan tuntutan "alik itu men enai dirin!a sendiri / - Bila pen adilan ne eri !an memeriksa tuntutan asal tak "erhak memeriks tuntutan "alik itu, "erhu"un den an pokok perselisihan itu / - Dalam perkara perselisihan tentan pelaksanaan putusan hakimC. +(. Dalam hal pihak !an kalah tidak mau men1alankan putusan pen adilan, maka hakim mene ur pihak !an kalah untuk melaksanakan putusan palin lama delapan hari se1ak dilakukan pene uran terse"ut. ++. Alasan kasasi, antara lain : - )idak "er.enan atau melampaui "atas .e.enan . - Salah menerapkan hukum atau melan ar hukum !an "erlaku. - 2alai memenuhi s!arat !an ditetapkan dalam undan -undan . +6. Alasan Penin1auan Kem"ali dalam perkara perdata, antara lain : a. apa"ila putusan didasarkan pada suatu ke"ohon an atau tipu muslihat !an diketahui setelah perkaran!a diputus. ". adan!a "ukti "aru #no;um,. 4. apa"ila dika"ulkan sesuatu hal !an tidak dituntut atau men a"ulkan le"ih dari pada !an dituntut. d. apa"ila men enai sesuatu "a ian dari tuntutan "elum diputus tanpa dipertim"an kan se"a"-se"a"n!a. e. Apa"ila antara pihak-pihak !an sama men enai suatu soal !an sama atas dasar !an sama oleh pen adilan di"erikan putusna !an "ertentan an satu den an !an lain.

0. Apa"ila suatu putusan hakim terdapat kehila0an dan kekeliruan !an n!ata. an .aktu untuk Penin1auan Kem"ali adalah 1>* hari, untuk : - Se1ak diketahui adan!a ke"ohon an. - Se1ak ditemukan "ukti "aru. - Alasan PK se"a aimana Poin 4, d,dan 0 se1ak putusan "erkekuatan hukum tetap - Alasan poin e, se1ak putusan !an terakhir itu telah "erkekuatan hukum tetap dan telah di"eritahukan. ilan sidan !an sah harus dilakukan den an urutan peman ilan se"a ai "erikut : - Peman ilan disampaikan ke tempat tin al )er u at / - Apa"ila ter u at tidak diketahui, maka peman ilan disampaikan kepada kepala desa tempat ter u at terakhir "erdomisili / - Apa"ila kedua hal terse"ut diatas 1u a tidak diketahui, maka peman ilan dilakukan melalui pen umuman di pen adilan ne eri setempat / - )erhadap ter u at !an "erada di luar ne eri, maka peman ilan dilakukan melalui pemerintah #menteri luar ne eri, untuk diterukan ke ne ara dimana )er u at "erada. +=. 3an ka .aktu peman ilan, meliputi : - > hari apa"ila 1arak tempat tin al ter u at tidak 1auh dari Pen adilan &e eri !an akan memeriksa dan men adili perkara / - 16 hari apa"ila tempat tin al ter u at a ak 1auh dari Pen adilan &e eri !an akan memeriksa dan men adili perkara / - (1 hari apa"ila 1arak tempat tin al )er u at 1auh dari Pen adilan &e eri / 4atatan : Dalam hal sidan dilakukan dalam keadaan mendesak maka peman "oleh kuran dari + hari. ilan tidak +:. S!arat peman +8. )en

+>. 3a.a"an #eksepsi, terhadap u atan, di"a i dua : - $ksepsi !an men!an kut ke.enan an relati0 han!a dapat dia1ukan pada saat 1a.a"an pertama / - $ksepsi !an men!an kut ke.enan an a"solut dapat dia1ukan setiap saat selama proses "erperkara. +?. )erhadap Putusan perdamaian tidak dapat dimintakan "andin , karena putusan perdamaian mempun!ai kekuatan hukum !an sama den an putusan pen adilan !an "erkekuatan hukum tetap #in Kr4aht ;an e.i1de,. 6*. )er u at "erhak men a1ukan u atan rekonpensi dalam suatu u atan, ke4uali dalam hal : - Kalau Pen u at men a1ukan u atan karena suatu si0at, sedan kan u atan "alikn!a men enai dirina! sendiri / - Kalau Pen adilan &e eri !an memeriksa u atan a-5uo tidak "erhak untuk memeriksa u atan "alik "erhu"un an den an pokok perkaran!a / - Dalam perkara tentan perselisihan men1alankan keputusan hakim.

- 3ika dalam pemeriksaan pertama tidak dia1ukan u atan "alik, maka pada pemeriksaan tin kat "andin u atan "alik tidak dapat dia1ukan. 61. Pen ertian testimodium de auditu adalah kesaksian !an didasarkan pada hasil penden aran dari oran lain, artin!a saksi tidak melihat dan men alami sendiri tentan peristi.a !an men1adi sen keta. 6(. Permohonan pro;isos adalah permohonan !an dia1ukan !an "erisi tindakan hukum sementara, 4nth : permohonan a ar men hentikan pem"an unan di lahan sen keta selama pemeriksaan perkara masih "er1alan atau selama "elum ada keputusan pen adilan !an "erkekuatan hukum tetap. 6+. Permohonan sita terhadap "endaA"aran apapun diperkenankan, ke4uali pensitaan terhadap "aran -"aran !an sekiran!a diper unakan untuk ke"utuhan sehari-hari atau "aran -"aran !an merupakan alat untuk mata pen4aharian. 66. Gu atan 9lass A4tion #9A, !akni u atan !an didasarkan pada kepentin an !an sama, "erkenaan den an 0akta atau dasar hukum !an sama dan kesamaan tuntutan hukum. 68. S!arat-s!arat untuk adan!a u atan ne"is in idem, antara lain : '"1ek tuntutan sama, Alasan #dasar hukum, !an sama, Su"1ek u atan sama. 6:. S!arat su"stansi u atan : - Identitas para pihak - Posita #0undamentum petendi, - Petitum. 6=. Per"aikan u atan diperkenakan sepan1an tidak meru ikan ter u at dalam mem"ela hakn!a. Dalam hal Pen u at in in men adakan peru"ahan u atan setelah )er u at mem"erikan 1a.a"an, maka terle"ih dahulu harus meminta i1in kepada )er u at.

Hukum Acara Pidana 1. Alat "ukti dalam perkara pidana, "erupa : - Keteran an saksi / - Keteran an ahli / - Surat / - Petun1uk / - Keteran an )erdak.a. (. Dun si pra-peradilan, antara lain : - sah atau tidakn!a penan kapan, penahanan, pen hentian pen!idikan, pen hentian

penuntutan. - Ganti ru i dan reha"ilitasi. +. Putusan pra-peradilan tidak dapat dimintakan "andin . Putusann!a "er"entuk penetapan. 6. Dalam hal suatu perkara sudah mulai diperiksa pen adilan, sedan kan pemeriksaan praperadilan "elum selesai, maka den an sendirin!a permintaan pra peradilan terse"ut u ur. 8. Seoran "erhak memperoleh reha"ilitasi apa"ila telah diputus "e"as atau diputus lepas dari se ala tuntutan hukum, !an putusann!a telah "erkekuatan hukum tetap. :. Peradilan koneksitas adalah peradilan !an tindak pidanan!a dilakukan "ersama-sama oleh mereka !an termasuk lin kun an peradilan umum dan lin kun an peradilan militer. =. )en an .aktu penahanan, meliputi : 1, Pen!idik ------------------------------------- (* hari (, Diperpan1an Penuntut umum ----------- 6* hari +, Penuntut Umum ---------------------------- (* hari 6, Diperpan1an Ketuan P& ------------------ +* hari 8, Hakim P& !an memeriksa perkara ----- +* hari :, Diperpan1an Ketua P& ------------------- :* hari =, Hakim P) ----------------------------------- +* hari >, Diperpan1an Ketua P) ------------------- :* hari ?, Hakim %A ----------------------------------- 8* hari 1*, Diperpan1an Ketua %A ------------------ :* hari >. Pen eledaan, dapat dilakukan den an s!arat : - Ada Surat i1in dari Ketua Pen adilan &e eri setempat. - Setiap kali memasuki rumah harus disaksikan oleh dua oran saksi dalam hal pemilik rumah atau tersaksa men!etu1ui. - Setiap kali memasuki rumah harus disaksikan oleh Kepala desa atau Ketua lin kun ann!a den an dua oran saksi dalam hal pemilik rumah atau tersan ka menolak atau tidak hadir. ?. Dalam .aktu ( hari setelah dilakukan pen eledaan, maka di"uat "erita a4aran!a !an turunan!a disampaikan kepada tersan ka atau pemlik rumah !an "ersan kutan. 1*. Ke4uali dalam hal tertan ap tan an, pen!idik dilaran memasuki : - Ruan sedan "erlan sun n!a sidan %PR, DPR, dan DPRD. - )empat sedan "erlan sun i"adah kea amaan. - Ruan dimana sedan "erlan sun sidan pen adilan. 11. Ban dapat dikenakan pen!itaan adalah : - Benda atau ta ihan tersan ka !an didu a se"a ian atau seluruhn!a diperoleh dari

tindak pidana. - Benda !an diper unakan se4ara lan sun untuk melakukan tindak pidana. - Benda !an di unakan untuk men halan -halan i tindakan pen!idikan. - Benda !an khusus di"uat dan diperuntuhkan untuk melakukan tindak pidana - Benda lain !an mempun!ai hu"un an lan sun den an tindak pidana !an dilakukan. 1(. Pen!idik adalah kepolisian dan atau P&S !an dian kat menurut ketentuan UU 1+. Pen!elidik adalah kepolisian 16. Penan kapan dapat dilakukan untuk palin lama satu hari 18. 3enis penahan, meliputi : - Penahanan rumah / - Penahanan rumah tahanan ne ara / dan, - Penahanan kota. 1:. Hal-hak tersan ka atau terdak.a : - Berhak se era mendapat pemeriksaan. - Berhak untuk di"eritahukan se4ara 1elas tentan apa !an disan kakan atau didak.akan padan!a. - Berhak mem"erikan keteran an se4ara "e"as - Berhak mendapat "antuan hukum - Berhak mendapat "antuan hukum 4uma-4uma dalam hal terdak.a dituntutA dian4am pidana lima "elas tahun atau le"ih. - Berhak mendapat 1uru "ahasa dalam hal tersan ka atau terdak.a tidak men erti. - )ersan ka atau terdak.a !an ditahan "erhak di"eritahukan kepada keluar an!a atau oran lain !an serumah den an!a tentan penahanan itu.

HUKUM A ARA P! H! INDUSTRIAL 1. Perundin an Bipartite maksimal +* hari laman!a. - Konsiliasi maksimal +* hari laman!a. - Ar"itrase maksimal +* hari laman!a. - Ditin kat Pen adilan &e eri #PHI, 8* hari laman!a. - Ditin kat %A maksimal +* hari laman!a. (. 3enis perselisihan hu"un an industrial, men4akup : - Perselisihan hak / - Perselisihan kepentin an / - Perselisihan PHK / - Perselisihan antara serikat peker1a.

+. PHI "er.enan untuk men adili perkara : - Ditin kat pertama men enai perselisihan hak / - Ditin kat pertama dan terakhir men enai perselisihan kepentin an / - Ditin kat pertama men enai PHK / - Ditin kat pertama dan terakhir men enai perselisihan antara serikat peker1a dalam satu perusahaan. 6. %ahkamah A un "er.enan men adili perkara : - %en enai perselisihan hak / - %en enai perselisihan PHK. 8. Setiap perundin an Bipartit harus di"uat risalah !an ditandatan ani para pihak. :. Dalam hal perselisihan hu"un an industrial ditin kat tripartit #mediasi,, maka mediator harus men eluarkan an1uran tertulis kepada para pihak palin lam"at +* hari ker1a se1ak tan al dimulain!a perundin an. =. Apa"ila pen!elesaian perselisihan hu"un an industrial melalui mediasi a al, maka para pihak "erhak untuk memilih pen!elesaian melalui konsiliasi atau ar"itrase. >. Dalam hal salah satu pihak menolak an1uran dari pihak %ediator, maka dapat men a1ukan u atan. ?. Gu atan perselisihan hu"un an industrial dia1ukan kepada Pen adilan &e eri !an daerah hukumn!a meliputi tempat peker1aA"uruh. 1*. Gu atan peker1a atas PHK han!a dapat dia1ukan dalam ten an .aktu 1 #satu, tahun se1ak di"eritahukan!a keputusan oleh pihak pen usaha. 11. Gu atan harus dilampiri risalah pen!elesaian melalui mediasi. 1(. Hakim "erke.a1i"an memeriksa isi u atan, dan "ila terdapat kekuran an, maka hakim meminta pen u at untuk men!empurnakann!a. 1+. Gu atan !an dia1ukan le"ih dari satu pen u at dapat dia1ukan se4ara kolekti0 den an mem"erikan kuasa khusus. 16. Dalam hal perselisihan hak dan atau perselisihan kepentin an diikuti den an perselisihan PHK, maka Pen adilan Hu"un an Industrial .a1i" terle"ih dahulu memutus terle"ih dahulu perkara perselisihan hak dan atau perselisihan kepentin an. 18. Ketua Pen adilan &e eri dalam .aktu selam"at-lam"atn!a = tu1uh, hari ker1a setelah menerima u atan harus sudah menetapkan ma1elis hakim !an terdiri dari satu oran hakim se"a ai ketua ma1elis dan dua oran hakim ad-ho4. 1:. Dalam .aktu = #tu1uh, hari ker1a setelah se1ak penetapan ma1elis hakim, maka ketua

ma1elis hakim harus sudah melakukan sidan pertama. 1=. Sidan sah apa"ila dilakukan oleh %a1elis Hakim. 1>. Dalam hal para pihak tidak hadir, maka ditetapkan sidan "erikutn!a palin lama selam"at-lam"atn!a = #tu1uh, hari ker1a terhitun se1ak tan al penundaan. 1?. Penundaan ketidakhadiran salah satu pihak atau para pihak di"eri se"an!ak dua kali penundaan. (*. Apa"ila dalam persidan an pertama, se4ara n!ata-n!ata pihak pen usaha ter"ukti tidak melaksanakan ke.a1i"ann!a se"a aimana dimaksud dalam pasal 18+ a!at #+, UU &o. 1+ )ahun (**+, maka Hakim Ketua harus men1atuhkan putusan sela "erupa perintah kepada pen usaha untuk mem"a!ar upah "eserta hak-hak lainn!a !an "isa diterima peker1a !an "ersan kutan. (1. Dalam hal selama pemeriksaan sen keta masih "erlan sun dan putusan sela tidak 1u a dilaksanakan oleh pen usaha, maka Ketua %a1elis sidan memerintahkan Sita 3aminan dalam se"uah Penetapan Pen adilan Hu"un an Industrial. ((. )erhadap Putusan sela tidak dapat dia1ukan perla.anan dan atau tidak dapat di unakan upa!a hukum. (+. Apa"ila terdapat kepentin an mendesak dari para pihak dan atau salah satu pihak, maka dapat dimohonkan pemeriksaan sen keta diper4epat. (6. Dalam .aktu = #tu1uh, hari ker1a setelah diteriman!a permohonan pemeriksaan 4epat, Ketua Pen adilan &e eri men eluarkan penetapan tentan dika"ulkan atau tidakn!a permohonan. (8. Dalam hal dika"ulkann!a permohonan pemeriksaan 4epat, Ketua Pen adilan &e eri dalam 1an ka .aktu = #tu1uh, hari ker1a setelah dikeluarkann!a penetapan, menentukan ma1elis hakim, hari, tempat dan .aktu sidan tanpa melalui proses pemeriksaan. (:. )en an .aktu untuk 1a.a"an dan pem"uktian kedua "elah pihak, masin -masin ditentukan tidak mele"ihi 16 #empat "elas, hari ker1a.

(=. Selam"at-lam"atn!a 16 #empat "elas, hari ker1a setelah salinan putusan ditandantan ani, panitera muda harus sudah mener"itkan salinan putusan. (>. Putusan PHI mempun!ai kekuatan hukum tetap apa"ila tidak dia1ukan kasasi dalam ten an .aktu selam"at-lam"atn!a 16 #hari,, se1ak : E Putusan di"a4akan dalam sidan ma1elis, #"a i pihak !an hadir, / dan, E )an al menerima pem"eritahuan putusan #"a i !an tidak hadir,. (?. )en an .aktu pen!elesaian perselisihan hu"un an industrial tidak "oleh le"ih dari

16* hari

HUKUM A ARA PERADILAN A"AMA 1. Fe.enan a"solut peradilan a ama, men4akup : - Perka.inan. - Ke.arisan, .asiat, hi"ah !an dilakukan "erdasarkan hukum islam. - Fakah dan soda5ah. (. Fe.enan relati0 #pen adilan a aman mana !an "er.enan men adili perkara,, dalam hal : - 9erai talak #suami pemohon,, apa"ila termohon sen a1a menin alkan tempat kediaman "ersama tanpa i1in pemohon atau termohon "ertempat tin al di luar ne eri, maka u atan dia1ukan di pen adilan a ama tempat pemohon "erada / - 9erai u at #istri pemohon,, u atan dia1ukan di pen adilan a ama tempat pen u at "erada, tetapi apa"ila pen u at sen a1a menin alkan tempat tin al "ersama tanpa i1in ter u at, maka u atan dia1ukan di pen adilan a ama dimana ter u at "erada. - Dalam hal termohon atau pemohon "erada di luar ne eri maka u atan dia1ukan di tempat peradilan a ama !an me.ila!ahi perka.inan dahulu dilan sun kan. +. Alasan-alasan per4eraian, dapat "erupa : - salah satu pihak dipidana. - ter u at me nalami 4a4at "adan atau pen!akit. - S!5a5 #ri"ut terus menerus,. - <ina 6. Pem"uktian dalam hal per4eraian !an didasarkan pada alasan re"ut terus menerus #s!5a5,, maka saksi !an dide ar adalah keluar a !an terdekat dan "erasal dari suami istri. 8. Putusan peradilan a ama dimulai den an kalimat GBissmillahirrahmanirrahimC.

HUKUM A ARA PERADILAN MILITER 1. Pen!idikn!a adalah atasan !an "erhak men hukum #A&KU%,, Polisi %iliter dan 'ditur %iliter. Sedan kan pem"antu pen!idik adalah pro;ost an katan. Penuntutn!a adalah 'ditur %iliter.

(. %aksimal penahanan pada peradilan militer adalah (** hari. +. Ke.enan an Polisi %Iliter adalah : - %elakukan pen!idikan. - Upa!a paksa ter"atas. - %elakukan penahanan. - %elakukan pen eledaan. 6. Ke.enan an Atasan !an "erhak %en hukum #A&KU%, adalah : - %emerintahkan dan men atur satuan !an "erada di"a.ah .e.enan n!a. - %emeriksa dan men1authkan hukuman disiplin. - %elakukan epmeriksaan pra1urit !an "erada dalam .e.enan n!a. - Penahanan 1ustitisial selama (* hari, termasuk penan uhan penahanan. 8. Pe1a"at pen!erah perkara #PAP$RA, ke.enan an adalah : - %elimpahkan perkara ke Pen adilan %iliter. - %enutup perkara untuk kepentin an umum atau militer. - %em"erikan perpan1an an penahanan : H +* hari

KODE ETIK ADVOKAT 1. Pen aduan terhadap ad;okat se"a ai teradu harus disampaikan se4ara tertulis kepada De.an Kehormatan Pimpinan 9a"an ADaerah atau DPP. (. Setelah pen aduan tertulis diterima oleh De.an kehormatan 4a"an AdaerahA pusat, maka selam"at-lam"atn!a dalam .aktu 16 hari de.an kehormatan me!ampaikan kepada teradu #ad;okat !"s, tentan adan!a pen aduan terse"ut. +. Selam"at-lam"atn!a dalam ten an .aktu (1 hari teradu harus harus mem"erikan 1a.a"n tertulis kepada De.an Kehormatan 9a"an ADaerah !an "ersan kutan. 6. Dalam hal ad;okat !an "ersan kutan tidak men irimkan 1a.a"ann!a, maka De.an Kehormatan men irimkan pem"eritahuan kedua den an perin atan "ah.a dalam ten an .aktu 16 hari teradu "elum men1a.a", maka ad;okat !"s dian ap melepaskan hak 1a.a"n!a. 8. Besar honorarium ad;okat ditetapkan "erdasarkan kesepakatan antara ad;okat !"s den an klien. :. De.an kehormatan ad;okat ditin kat daerah "ertu as men adili pada tin kat pertama pelan aran kode etik dan de.an kehormatan pusat men adili pada tin kat "andin dan terakhir.

=. Sidan de.an kehormatan men am"il putusan !an dapat "erupa : - %en!atakan pen aduan tidak dapat diterima. - %enerima pen aduan. - %enolak pen aduan. >. Sanksi #hukuman, !an di"erikan dalam hal ad;okat ter"ukti melan ar kode etik, dapat "erupa : - Perin atan "iasa #di"erikan apa"ila si0at pelan aran tidak "erat,. - Perin atan keras #di"erikan apa"ila si0at pelan aran "erat atau men ulan i kem"ali melan ar kode etik,. - Pem"erhentian sementara .aktu #di"erikan apa"ila tidak men indahkan kode etik dan telah pernah mendapat perin atan keras se"elumn!a,. - Peme4atan kean otaan or anisasi pro0esi #di"erikan apa"ila pelan aran kode etik !an dilakukan dimaksudkan untuk merusak 4itra serta marta"at pro0esi ad;okat,. ?. Dalam .aktu 16 hari setelah keputusan sidan kode etik diu4apkan, maka salinan putusan disampaikan kepada : - )eradu #ad;okat !"s,. - Pen adu. - De.an Pimpinan 9a"an . - De.an Pimpinan Pusat. - Dan instansi lainn!a !an dian ap perlu 1*. Dalam hal pen adu atau teradu tidak puas den an hasil keputusan sidan kode etik, maka dapat dia1ukan "andin "eserta memori "andin !an si0atn!a .a1i", dalam .aktu (1 hari se1ak diteriman!a salinan keputusan. 11. Be"erapa aturan kode etik : - Ad;okat dalam perkara-perkara perdata harus men utamakan pen!elesaian den an 1alan damai. - Ad;okat dilaran mem"erikan keteran an !an men!esatkan kepada klien tentan perkara !an ditan ani. - Ad;okat dilaran men1amin kepada klien "ah.a perkara !an ditan ani akan menan . - Ad;okat harus menolak men urus perkara !an menurut ke!akinann!a tidak ada dasar hukumn!a. - Ad;okat .a1i" meme an rahasia 1a"atan. - Ad;okat tidka diperkenankan melepaskan tu as !an di"e"ankan pada saat situasi !an tidak men untun kan. - Ad;okat tidak diperkenankan mere"ut klien teman se1a.at. - Ke"eratan terhadap tindakan teman se1a.at tidak diperkenankan untuk disiarkan di media massa.

HUKUM A ARA PERADILAN TATA USAHA NE"ARA

1. Pihak !an dapat men a1ukan u atan tata usaha ne ara adalah seseoran atau "adan hukum !an merasa kepentin ann!a diru ikan oleh suatu keputusan tata usaha ne ara (. Alasan-alasan u atan tata usaha dapat "erupa : - Keputusan tata usaha ne ara !an "ersan kutan "ertentan an den an peraturan perundan -undan an. - Pe1a"at tata usaha ne ara !an men eluarkan keputusan terse"ut, telah men unakan .e.enan n!a untuk tu1uan lain. +. Keputusan tata usaha ne ara adalah keputusan !an "ersi0at kon krit, indi;idual dan 0inal. 6. Ban tidak termasuk dalam keputusan tata usaha ne ara adalah : - Keputusan tata usaha ne ara !an merupakan per"autan hukum perdata. - Keputusan tata usaha ne ara !an "ersi0at pen aturan umum. - Keputusna tata usaha ne ara !an masih memerlukan persetu1uan. - Keputusan tata usaha ne ara !an dikeluarkan "erdasarkan KUHPidana atau peraturan perundan -undan an di"idan pidana lainn!a. - Keputusan tata usaha ne ara ABRI. - Keputusan panitia pemiihan "aik pusat maupun daerah. 8. Gu atan tata usaha ne ara dia1ukan ke pen adilan !an me.ila!ahi tempat tin al )er u at. Apa"ila ter u at le"ih dari satu "adan maka u atan dia1ukan di pen adilan di tempat salah satu ter u at. Apa"ila ter u at maupun pen u at "erada di luar ne eri maka u atan dia1ukan di pen adilan tata usaha ne ara 3akarta. :. Gu atan tata usaha ne ara han!a dapat dia1ukan dalam ten an .aktu ?* hari terhitun saat diteriman!a atau diumumkann!a keputusan tata usaha ne ara terse"ut. =. Disnissal proses adalah proses pemeriksan persiapan oleh hakim untuk memeriksa u atan !an kuran 1elas, dalam hal ada kekuran an maka hakim .a1i" mem"eri nasihat kepada pen u at untuk memper"aiki atau men!empurnakan u atan dalam 1an ka .aktu +* hari. >. Dalam 1an ka .aktu +* pen u at tidak melakukan pen!empurnaan u atan, maka hakim !an memeriksa perkara mem"erikan putusan den an u atan tidak dapat diterima. )erhadap putusan !an demikian tidak dapat dia1ukan "andin , melainkan pen u at harus men a1ukan u atan "aru. ?. Pen a1uan u atan tidak menunda atau men halan i dilaksanakann!a keputusan tata usaha ne ara !an "ersan kutan. Pen u at dapat memohon untuk penundaan pelaksanaan putusan sampai den an adan!a keputusan !an "erkekuatan hukum tetap. 1*. Permohonan penundaan pelaksanaan keputusan tata usaha ne ara !an di u at dapat dika"ulkan han!a apa"ila terdapat keadaan !an san at mendesak !an men aki"atkan kepentin an pen u at san at diru ikan 1ika keputusan tata usaha ne ara !an

"ersan kutan dilaksanakan. Permohonan tidak dika"ulkan apa"ila kepentin an umum !an men haruskan dilaksanakann!a keputusan terse"ut. 11. Ban tidak "oleh diden ar se"a ai saksi dalam pemeriksaan perkara tata usaha ne ara adalah : - keluar a sedarah atau semenda menurut aris keturunan lurus keatas dan ke"a.ah samapi dera1at kedua. - Istri atau suami dari salah satu pihak a!n "erperkara meski telah "er4erai. - Anak !an "elum "erusia 1= tahun. - 'ran !an sakit in atan. 1(. 'ran !an dapat men undurkan diri se"a ai saksi : - saudara laiki-laki atua perempuan, ipar laki-laki atau perempuan dari salah satu pihak !an "erperkara. - Setiap oran !an karena marta"at, peker1aa" dan 1a"atann!a di.a1i"kan merahasiakan se ala sesuatu tentan marta"at atau peker1aann!a terse"ut. 1+. Putusan pen adilan tata usaha ne ara dapat "erupa : u atan ditolak atau u atan dika"ulkan, atau u atan tidak diterima atau u atan u ur. 16. Dalam hal u atan tata usaha ne ara dika"ulkan, maka pe1a"at )U& "erke.a1i"an : - men4a"ut keputusan !an "ersan kutan. - %en4a"ut keputusan tata usaha ne ara !an "ersan kutan den an mener"itkan keputusan tata usaha !an "aru. - Ke.a1i"an terse"ut dapat disertai anti ru i. 18. Pemeriksaan 4epat dimun kinkan dalam men a1ukan u atan tata usaha ne ara, dalam hal : - Apa"ila terdapat kepentin an pen u at !an 4ukup mendesak. Dalam .aktu 16 hari setelah Ketua Pen adilan menerima permohonan pemeriksaan 4epat terse"ut, maka men eluarkan penetapan tentan dika"ulkan atau ditolakn!a permohonan pen u at terse"ut. 1:. Pemeriksaan den an a4ara 4epat dilakukan den an hakim tun al.

1=. Alat "ukti dalam perkara tata usaha ne ara, "erupa : surat, keteran an ahli, keteran an saksi, pen akuan dan pen etahuan hakim. 1>. Dalam .aktu 6 "ulan setelah keputusan tata usaha ne ara memperoleh kekuatan hukum tetap dan men a"ulkan permohonan pen u at, maka keputusan tata usaha ne ara !"s tidak mempun!ai kekuatan men ikat la i. 1?. Dalam hal ter u at ditetapkan melaksanakan ke.a1i"an dan kemudian setelah + "ulan tern!ata ke.a1i"an terse"ut tidak dilaksanakan, maka pen u at men a1ukan permohonan ke ketua pen adilan tata usaha ne ara !an "ersan kutan.

(*. 3Ika ter u at masih tetap tidak melaksanakan ke.a1i"ann!a, maka ketua pen adilan men a1ukan hal ini kepada atasann!a menurut 1en1an 1a"atan, dan dalam .aktu ( "ulan se1ak 1e1an atasa menerima pem"eritahuan dari ketua pen adilan tata usaha ne ara harus sudah memerintahkan pe1a"ata tata usaha ne ara !"s untuk melaksanakan ke.a1i"ann!a. (1. Dalam hal instansi atasan 1u a tidak men indahkan pem"eritahuan ketua pen adilan terse"ut, maka ketua pen adilan men a1ukan hal terse"ut kepada presiden selaku peme an kekuasaan tertin i pemerintahan.

&ote : Materi soal-soal ujian ini penyusun sampaikan pada acara latihan menjawab soal bagi calon advokat tahun 2007 di Jakarta