Anda di halaman 1dari 56

RANCANGAN AKTUALISASI

OPTIMALISASI PELAKSANAAN RONDE KEPERAWATAN


OLEH PERAWAT DI RUANG RAWATAN
RSUD DR. ACHMAD DARWIS

DISUSUN OLEH :

Ns. RAHMA YANA, S.Kep.


NIP. 19930225 202012 2 005

COACH :

BUSRA, S.Kom, M.Kom


NIP. 19730302 201101 1 001

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL


GOLONGAN III ANGKATAN VII
DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

KERJASAMA DENGAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI SUMATERA BARAT
TAHUN 2022

i
LEMBAR PENGESAHAN
RANCANGAN AKTUALISASI

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL


DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

NAMA : Ns. RAHMA YANA, S.Kep.


NIP : 19930225 202012 2 005
NDH :7
JABATAN : AHLI PERTAMA - PERAWAT
INSTANSI : RSUD DR. ACHMAD DARWIS

JUDUL RANCANGAN AKTUALISASI

“OPTIMALISASI PELAKSANAAN RONDE KEPERAWATAN


OLEH PERAWAT DI RUANG RAWATAN
RSUD DR. ACHMAD DARWIS”

Disetujui untuk disampaikan pada Evaluasi Rancangan Aktualisasi Pelatihan


Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan VII di Lingkungan
Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota Bekerjasama dengan
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumatera Barat.

Suliki, 13 Juni 2022


Diajukan Oleh,
Peserta,

Ns. RAHMA YANA, S.Kep.


NIP. 19930225 202012 2 005

Menyetujui,

Coach Mentor

BUSRA, S. Kom, M. Kom Ns. AMALIA YULANDA,S.Kep., MKM.


NIP. 19730302 201101 1 001 NIP. 19811010 200604 2 010

ii
BERITA ACARA

SEMINAR RANCANGAN AKTUALISASI


PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN VII
DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

Pada Senin tanggal Tiga Belas Bulan Juni Tahun Dua Ribu Dua Puluh Dua jam
..... Waktu Indonesia Barat melalui daring via applikasi zoom telah diseminarkan
Rancangan Aktualisasi Peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
Golongan Tiga Angkatan Tujuh Tahun Dua Ribu Dua Puluh Dua

JUDUL : OPTIMALISASI PELAKSANAAN


RONDE KEPERAWATAN OLEH
PERAWAT DI RUANG RAWATAN
RSUD DR ACHMAD DARWIS
DISUSUN OLEH : Ns. RAHMA YANA, S.Kep
NIP : 19930225 202012 2 005
NDH :7
JABATAN : AHLI PERTAMA - PERAWAT
INSTANSI : RSUD DR. ACHMAD DARWIS

Demikian Berita Acara ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Disetujui, Diajukan oleh,


Coach Peserta

BUSRA, S. Kom, M. Kom Ns. RAHMA YANA, S.Kep


NIP. 19930225 202012 2 005
NIP. 19730302 201101 1 001

Diketahui,

Penguji/ Narasumber Mentor

YUZA VANTORI SAKTI, S. Sos Ns. AMALIA YULANDA, S.Kep, MKM


NIP. 19791017 200901 1 004 NIP. 19811010 200604 2 010

iii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 RSUD dr. Achmad Darwis……………………………………… . .8

Gambar 2 Struktur Organisasi RSUD dr. Achmad Darwis ..........................15

Gambar 3 Role Model……………………………………………………….....17

iv
DAFTAR TABEL

Tabel 1 Analisis Isu .........................................................................................6

Tabel 2 Rekapitulasi Sdmk di Fasyankes Berdasarkan Fungsi .....................9

Tabel 3 Rekapitulasi Sdmk di Fasyankes Berdasarkan Pendidikan .............11

Tabel 4 Rancangan Aktualisasi .......................................................................21

Tabel 5 Jadwal Rencana Aktualisasi ...............................................................41

v
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ....................................................................................... i


LEMBAR PENGESAHAN RANCANGAN AKTUALISASI ....................... ii
BERITA ACARA SEMINAR RANCANGAN AKTUALISASI ................... iii
DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... iv
DAFTAR TABEL ........................................................................................... v
DAFTAR ISI ................................................................................................... vi

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang .............................................................................. 1
B. Identifikasi Isu ................................................................................ 4
C. Perumusan dan Penetapan Isu ......................................................... 5
BAB II DESKRIPSI LOKUS
A. Deskripsi Umum ...........................................................................8
1. Gambaran Umum Instansi ......................................................8
2. Struktur Organisasi .................................................................13
B. Deskripsi Khusus............................................................................16
1. Program dan Kegiatan Saat Ini..................................................16
2. Role Model ..............................................................................17

BAB III RENCANA KEGIATAN, TAHAPAN KEGIATAN DAN OUTPUT


YANG DIHARAPKAN
A. RANCANGAN AKTUALISASI ...................................................18
B. JADWAL RENCANA AKTUALISASI ........................................41

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

vi
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah pekerjaan bagi Pegawai Negeri Sipil
dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak kerja yang bertugas pada
instansi pemerintah. Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi kunci utama dalam
mewujudkan pelayanan kepada masyarakat secara adil dan merata, menjaga
persatuan dan kesatuan bangsa dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila dan
Undang Undang Dasar Tahun 1945.
Menurut UU No. 5 tahun 2014 Pegawai Negeri Sipil adalah warga negara
Indonesia yang mempunyai syarat tertentu untuk diangkat menjadi Pegawai ASN.
Pengangkatan tersebut dilakukan untuk menduduki jabatan pemerintahan yang
dilakukan oleh pejabat pembina kepegawaian. Pegawai Negeri Sipil menunaikan
kebijakan publik yang diatur oleh pejabat Pembina Kepegawaian dan diserahi
tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan
digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pegawai Negeri Sipil harus
memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan professional guna mempererat
persatuan dan kesatuan NKRI.
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan
Atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai
Negeri Sipil, dijelaskan bahwa Calon Pegawai Negeri Sipil wajib menjalani masa
percobaan selama 1 (satu) tahun. Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia menerjemahkan amanat Undang-Undang tersebut dalam Peraturan
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia nomor 10 tahun 2021 tentang
perubahan atas peraturan Lembaga Administrasi Negara nomor 1 tahun 2021
tentang pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil.
Berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021
tentang Implementasi Core Values BerAKHLAK dan Employer Branding Aparatur
Sipil Negara, disebutkan bahwa dalam rangka penguatan budaya kerja sebagai
salah satu strategi transformasi pengelolaan ASN menuju pemerintahan berkelas
dunia (World Class Government), Pemerintah telah meluncurkan Core Values
(Nilai-Nilai Dasar) ASN BerAKHLAK dan Employer Branding (Bangga Melayani

1
Bangsa). Pada tanggal 27 Juli 2021, Presiden Joko Widodo meluncurkan Core
Values dan Employer Branding ASN tersebut. Core Values ASN BerAKHLAK
yang merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif. Core Values tersebut seharusnya dapat
dipahami dan dimaknai oleh seluruh ASN serta dapat diimplementasikan
sepenuhnya dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan sehari-hari
Dalam upaya peningkatan kualitas mutu ASN, pemerintah melakukan
pelatihan dasar. Peraturan LAN (PerLAN) No. 12 Tahun 2018 tentang Pedoman
Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III
menjabarkan lebih lanjut amanah tersebut. Pelatihan Dasar CPNS Golongan III
diselenggarakan yang tidak lain tujuan dan sasarannya adalah membentuk PNS
profesional yang dibentuk oleh sikap dan perilaku disiplin PNS, nilai-nilai dasar
PNS yang lebih dikenal dengan BerAKHLAK yaitu berorientasi pelayanan,
akuntabilitas, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Pelatihan dan
penerapan nilai-nilai dasar PNS yang ber-AKHLAK, pelayanan publik, manajemen
ASN, serta Whole Of Government dituangkan oleh peserta latsar dalam suatu
rancangan aktualisasi yang nantinya akan di habituasikan di instansi masing-
masing. Instansi tempat penulis bekerja yaitu Rumah Sakit.
Rumah sakit adalah lembaga pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan
pelayanan kesehatan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap,
rawat jalan, dan gawat darurat yang pelayanannya disediakan oleh dokter, perawat,
dan tenaga ahli kesehatan lainnya. Menurut WHO (World Health Organization),
Rumah sakit adalah bagian integral dari suatu organisasi sosial dan kesehatan
dengan fungsi menyediakan pelayanan paripurna (komprehensif), penyembuhan
penyakit (kuratif), dan pencegahan penyakit (preventif) kepada masyarakat. Rumah
sakit juga merupakan pusat pelatihan bagi tenaga kesehatan dan pusat penelitian
medis.
RSUD dr. Achmad Darwis merupakan Rumah Sakit Umum Daerah di
lingkungan Kabupaten Lima Puluh Kota, yang memberikan pelayanan diberbagai
bidang kesehatan diantaranya layanan gawat darurat, rawat inap dan rawat jalan
(poliklinik). Mutu pelayanan Rumah Sakit dapat dilihat dari standar akreditasi
KARS atau standart Joint Commision International (JCI) yang sudah diterapkan.
Mutu pelayanan Rumah Sakit yang baik akan memperhatikan berbagai aspek yang
ada pada standar Kars atau standar JCI.
2
Peningkatan mutu asuhan keperawatan sesuai dengan tuntutan masyarakat
maka perlu pengembangan dan pelaksanaan suatu model asuhan keperawatan
profesional yang efektif dan efisien. Asuhan keperawatan merupakan suatu proses
keperawatan yaitu suatu metode sistematis dan ilmiah yang digunakan perawat
untuk memenuhi kebutuhan klien dalam mencapai atau mempertahankan keadaan
biologis, psikologis, sosial dan spiritual yang optimal.
Salah satu metode pemberian pelayanan keperawatan dimana salah satu
kegiatannya adalah ronde keperawatan, yaitu suatu metode untuk menggali dan
membahas secara mendalam masalah keperawatan yang terjadi pada pasien dan
kebutuhan pasien akan keperawatan yang dilakukan oleh perawat primer/associate,
konselor, kepala ruangan, dan seluruh tim keperawatan dengan melibatkan pasien
secara langsung sebagai fokus kegiatan (Nursalam,2014).
Ronde keperawatan akan memberikan media bagi perawat untuk membahas
lebih dalam masalah dan kebutuhan pasien serta merupakan suatu proses belajar
bagi perawat dengan harapan dapat meningkatkan kemampuan kognitif, afektif,
dan psikomotor. Kepekaan dan cara berpikir kritis perawat akan tumbuh dan
terlatih melalui suatu transfer pengetahuan dan pengaplikasian konsep teori ke
dalam praktik keperawatan (Nursalam, 2014)s.

Berdasarkan hasil observasi penulis selama bekerja di RS dr. Achmad


Darwis, ronde keperawatan sudah lama tidak dilakukan diruangan rawat inap.
Perawat bersama kepala ruangan dan ketua tim membahas masalah keperawatan di
meja perawat, dan tidak melibatkan pasien dan keluarga pasien secara langsung.
Jika hal ini dibiarkan terus terjadi, pembahasan terkait masalah keperawatan dan
asuhan keperawatan kurang optimal. Berdasarkan penjelasan diatas didapatkan
masalah yang menjadi prioritas “Belum Optimalnya Pelaksanaan Ronde
Keperawatan di Ruang Rawat Inap”.Oleh karena itu saya sebagai perawat
berencana untuk mengoptimalkan pelaksanaan ronde keperawatan dengan
membuat SPO pelaksanaan, mensosialisasikan SPO dan video pelaksanaan ronde
keperawatan kepada perawat diruangan rawat inap, dan melakukan evaluasi
pelaksanaan ronde keperawatan.

Isu ini berkaitan dengan manajemen ASN karena bertujuan untuk


menghasilkan ASN yang profesional dalam melakukan tugasnya dan memberikan
pelayanan kepada pasien, dan salah satu penerapan SMART ASN dengan
3
melakukan inovasi membuat SPO ronde keperawatan dan sosialisasi menggunakan
video.

Berdasarkan latar belakang di atas, penulis menyusun rancangan aktualisasi


dengan judul ”Optimalisasi Pelaksanaan Ronde keperawatan di Ruangan Rawat
Inap”.

B. Identifikasi Isu
Berdasarkan latar belakang di atas dan setelah melakukan observasi dan
pengamatan lebih lanjut selama penulis bertugas sebagai perawat pelaksana di
Ruangan Rawat Inap RSUD dr. Achmad Darwis, maka penulis
mengidentifikasikan beberapa isu, diantaranya :
1. Belum optimalnya pelaksanaan ronde keperawatan di ruangan rawat inap
RSUD dr. Achmad Darwis
Hal ini terlihat belum dilakukannya kegiatan ronde keperawatan diruangan
rawat inap, pembahasan terkait masalah pasien dibahas kepala ruangan, ketua
tim dan perawat pelaksana di meja perawat dan belum melibatkan pasien dan
keluarga pasien. Isu ini berkaitan dengan manajemen ASN.
2. Belum optimalnya pengkajian resiko jatuh yang dilakukan oleh perawat
di ruang rawat inap RSUD dr. Achmad Darwis
Hal ini terlihat karena belum semua pasien yang memiliki risiko jatuh
dilampirkan formulir penilaian risiko jatuh didalam rekam medisnya. Isu ini
berkaitan dengan manajemen ASN.
3. Belum optimalnya pengisian formulir EWS yang dilakukan oleh perawat
di ruang rawat inap RSUD dr. Achmad Darwis
Hal ini berkaitan dengan penerapan EWS yang masih belum optimal, terlihat
dari lembaran EWS masih ada yang belum terisi lengkap di rekam medis
pasien. tersosialisasikan ke seluruh perawat. Isu ini berkaitan dengan
manajemen ASN.

4
C. Perumusan dan Penetapan Isu
Penetapan isu atau permasalahan utama (core issue) dilakukan
menggunakan metode analisis USG (Urgency, Seriousness, dan Growth) terhadap
isu-isu yang ditemukan di Ruang Rawat Inap RSUD dr Achmad Darwis. Metode
ini merupakan alat ukur untuk menyusun urutan prioritas isu yang harus
diselesaikan. Adapun penjelasan USG antara lain :
a. Urgency, yaitu seberapa mendesak isu tersebut harus dibahas dan dihubungkan
dengan waktu yang tersedia serta seberapa keras tekanan waktu tuntuk
memecahkan masalah yang menyebabkan isu tersebut.
b. Seriousness, yaitu seberapa serius isu perlu dibahas dan dihubungkan dengan
akibat yang timbul dengan penundaan pemecahan masalah yang menimbulkan
isu tersebut jika tidak dipecahkan.
c. Growth, yaitu kemungkinan isu tersebut menjadi berkembang dikaitkan
kemungkinan masalah penyebab isu akan makin memburuk kalau dibiarkan.
Bila telah didapatkan jumlah skor maka dapat menentukan prioritas masalah.
Langkah scoring dengan menggunakan metode USG adalah membuat daftar
akar masalah, membuat table matriks prioritas masalah dengan bobot scoring
1-5 dan nilai yang tertinggi sebagai prioritas masalah. Berdasarkan skala likert
1-5 (5= sangat besar, 4= besar, 3= sedang, 2= kecil, 1= sangat kecil).

5
Tabel 1
Analisis Isu Berdasarkan Kriteria USG
No Isu U S G Total Prioritas
1. Belum optimalnya 5 4 5 14 1
pelaksanaan ronde
keperawatan di
ruangan rawat inap
RSUD dr. Achmad
Darwis
2. Belum optimalnya 4 4 4 12 2
pengkajian resiko
jatuh yang dilakukan
oleh perawat di ruang
rawat inap RSUD dr.
Achmad Darwis

3. Belum optimalnya 4 3 4 11 3
pengisian formulir
EWS yang dilakukan
oleh perawat di ruang
rawat inap RSUD dr.
Achmad Darwis

Berdasarkan tabel analisa isu pada tabel 1,maka isu yang terpilih adalah
“Belum optimalnya pelaksanaan ronde keperawatan di ruangan rawat inap
RSUD dr. Achmad Darwis”. Hal ini terlihat dari tingkat urgencynya memiliki
skor 5, ini disebabkan karena perawat belum optimal dalam pembahasan masalah
keperawatan bersama tim. Selanjutnya dilihat dari tingkat seriousnessnya memiliki
skor 4, jika perawat tidak optimal dalam pembahasan masalah keperawatan, maka
asuhan keperawatan juga akan kurang optimal. Terakhir dilihat dari tingkat
growthnya yang memiliki skor 5, jika kondisi ini terus dibiarkan akan berpengaruh
pada asuhan keperawatan pada pasien. Isu ini terkait dengan mata pelatihan

6
Manajemen ASN, karena terkait dengan bagaimana seorang tenaga kesehatan
memberikan pelayanan kepada pasien.

7
BAB II
DESKRIPSI LOKUS

A. Deskripsi Umum
1. Gambaran Umum Instansi

Gambar 1 Foto RSUD dr. Achmad Darwis

Rumah Sakit Umum Daerah dr. Achmad Darwis adalah Rumah Sakit milik
Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota yang terletak di Jalan Tan Malaka No.1
Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota. Rumah Sakit Umum Daerah dr.
Achmad Darwis mulai dioperasikan sejak tahun 1986. Awal mulanya RSUD dr.
Achmad Darwis dikenal dengan nama RSUD Suliki. Berdasarkan SK Menkes RI
No. 11833 Tahun 1994 ditetapkan sebagai RumahSakit tipe D. Pada tahun 2011,
RSUD dr. Achmad Darwis telah lulus akreditasi tingkat dasar berdasarkan
sertifikat akreditasi Rumah Sakit Nomor: KARS-SERT/73/IX/2011 tanggal 14
September 2011 dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit yang berlaku dari tanggal 14
September 2011 s/d 14 September 2014 sebagai pengakuan bahwa RSUD Suliki
telah memenuhi standar Pelayanan Rumah Sakit yang meliputi:Administrasi dan
Manajemen, Pelayanan Medis, Pelayanan Gawat Darurat, Pelayanan Keperawatan
dan Rekam medis.

8
RSUD Suliki merupakan RS tipe C berdasarkan Surat Keputusan
Kementerian Kesehatan No. HK 03.05/I/2233/12 tanggal 29 Oktober 2012. Pada
tahun 2012 RSUD Suliki telah berganti nama menjadi RSUD dr. Achmad Darwis
berdasarkan Peraturan Daerah No. 4 tahun 2012 dan penggunaan nama RSUD dr.
Achmad Darwis efektif digunakan pada 2013.
RSUD dr. Achmad Darwis ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah
dan diberi fleksibilitas dalam Tata Kelola Keuangan sesuai peraturan yang berlaku
berdasarkan Keputusan Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota Nomor: 498 tahun
2013 tanggal 24 September 2013. Pelaksanaan PPK BLUD RSUD dr. Achmad
Darwis mulai efektif dilaksanakan pada tanggal 1 Januari 2014.
Pada tanggal 28 dan 29 November 2017, RSUD dr. Achmad Darwis telah
disurvey oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dan telah dinyatakan lulus
akreditasi perdana dengan 4 (empat) Pokja yaitu KPS, SKP, PPI dan HPK. Untuk
survey review akreditasi tahun pertama sudah dilaksanakan pada tanggal 11 dan 12
Desember 2018. Survey review/verifikasi kedua dilaksanakan pada tanggal 7 dan 8
Januari 2020.
RSUD dr. Achmad Darwis termasuk salah satu Organisasi Perangkat Daerah
Kabupaten Lima Puluh Kota yang memiliki tanggung jawab moral atau
akuntabilitas kepada masyarakat banyak, dengan demikian rumah sakit
berkewajiban melayani semua golongan masyarakat, baik golongan kelas bawah,
golongan menengah maupun golongan kelas atas.

2. Sumber Daya Manusia


Tabel 2. Rekapitulasi Sdmk Di Fasyankes Berdasarkan Fungsi
(Kode Sdmk)

JENIS KELAMIN
RUMPUN SDMK JUMLAH
LAKI- PEREM
LAKI PUAN

Medis 12 26 38

Psikologi Klinis - - -

Keperawatan 21 107 128

Kebidanan - 41 41

9
Kefarmasian 1 21 22

Kesehatan Masyarakat - - -

Kesehatan Lingkungan 1 - 1

Gizi - 3 3
Keterapian Fisik - 3 3
Keteknisian Medis 10 11 21
Teknik Biomedika 4 17 21
Kesehatan Tradisional - - -
Asisten Tenaga Kesehatan 1 2 3
Tenaga Penunjang 46 47 93
Total 96 278 374

10
Tabel 3. Rekapitulasi Sdmk Di Fasyankes Berdasarkan JenjangPendidikan
JENIS KELAMIN JUMLAH
JENJANG LAKI- PEREMPUAN
PENDIDIKAN LAKI
SD - - -

SMP / Setara 5 2 7

SMA / Setara 32 23 55

D-1 - - -

D-2 - - -

D-3 29 152 181

D-4 3 6 9

S-1 6 36 42

Sp-1 10 10 20

Sp-2 - - -

Profesi 9 47 56

S-2 2 2 4

S-3 - - -

TOTAL 96 278 374

11
3. Visi , Misi dan Motto RSUD dr. Achmad Darwis
1) Visi
“Terwujudnya Rumah Sakit Umum Daerah yang menjadi pilihan
pertama masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota dan sekitarnya.”

2) Misi
a) Menyelenggarakan pelayanan secara professional dan
kompeten, fokus pada kepuasan pelanggan dan penuh kasih
sayang.
b) Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang
professional menuju tata kelola pemerintah yang baik
c) Meningkatkan mutu dan penggunaan sarana prasarana rumah
sakit.
d) Meningkatkan kualitas manajemen berbasis teknologi
informasi dengan SIMRS yang akuntabel.
e) Mengembangkan program kemitraan dalam menunjang
pelayanan.

3) Motto:
“Melayani dengan sepenuh hati”

4. Tugas Pokok dan Fungsi


Sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Nomor 7
tahun 2013 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah
Kabupaten Lima Puluh Kota Nomor 7 tahun 2008 Tentang
Pembentukan Organiasai dan Tata Kerja Inspektorat, Badan
Perencanaan Pembangunan Daerah, Lembaga Teknis Daerah dan
Lembaga Teknis lainnya, RSUD dr. Achmad Darwis memilik Tugas
dan Fungsi sebagai berikut:

1) Tugas :

12
Membantu Bupati dalam penyelenggaraan upaya kesehatan
secara berdaya guna dan berhasil guna, dengan mengutamakan
upaya penyembuhan dan pemulihan yang dilaksanakan secara
serasi dan terpadu dengan upaya peningkatan serta pencegahan
dan melaksanakan upaya rujukan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

2) Fungsi :
a) Perumusan kebijakan teknis dalam urusan pelayanan
kesehatan;
b) Pelayanan medis, asuhan keperawatan, penunjang medis dan
non medis dan rujukan;
c) Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan;
d) Pelaksanaan penelitian dan pengembangan;
e) Pengelolaan administrasi dan keuangan Rumah Sakit;
f) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai
dengan ruang lingkup bidang tugasnya.

5. Struktur Organisasi
Susunan Organisasi Rumah Sakit Umum Daerah dr. Achmad Darwis
terdiri dari:
a. Direktur
b. Bagian Tata Usaha, terdiri dari :
1) Sub Bagian Umum dan Humas
2) Sub Bagian Kepegawaian dan Pengembangan SDM
3) Sub Bagian Keuangan.
c. Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan, terdiri dari:
1) Seksi Pelayanan Medis
2) Seksi Pelayanan Keperawatan
d. Bidang Pelayanan Penunjang dan Promosi Rumah Sakit, terdiri dari:
1) Seksi Pelayanan Penunjang Medis

13
2) Seksi Pelayanan Penunjang Non Medis dan Promosi Kesehatan
e. Bidang Perencanaan, Pelaporan, Sarana, Prasarana dan Logistik, terdiri
dari:
1) Seksi Perencanaan dan Pelaporan
2) Seksi Sarana, Prasarana dan Logistik
f. Kelompok Jabatan Fungsional
Bagan Struktur Organisasi RSUD dr. Achmad Darwis berdasarkan
Peraturan Bupati Nomor 110 tahun 2020 terlihat pada gambar berikut :

14
Gambar 2. Struktur Organisasi RSUD dr. Achmad Darwis

DIREKTUR
dr. Rahmawati, MARS

SEKRETARIS SATUAN
Desputra, SKM PEMERIKSAAN
INTERNAL

KELOMPOK
Sub Bagian Sub. Bagian Sub. Bagian
JABATAN
Umum dan Kepegawaian dan Keuangan FUNGSIONAL
Humas Pengembangan SDM Febrini Mulya,
Nuranita, SKM Novendra, Amd.Kep S.E

Bidang Pelayanan Medis Bidang Pelayanan Penunjang dan Bidang Perencanaan, Pelaporan,
dan Keperawatan Promosi Kesehatan Sarana Prasarana dan Logistik
dr. Yulva Roza drg. Dina Julia Ibnu Mardhatillah, SSIT

Seksi Pelayanan Seksi Pelayanan Seksi Pelayanan Seksi Pelayanan Seksi Seksi Sarana,
Medis Keperawatan Penunjang Medis Penunjang Non Perencanaan dan Prasarana dan
Medis dan Promosi Pelaporan Logistik
Fitri Rahmah, SKM Ns. Amalia Yulanda, Ns. Detrindawati D, Kesehatan
S.Kep, MKM S. Kep Desi Ria Utama, Amril Rais,
Amra Julita, Amd. S. Farm, Apt SKM
Keb

15
B. Deskripsi Khusus
1. Program dan Kegiatan Saat Ini
Tugas Pokok dan Fungsi perawat berdasarkan Sasaran Kinerja Pegawai
dalam Permenpan RB No.25 tahun 2014 yaitu :
a. Melakukan pengkajian lanjutan pada individu
b. Merumuskan diagnosa keperawatan pada individu
c. Membuat prioritas diagnosa keperawatan
d. Merumuskan tujuan keperawatan pada individu
e. Menetapkan tindakan keperawatan pada individu
f. Melakukan pendidikan kesehatan pada individu
g. Manajemen inkontinensia urin
h. Melakukan upaya membuat pasien tidur
i. Melakukan tata kelola perlindungan terhadap pasien dengan resiko
trauma/injury
j. Melakukan komunikasi terapeutik dalam pemberian asuhan keperawatan
k. Memfasilitasi lingkungan yang aman dan tenang
l. Memantau pemberian elektrolit konsentrasi tinggi
m. Melakukan evaluasi tindakan keperawatan pada individu
n. Melakukan dokumentasi proses keperawatan pada tahap perencanaan
keperawatan
o. Melakukan dokumentasi proses keperawatan pada tahap pelaksanaan
tindakan keperawatan
p. Melakukan dokumentasi proses keperawatan pada tahap evaluasi
keperawatan

2. Kegiatan Selama Habituasi


Selama habituasi, pelaksanaan aktualisasi akan dilakukan pembuatan SPO
ronde keperawatan, mensosialisasikan dengan video, serta observasi
pelaksanaan ronde keperawatan :

16
1. Melapor dan Mengkonsultasikan Rancangan Aktualisasi dengan Mentor
2. Mencari Referensi terkait tentang ronde keperawatan
3. Melakukan Perumusan SPO dengan Bimbingan Mentor
4. Melakukan Sosialisasi SPO ronde keperawatan kepada Perawat Ruangan
5. Membuat video roleplay tentang SPO ronde keperawatan dan
membagikannya ke grup whatsapp internal perawat RSUD dr. Achmad
Darwis
6. Observasi pelaksanaan ronde keperawatan sesuai SPO di ruangan rawat
inap

3. Role Model

Gambar 3. Role Model


Role model merupakan seorang teladan, yang sikap dan perilakunya
dapat menggambarkan sosok pegawai yang ideal dan memiliki karakter.
Pada pelaksanaan kegiatan aktualisasi dan penyusunan laporan, penulis
menetapkan role model pada ibu Ns. Amalia Yulanda, S.Kep, MKM.
Beliau merupakan Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Keperawatan RSUD
dr.Achmad Darwis. Penulis memilih beliau sebagai role model karena dari
sisi nilai-nilai ASN BerAKHLAK beliau merupakan sosok yang memiliki
jiwa kepemimpinan yang baik, efektif, efisien, dan bertanggungjawab

17
(Akuntabel) disiplin yang tinggi (Loyal), ramah, dan mudah senyum
(Berorintasi pelayanan), dalam dunia kerja beliau juga selalu
menghargai setiap orang (Harmonis) juga selalu bersifat terbuka
menerima saran dan masukan dari pihak manapun untuk mencapai hasil
yang terbaik (Kolaboratif) sehingga menjadi panutan bagi rekan-rekan
kerja.

18
BAB III
RENCANA KEGIATAN, TAHAPAN KEGIATAN, DAN OUTPUT YANG DIHARAPKAN

A. Rancangan Aktualisasi

Unit Kerja : RSUD Dr. Achmad Darwis


Identifikasi isu : 1. Belum optimalnya pelaksanaan ronde keperawatan di ruangan rawat inap RSUD dr.
Achmad Darwis
2. Belum optimalnya pengkajian resiko jatuh yang dilakukan oleh perawat di ruang rawat inap RSUD
dr. Achmad Darwis
3. Belum optimalnya pengisian formulir EWS yang dilakukan oleh perawat di ruang rawat inap
RSUD dr. Achmad Darwis

Isu yang diangkat : Belum optimalnya pelaksanaan ronde keperawatan di ruangan rawat inap RSUD dr. Achmad Darwis

Gagasan pemecahan isu : Pengoptimalan pelaksanaan ronde keperawatan di ruangan rawat inap RSUD dr. Achmad Darwis

Kegiatan : 1. Melapor dan Mengkonsultasikan Rancangan Aktualisasi dengan Mentor


2. Mencari Referensi terkait tentang ronde keperawatan
3. Membuat SPO serta mempelajari SPO terkait pelaksanaan ronde keperawatan, membuat surat
persetujuan dari pasien atau keluarga pasien untuk pelaksanaan ronde keperawatan, dan form
laporan hasil pelaksanaan ronde keperawatan di Ruangan Rawat Inap RSUD Dr..Achmad Darwis
4. Melakukan Sosialisasi SPO ronde keperawatan kepada Perawat Ruangan
19
5. Membuat video roleplay tentang SPO ronde keperawatan dan membagikannya ke grup Whatsapp
internal perawat ruangan rawat inap RSUD dr. Achmad Darwis
6. Observasi pelaksanaan ronde keperawatan sesuai SPO di ruangan rawat inap

20
Tabel 4. Rancangan Aktualisasi

Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan


Mata Pelatihan Terhadap Visi-Misi Nilai
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Hasil/Output Organisasi Organisasi

1 2 3 4 5 6 7

1 Melapor dan Hasil : Kegiatan berkonsultasi Kegiatan Kegiatan ini


meminta dengan mentor berkonsultasi dilakukan
dukungan Adanya berhubungan dengan dengan mentor untuk
kepada mentor persetujuan dan materi Manajemen terkait dengan Misi mewujudkan
terkait dengan dukungan dari ASN karena melakukan RSUD dr. Achmad nilai
kegiatan yang mentor sebagai koordinasi, membangun Darwis yang organisasi
akan dilakukan bentuk kolaborasi dan pertama yaitu yaitu
pertanggungjaw kerjasama yang baik Menyelenggaraka Kolaboratif
aban dengan mentor dalam n pelayanan
pelaksanaan mengambil keputusan secara profesional
kegiatan dan kompeten,
aktualisasi dan fokus pada
habituasi kepuasan
pelanggan dan
penuh kasih
sayang

21
1. Membuat janji Screenshot janji Kolaboratif : saya akan
dengan mentor dengan mentor bekerjasama dan
melalui menyepakati dengan
Whatsapp mentor waktu untuk
berkonsultasi

Adaptif :
Saya menghubungi
mentor untuk membuat
janji melalui media
whatsapp agar lebih
inovatif

2. Menemui mentor Lembar Akuntabel : Saya


untuk konsultasi konsultasi dan menemui mentor untuk
dengan mentor foto berkonsultasi sesuai
dengan waktu yang telah
ditetapkan/ disiplin
terhadap waktu
Kompeten :Saya akan
membuat jadwal
konsultasi dengan
kinerja terbaik saya
agar pertemuan tersebut
dapat saya pergunakan
secara maksimal sebagai

22
langkah awal saya
memulai kegiatan
rancangan aktualisasi

3. Menyampaikan Foto Akuntabel : Saya


rancangan mempersiapkan bahan
aktualisasi rancangan yang akan
kepada mentor saya konsultasikan dan
menyampaikannya
dengan jujur dan
bertanggung jawab
Harmonis : Saya
berusaha menciptakan
lingkungan yang
kondusif saat
menyampaikan
rancangan dan
berkonsultasi dengan
mentor

4. Meminta saran Lembar Kompeten : Saya


dari mentor konsultasi dan melakukan konsultasi
terkait kegiatan foto dengan mentor dan
aktualisasi meminta saran dan
masukan dari mentor
untuk dapat

23
meningkatkan
kompetensi diri untuk
bisa menyelesaikan isu
yang ada di lingkungan
kerja

Loyal : Saya
berkomitmen
menyelesaikan
permasalahan terhadap
isu yang sudah dipilih
bersama dengan mentor

5. Mencatat saran Foto dan Akuntabel : Saya akan


dari mentor catatan hasil bertanggung jawab
saran atas saran yang
diberikan mentor pada
saat melaksanakan
aktualisasi

Berorientasi Pelayanan
: Saya mendengarkan
dengan baik dan
mencatat dan menerima
saran dan masukan dari
mentor dan melakukan
perbaikan tiada henti

24
sesuai dengan saran dan
masukan tersebut untuk
mendapatkan hasil yang
berkualitas

6. Membuat lembar Lembar Akuntabel :


persetujuan persetujuan
mentor mentor Saya akan meminta
secara tertulis
persetujuan mentor dan
akan bertanggung
jawab dalam
melaksanakan rancangan
aktualisasi

2 Mengumpulkan Hasil : Dalam memberikan Kegiatan Kegiatan ini


bahan referensi pelayanan publik, harus mengumpulkan bahan akan
dan Tersedianya sesuai dengan kode etik referensi dan memberikan
mempelajari materi untuk dan kode perilaku ASN mempelajari kembali penguatan
kembali dijadikan acuan yaitu melaksanakan tentang ronde nilai
tentang ronde dalam tugas dengan jujur, keperawatan untuk organisasi
keperawatan pelaksanaan bertanggung jawab, dan dijadikan acuan dalam yaitu
ronde berintegritas tinggi, pelaksanaan ronde Kompeten
keperawatan maka pelayanan yang keperawatan
diberikan harus sesuai berkontribusi sesuai
dengan Standar Prosedur dengan misi RSUD
Operasional (SPO) dr. Achmad Darwis

25
sesuai dengan materi yang ke 2 yaitu
Manajemen ASN Meningkatkan
Sumber Daya
Manusia (SDM)
yang profesional
menuju tata kelola
pemerintah yang
baik

1. Mengumpulkan - Foto kegiatan, Kompeten : saya akan


bahan referensi - materi melakukan seleksi
terkait ronde pelaksanaan bahan referensi dari
keperawatan dan ronde sumber-sumber yang
mempelajari keperawatan terpercaya dengan
materi terkait cekatan dankinerja
ronde yang terbaik untuk
keperawatan mendapatkan sumber
referensi dengan
kualitas terbaik

2. Membuat janji Screenshot janji Harmonis : Saya akan


dengan mentor dengan mentor menghargai mentor
untuk melalui dalam mengatur waktu
berkonsultasi Whatsapp dan tempat untuk
berkonsulti, saya akan
peduli dengan cara
menentukan waktu dan

26
tempat yang tepat

Loyal : Saya akan


berkomitmen saat
konsultasi tidak
mengganggu kesibukan
mentor
Adaptif : Saya
menghubungi mentor
untuk membuat janji
melalui media whatsapp
agar lebih inovatif

3. Berkonsultasi Foto kegiatan Harmonis : Saya


dengan mentor dan lembar berusaha menciptakan
terkait referensi konsul lingkungan yang
yang di dapat kondusif berkonsultasi
tentang ronde dengan mentor
keperawatan
Kolaboratif :
Saya berkonsultasi
(bekerjasama) dengan
mentor dan meminta
saran dan masukan
dari mentor terkait
panduan dan kebijakan

27
yang telahsaya
dapatkan

3 Penyusunan Hasil : Terbentuknya SPO Kegiatan membuat Kegiatan ini


SPO serta ronde keperawatan SPO ronde akan
mempelajari Tersusunnya menjadi acuan dalam keperawatan memberikan
SPO terkait SPO untuk pelaksanaan ronde mendukung misi penguatan
pelaksanaan panduan keperawatan dan dari RSUD dr. nilai RSUD
ronde pelaksanaan meningkatkan pelayanan Achmad yang Achmad
keperawatan, ronde kepada pasien, sehingga pertama yaitu Darwis yaitu
membuat keperawatan akan meningkatkan Menyelenggaraka Kompeten
surat kualitas pelayanan dan n pelayanan
persetujuan kepuasan dari penerima secara
dari pasien pelayanan ini berkaitan professional dan
atau keluarga dengan Manajemen kompeten, fokus
pasien untuk ASN pada kepuasan
pelaksanaan pelanggan dan
ronde penuh kasih
keperawatan, sayang
dan form
laporan hasil
pelaksanaan
ronde
keperawatan
di Ruangan
Rawat Inap
RSUD Dr.
Achmad

28
Darwis

1. Mendiskusikan Foto kegiatan Kompeten :


dengan mentor dan lembar
penyusunan SPO konsultasi Saya melakukan analisis
ronde SPO yang akan
keperawatan dirumuskan dengan
kinerja terbaik, cermat
dan teliti

Harmonis : Saya
berusaha menciptakan
lingkungan yang
kondusif berkonsultasi
dengan mentor

Kolaboratif : Bekerja
sama dengan mentor
tentang penyusunan SPO
yang tepat

2. Mengajukan SPO Foto kegiatan Harmonis : Saya akan


ke bagian umum menyampaikan
untuk pemberian Nomor SPO permohonan untuk
nomor SPO pemberian nomor SPO

29
dengan sopan dan
ramah, dan peduli

Kolaboratif : Saya
melakukan kerja sama
dengan bagian umum
untuk penomoran SPO

4 Melakukan Hasil : Melakukan sosialisasi Kegiatan sosialisasi Kegiatan ini


sosialisasi SPO ini berhubungan dengan ini terkait dengan Misi dilakukan
ronde Terlaksananya materi Manajemen RSUD dr. Achmad untuk
keperawatan sosialisasi SPO ASN karena kegiatan ini Darwis yang ke 2 mewujudkan
kepada perawat ronde bertujuan untuk yaitu Meningkatkan nilai
ruangan rawat keperawatan mengoptimalkan Sumber Daya organisasi
inap di RSUD bersama Kepala kemampuan perawat Manusia (SDM) yaitu
dr. Achmad Ruangan dan dalam pelaksanaan yang profesional Kolaboratif
Darwis Perawat ronde keperawatan menuju tata kelola
Pelaksana sehingga dapat pemerintah yang
memberikan pelayanan baik
yang berkualitas.
Penggunaan media PPT
sebagai media sosialisasi
ini berkaitan dengan
SMART ASN

30
1. Meminta izin dan Foto kegiatan Harmonis : Saya
saran kepada menghargai dan
kepala seksi meminta izin kepada
keperawatan kepala seksi
keperawatan untuk
melaksanakan sosialisasi
Kolaboratif : Saya
meminta saran serta
masukan terkait dengan
pelaksanaan sosialisasi

2. Menentukan Foto kegiatan Kolaboratif : Saya


jadwal kegiatan menentukan jadwal
sosialisasi sosialisasi dengan
melakukan koordinasi
terlebih dahulu dengan
kasi keperawatan dan
kepala ruangan setiap
ruangan untuk membuat
kesepakatan terkait
dengan waktu
pelaksanaan sosialisasi

3. Membuat dan Foto kegiatan, Harmonis : Saya akan


menyebar undangan menghargai dan
undangan sosialisasi, meminta kesediaan

31
sosialisasi screenshot waktu peserta sosialisasi
kepada kepala pesan di media untuk hadir dan akan
ruangan dan whatsapp memberikan undangan
perawat kepada peserta
pelaksana sosialisasi
diruang rawat
Adaptif : Saya juga
mengirimkan undangan
sosialisasi kepada
peserta yang tidak bisa
saya temui secara
langsung melalui pesan
whatsapp sebagai bentuk
inovatif

4. Melakukan Foto kegiatan Berorientasi Pelayanan


Sosialisasi SPO dan lembar : Saya menyampaikan
ronde daftar hadir sosialisasi kepada
keperawatan peserta dengan
kepada peserta Video komunikasi yang ramah
sosialisasi sesuai sosialisasi
dengan waktu Akuntabel : Saya
yang ditentukan menggunakan barang
milik negara yaitu
proyektor Rumah Sakit
dengan secara
bertanggung jawab

32
Kompeten : Saya
melakukan sosialisasi
kepada para peserta agar
kami bisa terus belajar
dan meningkatkan
kompetensi diri

Loyal : Saya dan peserta


sosialisasi memiliki
komitmen untuk
melaksanakan ronde
keperawatan sesuai SPO

Adaptif : Saya
menyampaikan
sosialisasi dengan
memanfaatkan
kecanggihan teknologi
(inovasi) yang ada yaitu
dengan menggunakan
proyektor

33
5. Membagikan SPO Foto kegiatan, Berorientasi Pelayanan
dan dokumen screenshot : Saya membagikan SPO
lain terkait ronde whatsapp dan dokumen lain yang
keperawatan menunjang penyampaian
kepada para sosialisasi sehingga
peserta lebih efektif dan
meningkatkan kualitas
sosialisasi yang saya
lakukan

6. Membuat daftar Foto kegiatan Akuntabel : Saya


hadir peserta dan daftar hadir membuat daftar hadir
sosialisasi dan peserta yang hadir saat
dokumentasi sosialisasi sebagai bukti
dokumentasi tertulis
dengan jujur tanpa
adanya rekayasa
kehadiran peserta

5 Membuat video Hasil : Adanya kegiatan video Kegiatan membuat Kegiatan ini
role play role play tentang SPO video role play dan dilakukan
tentang SPO Adanya video ronde keperawatan dapat membagikannya ke untuk
ronde role play meningkatkan group Whatsapp mewujudkan
keperawatan tentang SPO kompetensi bagi SDM internal Rumah Sakit nilai
dan ronde dan dapat meningkatkan memberikan organisasi
membagikanny keperawatan pemberian pelayanan kontribusi terhadap yaitu
dan

34
a ke grup membagikanny yang berkualitas kepada misi RSUD dr. berorientasi
whatsapp a ke grup pasien ini berkaitan Achmad Darwis yang Pelayanan
internal whatsapp dengan Manajemen ke 1 dan ke 2 yaitu
perawat RSUD internal perawat ASN dan membagikan Meningkatkan
dr. Achmad RSUD dr. video ke grup whatsapp Sumber Daya
Darwis Achmad internal Rumah Sakit Manusia (SDM)
Darwis. berkaitan dengan yang profesional
SMART ASN menuju tata kelola
pemerintah yang
baik dan
Menyelenggarakan
pelayanan secara
profesional dan
kompeten, fokus
pada kepuasan
pelanggan dan
penuh kasih sayang.

1. Membuat video Foto kegiatan Kompeten : Dalam


tentang SPO dan video proses pembuatan video
ronde kegiatan roleplay saya akan
keperawatan menjelaskan dan
bersama rekan- mempraktekannya
rekan perawat dengan knowledge dan
skill yang baik

35
Harmonis : Saya akan
membangun lingkungan
yang kondusif sehingga
kegiatan dapat berjalan
dengan baik

Kolaboratif : Saya dan


rekan-rekan sejawat
akan bekerja sama
dalam pelaksanaan role
play sehingga dapat
meningkatkan
kemampuan

2. Mengkonsultasika Lembar Harmonis : Saya


n dengan mentor konsultasi berusaha menciptakan
terkait video lingkungan yang
sebelum kondusif berkonsultasi
dibagikan ke dengan mentor
grup whatsapp
perawat RSUD
dr. Achmad
Kolaboratif : Saya
Darwis
bersifat terbuka dan

36
memberikan
kesempatan kepada
mentor untuk
berkontribusi
memberikan saran dan
masukan untuk video
yang saya buat agar bisa
mendapatkan hasil
terbaik

3. Membagikan Screenshot Berorientasi Pelayanan


video tentang whatsapp : Saya mengirimkan atau
SPO ronde membagikan video dan
keperawatan ke meminta rekan-rekan
grup whatsapp perawat untuk melihat
internal perawat video tersebut dan
RSUD dr. bekerja sama untuk
Achmad Darwis mengoptimalkan
pelaksanaan ronde
keperawatan
Kompeten : Saya akan
meningkatkan
kompetensi diri
membantu teman
belajar pelaksanaan
ronde keperawatan

37
sesuai SPO

Adaptif : Saya
membagikan video
melalui pesan Whatsapp
sebagai bentuk inovasi
agar peserta sosialisasi
yang tidak hadir juga
tersosialisasi

6 Melakukan Hasil : Adanya evaluasi Kegiatan evaluasi Kegiatan ini


evaluasi terhadap pelaksanaan terhadap pelaksanaan dilakukan
terhadap Tersedianya ronde keperawatan ronde keperawatan untuk
pelaksanaan evaluasi sesuai SPO merupakan sesuai SPO mewujudkan
ronde terhadap salah satu bentuk berkontribusi terhadap nilai
keperawatan pelaksanaan kegiatan untuk misi RSUD dr. organisasi
ronde peningkatan mutu dalam Achmad Darwis yang yaitu
keperawatan pemberian pelayanan, ini ke 3 yaitu Kompeten
sesuai SPO berkaitan dengan Meningkatkan mutu
Manajemen ASN dan penggunaan
sarana prasarana
rumah sakit.

1. Menyiapkan Blanko daftar Akuntabel : Saya


blanko daftar menyiapkan blanko

38
tilik tilik daftar tilik dengan jujur
dan tanggung jawab

2. Bekerja sama Foto Kolaboratif : Saya akan


dengan tim bekerja sama dengan
tentang tim untuk melakukan
pelaksanaan evaluasi terhadap
evaluasi pelaksanaan ronde
pelaksanaan keperawatan
ronde
keperawatan
sesuai SPO
Akuntabel : Saya akan
bertanggungjawab
serta jujur dalam
melakukan evaluasi
pelaksanaan ronde
keperawatan.

Berorientasi pelayanan
:
Saya akan
menyampaikan hasil
evaluasi dengan baik,
ramah dan sopan

39
3. Mengumpulkan Foto, blanko Akuntabel : Saya
daftar tilik yang daftar tilik dan mencatat hasil evaluasi
telah diisi setelah catatan evaluasi dan monitoring dengan
melaksanakan jujur, cermat, dan
kegiatan ronde bertanggung jawab
keperawatan di
ruangan rawat
inap dan
mencatat hasil
evaluasi

4. Berkonsultasi Foto dan lembar kolaboratif : Saya


dengan mentor konsultasi mengkoordinasikan
terkait hasil dan mengkonsultasikan
evaluasi hasil evaluasi dengan
mentor dan mencatat
semua masukan dan
saran dari mentor serta
melakukan perbaikan
tiada henti untuk
mencapai hasil dengan
kualitas terbaik

40
B. Jadwal Rencana Aktualisasi
Tabel 5. Jadwal Rencana Aktualisasi

Kegiatan Realisasi Pelaksanaan Aktualisasi (Minggu)

I II III IV V VI VII

1 Melapor dan meminta dukungan kepada mentor terkait


dengan kegiatan yang akan dilakukan
2 Mengumpulkan bahan referensi dan mempelajari kembali
tentang ronde keperawatan
3 Membuat SPO serta mempelajari SPO terkait pelaksanaan
ronde keperawatan di Ruangan Rawat Inap RSUD dr.
Achmad Darwis
4 Membuat SPO serta mempelajariSPO terkait pelaksanaan
ronde keperawatan, membuat surat persetujuan dari pasien
atau keluarga pasien untuk pelaksanaan ronde keperawatan,
dan form laporan hasil pelaksanaan ronde keperawatan di
Ruangan Rawat Inap RSUD dr. Achmad Darwis

41
5 Membuat video role play tentang SPO ronde keperawatan
dan membagikannya ke grup whatsapp internal perawat
RSUD dr. Achmad Darwis
6 Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan ronde
keperawatan

42
DAFTAR PUSTAKA

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia. 2022. Buku Pedoman Aktualisasi Pelatihan Dasar
Calon Pegawai Negeri Sipil.Padang : BPSDM.
Lembaga Administrasi Negara. 2021. “Adaptif” Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri
Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2021. “Akuntabel” Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri
Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2021. “BerorientasiPelayanan” Modul Pelatihan Dasar Calon
Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2021. “Harmonis” Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri
Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2021. “Kolaboratif” Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri
Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2021. “Kompeten” Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri
Sipil. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2021. “Loyal” Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.
Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2021. Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia
Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Perubahan atas Peraturan Lembaga Administrasi Negara
Nomor 1 tahun 2021 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Jakarta.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi BirokrasiRepublik Indonesia. 2014.
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik
Indonesia Nomor 25 Tahun 2014 Tentang Jabatan Fungsional Perawat Dan Angka
Kreditnya. Jakarta
Pemerintah Indonesia. 2009. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang
Rumah Sakit. Lembaran Negara RI Tahun 2009 No.153. Jakarta :Sekretariat Negara.
Pemerintah Indonesia. 2014. Undang-UndangRepublik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014
tentangAparatur Sipil Negara. Lembaran Negara RI Tahun 2014 No.6. Jakarta :Sekretariat
Negara
Rumah Sakit Umum Daerah dr. Achmad Darwis. 2019. Profil RSUD Dr. Achmad Darwis. Diakses
dari https://rsud.limapuluhkotakab.go.id/Welcome/tampil Statis/52 pada 28 mei 2022
Ronde Keperawatan.Diakses dari http://rsudpurihusada.inhilkab.go.id/ronde-keperawatan/

43
Ninda, Junita, dkk, 2017 : Manajemen Keperawatan Ronde Keperawatan STIKES Muhammadiyah
Lamongan 2017. Diakses 30 Mei 2022 :
http://www.academia.edu/37042157/RONDE_KEPERAWATAN_docx
Nursalam. 2014. Manajemen Keperawatan : Aplikasi Dalam Praktik Keperawatan Profesional
Edisi 4. Jakarta : Salemba Medika.

44
Lampiran 1. Matriks Rencana/Pelaksanaan Habituasi

Nilai dasar Indikator nilai Kegiatan I Kegiatan Kegiatan Kegiatan IV Kegiatan V Kegiatan VI Total

II III

I II III IV V VI I II III I II I II III IV V VI I II III I II III IV

Berorientasi Ramah 4

pelayanan

Perbaikan 1
tiada henti
Mudah dipahami 3

Meningkatkan 2
Kualitas
Akuntabel Tanggungjawab 10

Disiplin 3

Menggunakan 1
barang milik
negara
Jujur 3

Cermat 1

Kompeten Cekatan 2

Meningkatkan 4
kompetensi diri
Knowledge 2

Skill 2

Kinerja terbaik 4

45
Harmonis Menghargai 2

Ramah 4

Peduli 2

Lingkungan kerja 5
yang
kondusif
Loyal Komitmen 3

Kontribusi 1

Adaptif Kecanggihan 2
teknologi
Inovatif 6

Kreativitas 2

Kolaboratif Koordinasi 8

Membangun 3

kerjasama

46
Lampiran 2. Kedudukan Dan Peran Asn

KETERKAITAN DENGAN KEGIATAN


KEDUDUKAN DAN PERAN TOTAL
ASN 1 2 3 4 5 6
Manajemen ASN
6
Smart ASN
2

47
Lampiran 3. Matriks Visi Misi Dan Tata Nilai Organisasi

KETERKAITAN TERHADAP VISI MISI DAN KEGIATAN


TOTAL
TATA NILAI ORGANISASI
1 2 3 4 5 6
VISI Terwujudnya Rumah Sakit Umum Daerah
Yang menjadi pilihan pertama masyarakat 6
Kabupaten Lima Puluh Kota
Menyelenggarakan pelayanan secara
professional dan kompeten, fokus pada 1
kepuasan pelanggan dan penuh kasih
Sayang
Meningkatkan Sumber Daya Manusia
(SDM) yang professional menuju tata 4
MISI kelola pemerintah yang baik
Meningkatkan mutu dan penggunaan 1
sarana dan prasarana Rumah Sakit
Meningkatkan kualitas manajemen
berbasis Teknologi Informasi dengan 0
SIMRS yang akuntabel
Mengembangkan program kemitraan
0
dalam menunjang pelayanan
TATA Berorientasi pelayanan
1
NILAI
Akuntabel
0

Kompeten
3

Harmonis
0

48
Loyal
0

Adaptif
0

Kolaboratif
2

49
43