Anda di halaman 1dari 190

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2010

BUKU 2 PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN SERTIFIKASI

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2010

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2010 Buku 1 Buku 2 Buku 3 Buku 4 Pedoman Penetapan Peserta Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Pedoman Penyusunan Portofolio Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

E. Arif Antono (Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti) Dra.Pd. Muchlas Samani (Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti) Drs. M. (Direktorat Profesi Pendidik) Dra.Si. Santi Ambarrukmi. M. M. A. (Universitas Negeri Malang) Prof. MM.Pd.Pd.Ed (Direktorat Profesi Pendidik) Kontributor Prof. Ahmad Dasuki. Kementerian Pendidikan Nasional Hak cipta dilindungi undang-undang Dilarang mengcopy sebagian atau keseluruhan isi buku ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Kementerian Pendidikan Nasional. Nurzaman A. ISBN 978-979-8439-57-5 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .Pd. Dr.M. Rahayu Retno Sunarni. (Universitas Negeri Yogyakarta) Prof. Dr. (Universitas Negeri Surabaya Dr. M. Wahyu Hardyanto (Universitas Negeri Semarang) Copyright © 2010. MM. Badrun Karto Wagiran. (Universitas Negeri Yogyakarta) Drs.Pd. Ismet Basuki. Mukhadis. Yatim Riyanto.Tim Penyusun Prof. M. M.Pd. (Universitas Negeri Surabaya) Dr. (Direktur Profesi Pendidik Ditjen PMPTK) Prof. Dr. Adi Rahmat (Universitas Pendidikan Indonesia) Drs.Pd. Suyud. M. M. Dr. Dr. M. (Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti) Drs.

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melakukan revisi pedoman sertifikasi guru dalam jabatan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Sertifikasi Guru yang tergabung dalam Pelaksana Harian Konsorsium Sertifikasi Guru dan pihak lain yang telah berpartisipasi dalam penyempurnaan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi. jenjang. kepribadian. NIP 195309011982031001 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . Januari 2010 Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Prof. sehat jasmani dan rohani. serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. kompetensi. dan sosial yang dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang diperoleh melalui sertifikasi. Fasli Jalal. dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik. sertifikat pendidik.D. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. mekanisme penilaian portofolio/verifikasi dokumen. Kompetensi guru mencakup penguasaan kompetensi pedagogik. dan deskripsi tugas konsorsium sertifikasi guru. Diharapkan pedoman ini dapat digunakan sebagai acuan oleh berbagai instansi yang terkait dengan penyelenggaraan sertifikasi bagi guru dalam jabatan tahun 2010.KATA PENGANTAR Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. profesional. prosedur penyelenggaraan pendidikan dan latihan profesi guru. Ph. Pedoman ini berisi rasional dan dasar hukum. Dengan mempertimbangkan pengalaman dalam penyelenggaraan sertifikasi guru tahun 2009. Jakarta. prosedur pelaksanaan sertifikasi guru. Kualifikasi akademik guru adalah S1/D-IV yang dibuktikan dengan ijazah sesuai dengan jenis. dan satuan pendidikan formal di tempat penugasan. dr.

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

............... A... Mekanisme Registrasi Peserta Sertifikasi ................. Tujuan ……………………………………………………………………….............................. B...................................….. Latar Belakang ……………………………………………………………....... Peserta Sertifikasi .................. 3.................. Rayon LPTK .. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) ...... Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota ....... A..... 1 1 2 3 3 5 11 11 15 15 15 16 17 18 25 28 36 40 46 BAB II BAB III Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 ....... Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) ......... 9.................................................. Aktivitas Institusi Penyelengara Sertifikasi Guru dan Peserta . 8........ Lembaga Penjaminan Mutu Pendidik (LPMP) ......... Sasaran ..................... ALUR SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN ............ 1............. C...... D.................. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) 4............ B........................... Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) .. Dasar Hukum ……………………………………………………………… C........................ 2................................ MEKANISME SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN ………........... 7........................................................... 6........ Dinas Pendidikan Provinsi ..... 5.............. Mekanisme Kerja Institusi Penyelenggara Sertifikasi Guru ..........DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN …………………………………………………………......

.... C............. Rayonisasi LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru ................................ Deskripsi Tugas Unsur-unsur KSG ............. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .......................... Organisasi …………………………………………………………………...................................................... Mekanisme Kerja .................... KONSORSIUM SERTIFIKASI GURU ...... Mekanisme Penilaian Portofolio dan Verifikasi Dokumen ................ Penetapan Konsorsium ……………………………………………….... 2......................................BAB IV TEKNIS PENILAIAN PORTOFOLIO DAN VERIFIKASI DOKUMEN DI LPTK ............. 51 51 51 51 53 83 85 85 86 87 87 88 89 91 93 BAB V LAMPIRAN-LAMPIRAN ………………………………………………………………………....... B................................................................ F................. Dasar Hukum ........ E................................... 1.......................................................................... B..... Rasional ........................... Pembiayaan ……………………………………………………………….. G............ A................................................. Rasional . D................. Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 ........ C. A... Tugas .....................................................................

............................................................................................. 157 Format C1................ 155 BA-PF: 3 Berita Acara Pelaksanaan Penilaian Portofolio/Verifikasi Dokumen ............................................................................................................................................................................................................................................................................... 120 Perluasan Kewenangan Asesor Mata Pelajaran ............ 104 Kode Bidang Studi/Mata Pelajaran/Guru Kelas/Guru yang diangkat dalam Jabatan Pengawas (Digit 7.................................................................. 150 Format B2......................................... 152 BA-PF: 1A Berita Acara Serah Terima Berkas Sertifikasi Guru dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota (Provinsi) Kepada LPMP .................................... 97 Tatacara Pemberian Nomor Peserta ................. 130 Lampiran 7 Lampiran 8 Lampiran 9 Lampiran 10 Lampiran 11 Lampiran 12 Lampiran 13 Format B1................................................. 158 Format C2........................................1/Format A1. 153 BA-PF: 1B Berita Acara Serah Terima Berkas Sertifikasi Guru dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Kepada Dinas Pendidikan Provinsi .DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Lampiran 5 Lampiran 5A Lampiran 6 Halaman Format A1........................................................................ 9) ........................ 95 Panduan Pengisian Formulir Pendaftaran (Format A1) Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2010 ................................................2 Verifikasi Dokumen Individual ........... 160 Format C2.............................................................................................1 Daftar Peserta Sertifikasi Guru SLB Pola Penilaian Portofolio ................. 149 Format B1.1 Penilaian Portofolio Gabungan ........ 102 Kode Provinsi (Digit 3 dan 4) dan Kabupaten/Kota (Digit 5 dan 6) ...................2 Daftar Peserta Sertifikasi Guru SLB Pola Pemberian Sertifikat Pendidik secara Langsung ..........1 Penilaian Portofolio Individual ......................................................... 161 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . 156 Format C1................................................................................2 Daftar Peserta Sertifikasi Guru Pola Pemberian Sertifikat Pendidik secara Langsung .. 154 BA-PF: 2 Berita Acara Serah Terima Berkas Sertifikasi Guru dari Dinas Pendidikan Pendidikan Kabupaten/Kota (Provinsi) kepada Rayon LPTK ............................................................................................................................................2 Verifikasi Dokumen Gabungan .............................1 Daftar Peserta Sertifikasi Guru Pola Penilaian Portofolio .............................................................. 8......... 151 Format B2.......................................2 Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru ...............................................

............. 171 BA-PF: 4 Berita Acara Serah Terima Berkas dari PSG Kepada Asesor ....................................................................... 168 Daftar Hadir Asesor ..............................................................................................Lampiran 14 Lampiran 15 Lampiran 16 Lampiran 17 Lampiran 18 Lampiran 19 Lampiran 20 Lampiran 21 Lampiran 22 Lampiran 23 Lampiran 24 Format C3 Daftar Hasil Penilaian Portofolio (untuk Rapat PSG) ....................................................................... 173 Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2009 ............................................................................ 169 Tanda Pengenal Asesor ........................................................................................ 167 Format C8 Daftar Berkas Tiap Asesor .................................. 164 Format C5 Daftar Hasil PLPG (untuk Verifikasi KSG/Pengumuman Kelulusan) ..................................................................................... 165 Format C6 Daftar Hasil Verifikasi Dokumen (untuk Rapat PSG) ................................ 163 Format C4 Daftar Hasil Penilaian Portofolio (untuk Verifikasi KSG/Pengumuman Kelulusan)................................................................ 174 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .................................... 166 Format C7 Daftar Hasil Verifikasi Dokumen (untuk Verifikasi KSG/Pengumuman Kelulusan)............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................. 172 BA-PF: 5 Berita Acara Serah Terima Berkas dari Asesor Kepada PSG .............................................. 170 Kode Etik Asesor .......................................................................................................

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

Latar Belakang Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Tunjangan tersebut berlaku. SMA/MA/SMALB. Kualifikasi akademik minimal bagi guru adalah S-1/D-IV yang dibuktikan dengan ijazah yang merefleksikan kemampuan yang dipersyaratkan bagi guru untuk melaksanakan tugas sebagai pendidik pada jenjang. serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Bentuk peningkatan kesejahteraan tersebut berupa pemberian tunjangan profesi bagi guru yang memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku. sertifikat pendidik. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. baik bagi guru 1 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . Guru diwajibkan memiliki kualifikasi akademik. dan SMK/MAK dipersyaratkan lulusan S-1/D-IV Jurusan/Program Pendidikan Matematika atau Program Studi Matematika. dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menyatakan bahwa guru mempunyai kedudukan sebagai tenaga profesional yang dibuktikan dengan sertifikat pendidik. kompetensi sosial. Untuk guru dalam jabatan. kompetensi kepribadian.BAB I PENDAHULUAN A. Misalnya. dan satuan pendidikan atau mata pelajaran yang diampunya. dan kompetensi profesional dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang diperoleh melalui uji komptensi. Sertifikasi guru diikuti dengan peningkatan kesejahteraan guru. Pemenuhan persyaratan kompetensi sebagai agen pembelajaran meliputi kompetensi pedagogik. uji kompetensi dilakukan dalam bentuk penilaian portofolio melalui program sertifikasi. sedangkan guru Matematika di SMP/MTs/SMPLB. sehat jasmani dan rohani. jenis. kompetensi. guru SD dipersyaratkan lulusan S-1/D-IV Jurusan/Program Studi PGSD/Psikologi/ Pendidikan lainnya.

5. 4. Dasar Hukum Dasar hukum pelaksanaan sertifikasi guru adalah sebagai berikut. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. B. 122/P/2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2005 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik. maka diperlukan Pedoman Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Sebagai salah satu bentuk implementasi kebijakan sertifikasi guru tersebut. 022/P/2009). mulai tahun 2007 dilaksanakan sertifikasi bagi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio didasarkan pada Permendiknas Nomor 18 Tahun 2007 yang diselenggarakan di 31 Rayon LPTK (SK Mendiknas No. Agar dapat dilakukan penjaminan mutu terhadap mekanisme dan prosedur pelaksanaan sertifikasi guru tersebut. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 . 3.yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun bagi guru yang berstatus bukan pegawai negeri sipil. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Pelaksanaan kegiatan sertifikasi guru dalam jabatan akan melibatkan banyak instansi yang terkait. diselenggarakan di 46 Rayon LPTK penyelenggara (SK Mendiknas No. 2. 1. Tahun 2009 pelaksanaan sertifikasi bagi guru dalam jabatan didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang guru dan Permendiknas Nomor 10 Tahun 2009.

C. (3) LPMP. tanggal 19 Oktober 2009. 10. 1 Untuk selanjutnya dalam buku ini Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru disebut LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru atau LPTK. 8. dinas pendidikan kabupaten/kota agar memperoleh kesamaan persepsi dan prosedur penyelenggaraannya di lapangan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 10 Tahun 2009 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. Keputusan Mendiknas Tahun 2009 tentang Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). dan (7) pihak-pihak lain yang terkait. Surat Edaran Ketua KSG Nomor 1876/D/T/2009. Lembaga Pejaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Keputusan Mendiknas Nomor 022/P/2009 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru dalam Jabatan. 9. tentang Kesepakatan Rapat KSG tanggal 14 Oktober 2009. D. tanggal 10 Agustus 2009 tentang Kesepakatan Rapat KSG tanggal 17 Juli 2009. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 3 . (5) asesor. Tujuan Pedoman sertifikasi bagi guru dalam jabatan melalui penilaian portofolio disusun sebagai acuan bagi instansi yang terkait terutama Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru/Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK)1. (2) dinas pendidikan provinsi. (6) guru peserta sertifikasi. dinas pendidikan provinsi. 7. (4) dinas pendidikan kabupaten/kota. Surat Edaran Ketua KSG Nomor 1357/D/T/2009. Sasaran Pedoman ini diperuntukkan bagi pihak yang terkait dengan penyelenggaraan sertifikasi bagi guru dalam jabatan yang meliputi: (1) LPTK penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan.6.

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 4 .

(7) karya pengembangan profesi. (3) pengalaman mengajar. (8) keikutsertaan dalam forum ilmiah. dan (10) penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan.BAB II ALUR SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN I A.1. sertifikasi bagi guru dalam jabatan untuk memperoleh sertifikat pendidik dilaksanakan melalui pola: (1) uji kompetensi dalam bentuk penilaian portofolio. (5) penilaian dari atasan dan pengawas. 5 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . Pemberian sertifikat pendidik secara langsung dilakukan melalui verifikasi dokumen. Uji kompetensi dalam bentuk penilaian portofolio dan pemberian sertifikat pendidik secara langsung kepada peserta sertifikasi guru dilakukan oleh Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru yang terdiri dari LPTK Induk dan LPTK Mitra dikoordinasikan oleh Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). Penilaian portofolio dilakukan melalui penilaian terhadap kumpulan berkas yang mencerminkan kompetensi guru. dan (2) pemberian sertifikat pendidik secara langsung. (2) pendidikan dan pelatihan. Alur Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru Pasal 65 huruf b dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 10 Tahun 2009 tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan. Komponen penilaian portofolio mencakup: (1) kualifikasi akademik. (6) prestasi akademik. (9) pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial. Secara umum. (4) perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. alur pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 disajikan pada Gambar 2.

1: Alur Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan Penjelasan alur sertifikasi guru dalam jabatan yang disajikan pada Gambar 2. 1 2 Untuk menyederhanakan terminologi. Uji Kompetensi dalam Bentuk Penilaian Portofolio1 a. selanjutnya dalam buku ini disebut penilaian portofolio. guru mata pelajaran. menyusun portofolio3 dengan mengacu Pedoman Penyusunan Portofolio (Buku 3). 1. dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan.1 sebagai berikut. Guru dalam jabatan peserta sertifikasi guru2 yang memenuhi persyaratan. guru bimbingan dan konseling atau konselor. Guru yang bertugas sebagai guru kelas. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 3 6 .Gambar 2. Portofolio adalah bukti fisik (dokumen) yang menggambarkan pengalaman berkarya/prestasi yang dicapai selama menjalankan tugas profesi sebagai guru dalam interval waktu tertentu.

d. 1 2 Asesor memperoleh penugasan dari Rayon LPTK Penyelenggara. Apabila skor hasil penilaian portofolio telah dapat mencapai angka minimal kelulusan dan memenuhi persyaratan kelulusan. Apabila hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi guru belum mencapai angka minimal kelulusan. dan sebagainya. Penilaian portofolio dilakukan oleh 2 (dua) asesor1 yang relevan dan memiliki Nomor Induk Asesor (NIA) dengan mengacu pada rubrik penilaian portofolio (Buku 3). pernyataan peserta pada portofolio sudah ditandatangani tanpa dibubuhi materai. maka dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat pendidik. Apabila hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi guru dapat mencapai angka minimal kelulusan dan memenuhi persyaratan kelulusan. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 7 . c. f. Apabila dalam kurun waktu tertentu yang ditetapkan Rayon LPTK peserta tidak mampu melengkapi berkas yang diperlukan akan diikutsertakan dalam Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). e. 1) Melakukan kegiatan yang berkaitan dengan profesi pendidik untuk melengkapi kekurangan portofolio (misal melengkapi substansi atau MS bagi peserta yang memperoleh skor 841 s/d 849). Misalnya ijazah belum dilegalisasi. namun secara administrasi masih ada kekurangan maka peserta harus melengkapi kekurangan tersebut (melengkapi administrasi atau MA2).b. maka Rayon LPTK menetapkan alternatif sebagai berikut. Portofolio yang telah disusun kemudian diserahkan kepada dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi (peserta guru SLB) untuk diteruskan kepada Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru untuk dinilai.

Peserta yang lulus uji kompetensi memperoleh Sertifikat Pendidik. Untuk selanjutnya berkas yang disusun oleh peserta sertifikasi pola pememberian sertifikat pendidik secara langsung disebut dokumen. Penyelenggaraan PLPG dilakukan berdasarkan proses baku sebagaimana tertuang dalam RambuRambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (Buku 4).2) Mengikuti PLPG yang mencakup empat kompetensi guru dan diakhiri dengan uji kompetensi. dan berkas lain terkait. 3) LPTK penyelenggara sertifikasi guru melakukan verifikasi dokumen. surat keputusan tugas pengajar. 2. diberi kesempatan ujian ulang dua kali (untuk materi yang belum lulus). Jika peserta belum lulus. Pemberian Sertifikat Pendidik secara Langsung 1) Guru yang berkualifikasi akademik S-2/S-3 dan sekurang-kurangnya golongan IV/b atau guru yang memiliki golongan serendah-rendahnya IV/c mengumpulkan dokumen1. Peserta yang tidak lulus pada ujian ulang kedua dikembalikan ke dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi untuk dilakukan pembinaan/peningkatan kompetensi. 1 Dokumen berupa photocopy ijazah. surat keputusan pangkat/golongan terakhir. 2) Dokumen yang telah disusun kemudian diserahkan kepada dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi2 untuk diteruskan ke LPTK penyelenggara sertifikasi guru sesuai wilayah rayon dengan surat pengantar resmi. Asesor memperoleh penugasan dari Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru. Khusus guru SLB melalui dinas pendidikan provinsi. Verifikasi dokumen dilakukan oleh 2 (dua) asesor3 yang relevan dan memiliki Nomor Induk Asesor (NIA) dengan mengacu pada rubrik verifikasi dokumen (Buku 3). 2 3 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 8 .

9 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . apabila dokumen yang dikumpulkan tidak memenuhi persyaratan.4) Apabila dokumen yang dikumpulkan oleh peserta dinyatakan memenuhi persyaratan. maka peserta dikembalikan ke dinas pendidikan di wilayahnya (provinsi/kabupaten/kota) dan diberi kesempatan untuk mengikuti sertifikasi guru melalui uji kompetensi dalam bentuk penilaian portofolio. Sebaliknya. maka kepada peserta diberikan sertifikat pendidik.

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 10 .

LPTK. Ditjen PMPTK. Mekanisme Kerja Institusi Penyelenggara Sertifikasi Guru Penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan melibatkan berbagai institusi pemerintah yaitu Ditjen Dikti. Gambar 3. dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 11 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .1.1 dapat dijelaskan sebagai berikut. Dinas Pendidikan Provinsi.BAB III MEKANISME SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN A.1 Hubungan Kerja antar Institusi Penyelenggara Sertifikasi Guru dalam Jabatan Hubungan kerja dan aktivitas antar dan setiap institusi penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan sebagaimana Gambar 3. LPMP. Hubungan kerja antar institusi penyelenggara sertifikasi disajikan pada Gambar 3.

Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG): (a) merumuskan standar proses dan hasil sertifikasi guru dan (b) melaksanakan harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru. 6. Ditjen Dikti dan Ditjen PMPTK menetapkan standarisasi pelaksanaan sertifikasi guru dalam bentuk Panduan Sertifikasi Guru (Buku 1 s. Guru peserta sertifikasi mengisi Formulir Pendaftaran (Format A1. b.1/Format A1. 5. kabupaten/kota.d Buku 4). LPTK penyelenggara. (2) prosedur dan tatacara sertifikasi guru dalam jabatan. kemudian menyerahkan ke dinas pendidikan kabupaten/kota atau ke dinas pendidikan provinsi bagi guru SLB.1.1/Format A1. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 12 . 3. LPMP). Materi sosialisasi antara lain: (1) prosedur dan tatacara pendaftaran. Menerbitkan surat keputusan tentang penetapan peserta sertifikasi guru tahun 2010 dan memberikan Format A1. dan menyiapkan berkas lain yang diperlukan. Dinas pendidikan provinsi melakukan sosialisasi panduan sertifikasi guru kepada dinas pendidikan kabupaten/kota. KSG melakukan koordinasi dengan Rayon LPTK untuk menyampaikan hasil sinkronisasi dan standarisasi sertifikasi guru.2 dan portofolio/dokumen. (3) peranan lembaga-lembaga terkait (dinas pendidikan provinsi. (4) syarat mengikuti serifikasi. 2.2). Ditjen PMPTK melakukan sosialisasi panduan sertifikasi guru kepada dinas pendidikan provinsi dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).1/Format A1. Kegiatan ini dapat dilakukan secara simultan dengan sosialisasi sertifikasi guru oleh Ditjen PMPTK.1/Format A1. dan (7) jadwal penyerahan Format A1.2. (6) teknis pengisian Formulir Pendaftaran (Format A1. 4. a. (5) prosedur penyusunan portofolio/dokumen. Dinas pendidikan kabupaten/kota melakukan aktivitas sebagai berikut. menyusun portofolio/dokumen.2 kosong yang harus diisi guru peserta sertifikasi. Sosialisasi pelaksanaan sertifikasi guru kepada para guru di wilayahnya.

1/Format B2. Dinas pendidikan kabupaten/kota: (1) menerima Format A1. Format B2. dan (4) mencetak daftar peserta sertifikasi guru tiap kabupaten/kota (Format B1.id)2.or. 9. 1 Data ini dapat digunakan untuk pengecekan portofolio yang dikirim dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota ke LPTK.2.1/Format A1.ksg. (3) mencetak Format A1. (4) memverifikasi kelengkapan. keabsahan dan kebenaran. Format B1.2 cetakan Website KSG dari LPMP) kepada Rayon LPTK penyelenggara sertifikasi guru.2) dan surat keputusan tentang penetapan peserta sertifikasi guru tahun 2010 ke LPMP untuk di-entri pada Registrasi Sertifikasi Guru dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK). (3) memasukkan Format A1. LPMP: (1) meng-entri data Formulir Pendaftaran (Format A1.1/Format B2.2. Format B2.2. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 13 .7. Dinas pendidikan kabupaten/kota menyerahkan portofolio/dokumen disertai daftar peserta sertifikasi guru (Format B1.2 cetakan Website KSG dari LPMP.1/Format B2. Data ini dapat digunakan untuk pengecekan portofolio yang dikirim dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota ke LPTK.1/Format A1.1/Format A1.2 dan Format B2. Format B2.1/Format B1. (2) menerima portofolio/dokumen dari guru. 10.2.2 cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK dari LPMP pada portofolio/dokumen.1/Format A1. dan (5) mengadministrasikan portofolio/dokumen guru beserta kelengkapan lainnya.2) ke KSG dengan meng-upload melalui website KSG (http://www.2) dari RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG.2 cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK dan Format B1.2) pada RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK. Dinas pendidikan pendidikan kabupaten/kota menyerahkan Formulir Pendaftaran (Format A1.1/Format A1.1/B1.2/Format B1. (2) menyampaikan data (Format A1. 8.1/Format A1.2/Format B1.1/Format B2.2 dari RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK.

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 14 . proses verifikasi terus dilakukan dan LPTK terus melakukan pengecekan data. Rayon LPTK mengumumkan hasil sertifikasi guru (penilaian portofolio. Dinas pendidikan kabupaten/kota meneruskan pengumuman hasil sertifikasi dan menyerahkan sertifikat pendidik kepada guru. hasil sertifikasi guru dan sertifikat pendidik dikirim ke dinas pendidikan kabupaten/kota untuk diteruskan kepada guru. 16. Dalam kondisi tertentu2. Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru melaksanakan penilaian portofolio/verifikasi dokumen dan memberikan laporan hasilnya kepada KSG. 15. PLPG. 13. KSG memverifikasi hasil penilaian portofolio/verifikasi dokumen yang disampaikan oleh Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi untuk selanjutnya hasil verifikasi tersebut disampaikan kembali ke Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi untuk diumumkan1. Jika belum final. Prosedur sertifikasi guru pada satuan pendidikan di bawah Departemen Agama menyesuaikan prosedur sertifikasi yang ditetapkan oleh Depdiknas. 1 LPTK mengumumkan hasil penilaian portofolio jika proses verifikasi oleh KSG telah final. verifikasi dokumen) dan menyerahkan sertifikat kepada guru yang lulus.11. Misal letak geografis LPTK jauh dari domisili para peserta. Ditjen PMPTK melalui Direktorat Profesi Pendidik memberikan Nomor Registrasi Guru (NRG) kepada guru peserta sertifikasi yang lulus. 12. 14.

Aktivitas Institusi Penyelenggara Sertifikasi Guru dan Peserta 1. Perguruan Tinggi Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Keputusan Mendiknas tentang Penetapan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Penyelenggara Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan. c. menganalisis. a. Melaksanakan harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru. f.B. g. a. h. Kuota sertifikasi guru dalam jabatan secara nasional. antara lain sebagai berikut. d. mengolah. b. Keputusan Mendiknas tentang Guru (KSG). Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mendiknas menetapkan peraturan dan ketentuan tentang sertifikasi guru. Melaksanakan penjaminan mutu penyelenggaraan sertifikasi guru. e. dan LPMP. Merumuskan standar proses dan hasil sertifikasi guru. d. Melaksanakan minitoring dan evaluasi penyelenggaraan sertifikasi guru serta merumuskan rekomendasi dalam rangka pengendalian proses dan hasil sertifikasi guru. Mengumpulkan. Menampung. dinas pendidikan kabupaten/kota. Keputusan Mendiknas tentang Penetapan Penyelenggara Sertifikasi Guru Dalam Jabatan. dan mempublikasikan informasi sertifikasi guru. 15 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . 2. Mengembangkan dan mengelola sistem informasi sertifikasi guru. b. antara lain sebagai berikut. Melakukan koordinasi antar Rayon LPTK Penyelenggara dengan dinas pendidikan provinsi. Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) KSG melakukan hal-hal. dan menindaklanjuti masukan masyarakat. c.

a. antara lain sebagai berikut. Memfasilitasi pelaksanaan minitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh tim internal dan tim independent. j. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 16 . Mengembangkan sistem dan mekanisme sertifikasi guru. f. Melaksanakan seleksi LPTK penyelenggara sertifikasi guru dan pendidikan profesi. h. Mengembangkan dan menetapkan Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan.i. Menyusun naskah akademik KSG. 1) 2) 3) 4) Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi. c. Pedoman Penyusunan Portofolio. verifikasi dokumen. Melakukan verifikasi hasil sertifikasi guru dalam jabatan (penilaian portofolio. mencakup empat buku pedoman sebagai berikut. PLPG) sebelum diumumkan oleh LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru. Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). b. e. g. Merancang rayonisasi LPTK penyelenggara sertifikasi guru. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Ditjen Dikti melakukan hal-hal. 3. Memfasilitasi kegiatan KSG. Mengembangkan naskah akademik sistem sertifikasi guru. Melakukan verifikasi daftar peserta sertifikasi guru final tiap kabupaten/kota untuk di-download oleh Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru dalam Jabatan sebagai acuan dalam penentuan portofolio yang akan dinilai atau dokumen yang akan diverifikasi. d. Petunjuk Teknis Sertifikasi untuk Guru.

Memberikan Nomor Induk Asesor (NIA) bagi asesor yang lulus rekrutmen. Menyiapkan instrumen untuk rekrutmen asesor di Rayon LPTK dan memberikan rekomendasi kepada Rayon LPTK tentang instruktur/nara sumber yang bertugas melaksanakan rekrutmen asesor di Rayon LPTK. Menetapkan kabupaten/kota yang menjadi wilayah rayon LPTK penyelenggara sertifikasi guru. Mengidentifikasi dan mengolah data untuk menetapkan kuota peserta sertifikasi guru di setiap provinsi dan kabupaten/kota. j. e. Menetapkan kriteria asesor. antara lain sebagai berikut. b. 4.i. l. memberikan rekomendasi kepada Rayon LPTK tentang instruktur/narasumber dalam proses rekrutmen asesor sertifikasi guru di Rayon LPTK. terutama dalam han penetapan peserta sertifikasi guru. Mengembangkan sistem manajemen informasi peserta sertifikasi guru. Melaksanakan sosialisasi mekanisme dan pelaksanaan sertifikasi guru kepada LPTK penyelenggara sertifikasi guru. d. Mengembangkan dan menetapkan sertifikasi guru dalam jabatan. c. Memprogramkan biaya pelaksanaan sertifikasi bagi LPTK penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan. a. Mengembangkan sistem dan mekanisme sertifikasi guru. m. dan mengirimkan daftar asesor kepada Rayon LPTK. pedoman penetapan peserta 17 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . k. Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) Ditjen PMPTK melakukan hal-hal.

Memfasilitasi dinas pendidikan provinsi. PSG bertugas. 5. Pedoman Penyusunan Portofolio. Dinas Pendidikan Provinsi Dinas pendidikan provinsi melakukan kegiatan. dan LPMP. Membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) di dinas pendidikan provinsi. j. k. dan LPMP dalam menjabarkan rambu-rambu kriteria seleksi peserta sertifikasi guru. dan tiga orang anggota. antara lain sebagai berikut. h. sekurang-kurangnya terdiri atas: seorang ketua. i. Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). 1) Menerima Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 dari KSG/Ditjen PMPTK sebagai berikut. Memberi Nomor Registrasi Guru yang telah mendapat Sertifikat Pendidik untuk ditetapkan sebagai penerima tunjangan profesi. Menyusun panduan penyaluran dan penggunaan dana sertifikasi guru untuk LPMP dan Rayon LPTK. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 18 . Mengolah dan menganalisis data sertifikasi guru. Mensosialisasikan kebijakan yang berkaitan dengan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan kepada dinas pendidikan provinsi. Mengkoordinasikan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan dengan dinas pendidikan provinsi. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi. LPMP. dinas pendidikan kabupaten/kota. Menyusun panduan penyaluran dana pelaksanaan sertifikasi guru. dan dinas pendidikan kabupaten/kota. seorang sekretaris. Buku 1 Buku 2 Buku 3 Buku 4 : : : : Pedoman Penetapan Peserta.f. dinas pendidikan kabupaten/kota. a. g. antara lain sebagai berikut. l.

3) Bersama dinas pendidikan kabupaten/kota. 4) Bersama LPMP dan dinas pendidikan kabupaten/kota menghitung dan menetapkan kuota peserta sertifikasi guru dalam jabatan untuk kabupaten/kota. 5) Melakukan kegiatan rekrutmen peserta sertifikasi dalam jabatan (guru SLB) dengan taat azas sesuai dengan Buku 1 (Pedoman Penetapan Peserta). Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 19 . b) Menetapkan nomor peserta sertifikasi dalam jabatan (guru SLB) di wilayahnya berdasarkan kuota yang dihitung bersama antara LPMP. antara lain sebagai berikut.2) Membaca secara komprehensif semua buku pedoman sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2010 dan menerapkan dengan taat azas ketentuan yang terkait dengan bidang tugasnya. PGRI. Tatacara pemberian nomor peserta sesuai dengan Lampiran 3. dan dinas pendidikan provinsi sesuai dengan tatacara pemberian nomor peserta. c) Menetapkan peserta sertifikasi guru dalam jabatan (guru SLB) sesuai dengan kuota melalui surat keputusan kepala dinas pendidikan provinsi. dinas pendidikan kabupaten/kota. 1 Bisa melibatkan LPTK penyelenggara sertifikasi guru terkait agar terjadi keseragaram susunan portofolio di LPTK. dewan pendidikan kabupaten/kota. melaksanakan sosialisasi program sertifikasi guru dalam jabatan kepada guru di wilayah kerjanya1. Penetapan peserta dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan beberapa unsur terkait yaitu perwakilan dari kepala sekolah. a) Membuat daftar prioritas peserta sertifikasi dalam jabatan (guru SLB) berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Ditjen PMPTK. guru. dan asosiasi guru lainnya. pengawas.

6) Menetapkan jadwal penerimaan formulir pendaftaran (Format A1.2 di Lampiran 1). 1 Penerimaan dokumen dari peserta pola pemberian sertifikat secara langsung diupayakan lebih awal daripada penerimaan portofolio.2). Bisa melibatkan LPTK penyelenggara sertifikasi guru terkait agar terjadi keseragaman susunan portofolio di LPTK. (3) peranan lembaga-lembaga terkait (dinas pendidikan provinsi.1/Format A1.2) dan portofolio/dokumen. c) Teknis penyusunan dokumen bagi peserta pola pemberian sertifikat secara langsung sesuai dengan Buku 3 (Panduan Penyusunan Portofolio). dan kelengkapan sertifikasi lainnya1. bukan polaroid. Materi sosialisasi minimal mencakup: (1) prosedur dan tatacara pendaftaran. b) Teknis penyusunan portofolio bagi peserta pola penilaian portofolio sesuai dengan Buku 3 (Panduan Penyusunan Portofolio). (4) syarat mengikuti serifikasi. 7) Melakukan sosialisasi sertifikasi kepada guru SLB di wilayahnya2. kabupaten/kota.1/Format A1. 8) Melakukan bimbingan teknis bagi guru SLB peserta sertifikasi antara lain sebagai berikut. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 20 . (1) Pasphoto terbaru peserta (6 bulan terakhir. (5) prosedur penyusunan portofolio/dokumen dan penjelasan tentang rubrik portofolio/dokumen. dan (6) jadwal penyerahan formulir pendaftaran (Format A1. berwarna. ukuran 3 x 4 cm). (2) prosedur dan tatacara sertifikasi guru dalam jabatan.1/Format A1. LPTK penyelenggara. d) Penyiapan pasphoto peserta. portofolio/dokumen. a) Teknis pengisian formulir pendaftaran (Format A1. LPMP).

Penyerahan berkas tersebut disertai dengan Berita Acara Serah Terima Berkas (BA-PF: 1A/Lampiran 81). bendel portofolio lainnya berupa copy yang telah dilegalisasi. 1 BA-PF: 1A disiapkan oleh dinas pendidikan kab/kota atau dinas pendidikan provinsi (untuk guru SLB).2 di Lampiran 1) yang telah diisi data oleh peserta sertifikasi guru dalam jabatan pola penilaian portofolio dan pola pemberian sertifikat secara langsung.(2) (3) Setiap peserta sebanyak 4 lembar. 9) Menyerahkan berkas kepada LPMP sebagai berikut. a) Portofolio rangkap dua dari setiap peserta pola penilaian portofolio. a) Formulir pendaftaran (Format A1.22 RSG dalam Aplikasi SIMNUPTK dari LPMP dan menandatanganinya b) Daftar peserta sertifikasi guru (Format B1.1/Format A1. dan satminkal. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 3 21 . nomor peserta.2) cetakan dari RSG dalam Aplikasi SIMNUPTK atau website KSG3. 11) Menerima berkas dari peserta sertifikasi (guru SLB) sebagai berikut.1/Format B1. 10) Menerima berkas dari LPMP sebagai berikut. Di bagian belakang setiap pasphoto dituliskan identitas peserta: nama.1/Format B2. a) Cetakan Format A1. Dua copy tiap peserta.1/Format A1. Satu bendel portofolio terdapat bukti fisik asli (komponen 2 dan 8). b) Surat keputusan kepala dinas pendidikan provinsi tentang penetapan peserta sertifikasi guru SLB. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Pedoman Pengelolaan Data Sertifikasi Guru.2 dan Format B2.

13) Menerima daftar peserta sertifikasi guru SLB (Format B2. di bagian belakang setiap pasphoto ditulis identitas peserta (nama dan nomor peserta).2) di bawah cover portofolio/dokumen1.1/Format A1. Di samping itu.2) cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG dari LPMP yang telah ditandatangani LPMP. 15) Mengadministrasikan dokumen dari peserta guru SLB pola pemberian sertifikat secara langsung.2 digunakan sebagai lampiran pengantar pengiriman portofolio/dokumen ke Rayon LPTK. sebelum diserahkan ke Rayon LPTK. rangkap dua setiap peserta. 12) Menyisipkan formulir pendaftaran (Format A1.b) Dokumen dari peserta pola pemberian sertifikat secara langsung. 14) Mengadministrasikan portofolio yang telah disusun oleh peserta guru SLB pola penilaian portofolio (dua rangkap untuk setiap peserta secara tidak terpisah). 16) Memverifikasi kelengkapan. Misal instruktur BLPT. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 3 22 . Format B2. Portofolio/dokumen yang telah disisipi Format A1. 1 Penyisipan diatur sedemikian rupa sehingga kuat dan tidak mudah lepas. Untuk memudahkan identifikasi. dan kebenaran portofolio/dokumen dan berkas lain terkait.1/Format B2. dinas pendidikan kabupaten/kota memastikan bahwa tidak ada peserta yang berasal dari bukan guru3 atau guru di bawah pembinaan Departemen Agama.2 ditandai sebagai berkas yang siap dikirim ke Rayon LPTK. Dinas pendidikan kabupaten/kota juga menandatangai format tersebut. dokumen dan portofolio dikelompokkan tersendiri. keabsahan.1/Format B2.1/ Format A1. rangkap dua untuk setiap peserta secara tidak terpisah2. c) Pasphoto terbaru berwarna (enam bulan terakhir dan bukan polaroid) ukuran 3 x 4 cm sebanyak 4 lembar.

masing-masing peserta rangkap dua. dan di bagian belakang setiap pasphoto dituliskan identitas peserta (nama. berwarna. enam bulan terakhir. ukuran 3 x 4 cm.1/Format B2.17) Menyerahkan berkas kepada Rayon LPTK sesuai dengan jadwal yang ditetapkan Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru Dalam Jabatan sebagai berikut1. 18) Melakukan koordinasi dengan Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru dan menindaklanjuti informasi tentang peserta guru SLB pola penilaian portofolio yang berstatus MA. MS. dan K. c) Pasphoto terbaru peserta. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 23 . 1 Penyerahan berkas peserta sertifikasi guru pola pemberian sertifikat secara langsung (dokumen dan berkas lain terkait) diupayakan didahulukan daripada berkas peserta pola uji kompetensi dalam bentuk portofolio sesuai dengan jadwal yang diberikan Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru. tiap peserta sebanyak 4 lembar. 19) Mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan peserta sertifikasi pola penilaian portofolio yang berstatus MA dan MS untuk melengkapi portofolio. Bendel pertama portofolio memuat bukti fisik asli untuk komponen 2 dan 8. BA-PF-2 disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi (untuk guru SLB). masing-masing peserta rangkap dua. b) Dokumen dari peserta sertifikasi guru dalam jabatan pola pemberian sertifikat secara langsung. Penyerahan berkas tersebut disertai dengan Berita Acara Serah Terima Berkas (BA-PF: 2/Lampiran 10)2. dan satminkal). a) Portofolio. nomor peserta. bukan polaroid. d) Daftar peserta sertifikasi guru SLB (Format B2.2 cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG) dari LPMP dalam bentuk hardcopy.

a) Jadwal PLPG. maka di luar tanggung jawab LPTK. b) Tempat PLPG. portofolio tersebut tidak diambil. 1 2 Apabila LPTK belum mengakomodasi kegiatan penyerahan sertifikat pendidik. 23) Menerima laporan hasil verifikasi dokumen dan sertifikat pendidik (bagi peserta yang lulus) dari Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi (Format C6/Lampiran 17). 25) Mengambil bendel pertama portofolio yang memuat bukti fisik asli untuk komponen 2 dan 8. 21) Memfasilitasi Rayon LPTK dalam proses klarifikasi bagi peserta yang berstatus K. selanjutnya menyerahkan berkas tersebut ke Rayon LPTK sesuai dengan jadwal yang disepakati. antara lain sebagai berikut. Jika dalam kurun waktu lebih dari 3 bulan. 24) Menindaklanjuti hasil penilaian portofolio/verifikasi dokumen bagi guru yang lulus sertifikasi sebagai berikut. baik peserta pola penilaian portofolio maupun pemberian sertifikat pendidik secara langsung.20) Menerima kelengkapan berkas dari peserta sertifikasi yang berstatus MA dan MS. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 24 . 22) Menerima laporan hasil penilaian portofolio dokumen dan sertifikat pendidik (bagi peserta yang lulus) dari Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi (Format C4 pada Lampiran 15). b) Menyerahkan sertifikat pendidik kepada peserta yang lulus sertifikasi1. a) Meneruskan pengumuman hasil sertifikasi guru kepada peserta sertifikasi. minimal setelah 2 minggu dari pengumuman kelulusan2. 26) Melakukan koordinasi dengan Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi guru tentang guru yang harus mengikuti PLPG dan meneruskan informasi tentang PLPG kepada guru.

Buku 1 : Pedoman Penetapan Peserta. 6. 30) Mengkoordinasikan persiapan. b. Buku 2 : Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi. c. 29) Memfasilitasi kegiatan panitia sertifikasi guru di dinas pendidikan kabupaten/kota.c) Ketentuan lain yang ditetapkan LPTK penyelenggara sertifikasi guru. Melakukan tindak lanjut (pembinaan) bagi guru yang tidak lulus sertifikasi dan/atau diskualifikasi. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) LPMP melakukan kegiatan antara lain hal-hal sebagai berikut. Mengendalikan kualitas penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan sesuai dengan pedoman dan kewenangan dinas pendidikan provinsi. pelaksanaan. 28) Menerima berkas hasil PLPG dan sertifikat pendidik (bagi peserta yang lulus) dari Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi (Format C5 pada Lampiran 16). Buku 3 : Pedoman Penyusunan Portofolio. d. dan tindak lanjut sertifikasi guru di wilayahnya. 25 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . Menerima Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 dari KSG/Ditjen PMPTK sebagai berikut. 27) Memberikan penugasan (menerbitkan surat tugas) bagi peserta guru SLB yang harus mengikuti PLPG. Memfasilitasi pendanaan persiapan pelaksanaan PLPG guru SLB di wilayahnya. 31) Melaksanakan tugas lain berkaitan dengan sertifikasi guru. a.

seorang sekretaris. Membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) di LPMP. PSG bertugas. b.1/Format A1. 3) Menerima berkas dari guru sertifikasi dari dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota sebagai berikut. c) Surat keputusan dinas pendidikan provinsi tentang peserta peserta sertifikasi guru SLB pola penilaian portofolio dan pola pemberian sertifikat pendidik secara langsung. 1) Mengidentifikasikan dan menampilkan data guru yang memenuhi syarat sebagai calon peserta sertifikasi guru dalam jabatan. antara lain sebagai berikut. 4) Berkoordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi (untuk guru SLB) melakukan verifikasi data peserta sertifikasi guru. b.2 di Lampiran 1) yang telah diisi data oleh peserta (asli) dari dinas pendidikan kabupaten/kota dan dinas pendidikan provinsi (untuk guru SLB). dan tiga orang anggota. 2) Bersama dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota menghitung dan menyepakati kuota peserta sertifikasi guru dalam jabatan untuk kabupaten/kota dan mengirimkan kuota yang disepakati tersebut kepada Ditjen PMPTK.Buku 4 : Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). b) Surat keputusan dinas pendidikan kabupaten/kota tentang peserta sertifikasi pola penilaian portofolio dan pola pemberian sertifikat pendidik secara langsung. a) Formulir pendaftaran (Format A1. Membaca secara komprehensif semua buku pedoman sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2010 dan menerapkan dengan taat azas ketentuan yang terkait dengan bidang tugasnya. sekurang-kurangnya terdiri atas: seorang ketua. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 26 .

5) Menetapkan jadwal penerimaan formulir pendaftaran (Format A1.1/Format A1.2) dan surat keputusan tentang penetapan peserta, serta mengkomunikasikan kepada dinas pendidikan kabupaten/kota/ provinsi. 6) Menetapkan jadwal penyerahan Format A1.1/Format A1.2 cetakan RSG dan mengkomunikasikan kepada dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota. 7) Melakukan hal sebagai berikut. a) Entri data Format A1.1/Format A1.2 pada RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK dan melakukan pemutakhiran data RSG. b) Mencetak Format A1.1/Format A1.2 dari RSG dalam Aplikasi SIMNUPTK (tiap peserta dua rangkap) dan menandatangainya. 8) Membuat daftar peserta sertifikasi guru tiap kabupaten/kota (Format B1.1/Format B1.2 dan Format B2.1/Format B2.2) dan meng-upload ke website KSG. 9) Menyerahkan cetakan Format A1.1/Format A1.2 yang telah ditandatangani kepada dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota1. 10) Menyampaikan data peserta (Format A1.1/Format A1.2) ke Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi melalui KSG dengan meng-upload ke website KSG (http://www.ksg.or.id)2. 11) Menyampaikan daftar peserta sertifikasi guru ke dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota berupa Format B1.1/Format B1.2 dan

1

Untuk ditandatangani dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota, kemudian disisipkan pada portofolio/ dokumen oleh dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota (Portofolio/dokumen yang telah disisipi Format A1.1/ Format A1.2 ditandai sebagai berkas yang siap dikirim ke Rayon LPTK). Data ini dapat digunakan untuk pengecekan portofolio yang dikirim dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota ke LPTK.
Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010

2

27

Format B2.1/Format B2.2 dalam bentuk cetakan dari RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG. c. Melaksanakan minitoring dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi guru ke dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota dan LPTK penyelenggara sertifikasi guru.

d. Membuat laporan pelaksanaan sertifikasi guru kepada Dirjen PMPTK melalui Direktur Profesi Pendidik. 7. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota Dinas pendidikan kabupaten/kota bertugas sebagai berikut. a. Membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) tingkat kabupaten/kota, sekurang-kurangnya terdiri atas: seorang ketua, seorang sekretaris, dan tiga orang anggota. PSG bertugas, antara lain sebagai berikut. 1) Menerima Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 dari KSG/Ditjen PMPTK sebagai berikut. Buku 1 : Buku 2 : Buku 3 : Buku 4 : Pedoman Penetapan Peserta. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi. Pedoman Penyusunan Portofolio. Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).

2) Membaca secara komprehensif semua buku pedoman sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2010 dan menerapkan dengan taat azas ketentuan yang terkait dengan bidang tugasnya. 3) Melakukan kegiatan rekrutmen peserta sertifikasi dalam jabatan dengan taat azas sesuai dengan Buku 1 (Pedoman Penetapan Peserta), antara lain sebagai berikut. a) Membuat daftar prioritas peserta sertifikasi guru berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Ditjen PMPTK dan kesepakatan
Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010

28

tingkat provinsi. Penetapan peserta dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan beberapa unsur terkait yaitu perwakilan dari kepala sekolah, guru, pengawas, PGRI, dan asosiasi guru lainnya. b) Menetapkan peserta sertifikasi guru dengan taat azas1 sesuai dengan kuota melalui surat keputusan kepala dinas pendidikan kabupaten/kota. c) Menetapkan nomor peserta sertifikasi guru di wilayahnya berdasarkan nomor urut surat keputusan tentang peserta sertifikasi guru. Tatacara pemberian nomor peserta sesuai dengan Lampiran 3. d) Mendistribusikan nomor peserta kepada guru yang masuk kuota sertifikasi guru tahun 2010. 4) Menetapkan jadwal penerimaan formulir pendaftaran (Format A1.1/Format A1.2), portofolio/dokumen, dan kelengkapan sertifikasi lainnya2. 5) Melakukan sosialisasi sertifikasi kepada guru di wilayahnya3. Materi sosialisasi minimal mencakup: (1) prosedur dan tatacara pendaftaran, (2) prosedur dan tatacara sertifikasi guru dalam jabatan, (3) peranan lembaga-lembaga terkait (dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, LPTK penyelenggara, LPMP), (4) syarat mengikuti serifikasi, (5) prosedur penyusunan portofolio/dokumen dan penjelasan tentang rubrik portofolio/ dokumen, dan (6) jadwal

1 2

Sesuai pada Buku 1 (Pedoman Penetapan Peserta).

Penerimaan dokumen dari peserta pola pemberian sertifikat secara langsung diupayakan lebih awal daripada penerimaan portofolio. Bisa melibatkan LPTK penyelenggara sertifikasi guru terkait agar terjadi keseragaram susunan portofolio di LPTK.
Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010

3

29

2) dan portofolio/dokumen. berwarna. a) Teknis pengisian formulir pendaftaran (Format A1. nomor peserta.1/Format A1. d) Penyiapan pasphoto peserta.2 di Lampiran 1).penyerahan formulir pendaftaran (Format A1.2 di Lampiran 1) yang telah diisi data oleh peserta sertifikasi guru dalam Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 30 .2 di Lampiran 1) dari peserta sergur yang telah diisi data oleh peserta sertifikasi guru dalam jabatan pola penilaian portofolio dan pola pemberian sertifikat secara langsung. 6) Melakukan bimbingan teknis bagi guru peserta sertifikasi antara lain sebagai berikut. (1) Pasphoto terbaru peserta (6 bulan terakhir. (2) Setiap peserta sebanyak 4 lembar.1/Format A1. 8) Menyerahkan berkas kepada LPMP berkas sebagai berikut sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. a) Formulir pendaftaran (Format A1. ukuran 3 x 4 cm). 7) Menerima formulir pendaftaran (Format A1.1/Format A1. bukan polaroid.1/Format A1. (3) Di bagian belakang setiap pasphoto dituliskan identitas peserta: nama. dan satminkal. c) Teknis penyusunan dokumen bagi peserta pola pemberian sertifikat secara langsung sesuai dengan Buku 3 (Panduan Penyusunan Portofolio). b) Teknis penyusunan portofolio bagi peserta pola penilaian portofolio sesuai dengan Buku 3 (Panduan Penyusunan Portofolio).

1/Format B1. Format A1.2) cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG yang telah ditandatangani LPMP3. b) Dokumen dari peserta pola pemberian sertifikat secara langsung. a. bendel portofolio lainnya berupa copy yang telah dilegalisasi. dan satminkal). b. 10) Menerima berkas dari peserta sertifikasi sebagai berikut.1/Format A1. 1 BA-PF: 1A disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi (untuk guru SLB). a) Portofolio rangkap dua dari setiap peserta pola penilaian portofolio. nomor peserta.jabatan pola penilaian portofolio dan pola pemberian sertifikat secara langsung.22 cetakan RSG dalam Aplikasi SIMNUPTK. c) Pasphoto terbaru berwarna (enam bulan terakhir dan bukan polaroid) ukuran 3 x 4 cm sebanyak 4 lembar. di bagian belakang setiap pasphoto ditulis identitas peserta (nama. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 3 31 . rangkap dua setiap peserta. Daftar peserta sertifikasi guru tiap kabupaten/kota (Format B1. b) Surat keputusan kepala dinas pendidikan kabupaten/kota tentang penetapan peserta sertifikasi guru. Dua copy tiap peserta. Satu bendel portofolio terdapat bukti fisik asli (komponen 2 dan 8). Format digunakan sebagai pengantar pengiriman portofolio/dokumen ke Rayon LPTK. 9) Menerima berkas dari LPMP sebagai berikut. Penyerahan berkas tersebut disertai dengan Berita Acara Serah Terima Berkas (BA-PF: 1A/Lampiran 81).

2 di bawah halaman cover portofolio/dokumen1. rangkap dua untuk setiap peserta secara tidak terpisah2. 12) Mengadministrasikan portofolio yang telah disusun oleh peserta pola penilaian portofolio (dua rangkap untuk setiap peserta secara tidak terpisah). sebelum diserahkan ke Rayon LPTK.2 ditandai sebagai berkas yang siap dikirim ke Rayon LPTK.11) Menyisipkan Format A1. 1 Penyisipan diatur sedemikian rupa sehingga kuat dan tidak mudah lepas.1/ Format A1. masing-masing peserta rangkap dua. Portofolio/dokumen yang telah disisipi Format A1. 13) Mengadministrasikan dokumen dari peserta pola pemberian sertifikat secara langsung. a) Portofolio. dinas pendidikan kabupaten/kota memastikan bahwa tidak ada peserta yang berasal dari bukan guru3 atau guru di bawah pembinaan Departemen Agama. berkas dokumen dan portofolio dikelompokkan tersendiri. Misal instruktur BLPT. Penyerahan berkas peserta sertifikasi guru pola pemberian sertifikat secara langsung (dokumen dan berkas lain terkait) didahulukan daripada berkas peserta pola uji kompetensi dalam bentuk portofolio sesuai dengan jadwal yang diberikan Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru. Untuk memudahkan identifikasi. 14) Memverifikasi kelengkapan. dan kebenaran portofolio/dokumen dan berkas lain terkait.1/ Format A1. Bendel pertama portofolio memuat bukti fisik asli untuk komponen 2 dan 8. Di samping itu. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 3 4 32 . keabsahan. 15) Menyerahkan berkas kepada Rayon LPTK sesuai dengan jadwal yang ditetapkan Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru Dalam Jabatan sebagai berikut4.

b) Dokumen dari peserta sertifikasi guru dalam jabatan pola pemberian sertifikat secara langsung, masing-masing peserta rangkap dua. c) Pasphoto terbaru peserta, enam bulan terakhir, berwarna, bukan polaroid, ukuran 3 x 4 cm, tiap peserta sebanyak 4 lembar, dan di bagian belakang setiap pasphoto dituliskan identitas peserta (nama, nomor peserta, dan satminkal). d) Daftar peserta sertifikasi guru tiap kabupaten/kota (Format B1.1/Format B1.2) cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG dari LPMP dalam bentuk hardcopy. Penyerahan berkas tersebut disertai dengan Berita Acara Serah Terima Berkas (BA-PF: 2/Lampiran 10)1. 16) Menyerahkan daftar peserta sertifikasi guru pola penilaian portofolio/dokumen (Format B1.1/Format B1.2) cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG dan surat keputusan kepala dinas pendidikan kabupaten/kota tentang penetapan peserta sertifikasi guru ke dinas pendidikan provinsi. Penyerahan disertai dengan Berita Acara Serah Terima Dokumen (BA-PF: 1B/Lampiran 9)2. 17) Melakukan koordinasi dengan Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru dan menindaklanjuti informasi tentang peserta guru SLB pola penilaian portofolio yang berstatus MA, MS, dan K. 18) Mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan peserta sertifikasi pola penilaian portofolio yang berstatus MA dan MS untuk melengkapi portofolio.
1

BA-PF-2 disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi (untuk guru SLB). BA-PF: 2 disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten kota.
Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010

2

33

19) Menerima kelengkapan berkas dari peserta sertifikasi yang berstatus MA dan MS, selanjutnya menyerahkan berkas tersebut ke Rayon LPTK sesuai dengan jadwal yang disepakati. 20) Memfasilitasi Rayon LPTK dalam proses klarifikasi bagi peserta yang berstatus K, baik peserta pola penilaian portofolio maupun pemberian sertifikat pendidik secara langsung. 21) Menerima laporan hasil penilaian portofolio dokumen dan sertifikat pendidik (bagi peserta yang lulus) dari Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi (Format C4 pada Lampiran 15). 22) Menerima laporan hasil verifikasi dokumen dan sertifikat pendidik (bagi peserta yang lulus) dari Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi (Format C6/Lampiran 17). 23) Menindaklanjuti hasil penilaian portofolio/verifikasi dokumen bagi guru yang lulus sertifikasi sebagai berikut. a) Meneruskan pengumuman hasil sertifikasi guru kepada peserta sertifikasi. b) Menyerahkan sertifikat pendidik kepada peserta yang lulus sertifikasi1. 24) Mengambil bendel pertama portofolio yang memuat bukti fisik asli untuk komponen 2 dan 8, minimal setelah 2 minggu dari pengumuman kelulusan2. 25) Melakukan koordinasi dengan Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi guru tentang guru yang harus mengikuti PLPG dan meneruskan informasi tentang PLPG kepada guru, antara lain sebagai berikut. a) Jadwal PLPG.
1 2

Apabila LPTK belum mengakomodasi kegiatan penyerahan sertifikat pendidik. Jika dalam kurun waktu lebih dari 3 bulan, portofolio tersebut tidak diambil, maka di luar tanggung jawab Rayon LPTK.
Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010

34

b) Tempat PLPG. c) Ketentuan lain yang ditetapkan LPTK penyelenggara sertifikasi guru. 26) Memberikan penugasan (menerbitkan surat tugas) bagi peserta guru SLB yang harus mengikuti PLPG. 27) Menerima berkas hasil PLPG dan sertifikat pendidik (bagi peserta yang lulus) dari Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi (Format C5 pada Lampiran 16). 28) Memfasilitasi kegiatan panitia sertifikasi guru di dinas pendidikan kabupaten/kota. 29) Mengkoordinasikan persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut sertifikasi guru di wilayahnya. 30) Melaksanakan tugas lain berkaitan dengan sertifikasi guru. b. Memberikan penugasan kepada kepala sekolah untuk memverifikasi kebenaran dan keabsahan portofolio/dokumen yang diserahkan oleh guru dan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada kepala sekolah yang tidak melaksanakan tugas ini dengan baik. c. Memberikan penugasan kepada pengawas untuk melakukan penilaian pelaksanaan pembelajaran dan kompetensi kepribadian dan sosial (penilaian atasan) secara objektif dan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada pengawas yang tidak melakukan tugas ini dengan baik.

d. Memfasilitasi pendanaan persiapan pelaksanaan PLPG di wilayahnya. e. Mengendalikan kualitas penyelenggaraan sertifikasi guru sesuai dengan pedoman dan kewenangan dinas pendidikan provinsi. f. Melakukan tindak lanjut (pembinaan) bagi guru yang tidak lulus sertifikasi dan diskualifikasi.

35

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010

diharapkan peserta ini dapat ikut pola penilaian portofolio apabila dokumen yang dibuat dinyatakan oleh Rayon LTPK dengan status Tidak Memenuhi Persyaratan (TMP). Rayon LPTK/PSG melaksanakan kegiatan. 1) Melaksanakan rapat evaluasi penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2009 dan merencanakan kegiatan penilaian portofolio/verifikasi dokumen tahun 2010. c. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 36 . Buku 1 Buku 2 Buku 3 Buku 4 : : : : Pedoman Penetapan Peserta Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi. Rayon LPTK Rayon LPTK terdiri atas LPTK Induk dan LPTK Mitra sesuai dengan penetapan Depdiknas. pelaksanaan. antara lain sebagai berikut. Dengan prosedur seperti itu.8. Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Pedoman Penyusunan Portofolio. Menerima Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 dari Ditjen Dikti sebagai berikut. Menetapkan Panita Sertifikasi Guru Tingkat Rayon LPTK (PSG) dalam bentuk Surat Keputusan Ketua Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru. 1 Penerimaan dan verifikasi dokumen. LPTK Induk dan LPTK Mitra dalam satu rayon membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG). b. dengan tugas sebagai berikut. 2) Membuat jadwal persiapan. Mempelajari dengan saksama dokumen Pedoman Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan dan mengaplikasikannya secara taat azas sesuai dengan tugas dan kewenangannya. serta tindak lanjut hasil verifikasi dokumen peserta pola pemberian sertifikat secara langsung diupayakan dijadwalkan lebih awal daripada pola penilaian portofolio. dan tindak lanjut hasil penilaian portofolio/verifikasi dokumen1. a.

7) Menyiapkan tempat dan mengalokasikan waktu penilaian portofolio/verifikasi dokumen beserta perangkat pendukungnya. 5) Menerima portofolio/dokumen. 11) Melaksanakan rapat PSG hasil penilaian portofolio/verifikasi dokumen dengan agenda sebagai berikut. d) Penentuan hasil penilaian portofolio. 8) Mengundang asesor dan memberikan pengarahan teknis pelaksanaan penilaian portofolio/verifikasi dokumen (coaching). 10) Melakukan entri data hasil penilaian asesor (portofolio/dokumen) pada ASG1 dan membuat rekapitulasinya. Berdasarkan hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi dikelompokkan ke dalam 6 (enam) kategori sebagai berikut. (1) Lulus Portofolio (L). 6) Mengadministrasikan portofolio/dokumen untuk dinilai oleh dua asesor. 9) Memfasilitasi asesor untuk dapat melakukan penilaian terdahap portofolio/verifikasi dokumen secara profesional. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 37 . 1 Rayon LPTK Wajib Menggunakan ASG dalam pemrosesan data sertifikasi guru. san 2009) dengan berkoordinasi dengan Ditjen Dikti untuk memperoleh rekomendasi nara sumber dari Ditjen Dikti. (2) Melengkapi Administrasi (MA). objektif. 2008. independen.3) Melaksanakan kegiatan penyegaran asesor lama (tahun 2007. dan jujur. 4) Melakukan analisis kebutuhan asesor tahun 2010 dan mengakomodasikan kegiatan dalam rangka penyegaran asesor lama atau perekrutan asesor baru. dan berkas lain dari dinas pendidikan kabupaten/kota dan dinas pendidikan provinsi untuk guru SLB.

14) Memverifikasi peserta yang berstatus K2. Klarifikasi (K1). statusnya menjadi Diskualifikasi. Mengikuti PLPG (MPLPG). 1 Baik bagi peserta pola penilaian portofolio maupun pola pemberian sertifikat pendidik secara langsung. e) Penentuan hasil verifikasi dokumen dengan kategori Memenuhi Persyaratan (MP). 17) Mengumumkan hasil penilaian portofolio/verfikasi dokumen kepada peserta sertifikasi. dan Diskualifikasi (D). 15) Mencetak dan mengirimkan hasil penilaian portofolio kepada KSG sesuai jadwal yang ditentukan untuk diverifikasi dan mengecek ulang hasil penilaian portofolio KSG menyatakan belum final. 13) Melaksanakan penilaian ulang portofolio peserta yang telah melengkapi kekurangan portofolio oleh asesor yang sama dan melakukan re-entri data hasil penilaian portofolio. MS. 12) Melaksanakan koordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi berkaitan dengan peserta yang berstatus MA.(3) (4) (5) (6) Melengkapi Substansi (MS). Rayon LPTK menetapkan status peserta tersebut diskualifikasi dan mengembalikan ke dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi. dan K. 16) Menerbitkan surat keputusan ketua Rayon LPTK tentang hasil penilaian portofolio/verifikasi dokumen setelah proses verifikasi sudah dinyatakan final oleh KSG. Diskualifikasi (D). Tidak Memenuhi Persyaratan (TMP). Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 38 . Klarifikasi (K). Diindikasikan melakukan pelanggaran dan jika benar peserta yang bersangkutan melakukan pelanggaran/kecurangan.

26) Menyerahkan tembusan hasil PLPG yang telah diverifikasi KSG kepada dinas pendidikan provinsi.18) Menerbitkan dan memberikan Sertifikat Pendidik kepada guru yang telah lulus sertifikasi melalui penilaian portofolio/verifikasi dokumen. 20) Merencanakan pelaksanaan PLPG bagi peserta sertifikasi yang berstatus MPLPG. dinas pendidikan kabupaten/kota. dan LPMP. 23) Mengirimkan hasil PLPG kepada KSG sesuai dengan jadwal yang ditentukan untuk diverifikasi dan mengecek ulang hasil PLPG jika KSG menyatakan belum final. 27) Menerbitkan surat keputusan Ketua Rayon LPTK tentang hasil PLPG setelah proses verifikasi sudah dinyatakan final oleh KSG. 19) Menyerahkan tembusan hasil penilaian portofolio/verifikasi dokumen yang telah diverifikasi KSG kepada dinas pendidikan provinsi. dinas pendidikan kabupaten/kota. 22) Melaksanakan ujian ulang bagi peserta PLPG yang belum lulus. 24) Mengumumkan hasil PLPG setelah proses verifikasi sudah dinyatakan final oleh KSG. dengan konsekuensi tunjangan profesi pendidik kepada peserta yang lulus diberikan pada bulan Januari setelah tahun kelulusan. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 39 . Pelaksanaan PLPG termasuk ujian ulang diselesaikan pada tahun berjalan1. dan LPMP. 1 Apabila tidak selesai maka diselesaikan pada tahun berikutnya. Kesempatan mengikuti ujian ulang diberikan sebanyak dua kali. 21) Melaksanakan PLPG dengan taat azas sesuai ketentuan pada Buku 4. 25) Menerbitkan dan memberikan sertifikat pendidik bagi guru yang telah lulus PLPG.

dan LPMP. 30) Menyerahkan tembusan hasil PLPG kepada dinas pendidikan provinsi. 33) Membuat laporan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan kepada KSG dengan sistematika. dan (5) jadwal penyerahan formulir pendaftaran (Format A1. Peserta Sertifikasi Guru dalam jabatan peserta sertifikasi melaksanakan aktivitas sebagai berikut. dengan materi minimal meliputi: (1) prosedur dan tatacara pendaftaran. 29) Menerbitkan dan memberikan sertifikat pendidik bagi guru yang telah lulus PLPG. 9. (3) syarat mengikuti serifikasi.28) Mengumumkan hasil PLPG kepada peserta sertifikasi. 32) Mengkoordinasikan dan mengendalikan kegiatan persiapan.2). 31) Memberikan layanan kepada dinas pendidikan kabupaten/kota atau provinsi dalam proses pengambilan bendel pertama portofolio yang memuat bukti fisik asli. (4) prosedur penyusunan portofolio/dokumen dan penjelasan tentang rubrik portofolio/dokumen. dan tindak lanjut penilaian portofolio/verifikasi dokumen. (2) prosedur dan tatacara sertifikasi guru dalam jabatan. Mengikuti sosialisasi sertifikasi guru yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. substansi. pelaksanaan. a. waktu pelaporan yang ditetapkan oleh KSG. dinas pendidikan kabupaten/kota. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 40 . dan (6) jadwal penyerahan portofolio/dokumen.1/Format A1.

sedangkan guru bukan PNS pada sekolah negeri harus memiliki SK dari dinas pendidikan provinsi/ kabupaten/kota. 1 Mengingat kuota peserta sertifikasi tiap tahun terbatas dan jumlah guru yang memenuhi persyaratan kualifikasi akademik minimal bervariasi maka dinas pendidikan provinsi atau dinas kabupaten/kota memprioritaskan: (1) masa kerja sebagai guru. dan (6) prestasi kerja. kecuali guru Agama. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 41 . Petunjuk teknik penetapan peserta selengkapnya tertuang pada Buku 1. b) Guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan formal yang diangkat sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Sesuai Surat Edaran Bersama Direktur Jenderal PMPTK dan Sekretaris Jenderal Departemen Agama Nomor SJ/Dj. (5) tugas tambahan. (2) usia. e) Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK). (4) beban mengajar. 1 Desember 2008 (Pasal 67). (3) pangkat/golongan (bagi PNS). 1) Persyaratan Umum a) Guru yang masih aktif mengajar di sekolah di bawah binaan Departemen Pendidikan Nasional yaitu guru yang mengajar di sekolah umum. Mempelajari berbagai persyaratan peserta sertifikasi1.b. c) Guru bukan PNS harus memiliki SK sebagai guru tetap dari penyelenggara pendidikan. Nomor 4823/F/SE/2007 Tahun 2007. Sertifikasi guru bagi guru Agama (termasuk guru Agama yang memiliki NIP 13) dan semua guru yang mengajar di Madrasah (termasuk guru bidang studi umum yang memiliki NIP 13) diselenggarakan oleh Departemen Agama dengan kuota dan aturan penetapan peserta dari Departemen Agama. d) Pada tanggal 1 Januari 2011 belum memasuki usia 60 tahun.I/Kp.02/1569/2007.

1) Pada 1 Januari 2010 mencapai usia 50 tahun dan mempunyai pengalaman kerja 20 tahun sebagai guru. memenuhi syarat sebagai berikut. b) Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan yang memiliki golongan serendah-rendahnya IV/c atau yang memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/c. dengan golongan sekurang-kurangnya IV/b atau yang memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/b. 3) Persyaratan Khusus bagi Guru yang diberi Sertifikat secara Langsung a) Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan yang memiliki kualifikasi akademik magister (S-2) atau doktor (S-3) dari perguruan tinggi terakreditasi dalam bidang kependidikan atau bidang studi yang relevan dengan mata pelajaran atau rumpun mata pelajaran yang diampunya. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 42 . atau 2) mempunyai golongan IV/a atau memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/a. atau guru kelas dan guru bimbingan dan konseling atau konselor. c) Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan yang belum memiliki kualifikasi akademik S-1/D-IV apabila sudah.2) Persyaratan Khusus untuk Uji Kompetensi melalui Penilaian Portofolio a) Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang memiliki izin penyelenggaraan b) Memiliki masa kerja sebagai guru (PNS atau bukan PNS) minimal 5 tahun pada suatu satuan pendidikan dan pada saat UndangUndang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen terbit yang bersangkutan sudah menjadi guru.

1 Mencakup sepuluh komponen sebagaimana tertuang pada Buku 3.1/Format A1. menyusun dokumen3 sebanyak dua rangkap. d. dan untuk ijazah dari luar negeri dilampiri fotokopi surat keterangan akreditasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang dilegalisasi oleh atasan langsung4. menyiapkan dan mengumpulkan dokumen sebagai berikut.1/Format A1. untuk ijazah dari perguruan tinggi swasta dilegalisasi oleh kopertis wilayah perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah. Ijazah dari perguruan tinggi negeri dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan.2) harus print-out RSG dalam Aplikasi SIMNUPTK yang ditandatangani LPMP dan dinas pendidikan kabupaten/kota. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 3 4 43 . e. Dalam kasus tertentu jika seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari lembaga pendidikan yang mengeluarkan ijazah.1/Format A1. menyusun portofolio1 sebanyak dua rangkap2 kemudian menyerahkan ke dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi bagi peserta guru SLB. fotokopi ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota. Bukti fisik (sertifikat/piagam) untuk komponen 2 dan 8 dalam bendel pertama harus ASLI. Formulir pendaftaran (Format A1. sebagai berikut. 1) Guru yang berkualifikasi akademik S-2/S-3 dan sekurang-kurangnya golongan IV/b. Peserta dengan pola penilaian portofolio. Peserta sertifikasi dengan pola pemberian sertifikat secara langsung. photocopy ijazah dan transkrip nilai S2 dan/atau S-3 yang telah dilegalisasi (kecuali Ijazah S-3 by research). Mengisi Formulir Pendaftaran (Format A1. Formulir pendaftaran (Format A1. a) Photocopy ijazah S-1/D-IV.c.2) harus print-out RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK yang ditandatangani LPMP dan dinas pendidikan kabupaten/kota.2 di Lampiran 1) dengan tata cara pada Lampiran 2 dan menyerahkannya ke dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi (guru SLB) sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

2) Bagi guru yang sudah memiliki golongan serendah-rendahnya IV/c. photocopy ijazah dapat dilegalisasi oleh kepala sekolah dan kepala dinas kabupaten/kota.b) Photocopy tugas belajar/izin belajar atau surat keterangan tugas belajar dari pejabat berwenang yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. dan photocopy ijazah dari luar negeri dilampiri photocopy surat keterangan akreditasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang dilegalisasi oleh atasan. menyiapkan dokumen sebagai berikut. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 44 . b) Dalam kasus tertentu jika seorang guru bertugas di daerah yang jauh (di luar provinsi) dari lembaga pendidikan yang mengeluarkan ijazah. Ijazah SLTA dilegalisasi oleh sekolah yang mengeluarkan ijazah. c) Photocopy SK pangkat/golongan terakhir yang telah dilegalisasi oleh atasan. c) Photocopy SK pangkat/golongan terakhir (minimal IV/b) yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung. photocopy ijazah dari perguruan tinggi swasta dilegalisasi oleh kopertis. atau yang memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/c. e) Surat rekomendasi dari dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi untuk guru PLB. Photocopy ijazah dari perguruan tinggi negeri dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan. a) Photocopy ijazah pendidikan terakhir yang telah dilegalisasi. d) Photocopy SK mengajar (SK pembagian tugas mengajar) terakhir yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung.

Peserta yang Lulus memperoleh Sertifikat Pendidik. 1) Melengkapi administrasi apabila skor hasil penilaian portofolio telah mencapai batas kelulusan. sebanyak 4 lembar. e) Surat rekomendasi dari dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas provinsi khusus untuk guru PLB. 4) Peserta PLPG yang belum lulus uji kompetensi tahap pertama diberi kesempatan mengikuti ujian ulang sebanyak dua kali1. f. tetapi masih ada kekurangan administrasi. Menyiapkan pasphoto terbaru (6 bulan terakhir. berukuran 3 x 4 berwarna. Peserta yang memiliki skor belum mencapai batas kelulusan dalam penilaian portofolio direkomendasi oleh Rayon LPTK penyelenggara sertifikasi sebagai berikut. 2) Melakukan berbagai kegiatan untuk melengkapi portofolio bagi peserta dengan hasil penilaian portofolio belum mencapai skor minimal kelulusan yaitu memiliki skor 841-849 harus memenuhi skor minimal. i.d) Photocopy SK mengajar (SK pembagian tugas mengajar) terakhir yang telah dilegalisasi oleh atasan. h. yaitu 850. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 45 . g. di belakang setiap pasphoto dituliskan nama dan nomor peserta). Peserta menunggu hasil penilaian portofolio/verifikasi dokumen. Apabila tidak lulus ujian ulang tahap ke-2 peserta diserahkan kembali ke dinas 1 Tenggang waktu uji kompetensi antar tahapan ditentukan oleh LPTK. 3) Mengikuti PLPG yang dilaksanakan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi dan diakhiri dengan uji kompetensi yang pelaksanaannya difasilitasi oleh dinas pendidikan provinsi dan atau dinas pendidikan kabupaten/kota. bukan polaroid.

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 46 . Mekanisme Registrasi Peserta Sertifikasi Guru Mekanisme registrasi peserta sertifikasi guru dijelaskan pada Gambar 3. Apabila sampai akhir masa pelaksanaan PLPG peserta masih tidak dapat memenuhi panggilan karena alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. 5) Peserta PLPG yang tidak memenuhi panggilan karena alasan yang dapat dipertanggungjawabkan diberi kesempatan untuk mengikuti PLPG pada panggilan berikutnya pada tahun berjalan selama PLPG masih dilaksanakan. Peserta yang tidak memenuhi 2 kali panggilan dan tidak ada alasan yang dapat dipertanggungjawabkan dianggap mengundurkan diri.2 berikut ini. Peserta yang portofolio/dokumennya perlu diklarifikasi oleh Rayon LPTK. j. k.pendidikan kabupaten/kota. C. khusus untuk guru SLB ke dinas pendidikan provinsi. perlu mengikuti prosedur klarifikasi yang dilakukan Rayon LPTK. Peserta yang dinyatakan tidak lulus karena tidak sesuai dengan kriteria penetapan peserta dan/atau terbukti melakukan pemalsuan portofolio/dokumen dan peserta yang tidak lulus ujian ulang PLPG kedua diserahkan kembali ke dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi bagi guru SLB untuk memperoleh pembinaan/peningkatan kompetensi. peserta tersebut diberi kesempatan untuk mengikuti PLPG hanya pada tahun berikutnya tanpa merubah nomor perserta. Bagi peserta yang tidak dapat menyelesaikan PLPG pada tahun sebelumnya dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan dapat melanjutkan PLPG hanya pada tahun berikutnya.

Mengidentifikasikan calon peserta sertifikasi guru yang memenuhi syarat sebagai peserta sertifikasi guru tahun 2010 termasuk melakukan pengecekan NUPTK bagi peserta yang telah ditetapkan tersebut1. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 47 .Gambar 3. a. Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota melakukan hal sebagai berikut. Menetapkan peserta melalui surat keputusan dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota tentang penetapan peserta sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2010. 1. b.2 Mekanisme Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Penjelasan Mekanisme Registrasi Peserta Sertifikasi Guru sebagai berikut. 1 Guru peserta sertifikasi tahun 2010 wajib memiliki NUPTK.

Memberikan nomor peserta dan formulir pendaftaran kosong (Format A1.1/Format A1.1/Format A1. SMK. Menerima Format A1. Untuk diverifikasi dan di-entri dalam RSG Aplikasi SIM-NUPTK. memverifikasi data peserta sertifikasi yang tercantum dalam Format A1.1. Guru peserta sertifikasi melakukan hal sebagai berikut. Menerima surat keputusan dinas pendidikan provinsi/kabupaten/ kota tentang penetapan peserta sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2010.2 yang telah diisi guru .2) kepada peserta sertifikasi guru (guru/pengawas). SD. Ditandatangani guru peserta sertifikasi guru dan kepala sekolah.2) yang telah diisi data kepada dinas pendidikan kabupaten/kota bagi guru TK. menandatangani dan menyerahkan cetakan Format 1 2 3 Guru wajib memiliki arsip/copy Format A. 3.2. Mencetak Format A1.2 dari RSG dalam Aplikasi SIMNUPTK. SMP. dan kepada dinas pendidikan provinsi bagi guru SLB1.1/Format A.2 untuk pengawas). Mengisi formulir pendaftaran (Format A1.2. dan menyerahkan format tersebut disertai surat keputusan tentang penetapan peserta sertifikasi guru ke LPMP3. a. b. b. a. dan meng-entri pada RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK. 4.1/Format A1. Menyampaikan/mengirimkan formulir pendaftaran (Format A1.1.1 untuk guru. LPMP melakukan hal sebagai berikut. Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota menerima Format 2 A1.2 dari dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota.c.1/Format A1. SMA. memverifikasi. 2. c.1/Format A1.1/Format A1. Format A1. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 48 .

a. Membuat daftar peserta sertifikasi guru tiap kabupaten/kota (Format B1.ksg. Menerima daftar peserta sertifikasi guru tiap kabupaten/kota (Format B1. 5.1.1/Format B2.2 dan Format B2. SMK menyampaikan portofolio/dokumen ke dinas pendidikan kabupaten/kota dan guru SLB ke dinas pendidikan provinsi. Guru TK. Menyampaikan database peserta (Format A1. Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota melakukan hal sebagai berikut. menandatangani. Guru peserta sertifikasi menyusun portofolio/dokumen sesuai dengan acuan yang tercantum dalam Buku 3 (Pedoman Penyusunan Portofolio) dan mengirimkan portofolio/dokumen tersebut ke dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota2.1/Format B2.2 dan/atau Format B2.2 dari RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG.or. SD.id).1/Format B1.2 cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG dari LPMP dan menandatangani format tersebut. dan menyerahkan ke dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota. 7.2 1 Jika ada kesalahan data peserta pada print-out RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG.1/Format B1.2) ke LPTK Penyelenggara Sertifikasi melalui KSG dengan cara meng-upload ke website KSG dan mengirim tembusan ke Ditjen PMPTK (melalui email: support@sertifikasiguru.A1. c.1/Format B1. Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota menerima Format A1.org).2 dan Format B2.1/Format A.2 tersebut kepada dinas pendidikan provinsi/ kabupaten/kota. dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota segera mengeluarkan surat keterangan perbaikan untuk dilampirkan pada print-out RSG Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG dalam portofolio/dokumen dan tembusannya disampaikan ke LPMP untuk perbaikkan data. SMP. SMA.1/Format A1. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 49 .1/Format B2. Mencetak Format B1.1/Format A1. d.1 6. e.2) dan meng-upload pada website KSG (http://www.

dan keabsahan berkas portofolio/dokumen yang disusun guru. b.1/Format B1.1/Format B1. c. 8.1/Format A1.2. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 50 . Memverifikasi kelengkapan.1/Format A1.2 dan/atau Format B2.2 cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG ke Rayon LPTK penyelenggara sertifikasi guru. dan Format B2. Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) menerima database peserta sertifikasi guru dari LPMP (Format A1. Format B1. Memasukan Format A1. 1 Data ini dapat digunakan untuk pengecekan portofolio yang dikirim oleh dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota ke LPTK.1/Format B2. Pengiriman disertai dengan daftar peserta sertifikasi guru tiap kabupaten/kota (Format B1.2) untuk ditransfer ke dalam Aplikasi Sertifikasi Guru (ASG)2. d. Perubahan data hanya boleh dilakukan oleh LPMP di KSG.1/Format A1.2) cetakan RSG Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG.cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG) dari LPMP dan menandatangani format tersebut1.2. Mengirimkan portofolio/dokumen yang telah ada Format A1. kebenaran.2 cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG ke dalam berkas portofolio/dokumen guru yang bersangkutan.1/Format B2.

efektif. Ditjen PMPTK. dan KSG ke Rayon LPTK penyelenggara dapat dilakukan lebih mudah. Ditjen Dikti. memungkinkan untuk pelaksanaan sertifikasi guru sesuai dengan jenis keahlian guru di sekolah sangat beragam dengan cara memanfaatkan asesor antar LPTK dalam satu rayon atau antar Rayon LPTK. Mekanisme kerja Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru diuraikan sebagai berikut.1. 51 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . disajikan pada Gambar 4. a. 2. pelaksanaan. Objektivitas penilaian terjamin dan mengurangi beban psikologis asesor (tidak menilai portofolio/dokumen guru se daerah atau yang dikenal). RAYONISASI LPTK PENYELENGGARA SERTIFIKASI GURU 1. b. LPTK Induk dan mitra berkolaborasi dalam perencanaan. Rasional Sesuai dengan Keputusan Mendiknas pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan dilakukan dengan rayonisasi. Hal ini didasarkan pada pertimbangan sebagai berikut. Mekanisme Kerja Bagan organisasi Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru. Rayon LPTK yang memiliki jumlah program studi terbatas.BAB IV TEKNIS PENILAIAN PORTOFOLIO DAN VERIFIKASI DOKUMEN DI LPTK A. dan tindak lanjut penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan. c. Penyebaran informasi yang terkait dengan sistem penyelenggaraan sertifikasi guru dari berbagai pihak antara lain Depdiknas. dan efisien.

Rayon LPTK melaksanakan koordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten/kota terkait dengan perencanaan. keabsahan. dan tindak lanjut penilaian portofolio yang dibuat oleh guru peserta sertifikasi. pelaksanaan. c. PROVINSI X Penilaian PF Penilaian PF d. PSG merencanakan pelaksanaan penilaian portofolio/verifikasi dokumen. Penilaian PF RAYON I (LPTK INDUK) RAYON II (LPTK INDUK) RAYON III (LPTK INDUK) PF diserahkan LPTK-MITRA LPTK-MITRA PF diserahkan LPTK-MITRA Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota Dinas Kab/kota GURU TK-SD-SMP-SMA-SMK-SLB PESERTA SERTIFIKASI SERTIFIKASI KOORDINASI Gambar 4. dan kebenarannya. Rayon LPTK (terdiri atas LPTK Induk dan LPTK Mitra dalam satu rayon) membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) tingkat rayon secara kolaboratif. Guru peserta sertifikasi menyerahkan portofolio/dokumen kepada dinas kabupaten/kota1 untuk diadministrasikan dan diverifikasi kelengkapan. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 PF diserahkan 52 . Dinas kabupaten/kota menyerahkan portofolio/dokumen yang dibuat guru kepada Rayon LPTK melalui LPTK Induk.1 Bagan Rayonisasi LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru e. b.a. 1 Atau dinas pendidikan provinsi bagi guru SLB.

Rayon LPTK melaksanakan penilaian portofolio/verifikasi dokumen secara konsinyasi1. Tabel 1 Rambu-rambu PSG di Rayon LPTK No. 2. kesekretariatan. Persiapan Penilaian Portofolio dan Verifikasi Dokumen Rayon LPTK membentuk Panitia Sertifikasi Guru (PSG) melalui Surat Keputusan Ketua Rayon LPTK. Mekanisme Penilaian Portofolio dan Verifikasi Dokumen Mekanisme penilaian portofolio/verifikasi dokumen terdiri atas persiapan. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 53 . Rayon LPTK (LPTK Induk dan Mitra) membuat keputusan bersama menyangkut penyelenggaraan penilaian portofolio/verifikasi dokumen dan PLPG. dan memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. B. Pimpinan LPTK Mitra Penyelenggara Sertifikasi. g. 1 Penilaian portofolio di suatu tempat tertentu dan tidak boleh dipindahkan sebelum proses penilaian selesai. 1. 3. dan tindak lanjut. h. Rayon LPTK menyelenggarakan PLPG bagi peserta yang belum memenuhi persyaratan kelulusan portofolio. komitmen tinggi terhadap tugas. f. 1. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru. Unsur Kepanitiaan Ketua Rayon Wakil Ketua Rayon Sekretaris dan Wakil Sekretaris Rayon Kriteria Personalia Pimpinan LPTK Induk Penyelenggara Sertifikasi. pelaksanaan. minimal mengikuti susunan kepanitiaan seperti tertera pada Tabel 1 berikut. Uraian ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut. jujur.Dalam hal ini tidak ada hubungan langsung antara Rayon LPTK dengan guru peserta sertifikasi.

diprioritaskan memahami perkembangan pelaksanaan sertifikasi guru secara nasional. 10. a. Unsur Kepanitiaan Tim Ahli Kriteria Personalia Memahami dasar hukum dan ketentuan teknis pelaksanaan sertifikasi guru. Divisi Lain Pada tahap persiapan penilaian portofolio/verifikasi dokumen. kemampuan mengelola data dan informasi terutama ICT. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru. Menyusun deskripsi tugas tiap unsur kepanitiaan. komitmen tinggi terhadap tugas. dengan agenda antara lain sebagai berikut. komitmen tinggi terhadap tugas. Ketua Pelaksana Sekretariat Divisi Penilaian Portofolio/Verifikasi dokumen Divisi Diklat Profesi Guru (PLPG) Divisi Data dan Informasi 11. serta mampu mengelola keuangan negara dan pertanggungjawaban keuangan penyelenggaraan sertifikasi guru sesuai dengan ketentuan yang berlaku. jujur. 7. 4. 9. 8. dan memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. Memiliki komitmen tinggi terhadap tugas. serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 54 . Sesuai kebutuhan. serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. Melaksanakan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan sertifikasi guru antar-LPTK dalam satu rayon. b. serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. Memiliki komitmen tinggi terhadap tugas. komitmen tinggi terhadap tugas. serta waktu yang cukup untuk melaksanakan tugas. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru dan asesmen. Bendahara dan Wakil Bendahara Rayon 6. 5. Rayon LPTK/PSG melaksanakan kegiatan sebagai berikut.No. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru dan manajemen diklat. komitmen tinggi terhadap tugas. Memiliki wawasan tentang sertifikasi guru dan asesmen. 1) Evaluasi penyelenggaraan sertifikasi guru yang telah dilakukan dan merumuskan alternatif perbaikan untuk mengatasi kendala yang terjadi sebelumnya.

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 3 55 . 2008. Menyiapkan sarana dan prasarana pengolahan data (hardware). 3) Penentuan tempat pelaksanaan penilaian portofolio/verifikasi dokumen. dan tindak lanjut hasil penilaian portofolio/verifikasi dokumen1. 1) Kriteria calon asesor adalah sebagai berikut3. c. Jenis sanksi ditentukan Rayon LPTK sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Rayon LPTK bisa memberikan sanksi. 5) Penentuan tempat dan jadwal PLPG. brainware. serta perencanaan kebutuhan asesor tahun 20102. Melaksanakan kegiatan perekrutan asesor baru apabila asesor yang direkrut tahun 2007. atau S-1 dan S-2 1 Penerimaan dan verifikasi dokumen. atau S-1 nonkependidikan dan S-2 kependidikan. Melakukan evaluasi kinerja asesor lama (tahun 2007. 2009). atau S-1 kependidikan dan S-2 nonkependidikan.2) Penentuan sekretariat pelaksanaan sertifikasi guru. Rayon LPTK dapat menentukan kriteria tambahan selama tidak bertentangan dengan buku panduan ini. e. pelaksanaan. b) Sehat jasmani dan rohani. c) Berpendidikan minimal S-2 (dapat S-1 kependidikan dan S-2 kependidikan. 2008. dan ATK untuk keperluan penilaian portofolio/verifikasi dokumen sesuai kesepakatan rapat. Asesor yang melanggar kode etik dan/atau memiliki kinerja tidak baik. sehingga mampu melaksanakan tugas dalam menilai portofolio. a) Warga negara Indonesia yang berstatus sebagai dosen atau widyaiswara yang memenuhi persyaratan dan ditugaskan oleh Ketua Rayon LPTK. 4) Membuat jadwal persiapan. dan 2009 kurang mencukupi. serta tindak lanjut hasil verifikasi dokumen peserta pola pemberian sertifikat secara langsung diupayakan dijadwalkan lebih awal daripada pola penilaian portofolio. d.

b) Calon asesor menyiapkan berkas: photocopy ijazah. kompetensi. dan photocopy sertifikat Akta V/sertifikat AA/Akta IV bagi calon asesor yang memiliki latar belakang nonkependidikan. d) Memiliki kinerja yang baik. dan objektif. c) Rayon LPTK mengumpulkan photocopy ijazah. jujur. dan pengalaman calon asesor dalam pengajuan mapel yang akan menjadi kewenangan asesor. d) Rayon LPTK mengundang calon asesor untuk memperoleh pembekalan dan mengikuti uji petik yang dilakukan oleh instruktur/nara sumber yang direkomendasikan KSG/Ditjen Dikti. Bagi calon asesor yang berlatar pendidikan S-1 dan S-2 nonkependidikan. daftar riwayat hidup. a) Rayon LPTK mengajukan usulan ke KSG/Ditjen Dikti disertai daftar calon asesor yang akan direkrut1. berasal dari dosen pendidikan bahasa dan memiliki pengalaman dalam pembelajaran bahasa daerah terkait. dan Akta V/sertifikat AA/Akta IV2 dan menyerahkan kepada instruktur/nara sumber KSG/Ditjen Dikti ketika proses rekrutmen. Khusus untuk asesor bahasa daerah. 3) Kriteria kelulusan 1 PSG harus memperhatikan latar belakang kualifikasi. 2) Prosedur penyelenggaraan rekrutmen asesor baru sebagai berikut. dan sanggup melaksanakan penilaian portofolio/verifikasi dokumen secara profesional. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 56 . daftar riwayat hidup. memberikan NIA bagi asesor yang lulus rekrutmen. e) KSG/Ditjen Dikti menetapkan kelulusan asesor. komitmen.nonkependidikan yang sudah memiliki Akta V atau sertifikat Applied Approach/AA atau sertifikat Akta-IV). dan mengirimkan hasilnya kepada Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru.

(1) S1 dan S2 kependidikan keagamaan terkait. c) Untuk lingkungan Depag. dengan alternatif sebagai berikut. b) Untuk lingkungan Depdiknas. a) Masuk dalam daftar usulan dari Rayon LPTK penyelengara.Calon asesor dinyatakan lulus seleksi asesor apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut. dengan alternatif sebagai berikut. (2) S1 kependidikan dan S2 nonkependidikan. Pendidikan minimal S2. 57 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . (3) S1 nonkependidikan dan S2 kependidikan kependidikan keagamaan terkait. memenuhi persyaratan kualifikasi akademik Pendidikan minimal S2. (5) Salah satu diantaranya harus relevan dengan bidang studi. (2) S1 kependidikan kependidikan keagamaan terkait dan S2 nonkependidikan. (4) S1 dan S2 nonkependidikan keagamaan terkait memiliki Akta V/Sertifikat AA/Akta IV. (4) S1 dan S2 nonkependidikan memiliki Akta V/Sertifikat AA/Akta IV. (1) S1 kependidikan dan S2 kependidikan. d) Mengikuti tata urutan seleksi asesor secara lengkap (datang mulai awal dan mengikuti proses seleksi sampai akhir). (3) S1 nonkependidikan dan S2 kependidikan. memenuhi persyaratan kualifikasi akademik.

id).e) Melengkapi persyaratan administratif (photocopy ijazah. ukuran 3 x 4 cm. satminkal). Menerima daftar asesor yang ber-NIA yang di-download dari Aplikasi Sertifikasi Guru (ASG) (http://www. 1 Asesor tahun 2007. 2) Dokumen (peserta sertifikasi guru dalam jabatan pola pemberian sertifikat secara langsung). Menerima berkas dari dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota sebagai berikut. masing-masing peserta rangkap 2 (dua). Bendel kedua berupa Photocopy yang telah memperoleh pengesahan. nomor peserta. g. 2008. i. f) f. 2009 yang akan diberi tugas diharapkan mengikuti penyegaran.id). 1) Portofolio (untuk peserta pola penilaian portofolio).or. Melakukan download database peserta Format A1.or.ksg. Hasil uji petik memiliki koefisien konsistensi dengan skor kunci yang ditetapkan KSG. sertifikat Akta V/AA/Akta IV bagi calon asesor berlatar belakang nonkependidikan).1/Format A1. daftar riwayat hidup. sebanyak 4 lembar.1/Format B2. h. Melakukan penyegaran asesor dalam menilai portofolio/verifikasi dokumen dengan pelatih/instruktur dari KSG/Ditjen Dikti1. di bagian belakang setiap pasphoto dituliskan identitas peserta: nama. masing-masing peserta rangkap dua.1) cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG.ksg. Bendel pertama portofolio memuat bukti fisik asli untuk komponen 2 dan 8.2 cetakan Aplikasi Registrasi Sertifikasi Guru (RSG dalam Aplikasi SIMNUPTK) dari website KSG (http://www. 3) Pasphoto terbaru peserta (berwarna. bukan polaroid. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 58 . 4) Daftar peserta sertifikasi guru yang menyusun portofolio (Format B1.

bukan polaroid. nomor peserta. Pasphoto berwarna.2). Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 59 . 1) Pengecekan portofolio/dokumen tiap peserta (dua bendel tiap peserta dengan satu bendel terdapat bukti fisik asli untuk komponen 2 dan 8).1/B1. dan prosedur pengecekan sebagai berikut. Pengecekan tentang kesesuaian antara portofolio/dokumen dengan daftar peserta sertifikasi guru pola pemberian sertifikat pendidik secara Langsung (Format B1.2 yang telah disahkan LPMP dan dinas pendidikan Kab/Kota.2). maka tidak dinilai (dikembalikan ke dinas pendidikan Kab/Kota atau provinsi).2/Format B2. satminkal). 5) Pengecekan dilakukan bersama antara pihak PSG dan pihak dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi (untuk peserta guru SLB). 4) Pengecekan pasphoto peserta dengan ketentuan yang ada2. 3) Pengecekan tentang kesesuaian antara portofolio/dokumen dengan daftar peserta sertifikasi guru pola penilaian portofolio/dokumen (Format B1. ukuran 3 x 4 cm. Melakukan pengecekan portofolio/dokuman peserta sertifikasi. Aspek yang di cek. j.2/B2.5) Daftar peserta sertifikasi guru yang meyusun dokumen (Format B1. enam bulan terakhir. setiap peserta sebanyak 4 lembar. dan di bagian belakang setiap pasphoto dituliskan identitas peserta (nama.2) cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK atau website KSG.1/A1.2 dan/atau tidak dilengkapi dengan Format A1. 1 BA-PF-2 disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi (untuk guru SLB). 2) Pengecekan kelengkapan portofolio/dokumen.1/Format B1. terutama jenis dan jumlah bukti fisik aslinya. Penerimaan Berkas tersebut disertai dengan Berita Acara Serah Terima Berkas (BA-PF: 2/Lampiran 10)1. Portofolio/dokumen yang tidak masuk dalam Format B1.

Satu portofolio/dokumen dinilai oleh 2 (dua) orang asesor ber NIA yang relevan dengan kewenangannya2. di samping mempertimbangkan relevansi dengan kompetensi rumpun bidang kepengawasannya juga perlu memperhatikan kemampuannya dalam menilaian kompetensi manajerial.6) Apabila berkas telah sesuai dengan ketentuan. Dalam satu hari. Penugasan berdasarkan daftar asesor yang ber-NIA dari Ditjen Dikti/KSG. Mencocokan kesesuaian dan ketersediaan asesor dengan portofolio/dokumen yang ada. Berdasarkan daftar asesor yang ber-NIA dari KSG/Ditjen Dikti dan daftar peserta sertifikasi. Jika masih ada ketidaksesuaian berkas dengan ketentuan. PSG melakukan plotting asesor yang akan ditugasi untuk menilai portofolio/memverifikasi dokumen pada Program Aplikasi Sertifikasi Guru (ASG) dengan memperhatikan kewenangan asesor sesuai dengan mapel atau perluasan kewenangan asesor (Lampiran 5A). k. 1 2 BA-PF: 2 disiapkan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi. rambu-rambu penugasan asesor sebagai berikut. Sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Dikti/Ketua KSG Nomor 1357/D/T/2009 tanggal 10 Agustus 2009. l. Rayon LPTK berkoordinasi dengan KSG untuk memperoleh rekomendasi asesor dari Rayon LPTK lain. Penentuan asesor portofolio dari peserta guru yang diangkat dalam jabatan pengawas. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 60 . pihak PSG meminta klarifikasi kepada pihak terkait. maka BA-PF: 2/Lampiran 101 ditandatangani oleh kedua belah pihak. asesor dibolehkan menilai/memverifikasi sebanyak-banyaknya 12 portofolio/dokumen. Pelaksaannya dapat dilakukan dengan cara mengundang asesor atau mengirimkan portofolio/dokumen ke Rayon LPTK lain dengan memperhatikan Surat Edaran Dirjen Dikti/Ketua KSG Nomor 1357/D/T/2009 tanggal 10 Agustus 2009. Apabila di Rayon LPTK tidak terdapat asesor bidang studi/mata pelajaran/bidang keahlian/guru kelas yang relevan.

m. Outsourcing asesor dapat dilakukan antar Rayon LPTK. 2) 3) 4) Dalam hal seluruh LPTK yang ditugasi melaksanakan sertifikasi guru tidak memiliki dosen yang sesuai. 61 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . b) Mengundang asesor yang relevan dari Rayon LPTK lain. (sebagai contoh asesor guru SMK jurusan Pelayaran). a) Mengirimkan Portofolio/Dokomen ke Rayon LPTK yang memiliki asesor relevan. lembar penilaian disimpan oleh LPTK yang mendapat penugasan dari Mendiknas sebagai back up akademik kelulusan peserta. diutamakan antar Rayon LPTK terdekat. Penentuan kelulusan oleh Rayon LPTK yang mengases dan penerbitan sertifikat pendidik dilakukan oleh Rayon LPTK yang mendapat penugasan dari Mendiknas. Mencetak daftar portofolio/dokumen tiap asesor dari program ASG (Format C8/Lampiran 18) yang dilengkapi dengan nama Rayon LPTK. Penentuan kelulusan dan penerbitan sertifikat pendidik dilakukan oleh Rayon LPTK sesuai penugasan Mendiknas. c) Dalam hal terjadi pengiriman berkas portofolio atau peminjaman asesor seperti butir a) dan b). Dosen dari Fakultas non FKIP di LPTK pelaksana sertifikasi guru dapat ditugasi sebagai asesor sepanjang memenuhi syarat sebagaimana ditetapkan dalam pedoman sertifikasi guru. Teknis pelaksanaannya dapat dilakukan melalui alternatif sebagai berikut. LPTK dapat merekrut asesor dari dosen di luar LPTK yang sesuai bidang studinya sepanjang memenuhi syarat sebagai asesor.1) Portofolio/dokumen Guru Kelas MI diases/diverifikasi oleh asesor yang memiliki NIA Guru Kelas MI dan berasal dari dosen PGMI di Fakultas Tarbiyah STAIN/IAIN/UIN. Asesor tersebut dipasangkan dengan asesor bidang studi serumpun dari LPTK yang mendapat penugasan dari Mendiknas.

Membawa portofolio/dokumen tiap asesor yang telah dikemas2 ke tempat penilaian portofolio/verifikasi dokumen. s. Menyiapkan tanda pengenal asesor (Lampiran 20). dan nama asesor. Menyiapkan daftar hadir asesor (Lampiran 19).2/Lampiran 12) dari ASG yang telah dilengkapi dengan nama Rayon LPTK. dan nama asesor. dan mencetak sesuai dengan jumlah asesor. jenjang pendidikan.1/Lampiran 12 dan verifikasi dokumen individual (Format C1. n. o.bidang studi/mata pelajaran sertifikasi guru. pengikatan dapat dibuat menjadi dua bendel. p. t. nama peserta. q. 1) Daftar portofolio/dokumen tiap asesor (Format C7/Lampiran 18). jenjang pendidikan. Dapat diikat dengan tali. Tiap format maksimum memuat 10 (sepuluh) peserta. u. Mencetak daftar penilaian portofolio individual (Format C1. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 62 . disertai dengan format sebagai berikut. r. yaitu satu bendel terdiri atas 10 portofolio dan bendel berikutnya adalah lima portofolio. Mengidentifikasikan dan melakukan pengemasan portofolio/dokumen tiap asesor sesuai dengan Format C8/Lampiran 18 yang tercetak. 1 Jika bidang studi/mata pelajaran tertentu berjumlah 15 portofolio. nomor peserta. Menyiapkan berita acara serah terima berkas dari asesor kepada PSG setelah dinilai/diverifikasi (BA-PF: 5/Lampiran 23). bidang studi/mata pelajaran sertifikasi guru. Menyiapkan berita acara serah terima berkas dari PSG kepada asesor (BAPF: 4/Lampiran 22). Hal ini berarti satu kemasan terdiri atas maksimal sepuluh bendel portofolio peserta1. Menyiapkan berita acara pelaksanaan penilaian portofolio/verifikasi dokumen (BA-PF: 3/ Lampiran 11) dan menggandakan sesuai kebutuhan.

terutama tentang prinsip penilaian portofolio/verifikasi dokumen individual dan konsinyasi. MS. K. 1) Mekanisme penilaian portofolio/verifikasi dokumen secara umum.2) Penilaian portofolio individual (Format C1. 2) Mekanisme penilaian portofolio individual dan penentuan peserta dengan rekomendasi: L.1/Lampiran 12) dan/atau verifikasi dokumen individual (Format C1. MPLPG. Informasi yang diberikan antara lain sebagai berikut2. dan TMP. dan D. Hal ini dimaksudkan agar peserta pola ini masih dapat mengikuti pola penilaian portofolio apabila dokumen yang dibuat dinyatakan TMP. MA. Bisa dikembangkan sesuai kebutuhan selama tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada. 2. K.2/Lampiran 12). 3) Mekanisme verifikasi dokumen individual dan penentuan peserta dengan rekomendasi: MP. Pelaksanaan Penilaian Portofolio dan Verifikasi Dokumen1 Pada tahap pelaksanan penilaian portofolio/verifikasi dokumen. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 3 63 . 4) Pengecekan kesesuaian peserta dengan persyaratan yang harus dipenuhi. Di luar batas toleransi. Mengadakan pertemuan teknis (technical meeting) persiapan penilaian portofolio/verifikasi dokumen dengan para asesor dengan menyertakan tim ahli dan divisi-divisi dalam PSG yang berkompeten sebagai pemandu/nara sumber. 1 Pelaksanaan verifikasi dokumen diprioritaskan daripada penilaian portofolio. Rayon LPTK/PSG melakukan kegiatan sebagai berikut. 6) Mekanisme verifikasi skor yang berbeda antara dua asesor penilai portofolio3/verifikasi dokumen yang sama. 5) Mekanisme penyerahan hasil penilaian portofolio/verifikasi dokumen individual kepada petugas entri data. a.

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 64 . dan format lain yang diperlukan. 2) Penilaian portofolio individual (Format C1.1/Lampiran 12) dalam keadaan kosong/belum ada skor. Penyerahan berkas disertai dengan berita acara serah terima berkas dari PSG kepada asesor (BA-PF: 4 pada Lampiran 22). d. a) Jika sudah sesuai. Meminta kepada asesor untuk melakukan hal sebagai berikut. 4) Format penilaian RPP. RKM. RPBK. 8) Mekanisme penandatanganan berita acara serah terima berkas dari PSG kepada asesor. 11) Informasi lain yang dianggap perlu. 1) Daftar berkas tiap asesor (Format C7/Lampiran 18). 9) Mekanisme penandatanganan berita acara serah terima berkas dari asesor kepada PSG setelah proses penilaian portofolio/pemeriksaan berkas telah selesai. RKA. Mengundang asesor dan menyerahkan portofolio/dokumen yang telah diikat/dikemas kepada asesor disertai dengan berkas sebagai berikut. maka asesor dapat langsung melaksanakan tugas penilaian terhadap portofolio guru.2/Lampiran 12) dalam keadaan kosong/belum ada hasil pemeriksaan. 1) Mengecek apakah isian data pada Format C8 (cetakan ASG) sudah sesuai dengan portofolio/dokumen atau belum. b. 10) Kode etik asesor (Lampiran 21). Laporan Pelaksanaan Kepengawasan. 3) Verifikasi dokumen individual (Format C1. Mengalokasikan waktu kepada asesor untuk melaksanakan tugas penilaian portofolio/verifikasi dokumen. c.7) Mekanisme entri data perbaikan skor setelah dilakukan verifikasi antardua asesor penilai portofolio yang sama.

dan surat rekomendasi dari dinas pendidikan kabupaten/kota. Peserta harus melengkapi kekurangan tersebut kemudian dokumen dikirimkan lagi ke Rayon LPTK.b) Jika belum sesuai. dan jujur. (2) keabsahan. 2) Meminta kepada asesor untuk melakukan penilaian portofolio/verifikasi dokumen secara profesional. 1 Verifikasi dokumen menyangkut aspek: (1) kelengkapan. dan (4) relevansi ijazah S-2/S-3dengan bidang studi/mapel/rumpun bidang studi/mapel/bidang keahlian/bidang kepengawasan. maka PSG meminta kepada asesor menghubungi PSG untuk klarifikasi data. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 65 . b) Melengkapi Administrasi (MA) Peserta yang harus melengkapi administrasi apabila skor hasil penilaian portofolionya telah mencapai batas kelulusan. 3) Berdasarkan hasil penilaian portofolio individual. keabsahan SK pangkat/ golongan. (3) kebenaran dokumen. a) Lulus Portofolio (L) Peserta yang dinyatakan lulus penilaian portofolio apabila mendapatkan skor penilaian portofolio sama dengan atau di atas skor minimal kelulusan. tetapi masih ada kekurangan administrasi. yaitu 841-849 harus memenuhi skor minimal dengan melakukan kegiatan yang berkaitan dengan profesi pendidik untuk melengkapi kekurangan portofolio tersebut. Misalnya ijazah belum dilegalisasi. Khusus untuk guru dalam jabatan yang telah mencapai serendah-rendahnya golongan IV/c diverifikasi kebenaran. objektif. c) Melengkapi Substansi (MS) Peserta dengan hasil penilaian portofolio belum mencapai skor minimal kelulusan. meminta kepada asesor untuk memberikan rekomendasi sebagai berikut. pernyataan peserta pada portofolio sudah ditandatangani tanpa dibubuhi materai. dan sebagainya. independen. sesuai dengan rubrik portofolio atau ramburambu verifikasi dokumen1 pada Buku 3.

(2) kewajaran proses studi termasuk jarak tempat tugas peserta dengan tempat studi. Peserta yang lulus uji kompetensi memperoleh sertifikat pendidik. e) Klarifikasi (K) Peserta yang melampirkan sebagian atau keseluruhan portofolio yang diragukan keaslian. Dokumen peserta akan dikembalikan ke dinas pendidikan provinsi dan dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi (untuk guru SLB). f) Diskualifikasi (D) Peserta sertifikasi akan didiskualifikasi apabila: (1) tidak sesuai dengan kriteria penetapan peserta. 1 Kebenaran antara lain menyangkut: (1) kewajaran masa studi. Kuota peserta yang didiskualifikasi tidak dapat digantikan oleh peserta lain. Peserta yang tidak lulus pada ujian ulang kedua dikembalikan ke dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi (guru SLB). dan (3) kewajaran dokumen. Bisa salah satu berkas atau seluruh portofolio dan/atau melakukan flagiarisme. maka peserta didiskualifikasi. kebenarnya1. maka diberikan kategori klarifikasi. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 66 . Peserta diberi kesempatan ujian ulang dua kali (untuk materi yang belum lulus). (4) terbukti melakukan usaha penyuapan.d) Mengikuti PLPG (MPLPG) Peserta yang memiliki skor penilaian portofolio belum mencapai skor minimal kelulusan harus mengikuti PLPG yang mencakup empat kompetensi guru dan diakhiri dengan uji kompetensi. Jika peserta terbukti melakukan pemalsuan dokumen. (2) terbukti melakukan pemalsuan portofolio2. Jadwal PLPG ditetapkan oleh Rayon LPTK sesuai dengan rambu-rambu dari KSG. (3) berusia 60 tahun pada tanggal 31 Desember 2010.

2B.4) Berdasarkan hasil verifikasi dokumen individual. proses studi termasuk jarak tempat tugas peserta dengan tempat studi memenuhi kriteria kewajaran serta kebenaran fisik dokumen tidak diragukan.2A dan Format C1. Rekomendasi tersebut dituangkan pada pada Format C1. a) Ijazah (1) Keabsahan (a) Memenuhi persyaratan (MP) apabila foto kopi ijazah yang dilampirkan telah dilegalisasi oleh yang berwenang dengan tanda tangan basah dan distempel. (b) Klarifikasi (K) apabila masa studi. PSG meminta kepada asesor untuk memberikan rekomendasi sebagai berikut. (2) Kebenaran (a) Memenuhi persyaratan (MP) apabila masa studi. (b) Klarifikasi (K) apabila legalisasi foto kopi ijazah tidak lengkap (kurang tanda tangan atau kurang stempel) atau didragukan (ditandatangani oleh pejabat yang tidak berwenang). (2) berasal dari program studi non-kependidikan yang relevan dengan mata pelajaran atau rumpun mata pelajaran/bidang 67 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . proses studi termasuk jarak tempat tugas peserta dengan tempat studi tidak memenuhi kriteria kewajaran atau kebenaran fisik dokumen diragukan. (3) Relevansi (a) Memenuhi persyaratan (MP) apabila: (1) berasal dari program studi kependidikan bidang studi atau diakui serumpun dalam bidang kependidikannya.

keahlian yang diampu (penjelasan relevansi rumpun mata pelajaran/bidang keahlian dapat dilihat pada Ramburambu yang termuat dalam Lampiran Buku 3). (b) Tidak memenuhi persyaratan (TMP) apabila berasal dari program studi non-kependidikan yang tidak relevan dengan mata pelajaran atau tidak serumpun dengan mata pelajaran/bidang keahlian yang diampu. b) SK Mengajar (1) Keabsahan (a) Memenuhi persyaratan (MP) apabila foto kopi SK mengajar yang dilampirkan telah dilegalisasi oleh yang berwenang dengan tanda tangan basah dan distempel. (b) Klarifikasi (K) apabila foto kopi SK mengajar yang dilampirkan tidak dilegalisasi atau dilegalisasi oleh pejabat yang tidak berwenang . (2) Kebenaran (a) Memenuhi persyaratan (MP) apabila foto kopi SK mengajar yang dilampirkan merupakan SK terbaru yang diterbitkan oleh sekolah satminkal dan ditandatangani oleh kepala sekolah yang yang menjabat pada kurun waktu tersebut. (b) Klarifikasi (K) apabila sekolah yang mengeluarkan SK bukan sekolah satminkal, tahun terbit SK tidak wajar, dan pejabat yang menandatangani SK bukan kepala sekolah yang menjabat pada tahun terbit sekolah tersebut. c) SK Golongan Kepangkatan (1) Keabsahan
Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010

68

(a) Memenuhi persyaratan (MP) apabila foto kopi SK golongan kepangkatan yang dilampirkan telah dilegalisasi oleh yang berwenang dengan tanda tangan basah dan distempel. (b) Klarifikasi (K) apabila apabila foto kopi SK golongan kepangkatan yang dilampirkan tidak dilegalisasi atau dilegalisasi oleh pejabat yang tidak berwenang . (2) Kebenaran (a) Memenuhi persyaratan (MP) apabila foto kopi SK golongan kepangkatan IV/b bagi guru yang berkualifikasi S2/S3 atau IV/c yang dilampirkan dikeluarkan oleh institusi yang berwenang, ditandatangani oleh pejabat yang sah, dan dibubuhi stempel. (b) Tidak memenuhi persyaratan (TMP) apabila foto kopi SK golongan kepangkatan yang dilampirkan belum mencapai IV/b bagi guru yang berkualifikasi S2/S3 atau belum mencapai IV/c. (c) Klarifikasi (K) apabila foto kopi SK golongan kepangkatan IV/b bagi guru yang berkualifikasi S2/S3 atau IV/c yang dilampirkan diragukan keaslian/kebenarannya. d) Surat Rekomendasi Dinas Pendidikan Kab/Kota (1) Keabsahan (a) Memenuhi persyaratan (MP) apabila Surat Rekomendasi dari dinas pendidikan kab/kota tempat guru bertugas yang dilampirkan pada dokumen bendel pertama asli. (b) Klarifikasi (K) apabila Surat Rekomendasi dari dinas pendidikan kab/kota tempat guru bertugas yang

69

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010

dilampirkan pada dokumen bendel pertama atau bendel kedua tidak yang asli. (2) Kebenaran (a) Memenuhi persyaratan (MP) apabila surat rekomendasi yang dilampirkan dikeluarkan oleh dinas pendidikan kab/kota tempat guru bertugas, ditandatangani oleh kepala dinas atau pejabat yang ditunjuk dengan tanda tangan basah dan dibubuhi distempel. (b) Klarifikasi (K) apabila yang mengeluarkan surat rekomendasi bukan dinas pendidikan kab/kota tempat guru bertugas atau surat tersebut tidak ditandatangani oleh kepala dinas/pejabat yang ditunjuk atau bukan tanda tangan basah atau tidak distempel. 5) Rekomendasi akhir hasil verifikasi dokumen berpedoman pada Tabel 2 berikut ini. Tabel 2 Rambu-rambu Penentuan Rekomendasi Hasil Verifikasi Dokumen
No. 1 2 3 4 5 6 Kemungkinan Hasil Verifikasi Tiap Komponnen Semua MP Semua TMP Semua K MP dan TMP MP dan K TMP + K Hasil Verifikasi MP TMP K TMP K K

6) Di samping memberikan rekomendasi seperti di atas, PSG meminta kepada asesor untuk memastikan bahwa peserta telah memenuhi persyaratan sebagaimana tertera pada Bab III butir 9 di buku ini atau pada Buku 1.
Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010

70

Apabila terdapat skor portofolio yang berbeda secara mencolok tiap unsur antardua asesor. c) Hasil penilaian portofolio individual (Format C1.2 ) dalam ASG. e.1/Lampiran 12) dalam sudah diisi skor dan ditandatangani/dituliskan nama terang asesor. Mencetak hasil penilaian portofolio gabungan (Format C2.1 dan Format C1. g. Apabila hasil penilaian portofolio antardua asesor tidak terdapat perbedaan yang mencolok. Melalui petugas yang ditunjuk. a) Portofolio yang jumlahnya sama dengan isian di Format C8.1 dan Format C1.1 secara sistematis. 8) Jika asesor sudah selesai melakukan penilaian portofolio/verifikasi dokumen. maka: 71 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . PSG melakukan entri data hasil penilaian portofolio/verifikasi dokumen (Format C1. PSG meminta kepada asesor untuk mengembalikan berkas sebagai berikut. Penyerahan berkas disertai dengan berita acara serah terima berkas dari asesor kepada PSG (BA-PF: 5 pada Lampiran 23). f. PSG dapat meminta kepada asesor untuk dapat melakukan entri data hasil penilaian atau menugaskan admin terkait. PSG meminta kepada kedua asesor untuk menandatangani format hasil penilaian portofolio gabungan (Format C2.1/Lampiran 13) dari ASG dan melakukan pengecekan hasil penilaian portofolio gabungan tersebut.1/Lampiran 13) dan mengarsipkan Format C2. d) Verifikasi dokumen individual (Format C1.2/Lampiran 12) dalam keadaan sudah diisi hasil pemeriksaan dan ditandatangani/dituliskan nama terang asesor. b) Dokumen yang jumlahnya sama dengan isian di Format C8.7) Jika proses penilaian sudah selesai atau ketika sedang berjalan.

a) Kualifikasi dan tugas pokok (15).1 tersebut dan mengarsipkan Format C2. 4) Mencetak hasil verifikasi dokumen gabungan (Format C2. Apabila tidak terjadi kesepakatan antardua asesor maka PSG menugasi asesor ketiga dan meminta untuk memberikan justifikasi hasil penilaian portofolio kedua asesor sebelumnya. PSG meminta kepada kedua asesor untuk menandatangani Format hasil 1 Verifikasi dilakukan dengan memeriksa kembali portofolio terkait (tidak boleh hanya kompromi skor dari Format C1.12 secara sistematis.1) PSG memberikan kembali format tersebut kepada kedua asesor untuk diverifikasi.2/Lampiran 13) dari ASG dan melakukan pengecekan hasil verifikasi dokumen gabungan tersebut. b) Pengembangan profesi (35). 2) Meskipun beda skor antardua asesor kurang dari batasan di atas. maka kedua asesor harus melakukan kesepakatan secara objektif. Dua asesor harus melakukan verifikasi hasil penilaian portofolio1 untuk mencapai kesepakatan jika hasil penilaian antardua asesor di setiap unsur melebihi angka sebagai berikut. namun bila skor total salah satu asesor di bawah batas lulus. 3) PSG melakukan re-entri data setelah dua asesor mencapai kesepakatan objektif dan perbedaan tiap unsur tidak lebih dari ketentuan skor di atas dan mencetak kembali hasil penilaian portofolio gabungan (Format C2.1 dan Format C1.1). Hasil awal dan print-out ASG. Apabila hasil verifikasi dokumen antardua asesor memberikan hasil yang sama (Lulus.1/Lampiran 13) dan meminta kepada kepada kedua asesor untuk menandatangani Format C2. Klarifikasi. Tidak Lulus). c) Pendukung profesi (20). Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 72 .

3) Apabila tidak terjadi kesepakatan antardua asesor maka PSG menugasi asesor ketiga dan meminta untuk memberikan justifikasi hasil verifikasi dokumen kedua asesor sebelumnya.2 dan Format C2. Hasil awal dan print-out ASG. h.2/Lampiran 13) dan mengarsipkan Format C2. Mencetak daftar hasil penilaian portofolio (Format C3/Lampiran 14) dan daftar hasil verifikasi dokumen (Format C6/Lampiran 17) dari ASG. 1) Berdasarkan daftar hasil penilaian portofolio (Format C3/Lampiran 14).11 secara sistematis.12 secara sistematis. kedua asesor memberikan rekomendasi yang berbeda. i. j. a) b) c) d) e) 1 2 Lulus Portofolio (L) Melengkapi Administrasi (MA) Melengkapi Substansi (MS) Mengikuti PLPG (MPLPG) Klarifikasi (K) Hasil awal dan print-out ASG. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 73 .verifikasi dokumen gabungan (Format C2. serta mencetak kembali Format C2. 2) PSG meminta kepada kedua asesor untuk menandatangani format hasil verifikasi dokumen gabungan (Format C2.2/Lampiran 13) dan mengarsipkan Format C2. maka: 1) PSG meminta agar asesor tersebut memeriksa kembali dokumen peserta dan melakukan re-entri atas hasil pemeriksaan ulang tersebut.2. rapat PSG memutuskan peserta sertifikasi dikelompokkan ke dalam 6 (enam) kategori sebagai berikut. PSG mengadakan rapat penentuan hasil penilaian portofolio/verifikasi dokumen.2 dan Format C2. Apabila hasil verifikasi dokumen.

Klarifikasi (K). Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 74 . K dan peserta pola pemberian sertifikat secara langsung yang berstatus TMP dan K dengan kegiatan sebagai berikut: 1) Melaksanakan koordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi. Diskualifikasi (D). Menindaklanjuti peserta pola penilaian portofolio yang bersatus MA. MS. 2) Menerima kelengkapan berkas portofolio/dokumen dari dinas pendidikan kabupaten/kota atau provinsi dan menyatukan berkas tersebut dengan portofolio/dokumen terkait.f) Diskualifikasi (D) 2) Berdasarkan daftar hasil verifikasi dokumen (Format C6/Lampiran 17). 3) Mengundang asesor terkait untuk melaksanakan penilaian ulang portofolio/verifikasi ulang dokumen yang telah melengkapi kekurangan berkas dan melakukan re-entri data hasil penilaian portofolio/verifikasi dokumen pada ASG. b) Jadwal pengumpulan kembali berkas yang telah disiapkan peserta oleh dinas pendidikan kabupaten/kota atau provinsi. a) Jenis dokumen yang perlu dilengkapi oleh peserta. c) Jadwal pengumpulan portofolio bagi peserta pola pemberian sertifikat pendidik secara langsung yang berstatus TMP. Tidak Memenuhi Persyaratan (TMP). a) b) c) d) Memenuhi Persyaratan (MP). d) Mekanisme proses klasifikasi bagi peserta yang berstatus K. antara lain sebagai berikut. Aspek yang dikoordinasikan. k. rapat PSG memutuskan peserta sertifikasi dikelompokkan ke dalam 4 (empat) kategori sebagai berikut.

3) Diskualifikasi (D). maka KSG/Ditjen PMPTK 1 Baik peserta pola penilaian portofolio maupun pemberian sertifikat secara langsung.4) Melakukan klarifikasi/verifikasi bagi peserta yang berstatus K. o. 2) Menetapkan peserta pola pemberian sertifikat pendidik secara langsung menjadi Memenuhi Persyaratan (MP) atau Diskualifikasi (D). atau Diskualifikasi (D). c) Diskualifikasi (D). Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 75 . penentuan hasil akhir penilaian 1) Menetapkan status peserta pola penilaian portofolio menjadi Lulus (L). b) Tidak Memenuhi Persyaratan (TMP). 1) Lulus (L). dan hasil klarifikasi bagi peserta yang berstatus K1. p. Melakukan entri data pada ASG setelah mengakomodasi hasil penilaian ulang portofolio dari peserta yang berstatus MA. MS. baik pola penilaian portofolio maupun pola pemberian sertifikat secara langsung dan melakukan re-entri data hasil klarifikasi pada ASG. Mencetak dari ASG hasil verifikasi dokumen (Format C7/Lampiran 17) dengan tiga kategori sebagai berikut. n. Mengikuti PLPG (MPLPG). Ketua Rayon LPTK melaporkan hasil penilaian portofolio (Format C4/Lampiran 15) dan hasil verifikasi dokumen (Format C7/Lampiran 17) kepada KSG/Ditjen PMPTK untuk diverifikasi. 2) Mengikuti PLPG (MPLPG). Apabila dari hasil verifikasi masih ada data yang belum lengkap/valid. m. PSG mengadakan rapat portofolio/verifikasi dokumen. a) Memenuhi Persyaratan (MP). Mencetak dari ASG hasil penilian portofolio (Format C4/Lampiran 15) dengan tiga kategori sebagai berikut. l.

dinas pendidikan provinsi (khusus guru SLB). Rayon LPTK menerbitkan surat keputusan ketua rayon tentang hasil penilaian portofolio setelah proses verifikasi sudah dinyatakan final oleh KSG dengan lampiran Format C4 Final dan Format C7 Final. Rayon LPTK menyerahkan tembusan hasil penilaian portofolio yang sudah diverifikasi final oleh KSG/Ditjen PMPTK (Format C4 Final dan Format C7 Final) kepada dinas pendidikan kabupaten/kota. 3. Rayon LPTK menerbitkan dan memberikan sertifikat pendidik bagi guru yang telah lulus sertifikasi melalui penilaian portofolio. u. Rayon LPTK mengumumkan hasil penilaian portofolio kepada peserta sertifikasi. maka KSG/Ditjen PMPTK mengirimkan data hasil penilaian portofolio ke Rayon LPTK untuk diterbitkan surat keputusan Ketua Rayon tentang hasil penilaian portofolio/verifikasi dokumen. Penyerahan sertifikasi dapat dilakukan langsung atau dalam kondisi tertentu penyerahan sertifikat pendididik tersebut dapat melalui dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi untuk guru SLB. Jika proses verifikasi sudah final. dan LPMP. 1 Tahap ini berlangsung terus hingga KSG/Ditjen PMPTK menyatakan bahwa proses verifikasi final. s. r.mengembalikan data tersebut ke Rayon LPTK untuk diperbaiki/dilengkapi kemudian data tersebut dikirim ulang ke KSG/Ditjen PMPTK untuk diverifikasi lagi1. Merujuk Buku 4 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 76 . Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Rayon LPTK/PSG melakukan kegiatan persiapan dan pelaksanaan PLPG sebagai berikut2. t. q.

Instruktur yang berasal dari LPMP/P4TK harus memiliki pengalaman menjadi Widyaiswara sekurang-kurangnya 10 tahun dan memiliki latar 77 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . kinerja yang baik. a) Warga negara Indonesia yang berstatus sebagai dosen pada Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi dan widyaiswara pada LPMP/P4TK di wilayah Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi. atau S-1 nonkependidikan dan S-2 kependidikan). 2) Mengembangkan perangkat pembelajaran (modul/bahan ajar). Khusus untuk bidang kejuruan. b) Sehat jasmani/rohani dan memiliki komitmen. serta sanggup melaksanakan tugas. d) Instruktur yang berstatus dosen LPTK harus memiliki pengalaman mengajar pada bidang yang relevan sekurang-kurangnya 10 tahun. 4) Menyiapkan lokasi tempat PLPG dan prasarana pembelajaran yang diperlukan. instruktur dapat berkualifikasi S-1 dan S-2 nonkependidikan yang relevan dan memiliki Akta V atau sertifikat Applied Approach. Persiapan 1) PSG merencanakan pelaksanaan PLPG bagi peserta sertifikasi yang belum lulus penilaian portofolio. khusus bagi instruktur pelatihan guru BK diutamakan memiliki pengalaman menjadi konselor. c) Berpendidikan minimal S-2 (dapat S-1 dan S-2 kependidikan.a. 5) Mengidentifikasikan dan menetapkan instruktur PLPG sesuai dengan kriteria sebagai berikut. Bila Rayon LPTK tidak mempunyai bidang studi yang relevan maka dapat meminta bantuan rayon lain. atau S-1 kependidikan dan S-2 nonkependidikan. 3) Menyiapkan media pembelajaran dan sumber belajar yang diperlukan.

6) Menyusun jadwal pelaksanaan PLPG. sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Dikti/Ketua KSG Nomor 1357/D/T/2009 tanggal Agustus 2009. 8) Membuat dan mengirimkan surat pemanggilan peserta melalui dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota. 7) Menyusun tatatertib PLPG. sepanjang memenuhi syarat sebagaimana ditetapkan dalam panduan. Teknis pelaksanaannya dapat dilakukan melalui alternatif sebagai berikut. diutamakan antar Rayon LPTK terdekat. e) Instruktur untuk PLPG guru yang diangkat dalam jabatan pengawas diutamakan yang memiliki kompetensi kepengawasan dan sudah memiliki NIA untuk bidang kepengawasan. f) Apabila di Rayon LPTK tidak terdapat instruktur PLPG yang relevan. (2) Mengundang instruktur relevan dari Rayon LPTK lain. (1) Mengirimkan peserta PLPG ke Rayon LPTK yang memiliki instruktur/asesor relevan. Penentuan kelulusan dan penerbitan sertifikat pendidik dilakukan oleh Rayon LPTK sesuai penugasan Mendiknas. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 78 . Penentuan kelulusan oleh Rayon LPTK yang melaksanakan PLPG dan penerbitan sertifikat pendidik dilakukan oleh Rayon LPTK yang mendapat penugasan dari Mendiknas. (3) Merekrut instruktur dari dosen Fakultas non FKIP di LPTK pelaksana sertifikasi guru sesuai bidang keahliannya.belakang pendidikan yang relevan dengan bidang studi yang diampu. dimungkinkan outsourcing instruktur PLPG dilakukan antar Rayon LPTK.

maka KSG/Ditjen PMPTK mengembalikan data tersebut ke Rayon LPTK untuk diperbaiki/dilengkapi kemudian data tersebut dikirim ulang ke KSG/Ditjen PMPTK untuk diverifikasi lagi1. maka KSG/Ditjen PMPTK mengirimkan data hasil PLPG ke Rayon LPTK untuk diterbitkan surat keputusan Ketua Rayon tentang Hasil PLPG. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 79 . 2) Melaksanakan ujian ulang bagi peserta PLPG yang belum lulus. Apabila dari hasil verifikasi masih ada data yang belum lengkap/valid.b. Kesempatan mengikuti ujian ulang diberikan sebanyak dua kali. Pelaksanaan PLPG termasuk ujian ulang harus selesai pada tahun yang sedang berjalan. 7) Rayon LPTK menyerahkan tembusan hasil PLPG yang sudah diverifikasi final oleh KSG/Ditjen PMPTK (Format C5 Final) kepada dinas pendidikan kabupaten/kota. Pelaksanaan 1) Melaksanakan PLPG dengan taat azas sesuai dengan ketentuan pada Buku 4. 5) Rayon LPTK menerbitkan surat keputusan ketua rayon tentang hasil PLPG setelah proses verifikasi sudah dinyatakan final oleh KSG/Ditjen PMPTK dengan lampiran Format C5 Final. 3) Rayon LPTK melaporkan hasil PLPG (menggunakan Format C5/Lampiran 16) kepada KSG/Ditjen PMPTK untuk diverifikasi. dan LPMP. 6) Rayon LPTK mengumumkan hasil PLPG yang sudah diverifikasi final oleh KSG/Ditjen PMPTK (Format C5 Final) kepada peserta sertifikasi. 4) Jika proses verifikasi sudah final. dinas pendidikan provinsi (khusus guru SLB). 1 Tahap ini berlangsung terus hingga KSG/Ditjen PMPTK menyatakan bahwa proses verifikasi final.

8) Rayon LPTK menerbitkan dan memberikan sertifikat pendidik bagi guru yang telah lulus sertifikasi. Sertifikat Pendidik Pemberian sertifikat pendidik bagi peserta yang lulus sertifikasi guru dikeluarkan oleh LPTK berpedoman pada Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 02/KSG-DIKTI/2007 tanggal 22 Oktober 2007 dan Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi/Ketua Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG) Nomor 1876/D/T/2009 tanggal 19 Oktober 2009. Untuk itu PSG melakukan beberapa hal sebagai berikut: a. Pengadministraian Portofolio. b. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 80 . dan Hasil Penilaian Berkas portofolio dan dokumen peserta sertifikasi guru dikelola dengan baik agar jika ingin dipergunakan kembali dapat dengan mudah ditemukan. Mengadministrasikan portofolio yang terdapat berkas asli (komponen 2 dan 8) untuk memudahkan proses pengambilan portofolio oleh dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi (untuk guru SLB). Penyerahan sertifikasi dapat dilakukan langsung atau dalam kondisi tertentu penyerakan sertifikat pendididik tersebut dapat melalui dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi untuk guru SLB. Jika dalam kurun waktu lebih dari 3 1 Atau sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh Rayon LPTK. Dokumen. 4. 5. Memberikan layanan kepada dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi dalam proses pengambilan bendel pertama portofolio yang memuat bukti fisik asli untuk komponen 2 dan 8. Pelaksanaan PLPG secara lengkap dapat dilihat pada Buku 4 (Rambu-Rambu Pelaksanaan PLPG). serta ketentuan lain yang relevan. minimal 2 minggu setelah pengumuman kelulusan1.

d. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 81 . Penyerahan dokumen dilengkapi dengan bukti serah terima secara tertulis1. Gambar 4. 1 Bukti serah terima dibuat PSG Rayon LPTK. Guru peserta sertifikasi kategori K yang terbukti memalsukan dokumen memperoleh status D dan dikembalikan ke dinas pendidikan kabupaten/kota untuk dilakukan pembinaan. Mengadministrasikan portofolio (bendel ke-2) setelah selesai dinilai oleh asesor sebagai arsip. mengadministrasikan hasil penilaian individual (sebelum kesepakatan dan mungkin ada perbaikan skor) sebagai arsip.2. Pelaporan dan Tindak Lanjut Pelaksanaan Sertifikasi Guru Rayon LPTK membuat laporan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan kepada KSG/Ditjen PMPTK dengan sistematika. MA.bulan. waktu pelaporan yang ditetapkan oleh KSG/Ditjen PMPTK. maka di luar tanggung jawab Rayon LPTK. c. dan MPLPG. substansi. MS. di bawah menyajikan prosedur tindaklanjut bagi guru peserta sertifikasi yang termasuk kategori L. portofolio tersebut tidak diambil. 6.

Jika pada saat sertifikasi dan atau di kemudian hari diperoleh informasi tentang penyimpangan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan (oleh guru. dan sosial sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang No. kepribadian. atau PSG). dan penghargaan sebagai guru yang pernah diterima (Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008. asesor. Sesuai Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi/Ketua Konsorsium Sertifikasi Guru Nomor 1876/D/T/2009 tanggal 19 Oktober 2009 Rayon LPTK Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 82 .2 Tindak Lanjut Hasil Penilaian Portofolio 7. 14 Tahun 2005. profesional. Pasal 63. dinas pendidikan kabupaten/kota. Penyimpangan dan Sanksi Rayon LPTK bertanggung jawab dan menjamin bahwa guru yang lulus sertifikasi memiliki kompetensi pedagogik. tunjangan fungsional atau subsidi tunjangan fungsional. Guru yang terbukti memperoleh kualifikasi akademik dan/atau sertifikat pendidik dengan cara melawan hukum diberhentikan sebagai guru dan wajib mengembalikan seluruh tunjangan profesi. Rayon LPTK menindaklanjutinya dengan melakukan verifikasi dan mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Gambar 4. Ayat 5).

LPTK tidak dibenarkan melakukan pemungutan dana dari guru peserta sertifikasi untuk tujuan apapun. 83 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . termasuk acara pemberian sertifikat pendidik. Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 Jadwal pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2010 terdapat pada Lampiran 24. C.

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 84 .

Rasional KONSORSIUM SERTIFIKASI GURU Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2) kualitas proses pembelajaran sebagai wujud pelaksanan tridharma perguruan tinggi. Sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 11 ayat (2).BAB V A. Melalui sertifikasi diharapkan kinerja guru meningkat yang berimplikasi pada peningkatan mutu pendidikan nasional secara berkelanjutan. Penetapan perguruan tinggi yang memiliki program pengadaan tenaga kependidikan (PTPTK/LPTK) sebagai penyelenggara sertifikasi guru berdasarkan berbagai pertimbangan objektif yang terkait dengan (1) keberadaan dan kualitas sumberdaya manusia. maka untuk standarisasi kualitas proses dan hasil sertifikasi guru diperlukan institusi 85 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . institusi penyelenggara sertifikasi guru adalah perguruan tinggi yang memiliki program pengadaan tenaga kependidikan yang terakreditasi dan ditetapkan oleh pemerintah. S-2. (5) komitmen perguruan tinggi dalam memberikan laporan Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri (EPSBED) kepada Ditjen Dikti setiap akhir semester. Untuk itu dalam rangka menjamin kualitas guru perlu dilakukan uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat pendidik. dan S-3). dan (6) ketaatazasan dalam penyelenggaraan perguruan tinggi sesuai dengan peraturan dan perundangan yang ada. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Pelaksanaan sertifikasi guru melibatkan berbagai institusi. Sertifikasi guru merupakan upaya peningkatan mutu pendidik yang diikuti dengan peningkatan kesejahteraan guru. dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menyatakan guru dan dosen adalah pendidik profesional. (3) peringkat akreditasi BAN-PT. (4) jumlah program studi kependidikan yang ada (S-1.

5. keanggotaan KSG terdiri atas berbagai institusi yang terkait dengan penyelenggaraan sertifikasi guru. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Tahun 2009 tentang Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru. 7. B. 6. Rektor Universitas Pendidikan Indonesia. Rektor Universitas Katholik Sanata Dharma Yogyakarya. yakni Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). Sekretaris Jenderal Departemen Agama. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Rektor IKIP PGRI Semarang. Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas. 11. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 86 . 3. sebagai berikut. 5. Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Tahun 2009. 3.berbentuk konsorsium. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas. Dekan FKIP Universitas Palangkaraya. 2. Dasar Hukum 1. 4. Rektor Universitas Negeri Makasar. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 9. Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta. 1. 4. Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. 10. 8. Rektor Universitas Negeri Padang. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 10 Tahun 2009 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan.

wakil ketua. 2. Konsorsium Sertifikasi Guru dan Pelaksana Harian dalam melaksanakan tugas dibantu sekretariat yang berkedudukan di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. D. Ketua Konsorsium Sertifikasi Guru membentuk Pelaksana Harian yang diketuai oleh Sekretaris Eksekutif. dan anggota konsorsium. 87 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . Merumuskan standarisasi proses dan hasil sertifikasi guru. Mendiknas menetapkan Pembentukan Konsorsium Sertifikasi Guru dengan susunan keanggotaan: ketua. Tugas 1. 2. C. 5. Penetapan Konsorsium 1. Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 022/P/2009 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari Sekretaris Eksekutif membentuk divisi-divisi dan tim ad hoc sesuai kebutuhan. Dalam rangka melaksanakan tugas. 3.6. 4. KSG menetapkan tata kerja dan program kerja konsorsium berdasarkan keputusan Ketua. Melaksanakan harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru.

E. h. Rektor IKIP PGRI Semarang. Tim Monev Independen Sekretaris Eksekutif : Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti Wakil Sekretaris Eksekutif I : Direktur Profesi Pendidik Ditjen PMPTK Wakil Sekretaris Eksekutif II : Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Departemen Agama Wakil Sekretaris Eksekutif III : UPI Sekretariat 1 (Ditjen Dikti) Sekretariat 2 (Departemen Agama) Divisi Penjaminan Mutu Divisi Data dan Informasi Tim Ad Hoc Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Gambar 5.1. Rektor Universitas Negeri Padang. berikut ini. f. Rektor Universitas Katholik Sanata Dharma Yogyakarya. a. g. Dekan FKIP Universitas Palangkaraya. : Dirjen Dikti Ketua Wakil Ketua 1 : Dirjen PMPTK Wakil Ketua 2 : Sekretaris Jenderal Departemen Agama Anggota : Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Rektor Universitas Negeri Makasar. Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta. b. Organisasi Bagan struktur organisasi KSG disajikan pada Gambar 5. e.1 Bagan Organisasi Konsorsium Sertifikasi Guru Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 88 . Rektor Universitas Pendidikan Indonesia. c. d.

Rayon LPTK dengan Dinas Pendidikan Provinsi. Mengkoordinasikan pelaksanaan kerja divisi dan tim ad hoc d. Mengkoordinasikan pelaksanaan minitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Tim independen. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 89 . Mengembangkan indikator kompetensi lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Sekretaris Eksekutif a. c. 4. Tugas Konsorsium Sertifikasi Guru a. dan Rayon LPTK dengan KSG. Merumuskan standar proses dan hasil sertifikasi guru b. b. Melaksanakan kebijakan KSG dalam kegiatan sehari-hari b.F. 2. Melakukan koordinasi dengan berbagai institusi lain yang terkait dengan pelaksanaan sertifikasi guru c. c. c. Deskripsi Tugas Unsur-Unsur KSG 1. Mengadministrasikan dokumen hasil kerja divisi dan tim ad hoc. Melakukan pengendalian proses dan hasil sertifikasi guru. Memfasilitasi pelaksanaan tugas Sekretaris Eksekutif. b. Melakukan koordinasi antar Rayon LPTK Penyelenggara. Melaksanakan harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sertifikasi guru. Sekretariat a. Kabupaten/Kota. Divisi Penjaminan Mutu a. Bertanggungjawab atas seluruh pelaksanaan tugas harian 3. Menjabarkan dan melaksanakan program kerja KSG e. Memfasilitasi pelaksanaan tugas divisi dan tim ad hoc.

mengolah. Mengumpulkan. Melaksanakan minitoring dan evaluasi internal penyelenggaraan sertifikasi guru. antara lain sebagai berikut. Menyusun Petunjuk Teknis Sertifikasi untuk Guru. Menyusun Pedoman Penyusunan Portofolio. Tim AD HOC Melaksanakan kegiatan sesuai dengan deskripsi tugas yang diberikan sekretaris eksekutif. h. Menyusun Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Pola Pendidikan. i. e. Mengembangkan dan mengelola sistem koding data sertifikasi guru. Divisi Data dan Informasi a. Mengembangkan instrumen portofolio guru beserta rubriknya. Mengembangkan dan mengelola sistem informasi sertifikasi guru. masyarakat. g. menganalisis. e. j. Menampung. dan mempublikasikan informasi Mengelola sistem registrasi guru yang bersertifikat. f. c. 6. a. Menyusun Rambu-rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). dan menindaklanjuti masukan Menyusun laporan kegiatan divisi. Menyusun Pedoman Penetapan Peserta. Menyusun Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi. b. 5. g. sertifikasi guru.d. d. f. Menyusun Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru dalam Jabatan melalui Pola Pendidikan. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 90 .

2. Pembiayaan Biaya operasional kegiatan Konsorsium Sertifikasi Guru dibebankan pada: 1. Sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat. Menyusun naskah akademik dan pedoman penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan dan prajabatan. Menyusun naskah akademik sistem sertifikasi guru. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan devisi. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan divisi. c.b. e. g. d. G. f. 91 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . h. Mengembangkan rambu-rambu kurikulum Diklat Profesi Guru (PLPG). Mengembangkan instrumen lain yang terkait dengan sertifikasi guru. Anggaran yang relevan pada Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama. Menetapkan rayonisasi LPTK penyelenggara sertifikasi guru.

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 92 .

LAMPIRAN 93 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 94 .

LAMPIRAN 1 95 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 96 .

tulislah: 10051518010015. Misal Anda peserta sertifikasi guru dengan nomor peserta 10051518010015. B. Isian Format A1. PETUNJUK PENGISIAN  Nomor Peserta Diisi nomor peserta sertifikasi guru. Penjelasan nomor peserta tersebut sebagai berikut.2 ini. kemudian cetakan format tersebut (dari Apklikasi RSG) diserahkan kepada dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota untuk selanjutnya ditandatangani dan disisipkan pada portofolio/dokumen.1/Format A1. PETUNJUK UMUM 1.1/Format A1.1/Format A1. Guru peserta sertifikasi harus meneliti dengan cermat kebenaran kode tahun. 2. Departemen (Depdiknas/Depag). agar tidak terjadi hambatan selama proses sertifikasi guru.2) ini sebelum diserahkan disahkan kepala sekolah dan diserahkan ke dinas pendidikan kab/kota atau dinas pendidikan provinsi untuk guru SLB. provinsi.2 ini harus sesuai dengan isian pada Cover Portofolio/Dokumen.LAMPIRAN 2 PANDUAN PENGISIAN FORMULIR PENDAFTARAN (FORMAT A1) PESERTA SERTIFIKASI GURU TAHUN 2010 A. 3. 5. dan nomor urut.1/Format A1. 4. Peserta sertifikasi guru dapat menggandakan sendiri Formulir Pendaftaran Format A1.2 Asli (tulisan tangan peserta) dientri oleh PSG LPMP pada RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK. jenjang dan bidang studi/mata pelajaran. 97 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . kabupaten/kota. Guru peserta sertifikasi harus meneliti dengan cermat semua identitas yang dituliskan pada Formulir Pendaftaran (Format A1. Format A1. Nomor peserta diberikan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi untuk guru SLB. Formulir Pendaftaran ditulis tangan dengan huruf balok menggunakan balpoin dengan tulisan warna hitam.

SMALB. 2 3. 12.  Khusus PNS o Format 1:  NUPTKCEKNIP<#>NIP<#>Nama  Contoh: NUPTKCEKNIP#131738881#RACHMAWATI o Format 2: NUPTKCEKDAT<Spasi>#TGL_LAHIR#Nama_guru#Nama_sekolah#Kab/kota  Contoh: NUPTKCEKDAT #24051979#RAHAYUNINGTYAS#SMA N 1 MALANG #KOTA MALANG  Khusus NON PNS o Format:  NUPTKCEKDAT<Spasi>#TGL_LAHIR#Nama_guru#Nama_sekolah#Kab/kota/ Propinsi  Contoh: NUPTKCEKDAT #24051979# SUDARMO#SMA KARTIKA #KOTA MALANG  Nama Peserta (Lengkap dengan Gelar Akademik) Diisi nama lengkap (termasuk gelar akademik) guru peserta sertifikasi. Guru bertugas di Provinsi Jawa Timur. dapat mengetahuinya dengan cara mengakses website www. MTs. 14 Kode Kode 10 Kode 05 Kode 15 Kode 180 Kode Kode 0015 1 Arti Guru peserta sertifikasi tahun 2010.Digit 1.info. 6 7. 4 5. Nama harus ditulis sedemikian rupa sehingga cara penulisan (susunan dan ejaan) harus sesuai dengan yang tertulis nama yang tertulis pada SK Kepangkatan. SMPLB. SMK. yaitu Penilaian Portofolio atau Pemberian Sertifikat secara Langsung (coret yang tidak perlu). Bagi guru yang belum mengetahui NUPTK nya. Pola Sertifikasi yang Diikuti Diisi pola sertifikasi yang diikuti oleh peserta.nuptk. MAK) Guru pada Depdiknas Nomor urut peserta (sama dengan nomor SK Penetapan Peserta)  NUPTK  Dituliskan NUPTK guru peserta sertifikasi. dituliskan 1038755657300033. MA. 13. 8. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010  98 . SMA. Guru bertugas di Kabupaten Blitar Guru matematika (dapat pada SMP. Peserta yang memiliki NUPTK 1038755657300033. 9 10 11.

harus memiliki masa kerja sebagai guru minimal 5 tahun (per 1 Januari 2010) dan pada saat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen terbit. Penulisan golongan III/a. Penata. IV/a. III/c. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 99 . baik sebagai PNS maupun Bukan PNS. Penata muda Tk I. Diisikan masa kerja sebagai guru. Laki-laki atau Perempuan. Jika guru PNS telah memiliki masa kerja sebagai guru bukan PNS. Isian ini amat penting dan akan melekat pada Sertifikat Pendidik. yang bersangkutan sudah menjadi guru. maka masa kerjanya merupakan gabungan keduanya. NIP/NIK Dituliskan NIP guru peserta sertifikasi (bagi PNS) atau NIK (bagi guru bukan PNS) sesuai dengan SK Pengangkatan sebagai guru. Pembina Utama Muda. IV/e. IV/b. Pangkat/Golongan 1 2 Dituliskan pangkat /golongan ruang kepegawaian guru peserta sertifikasi pada saat pendaftaran menjadi peserta sertifikasi guru. Masa kerja sebagai kepala sekolah dituliskan sesuai dengan SK pengangkatan kepala sekolah. Jika guru sebagai peserta sertifikasi kategori bukan PNS masa kerja dihitung sejak yang bersangkutan menjadi guru. Pembina Tk I. dicoret yang tidak perlu. Pembina. Isian ini harus sesuai dengan Bidang Studi/Mata Pelajaran/Bidang Keahlian/Guru Kelas yang berkode (Lampiran 5) dan relevan dengan nomor peserta. IV/c. Masa Kerja sebagai Guru a. Penata Tk I. III/b. Jenis Kelamin Dituliskan jenis kelamin guru peserta sertifikasi. Kosongkan bila guru tidak memiliki NIP/NIK. III/d. c. Tempat. Pembina Utama Madya. Pembina Utama. IV/d. b. Peserta sertifikasi guru tahun 2010. Tanggal Lahir      1 Penulisan pangkat: Penata muda. Bidang Studi/Mata Pelajaran yang Disertifikasi/Rumpun Kepengawasan Diisi Bidang Studi/Mata Pelajaran/Bidang Keahlian/Guru Kelas TK/TKLB/SD/SDLB/Rumpun Kepengawasan yang diikuti dalam program sertifikasi.

1 Asli (tulisan tangan peserta) o Peserta Sertifikasi diisi nama lengkap guru peserta sertifikasi sesuai yang tertulis pada isian nama dan ditandatangani oleh peserta yang bersangkutan. Jenis/Jenjang Pendidikan Tempat Tugas/Pengawas Satuan Pendidikan Dituliskan Jenis/Jenjang Pendidikan Tempat Tugas atau yang menjadi binaan pengawas (TK/SD/SMP/SMA/SMK/SLB). (3) Ketua program keahlian satuan pendidikan. (8) Pembimbing kegiatan karya ilmiah remaja. Tugas Tambahan Lingkari nomoryang sesuai dengan salah satu jenis tugas tambahan sebagai berikut: (1) Kepala satuan pendidikan. Jumlah Sekolah Binaan Dituliskan jumlah satuan pendidikan (sekolah) yang menjadi binaan pengawas peserta sertifikasi guru. (5) Kepala laboratorium. kab/kota.Diisikan tempat dan tanggal lahir guru peserta sertifikasi sesuai dengan identitas pada SK Kepangkatan. atau unit produksi. alamat sekolah/instansi. Khusus untuk guru BK diisikan jumlah peserta didik yang dibimbing. Misal: S1/Pendidikan Matematika. (4) Kepala perpustakaan. Pengesahan  Format A1. (9) Guru piket. Kepanitiaan tidak termasuk tugas tambahan. Misal: Blitar.      Sekolah/Instansi Tempat Tugas Dituliskan identitas instansi tempat bertugas atau Satminkal (Satuan Administrasi Pangkal) peserta sertifikasi. provinsi. Penghitungan beban kerja sesuai dengan ketentuan. Kecamatan. Beban Kerja Per Minggu Dituliskan beban kerja per minggu peserta sertifikasi. nomor telepon sekolah/instansi. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010   100 . dan khusus untuk peserta sebagai guru dituliskan Nomor Statistik Sekolah (NSS). 21 April 1964. Untuk pengawas dituliskan jumlah beban kerja per minggu kegiatan kepengawasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (2) Wakil kepala satuan pendidikan.  Pendidikan Terakhir/Program Studi Diisi jenjang pendidikan terakhir yang sudah dicapai dan program studi yang pernah diikuti guru peserta sertifikasi sesuai ijazah yang dimiliki. (6) Kepala bengkel. (7) Pembina pramuka. meliputi: nama sekolah/instansi. atau coret yang tidak perlu.

Format A1. Untuk guru SLB ditandatangani oleh dinas pendidikan provinsi.2 cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK o Ditandatangani bersama oleh Kepala LPMP dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau pejabat yang mewakili dan dibubuhi cap/stempel dinas pendidikan kabupaten/kota.. diisi nama sekolah. Format A1. o Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota diisi nama kepala dinas pendidikan atau pejabat yang ditunjuk dan dibubuhi cap/stempel dinas pendidikan terkait.1 cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK dalam Aplikasi SIM-NUPTK o Ditandatangani bersama oleh Kepala LPMP dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau pejabat yang mewakili dan dibubuhi cap/stempel dinas pendidikan kabupaten/kota. o Kepala sekolah.   o Peserta sertifikasi (guru) dan kepala sekolah tidak perlu tanda tangan pada Format A1. Untuk guru SLB ditandatangani oleh dinas pendidikan provinsi.1 cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK.1 cetakan RSG dalam Aplikasi SIM-NUPTK. Format A1. 101 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . nama kepala sekolah. ditandatangani oleh kepala sekolah dan dibubuhi cap/stempel sekolah tempat/satminkal guru bertugas. o Peserta sertifikasi (pengawas) tidak perlu tanda tangan pada Format A1.2 Asli (tulisan tangan peserta) o Peserta Sertifikasi diisi nama lengkap pengawas peserta sertifikasi sesuai yang tertulis pada isian nama dan ditandatangani oleh peserta yang bersangkutan o Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota diisi nama kepala dinas pendidikan atau pejabat yang ditunjuk dan dibubuhi cap/stempel dinas pendidkan terkait.

Pengisian Digit 3 dan 4 Digit 3 dan 4 adalah kode untuk provinsi tempat guru melaksanakan tugas mengajar. Pengisian digit tersebut sesuai dengan Lampiran 4. diisi 10.LAMPIRAN 3 TATACARA PEMBERIAN NOMOR PESERTA Nomor peserta meliputi 14 (empat belas) digit dengan ketentuan pemaknaan sebagai berikut. Contoh. Contoh. guru menjadi peserta sertifikasi tahun 2010. Pengisian Digit 5 dan 6 Digit 5 dan 6 adalah kode untuk kabupaten/kota tempat guru melaksanakan tugas mengajar. Contoh. Pengisian digit tersebut sesuai dengan Lampiran 4. guru melaksanakan tugas mengajar di Provinsi Jawa Timur. Pengisian Digit 1 dan 2 Digit 1 dan 2 adalah kode untuk tahun ketika guru menjadi peserta sertifikasi. digit tersebut diisi dengan kode 05. diisi tahun (dua digit dari belakang). guru Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 102 .

guru binaan Depdiknas (kode 1). Contoh. dan 14 Digit 11. Pengisian digit tersebut sesuai dengan Lampiran 5. dan 9 adalah kode untuk bidang studi/mata pelajaran/bidang keahlian/guru kelas TK/TKLB/SD/SDLB yang diikuti dalam program sertifikasi. Pengisian Digit 7. digit tersebut diisi dengan kode 15. dan 14 adalah nomor urut peserta sertifikasi. peserta sertifikasi nomor urut 15. 8. digit tersebut ditulis 0015. Pengisian Digit 11. Misal. Jika peserta sertifikasi adalah guru kelas SD diisi dengan kode 027. dan oleh Departemen Agama angka 2. sebagai peserta sertifikasi dengan nomor urut 15. 13. 12.melaksanakan tugas mengajar di Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur. 12. maka nomor peserta guru tersebut adalah sebagai berikut: 10051518010015 103 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . 13. guru SMP pengampu mata pelajaran matematika (kode 180). Contoh Nomor Peserta yang Ditulis secara Lengkap: Peserta sertifikasi tahun 2010 (kode 10). di Provinsi Jawa Timur (Kode 05) Kabupaten Blitar (kode 15). Nomor urut tersebut diberikan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota kepada peserta sertifikasi sesuai dengan urutan pada SK Penetapan Peserta peserta yang mengikuti sertifikasi. Pengisian Digit 10 Digit 10 diisi dengan kode peserta sertifikasi yang diselenggarakan oleh Depdiknas angka 1. 8. guru melaksanakan tugas mengajar bidang studi matematika SMP diisi dengan kode 180. dan 9 Digit 7.

LAMPIRAN 4 KODE PROVINSI (DIGIT 3 DAN 4) DAN KABUPATEN/KOTA (DIGIT 5 DAN 6) Provinsi DKI Jakarta Kode Provinsi 01 01 01 01 01 01 Jawa Barat 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 Kode Kabupaten 01 60 61 62 63 64 05 06 07 08 10 11 12 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 60 61 62 63 65 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kepulauan Seribu Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Utara Kota Jakarta Barat Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kabupaten Bogor Kabupaten Sukabumi Kabupaten Cianjur Kabupaten Bandung Kabupaten Sumedang Kabupaten Garut Kabupaten Tasikmalaya Kabupaten Ciamis Kabupaten Kuningan Kabupaten Majalengka Kabupaten Cirebon Kabupaten Indramayu Kabupaten Subang Kabupaten Purwakarta Kabupaten Karawang Kabupaten Bekasi Kabupaten Bandung Barat Kota Bandung Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Cirebon Kota Bekasi Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 104 .

Provinsi Jawa Tengah Kode Provinsi 02 02 02 02 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 Kode Kabupaten 66 67 68 69 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Nama Kabupaten/Kota Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Kabupaten Cilacap Kabupaten Banyumas Kabupaten Purbalingga Kabupaten Banjarnegara Kabupaten Kebumen Kabupaten Purworejo Kabupaten Wonosobo Kabupaten Megelang Kabupaten Boyolali Kabupaten Klaten Kabupaten Sukoharjo Kabupaten Wonogiri Kabupaten Karanganyar Kabupaten Sragen Kabupaten Grobogan Kabupaten Blora Kabupaten Rembang Kabupaten Pati Kabupaten Kudus Kabupaten Jepara Kabupaten Demak Kabupaten Semarang Kabupaten Temanggung Kabupaten Kendal Kabupaten Batang Kabupaten Pekalongan Kabupaten Pemalang Kabupaten Tegal 105 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

Provinsi DI Yogyakarta Jawa Timur Kode Provinsi 03 03 03 03 03 03 03 04 04 04 04 04 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 Kode Kabupaten 29 60 61 62 63 64 65 01 02 03 04 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal Kabupaten Bantul Kabupaten Sleman Kabupaten Gunung Kidul Kabupaten Kulonprogo Kota Yogyakarta Kabupaten Gresik Kabupaten Sidoarjo Kabupaten Mojokerto Kabupaten Jombang Kabupaten Bojonegoro Kabupaten Tuban Kabupaten Lamongan Kabupaten Madiun Kabupaten Ngawi Kabupaten Magetan Kabupaten Ponorogo Kabupaten Pacitan Kabupaten Kediri Kabupaten Nganjuk Kabupaten Blitar Kabupaten Tulungagung Kabupaten Trenggalek Kabupaten Malang Kabupaten Pasuruan Kabupaten Probolinggo Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 106 .

Provinsi Nangroe Aceh Darussalam Kode Provinsi 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 Kode Kabupaten 21 22 23 24 25 26 27 28 29 60 61 62 63 64 65 66 67 68 01 02 03 04 05 06 07 08 11 12 13 14 15 16 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Lumajang Kabupaten Bondowoso Kabupaten Situbondo Kabupaten Jember Kabupaten Banyuwangi Kabupaten Pamekasan Kabupaten Sampang Kabupaten Sumenep Kabupaten Bangkalan Kota Surabaya Kota Malang Kota Madiun Kota Kediri Kota Mojokerto Kota Blitar Kota Pasuruan Kota Probolinggo Kota Batu Kabupaten Aceh Besar Kabupaten Pidie Kabupaten Aceh Utara Kabupaten Aceh Timur Kabupaten Aceh Tengah Kabupaten Aceh Barat Kabupaten Aceh Selatan Kabupaten Aceh Tenggara Kabupaten Simeulue Kabupaten Bireuen Kabupaten Aceh Singkil Kabupaten Aceh Tamiang Kabupaten Aceh Nagan Raya Kabupaten Aceh Jaya 107 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

Provinsi Sumatera Utara Kode Provinsi 06 06 06 06 06 06 06 06 06 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 Kode Kabupaten 17 18 19 20 60 61 62 63 64 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Aceh Barat Daya Kabupaten Gayo Luas Kabupaten Bener Meriah Kabupaten Pidie Jaya Kota Sabang Kota Banda Aceh Kota Lhokseumawe Kota Langsa Kota Subulussalam Kabupaten Deli Serdang Kabupaten Langkat Kabupaten Karo Kabupaten Simalungun Kabupaten Dairi Kabupaten Asahan Kabupaten Labuhan Batu Kabupaten Tapanuli Utara Kabupaten Tapanuli Tengah Kabupaten Tapanuli Selatan Kabupaten Nias Kabupaten Mandailing Natal Kabupaten Toba Samosir Kabupaten Nias Selatan Kabupaten Pakpak Bharat Kabupaten Humbang Hasundutan Kabupaten Samosir Kabupaten Serdang Bedagai Kabupaten Batu Bara Kabupaten Padang Lawas Kabupaten Padang Lawas Utara Kabupaten Labuhanbatu Utara Kabupaten Labuhanbatu selatan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 108 .

Provinsi Sumatera Barat Kode Provinsi 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 09 09 09 Kode Kabupaten 27 28 60 61 62 63 64 65 66 67 01 02 03 04 05 06 07 08 10 11 12 13 60 61 62 63 64 65 66 01 02 04 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Nias Barat Kabupaten Nias Utara Kota Medan Kota Binjai Kota Tebing Tinggi Kota Pematang Siantar Kota Tanjung Balai Kota Sibolga Kota Padang Sidempuan Kota Gunung Sitoli Kabupaten Agam Kabupaten Pasaman Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Solok Kabupaten Padang Pariaman Kabupaten Pesisir Selatan Kabupaten Tanah Datar Kabupaten Sawah Lunto Sijunjung Kabupaten Kepulauan Mentawai Kabupaten Solok Selatan Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Pasaman Barat Kota Bukittinggi Kota Padang Kota Padang Panjang Kota Sawahlunto Kota Solok Kota Payakumbuh Kota Pariaman Kabupaten Kampar Kabupaten Bengkalis Kabupaten Indragiri Hulu Riau 109 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

Provinsi Jambi Kode Provinsi 09 09 09 09 09 09 09 09 09 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 Kode Kabupaten 05 08 09 10 11 14 15 60 62 01 02 03 04 05 06 07 08 09 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 60 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Indragiri Hilir Kabupaten Pelalawan Kabupaten Rokan Hulu Kabupaten Rokan Hilir Kabupaten Siak Kabupaten Kuantan Singingi Kabupaten Kepulauan Meranti Kota Pekanbaru Kota Dumai Kabupaten Batanghari Kabupaten Bungo Kabupaten Sarolangun Kabupaten Tanjung Jabung Barat Kabupaten Kerinci Kabupaten Tebo Kabupaten Muara Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Timur Kabupaten Merangin Kota Jambi Kota Sungai Penuh Kabupaten Musi Banyuasin Kabupaten Ogan Komering Ilir Kabupaten Ogan Komering Ulu Kabupaten Muara Enim Kabupaten Lahat Kabupaten Musi Rawas Kabupaten Banyuasin Kabupaten Oku Timur Kabupaten Oku Selatan Kabupaten Ogan Ilir Kabupaten Empat Lawang Kota Palembang Sumatera Selatan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 110 .

Provinsi Lampung Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kode Provinsi 11 11 11 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 14 14 Kode Kabupaten 61 62 63 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 60 61 01 02 03 04 05 06 08 09 10 11 12 60 61 01 02 Nama Kabupaten/Kota Kota Prabumulih Kota Lubuk Linggau Kota Pagar Alam Kabupaten Lampung Selatan Kabupaten Lampung Tengah Kabupaten Lampung Utara Kabupaten Lampung Barat Kabupaten Tulang Bawang Kabupaten Tanggamus Kabupaten Lampung Timur Kabupaten Way Kanan Kabupaten Pesawaran Kabupaten Mesuji Kabupaten Pringsewu Kabupaten Tulang Bawang Barat Kota Bandar Lampung Kota Metro Kabupaten Sambas Kabupaten Pontianak Kabupaten Sanggau Kabupaten Sintang Kabupaten Kapuas Hulu Kabupaten Ketapang Kabupaten Bengkayang Kabupaten Landak Kabupaten Sekadau Kabupaten Melawi Kabupaten Kayong Utara Kota Pontianak Kota Singkawang Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan 111 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

Provinsi Kode Provinsi 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 16 16 16 16 16 16 16 Kode Kabupaten 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 60 61 01 02 03 04 07 08 09 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Barito Utara Kabupaten Kotawaringin Timur Kabupaten Kotawaringin Barat Kabupaten Katingan Kabupaten Seruyan Kabupaten Sukamara Kabupaten Lamandau Kabupaten Gunung Mas Kabupaten Pulang Pisau Kabupaten Murung Raya Kabupaten Barito Timur Kota Palangkaraya Kabupaten Banjar Kabupaten Tanah Laut Kabupaten Barito Kuala Kabupaten Tapin Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kabupaten Tabalong Kabupaten Kotabaru Kabupaten Balangan Kabupaten Tanah Bumbu Kota Banjarmasin Kota Banjarbaru Kabupaten Pasir Kabupaten Kutai Kartanegara Kabupaten Berau Kabupaten Bulongan Kabupaten Malinau Kabupaten Nunukan Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 112 .

Provinsi Kode Provinsi 16 16 16 16 16 16 16 Kode Kabupaten 10 11 12 60 61 62 63 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 60 61 62 63 01 02 03 04 05 06 07 08 09 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kutai Timur Kabupaten Penajam Paser Utara Kabupaten Tana Tidung Kota Samarinda Kota Balikpapan Kota Tarakan Kota Bontang Kabupaten Bolaang Mengondow Kabupaten Minahasa Kabupaten Kepulauan Sangihe Kabupaten Kepulauan Talaud Kabupaten Minahasa Selatan Kabupaten Minahasa Utara Kabupaten Mitra Kabupaten Bolmong Utara Kabupaten Kepulauan Sitaro Kabupaten Minahasa Tenggara Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Sulawesi Utara 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 18 18 18 18 18 18 18 18 18 Sulawesi Tengah Kota Manado Kota Bitung Kota Tomohon Kota Kotamobagu Kabupaten Banggai Kepulauan Kabupaten Donggala Kabupaten Poso Kabupaten Banggai Kabupaten Buol Kabupaten Toli Toli Kabupaten Morowali Kabupaten Parigi Muotong Kabupaten Tojo Una-Una 113 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

Provinsi Sulawesi Selatan Kode Provinsi 18 18 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 20 20 20 20 20 20 Kode Kabupaten 10 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 24 26 27 60 61 62 01 02 03 04 05 06 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Sigi Kota Palu Kabupaten Maros Kabupaten Pangkajene Kepulauan Kabupaten Gowa Kabupaten Takalar Kabupaten Jeneponto Kabupaten Barru Kabupaten Bone Kabupaten Wajo Kabupaten Soppeng Kabupaten Bantaeng Kabupaten Bulukumba Kabupaten Sinjai Kabupaten Selayar Kabupaten Pinrang Kabupaten Sidenreng Rappang Kabupaten Enrekang Kabupaten Luwu Kabupaten Tana Toraja Kabupaten Luwu Utara Kabupaten Luwu Timur Kabupaten Toraja Utara Kota Makasar Kota Pare Pare Kota Palopo Kabupaten Konawe Kabupaten Muna Kabupaten Buton Kabupaten Kolaka Kabupaten Konawe Selatan Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 114 .

Provinsi Maluku Kode Provinsi 20 20 20 20 20 20 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 22 22 22 22 22 22 22 22 22 23 23 23 23 23 23 Kode Kabupaten 07 08 09 10 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 09 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 60 01 02 03 04 05 06 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Bombana Kabupaten Kolaka Utara Kabupaten Kowane Utara Kabupaten Buton Utara Kota Kendari Kota Bau-Bau Kabupaten Maluku Tengah Kabupaten Maluku Tenggara Kabupaten Buru Kabupaten Maluku Tenggara Barat Kabupaten Seram Bagian Barat Kabupaten Seram Bagian Timur Kabupaten Kepulauan Aru Kabupaten Buru Selatan Kabupaten Maluku Barat Daya Kota Ambon Kota Tual Kabupaten Buleleng Kabupaten Jembrana Kabupaten Tabanan Kabupaten Badung Kabupaten Gianyar Kabupaten Klungkung Kabupaten Bangli Kabupaten Karang Asem Kota Denpasar Kabupaten Lombok Barat Kabupaten Lombok Tengah Kabupaten Lombok Timur Kabupaten Sumbawa Kabupaten Dompu Kabupaten Bima Bali Nusa Tenggara Barat 115 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

Provinsi Nusa Tenggara Timur Kode Provinsi 23 23 23 23 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 25 25 25 25 25 25 25 Kode Kabupaten 07 08 60 61 01 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 60 01 02 03 07 08 09 10 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Sumbawa Barat Kabupaten Lombok Utara Kota Mataram Kota Bima Kabupaten Kupang Kabupaten Timor Tengah Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara Kabupaten Belu Kabupaten Alor Kabupaten Flores Timur Kabupaten Sikka Kabupaten Ende Kabupaten Ngada Kabupaten Manggarai Kabupaten Sumba Timur Kabupaten Sumba Barat Kabupaten Lembata Kabupaten Rote Ndao Kabupaten Manggarai Barat Kabupaten Nagekeo Kabupaten Sumba Tengah Kabupaten Sumba Barat Daya Kabupaten Manggarai Timur Kabupaten Sabu Raijua Kota Kupang Kabupaten Jaya Pura Kabupaten Biak Numfor Kabupaten Yapen Waropen Kabupaten Marauke Kabupaten Jayawijaya Kabupaten Nabire Kabupaten Paniai Papua Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 116 .

Provinsi Kode Provinsi 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 26 26 26 26 26 26 26 26 26 26 Kode Kabupaten 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 60 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Puncak Jaya Kabupaten Mimika Kabupaten Boven Digul Kabupaten Mappi Kabupaten Asmat Kabupaten Yahukimo Kabupaten Pegunungan Bintang Kabupaten Tolikara Kabupaten Sarmi Kabupaten Keerom Kabupaten Waropen Kabupaten Supiori Kabupaten Memberano Raya Kabupaten Memberano Tengah Kabupaten Nduga Tengah Kabupaten Yalimo Kabupaten Puncak Kabupaten Dogiyai Kabupaten Lanny Jaya Kabupaten Deiyai Kabupaten Intan Jaya Kota Jayapura Kabupaten Bengkulu Utara Kabupaten Rejang Lebong Kabupaten Bengkulu Selatan Kabupaten Muko-Muko Kabupaten Kepahiang Kabupaten Lebong Kabupaten Kaur Kabupaten Seluma Kabupaten Bengkulu Tengah Kota Bengkulu Bengkulu 117 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

Provinsi Maluku Utara Kode Provinsi 27 27 27 27 27 27 27 27 27 28 28 28 28 28 28 28 28 29 29 29 29 29 29 29 30 30 30 30 30 30 31 31 Kode Kabupaten 02 03 04 05 06 07 08 60 61 01 02 03 04 60 61 62 63 01 02 03 04 05 06 60 01 02 03 04 05 60 01 02 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Halmahera Tengah Kabupaten Halmahera Barat Kabupaten Halmahera Utara Kabupaten Halmahera Selatan Kabupaten Halmahera Timur Kabupaten Kepulauan Sula Kabupaten Morotai Kota Ternate Kota Tidore Kepulauan Kabupaten Pandeglang Kabupaten Lebak Kabupaten Tangerang Kabupaten Serang Kota Cilegon Kota Tangerang Kota Serang Kota Tangerang Selatan Kabupaten Bangka Kabupaten Belitung Kabupaten Bangka Tengah Kabupaten Bangka Barat Kabupaten Bangka Selatan Kabupaten Belitung Timur Kota Pangkal Pinang Kabupaten Boalemo Kabupaten Gorontalo Kabupaten Pouwato Kabupaten Bonebolango Kabupaten Gorontalo Utara Kota Gorontalo Kabupaten Kepulauan Riau (Bintan) Kabupaten Karimun Banten Babel Gorontalo Kepulauan Riau Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 118 .

Provinsi Irian Jaya Barat Sulawesi Barat Kode Provinsi 31 31 31 31 31 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 32 33 33 33 33 33 Kode Kabupaten 03 04 05 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 60 01 02 03 04 05 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Natuna Kabupaten Lingga Kabupaten Kepulauan Anambas Kota Batam Kota Tanjung Pinang Kabupaten Fak-Fak Kabupaten Sorong Kabupaten Manokwari Kabupaten Kaimana Kabupaten Sorong Selatan Kabupaten Raja Ampat Kabupaten Teluk Bintuni Kabupaten Teluk Wondama Kabupaten Tambrauw Kabupaten Maybrat Kota Sorong Kabupaten Mamuju Kabupaten Mamuju Utara Kabupaten Polewali Kabupaten Mamasa Kabupaten Majene 119 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

DAN SLB (Pengelompokan mata pelajaran berdasarkan permendiknas No. SMP/MTs/SMPLB. 8. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB. DAN 9) A. 16 tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru) Satuan Pendidikan PAUD/TK RA SD MI SDLB MILB SD/MI/SDLB. dan No.LAMPIRAN 5 KODE BIDANG STUDI/MATA PELAJARAN/GURU KELAS/GURU YANG DIANGKAT DALAM JABATAN PENGAWAS (DIGIT 7. SMP/MTs/SMPLB. SMP/MTs/SMPLB. GURU MATA PELAJARAN NON KEJURUAN DI SD/MI. No. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* Mata Pelajaran/Guru Kelas Guru Kelas PAUD/TK Guru Kelas RA Guru Kelas SD Guru Kelas MI Guru Kelas SDLB Guru Kelas MILB Pendidikan Agama Islam Kode 020 021 027 028 800 801 127 No 1 2 3 4 5 6 3 4 Pendidikan Agama Katholik 130 5 Pendidikan Agama Kristen 134 6 Pendidikan Agama Hindu 137 7 Pendidikan Agama Buddha 140 8 Pendidikan Agama Konghucu 143 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 120 . 22 tahun 2006 tentang Standar Isi. SMA/MA. SMK/MAK*. SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB. SMP/MTs/SMPLB. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB. SMP/MTs.

SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB. SMALB SMA/MA/SMK/MAK* SMA/MA/SMK/MAK* SMA/MA/SMK/MAK* SMA/MA/SMK/MAK* SMA/MA/SMK/MAK* SMA/MA/SMK/MAK* SMA/MA/SMK/MAK* SMA/MA/SMK/MAK* SMA/MA/SMK/MAK* SMA/MA/SMK/MAK* SMA/MA/SMK/MAK* SMA/MA/SMK/MAK* SMA/MA/SMK/MAK* SMK/MAK* Mata Pelajaran/Guru Kelas Seni Budaya Kode 217 10 Pendidikan Jasmani dan Kesehatan 220 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 Bahasa Inggris Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Matematika Bahasa Indonesia Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Keterampilan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Biologi Fisika Kimia Ekonomi Sosiologi Antropologi Geografi Sejarah Bahasa Arab Bahasa Jerman Bahasa Perancis Bahasa Jepang Bahasa Mandarin Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) 157 154 180 156 224 227 097 100 190 184 187 210 214 215 207 204 167 160 164 170 174 330 121 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SMP/MTs/SMPLB. SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SMP/MTs/SMPLB. SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA SMP/MTs.No 9 Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB. SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SMP/MTs. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SMP/MTs/SMPLB. SMALB SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB.

No 33 34 35 36 37 38 39 Satuan Pendidikan SMK/MAK* SMP/MTs/SMPLB. 251/C/KEP/MN/2008 Tentang Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan) No 1 Bidang Studi Keahlian Teknologi dan Rekayasa Program Studi Keahlian Teknik Bangunan Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi Baja Teknik Konstruksi Kayu Teknik Konstruksi Batu dan Beton Teknik Gambar Bangunan Teknik Furnitur Teknik Plambing dan Sanitasi Teknik Survey dan Pemetaan Teknik Pembangkit Tenaga Listrik Teknik Distribusi Tenaga Listrik Teknik Transmisi Tenaga Listrik Teknik Instalasi Tenaga Listrik Teknik Otomasi Industri Kode 401 402 403 406 616 407 521 415 417 414 617 618 Teknik Plambing dan sanitasi Teknik Survey dan Pemetaan Teknik Ketenagalistrikan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 122 . SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* MI/MTs/MA/MAK MI/MTs/MA/MAK MI/MTs/MA/MAK MI/MTs/MA/MAK MI/MTs/MA/MAK Mata Pelajaran/Guru Kelas Kewirausahaan Bimbingan dan Konseling (Konselor) Akidah-Akhlak ** Qur’an-Hadis** Fiqih** Sejarah Kebudayaan Islam** Bahasa Arab** Kode 331 810 235 236 237 238 239 40 SMA Kristen Pendidikan Teologi Kristen** 245 *Hanya untuk kelompok mata pelajaran normatif dan adaptif **Hanya untuk satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah di lingkungan Departemen Agama B. MATA PELAJARAN KEJURUAN DI SMK/MAK (Berdasarkan Keputusan Dirjen Mandikdasmen No.

No Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Teknik Pendinginan dan Tata Udara Teknik Mesin Kompetensi Keahlian Teknik Pendinginan dan Tata Udara Teknik Pemesinan Teknik Pengelasan Teknik Fabrikasi Logam Teknik Pengecoran Logam Teknik Gambar Mesin Teknik Pemeliharaan Mekanik Mesin Teknik Kendaraan Ringan Teknik Sepeda Motor Teknik Perbaikan Bodi Otomotif Teknik Alat Berat Teknik Ototronik Air Frame dan Power Plant Pemesinan Pesawat Udara Konstruksi Badan Pesawat Udara Konstruksi Rangka Pesawat Udara Kelistrikan Pesawat Udara Elektronika Pesawat Udara Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara (Avionic Electronic Instrumentation Maintenance and Repair) Teknik Konstruksi Kapal Baja Teknik Konstruksi Kapal Kayu Teknik Konstruksi Kapal Fiberglass Teknik Instalasi Pemesinan Kapal Teknik Pengelasan Kapal Kelistrikan Kapal Teknik Gambar Rancang Bangun Kapal Interior Kapal Kode 536 424 421 422 423 426 425 586 587 429 428 430 470 467 469 468 472 473 471 Teknik Otomotif Teknologi Pesawat Udara Teknik Perkapalan 476 481 588 478 477 479 480 589 123 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

Teknologi Informasi dan Komunikasi Teknik Telekomunikasi Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 124 .No Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Teknologi Tekstil (483) Kompetensi Keahlian Teknik Pemintalan Serat Buatan Teknik Pembuatan Benang Teknik Pembuatan Kain Teknik Penyempurnaan Tekstil Garmen Persiapan Grafika Produksi Grafika Geologi Pertambangan Teknik Instrumentasi Gelas Teknik Instrumentasi Logam Kontrol Proses Kontrol Mekanik Kimia Analisis Kimia Industri Nautika Kapal Penangkap Ikan Teknika Kapal Penangkap Ikan Nautika Kapal Niaga Teknika Kapal Niaga Teknik dan Manajemen Produksi Teknik dan Manajemen Pergudangan Teknik dan Manajemen Transportasi Teknik Produksi Perminyakan Teknik Pemboran Minyak Teknik Pengolahan Minyak. Gas. dan Petro Kimia Teknik Audio-Video Teknik Elektronika Industri Teknik Mekatronika Teknik Transmisi Telekomunikasi Teknik Suitsing Teknik Jaringan Akses Kode 484 485 486 590 591 492 491 495 502 501 499 500 506 505 511 512 509 510 592 593 594 595 596 597 533 534 598 599 517 600 Teknik Grafika Geologi Pertambangan Instrumentasi Industri Teknik Kimia Pelayaran Teknik Industri Teknik Perminyakan Teknik Elektronika 2.

No Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Teknik Komputer dan Informatika Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak Teknik Komputer dan Jaringan Multi Media Animasi Teknik Produksi dan Penyiaran Program Pertelevisian Teknik Produksi dan Penyiaran Program Radio Keperawatan Keperawatan Gigi Analisi Kesehatan Farmasi Farmasi Industri Perawatan Sosial Seni Lukis Seni Patung Desain Komunikasi Visual Desain Produksi Interior dan Landscaping Desain dan Produksi Kria Tekstil Desain dan Produksi Kria Kulit Desain dan Produksi Kria Keramik Desain dan Produksi Kria Logam Desain dan Produksi Kria Kayu Seni Musik Klasik Seni Musik Non Klasik Seni Tari Seni Karawitan Seni Pedalangan Seni Teater Usaha Perjalanan Wisata Akomodasi Perhotelan Kode 524 525 526 565 530 529 575 577 580 582 601 602 603 604 605 606 460 461 462 463 464 568 569 570 571 572 573 607 549 Teknik Broadcasting 3. Seni. Kesehatan Kesehatan 4. Kerajinan. dan Pariwisata Perawatan Sosial Seni Rupa Desain dan Produksi Kria Seni Pertunjukkan Pariwisata 125 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .

MATA PELAJARAN MUATAN LOKAL No 1 Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB.No Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Tata Boga Tata Kecantikan Tata Busana Agribisnis Produksi Tanaman Kompetensi Keahlian Jasa Boga Patiseri Kecantikan Kulit Kecantikan Rambut Busana Butik Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Agribisnis Tanaman Perkebunan Agribisnis Pembibitan dan Kultur Jaringan Tanaman Agribisnis Ternak Ruminansia Agribisnis Ternak Unggas Agribisnis Aneka Ternak Perawatan Kesehatan Ternak Agribisnis Perikanan Agribisnis Rumput Laut Mekanisasi Pertanian Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian Pengawasan Mutu Penyuluhan Pertanian Kehutanan (4 Tahun) Administrasi Perkantoran Akuntansi Perbankan Pemasaran Kode 608 434 437 438 609 553 558 560 445 446 610 611 449 453 612 456 458 613 614 539 540 543 615 5. Agribisnis dan Agroteknologi Agribisnis Produksi Ternak Agribisnis Produksi Sumberdaya Perairan Mekanisasi Pertanian Agribisnis Hasil Pertanian Penyuluhan Pertanian Kehutanan Administrasi Keuangan Tata Niaga 6. Bisnis dan Manajemen C. SMP/MTs/SMPLB Mata Pelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Kode 062 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 126 .

No 2 Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB. Mata pelajaran muatan lokal yang diisi dengan materi ajar yang sesuai dengan potensi daerah yang belum termasuk kelompok mata pelajaran kejuruan (bagian B) Mata pelajaran muatan lokal yang diisi dengan materi ajar keagamaan Islam Kode Lihat kode mata pelajaran kejuruan atau non kejuruan yang relevan 3 SD/MI/SDLB. TIK. GURU YANG DIANGKAT DALAM JABATAN PENGAWAS (Berdasarkan Permendiknas No. MTs. SMP/MTs/SMPLB. SMP/MTs/SMPLB. 12 tahun 2007 tentang Standar Pengawas Satuan Pendidikan) No 1 2 Satuan Pendidikan PAUD/TK/RA SD/MI Pengawas Rumpun Mata Pelajaran Pengawas PAUD/TK/RA Pengawas SD/MI Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Ilmu Pengetahuan Sosial 3 SMP/MTs Bahasa Olah Raga Seni dan Budaya Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Ilmu Pengetahuan Sosial Bahasa Kode 900 910 911 912 913 914 915 921 922 923 4 SMA/MA 127 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* Mata Pelajaran Muatan Lokal Bila mata pelajaran muatan lokal diisi dengan mata pelajaran Bahasa. MA. MAK 250 D. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* 063 4 MI. Kewirausahaan atau mata pelajaran lainnya yang termasuk mata pelajaran non kejuruan (bagian A) atau mata pelajaran kejuruan (bagian B) maka kode mata pelajarannya disesuaikan dengan kode mata pelajaran non kejuruan atau kejuruan tersebut. Keterampilan.

No Satuan Pendidikan Pengawas Rumpun Mata Pelajaran Olah Raga Seni dan Budaya Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Ilmu Pengetahuan Sosial Bahasa Olah Raga Seni Budaya Kode 924 925 931 932 933 934 935 936 937 938 939 940 941 950 953 5 SMK/MAK Tekhnik dan Industri Pertanian dan Kehutanan Bisnis dan Manajemen Pariwisata Kesejahteraan Masyarakat Seni dan Kerajinan 6 7 SDLB/SMPLB/SMALB SD/MI/. SMK/MAK Pengawas SLB Pengawas Bimbingan dan Konseling atau Konselor Pendidikan Agama Islam 8 960 9 Pendidikan Agama Katholik 965 10 Pendidikan Agama Kristen 966 11 Pendidikan Agama Hindu 967 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 128 . SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA/SMALB. SMK/MAK SD/MI/SDLB. SMK/MAK SD/MI/SDLB. SMP/MTs/SMPLB. SMP/MTs/SMPLB. SMP/MTs. SMA/MA/SMALB. SMP/MTs/SMPLB. SMK/MAK SD/MI/SDLB. SMA/MA/SMALB. SMK/MAK SD/MI/SDLB. SMA/MA. SMA/MA/SMALB.

SMA/MA/SMALB. SMA/MA/SMALB. SMP/MTs/SMPLB. SMP/MTs/SMPLB. SMK/MAK Pengawas Rumpun Mata Pelajaran Kode 12 Pendidikan Agama Buddha 968 13 Pendidikan Agama Konghucu 969 Kode Asesor Pengawas Mapel dan BK: 955 Kode Asesor Pengawas Agama sesuai dengan nomor kode pengawasnya. SMK/MAK SD/MI/SDLB. 129 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .No Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB.

LAMPIRAN 5A PERLUASAN KEWENANGAN ASESOR MATA PELAJARAN A. MATA PELAJARAN NON KEJURUAN DI SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK
No 1 Satuan Pendidikan PAUD/TK Mata Pelajaran/ Guru Kelas Guru Kelas PAUD/TK Kode Mapel 020 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Guru Kelas PAUD/TK (020); Guru Kelas RA (021); Guru Kelas SD (027); Guru Kelas MI (028); Guru Kelas SDLB (800); Guru Kelas MILB (801) Guru Kelas PAUD/TK (020); Guru Kelas RA (021); Guru Kelas SD (027); Guru Kelas MI (028); Guru Kelas SDLB (800); Guru Kelas MILB (801) Guru Kelas PAUD/TK (020); Guru Kelas RA (021); Guru Kelas SD (027); Guru Kelas MI (028); Guru Kelas SDLB (800); Guru Kelas MILB (801); PKn (154); 1 Matematika (180); Bhs. 1 1 Indonesia (156); PKn (154); 1 1 Biologi (190); Fisika (184); 1 1 Kimia (187); Ekonomi (210); 1 1 Sejarah (204); Geografi (207) Guru Kelas PAUD/TK (020); Guru Kelas RA (021); Guru Kelas SD (027); Guru Kelas MI (028); Guru Kelas SDLB (800); Guru Kelas MILB (801); PKn (154); 1 Matematika (180); Bhs. 1 1 Indonesia (156); PKn (154); 1 1 Biologi (190); Fisika (184); 1 1 Kimia (187); Ekonomi (210); 1 1 Sejarah (204); Geografi (207) Guru Kelas PAUD/TK (020); Guru Kelas RA (021); Guru Kelas SD (027); Guru Kelas MI (028); Guru 130

2

RA

Guru Kelas RA

021

3

SD

Guru Kelas SD

027

4

MI

Guru Kelas MI

028

5

SDLB

Guru Kelas SDLB

800

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010

No

Satuan Pendidikan

Mata Pelajaran/ Guru Kelas

Kode Mapel

6

MILB

Guru Kelas MILB

801

7

SD/MI/SDLB; SMP/MTs/SMPLB; SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK* SD/MI/SDLB; SMP/MTs/SMPLB; SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK* SD/MI/SDLB; SMP/MTs/SMPLB; SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK* SD/MI/SDLB; SMP/MTs/SMPLB; SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK* SD/MI/SDLB; SMP/MTs/SMPLB; SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK*

Pendidikan Agama Islam

127

8

Pendidikan Agama Katholik

130

Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Kelas SDLB (800); Guru Kelas MILB (801); PKn (154); 1 Matematika (180); Bhs. 1 1 Indonesia (156); PKn (154); 1 1 Biologi (190); Fisika (184); 1 1 Kimia (187); Ekonomi (210); 1 1 Sejarah (204); Geografi (207) Guru Kelas PAUD/TK (020); Guru Kelas RA (021); Guru Kelas SD (027); Guru Kelas MI (028); Guru Kelas SDLB (800); Guru Kelas MILB (801); PKn (154); 1 Matematika (180); Bhs. 1 1 Indonesia (156); PKn (154); 1 1 Biologi (190); Fisika (184); 1 1 Kimia (187); Ekonomi (210); 1 1 Sejarah (204); Geografi (207) Pendidikan Agama Islam (127); Akidah-Akhlak (235); Qur’anHadis (236); Fiqih (237); Sejarah Kebudayaan Islam (238); Bahasa Arab-Madrasah (239) Pendidikan Agama Katholik (130)

9

Pendidikan Agama Kristen

134

Pendidikan Agama Kristen (134); Pendidikan Teologi Kristen (245)

10

Pendidikan Agama Hindu

137

Pendidikan Agama Hindu (137)

11

Pendidikan Agama Budha

140

Pendidikan Agama Budha (140)

131

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010

No 12

13

14

15

16

17

18

19

Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB; SMP/MTs/SMPLB; SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK* SD/MI/SDLB; SMP/MTs/SMPLB; SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK* SD/MI/SDLB; SMP/MTs/SMPLB; SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK* SD/MI/SDLB; SMP/MTs/SMPLB; SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK* SMP/MTs/SMPLB; SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK* SMP/MTs/SMPLB; SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK* SMP/MTs/SMPLB; SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK* SMP/MTs; SMA/MA

Mata Pelajaran/ Guru Kelas Pendidikan Agama Konghucu

Kode Mapel 143

Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Pendidikan Agama Konghucu (143)
1

Seni Budaya

217

Seni Budaya (217); Seni Rupa 1 (562); Seni Pertunjukkan (567)

Pendidikan Jasmani dan Kesehatan

220

Pendidikan Jasmani & Kesehatan (220)

Bahasa Inggris

157

Bahasa Inggris (157)

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Matematika

154

PKn (154); Sosiologi (214); Antroplogi (215) Matematika (180)

180

Bahasa Indonesia

156

Bahasa Indonesia (156)

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

224

20

SMP/MTs; SMA/MA SMP/MTs/SMPLB; SMALB

Keterampilan

227

TIK (224); Keterampilan Komputer & Pengelolaan Informasi/KKPI (330); Teknik Komputer dan informatika (523); Teknik Telekomunikasi i 1 (514); Matematika (180); Fisika (184) Keterampilan (227); Asesor 2 bidang kejuruan yang relevan Biologi (190); Fisika (184); Kimia (187)

21

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

097

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010

132

Tata Niaga/Pemasaran (615) 28 Antropologi 215 29 30 31 32 33 34 35 36 Geografi Sejarah Bahasa Arab Bahasa Jerman Bahasa Perancis Bahasa Jepang Bahasa Mandarin Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) Kewirausahaan 207 204 167 160 164 170 174 330 37 SMK/MAK* 331 133 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . Antropologi (215) Sosiologi (214). Geografi (207). Sejarah (204) Biologi (190) Fisika (184) Kimia (187) Ekonomi (210) Sosiologi (214). Sosiologi (214). 1 Fisika (184) Ekonomi (210). Bahasa ArabMadrasah (239) Bahasa Jerman (160) Bahasa Perancis (164) Bahasa Jepang (170) Bahasa Mandarin (174) TIK (224). KKPI (330). Kewirausahaan (331). Antropologi (215). Matematika (180). Antropologi (215) Geografi (207) Sejarah (204) Bahasa Arab (167).No 22 Satuan Pendidikan SMP/MTs/SMPLB. SMALB SMA/MA/SMK/ MAK* SMA/MA/SMK/M AK* SMA/MA/SMK/ MAK* SMA/MA/SMK/ MAK* SMA/MA/SMK/ MAK* SMA/MA/SMK/ MAK* SMA/MA/SMK/ MAK* SMA/MA/SMK/ MAK* SMA/MA/SMK/ MAK* SMA/MA/SMK/ MAK* SMA/MA/SMK/ MAK* SMA/MA/SMK/ MAK* SMA/MA/SMK/ MAK* SMK/MAK* Mata Pelajaran/ Guru Kelas Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Biologi Fisika Kimia Ekonomi Sosiologi Kode Mapel 100 23 24 25 26 27 190 184 187 210 214 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Ekonomi (210). Teknik Komputer dan Informatika 1 (523).

Qur’anHadis (236).No 38 39 Satuan Pendidikan SMP/MTs/SMPLB. Sejarah Kebudayaan Islam (238). Qur’anHadis (236). Akidah-Akhlak (235). Fiqih (237). Qur’anHadis (236). Sejarah Kebudayaan Islam (238). Bahasa Arab-Madrasah (239) Pendidikan Agama Islam (127). Bahasa Arab-Madrasah (239) Pendidikan Agama Islam (127). Fiqih (237). Bahasa Arab-Madrasah (239) Bahasa Arab (167). Fiqih (237). Bahasa ArabMadrasah (239) 235 40 MI/MTs/MA/MAK Qur’an-Hadis** 236 41 MI/MTs/MA/MAK Fiqih** 237 42 MI/MTs/MA/MAK Sejarah Kebudayaan Islam** Bahasa ArabMadrasah** 238 43 44 MI/MTs/MA/MAK SMA Kristen 239 Pendidikan Teologi 245 Pendidikan Agama Kristen (134). Sejarah Kebudayaan Islam (238). Akidah-Akhlak (235). SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK* MI/MTs/MA/MAK Mata Pelajaran/ Guru Kelas Bimbingan dan Konseling (Konselor) Akidah-Akhlak ** Kode Mapel 810 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Bimbingan dan Konseling/Konselor (810) Pendidikan Agama Islam (127). Fiqih (237). Akidah-Akhlak (235). Sejarah Kebudayaan Islam (238). Akidah-Akhlak (235). Kristen** Pendidikan Teologi Kristen (245) *Hanya untuk kelompok mata pelajaran normatif dan adaptif **Hanya untuk satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah di lingkungan Departemen Agama Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 134 . Qur’anHadis (236). Bahasa Arab-Madrasah (239) Pendidikan Agama Islam (127).

Teknik Mesin (420) Teknik Ketenagalistrikan (413) Teknik Ketenagalistrikan (413) Teknik Ketenagalistrikan (413) Teknik Ketenagalistrikan (413). Geografi (207) Teknik Ketenagalistrikan (413). Teknik Elektronika (532) Teknik Pendingin dan Tata Udara (536). Teknik Otomotif (427) Teknik Plambing dan sanitasi Teknik Survey dan Pemetaan Teknik Ketenagalist rikan (413) 521 Teknik Pembangkit Tenaga Listrik Teknik Distribusi Tenaga Listrik Teknik Transmisi Tenaga Listrik Teknik Instalasi Tenaga Listrik Teknik Otomasi Industri Teknik Pendinginan dan Tata Udara Teknik Pemesinan 415 417 414 617 618 Teknik Pendinginan dan Tata Udara Teknik Mesin (420) 536 424 135 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . Teknik Mesin (420) Teknik Mesin (420). Teknik Bangunan (400) Teknik Survey dan Pemetaan (521). Teknik Bangunan (400). Teknik Ketenagalistrikan (413). MATA PELAJARAN KEJURUAN DI SMK/MAK No 1 Bidang Studi Keahlian Teknologi dan Rekayasa Program Studi Keahlian Teknik Bangunan (400) Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi Baja Teknik Konstruksi Kayu Teknik Konstruksi Batu dan Beton Teknik Gambar Bangunan Teknik Furnitur Teknik Plambing dan Sanitasi Teknik Survey dan Pemetaan Kode Mapel 401 402 403 406 616 407 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Teknik Bangunan (400) Teknik Bangunan (400) Teknik Bangunan (400) Teknik Bangunan (400) Teknik Bangunan (400) Teknik Plambing dan Sanitasi (407).B.

Teknik Mesin (420) Teknik Otomotif (427). Teknik Otomotif (427) Teknik Mesin (420). Teknik Otomotif (427) Teknik Mesin (420). Teknik Mesin (420) Teknologi Pesawat Udara (466).No Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Kompetensi Keahlian Teknik Pengelasan Teknik Fabrikasi Logam Teknik Pengecoran Logam Teknik Gambar Mesin Teknik Pemeliharaan Mekanik Mesin Teknik Kendaraan Ringan Teknik Sepeda Motor Teknik Perbaikan Bodi Otomotif Teknik Alat Berat Teknik Ototronik Kode Mapel 421 422 423 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Teknik Mesin (420). Teknik Otomotif (427) Teknik Mesin (420). Teknik Mesin (420) Teknik Otomotif (427). Teknik Otomotif (427) Teknik Mesin (420). Teknik Mesin (420) Teknologi Pesawat Udara (466) Teknologi Pesawat Udara (466). Teknik Mesin (420) Teknik Otomotif (427). Teknik Mesin (420). Teknik Ketenagalistrikan (413) 136 426 425 Teknik Otomotif (427) 586 587 429 428 430 470 467 Teknologi Pesawat Udara (466) Air Frame dan Power Plant Pemesinan Pesawat Udara Konstruksi Badan Pesawat Udara Konstruksi Rangka Pesawat Udara Kelistrikan Pesawat Udara 469 468 472 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . Teknik Mesin (420) Teknik Otomotif (427). Teknik Otomotif (427) Teknik Otomotif (427). Teknik Otomotif (427) Teknologi Pesawat Udara (466). Teknik Otomotif (427) Teknologi Pesawat Udara (466).

Teknik Mesin (420) Teknik Perkapalan (475). Teknik Elektronika (532) 471 Teknik Perkapalan (475) 476 481 588 478 477 479 Teknik Gambar Rancang Bangun Kapal Interior Kapal Teknologi Tekstil (483) Teknik Pemintalan Serat Buatan Teknik Pembuatan Benang 480 Teknik Perkapalan (475). Teknik Ketenagalistrikan (413) Teknik Perkapalan (475). Tata Busana (441) Teknologi Tekstil (483) 589 484 485 137 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 .No Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Kompetensi Keahlian Elektronika Pesawat Udara Pemeliharaan dan Perbaikan Instrumen Elektronika Pesawat Udara (Avionic Electronic Instrumentation Maintenance and Repair) Teknik Konstruksi Kapal Baja Teknik Konstruksi Kapal Kayu Teknik Konstruksi Kapal Fiberglass Teknik Instalasi Pemesinan Kapal Teknik Pengelasan Kapal Kelistrikan Kapal Kode Mapel 473 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Teknologi Pesawat Udara (466). Teknik Mesin (420) Teknik Perkapalan (475). Teknik Bangunan (400) Teknik Perkapalan (475). Teknik Bangunan (400) Teknik Perkapalan (475). Teknik Kimia (504). Teknik Elektronika (532) Teknologi Pesawat Udara (466). Seni Rupa (562) Teknologi Tekstil (483). Teknik Mesin (420) Teknik Perkapalan (475). Teknik Mesin (420) Teknik Perkapalan (475).

Teknik Elektronika (532) Instrumentasi Industri (498). Tata Busana (441) Teknologi Tekstil (483). 1 Kimia (187) Teknik Kimia (504). Teknik 1 Mesin (420) Geologi Pertambangan (495). Seni Rupa (562). Seni 1 Rupa (562). Teknik Elektronika (532) Teknik Kimia (504). Teknik Komputer dan 1 Informatika (523) Teknik Grafika (490). Fisika (184) Instrumentasi Industri (498). Tata Busana (441) Teknik Grafika (490). 1 Kimia (187) Pelayaran (508). 1 Fisika (184) 138 590 591 492 Teknik Grafika (490) Persiapan Grafika Produksi Grafika 491 Geologi Pertambang an Instrumenta si Industri (498) Geologi Pertambangan Teknik Instrumentasi Gelas Teknik Instrumentasi Logam Kontrol Proses 495 502 501 499 Kontrol Mekanik 500 Teknik Kimia (504) Kimia Analisis Kimia Industri 506 505 511 Pelayaran (508) Nautika Kapal Penangkap Ikan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . Teknik Perminyakan (496) Instrumentasi Industri 1 (498). Kimia (187) Instrumentasi Industri 1 (498). Tata Busana (441) Teknologi Tekstil (483).No Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Kompetensi Keahlian Teknik Pembuatan Kain Teknik Penyempurnaan Tekstil Garmen Kode Mapel 486 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Teknologi Tekstil (483).

Geologi Pertambangan (495) Teknik Perminyakan (496). Instrumentasi Industri (498) Teknik Elektronika (532). Ekonomi (210). Teknik Broadcasting (528) Teknik Elektronika (532). Teknik Mesin (420) Teknik Industri (620) Teknik Perminyaka n (496) Teknik dan Manajemen Produksi Teknik dan Manajemen Pergudangan Teknik dan Manajemen Transportasi Teknik Produksi Perminyakan Teknik Pemboran Minyak Teknik Pengolahan Minyak. Geologi Pertambangan (495) Teknik Perminyakan (496). Fisika (184) 1 Pelayaran (508). Ekonomi (210) Teknik Industri (620).No Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Kompetensi Keahlian Teknika Kapal Penangkap Ikan Nautika Kapal Niaga Teknika Kapal Niaga Kode Mapel 512 509 510 592 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Pelayaran (508). Teknik Telekomunikasi (514). Gas. Pariwisata (547) Teknik Perminyakan (496). dan Petro Kimia Teknik AudioVideo 593 594 595 596 597 Teknik Elektronika (532) 533 Teknik Elektronika Industri Teknik Mekatronika 534 598 139 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . Teknik Perkapalan (475) Pelayaran (508). Teknik Perkapalan (475) Teknik Industri (620). Ekonomi (210) Teknik Industri (620). Geologi Pertambangan (495) Teknik Elektronika (532).

Teknik Telekomunikasi (514) Teknik Komputer dan Informatika (523). Instrumentasi Industri (498) Teknik Telekomunikasi (514). Teknik Telekomunikasi (514) Teknik Komputer dan Informatika (523). Teknik Elektronika (532) Teknik Broadcasting (528). Teknik Telekomunikasi (514) Teknik Komputer dan Informatika (523). Teknik Elektronika (532).No 2. Teknik Komputer dan Informatika (523). Teknik Elektronika (532). Teknik Broadcasting (528) Teknik Komputer dan Informatika (523). Teknik Broadcasting (528) Teknik Telekomunikasi (514). Teknik Elektronika (532). Teknik Elektronika (532) Teknik Suitsing 517 Teknik Jaringan Akses 600 Teknik Komputer dan Informatika (523) Rekayasa Perangkat Lunak 524 Teknik Komputer dan Jaringan 525 Multi Media 526 Animasi 565 Teknik Broadcasting (528) Teknik Produksi dan Penyiaran Program Pertelevisian Teknik Produksi dan Penyiaran Program Radio 530 529 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 140 . Teknik Komputer dan Informatika (523). Teknik Broadcasting (528). Bidang Studi Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi Program Studi Keahlian Teknik Telekomunikasi (514) Kompetensi Keahlian Teknik Transmisi Telekomunikasi Kode Mapel 599 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Teknik Telekomunikasi (514). Teknik Elektronika (532) Teknik Broadcasting (528). Teknik Elektronika (532). Teknik Elektronika (532). Teknik Elektronika (532).

Kimia (187) Kesehatan (579). Seni 1 Budaya (217) Seni Rupa (562). Keterampilan (227) Perawatan Sosial 4. Seni 1 Budaya (217) Seni Rupa (562). Biologi (190) Kesehatan (579). Seni. Keterampilan (227) Desain dan Produksi Kria 1 (459). Seni 1 Budaya (217) Desain dan Produksi Kria 1 (459). Bidang Studi Keahlian Kesehatan Program Studi Keahlian Kesehatan (579) Kompetensi Keahlian Keperawatan Keperawatan Gigi Analisi Kesehatan Farmasi Farmasi Industri Kode Mapel 575 577 580 582 601 602 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Kesehatan (579). Kimia (187) Kesehatan (579). dan Pariwisata Seni Rupa (562) Perawatan Sosial Seni Lukis Seni Patung Desain Komunikasi Visual Desain Produksi Interior dan Landscaping Desain dan Produksi Kria Tekstil Desain dan Produksi Kria Kulit Desain dan Produksi Kria Keramik Desain dan Produksi Kria Logam Desain dan Produksi Kria Kayu 603 604 605 606 Desain dan Produksi Kria (459) 460 461 462 463 464 141 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . Kerajinan. Seni 1 Budaya (217) Seni Rupa (562). Biologi (190). Bimbingan Konseling/Konselor (810) Seni Rupa (562). Keterampilan (227) Desain dan Produksi Kria 1 (459). Keterampilan (227) Desain dan Produksi Kria 1 (459). Biologi (190) Kesehatan (579). Biologi (190) Kesehatan (579).No 3. Keterampilan (227) Desain dan Produksi Kria 1 (459).

1 Seni Budaya (217) Seni Pertunjukkan (567). Tata Busana (441) Tata Boga (432). Tata Busana (441) Tata Boga (432). Biologi (190) Pariwisata (547) Usaha Perjalanan Wisata Akomodasi Perhotelan Tata Boga (432) Jasa Boga Patiseri 434 Tata Kecantikan (436) Kecantikan Kulit 437 Kecantikan Rambut Tata Busana (441) 5. Tata Kecantikan (436).No Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Seni Pertunjukkan (567) Kompetensi Keahlian Seni Musik Klasik Seni Musik Non Klasik Seni Tari Seni Karawitan Seni Pedalangan Seni Teater Kode Mapel 568 569 570 571 572 573 607 549 608 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Seni Pertunjukkan (567). 1 Seni Budaya (217) Seni Pertunjukkan (567). Tata Kecantikan (436). 1 Seni Budaya (217) Pariwisata (547) Pariwisata (547) Tata Boga (432). Tata Kecantikan (436). Tata Kecantikan (436). Agribisnis dan Agroteknologi Agribisnis Produksi Tanaman (552) Busana Butik 438 609 Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura 553 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 142 . 1 Seni Budaya (217) Seni Pertunjukkan (567). 1 Seni Budaya (217) Seni Pertunjukkan (567). Tata Busana (441) Tata Boga (432). Tata Busana (441) Tata Boga (432). Tata Busana (441) Agribisnis Produksi 1 Tanaman (552). Tata Kecantikan (436). 1 Seni Budaya (217) Seni Pertunjukkan (567).

Biologi (190) Agribisnis Produksi Sumberdaya Perairan 1 (448). Biologi (190) Mekanisasi Pertanian (612). Biologi (190) Agribisnis Produksi 1 Ternak (444). Biologi (190) Agribisnis Produksi 1 Ternak (444). Biologi (190) Agribisnis Produksi 1 Tanaman (552). Teknik Mesin (420). Biologi (190) Agribisnis Produksi 1 Ternak (444).No Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan Agribisnis Pembibitan dan Kultur Jaringan Tanaman Agribisnis Ternak Ruminansia Agribisnis Ternak Unggas Agribisnis Aneka Ternak Perawatan Kesehatan Ternak Kode Mapel 558 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Agribisnis Produksi 1 Tanaman (552). Biologi (190) 560 Agribisnis Produksi Ternak (444) 445 446 610 611 Agribisnis Produksi Sumberday a Perairan (448) Agribisnis Perikanan Agribisnis Rumput Laut Mekanisasi Pertanian 449 453 Mekanisasi Pertanian 612 Agribisnis Hasil Pertanian (455) Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian Pengawasan Mutu 456 458 143 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . Teknik Otomotif (427) Agribisnis Hasil Pertanian 1 (455). Biologi (190) Agribisnis Produksi 1 Ternak (444). Biologi (190) Agribisnis Produksi Sumberdaya Perairan 1 (448). Biologi (190) Agribisnis Hasil Pertanian 1 (455).

Ekonomi (210) Administrasi Perkantoran (539). Biologi (190) Administrasi Perkantoran (539). MATA PELAJARAN MUATAN LOKAL No 1 Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB. Kewirausahaan atau mata pelajaran lainnya yang termasuk mata pelajaran non kejuruan (bagian A) atau mata pelajaran kejuruan (bagian B) Kode Mapel 062 Lihat kode mata pelajaran kejuruan atau non kejuruan yang relevan Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Bahasa Daerah (062) Asesor mata pelajaran nonkejuruan (bagian A) dan kejuruan (bagian B) yang relevan 2 SD/MI/SDLB. SMP/MTs/SMPLB Mata Pelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Bila mata pelajaran muatan lokal diisi dengan mata pelajaran Bahasa. Keuangan (538). Pemasaran (615). Keuangan (538). Ekonomi (210) Administrasi Perkantoran (539).No Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Penyuluhan Pertanian Kehutanan Kompetensi Keahlian Penyuluhan Pertanian Kehutanan (4 Tahun) Administrasi Perkantoran Kode Mapel 613 614 539 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Penyuluhan Pertanian 1 (613). Ekonomi (210) Administrasi Perkantoran (539). Pemasaran (615). Keterampilan. TIK. Ekonomi (210) 6. Pemasaran (615). Keuangan (538). Pemasaran (615). Bisnis dan Manajemen Administrasi Keuangan (538) Akuntansi 540 Perbankan 543 Tata Niaga Pemasaran 615 C. SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK* Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 144 . Keuangan (538). Biologi (190) Kehutanan (4 Tahun) 1 (614).

SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK* Mata pelajaran muatan lokal yang diisi dengan materi ajar yang sesuai dengan potensi daerah yang belum termasuk kelompok mata pelajaran kejuruan (bagian B) 063 4 MI. GURU YANG DIANGKAT DALAM JABATAN PENGAWAS (Berdasarkan Permendiknas No. Kode Mapel Asesor dan Kode Asesor yang Menilai 3 SD/MI/SDLB. Fiqih (237). SMP/MTs/SMPLB. Qur’an-Hadis (236). Pendidikan Agama Islam (127). MAK Mata pelajaran muatan lokal yang diisi dengan materi ajar keagamaan Islam 250 Asesor mata pelajaran non kejuruan (bagian A) dan kejuruan (bagian B) yang relevan dan memiliki pengalaman dalam bidang yang diajarkan oleh guru yang disertifikasi. MTs. MA. Bahasa ArabMadrasah (239) E.No Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Muatan Lokal maka kode mata pelajarannya disesuaikan dengan kode mata pelajaran non kejuruan atau kejuruan tersebut. Sejarah Kebudayaan Islam (238). 12 tahun 2007 tentang Standar Pengawas Satuan Pendidikan) No 1 Satuan Pendidikan PAUD/TK/RA Pengawas Rumpun Mata Pelajaran Pengawas PAUD/TK/RA Kode Mapel 900 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai 3 Pengawas (955) 145 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . AkidahAkhlak (235).

No 2 Satuan Pendidikan SD/MI Pengawas Rumpun Mata Pelajaran Pengawas SD/MI Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Ilmu Pengetahuan Sosial Bahasa Olah Raga Seni dan Budaya Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Ilmu Pengetahuan Sosial Bahasa Olah Raga Seni dan Budaya Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Ilmu Pengetahuan Sosial Bahasa Olah Raga Kode Mapel 910 911 912 913 914 915 921 922 923 924 925 931 932 933 934 935 936 937 938 939 940 941 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai 3 Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas (955) 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 SMP/MTs 4 SMA/MA 5 SMK/MAK Seni Budaya Tekhnik dan Industri Pertanian dan Kehutanan Bisnis dan Manajemen Pariwisata Kesejahteraan Masyarakat Seni dan Kerajinan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 146 .

No 6 7 Satuan Pendidikan SDLB/SMPLB/SMALB SD/MI/. SMA/MA/SMALB. SMP/MTs/SMPLB. SMP/MTs/SMPLB. 1 Tidak semua asesor relevan. SMP/MTs/SMPLB. SMP/MTs/SMPLB. SMK/MAK SD/MI/SDLB. SMK/MAK SD/MI/SDLB. SMA/MA/SMALB. SMA/MA/SMALB. SMK/MAK Pengawas Rumpun Mata Pelajaran Pengawas SLB Pengawas Bimbingan dan Konseling atau Konselor Kode Mapel 950 953 Asesor dan Kode Asesor yang Menilai Pengawas (955) Pengawas (955) Pengawas Pendidikan 3 Agama Islam (960) Pengawas Pengawas Pendidikan 3 Agama Katholik (965) Pengawas Pendidikan 3 Agama Kristen (966) Pengawas Pendidikan 3 Agama Hindu (967) Pengawas Pendidikan 3 Agama Budha (968) Pengawas Pendidikan 3 Agama Kanghucu (969) 3 3 8 Pendidikan Agama Islam 960 9 Pendidikan Agama Katholik 965 10 Pendidikan Agama Kristen 966 11 Pendidikan Agama Hindu 967 12 Pendidikan Agama Buddha 968 13 Pendidikan Agama Konghucu 969 Catatan: Kode Asesor Pengawas Mapel dan BK: 955 Kode Asesor Pengawas Agama sesuai dengan nomor kode pengawasnya. SMK/MAK SD/MI/SDLB. SMA/MA. SMP/MTs. SMK/MAK SD/MI/SDLB. SMA/MA/SMALB. yang berwenang menilai portofolio hanya dosen yang memiliki pengalaman dan keahlian yang relevan serta ada izin dari KSG 147 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . SMP/MTs/SMPLB. SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA/SMALB. SMK/MAK SD/MI/SDLB. SMK/MAK SD/MI/SDLB. SMA/MA/SMALB.

Kedua asesor ini harus memiliki NIA pengawas/guru yang diangkat dalam jabatan pengawas Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 148 .2 Dipilih hanya asesor mata pelajaran kejuruan yang sesuai dengan jenis keterampilan yang diajarkan oleh guru yang disertifikasi dan ada izin dari KSG 3 Dua orang asesor yang menilai portofolio guru yang diangkat dalam jabatan pengawas terdiri atas satu asesor dengan latar belakang pendidikan Administrasi atau Manajemen Pendidikan dan satu asesor dengan latar belakang pendidikan bidang studi yang relevan dengan bidang kepengawasan guru yang disertifikasi.

NIP. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 149 . jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi. Jika guru bukan PNS dikosongkan. ………………. Khusus PNS.2010 Kepala LPMP ____ (_____________________________________) Nama lengkap. Khusus untuk guru. dan cap/stempel ………………………………. 2. ………………..1 1 DAFTAR PESERTA SERTIFIKASI GURU POLA PENILAIAN PORTOFOLIO KABUPATEN/KOTA: __________________________ No Urut (1) 1.. NIP.. Dst Nomor Peserta (2) Nama Lengkap (3) NUPTK (4) NIP 2 (5) Instansi Tempat Tempat & Tgl Lahir Bid Studi/Mapel/Bid. dan cap/stempel 1 2 3 Format ini di-upload LPMP ke Website KSG dan dicetak dari RSG dalam Apliksi SIM-NUPTK atau Website KSG.LAMPIRAN 6 FORMAT B1. Jenjang/Jenis Alamat Bertugas 3 Keahlian/Guru Kelas Sekolah Peserta Tem pat Tgl Nama Alamat (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) ………………………………. kolom ini dikosongkan.2010 Kepala Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota ____ (_____________________________________) Nama lengkap..

. Khusus PNS. 2.2 1 DAFTAR PESERTA SERTIFIKASI GURU POLA PEMBERIAN SERTIFIKAT PENDIDIK SECARA LANGSUNG KABUPATEN/KOTA: __________________________ No Urut (1) 1. ………………. NIP. dan cap/stempel ………………………………. dan cap/stempel 1 2 3 Format ini di-upload LPMP ke Website KSG dan dari RSG dalam Apliksi SIM-NUPTK atau Website KSG. ……………….. NIP..2010 Kepala Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota ____ (_____________________________________) Nama lengkap.2010 Kepala LPMP ____ (_____________________________________) Nama lengkap. jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi. Jenjang/Jenis Keahlian/Guru Kelas Sekolah3 (8) (9) Instansi Tempat Bertugas Nama Alamat (10) (11) Alamat Peserta (12) ………………………………. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 150 . Dst Nomor Peserta (2) Nama Lengkap Peserta (3) NUPTK (4) NIP2 (5) Tempat & Tgl Lahir Tempat Tgl (6) (7) Bid Studi/Mapel/Bid.. Jika guru bukan PNS dikosongkan. kolom ini dikosongkan. 3.FORMAT B1. Khusus untuk guru.

. jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi.2010 Kepala Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota ____ (_____________________________________) Nama lengkap. dan cap/stempel ………………………………. ………………. dan cap/stempel 1 2 3 Format ini di-upload LPMP ke Website KSG dan dari RSG dalam Apliksi SIM-NUPTK atau Website KSG. kolom ini dikosongkan...LAMPIRAN 7 FORMAT B2. 3. Khusus untuk guru. ………………. Jika guru bukan PNS dikosongkan. Jenjang/Jenis Tgl Lahir Bertugas Keahlian/Guru Kelas Sekolah3 Tempat Tgl Nama Alamat (6) (7) (8) (9) (10) (11) Alamat Peserta (12) ……………………………….1 1 DAFTAR PESERTA SERTIFIKASI GURU SLB POLA PENILAIAN PORTOFOLIO PROVINSI: ______________________________ No Urut (1) 1. 2. Khusus PNS. NIP. NIP. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 151 .. Dst Nomor Peserta (2) Nama Lengkap Peserta (3) NUPTK (4) NIP2 (5) Tempat & Instansi Tempat Bid Studi/Mapel/Bid.2010 Kepala LPMP ____ (_____________________________________) Nama lengkap.

Khusus PNS.2010 Kepala Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota ____ (_____________________________________) Nama lengkap. 3.. 2.2010 Kepala LPMP ____ (_____________________________________) Nama lengkap... dan cap/stempel 1 2 3 Format ini di-upload LPMP ke Website KSG dan dicetak dari RSG dalam Apliksi SIM-NUPTK atau Website KSG. Dst Nomor Peserta (2) Nama Lengkap Peserta (3) NUPTK (4) NIP2 (5) Tempat & Instansi Tempat Bid Jenjang/Jenis Tgl Lahir Bertugas Studi/Mapel/Bid. Sekolah3 Tempat Tgl Keahlian/Guru Kelas Nama Alamat (6) (7) (8) (9) (10) (11) Alamat Peserta (12) ………………………………. NIP.. kolom ini dikosongkan. NIP. Khusus untuk guru. Jika guru bukan PNS dikosongkan. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 152 .2 1 DAFTAR PESERTA SERTIFIKASI GURU SLB POLA PEMBERIAN SERTIFIKAT PENDIDIK SECARA LANGSUNG PROVINSI: ______________________________ No Urut (1) 1. dan cap/stempel ……………………………….FORMAT B2. ………………. ………………. jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi.

Kepada: Kepala LPMP ..2) asli (Diisi oleh Peserta).. Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota3 tentang Penetapan Peserta Sertifikasi.....1/Format A1. satu lembar untuk yang menyerahkan/arsip)........ 3..1/Format A1. Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Pola Pemberian Sertifikat Pendidik secara Langsung (Format A1.. dengan jmlah peserta … orang ……………….......... Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 3 153 ...... Ukuran kertas A4...2010 Pihak yang Menyerahkan (...) Tanda tangan dan nama lengkap Pihak yang Menerima (.. 2.... rangkap dua (satu lembar untuk LPMP...........) Tanda tangan dan nama lengkap 1 Format ini dibuat oleh dinas pendidikan kabupaten/kota (dinas pendidikan provinsi untuk guru SLB)...... telah diserahkan Oleh: PSG Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota (Provinsi) 2 .tahun .2) asli (Diisi oleh Peserta)...... Peserta.......... sebanyak … berkas..... Provinsi untuk guru SLB........... Formulir Pendaftaran Peserta Sertifikasi Guru Pola Penilaian Portofolio (Format A1.. Peserta..tanggal/bulan ....... ………………….....LAMPIRAN 8 BERITA ACARA1 SERAH TERIMA BERKAS SERTIFIKASI GURU DARI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA (PROVINSI) KEPADA LPMP BA-PF: 1A Pada hari ini: .. SK Kepala Dinas Pendidikan Provinsi untuk guru SLB.....…..... 1............. sebanyak........... sebanyak...............…....

........... sebanyak … berkas.................... Daftar Peserta Sertifikasi Pola Penilaian Portofolio (Format B1.. 1............LAMPIRAN 9 BERITA ACARA1 SERAH TERIMA BERKAS SERTIFIKASI GURU DARI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA KEPADA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BA-PF: 1B Pada hari ini ................. dengan jumlah peserta …… orang......) Tanda tangan dan nama lengkap 1 Format ini dibuat oleh dinas pendidikan kabupaten/kota rangkap dua (satu lembar untuk dinas pendidikan provinsi............................. Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota tentang Penetapan Peserta Sertifikasi.. ……………………2010 Pihak yang Menerima Pihak yang Menyerahkan (..…….... telah diserahkan Oleh: PSG Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota .. 3..... dengan jumlah peserta … orang....1) (Hardcopy)...............2) (Hardcopy).... tanggal/bulan...........…. Ukuran Kertas A4...... sebanyak … berkas.tahun ...... Daftar Peserta Sertifikasi Pola Pemberian Sertifikat Pendidik secara Langsung (Format B1............... Kepada: Kepala Dinas Pendidikan Provinsi .............................. sebanyak … berkas.. satu lembar untuk yang menyerahkan/arsip)........................ Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 154 .....) Tanda tangan dan nama lengkap (.. dengan jmlah peserta … orang …………. 2..

........................ dengan jumlah peserta …… orang.............. Ukuran Kertas A4.... sebanyak . Format B2. Daftar Peserta Sertifikasi Pola Pemberian Sertifikat Pendidik secara Langsung (Format B1..............LAMPIRAN 10 BERITA ACARA SERAH TERIMA DOKUMEN PORTOFOLIO DARI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA (PROVINSI) KEPADA RAYON LPTK1 LPTK1 BA-PF: 2 Pada hari ini: .... … bendel..... sebanyak … berkas. sebanyak … berkas........ rangkap dua (satu lembar untuk penerima...tahun ... Pasphoto Berwarna (3 X 4 cm................... Dokumen... 1.. 2........……...13) (Hardcopy)......24) (Hardcopy).... Format B2..... Portofolio.. 4.... 3.. @ 4 Lembar). berkas.......... Tanda tangan dan nama lengkap ……………..... Kepada: Rayon LPTK .......2 untuk berita acara yang dibuat oleh dinas pendidikan provinsi (peserta guru SLB).. Dinas pendidikan provinsi untuk guru SLB..………………...…………………. dengan jumlah peserta … orang. Tanda tangan dan nama lengkap 1 Format ini dibuat oleh diinas pendidikan kabupaten/kota atau dinas pendidikan provinsi untuk guru SLB..tanggal/bulan:... sebanyak .. Daftar Peserta Sertifikasi Pola Penilaian Portofolio (Format B1.............2010 Pihak yang Menyerahkan ........... … bendel.. telah diserahkan Oleh: PSG Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota2 ……………………………........... satu lembar untuk yang menyerahkan/arsip). peserta.. peserta......1 untuk berita acara yang dibuat oleh dinas pendidikan provinsi.. 2 3 4 155 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 ................... sebanyak … peserta Pihak yang Menerima ..... 5.....

setiap hari selama proses penilaian portofolio/verifikasi dokumen............................ Ruang: ...................................................... 2010 Lokasi: . Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 156 . Telah dilaksanakan Penilaian Portofolio/Verifikasi dokumen: 1......................... Dimulai pukul .............. Jumlah dokumen yang diverifikasi .. bendel....... tanggal/bulan: .....tanggal/bulan:............ bendel. …………………………2010 Ketua PSG Rayon LPTK……………........................ ............................... Jumlah portofolio yang dinilai ...... 2010 hingga hari: ......................LAMPIRAN 11 BERITA ACARA PELAKSANAAN 1 PENILAIAN PORTOFOLIO/VERIFIKASI DOKUMEN BA-PF: 3 Pada hari ini: ............. Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas: A4 1 Dibuat PSG Tingkat Rayon LPTK......... Hal-hal yang terjadi pada saat Penilaian Portofolio/Verifikasi dokumen: ……………………………….................hingga pukul .... 2......................................

3. KEAHLIAN/GURU KELAS : 2 JENJANG/JENIS SEKOLAH : NAMA LENGKAP PESERTA : NOMOR PESERTA (14 DIGIT) : UNSUR 1. kolom ini dikosongkan. Keterangan: A: Unsur Kualifikasi dan Tugas Pokok B: Unsur Pengembangan Profesi C: Unsur Pendukung (……………………………………………. 3... 3. 4.LAMPIRAN 12 FORMAT C1. 2. ………….) Tanda tangan dan nama lengkap 1 2 3 Format dicetak dari ASG.. 1. KOMPONEN PORTOFOLIO Kualifikasi akademik Pengalaman mengajar Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran Pendidikan dan pelatihan Penilaian dari atasan dan pengawas Prestasi akademik Karya pengembangan profesi Keikutsertaan dalam forum ilmiah Pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan JUMLAH ………………….1 1 PENILAIAN PORTOFOLIO INDIVIDUAL RAYON LPTK PENYELENGGARA : BID. 1.2010 3 Asesor I/II JUMLAH SKOR KOMPONEN UNSUR A B C Catatan: ……………………………………………………………… …………………………………………………………………………. 2. Coret yang tidak perlu Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 157 . 2. STUDI/MAPEL/BID. Jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi.

3. kolom ini dikosongkan. 4.2. 1. Coret yang tidak perlu Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 158 ..2010 3 Asesor I/II Keterangan: MP : Memenuhi Persyaratan TMP: Tidak Memenuhi Persyaratan K : Klarifikasi (……………………………………………. Ijazah SK Mengajar SK Golongan kepangkatan Rekomendasi dinas pendidikan kab/kota 3 : : : : : HASIL VERIFIKASI MP/K MP/K MP/TMP MP/K MP/K MP/K MP/TMP/K MP/K MP/K 3 KOMPONEN DOKUMEN YANG DIVERIFIKASI Keabsahan Kebenaran Relevansi Keabsahan Kebenaran Keabsahan Kebenaran Keabsahan Kebenaran Rekomendasi: MP/TMP/K …………………. STUDI/MAPEL/BID.A 1 VERIFIKASI DOKUMEN INDIVIDUAL PESERTA GOLONGAN IV/B RAYON LPTK PENYELENGGARA BID. Jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi. …………. 2. KEAHLIAN/GURU KELAS 2 JENJANG/JENIS SEKOLAH NAMA LENGKAP PESERTA NOMOR PESERTA (14 DIGIT) No .) Tanda tangan dan nama lengkap 1 2 3 Format dicetak dari ASG.FORMAT C1..

2.FORMAT C1.. 4. Jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi. Ijazah SK Mengajar SK Golongan kepangkatan Rekomendasi dinas pendidikan kab/kota 3 : : : : : HASIL VERIFIKASI 3 VERIFIKASI MP/K MP/K MP/K MP/K MP/K MP/TMP/K MP/K MP/K 3 KOMPONEN DOKUMEN YANG DIVERIFIKASI Keabsahan Kebenaran Keabsahan Kebenaran Keabsahan Kebenaran Keabsahan Kebenaran Rekomendasi: MP/TMP/K …………………. STUDI/MAPEL/BID.B 1 VERIFIKASI DOKUMEN INDIVIDUAL PESERTA GOLONGAN IV/C RAYON LPTK PENYELENGGARA BID. KEAHLIAN/GURU KELAS 2 JENJANG/JENIS SEKOLAH NAMA LENGKAP PESERTA NOMOR PESERTA (14 DIGIT) No . 3.) Tanda tangan dan nama lengkap 1 2 3 Format dicetak dari ASG.. 1. Coret yang tidak perlu Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 159 . kolom ini dikosongkan.2010 3 Asesor I/II Keterangan: MP : Memenuhi Persyaratan TMP: Tidak Memenuhi Persyaratan K : Klarifikasi (……………………………………………. …………. 2.

..………………………………………… Tanda tangan dan nama lengkap 1 2 Format dicetak dari ASG. STUDI/MAPEL/BID.. ………………. 2010 Asesor I Asesor I I …..………………………………………… Tanda tangan dan nama lengkap ….…. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 160 ......…………………. KEAHLIAN /GURU KELAS JENJANG/JENIS SEKOLAH2 NAMA LENGKAP PESERTA NOMOR PESERTA (14 DIGIT) : : : : : SKOR ASESOR I UNSUR KOMPONEN PORTOFOLIO Kualifikasi akademik Pengalaman mengajar Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran Pendidikan dan pelatihan Penilaian dari atasan dan pengawas Prestasi akademik Karya pengembangan profesi Keikutsertaan dalam forum ilmiah Pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan JUMLAH KOMPONEN UNSUR SKOR ASESOR II KOMPONEN UNSUR A B C Keterangan: A: Unsur Kualifikasi dan Tugas Pokok B: Unsur Pengembangan Profesi C: Unsur Pendukung Profesi Catatan: ……………………………………………………………… ………....LAMPIRAN 13 FORMAT C2.. kolom ini dikosongkan... Jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi.1 PENILAIAN PORTOFOLIO GABUNGAN1 RAYON LPTK PENYELENGGARA BID..

. 1.) Tanda tangan dan nama lengkap (……………………………………………. : : : : : HASIL VERIFIKASI ASESOR 1 ASESOR 2 KOMPONEN DOKUMEN YANG DIVERIFIKASI Ijazah Keabsahan Kebenaran Relevansi Keabsahan Kebenaran Relevansi Keabsahan Kebenaran Keabsahan Kebenaran 2.A 1 FORMAT HASIL VERIFIKASI DOKUMEN GABUNGAN PESERTA GOLONGAN IV/B RAYON LPTK PENYELENGGARA BID.. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 161 .2.2010 Asesor I (……………………………………………. STUDI/MAPEL/BID. …………. KEAHLIAN/GURU KELAS JENJANG/JENIS SEKOLAH NAMA LENGKAP PESERTA NOMOR PESERTA (14 DIGIT) No . 3. kab/kota Rekomendasi: MP/TMP/K Asesor II …………….) Tanda tangan dan nama lengkap 1 Format dicetak dari ASG..…….FORMAT C2. SK Mengajar SK Golongan kepangkatan Rekomendasi dinas pend... 4...

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 162 ..B 1 FORMAT HASIL VERIFIKASI DOKUMEN GABUNGAN PESERTA GOLONGAN IV/C RAYON LPTK PENYELENGGARA BID. kab/kota Keabsahan Kebenaran Keabsahan Kebenaran Keabsahan Kebenaran Keabsahan Kebenaran Rekomendasi: MP/TMP/K Asesor II …………………. 4.FORMAT C2.. : : : : : HASIL VERIFIKASI ASESOR 1 ASESOR 2 KOMPONEN DOKUMEN YANG DIVERIFIKASI Ijazah SK Mengajar SK Golongan kepangkatan Rekomendasi dinas pend.2. 1.2010 Asesor I (……………………………………………..) Tanda tangan dan nama lengkap 1 Format dicetak dari ASG... 3. ………….) Tanda tangan dan nama lengkap (……………………………………………... KEAHLIAN/GURU KELAS JENJANG/JENIS SEKOLAH NAMA LENGKAP PESERTA NOMOR PESERTA (14 DIGIT) No. STUDI/MAPEL/BID. 2..

Jenjang/Jenis Skor Skor Skor Rata. …………………2010 Ketua Pelaksana. Dst *) Nomor Peserta (2) Nama Lengkap (3) NUPTK (4) NIP (5) Tempat (6) Tempat. Tgl Lahir Bid. kolom ini dikosongkan. MS. Format dicetak dari ASG. (_____________________) 1 Format ini dibuat oleh Ketua Pelaksana Sertifikasi Guru dan dijadikan bahan Rapat PSG untuk menetapkan peserta dengan status L. MPLPG. Jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi. Studi/Mapel/Bid. 3. atau D.LAMPIRAN 14 FORMAT C3 1 DAFTAR HASIL PENILAIAN PORTOFOLIO (untuk Bahan Rapat PSG) RAYON LPTK PENYELENGGARA : No Urut (1) 1. 2. K.Status*) Keahlian /Guru Kelas Sekolah2 Asesor 1 Asesor 2 Rata Tgl (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) Diisi: L MA MS MPLPG K D : Lulus : Melengkapi Administrasi : Melengkapi Substansi : Mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru : Klarifikasi : Diskualifikasi ……………………. MA. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 163 .

(_____________________) NIP/NIK. Format dicetak dari ASG.. Jika status MPLPG atau D. ……………2010 Ketua Rayon/Rektor ………. Dikosongkan untuk rekapitulasi guru SLB. 2.LAMPIRAN 15 FORMAT C4 1 DAFTAR HASIL PENILAIAN PORTOFOLIO KABUPATEN/KOTA PROVINSI No Urut (1) 1. kolom ini dikosongkan. 1 Format ini dibuat oleh Ketua Rayon/Rektor LPTK Penyelenggara Sertifikasi guru diserahkan kepada KSG untuk diverifikasi. Jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi. kolom ini dikosongkan. Lahir Keahlian /Guru Kelas Tempat Tgl (6) (7) (8) Jenjang/Jenis Sekolah3 (9) Nama Instansi Tgl Tempat Status*) Lulus4 Bertugas (10) (11) (12) Nomor Peserta (2) Nama Lengkap Peserta (3) NUPTK (4) NIP (5) Diisi: L MPLPG D : Lulus : Mengikuti PLPG : Diskualifikasi ……………………. Setelah proses verifikasi final. format ini digunakan untuk menyampaikan pengumuman kepada peserta sertifikasi guru oleh Ketua Rayon/Rektor LPTK Penyelenggara Sertifikasi guru dengan tembusan kepada dinas pendidikan kabupaten/kota dan LPMP. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 3 4 164 . Dst *) 2 (untuk Verifikasi KSG/Pengumuman Kelulusan) : : Tempat & Tgl Bid Studi/Mapel/Bid.

(_____________________) NIP/NIK. ………………2010 Ketua Rayon/Rektor ………. Dst *) 2 : : Tempat & Tgl Nama Instansi Bid Studi/Mapel/Bid. kolom ini dikosongkan.LAMPIRAN 16 FORMAT C5 1 DAFTAR HASIL PLPG (untuk Verifikasi KSG/Pengumuman Kelulusan) KABUPATEN/KOTA PROVINSI No Urut (1) 1. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 3 4 165 . Format dicetak dari ASG. Dikosongkan untuk guru SLB. 2. 1 Format ini dibuat oleh Ketua Rayon/Rektor LPTK Penyelenggara Sertifikasi guru diserahkan kepada KSG untuk diverifikasi. Jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi. Jika status TL. kolom ini dikosongkan. Setelah proses verifikasi final. Jenjang/Jenis Tgl Lahir Tempat Status*) Keahlian /Guru Kelas Sekolah3 Lulus4 Bertugas Tempat Tgl (6) (7) (8) (9) (10) (12) (13) Nomor Peserta (2) Nama Lengkap Peserta (3) NUPTK (4) NIP (5) Diisi: L : Lulus TL : Tidak Lulus M: Meluncur ke tahun berikutnya (Tidak hadir atau tidak bisa menyelesaikan PLPG dengan alasan yang bisa dipertanggungjawabkan ) ……………………. format ini digunakan untuk menyampaikan pengumuman kepada peserta sertifikasi guru oleh Ketua Rayon/Rektor LPTK Penyelenggara Sertifikasi guru dengan tembusan kepada dinas pendidikan kabupaten/kota dan LPMP.

2010 Ketua Pelaksana (_____________________) NIP/NIK. Jenjang/Jenis Tempat Status*) 3 Keahlian /Guru Kelas Sekolah Asesor Asesor Bertugas Tempat Tgl *) *) 1 2 (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) No Urut (1) 1.LAMPIRAN 17 FORMAT C6 1 DAFTAR HASIL VERIFIKASI DOKUMEN KABUPATEN/KOTA PROVINSI Nama Lengkap Peserta (3) 2 (untuk Bahan Rapat PSG) : : Tempat & Tgl Hasil Nama Instansi Lahir Bid Studi/Mapel/Bid. 2. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 166 . kolom ini dikosongkan. Format dicetak dari ASG. 3. 1 2 3 Format ini dibuat oleh Ketua Pelaksana PSG untuk bahan Rapat PSG. Dst *) Nomor Peserta (2) NUPTK (4) NIP (5) Diisi: MP : Memenuhi Persyaratan TMP: Tidak Memenuhi Persyaratan K : Klarifikasi D : Diskualifikasi ……………………. Dikosongkan untuk guru SLB. …………………. Jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi.

3. kolom ini dikosongkan. Format dicetak dari ASG. 1 Format ini dibuat oleh Ketua Rayon/Rektor LPTK Penyelenggara Sertifikasi guru diserahkan kepada KSG untuk diverifikasi. (_____________________) NIP/NIK. Setelah proses verifikasi final. Jika status D. ……………2010 Ketua Rayon/Rektor ……….FORMAT C7 1 DAFTAR HASIL VERIFIKASI DOKUMEN KABUPATEN/KOTA PROVINSI No Urut (1) 1. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 3 4 167 . 2. kolom ini dikosongkan. format ini digunakan untuk menyampaikan pengumuman kepada peserta sertifikasi guru oleh Ketua Rayon/Rektor LPTK Penyelenggara Sertifikasi guru dengan tembusan kepada dinas pendidikan kabupaten/kota dan LPMP. Dst *) 2 (untuk Verifikasi KSG/Pengumuman Kelulusan) : : Tempat & Tgl Nama Instansi Bid Studi/Mapel/Bid. Jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi. Dikosongkan untuk guru SLB. Jenjang/Jenis Tgl Lahir Tempat Status*) 3 Keahlian /Guru Kelas Sekolah Lulus4 Bertugas Tempat Tgl (7) (8) (9) (10) (11) Nomor Peserta (2) Nama Lengkap Peserta (3) NUPTK (4) NIP (5) Diisi: MP : Memenuhi Persyaratan TMP: Tidak Memenuhi Persyaratan D : Diskualifikasi …………………….

…2010 Ketua Pelaksana PSG (______________________) NIP/NIK. URUT (1) 1. Jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi. 4. kolom ini dikosongkan. Dst. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 2 3 4 168 . 2. NOMOR PESERTA (2) ………………. Jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi. 3. Format C4 dibuat oleh PSG Rayon dan dicetak dari ASG. kolom ini dikosongkan. ……………. Diisi Portofolio (PF) atau Dokumen (D). 5. STUDI/MAPEL/BID. KEAHLIAN /GURU KELAS 2 JENJANG/JENIS SEKOLAH NAMA ASESOR NAMA LENGKAP PESERTA (3) : : : : NAMA SEKOLAH TEMPAT 3 MENGAJAR (4) JENIS 4 BERKAS NO. Satu kemasan bendel terdiri atas maksimum 10 bendel portofolio.LAMPIRAN 18 FORMAT C8 1 DAFTAR BERKAS TIAP ASESOR RAYON LPTK PENYELENGGARA BID. 1 Setiap kemasan bendel portofolio dibuat daftar dengan menggunakan Format C8..

5. 4. . 2. 3.………2010 Ketua Pelaksana PSG LPTK Rayon: …………… (________________________) NIP. 169 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . Dst Nama (2) Tanda Tangan (3) ……………….LAMPIRAN 19 DAFTAR HADIR ASESOR Hari/Tanggal Pukul Acara Tempat : : : : No (1) 1.………….

LAMPIRAN 20 TANDA PENGENAL ASESOR SERTIFIKASI GURU 2010 RAYON ……… …………NAMA LENGKAP……… ---------------LPTK ASAL--------------Ketua Panitia Sertifikasi Guru LPTK Rayon: …………… Stempel Rayon (________________________) NIP. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 170 .

4. 2. yang dapat mempengaruhi keputusan profesionalnya sebagai asesor. atau patut diduga berhubungan dengan pihak yang dinilai. Tidak memiliki dan/atau ikut memiliki. Menilai kinerja guru secara objektif dan profesional. Menjaga nama baik dan wibawa asesor serta lembaga sertifikasi guru. 3. Berpenampilan sopan dan rapi serta bertutur kata santun. 6. dan rahasia pihak yang dinilai. serta melaporkan hasilnya hanya kepada yang berwenang. 171 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . dan/atau mempunyai hubungan kerja dalam bentuk apapun dengan lembaga bimbingan belajar yang berkaitan dengan sertifikasi guru. rahasia jabatan. Menaati segala peraturan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.LAMPIRAN 21 KODE ETIK ASESOR SAPTA ETIKA ASESOR SERTIFIKASI GURU 1. Menjaga rahasia negara. 5. 7. Tidak menerima sesuatu apapun dari pihak yang dinilai.

.............................. : ......... Format C1....................... : ............. ………………………... Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas: A4 ..................... Format C1... Tanda tangan dan nama lengkap 1 Dibuat oleh PSG.tanggal/bulan ......... 1....................................LAMPIRAN 22 BERITA ACARA SERAH TERIMA BERKAS DARI PSG KEPADA ASESOR 1 BA-PF: 4 Pada hari ini: ............... satu lembar lainnya untuk yang pihak menyerahkan/arsip)...... rangkap dua (satu lembar untuk pihak yang penerima..2 B (data kosong) : ... Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 172 ................................................................... : .....2 A (data kosong) 5..2010 Pihak yang Penerima (Asesor) Pihak yang Menyerahkan (PSG) ............ Format C1............. Portofolio 2............. Dokumen 3. : .......... 2010 telah diserahkan Berkas dari PSG kepada Asesor......................1 (data kosong) 4................. Bendel Bendel Lembar Lembar Lembar ……………………………...........

. 1.LAMPIRAN 23 BERITA ACARA SERAH TERIMA BERKAS DARI ASESOR KEPADA PSG 1 BA-PF: 5 Pada hari ini: .. ....... Format C1.................................1 (telah terisi data) 4...... Bendel Bendel Lembar Lembar Lembar ………………………. Portofolio 2......2A (telah terisi data) 1................. ......................................... satu lembar lainnya untuk yang pihak menyerahkan/arsip)............ Tanda tangan dan nama lengkap Ukuran Kertas: A4 ........ Format C1..... Dokumen 3. ....... Format C1.......... ............. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 173 .............................. …………………........................................2B (telah terisi data) : : : : : ...... rangkap dua (satu lembar untuk pihak yang penerima........2010 Pihak yang Penerima (PGG) Pihak yang Menyerahkan (Asesor) ......tanggal/bulan ........... Tanda tangan dan nama lengkap 1 Dibuat oleh PSG... 2010 telah diserahkan Berkas dari PSG kepada Asesor................

LAMPIRAN 24 JADWAL PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2010 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 174 .

Kedua asesor ini harus memiliki NIA pengawas/guru yang diangkat dalam jabatan pengawas 175 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 . yang berwenang menilai portofolio hanya dosen yang memiliki pengalaman dan keahlian yang relevan serta ada izin dari KSG 2 Dipilih hanya asesor mata pelajaran kejuruan yang sesuai dengan jenis keterampilan yang diajarkan oleh guru yang disertifikasi dan ada izin dari KSG 3 Dua orang asesor yang menilai portofolio guru yang diangkat dalam jabatan pengawas terdiri atas satu asesor dengan latar belakang pendidikan Administrasi atau Manajemen Pendidikan dan satu asesor dengan latar belakang pendidikan bidang studi yang relevan dengan bidang kepengawasan guru yang disertifikasi.1 Tidak semua asesor relevan.

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2010 176 .