Anda di halaman 1dari 245

LAPORAN FINAL AKTUALISASI

PENINGKATAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM


MENJALIN INTERAKSI PERTEMANAN DENGAN
BIMBINGAN KLASIKAL MODEL PEMBELAJARAN
BERBASIS PENGALAMAN
PADA KELAS VII B

DI SMP NEGERI 242 JAKARTA SELATAN

Disusun Oleh :

Melly Amelia Chaniago


NIP:199709022020122011

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA


PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL ANGKATAN 120
2022
LEMBAR PERSETUJUAN
SEMINAR RANCANGAN AKTUALISASI
PENINGKATAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM
MENJALIN INTERAKSI PERTEMANAN DENGAN
BIMBINGAN KLASIKAL MODEL PEMBELAJARAN
BERBASIS PENGALAMAN
PADA KELAS VII B

DI SMP NEGERI 242 JAKARTA SELATAN

Disusun Oleh :

Melly Amelia Chaniago


NIP 199709022020122011

Telah Disetujui untuk Seminar Rancangan Aktualisasi


pada Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
Angkatan 120 2022

COACH MENTOR

Ns. Ai Siti Sutilah, S.Kep., M.Kes. Damiri, M.Pd.


NIP 197304121995032001 NIP 196609021994121001
Tanggal, 1 April 2022 Tanggal, 1 April 2022
LEMBAR PERSETUJUAN
SEMINAR PELAKSANAAN AKTUALISASI
PENINGKATAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM
MENJALIN INTERAKSI PERTEMANAN DENGAN
BIMBINGAN KLASIKAL MODEL PEMBELAJARAN
BERBASIS PENGALAMAN
PADA KELAS VII B

DI SMP NEGERI 242 JAKARTA SELATAN

Disusun Oleh :

Melly Amelia Chaniago


NIP 199709022020122011

Telah Disetujui untuk Seminar Pelaksanaan Aktualisasi


pada Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
Angkatan 120 2022

COACH MENTOR

Ns. Ai Siti Sutilah, S.Kep., M.Kes. Damiri, M.Pd.


NIP 197304121995032001 NIP 196609021994121001
Tanggal, 10 Juni 2022 Tanggal, 10 Juni 2022
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN FINAL AKTUALISASI
PENINGKATAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM
MENJALIN INTERAKSI PERTEMANAN DENGAN
BIMBINGAN KLASIKAL MODEL PEMBELAJARAN
BERBASIS PENGALAMAN
PADA KELAS VII B

DI SMP NEGERI 242 JAKARTA SELATAN

Disusun Oleh :

Melly Amelia Chaniago


NIP 199709022020122011
Telah disahkan Laporan Final Aktualisasi pada Pelatihan Dasar
Calon Pegawai Negeri Sipil
Angkatan 120 2022
COACH Mengetahui: MENTOR

a.n KEPALA BPSDM PROVINSI DKI JAKARTA


KEPALA BIDANG PENGEMBANGAN KOMPETENSI DASAR, MANAJERIAL
DAN FUNGSIONAL
Ns. Ai Siti Sutilah, S.Kep., M.Kes. Damiri, M.Pd.
NIP 197304121995032001 NIP 196609021994121001
Tanggal, 15 Juni 2022 Tanggal, 15 Juni 2022

Indang Murniningsih, S.Pd., M.M.


NIP 197101151997032005
Tanggal, 15 Juni 2022
SURAT PERNYATAAN ORISINALITAS

Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa:


Nama : Melly Amelia Chaniago, S.Pd.
NIP : 199709022020122011
Pangkat/Golongan : Penata Muda (III/A)
Jabatan : Ahli Pertama – Guru Bimbingan Konseling
Unit Kerja : Dinas Pendidikan – SMP Negeri 242 Jakarta

Kertas Kerja Laporan Aktualisasi saya adalah asli dan belum pernah
diajukan pada Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil di mana pun.
Kertas Kerja laporan Aktualisasi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri
Sipil Angkatan 120 Tahun 2022 ini adalah murni gagasan, rumusan, dan
penelitian saya sendiri, sesuai arahan coach dan mentor. Kertas Kerja
Laporan Aktualisasi ini tidak terdapat karya atau pendapat yang ditulis
atau dipublikasikan orang lain, kecuali mencamtumkan sumber referensi
secara jelas dengan menyebutkan nama pengarang dan dicantumkan
dalam daftar pustaka.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. Apabila di


kemudian hari terdapat penyimpangan dan ketidakbenaran dalam
pernyataan ini, maka saya bersedia menerima sanksi sesuai aturan yang
berlaku di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Daerah
Khusus Ibukota Jakarta.

Jakarta, 10 Juni 2022


Yang Membuat Pernyataan

Melly Amelia Chaniago, S.Pd.


NIP.199709022020122011
ABSTRAK

Melly Amelia Chaniago, NIP 199709022020122011, Ahli Pertama – Guru Bimbingan


dan Konseling, Peningkatan Kemampuan Peserta Didik dalam Menjalin Interaksi
Pertemanan dengan Bimbingan Klasikal Model Pembelajaran Berbasis
Pengalaman pada Kelas VII B di SMP Negeri 242 Jakarta Selatan.

Penulisan laporan ini bertujuan untuk menginternalisasikan dan mengaktualisasikan


nilai-nilai dasar PNS BerAKHLAK yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, serta menerapkan tentang kedudukan dan
peran PNS dalam NKRI berkaitan dengan Manajemen ASN dan Smart ASN. Kegiatan
aktualisasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan interaksi pertemanan
siswa kelas VII B melalui penerapan layanan klasikal berbasis experience learning di
SMP Negeri 242 Jakarta. Berdasarkan hasil analisis isu, isu rendahnya kemampuan
siswa dalam menjalin interaksi pertemanan di kelas terpilih menjadi isu prioritas yang
akan dicari gagasan penyelesaiannya. Gagasan kreatif yang diaktualisasikan berupa
pembuatan layanan bimbingan klasikal berbasis experience learning dengan metode
permainan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menjalin interaksi pertemanan
pada kelas VII B. Capaian dari aktualisasi nilai-nilai dasar PNS BerAKHLAK yang
semula di rancangan aktualisasi berjumlah 113 nilai dasar BerAKHLAK meningkat
menjadi 133 nilai dasar BerAKHLAK pada saat pelaksanaan aktualisasi. Kualitas
aktualisasi dapat terlihat dari adanya peningkatan kemampuan siswa dalam menjalin
interaksi pertemanan sebanyak rata-rata nilai 3,8 setelah diterapkannya layanan
bimbingan klasikal dengan metode permainan “Hai, Kenali Aku!”.

Kata kunci : Aktualisasi, BerAKHLAK, Peningkatan, Interaksi Sosial, Experience


Learning
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat,


taufiq, dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan
pelaksanaan aktualisasi yang berjudu “Peningkatan Kemampuan Peserta
Didik dalam Menjalin Interaksi Pertemanan dengan Bimbingan Klasikal
Model Pembelajaran Berbasis Pengalaman pada Kelas VII B SMP Negeri
242 Jakarta Selatan”. Shalawat serta salam senantiasa tercurahkan
kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan para
pengikutnya, dengan harapan semoga kita mendapatkan syafaatnya di
hari akhir nanti.

Tujuan penulisan laporan pelaksanaan kegiatan aktualisasi ini


adalah untuk memaparkan kegiatan yang telah dilaksanakan pada
aktualisasi sesuai dengan nilai-nilai dasar PNS yaitu Berorientasi
Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan
Kolaboratif (BerAKHLAK). Sehingga nantinya dapat menjadi prasyarat
untuk kelulusan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 120
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022.

Terselesaikannya laporan pelaksanaan kegiatan aktualisasi ini


tidak terlepas dari dukungan serta bantuan dari berbagai pihak yang telah
memberikan kontribusinya kepada saya dalam melaksanakan kegiatan ini.
Oleh karena itu pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan rasa
terimakasih kepada:

1. Bapak Mochamad Miftahulloh Tamary, S.STP., M.T., M.Sc.,


selaku Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi
DKI Jakarta.
2. Ibu Nahdiana, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
DKI Jakarta.
3. Ibu Indang Murningsih, S.Pd, M.M., selaku Kepala Bidang
Pengembangan Kompetensi Dasar, Manajerial, dan Fungsional
BPSDM Provinsi DKI Jakarta.
4. Bapak Damiri, M.Pd, selaku Kepala SMP Negeri 242 Jakarta Selatan
mentor bagi penulis yang memberikan saran dan pengarahan selama
penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan aktualisasi.
5. Ibu Ns. Ai Siti Sutilah, S.Kep., M.Kes., selaku coach yang senantiasa
membimbing dan memberikan masukan dalam melakukan
penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan aktualisasi.
6. Bapak/Ibu Widyaiswara yang telah memberikan ilmu dan
pengalamannya selama pembelajaran daring dari Agenda 1 sampai
Agenda 4.
7. Suami dan keluarga tercinta yang selalu memberikan dukungan serta
motivasi dalam melakukan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan
aktualisasi.
8. Keluarga besar SMP Negeri 242 Jakarta yang telah memberikan
dukungan, doa, dan masukan dalam penyusunan laporan
pelaksanaan kegiatan aktualisasi.
9. Rekan-rekan Peserta Latsar Angkatan 120 terutama kelompok IV
sebagai teman seperjuangan yang telah memberikan dukungan.
10. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah
berperan dalam penyelesaian aktualisasi ini.

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan pelaksanaan


aktualisasi ini masih jauh dari kesempurnaan, sehingga penulis
mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk memperoleh
hasil yang sesuai dengan yang diharapkan.

Jakarta, 10 Juni 2022


Penulis,

Melly Amelia Chaniago


NIP.199709022020122011
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL................................................................................................i
LEMBAR PERSETUJUAN SEMINAR..................................................................ii
LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN.................................................................iv
SURAT PERNYATAAN ORISINALITAS..............................................................v
ABSTRAK............................................................................................................ vi
KATA PENGANTAR...........................................................................................vii
DAFTAR ISI......................................................................................................... ix
DAFTAR TABEL..................................................................................................xi
DAFTAR GAMBAR.............................................................................................xii
DAFTAR LAMPIRAN.........................................................................................xiv
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................1
A. Latar Belakang..........................................................................................1
B. Tujuan Aktualisasi.....................................................................................3
C. Manfaat Aktualisasi...................................................................................3
BAB II PROFIL INSTANSI TEMPAT AKTUALISASI...........................................5
A. Visi dan Misi..............................................................................................5
B. Nilai-Nilai Organisasi.................................................................................6
C. Tugas Organisasi......................................................................................6
D. Uraian/Rincian Tugas................................................................................7
E. Struktur Organisasi....................................................................................8
BAB III ANALISIS ISU DALAM PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI...........9
A. Identifikasi dan Analisis Isu Aktual.............................................................9
B. Keterkaitan Penyebab Isu dengan Kedudukan dan Peran ASN..............15
C. Alternatif Pemecahan Masalah Sebagai Gagasan Kreatif.......................21
BAB IV RENCANA AKTUALISASI....................................................................24
A. Rancangan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar ASN.........................................24
B. Rekapitulasi Rencana Penerapan Nilai-Nilai Dasar ASN........................62
C. Penjadwalan............................................................................................63
D. Aktor yang Terlibat dan Perannya dalam Aktualisasi...............................71
BAB V PELAKSANAAN AKTUALISASI..................................................72
A. Deskripsi Proses Aktualisasi...........................................................72
B. Capaian Pelaksanaan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS ............116
C. Kualitas dan Kemanfaatan Aktualisasi..........................................122
BAB VI RENCANA TINDAK LANJUT....................................................130
A. Penetapan Isu Lanjutan/Alternatif.................................................130
B. Gagasan Kreatif Pemecahan Masalah Lanjutan..........................131
C. Rencana Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS Lanjutan...................133
BAB VII PENUTUP..................................................................................149
A. Kesimpulan....................................................................................149
B. Saran.............................................................................................150
DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................151
LAMPIRAN.......................................................................................................152
DAFTAR TABEL

Tabel 3.1:Identifikasi isu pada uraian tugas..............................................10


Tabel 3.2:Analisis Penilaian Kualitas Isu Menggunakan APKL.................13
Tabel 3.3:Penilaian Kualitas Isu Prioritas..................................................14
Tabel 3.4:Analisis Penyebab Masalah Prioritas Menggunakan USG.......20
Tabel 3.5:Analisis Tapisan Mc Namara untuk menentukan Alternatif Solusi
Penyelesaian Masalah...............................................................................22

Tabel 4.1:Kegiatan dan Tahap Kegiatan...................................................25


Tabel 4.2:Rekapitulasi Rencana Penerapan Nilai-Nilai Dasar PNS..........62
Tabel 4.3:Jadwal Kegiatan Aktualisasi......................................................63
Tabel 4.4:Pihak-pihak yang terlibat dalam Kegiatan Aktualisasi...............71

Tabel 5.1: Matriks Penerapan Nilai-Nilai Dasar PNS..............................117


Tabel 5.2: Hasil Aktualisasi Peningkatan Keterampilan Siswa dalam Menjalin
Interaksi Pertemanan di Kelas.................................................................122

Tabel 6.1: Rencana Tindak Lanjut Penerapan Nilai-Nilai Dasar PNS.....133


DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1: Sturktur Organisasi SMP Negeri 242 Jakarta.........................8

Gambar 3.1: Dokumentasi Konsultasi Persetujuan Isu Bersama Mentor...9


Gambar 3.2: Dokumentasi FGD Bersama Rekan Sejawat.......................13
Gambar 3.3: Diagram Fishbone.................................................................19

Gambar 5.1: Dokumentasi menanyakan kesediaan mentor.....................73


Gambar 5.2: Dokumentasi kegiatan konsultasi dengan mentor................74
Gambar 5.3: Surat pesetujuan mentor terkait rencana aktualisasi...........75
Gambar 5.4: Dokumentasi menanyakan kesediaan rekan guru BK.........76
Gambar 5.5: Dokumentasi kegiatan diskusi dengan rekan guru BK.........77
Gambar 5.6: Rencana Kegiatan Layanan Klasikal....................................79
Gambar 5.7: Dokumentasi Menyusun Materi Kegiatan Layanan..............81
Gambar 5.8: Lampiran Materi Interaksi Pertemanan................................82
Gambar 5.9: Dokumentasi Kegiatan Menyusun RPL................................83
Gambar 5.10: Dokumentasi kegiatan konsultasi dengan wakil kepala sekolah
bidang kurikulum........................................................................................84
Gambar 5.11: Dokumentasi Pembuatan Instrumen Evaluasi Layanan.....86
Gambar 5.12: Tangkapan layer form asesmen keterampilan interaksi
pertemanan siswa......................................................................................87
Gambar 5.13: Dokumentasi kegiatan konsultasi dengan wakil kepala sekolah
bidang kurikulum........................................................................................88
Gambar 5.14: Lembar bukti konsultasi dengan wakil kepala sekolah bidang
kurikulum....................................................................................................89
Gambar 5.15: Dokumentasi konsultasi dan meminta persetujuan mentor90
Gambar 5.16: Dokumentasi surat persetujuan Mentor terkait RPL dan Instrumen
Evaluasi......................................................................................................91
Gambar 5.17: Dokumentasi meminta izin melaksanakan layanan pada mentor
....................................................................................................................93
Gambar 5.18: Lampiran Surat Persetujuan Mentor...................................94
Gambar 5.19: Tangkapan Layar Melakukan Asesmen pada kelas VII B..96
Gambar 5.20: Dokumentasi Pengisian Asesmen Oleh siswa VII B..........97
Gambar 5.21: Slide PPT Materi Mengenal Teman dan Interaksi Pertemanan di
Kelas..........................................................................................................99
Gambar 5.22: Dokumentasi Penyampaian Materi Mengenal Teman dan Interaksi
Pertemanan di Kelas................................................................................100
Gambar 5.23: Tangkapan Layar Form Penugasan.................................101
Gambar 5.24: Dokumentasi Pemberian Penugasan pada Siswa Kelas VII B
..................................................................................................................102
Gambar 5.25: Dokumentasi Pengisian Tugas Oleh Siswa VII B.............103
Gambar 5.26: Dokumentasi kegiatan permainan “Hai! Kenali Aku”........104
Gambar 5.27: Dokumentasi kegiatan refleksi dan penguatan konsep....106
Gambar 5.28: Dokumentasi pelaksanaan evaluasi layanan...................108
Gambar 5.29: Tangkapan layer berkolaborasi dengan rekan sejawat....109
Gambar 5.30: Dokumentasi pegolahan asesmen...................................111
Gambar 5.31: Dokumentasi Pembuatan Laporan Pelaksanaan.............113
Gambar 5.32: Dokumentasi Menanyakan Waktu Mentor........................113
Gambar 5.33: Dokumentasi Menyampaikan Laporan Kepada Mentor...115
Gambar 5.34: Hasil Peningkatan keterampilan siswa dalam menjalin interaksi
pertemanan di kelas.................................................................................123
Gambar 5.35: Dokumentasi Penyampaian Testimoni Pimpinan.............124
Gambar 5.36: Dokumentasi Penyampaian Testimoni Rekan Sejawat....125
Gambar 5.37: Dokumentasi Penyampaian Testimoni Siswa..................126
Gambar 6.1: Hasil Asesmen Disgnnostik Non Kognitif kelas VII G.........130
Gambar 6.2: Surat Persetujuan Mentor Terkait dengan RTL..................131
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Data Pengumpulan Tugas BK.......................................................152


Lampiran 2 : Data Hasil Asesmen Diagnostik....................................................153
Lampiran 3 : Lembar Persetujuan Mentor..........................................................155
Lampiran 4 : Notulensi FGD Rekan Sejawat..................................................... 160
Lampiran 5 : Bahan Paparan Seminar Rancangan Aktualisasi.........................165
Lampiran 6 : Surat Izin Pelaksanaan Aktualisasi dan Notulensi Konsultasi .....175
Lampiran 7 : Rencana Pelaksanaan Layanan dan Istrumen Evaluasi...............181
Lampiran 8 : Media Bahan Tayang Mengenal Teman Di Kelas.........................186
Lampiran 9 : Form Penugasan Siswa................................................................187
Lampiran 10 : Media Permainan “Hai, Kenali Aku!”...........................................188
Lampiran 11 : Hasil Evaluasi Layanan...............................................................190
Lampiran 12 : Bukti Belajar Mingguan................................................................192
Lampiran 13 : Bahan Paparan Seminar Pelaksanaan Aktualisasi.....................202
Lampiran 14 : Laporann Pelaksanaan Aksi Bela Negara...................................215
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Sesuai dengan Peraturan Lembaga Administrasi Negara (LAN)
No.1 Tahun 2021, Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
(Latsar CPNS) adalah pendidikan dan pelatihan dalam Masa
Prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun
integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan
kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung
jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.
Pelatihan Dasar tersebut bertujuan untuk membentuk karakter
Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang profesional serta sesuai dengan
bidang tugas. Karakter profesional PNS dapat dibentuk melalui
penanaman sikap dan perilaku disiplin PNS, nilai-nilai dasar PNS
yang meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (BerAKHLAK), pengetahuan
tentang kedudukan dan peran PNS dalam NKRI, serta menguasai
bidang tugasnya sehingga mampu melaksanakan tugas dan
perannya secara profesional sebagai pelayan masyarakat. Pelatihan
dasar CPNS telah mengalami inovasi dalam penyelenggaraannya
yang memungkinkan peserta mampu menginternalisasi dan
mengaktualisasikan nilai-nilai dasar BerAkhlak pada setiap profesi
PNS yang disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi pada unit kerja
masing-masing.
Laporan perancangan aktualisasi merupakan dokumen kertas kerja
sebagai salah satu produk pembelajaran aktualisasi yang dihasilkan
oleh peserta Latsar CPNS yang disusun setelah peserta
menyelesaikan pembelajaran pada agenda sebelumnya. Hal pertama
yang harus dilakukan untuk mulai menyusun rancangan aktualisasi
adalah peserta harus mampu mengidentifikasi dan menetapkan isu

1
yang ada di tempat tugas peserta Latsar CPNS dan isu tersebut harus
terkait dengan tugas pokok dan fungsi yang diemban oleh peserta.
Pegawai Negeri Sipil yang mengemban tugas sebagai guru
memiliki peran yang penting dalam memberikan pelayanan
pembelajaran kepada peserta didik. Guru adalah pendidik profesional
yang memiliki tugas pokok dan fungsi yaitu merencanakan
pembelajaran atau pembimbingan, melaksanakan pembelajaran atau
pembimbingan, menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan dan
membimbing dan melatih peserta didik. Guru memiliki peran yang
sangat penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, oleh karena
itu guru harus mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN dalam
menjalankan tugas dan fungsinya. Selain itu guru juga perlu untuk
menginternalisasi dan mengaktualisasikan peran dan kedudukannya
sebagai ASN yang mencakup nilai-nilai Manajemen ASN dan Smart
ASN.
Berdasarkan issue scaning selama pelaksanaan pembelajaran
pada tempat tugas peserta Latsar, yaitu di SMP Negeri 242 Jakarta,
ditemukan beberapa isu atau permasalahan yang berkaitan dengan
tugas dan fungsi sebagai guru dalam melaksanakan pembelajaran.
Setelah dilakukan sejumlah tahapan analisis isu, masalah utama yang
akan dibuat gagasan solusinya adalah rendahnya kemampuan
peserta didik dalam mejalin interaksi pertemanan di sekolah. Guru
sebagai ASN yang memiliki tugas dan fungsi dalam membimbing dan
melatih peserta didik mengajukan suatu gagasan pemecahan
masalah dengan menerapkan model pembelajaran yang diharapkan
dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menjalin
interaksi pertemanan. Dengan demikian, judul rancangan aktualisasi
yang penulis usulkan adalah : “PENINGKATAN KEMAMPUAN
PESERTA DIDIK DALAM MENJALIN INTERAKSI PERTEMANAN
DENGAN BIMBINGAN KLASIKAL MODEL PEMBELAJARAN

2
BERBASIS PENGALAMAN DI KELAS VII B SMP NEGERI 242
JAKARTA”

B. Tujuan Aktualisasi
1. Tujuan Umum
Untuk menginternalisasi dan mengaktualisasikan nilai-nilai
dasar ASN di SMP Negeri 242 Jakarta, yang terdiri atas
Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal,
Adaptif dan Kolaboratif atau yang disingkat menjadi BerAKHLAK.
Serta mengiternalisasikan dan mengaktualisasikan tentang
kedudukan dan peran ASN dalam NKRI (Manajemen ASN dan
Smart ASN), dan juga menguasai bidang tugasnya sehingga
mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional
sebagai pelayan masyarakat.
2. Tujuan Khusus
Untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam
menjalin interaksi pertemanan dengan bimbingan klasikal Model
Pembelajaran Berbasis Pengalaman di kelas VII B SMP Negeri
242 Jakarta Selatan.

C. Manfaat Aktualisasi
Adapun manfaat dari kegiatan aktualisasi yang akan dilaksanakan
di SMP Negeri 242 Jakarta Selatan yaitu sebagai berikut :
1. Manfaat bagi penulis
Kegiatan penyusunan dan pelaksanaan aktualisasi ini
menjadi sarana bagi penulis untuk menginternalisasi dan
mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN (BerAKHLAK) serta
kedudukan dan peran ASN dalam Manajemen ASN dan SMART
ASN sesuai tugas dan fungsi sebagai guru di SMP Negeri 242
Jakarta Selatan.

3
4
2. Manfaat bagi sekolah
Kegiatan penyusunan dan pelaksanaan aktualisasi ini,
dapat membantu terwujudnya visi, misi, dan nilai organisasi SMP
Negeri 242 Jakarta Selatan.

3. Manfaat bagi peserta didik


Memperoleh pelayanan pembelajaran yang berkualitas
sehingga mewujudkan peserta didik yang cerdas dan berprestasi
sesuai dengan visi dan misi SMP Negeri 242 Jakarta Selatan.

5
BAB II

PROFIL INSTANSI TEMPAT AKTUALISASI

A. Visi dan Misi


Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 1
Tahun 2018 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Daerah Tahun 2017-2022, Visi Misi Pemerintahan Provinsi DKI
Jakarta adalah sebagai beriku :
1. Visi Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta:
“Jakarta kota maju, lestari dan berbudaya yang warganya terlibat
dalam mewujudkan keberadaban, keadilan dan kesejahteraan
bagi semua”.
2. Misi Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta:
a. Menjadikan Jakarta kota yang aman, sehat, cerdas,
berbudaya, dengan memperkuat nilai-nilai keluarga dan
memberikan ruang kreativitas melalui kepemimpinan yang
melibatkan, menggerakkan dan memanusiakan.
b. Menjadikan Jakarta kota yang memajukan kesejahteraan
umum melalui terciptanya lapangan kerja, kestabilan dan
keterjangkauan kebutuhan pokok, meningkatnya keadilan
sosial, percepatan pembangunan infrastruktur, kemudahan
investasi dan berbisnis, serta perbaikan pengelolaan tata
ruang.
c. Menjadikan Jakarta tempat wahana aparatur negara yang
berkarya, mengabdi, melayani, serta menyelesaikan berbagai
permasalahan kota dan warga, secara efektif, meritokratis dan
berintegritas.
d. Menjadikan Jakarta kota yang lestari, denga pembangunan
dan tata kehidupan yang memperkuat daya dukung
lingkungan dan sosial.

6
e. Menjadikan Jakarta ibukota yang dinamis sebagai simpul
kemajuan Indonesia yang bercirikan keadilan, kebangsaan
dan kebhinekaan.
B. Nilai-Nilai Organisasi
Berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 54 Tahun 2020
Tentang Budaya Kerja. Nilai-nilai budaya kerja terdiri dari :
1. Berintegras
Bermakna adanya keselarasan antara perkataan dan perbuatan
dengan memegang teguh prinsip, aturan dan norma yang berlaku.
2. Kolaboratif
Bermakna bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan
untuk mencapai tujuan bersama dengan membentuk tim dan
membangun kemitraan yang efektif.
3. Akuntabel
Bermakna melaksanakan pekerjaan secara tuntas dan dapat
dipertanggungjawabkan sesuai dengan target kinerja.
4. Inovatif
Bermakna menciptakan gagasan pembaharuan untuk
meningkatkan mutu layanan melalui evaluasi, pemecahan
masalah dan perbaikan secara terus menerus.
5. Berkeadilan
Bermakna kepedulian/kepekaan untuk memastikan hak berbagai
pihak dapat terakomodasi.

C. Tugas Organisasi
Tugas organisasi yang dimaksud sebagaimana tertuang dalam
Peraturan Gubernur DKI No.330 Tahun 2014 pasal 4 tentang
Pembentukan, Orgaisasi dan Tata Kerja SMP Negeri, tugas
organisasi tingkat SMP yaitu:

7
1. SMPN mempunyai tugas menyelenggarakan pendidikan dasar
program 3 (tiga) tahun bagi tamatan Sekolah Dasar atau yang
sederajat.
2. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat
(1), SMPN menyelenggarakan fungsi:
a. Penyusunan dan pelaksanaan Rencana Kegiatan dan
Anggaran Sekolah (RKAS) serta pengembangan SMPN;
b. Penyelenggaraan pendidikan menengah pertama sesuai
dengan kurikulum;
c. Pelaksanaan bimbingan dan konseling bagi para peserta
didik;
d. Pelaksanaan dan pembinaan hubungan kerja sama dengan
orang tua/wali peserta didik dan masyarakat;
e. Pelaksanaan pembinaan dan pengembangan terhadap guru,
tenaga fungsional kependidikan lainnya, laboran, pustakawan
dan tenaga fungsionallprofesi lainnya;
f. Pengelolaan kepegawaian, keuangan dan barang SMPN;
g. Pelaksanaan pengelolaan prasarana, sarana dan fasilitas
SMPN;
h. Pelaksanaan kegiatan ketatausahaan dan kerumahtanggaan
SMPN;
i. Pelaksanaan publikasi kegiatan dan pengaturan acara SMPN
j. Pengelolaan kearsipan, data dan informasi SMPN; dan
k. Pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan
fungsi SMPN.

D. Uraian/Rincian Tugas
Berdasarkan Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 tentang
Pemenuhan Beban Kerja Guru, rincian tugas guru adalah sebagai
berikut:
1. Merencanakan pembelajaran atau pembimbingan,

8
2. Melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan,
3. Menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan,
4. Membimbing dan melatih peserta didik,
5. Melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan
kegiatan pokok sesuai dengan beban kerja guru

E. Struktur Organisasi
Struktur organisasi sekolah merupakan suatu bentuk yang berupa
urutan atau daftar yang berfungsi sebagai penjelasan tugas dan
fungsi dari setiap komponen penyelenggara dalam satuan pendidikan.
Berikut adalah struktur organisasi dari SMP Negeri 242 Jakarta
Selatan.
Gambar 2. 1: Sturktur Organisasi SMP Negeri 242 Jakarta

9
BAB III
ANALISIS ISU DALAM PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI

A. Identifikasi dan Analisis Isu Aktual


1. Identifikasi Isu Berdasarkan Uraian Tugas
Dari uraian tugas diatas kemudian dilakukan konsultasi
dengan mentor untuk mengidentifikasi isu pada hari Senin, 21
Maret 2022 sebagaimana terlihat pada gambar berikut ini,

Gambar 3. 1:Dokumentasi Konsultasi dan Persetujuan Isu Bersama Mentor

Berdasarkan hasil konsultasi dengan mentor, maka uraian tugas


yang memiliki isu adalah sebagai berikut :
a. Melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan.
b. Menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan.
c. Membimbing dan melatih peserta didik.
Tabel berikut ini menjelaskan isu yang ada pada masing-masing
uraian tugas dan deskripsi keterkaitannya dengan manajemen
ASN dan SMART ASN.

10
Tabel 3. 1:Identifikasi isu pada uraian tugas

No Uraian Permasalahan Deskripsi Keterkaitan Data/Fakta/ Output Data


Tugas Dengan Manajemen
ASN dan SMART ASN

1 2 3 4 4

1. Melaksanak Rendahnya Manajemen ASN Data:


an minat siswa Sebagai seorang ASN Berdasarkan data
pembelajara untuk yang memiliki tugas pengumpulan tugas Refleksi
n atau menggunakan untuk memberikan PTMT pada pelajaran BK
pembimbing layanan BK di pelayanan publik pada tanggal 8 Februari,
an sekolah yang profesional dan siswa kelas VII B melalui
berkualitas, seorang GCR, hanya 11 siswa yang
guru tentunya harus sudah mengumpulkan tugas
memberikan kegiatan tepat waktu.
pembelajaran atau
layanan yang Fakta :
berkualitas untuk siswa. Lampiran I

Data :
SMART ASN Berdasarkan data buku
Sebagai SMART ASN, kasus permasalahan siswa
untuk menunjang yang dimiliki oleh guru BK,
pemberian layanan BK dapat dilihat bahwa selama
yang menarik disekolah periode Januari-Maret. Tidak
diperlukan memiliki terdapat siswa yang datang
kemampuan berdigital ke BK untuk melakukan
atau digital skill, salah konsultasi atau konseling
satunya menggunakan individu atas dasar kemauan
Learning Management sendiri.
System (LMS) melalui
google classroom Tabel data kedatangan siswa
dalam pengumpulan untuk melakukan konseling
tugas Refleksi PTMT individu
pada pelajaran BK.

No Bulan Jumlah
Siswa

1 Januari 0

2 Februari 0

3 Maret 0

11
No Uraian Permasalahan Deskripsi Keterkaitan Data/Fakta/ Output Data
Tugas Dengan Manajemen
ASN dan SMART ASN

1 2 3 4 4

2. Menilai hasil Kurang Manajemen ASN: Data:


pembelajara optimalnya Dalam melaksanakan Data dari hasil asesmen
n atau siswa pembelajaran ASN Diagnostik Non-Kognitif yang
pembimbing berkonsentrasi harus betanggung dilakukan oleh Guru BK pada
an dalam jawab dan tanggal 8 Februari, dengan
memahami berintegritas, seorang jumlah responden 179 orang,
materi guru bukan hanya menujukan hasil 134 orang
pembelajaran berperan sebagai atau 74,9% siswa
disekolah perencana dan menyatakan sulit
pelaksana saja namun berkonsentrasi merupakan
juga berperan untuk kendala yang dirasakan saat
menilai/mengevaluasi BDR.
hasil pembelajaran
termasuk juga
kesulitan-kesulitan Fakta:
peserta didik dalam Lampiran II
memahami materi
pembelajaran.

SMART ASN:
Sebagai SMART ASN,
memahami tentang
literasi digital
sangatlah penting untuk
guru, salah satunya
kemampuan digital
skill. Dengan guru
menguasasi
kemampuan tersebut
maka dapat terciptalah
kegiatan pembelajaran
yang berkualitas serta
pemberian materi yang
mudah dipahami
peserta didik.
3. Membimbing Rendahnya Manajemen ASN: Data:
dan melatih kemampuan Pemberian layanan Data dari hasil asesmen
peserta didik siswa dalam dalam rangka Diagnostik Non-Kognitif yang
menjalin memfasilitasi peserta dilakukan oleh Guru BK pada
interaksi didik. Mengembangkan tanggal 8 Februari, dengan
pertemanan keterampilan sosialnya jumlah responden 179 orang,
berkaitan dengan tugas menunjukan hasil 60 orang
ASN untuk memberikan atau 33,5% siswa
pelayanan yang menyatakan bahwa sulit
profesional, sehingga bersosialisasi dikelas
guru harus memberikan merupakan kendala yang
pembelajaran yang dihadapi saat Pembelajaran

12
No Uraian Permasalahan Deskripsi Keterkaitan Data/Fakta/ Output Data
Tugas Dengan Manajemen
ASN dan SMART ASN

1 2 3 4 4

sesuai dengan Tatap Muka (PTM).


kebutuhan peserta
didik.
SMART ASN:
Sebagai SMART ASN, Fakta:
guru perlu untuk Lampiran III
membantu siswa dalam
mengembangkan
keterampilan
sosialnya meliputi
kemampuan
komunikasi, Kerjasama,
akomodasi dan
asimilasi melalui
kegiatan pembelajaran/
layanan yang
professional.

2. Analisis untuk Menentukan Isu Prioritas


Setelah mengidentifikasi beberapa isu sebagaimana di atas,
maka selanjutnya dilakukan analisis dengan menggunakan
metode penapisan Aktual, Problematik, Kekhalayakan, dan Layak
(APKL). Berdasarkan modul Pelatihan dasar CPNS tentang
Analisis Isu Kontemporer, APKL merupakan sebuah metode yang
digunakan untuk menentukan kelayakan suatu isu dengan teknik
skoring yang berfungsi untuk menentukan prioritas isu yang ada
dengan memperhatikan empat nilai; Aktual yaitu isu yang sedang
dibicarakan dan sedang terjadi, Problematik, yaitu isu yang
menimbulkan keresahan sehingga perlu untuk dicari penyebab
dan solusinya, Kekhalayakan yaitu isu yang menyangkut hajat
banyak orang dan Layak yaitu isu yang masuk akal serta relevan
untuk diselesaikan.
Dalam menganalisis dilakukan FGD bersama dengan rekan
sejawat yang terdiri dari 3 orang guru BK dan 4 orang wali kelas

13
pada hari Senin, 21 Maret 2022 sebagaimana terlihat pada
gambar berikut ini,

Gambar 3.2: Dokumentasi FGD Bersama Rekan Sejawat

Maka didapatkan hasil analisis APKL sebagai berikut:

Tabel 3. 2:Analisis Penilaian Kualitas Isu Menggunakan APKL

Kriteria
No. Situasi Total Rank
A P K L

1. Rendahnya minat siswa untuk 3 4 3 3 13 3


menggunakan layanan BK di
sekolah

2. Kurang optimalnya siswa 3 4 4 4 15 2


berkonsentrasi dalam memahami
materi pembelajaran di sekolah

3. Rendahnya kemampuan siswa 4 5 4 4 17 1


dalam menjalin interaksi
pertemanan di sekolah

Keterangan:
A = Aktual
P = Problematik
K = Kekhalayakan
L = Layak
Angka menggunakan skala Likert 1-5
1 = sangat rendah ; 2 = rendah ; 3 = sedang ; 4 = tinggi ; 5 = sangat tinggi.

14
15
Berdasarkan hasil konsultasi dengan mentor dan diskusi
dengan rekan sejawat, maka telah ditentukan masalah prioritas
berdasarkan analisis APKL adalah rendahnya kemampuan
siswa dalam menjalin interaksi pertemanan. Adapun penilaian
terhadap kualitas isu prioritas adalah sebagai berikut:
Tabel 3. 3:Penilaian Kualitas Isu Prioritas

No Analisis APKL Kualitas Isu Data/Fakta/Sumber

1. Aktual: Isu mengenai rendahnya Data:


Benar-benar kemampuan siswa dalam Hasil asesmen diagnostik non-kognitif
terjadi dan menjalin interaksi kepada siswa kelas VII, terlihat bahwa 60
sedang hangat pertemanan benar-benar orang atau 33,5% siswa menyatakan
dibicarakan terjadi pada siswa kelas bahwa sulit bersosialisasi dikelas
VII sebagai kesulitan yang dialami saat
Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

2. Problematik: Rendahnya kemampuan Fakta:


siswa dalam menjalin Isu tersebut diangkat sesuai dengan
Isu yang interaksi pertemanan arahan mentor
memiliki dimensi berdampak pada tidak
masalah terciptanya lingkungan Sumber:
kompleks, belajar yang positif yang Siswa yang memiliki keahlian sosial yang
sehingga perlu dapat meningkatkan baik seringkali lebih bagus dalam
dicarikan pencapaian akademik pembelajaran disekolah dan memiliki
solusinya peserta didik motivasi akademik yag positif begitu juga
sebaliknya (Jhon W. Santrock, Psikologi
Pendidikan 2007)

3. Kekhalayakan: Rendahnya kemampuan Data:


siswa dalam menjalin Hasil asesmen diagnostik non-kognitif
Isu yang interaksi pertemanan kepada siswa kelas VII, terlihat bahwa 60
menyangkut mencakup 33,5% dari orang atau 33,5% siswa menyatakan
hajat hidup total keseluruhan bahwa sulit bersosialisasi dikelas
orang banyak responden sebagai kesulitan yang dialami saat
Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

16
4. Layak: Rendahnya kemampuan Fakta :
siswa dalam menjalin Dalam Panduan Oprasional Pelaksanaan
Isu yang masuk interaksi merupakan isu BK SMP disebutkan bahwa salah satu
akal dan yang layak dan realistis. Standar Kompetensi Kemandirian
realistis serta Keterampilan Peserta Didik yang harus dicapai adalah
relevan bersosialisasi merupakan Kesadaran Tanggung Jawab Sosial yang
salah satu standar meliputi perilaku Berinteraksi dengan
untuk kompetensi kemandirian orang lain atas dasar nilai-nilai
dimunculkan peserta didik yang harus persahabatan dan keharmonisan hidup.
inisiatif dipacai dengan difasilitasi
oleh guru khususnya guru Sumber :
pemecahan BK. https://www.bimbingankonseling.web.id
masalahnya

B. Keterkaitan Penyebab Isu dengan Kedudukan dan Peran ASN


Berdasarkan Analisis di atas, maka rumusan isu prioritas adalah :
Rendahnya kemampuan siswa dalam menjalin interaksi
pertemanan pada siswa kelas VII B SMP Negeri 242 Jakarta.
Isu prioritas ini muncul karena beberapa penyebab isu sebagai
berikut:
1. Method: Kurang efektifnya penerapan pembelajaran jarak jauh
selama masa pandemi.
Analisis keterkaitan dengan Manajemen ASN:
Sebagai seorang ASN dalam hal ini guru yang memiliki fungsi
sebagai pelayan publik, memiliki tanggung jawab untuk
memberikan layanan yang prima kepada peserta didik. Guru
bertanggung jawab memberikan layanan pembelajaran yang
bermakna apapun kondisinya termasuk saat Pembelajaran Jarak
Jauh (PJJ).
Analisis keterkaitan dengan Smart ASN:
Sebagai seorang ASN diharapkan memiliki kecapakan digital
dasar atau digital skill, dalam hal ini adalah kemampuan digital
yang dimiliki oleh guru akan sangat membantu dan
mengoptimalisasikan penyelenggaraan kegiatan pembelajaran
terutama pada saat diberlakukannya Pembelajaran Jarak Jauh
(PJJ) dengan begitu tetap akan tercapai pembelajaran yang
sesuai dengan tujuan.

17
2. Mother Nature: Kurang mendukungnya lingkungan di masa
pandemi
Analisis keterkaitan dengan Manajemen ASN:
Sebagai seorang ASN memiliki tugas untuk memberika
pelayanan publik yang profesional, dalam hal ini guru memiliki
tugas untuk membimbing dan melatih peserta didik dari segi
akademik dan non akademi, sehingga guru diharapkan memiliki
alternatif untuk tetap memenuhi tugas tersebut meskipun dalam
kondisi pandemi yang berdampak pada regulasi serta aturan
kegitana pembelajaran.
Analisis keterkaitan dengan SMART ASN:
Sebagai seorang ASN dalam rangka mewujudkan SMART ASN
maka diperlukan berbagai kompetensi salah satunya adalah
profesionalisme dalam menjalankan tugas dan pekerjaan
termasuk juga mampu beradaptasi dan tetap menjalankan tugas
dengan baik meski dalam kondisi apapun. Bagi seorang guru
diharapkan untuk tetap menjalankan tugas secara profesional
meskipun menghadapi kondisi pandemi yang mungkin menjadi
hambatan.
3. Man: Kurang optimalnya guru dalam menyampaikan materi
pembelajaran
Analisis keterkaitan dengan Manajemen ASN:
Sebagai seorang ASN wajib berprilaku sesuai dengan kode etik
prilaku ASN salah satunya adalah cermat dan disiplin saat
menjalankan tugas. Guru memiliki tugas untuk menyelenggarakan
kegiatan pembelajaran yang bermakna, oleh karena itu guru
diharpkan dapat dengan cermat menyusun strategi pembelajaran
yang efektif serta dengan disiplin menjalankan pembelajaran.
Analisis keterkaitan dengan SMART ASN:
Sebagai seorang ASN dalam rangka mewujudkan SMART ASN
maka diperlukan berbagai kompetensi salah satunya adalah

18
integritas. Guru harus bertindak benar atau menjalankan tugas
dengan sesuai dalam hal memberikan pembelajaran pada peserta
didik secara optimal. Sesuai dengan tugas dan fungsi guru
meskipun tidak ada orang lain yang memperhatikan.
4. Matherial: Kurang optimalnya pemberian materi pembelajaran
yang melibatkan siswa secara langsung
Analisis keterkaitan dengan Manajemen ASN:
Sebagai seorang ASN, memiliki tugas untuk memberika
pelayanan publik yang profesional, dalam hal ini guru memiliki
tugas untuk membimbing dan melatih peserta didik dari segi
akademik dan non akademi, hal tersebut bisa terwujud melalui
kegiatan-kegiatan pembelajaran yang aktif dan bervariatif
sehingga dapat membantu peserta didik dalam rangka
mengembangkan keterampilan ataupun mencapai tugas-tugas
perkembangannya.
Analisis keterkaitan dengan SMART ASN:
Sebagai seorang ASN, guru diharapkan untuk memiliki beberapa
kompetensi yang dapat mendukung kegiatan pembelajaran salah
satunya yaitu profesionalisme dan kemampuan digital. Melalui
kompetensi tersebut, maka akan tercipta pembelajaran yang
bermakna sesuai dengan kebutuhan peserta didik, dan bisa
memfasilitasi peserta didik dengan kegiatan pembelajaran yang
interaktif.
5. Machine: Kurang Mendukugnya sarana dan prasarana teknologi
saat PJJ
Analisis keterkaitan dengan Manajemen ASN:
Sebagai seorang ASN, sekolah dan guru diharapkan
melaksanakan atau memberikan pelayanan yang profesional.
Dalam hal memberikan kegiatan pembelajaran yang optimal
bukan hanya pada aspek kompetensi yang dimiliki oleh guru

19
sebagai SDM tetapi juga pengadaan sarana dan prasarana yang
dapat menunjang kegiatan pembelajaran.
Analisis keterkaitan dengan SMART ASN:
Sebagai seorang ASN, sangat diperlukan untuk memiliki
kemampua digital atau digital skill sehingga dapat mengetahui
berbagai sarana dan prasarana teknologi yang dibutuhkan dalam
kegiatan pembelajaran. Serta dapat mengoprasionalkannya
sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
6. Measurement: Kurang optimalnya pengukuran terhadap tugas
perkembangan peserta didik

Analisis keterkaitan dengan Manajemen ASN:


Sebagai seorang ASN, wajib menjalankan tugas sesuai dengan
pedoman kode etik yang berlaku. Salah satunya adalah
menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam hal ini guru memiliki kewajiban untuk melakukan asesmen
ataupun penilaian kepada peserta didiknya untuk melihat sejauh
mana pengetahuan ataupun keterampilan yang dimiliki oleh
peserta didik menggunkan berbagai instrument penilaian.
Analisis keterkaitan dengan SMART ASN:
Sebagai seorang ASN, dalam mewujudkan SMART ASN maka
diperlukan komptensi kepampuan digital dan akuntabilitas
dalam menjalankan tugas. Dalam hal ini guru dapat
memanfaatkan dan mengadaptasikan instrument penilaian
peserta didik menggunakan teknologi yang ada sehingga
memudahkan guru dalam menjalani tugasnya secara bertanggung
jawab.
Setelah dilakukan identifikasi penyebab isu prioritas dan
kaitanya dengan Peran dan Kedudukan ASN, selanjutnya faktor-

20
faktor penyebab disajikan dalam bentuk diagram fishbone sebagai
berikut.

Analisis Fishbone (Menemukan Penyebab Isu Prioritas)


Diagram fishbone adalah alat analisis yang menyediakan cara
sistematis untuk melihat efek dan penyebab yang berkontribusi pada
isu tersebut. Tujuan dari membuat diagram fishbone adalah untuk
membantu menentukan akar penyebab masalah, dengan
mengidentifikasi area dimana data harus dikumpulkan untuk studi
lebih lanjut. Dalam diagram fishbone, efek atau akibat yang
merupakan permasalahan yang harus diselesaikan ditempatkan pada
bagian “kepala ikan”. Penyebab dari akibat tersebut kemudian
diletakan disepanjang “tulang ikan”, sebagai berikut:

Gambar 3. 3:Diagram Fishbone

Setelah melakukan identifikasi penyebab permasalahan di atas,


maka langkah selanjutnya adalah melakukan analisis penyebab
utama dari isu prioritas. Dalam menentukan penyebab utama,

21
digunakan metode Urgency, Seriousness, dan Growth (USG). USG
merupakan salah satu metode tapisan untuk menentukan penyebab
utama dari suatu isu. Urgency: seberapa mendesak suatu isu harus
dibahas, dianalisis dan ditindak lanjuti. Serriousness: Seberapa serius
suatu isu harus dibahas dikaitkan dengan akibat yang akan
ditimbulkan. Growth: seberapa besar kemungkinan memburuknya isu
tersebut jika tidak ditangani segera.

22
Tabel 3.4: Analisis Penyebab Masalah Prioritas Menggunakan USG

Kriteria
No Penyebab Total Rank
U S G

1 Penerapan pembelajaran jarak jauh selama 3 2 3 8 4


masa pandemi

2 Kurang mendukungnya lingkungan dimasa 2 3 3 8 5


pandemi

3 Guru menerapkan pembelajaran satu arah 4 3 4 11 2


dengan media yang kurang bervariatif

4 Kurang optimalnya pemberian materi 4 4 4 12 1


pembelajaran yang melibatkan siswa
secara langsung

5 Kurang Mendukungnya sarana dan 3 2 2 7 6


prasarana teknologi saat PJJ

6 Kurang optimalnya pengukuran terhadap 4 3 3 10 3


tugas perkembangan peserta didik

Keterangan:
U = Urgency
S = Seriousness
G = Growth
Angka menggunakan skala Likert 1-5
1 = sangat rendah ; 2 = rendah ; 3 = sedang ; 4 = tinggi ; 5 = sangat tinggi

Berdasarkan analisis di atas, maka penyebab isu prioritas adalah


kurangnya pemberian materi pembelajaran yang melibatkan siswa
secara langsung. Menurut urgency pengembangan keterampilan siswa
sangat erat kaitannya dengan kegiatan pembelajaran yang dirancanng
oleh guru maka dari itu perlu untuk menerapkan kegiatan pembelajaran
yang sesuai. Menurut seriousness, bila kegiatan pembelajaran dibiarkan
seperti itu tidak bisa memfasilitasi siswa dalam mencapai tugas
perkembangannya dan menurut growth dengan kegiatan pembelajaran
yang demilikian akan menciptakan lingkungan belajar yang kurang positif
dan tidak mendukung siswa dalam pencapaian akademiknya.

23
Jika isu prioritas tidak segera diselesaikan, maka akan
meyebabkan hal-hal sebagai berikut:
1. Tidak tercapainya tugas perkembangan yang harus dipenuhi oleh
peserta didik
2. Terbentuknya peserta didik yang pasif dan tidak memiliki
keterampilan interaksi dan komunikasi terutama dalam hubungan
sosialnya
3. Tidak terbentuk suasana pembelajaran yag positif yang dapat
menumbuhkan motivasi belajar peserta didik.
4. Penurunan hasil belajar dan pecapaian akademik peserta didik.

C. Alternatif Pemecahan Masalah Sebagai Gagasan Kreatif


Setelah melihat analisis faktor penyebab isu di atas, ditemukan
bahwa yang menjadi penyebab utama adalah: Kurang optimalnya
pemberian materi pembelajaran yang melibatkan siswa secara
langsung. Maka selanjutya meganalisis alternatif penyelesaian isu
yang dapat dilakukan dengan menggunakan analisis Teknik Tapisan
McNamara.
Teknik Tapisan McNamara adalah metode penapisan untuk
menentukan gagasan pemecahan masalah terhadap penyebab utama
dengan menggunakan kriteria Efektifitas, Kemudahan, dan Biaya.
Lebih jelasnya, kriteria tapisan McNamara dijelaskan sebagai berikut:
1. Efektifitas, yaitu seberapa tepat dan cepat solusi yang
dilaksanakan akan berdampak pada pemecahan masalah.
2. Kemudahan, yaitu seberapa mudah solusi yang akan
dilaksanakan guna memecahkan masalah.
3. Biaya, yaitu tingkat efisiensi pengeluran biaya dalam menjalankan
solusi yang dipilik dalam memecahkan masalah.
Adapun analisis menggunakan Teknik Tapisan McNmara dapat
dilihat dalam tabel berikut ini:

24
Tabel 3. 5:Analisis Tapisan Mc Namara untuk menentukan Alternatif Solusi
Penyelesaian Masalah

Tapisan
No Alternatif Solusi Total Rank
Efektifita
Kemudahan Biaya
s

1. Pembuatan Layanan 4 5 4 13 1
Bimbingan Klasikal berbasis
Pengalaman atau Experience
Learning

2. Mengikutsertakan siswa dalam 4 4 3 11 2


pelatihan pengembangan
keterampilan sosial

3. Bekerjasama dengan pihak luar 4 3 2 9 4


mengadakan workshop
keterampilan sosial

4. Bimbingan kelompok untuk 3 4 4 11 3


meningkatkan keterampilan
bersosialisasi

Keterangan:
Angka menggunakan skala Likert 1-5
1 = sangat rendah ; 2 = rendah ; 3 = sedang ; 4 = tinggi ; 5 = sangat tinggi

Berdasarkan Analisis tapisan McNamara untuk menentukan


solusi/penyelesaian isu prioritas, maka gagasan penyelesaian isu
yang terpilih adalah Pembuatan Layanan Bimbingan Klasikal
Berbasis Experience Learning. Gagasan ini sebagai pemecahan isu
yang akan dilanjutkan untuk menyusun rancangan aktualisasinya
yang berjudul “Peningkatan Kemampuan Peserta Didik dalam
Menjalin Interaksi Pertemanan dengan Layanan Klasikal Berbasis
Experience Learning Pada Siswa kelas VII B di SMP Negeri 242
Jakarta Selatan”.
Gagasan kreatif yang saya pilih adalah penerapan layanan
bimbingan klasikal berbasis Experience Learning untuk meningkatkan
kemampuan interaksi pertemanan peserta didik. Menurut Alice Kolb
dan David Kolb (2005) Experience Learning ini adalah suatu model
pembelajaran yang mengaktifkan siswa untuk membangun
pengetahuan dan keterampilan serta nilai-nilai juga sikap melalui

25
pengalamannya secara langsung .Gagasan ini dipilih karena model
pembelajaran Experience learning bertujuan untuk menambah
kepercayaan diri, meningkatkan kemampuan siswa dalam partisipasi
aktif dan menciptakan interaksi sosial yang posistif guna memperbaiki
hubungan sosial dalam kelas (Hamalik,2006).
Berdasarkan data dari hasil asesmen Diagnostik Non-Kognitif
yang dilakukan oleh Guru BK pada tanggal 8 Februari, dengan jumlah
responden 179 orang, menunjukan hasil 60 orang atau 33,5% siswa
menyatakan bahwa sulitnya bersosialisasi di kelas merupakan
kendala yang dihadapi saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Sementara dalam Standar Kompetensi Kemandirian Peserta Didik
(SKKPD) salah satu aspek perkembagan yang harus dicapai oleh
peserta didik adalah Kesadaran Tanggungjawab Sosial meliputi
tindakan mampu berinteraksi dengan orang lain atas dasar nilai-nilai
persahabatan dan keharmonisan hidup. Dengan penerapan layanan
bimbingan klasikal berbasis Experience Learning melalui metode
permainan ini, diharapkan siswa dapat meningkatkan kemampuan
interaksi dengan teman-teman di kelasnya.
Penerapan gagasan berdasarkan rencana akan dilaksanakan
pada minggu ke empat dan ke lima bulan April 2022 di kelas VII B
SMP Negeri 242 jakarta. Kegiatan layanan bimbingan klasikal
berbasis experience learning akan memuat 4 tahapan atau syntax
dalam model pembelajaran tersebut, diantarannya; 1. Concrete
experience, 2. Reflective observation, 3. Abstrac conceptualitation, 4.
Active experimentation (Fathurrohman, 2015).

26
BAB IV

RENCANA AKTUALISASI

A. Rancangan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar ASN

1. Unit Kerja : SMP Negeri 242 Jakarta Selatan


2. Identifikasi Isu : a. Rendahnya minat siswa untuk
menggunakan layanan BK di sekolah
: b. Kurang optimalnya siswa
berkonsentrasi dalam memahami
materi pembelajaran di sekolah
: c. Rendahnya kemampuan siswa dalam
menjalin interaksi pertemanan di
sekolah
3. Isu yang Diangkat : Rendahnnya kemampuan siswa dalam
menjalin interaksi pertemanan di
sekolah
4. Gagasan Pemecahan Isu : Pembuatan Layanan Bimbingan
Klasikal berbasis Experience Learning
5. Kegiatan dan
Tahapan Kegiatan : a. Penyusunan Rencana Kegiatan
Layanan Bimbingan Klasikal
Berbasis Experience Learning
dengan Metode Permainan
b. Penyusunan Perangkat Layanan
Bimbingan Klasikal dengan model
Experience Learning
c. Pelaksanaan Layanan Bimbingan
Klasikal Berbasis Experience
Learning dengan metode permainan
d. Pelaksanaan Evaluasi Layanan dan
Pelaporan

27
Tabel 4. 1:Kegiatan dan Tahap Kegiatan

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
1. Penyusunan Tersedianya Dengan Dengan merancang
Rencana surat menerapkan layanan klasikal
Kegiatan persetujuan pembelajaran berbasis experience
Layanan mentor, berbasis learning menggunakan
Bimbingan dokumentasi experience metode permainan
Klasikal konsultasi, dan learning dengan “Hai! Kenali Aku” tentu
Berbasis rencana Menyusun dapat meningkatkan
Experience kegiatan kegiatan layanan integritas pegawai di
Learning layanan klasikal klasikal dalam menyiapkan
dengan Metode menggunakan pembelajaran dan
Permainan metode permainan tentunya memerlukan
1.1. Melakukan Output: BERORIENTASI “Hai! Kenali Aku” disiplin yang baik
konsultasi Surat PELAYANAN: berarti turut serta sehingga pekerjaan
dengan mentor persetujuan Saya akan berkomitmen dalam dapat terselesaikan,
dan meminta mentor memberikan pelayanan menjalankan visi hal tersebut
persetujuan prima demi kepuasan dan misi merupakan penguatan
terkait rencana masyarakat, dengan organisasi nomor nilai organisasi yaitu
kegiatan yang Evidens: meminta izin kepada 3 yaitu: Berintegritas dan
akan dilakukan Dokumentasi pimpinan untuk menerapkan Menjadikan Inovatif.
saat melakukan gagasan kreatif penerapan Jakarta tempat
konsultasi layanan klasikal berbasis wahana aparatur
dengan mentor experience learning sebagai negara yang
bentuk perbaikan tiada henti berkarya,
dari kegiatan pembelajaran mengabdi,
yang sebelumnya kurang melayani, serta
melibatkan siswa secara menyelesaikan
aktif. Hal ini mewujudkan berbagai
nilai kualitas dan kepuasan permasalahan kota
terhadap peserta didik. dan warga, secara

28
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
AKUNTABEL: efektif, meritokratis
Saya akan bertanggung dan berintegritas
jawab atas kepercayaan
yang diberikan sebagai guru
BK kelas VII, dengan
menunjukan data terkait
rendahnya kemampuan
siswa dalam menjalin
interaksi pertemanan
berdasarkan bukti dan fakta
yang jujur dan apa adanya.
Hal ini mewujudkan nilai
integritas, transparan dan
dapat dipercaya terhadap
pimpinan.

KOMPETEN:
Saya akan terus belajar dan
mengembangkan
kapabilitas, dengan terlebih
dahulu malakukan kajian
literasi dan mencari
referensi tentang penerapa
layanan klasikal berbasis
experience learning sebelum
mengkonsultasikan rencana
kegiatan yang akan
dilakukan kepada pimpinan.
Hal ini mewujudkan nilai
kinerja terbaik dan
learning agility terhadap

29
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
pimpinan.

HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan,
dengan sebelum bertemu
mentor terlebih dahulu
menghubungi mentor dan
menanyakan kesediaan
waktu beliau sebagai bentuk
kepedulian dan menghargai
jadwal kegiatan dari
pimpinan. Hal ini
mewujudkan nilai peduli
dan menghargai perbedaan
terhadap pimpinan. Serta
saya akan menghargai dan
menerima pendapat dan
masukan yang disampaikan
oleh mentor, menggunakan
bahasa yang baik dan sopan
pada saat berkonsultasi
dalam rangka menghargai
setiap orang apapun latar
belakanngnya agar tercipta
lingkungan kerja yang
kondusif. Hal ini
mewujudkan nilai
perbedaan dan selaras
kepada pimpinan.
LOYAL:

30
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
Saya akan berdedikasi dan
mengutamakan kepentingan
bangsa dan negara, dengan
memegang teguh ideologi
Pancasila dalam hal ini
adalah sila ke-1 yaitu
mengucapkan salam saat
menghubungi pimpinan, dan
sila ke-4 melalui kegiatan
konsultasi, berdiskusi dan
meminta persetujuan mentor
terkait rencana kegiatan
yang akan dilakukan pada
peserta didik. Serta
menggunakan seragam dan
atribut lengkap dalam
rangka menjaga nama baik
ASN. Hal ini mewujudkan
nilai komitmen, dedikasi
dan nasionalisme terhadap
pimpian dan negara.
1.2. Melakukan Output: BERORIENTASI
diskusi dengan Rencana PELAYANAN:
rekan sejawat kegiatan Saya akan berkomitmen
mata pelajara layanan klasikal memberikan layanan prima
BK terkait demi kepuasan masyarakat,
Evidens:
rencana dengan berdiskusi bersama
Dokumentasi
kegiatan yang rekan sejawat terkait
saat melakukan
akan dilakukan rencana penerapan gagasan
diskusi rekan
kreatif yang akan dilakukan
sejawat
yaitu, layanan bimbingan

31
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
klasikal berbasis experience
learning dalam rangka
mengupayakan solusi untuk
permasalahan yang ada. Hal
ini mewujudkan nilai
responsive peserta didik.

AKUNTABEL:
Saya akan bertanggung
jawab atas kepercayaan
yang diberikan sebagai guru
BK, dengan mendiskusikan
rencana kegiatan layanan
klasikal berbasis experience
learning. Dalam diskusi
ditampilkan data terkait
rendahnya kemampuan
siswa dalam menjalin
interaksi pertemanan. Hal ini
mewujudkan nilai integritas,
transparan dan dapat
dipercaya terhadap rekan
sejawat.

HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan,
dengan sebelum
malkasanakan diskusi
dengan rekan sejawat
terlebih dahulu menanyakan

32
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
kesediaan waktunya
sebagai bentuk meghargai
jadwal kegiatan rekan
sejawat guru lain dan
menggunakan bahasa yang
sopan untuk membangun
lingkungan kerja yang
kodusif. Hal ini mewujudkan
nilai perbedaan dan selaras
terhadap rekan sejawat.

LOYAL:
Saya akan berdedikasi dan
mengutamakan kepentingan
bangsa dan negara, dengan
memegang teguh ideologi
Pancasila dalam hal ini
adalah sila ke-4 melalui
kegiatan berdiskusi bersama
rekan sejawat memberikan
waktu, tenaga dan pikiran
demi merancang materi dan
metode yang sesuai untuk
permasalahan siswa. Hal ini
mewujudkan nilai
nasionalisme dan dedikasi
terhadap negara dan
masyarakat.

ADAPTIF:

33
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
Saya akan terus berinovasi
dan antusias dalam
menggerakan ataupun
menghadapi perubahan,
dengan menyesuaikan diri
dengan peraturan yang saat
ini berlaku pada siswa yaitu
PTM di sekolah maka
berdasarkan hasil diskusi
dengan rekan sejawat akan
disusun rencana kegiatan
layanan bimbingan klasikal
yang akan diterapkan sesuai
dengan kondisi
pembelajaran saat ini. Hal
ini mewujudkan nilai
antusias terhadap
perubahan dan proaktif.

KOLABORATIF:
Saya akan membangun
kerja sama sinergis, dengan
mengadakan kegiatan
diskusi bersama rekan
sejawat yang terdiri dari
guru BK dan Wali kelas
untuk mendapatkan
gagasan terbaik terkait
permasalahan/isu yang ada.
Hal ini mewujudkan nilai
kesediaan Kerjasama

34
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
terhadap rekan sejawat.
1.3. Menyusun Output: BERORIENTASI
rencana Rencana PELAYANAN:
kegiatan kegiatan Saya akan berkomitmen
layanan layanan klasikal memberikan layanan prima
klasikal demi kepuasan masyarakat,
berbasis dengan menyusun kegiatan-
experience kegiatan dalam layanan
learning klasikal menggunakan
dengan metode permainan dan
metode menapilkan sikap yang
permainan ramah, cekatan dan solutif
dalam rangka memfasilitasi
mencapai tujuan
pembelajaranya. Hal ini
mewujudkan nilai kualitas
dan kepuasan terhadap
peserta didik.

AKUNTABEL:
Saya akan bertanggung
jawab atas kepercayaan
yang diberikan sebagai guru
BK, dengan menyusun
kegiatan-kegiatan dalam
layanan bimbingan klasikal
berbasis experience
learning sesuai dengan
acuan yaitu syntax dari
model pembelajara tersebut
dengan cermat. Hal ini

35
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
mewujudkan nilai Integritas
terhadap peserta didik.

LOYAL:
Saya akan berdedikasi dan
mengutamakan kepentingan
bangsa dan negara, dengan
memberikan waktu, tenaga
dan pikiran demi merancang
kegiatan layanan bimbingan
klasikal yang dapat
mengembagkan
kemampuan siswa dalam
beriteraksi sosial di kelas
sesuai dengan
permasalahan. Hal ini
mewujudkan nilai dedikasi
dan kontribusi terhadap
peserta didik.

ADAPTIF:
Saya akan terus berinovasi
dan antusias dalam
menggerakan ataupun
menghadapi perubahan,
dengan menggunakan
media pembelajaran
berbasis teknologi yang
dapat melibatkan keaktifan
siswa di kelas. Hal ini
mewujudkan nilai inovasi

36
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
terhadap peserta didik.
3. Penyusunan Tersusunnya Dengan menyusun Melalui kegiatan
Perangkat RPL dan Rencana menyusun Rencana
Layanan instrumen Pelaksanaan Pelaksanaan Layanan
Bimbingan evaluasi Layanan dengan dengan baik tentunya
Klasikal dengan layanan baik dan sesuai melatih diri untuk
model 2.1. Menyusun Output: BERORIENTASI dengan syntax berintegritas dalam
Experience materi kegiatan - RPL dan PELAYANAN: pembelajaran menjalankan tugas dan
Learning layanan instrumen Saya akan berkomitmen berbasis akuntabel dalam
klasikal evaluasi memberikan pelayanan experience Menyusun laporan
berbasis layanan prima demi kepuasan learning berarti serta memerlukan
experience - Materi masyarakat, dengan dengan turut serta dalam kerjasama/kolaborasi
learning “Mengenal Menyusun materi layanan menjalankan visi dengan stakeholder di
Teman di klasikal sesuai dengan dan misi sekolah seperti kepala
Kelas” tujuan pembelajaran yang organisasi nomor sekolah, rekan guru BK
ingin dicapai. Sebagai 3 yaitu : dan walikelas. Jika
bentuk memahami Menjadikan semua hal tersebut
kebutuhan siswa dalam Jakarta tempat berjalan baik tentu
pembelajaran. Hal ini wahana aparatur menjadi
mewujudkan nilai negara yang penguatanpada nilai
responsivitas dan kualitas berkarya, organisasi yaitu
terhadap peserta didik. mengabdi, berintegritas,
melayani, serta akuntabel dan
AKUNTABEL: menyelesaikan kolaboratif.
Saya akan bertanggung berbagai
jawab atas kepercayaan permasalahan kota
yang diberikan sebagai dan warga, secara
sebagai guru BK kelas VII, efektif, meritokratis
dengan membuat Menyusun dan berintegritas.
materi kegiatan
menggunakan sumber dan

37
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
literasi terpercaya. Sebagai
bentuk pelaksanaan tugas
dengan jujur dan
berintegritas tinggi. Hal ini
mewujudkan nilai
berintegritas dan dapat
dipercaya terhadap peserta
didik dan unit kerja.

LOYAL:
Saya akan berdedikasi dan
mengutamakan kepentingan
negara, dengan memegang
teguh ideologi Pancasila
dalam hal ini sila ke-3 yaitu
dalam menyusun materi
kegiatan layanan selalu
menekankan nilai persatuan
tidak mencela dan
merendahkan fisik atau latar
budaya teman lainnya di
kelas dan mengedepankan
nilai-nilai persatuan. Hal ini
mewujudkan nilai
nasionalisme dan
komitmen terhadap negara.

2.2. Membuat RPL Output: BERORIENTASI

38
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
berbasis - RPL PELAYANAN:
experience Bimbingan Saya akan berkomitmen
learning klasikal memberikan pelayanan
dengan prima demi kepuasan
metode masyarakat, dengan dengan
permainan Menyusun RPL layanan
klasikal sesuai kegiatan
pembelajaran yang akan
dilakukan menggunakan
model experience learning.
Sebagai bentuk memahami
kebutuhan siswa dalam
pembelajaran. Hal ini
mewujudkan nilai
responsivitas dan kualitas
terhadap peserta didik.

AKUNTABEL:
Saya akan bertanggung
jawab atas kepercayaan
yang diberikan sebagai
sebagai guru BK kelas VII,
dengan membuat dan
Menyusun RPL kegiatan
klasikal sendiri tidak
mengambil ataupun
menjiplak milik orang lain.
Sebagai bentuk
pelaksanaan tugas dengan
jujur dan berintegritas tinggi.
Hal ini mewujudkan nilai

39
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
berintegritas dan dapat
dipercaya terhadap peserta
didik dan unit kerja.

HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan
dengan mengkonsultasikan
RPL yang sudah dibuat
kepada atasan dan meminta
arahan, masukan ataupun
perbaikan jika terdapat hal-
hal yang belum sesuai
dalam rangka membangun
lingkungan kerja yang
kondusif. Hal ini
mewujudkan nilai selaras.
(Konsul pak Qowim,
selasa 12 April)

LOYAL:
Saya akan berdedikasi dan
mengutamakan kepentingan
negara, dengan memegang
teguh ideologi Pancasila dan
menerapkan dalam kegiatan
sehari-hari dalam hal ini sila
ke-1 yaitu dalam menyusun
kegiatan layanan selalu
menekankan nilai ketuhanan
dengan mengucapkan

40
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
salam kepada siswa dan
selalu mengawali
pembelajaran dengan
memita siswa berdoa
terlebih dahulu. Hal ini
mewujudkan nilai
nasionalisme dan
komitmen terhadap negara.

ADAPTIF:
Saya akan terus berinovasi
dan antusian dalam
menghadapi perubaha,
dengan memilih
menggunakan media
pembelajaran berbasis
teknologi dalam
memaparkan materi pada
saat kegiatan layanan
klasikal.
Tindakan yang saya lakukan
dalam rangka terus
berinovasi dan
mengembangkan kreatifitas.
Hal ini mewujudka nilai
inovasi dan perubahan
terhadap peseta didik.
2.3. Membuat Output: AKUNTABEL:
instrument - RPL dan Saya akan
evaluasi instrumen bertanggungjawab atas
layanan terkait evaluasi kepercayaan yang diberikan

41
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
kemampuan layanan sebagai sebagai BK kelas
interaksi - Kisi-kisi VII, dengan menyusun
pertemanan instrument intrumen evaluasi layanan
peserta didik kemampuan terkait kemampuan interaksi
interaksi pertemanan peserta didik
pertemanan sesuai dengan kisi-kisi dan
- Istrumen indikator yang ada dalam
evaluasi rangka menjalankan tugas
kemampuan dengan cermat dan
interaksi berintegritas tinggi. Hal ini
pertemanan mewujudka nilai
berintegritas, dan dapat
dipercaya terhadap unit
kerja.

KOMPETEN:
Saya akan terus belajar dan
mengembangkan
kapabilitas, dengan terlebih
dahulu malakukan kajian
literasi dan mencari
referensi tentang aspek dan
indikator evaluasi
kemampuan interaksi
pertemanan sebelum
Menyusun intumen dan form
evaluasi. Hal ini
mewujudkan nilai kinerja
terbaik dan learning agility
terhadap pimpinan.
ADAPTIF:

42
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
Saya akan terus berinovasi
dan antusian dalam
menghadapi perubahan,
dengan mengembangka
kemampuan digital skill
dalam hal ini membuat form
evaluasi memanfaatkan
teknologi googleform
sehingga form evaluasi
tersedia dalam bentuk
paperless. Hal ini
mewujudkan nilai Inovasi
terhadap peserta didik.

KOLABORATIF:
Saya akan membangun
kerjasama yang sinergis,
dengan melibatkan semua
siswa untuk mengisi form
evaluasi layanan klasikal
serta melibatkan orang tua
dalam mengingatkan siswa
untuk megisi form tersebut.
Hal ini saya lakukan dalam
rangka memberi
kesempatan kepada
berbagai pihak untuk
berkontribusi mewujudkan
kegiatan pembelajaran yang
berkualitas. Hal ini
mewujudkan nilai kesediaan

43
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
untuk bekerjasama dan
sinergi untuk hasil yang
lebih baik terhadap peserta
didik dan orang tua.
2.4. Konsultasi dan Output: AKUNTABEL:
meminta Rencana Saya akan
persetujuan Pelaksanaan bertanggungjawab atas
kepada mentor Layanan (RPL) kepercayaan yang diberikan
Rencana dan Istumen sebagai sebagai BK kelas
Pelaksanaan evaluasi yang VII, dengan melaporkan
Layanan (RPL) telah disetujui terlebih dahulu kepada
dan Instrumen atasan terkait RPL dan
evaluasi yang Evindens: Instrumen evaluasi yang
telah dibuat Dokumentasi sudah saya buat serta
kegiatan meminta persetujuan
peloporan sebelum digunakan.
terhadap Sebagai bentuk
mentor menjalankan tugas dengan
jujur dan bertanggung
jawab. Hal ini mewujudka
nilai berintegritas, dan
dapat dipercaya terhadap
pimpinan.

KOMPETEN:
Saya akan terus belajar dan
mengembangkan
kapabilitas, dengan
membuat Rencana
Pelaksanaan Layanan (RPL)
satu lembar sesuai dengan

44
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
acuan Surat Edaran
Kemendikbud no.14 tahun
2019 tentang
penyederhanaan RPP
dalam rangka melaksanakan
tugas dengan kualitan
terbaik. Hal ini mewujudkan
nilai kinerja terbaik dan
ahli dibidangnya.

HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan
dengan melaporakan dan
mengkonsultasikan RPL
yang sudah dibuat kepada
atasan serta meminta
arahan, masukan ataupun
perbaikan jika terdapat hal-
hal yang belum sesuai
dalam rangka membangun
lingkungan kerja yang
kondusif. Hal ini
mewujudkan nilai
perbedaan dan selaras.

5. Pelaksanaan Terlaksananya Dengan Dengan melaksanakan

45
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
Layanan Layanan melaksanakan kegiatan layanan
Bimbingan Bimbingan kegiatan layanan klasikal berbasis
Klasikal Klasikal klasikal berbasis experience learning
Berbasis Berbasis experience sebagai gagasan untuk
Experience Experience learning sebagai mengatasi isu atau
Learning Learning gagasan untuk permasalahan
dengan metode dengan metode mengatasi isu atau rendahnya
permainan permainan permasalahan kemampuan siswa
3.1. Meminta izin Output: AKUNTABEL: rendahnya dalam berinteraksi.
kepada Lembar Saya akan kemampuan siswa Dimana dalam
mentor untuk persetujuan bertanggungjawab atas dalam berinteraksi, pelaksanaannya
melaksanakan pelaksanaan kepercayaan yang diberikan sudah sesuai terdapat proses atau
layanan kegiatan sebagai sebagai BK kelas dengan dengan kegiatan pengamatan,
bimbingan VII, dengan meminta izin Visi Pemprov DKI penugasan serta
klasikal Evidens: kepada pimpinan terkait Jakarta yaitu : penerapan metode
berbasis Dokumentasi dengan pelaksanaan Jakarta kota maju, permainan antar siswa
experience kegiatan kegiatan layanan bimbingan lestari dan di kelas, dengan
learning yang perizinan klasikal berbasis experience berbudaya yang menggunkan media
akan terhadap learning yang akan warganya terlibat pembelajaran berbasis
dilakukan mentor dilakukan sesuai dengan dalam teknologi yang
acuan Rencana mewujudkan interaktif, sehingga
Pelaksanaan Layanan pada keberadaban, kegiatan pembelajaran
kelas VII B. Hal ini keadilan dan dapat lebih bermakna
mewujudka nilai kesejahteraan bagi dan memfasilitasi
berintegritas, dan dapat semua. siswa dalam
dipercaya terhadap mengembangkan
pimpinan. Selain itu juga keterampilannya. Hal
sejalan dengan ini memang
Misi Pemprov DKI merupakan tanggung
Jakarta yaitu : jawab guru dalam
KOMPETEN: Menjadikan melaksanakan

46
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
Saya akan terus belajar dan Jakarta kota yang kegiatan
mengembangkan aman, sehat, pembelajaran/layanan.
kapabilitas, dengan cerdas, sesuai dengan nilai
membuat rencana berbudaya, organisasi yaitu
pelaksanaan layanan dengan kolaboratif, inovatif
klasikal sesuai dengan memperkuat nilai- dan akuntabel.
format acuan yang ada nilai keluarga dan
dalam Pandua Operasional memberikan ruang
BK (POP BK) dalam rangka kreativitas melalui
melaksanakan tugas dengan kepemimpinan
kualitas terbaik . Hal ini yang melibatkan,
mewujudkan nilai kinerja menggerakkan
terbaik dan ahli dan
dibidangnya. memanusiakan.

HARMONIS: Hal ini dapat dilihat


Saya akan saling peduli dan berdasarkan
menghargai perbedaan rencana kegiatan
dengan berkonsultasi dan pada layanan
meminta izin kepada klasikal yang akan
pimpinan terlebih dahulu diterapkan melalui
terkait dengan kegiatan kegiatan
layanan bimbingan klasikal pengamatan dan
berbasis experience metode permainan
learning yang sudah sehinggga
dilakukan, dalam rangka mendorong
membangun lingkungan peserta didik untuk
kerja yang kondusif. Hal ini bisa
mewujudkan nilai selaras. mengembangkan
keterampila
3.2. Melakukan Output: BERORIENTASI sosialnya.

47
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
asesmen Hasil PELAYAAN:
terkait pengolahan dan Saya akan berkomitmen
kemampuan interpretasi memberikan pelayanan
interaksi siswa asesmen prima demi kepuasan
dalam peserta didik masyarakat, dengan
menjalin menjelaskan kepada peserta
pertemanan di Evidens: didik terkait cara pengisian
kelas Dokumentasi asesmen kemampuan
saat melakukan interaksis siswa dalam
asesmen di menjalin pertemanan
kelas dengan menampilkan sikap
yang ramah, cekatan, solutif
dan dapat diandalkan. Hal
ini mewujudka nilai kualitas
dan kepuasan terhadap
peserta didik.

ADAPTIF:
Saya akan terus berinovasi
dan antusian dalam
menghadapi perubahan,
dengan mengembangka
kemampuan digital skill
dalam hal ini memanfaatkan
platform digital pada
kegiatan pengisian asesmen
terkait kemampuan
interaksis siswa dalam
menjalin pertemanan, soal
asesmen dibuat dalam
bentuk paperless. Hal ini

48
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
mewujudkan nilai Inovasi
dan proaktif terhadap
peserta didik.

KOLABORATIF:
Saya akan membangun
kerjasama yang sinergis,
dengan berkoordinasi degan
walikelas dan meminta
bantuan walikelas untuk ikut
serta memastikan dan
mengingatkan kembali para
siswanya untuk melakukan
pengisian terhadap
asesmen kemampuan
interaksis siswa dalam
menjalin pertemanan. Hal ini
mewujudkan nilai kesediaan
untuk bekerjasama dan
sinergi untuk hasil yang
lebih baik terhadap rekan
sejawat.
3.3. Memaparkan Output: BERORIENTASI
materi layanan Bahan tayang PELAYAAN:
klasikal tentang atau media Saya akan berkomitmen
mengenal pemamparan memberikan pelayanan
teman dikelas materi yang prima demi kepuasan
dan meminta digunakan masyarakat, dengan
siswa untuk mengajar menggunakan
melakukan Evidens: bahasa yang ramah dan
pengamata Dokumentasi media yang interaktif yang

49
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
pada teman- kegiatan dapat megembangka
teman di pembelajaran di kemampuan kemampuan
kelasnya kelas interaksis sosial siswa.
Sebagai bentuk memahami
kebutuhan siswa. Hal ini
mewujudka nilai kualitas
dan kepuasan terhadap
peserta didik.

AKUNTABEL:
Saya akan bertanggung
jawab atas kepercayaan
yang diberikan sebagai
sebagai guru BK kelas VII,
dengan menyampaikan
materi sesuai dengan RPL
yang telah disusun dan
memulai serta mengakhiri
jam pelajaran sesuai jadwal
yang ditetapkan. Sebagai
bentuk pelaksanaan tugas
dengan disiplin dan
berintegritas tinggi. Hal ini
mewujudkan nilai integritas
dan dapat dipercaya
terhadap peserta didik.

50
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan.
Dengan memberikan
kesempatan siswa untuk
berdoa sesuai dengan
keyakinan masing-masing
sebelum mulai belajar.
Sebagai bentuk peduli serta
menghargai perbedaan
agama yang dianut siswa.
Hal ini mewujudkan nilai
peduli dan menghargai
perbedaan terhadap
peserta didik.

3.4. Memberikan Output: BERORIENTASI


penugasan Hasil PELAYANAN:
berupa penugasan Saya akan berkomitmen
pengisian siswa atau memberikan pelayanan
lembar kerja pengisian prima demi kepuasan
susai dengan lembar kerja masyarakat dalam hal ini
pengamatan pada peserta didik, dengan
yang sudah Evidens: menjelaskan penugasan
dilakukan Dokumentasi menggunakan bahasa yang
kegiatan ramah serta mudah
penugasan dipahami oleh siswa. Hal ini
mewujudka nilai kualitas
dan kepuasan terhadap
peserta didik.

51
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
KOMPETEN:
Saya akan terus belajar dan
mengembangakan
kapabilitas, dengan
senantiasa membantu siswa
yang mengalami kesulitan
terutama dalam memahami
penugasan yang diberikan.
Sebagai bentuk membantu
orang lain untuk
belajar. Hal ini mewujudka
nilai Ahli dibidangnya dan
memberikan kinerja
terbaik terhadap peserta
didik.

LOYAL:
Saya akan berdedikasi dan
mengutamakan kepentingan
negara, dengan memegang
teguh ideologi Pancasila dan
menerapkan dalam kegiatan
sehari-hari dalam hal ini sila
ke-3 yaitu menekankan
kepada siswa dalam
pegerjaan penugasan
setelah siswa melakukan
pengamatan haruslah
menjunjung nilai-nilai
persatuan dan menghargai
perbedaan yang ada pada

52
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
dirinya dan teman-teman
dikelasnya. Hal ini
mewujudkan nilai
nasionalisme dan
komitmen terhadap peserta
didik.
3.5. Melaksanakan Output: AKUNTABEL:
metode Terlaksananya Saya akan bertanggung
permainan permainan “Hai! jawab atas kepercayaan
“Hai! Kenali Kenali Aku” yang diberikan sebagai
Aku” sebagai guru BK kelas VII,
berdasarkan Evidens: dengan melaksanakan
penugasan Dokumentasi kegiatan layanan klasikal
lembar kerja kegiatan berbasis experience
yang sudah permainan “Hai! learning degan metode
dikumpulkan Kenali Aku” permainan sesuai dengan
oleh peserta RPL dan tatacara permainan
didik yang sudah disusun.
Sebagai bentuk
pelaksanaan tugas dengan
disiplin dan berintegritas
tinggi. Hal ini mewujudkan
nilai integritas dan
konsisten terhadap peserta
didik.

ADAPTIF:
Saya akan terus berinovasi
dan antusian dalam
menghadapi perubahan,
dengan mengembangka

53
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
kemampuan digital skill
dalam hal ini menggunakan
media pembelajaran
berbasis teknologi yang
interaktif pada kegiatan
layanan klasikal berbasis
experience learning degan
metode permainan. Hal ini
mewujudkan nilai Inovasi
dan proaktif terhadap
peserta didik.

KOLABORATIF:
Saya akan membangun
kerjasama yang sinergis,
dengan melibatkan siswa
secara aktif selama kegiatan
layanan klasikal dengan
metode permainan. Hal
tersebut saya lakukan untuk
memberi kesempatan
kepada berbagai pihak
untuk berkontribusi untuk
mewujudkan kegiatan
pembelajaran yang
bermakna. Hal ini
mewujudkan nilai kesediaan
mau bekerjasama dan
sinergi untuk hasil yang
lebih baik terhadap peserta
didik.

54
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
3.6. Melakukan Output: BERORIENTASI
refleksi dan Pengetahuan PELAYANAN:
penguatan dan Saya akan berkomitmen
konsep keterampilan memberikan pelayanan
kegiatan baru yang prima demi kepuasan
layanan dipahami masyarakat dalam hal ini
klasikal yang peserta didik pada peserta didik, dengan
sudah melakukan kegiata tanya
dilakukan Evidens: jawab untuk mengetahui
Dokumentasi sejauh mana pemahaman
kegiatan siswa terkait kegiatan
refleksi layanan bimbingan klasikal
kegiatan yang sudah dilakukan,
layanan dalam rangka melakukan
bimbingan perbaikan tanpa henti. Hal
klasikal ini mewujudkan nilai
kualitas dan kepuasan
tehadap peserta didik.

HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan,
dengan memberikan
kesempatan siswa untuk
menyampaikan refleksi
pembelajaran yang sudah
dilakukan dan menghargai
seitap papun yang
disampaikan oleh siswa.
Sebagai bentuk peduli serta
menghargai perbedaan

55
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
pendapat dan pemikiran
siswa. Hal ini mewujudkan
nilai peduli dan menghargai
perbedaan terhadap
peserta didik.

KOLABORATIF:
Saya akan membangun
kerjasama yang sinergis,
dengan melibatkan siswa
secara aktif dalam
melakukan refleksi
pembelajaran serta
memberika penguatan
konsep terhadap materi
yang sampaikan. Hal
tersebut saya lakukan untuk
memberi kesempatan
kepada berbagai pihak
untuk berkontribusi untuk
mewujudkan kegiatan
pembelajaran yang
bermakna. Hal ini
mewujudkan nilai kesediaan
mau bekerjasama dan
sinergi untuk hasil yang
lebih baik terhadap peserta
didik.

8. Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan pelaksanaan


Terusunnya

56
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
Evaluasi Pelaksanaan evaluasi layanan
hasil
Layanan dan evaluasi layanan dengan peserta didik
pengolahan
Pelaporan dan pelaporan menjadi penguatan
evaluasi dan
sudah sesuai pada nilai-nilai
laporan
dengan dengan organisasi yaitu
aktualisasi
Visi Pemprov DKI berintegritas dan
4.1. Melaksanakan Output: BERORIENTASI Jakarta yaitu : berkeadilan, hal ini
evaluasi Terusunnya PELAYANAN: Jakarta kota maju, karena pada proses
layanan melalui hasil Saya akan berkomitmen lestari dan evaluasi guru harus
asesmen pengolahan memberikan pelayanan berbudaya yang memiliki integritas
kemampuan evaluasi dan prima demi kepuasan warganya terlibat dalam melakukan
interaksis siswa laporan masyarakat, dengan dalam evaluasi layanan, tidak
dalam menjalin aktualisasi menjelaskan kepada peserta mewujudkan boleh dipengaruhi
pertemanan di didik terkait cara pengisian keberadaban, berbgai situasi yang
kelas Evidens: asesmen kemampuan keadilan dan akan berdampak pada
Dokumentasi interaksis siswa dalam kesejahteraan bagi hasil evalusi, sehingga
kegiatan menjalin pertemanan dan semua. proses evaluasi
evaluasi cara mengisi evaluasi berlangsung adil untuk
layanan klasikal, dengan
Pelaksanaan setiap peserta didik
menampilkan sikap yang
evaluasi dan menjadi valid
ramah, cekatan, solutif dan
pembelajaran digunakan sebagai
dapat diandalkan. Hal ini
sejalan juga bukti hasil kegiata
mewujudka nilai kualitas
dengan Misi layanan.
dan kepuasan terhadap
Pemprov DKI Kegiatan pelaporan
peserta didik.
Jakarta yaitu: kegiatan pembelajaran
Menjadikan menjadi penguatan
AKUNTABEL: pada nilai organisasi
Jakarta kota yang
Saya akan yaitu akuntabel, hal ini
aman, sehat,
bertanggungjawab atas karena guru memiliki
cerdas,
kepercayaan yang diberikan tanggung jawab untuk
berbudaya,
sebagai sebagai BK kelas

57
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
VII, dengan menyusun dengan melaporkan setiap
intrumen evaluasi layanan memperkuat nilai- kegiatan yang ia
terkait kemampuan interaksi nilai keluarga dan lakukan kepada
pertemanan peserta didik memberikan ruang atasannya.
sesuai dengan kisi-kisi dan kreativitas melalui
indikator yang ada dalam kepemimpinan
rangka menjalankan tugas yang melibatkan,
dengan cernat dan menggerakkan
berintegritas tinggi. Hal ini dan
mewujudka nilai memanusiakan.
berintegritas, dan dapat Hal ini dapat dilihat
dipercaya terhadap unit berdasarkan
kerja pelaksanaan
kegiatan evaluasi
ADAPTIF: yang dapat
Saya akan terus berinovasi mengukur
dan antusian dalam pengembangan
menghadapi perubahan, keterampilan
dengan mengembangka sosial siswa,
kemampuan digital skill sehingga siswa
dalam hal ini memanfaatkan dapat melakukan
platform digital pada perbaikan dari
kegiatan pengisian evaluasi hasil evaluasi agar
terkait kemampuan dapat mencapai
interaksis siswa dalam tugas
menjalin pertemanan, soal perkembangannya
evaluasi dibuat dalam dan
bentuk paperless. Hal ini berketerampilan
mewujudkan nilai Inovasi untuk berkompetisi
dan proaktif terhadap dikancah global.
peserta didik. Sedangkan

58
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
kegiatan pelaporan
KOLABORATIF: sejalan dengan
Saya akan membangun Misi Pemprov DKI
kerjasama yang sinergis, Jakarta yaitu :
dengan berkoordinasi Menjadikan
dengan walikelas dan orang Jakarta tempat
tua siswa untuk meminta wahana aparatur
bantuan agar untuk ikut negara yang
serta memastikan dan berkarya,
mengingatkan kembali para mengabdi,
siswanya untuk melakukan melayani, serta
pengisian terhadap evaluasi menyelesaikan
terkait kemampuan berbagai
interaksis siswa dalam permasalahan kota
menjalin pertemanan. Hal ini dan warga, secara
mewujudkan nilai kesediaan efektif, meritokratis
untuk bekerjasama dan dan berintegritas.
sinergi untuk hasil yang
lebih baik terhadap rekan Hal ini dapat dilihat
sejawat. berdasarkan
4.2. Melakukan Output: AKUNTABEL: kegiatan pelaporan
pengolahan Terusunnya Saya akan dari hasil
dan interpretasi hasil bertanggungjawab atas serangkaian
dari hasil pengolahan kepercayaan yang diberikan aktualisasi
asesmen evaluasi dan sebagai sebagai BK kelas Pelatihan Dasar
kemampuan laporan VII, dengan melakukan CPNS sebagai
interaksis aktualisasi pengolahan hasil pengisian bentuk aktualisasi
siswa dalam intrumen evaluasi layanan diri dan habituasi.
menjalin Evidens: terkait kemampuan interaksi
pertemanan di Data analisis pertemanan yang sudah diisi
kelas dan interpretasi oleh siswa sesuai dengan

59
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
angket evaluasi jawaban sebenarnya yang
layanan diberikan oleh siswa dalam
rangka menjalankan tugas
dengan cernat dan
berintegritas tinggi. Hal ini
mewujudka nilai
berintegritas, dan dapat
dipercaya terhadap unit
kerja

KOMPETEN:
Saya akan terus belajar dan
mengembangakan
kapabilitas, dengan
mengolah dan membuat
interpretasi dari hasil
pengisian intrumen evaluasi
layanan terkait kemampuan
interaksi pertemanan yang
sudah diisi oleh siswa .
Sebagai bentuk
melaksanakan tugas dengan
kualitas terbaik. Hal ini
mewujudka nilai Ahli
dibidangnya dan
memberikan kinerja
terbaik terhadap peserta
didik.

ADAPTIF:
Saya akan terus berinovasi

60
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
dan antusian dalam
menghadapi perubahan,
dengan mengembangka
kemampuan digital skill
dalam hal ini memanfaatkan
ms.excel saat menghitung
dan menganalisis hasil
pengisian asesmen
kemampuan interaksis
siswa. Hal ini mewujudkan
nilai proaktif terhadap
peserta didik.
4.3. Membuat Output: AKUNTABEL:
laporan Terusunnya Saya akan
rangkaian hasil bertanggungjawab atas
kegiatan pengolahan kepercayaan yang diberikan
aktualisasi evaluasi dan sebagai sebagai BK kelas
yang telah laporan VII, dengan membuat
dilakukan aktualisasi laporan evaluasi dan
menyusun laporan
Evidens: aktualisasi berdasarkan data
Data laporan dan fakta jujur dan sesuai
aktualisasi dengan kondisi yang
sebenarnya. Sebagai bentuk
menjalankan tugas dengan
jujur dan bertanggung
jawab. Hal ini mewujudka
nilai berintegritas, dan
dapat dipercaya terhadap
unit kerja dan pimpinan.

61
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan,
dengan sebelum bertemu
mentor untuk melaporkan
hasil kegiatan aktualisasi
terlebih dahulu saya akan
bertanya tentang kapan
waktu luang beliau, sebagai
bentuk kepedulian dan
menghargai jadwal kegiatan
dari pimpinan. Hal ini
mewujudkan nilai peduli
dan menghargai perbedaan
terhadap pimpinan

LOYAL:
Saya akan berdedikasi dan
mengutamakan kepentingan
bangsa dan negara dengan
memegang teguh ideologi
Pancasila dalam hal ini sila
ke-4 yaitu melakukan diskusi
dan konsultasi dengan
mentor terkait hasil laporan
aktualisasi yang telah saya
buat. Hal ini mewujudkan
nilai nasionalisme dan
dedikasi terhadap pimpian
dan negara.
4.4. Menyampaikan Output: AKUNTABEL:

62
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
laporan kepada Terusunnya Saya akan
mentor dan hasil bertanggungjawab atas
coach laporan pengolahan kepercayaan yang diberikan
aktualisasi evaluasi dan sebagai sebagai BK kelas
yang telah laporan VII dan peserta latsar
disusun aktualisasi CPNS, dengan melaporakan
hasil aktualisasi
Evidens: berdasarkan data dan fakta
Dokumentasi jujur dan sesuai dengan
pelaporan hasil kondisi yang sebenarnya.
aktualisasi Sebagai bentuk
menjalankan tugas dengan
jujur dan bertanggung
jawab. Hal ini mewujudka
nilai berintegritas, dan
dapat dipercaya terhadap
unit kerja dan pimpinan.

KOMPETEN:
Saya akan terus belajar dan
mengembangakan
kapabilitas, dengan
melaporkan kepada mentor
dan coach hasil dari
kegiatan aktualisasi yang
sudah dilakukan sesuai
dengan acuan baku
pedoman yang telah
ditetapkan. Sebagai bentuk
melaksanakan tugas dengan
kualitas terbaik. Hal ini

63
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan dengan Nilai- Kontribusi Penguatan Nilai
Nilai Dasar PNS Terhadap Visi- Organisasi
Misi Organisasi
mewujudka nilai Ahli
dibidangnya dan
memberikan kinerja
terbaik terhadap peserta
didik.

HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan
dengan melaporakan
kepada pimpinan dan coach
terkait dengan kegiatan
aktualisasi yang sudah
dilakukan, dalam rangka
membangun lingkungan
kerja yang kondusif. Hal ini
mewujudkan nilai selaras.

64
B. Rekapitulasi Rencana Penerapan Nilai-Nilai Dasar PNS

Tabel 4. 2:Matriks Rekapitulasi Rencana Penerapan Nilai-Nilai Dasar PNS

Nilai-Nilai Dasar PNS/Kata Kunci


No. Kegiatan Berorientasi Jumlah
Akuntabel Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
Pelayanan
1. Penyusunan Responsiv:1 Integritas: 3 Kinerja Peduli: 1 Komitmen: 2 Inovasi: 1 Kesediaan 31
Rencana Kegiatan Kualitas: 2 Dapat Terbaik: 1 Perbedaan: 3 Dedikasi:3 Antusias Kerjasama: 1
Layanan Klasikal Kepuasan:2 dipercaya: 2 Learning Selaras:2 Nasionalisme: terhadap
Berbasis Transparan:2 Agility: 1 2 perubahan:1
Experience Proaktif:1
Learning dengan
Metode Permainan
2. Penyusunan Responsiv:2 Integritas: 4 Kinerja Perbedaan: 1 Komitmen: 2 Inovasi: 2 Kesediaan 25
Perangkat Kualitas: 2 Dapat Terbaik: 1 Selaras: 1 Nasionalisme: Antusias Kerjasama: 1
Layanan dipercaya: 4 Learning 2 terhadap Sinergi untuk
Bimbingan Klasikal Agility: 1 perubahan:1 hasil lebih
dengan model baik: 1
Experience
Learning
3. Pelaksanaan Kualitas: 4 Integritas: 3 Kinerja Peduli: 2 Komitmen: 1 Inovasi: 2 Kesediaan 35
Layanan Kepuasan:4 Dapat Terbaik: 2 Perbedaan: 2 Nasionalisme: Proaktif:2 Kerjasama: 3
Bimbingan Klasikal dipercaya: 2 Ahli Selaras: 1 1 Sinergi untuk
Berbasis Konsisten: 1 dibidangnya:2 hasil lebih
Experience baik: 3
Learning
4. Pelaksanaan Kualitas: 1 Integritas: 3 Kinerja Peduli: 1 Dedikasi:1 Inovasi: 1 Kesediaan 22
Evaluasi Layanan Kepuasan:1 Dapat Terbaik: 2 Perbedaan: 1 Nasionalisme: Proaktif:2 Kerjasama: 1
dan Pelaporan dipercaya: 3 Ahli Selaras: 1 1 Sinergi untuk
dibidangnya:2 hasil lebih
baik: 1
Total 19 27 12 16 15 13 11 113

65
C. Penjadwalan
Untuk melaksanakan kegiatan dan tahapan kegiatan yang telah direncanakan pada rancangan aktualisasi, maka
perlu dilakukan penjadwalan agar berjalan dengan baik sesuai dengan yang direncanakan. Kegiatan dan tahap
kegiatan tersebut akan dilakukan selama masa habituasi dengan jadwal sebagai berikut:

Tabel 4. 3:Jadwal Kegiatan Aktualisasi

Penjadwalan
Tanggal
No. Kegiatan/Tahapan Kegiatan Output/Hasil April Mei
Pelaksanaan
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
1. Penyusunan Rencana Kegiatan Layanan Tersedianya 7 – 9 April 2022
Klasikal Berbasis Experience Learning dengan surat
Metode Permainan persetujuan
mentor,
dokumentasi
konsultasi, dan
rencana
kegiatan
layanan klasikal
1.1. Melakukan konsultasi dengan mentor dan Output: 7 April 2022
meminta persetujuan terkait rencana Surat
kegiatan yang akan dilakukan persetujuan
mentor

Evidens:
Dokumentasi
saat melakukan
konsultasi
dengan mentor

66
Penjadwalan
Tanggal
No. Kegiatan/Tahapan Kegiatan Output/Hasil April Mei
Pelaksanaan
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5

1.2. Melakukan diskusi dengan rekan sejawat Output: 8 April 2022


mata pelajara BK terkait rencana kegiatan Rencana
yang akan dilakukan kegiatan
layanan klasikal
Evidens:
Dokumentasi
saat melakukan
diskusi rekan
sejawat
1.3. Menyusun rencana kegiatan layanan Output: 9 April 2022
klasikal berbasis experience learning Rencana
dengan metode permainan kegiatan
layanan klasikal
2. Penyusunan Perangkat Layanan Bimbingan Tersusunnya 9 – 15 April 2022
Klasikal dengan model Experience Learning RPL dan
instrumen
evaluasi
layanan
2.1. Menyusun materi kegiatan layanan Output: 9 – 11 April 2022
klasikal berbasis experience learning - RPL dan
instrumen
evaluasi
layanan
- Materi
“Mengenal
Teman di
Kelas”
2.2. Membuat RPL berbasis experience Output: 12 – 13 April 2022

67
Penjadwalan
Tanggal
No. Kegiatan/Tahapan Kegiatan Output/Hasil April Mei
Pelaksanaan
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
learning dengan metode permainan RPL dan
instrumen
evaluasi
layanan

2.3. Membuat instrument evaluasi layanan Output: 14-15 April 2022


terkait kemampuan interaksi pertemanan - RPL dan
peserta didik instrumen
evaluasi
layanan
- Kisi-kisi
instrument
kemampuan
interaksi
pertemanan
- Istrumen
evaluasi
kemampuan
interaksi
pertemanan
2.4. Konsultasi dan meminta persetujuan Output: 15 April 2022
kepada mentor Rencana Pelaksanaan Rencana
Layanan (RPL) dan Instrumen evaluasi Pelaksanaan
yang telah dibuat Layanan (RPL)
dan Istumen
evaluasi yang
telah disetujui

Evindens:
Dokumentasi
kegiatan

68
Penjadwalan
Tanggal
No. Kegiatan/Tahapan Kegiatan Output/Hasil April Mei
Pelaksanaan
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
peloporan
terhadap
mentor
4. Pelaksanaan Layanan Bimbingan Klasikal Terlaksananya 18 – 25 April 2022
Berbasis Experience Learning dengan metode Layanan
permainan Bimbingan
Klasikal
Berbasis
Experience
Learning
dengan metode
permainan
3.1. Meminta izin kepada mentor untuk Output: 15 April 2022
melaksanakan layanan bimbingan klasikal Lembar
berbasis experience learning yang akan persetujuan
dilakukan pelaksanaan
kegiatan

Evidens:
Dokumentasi
kegiatan
perizinan
terhadap
mentor
3.2. Melakukan asesmen terkait kemampuan Output: 18 April 2022
interaksis siswa dalam menjalin Hasil
pertemanan di kelas pengolahan
dan interpretasi
asesmen
peserta didik

69
Penjadwalan
Tanggal
No. Kegiatan/Tahapan Kegiatan Output/Hasil April Mei
Pelaksanaan
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5

Evidens:
Dokumentasi
saat melakukan
asesmen di
kelas
3.3. Memaparkan materi layanan klasikal Output: 18 April 2022
tentang mengenal teman dikelas dan Bahan tayang
meminta siswa untuk melakukan atau media
pengamata pada teman-teman di kelasnya pemamparan
materi yang
digunakan

Evidens:
Dokumentasi
kegiatan
pembelajaran di
kelas
3.4. Memberikan penugasan berupa pengisian Output: 18 April 2022
lembar kerja susai dengan pengamatan Hasil
yang sudah dilakukan penugasan
siswa atau
pengisian
lembar kerja

Evidens:
Dokumentasi
kegiatan
penugasan
3.5. Melaksanakan metode permainan “Hai! Output: 25 April 2022

70
Penjadwalan
Tanggal
No. Kegiatan/Tahapan Kegiatan Output/Hasil April Mei
Pelaksanaan
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Kenali Aku” berdasarkan penugasan Terlaksananya
lembar kerja yang sudah dikumpulkan oleh permainan “Hai!
peserta didik Kenali Aku”

Evidens:
Dokumentasi
kegiatan
permainan “Hai!
Kenali Aku”
3.6. Melakukan refleksi dan penguatan konsep Output: 25 April 2022
kegiatan layanan klasikal yang sudah Pengetahuan
dilakukan dan
keterampilan
baru yang
dipahami
peserta didik

Evidens:
Dokumentasi
kegiatan
refleksi
kegiatan
layanan
bimbingan
klasikal
7. Pelaksanaan Evaluasi Layanan dan Pelaporan Terusunnya 25 April – 31 Mei
hasil 2022
pengolahan
evaluasi dan
laporan
aktualisasi

71
Penjadwalan
Tanggal
No. Kegiatan/Tahapan Kegiatan Output/Hasil April Mei
Pelaksanaan
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
4.1. Melaksanakan evaluasi layanan melalui Output: 25 April 2022
asesmen kemampuan interaksis siswa Terusunnya
dalam menjalin pertemanan di kelas hasil
pengolahan
evaluasi dan
laporan
aktualisasi

Evidens:
Dokumentasi
kegiatan
evaluasi
4.2. Melakukan pengolahan dan interpretasi Output: 26 – 28 April 2022
dari hasil asesmen kemampuan interaksis Terusunnya
siswa dalam menjalin pertemanan di kelas hasil
pengolahan
evaluasi dan
laporan
aktualisasi

Evidens:
Data analisis
dan interpretasi
angket evaluasi
layanan
4.3. Membuat laporan rangkaian kegiatan Output: 12 – 28 Mei 2022
aktualisasi yang telah dilakukan Terusunnya
hasil
pengolahan
evaluasi dan
laporan

72
Penjadwalan
Tanggal
No. Kegiatan/Tahapan Kegiatan Output/Hasil April Mei
Pelaksanaan
1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
aktualisasi

Evidens:
Data laporan
aktualisasi
4.4. Menyampaika laporan kepada mentor dan Output: 31 Mei 2022
coach laporan aktualisasi yang telah Terusunnya
disusun hasil
pengolahan
evaluasi dan
laporan
aktualisasi

Evidens:
Dokumentasi
pelaporan hasil
aktualisasi

73
D. Aktor yang Terlibat dan Perannya dalam Aktualisasi
Dalam pelaksanaan kegiatan aktualisasi banyak aktor atau pihak-
pihak yang terlibat dan berperan dalam kegiatan aktualisasi. Pihak-
pihak tersebut berperan sesuai dengan perannya masing-masing.
Pihak-pihak yang akan terlibat untuk dapat menyelesaikan
permasalahan Rendahnya kemampuan siswa dalam menjalin
interaksi pertemanan di sekolah adalah sebagai berikut :

Tabel 4. 4:Pihak-pihak yang terlibat dan peran dalam Kegiatan Aktualisasi

No Pihak/aktor yang terlibat Peran dalam kegiatan aktualisasi Keterangan


Sebagai mentor dalam kegiatan aktualisasi.
1. Damiri, M.Pd. Kepala SMP
Kepala sekolah bertanggungjawab dalam
Negeri 242
memberikan bimbingan dan arahan selama
Jakarta
pelaksanaan kegiatan aktualisasi.
Memberi masukan saran dan rekan diskusi
2. Mihtahul Qowim, M.Pd. Wakil Kepala
dalam melaksanakan kegiatan layanan
Sekolah Bidang
klasikal
Kurikulum

3. Drs. Winarto Memberi masukan saran dan rekan diskusi Rekan Sejawat
Dra. Anna Rismaria H dalam melaksanakan kegiatan layanan
klasikal

4. Wali Kelas Memberi masukan saran dan rekan diskusi Rekan Sejawat
dalam melaksanakan kegiatan layanan
klasikal

5. Peserta Didik VII B Subjek aktualisasi mendukung Subjek Kegiatan


terlaksananya kegiatan layanan klasikal

6. Orang Tua/ Wali Murid Mendampingi peserta didik dan mendukung Orang Tua/ Wali
VII B terlaksananya pembelajaran tatap muka di Murid
sekolah

74
BAB V
PELAKSANAAN AKTUALISASI

A. Deskripsi Proses Aktualisasi Nilai-nilai Dasar PNS


Pelaksanaan kegiatan aktualisasi dilaksanakan pada tanggal 07
April 2022 sampai dengan 2 Juni 2022 di SMP Negeri 242 Jakarta.
Terdapat empat kegiatan yang dilakukan dalam menyelesaikan isu
terpilih dan di dalam setiap kegiatan diterapkan nilai-nilai dasar PNS
yaitu BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Adapun uraian berikut ini
menjelaskan deskripsi proses implementasi nilai-nilai dasar PNS pada
setiap tahapan kegiatan :
Kegiatan 1 : Penyusunan Rencana Kegiatan Layanan Klasikal
Berbasis Experience Learning dengan Metode Permainan
1.1. Melakukan konsultasi dengan mentor dan meminta
persetujuan terkait rencana kegiatan yang akan dilakukan
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Hasil aktualisasi pada tahapan kegiatan ini adalah
tersedianya surat persetujuan mentor dan dokumentasi
konsultasi. Sebelum melakukan konsultasi dengan mentor
saya terlebih dahulu menanyakan kesediaan dan waktu
luang dari mentor untuk menghargai jadwal dan kegiatan dari
pimpian sebagai bentuk penerapan nilai peduli dan
menghargai perbedaan. Sebelum menemui mentor untuk
berkonsultasi saya telah terlebih dahulu melakukan kajian
literasi dan mecari referensi tentang penerapa layanan
klasikal berbasis experience learning dari beberapa sumber
sebagai bentuk dari penerapan nilai kinerja terbaik dan
learning agility.

Gambar 5.1: Dokumentasi menanyakan kesediaan mentor

75
Konsultasi dengan mentor dilakukan pada hari Kamis,
07 April 2022. Saya telah berkonsultasi terkait dengan
kegiatan aktualisasi yang akan saya lakukan, yaitu
melakukan kegiatan layanan bimbingan klasikal berbasis
experience learning dengan menggunakan metode
permainan pada kelas VII B untuk mewujudkan nilai kualitas
serta kepuasan terhadap peserta didik. Kegiatan tersebut
dilakukan dalam rangka penyelesaian masalah rendahnya
kemampuan siswa dalam menjalin interaksi sosial. Dalam
kegiatan konsultasi saya telah menunjukan data yang
berkaitan dengan rendahnya kemampuan siswa dalam
menjalin interaksi sosial sebagai bentuk dari integritas,
transparan dan dapat dipercaya.

Gambar 5.2: Dokumentasi kegiatan konsultasi dengan mentor

76
Link Video Konsultasi : https://bit.ly/KonsultasiKepalasekolah
Selanjutnya saya telah berkonsultasi dan meminta
persetujuan mentor terkait rencana kegiatan yang akan
dilakukan yang memuat tahapan-tahapan dari model
pembelajaran berbasis experience learning. Saat menemui
mentor saya juga menggunakan seragam yang sesuai pada
hari tersebut serta menggunakan kelengkapa atribut hal ini
mewujudkan nilai komitmen, dedikasi dan nasionalisme.
Dalam hal ini mentor menyetujui kegiatan tersebut dilakukan
dalam dua kali pertemuan tatap muka pada kelas VII B
sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Saya telah saling peduli dan menghargai perbedaan


dengan menerima masukan dari mentor yaitu dalam
melaksanakan kegiatan layanan bimbingan klasikal dengan
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100% ini, harus
memperhatikan protokol kesehatan yang ketat meskipun
materi yang disampaikan terkait dengan interaksi sosial
namun tetap mengedepankan protokol kesehatan. Masukan
dari mentor akan dijadikan perhatian dan akan diterapkan
pada kegiatan yang akan dilakukan sebagai bentuk dari
menghargai perbedaan dan selaras.

77
Gambar 5.3: Surat pesetujuan mentor terkait rencana kegiatan
aktualisasi

b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak
terdapat kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan
dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang telah
ditentukan.

c. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana.

78
1.2. Melakukan diskusi dengan rekan sejawat mata pelajara BK
terkait rencana kegiatan yang akan dilakukan.
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Setelah melakukan konsultasi dengan mentor, maka
selanjutnya melakukan diskusi dengan rekan guru BK.
Sebelum melakukan diskusi saya telah saling peduli dan
menghargai perbedaan dengan terlebih dahulu menanyakan
tentang kesediaan dan waktu luang dari rekan sejawat untuk
menghargai waktu dan jadwal kegiatan beliau sebagai
bentuk dari penerapan nilai peduli dan menghargai
perbedaan terhdap rekan sejawat.

Gambar 5.4: Dokumentasi menanyakan kesediaan rekan guru BK

Diskusi dengan rekan sejawat dilakukan pada hari Kamis,


07 April 2022 di ruang BK. Saya berdiskusi dengan rekan
guru BK terkait dengan kegiatan aktualisasi yang akan saya
lakukan, yaitu melakukan kegiatan layanan bimbingan
klasikal berbasis experience learning dengan menggunakan
metode permainan pada kelas VII B hal ini mewujudkan nilai

79
dedikasi dan nasionalisme. Kegiatan tersebut dilakukan
dalam rangka penyelesaian masalah rendahnya kemampuan
siswa dalam menjalin interaksi sosial yaitu mewujudkan nilai
responsiv. Dalam kegiatan konsultasi ditunjukan data yang
berkaitan dengan rendahnya kemampuan siswa dalam
menjalin interaksi sosial sebagai bentuk dari integritas,
transparan dan dapat dipercaya.

Gambar 5.5: Dokumentasi kegiatan diskusi dengan rekan guru BK

Link video diskusi : https://bit.ly/KonsultasiRekanSejawat


Selanjutnya saya berdiskusi terkait rencana kegiatan
yang akan dilakukan yang memuat tahapan-tahapan dari
model pembelajaran berbasis experience learning
penerapan dari nilai kesediaan kerja sama. Dalam hal ini
rekan sejawat memberikan masukan bahwa dalam
melaksanakan kegiatan layanan klasikal, terlebih dahulu
disampaikan kepada peserta didik terkait tujuan
pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan pada awal
kegiatan. Masukan selanjutnya adalah untuk lebih
memperhatikan alokasi waktu, mengingat keterbatasan jam
BK pada bulan Ramadhan yang hanya 1 jam pelajaran
selama seminggu (30 menit). Masukan tersebut akan

80
dijadikan perhatian dalam menyusuh kegiatan dalam rangka
mewujudkan nilai selaras.
Sesuai dengan peraturan yang saat ini berlaku yaitu
pembelajaran tatap muka dengan kapasitas siswa 100%,
maka berdasarkan hasil diskusi dengan rekan sejawat
makan akan disusun rencana kegiatan layanan bimbingan
klasikal yang akan diterapkan sesuai dengan kondisi
pembelajaran saat ini dalam ranngka mewujudkan nilai
antusias terhadap perubahan dan proaktif.

b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak
terdapat kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan
dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang telah
ditentukan.

c. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana

1.3. Menyusun rencana kegiatan layanan klasikal berbasis


experience learning dengan metode permainan
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Setelah melakukan konsultasi dan meminta persetujuan
mentor, serta dilakukan konsultasi dengan rekan guru BK
saya telah berkomitmen memberikan pelayanan prima demi
kepuasan masyarakat maka disusunlah rencana kegiatan
layanan bimbingan klasikal berbasis experience learning
dengan menggunakan metode permainan dalam rangka

81
memfasilitasi siswa dalam mengembangkan keterampilan
interaksi sosialnya hal ini mewujudkan nilai kualitas dan
kepuasan terhadap peserta didik. Kegiatan tersebut disusun
sesuai dengan acuan yaitu syntax dari model pembelajaran
experience learning sebagai bentuk dari nilai inegritas.
Dalam kegiatan layanan bimbingan klasikal saya
menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi yang
dapat melibatkan keaktifan siswa di kelas. Hal ini
mewujudkan nilai inovasi dan proaktif terhadap peserta
didik. Dalam Menyusun rencana kegiatan layanan saya telah
terus belajar dan mengembangkan kapabilitas dengan
terlebih dahulu melakukan kajian literasi terkait dengan
pembelajaran experience learning hal ini mewujudkan nilai
kinerja terbaik.

Gambar 5.6: Rencana Kegiatan Layanan Klasikal

82
b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak
terdapat kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan
dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang telah
ditentukan.

c. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana.

Kegiatan 2 : Penyusunan Perangkat Layanan Bimbingan Klasikal


dengan model Experience Learning

83
2.1. Menyusun materi kegiatan layanan klasikal berbasis
experience learning
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Tahapan kegiatan yang pertama adalah melakukan
penyusun materi kegiatan layanan bimbingan klasikal yang
dilakukan pada tanggal 9 April 2022. Dalam menyusun
materi tersebut saya telah berkomitmen memberikan
pelayanan prima demi kepuasan masyarakat, dengan
dengan menyusun materi sesuai dengan tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai yaitu meningkatkan
kemampuan siswa dalam menjalin interaksi pertemanan di
kelas. Sebagai bentuk memahami kebutuhan siswa dalam
pembelajaran. Hal ini mewujudkan nilai responsivitas dan
kualitas terhadap peserta didik. Saya telah bertanggung
jawab atas kepercayaan yang diberikan sebagai sebagai
guru BK kelas VII, dengan membuat Menyusun materi
kegiatan menggunakan sumber dan literasi terpercaya.
Sebagai bentuk pelaksanaan tugas dengan jujur dan
berintegritas tinggi. Hal ini mewujudkan nilai berintegritas
dan dapat dipercaya terhadap peserta didik dan unit kerja.

Gambar 5.7: Dokumentasi Menyusun Materi Kegiatan Layanan

84
Link referensi Materi : https://www.kelaspintar.id/blog/inspirasi/tips-

mendapatkan-teman-baru-di-sekolah-12592/

Materi yang akan disajikan dalam kegiatan layanan


bimbingan klasikal berbasis experience learning berjudul
Interaksi Pertemanan dan Mengenal Teman Dikelas. Dalam
Menyusun materi saya telah terus belajar mengembangkan
kapabilitas dengan melakukan pembelajaran mandiri melalui
studi literasi dari berbagai sumber untuk melaksanakan
tugas dengan kualitas atau kinerja terbaik. Saya telah
berdedikasi dan mengutamakan kepentingan negara,
dengan memegang teguh ideologi Pancasila dalam hal ini
sila ke-3 yaitu dalam menyusun materi kegiatan layanan
selalu menekankan nilai persatuan tidak mencela dan
merendahkan fisik atau latar budaya teman lainnya di kelas
dan mengedepankan nilai-nilai persatuan. Hal ini
mewujudkan nilai nasionalisme dan komitmen terhadap
negara.

Gambar 5.8: Lampiran Materi Interaksi Pertemanan dan Mengenal


Teman di Kelas

85
b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak
terdapat kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan
dengan baik dan selesai lebih cepat dari jadwal yang telah
ditentukan.

c. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana.
2.2. Membuat Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) berbasis
experience learning dengan metode permainan.
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Tahapan kegiatan yang kedua adalah melakukan
pembuatan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) kegiatan
layanan bimbingan klasikal yang dilakukan pada tanggal 10
April 2022. Dalam membuat RPL Saya telah berkomitmen
memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat,
dengan dengan Menyusun RPL layanan klasikal sesuai
kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan menggunakan
model experience learning. Sebagai bentuk memahami
kebutuhan siswa dalam pembelajaran. Hal ini mewujudkan
nilai responsivitas dan kualitas terhadap peserta didik.
Selain itu saya juga telah bertanggung jawab atas

86
kepercayaan yang diberikan sebagai sebagai guru BK kelas
VII, dengan membuat dan menyusun RPL kegiatan klasikal
sendiri tidak mengambil ataupun menjiplak milik orang lain.
Sebagai bentuk pelaksanaan tugas dengan jujur dan
berintegritas tinggi. Hal ini mewujudkan nilai berintegritas
dan dapat dipercaya terhadap peserta didik dan unit kerja.

Gambar 5.9: Dokumentasi Kegiatan Menyusun RPL

Dalam membuat RPL saya juga melibatkan wakil


kepala sekolah bidang kurikulum untuk berkonsultasi terkait
dengan RPL yang disusun. Konsultasi dilakukan pada haris
Senin 11 April 2022, pada kegiatan konsultasi tersebut saya
mendapat beberapa masukan untuk mempermudah kegiatan
yang akan dilakukan diantaranya yaitu masukan agar
memperhatikan alokasi waktu serta jadwal kegiatan siswa
pada bulan Ramadhan. Selain itu diberikan pula usul untuk
melakukan kegiatan asesmen kepada siswa melalui grup
whatsapp kelas di hari sebelumnya untuk mengoptimalkan
waktu yang ada. Segala saran dan masukan saya jadikan
perhatian untuk perbaikan RPL yang saya buat, saya saling
peduli dan menghargai perbedaan dengan
mengkonsultasikan RPL yang sudah dibuat kepada atasan
dan meminta arahan, masukan ataupun perbaikan jika
terdapat hal-hal yang belum sesuai dalam rangka

87
membangun lingkungan kerja yang kondusif. Hal ini
mewujudkan nilai peduli, perbedaan dan selaras.

Gambar 5.10: Dokumentasi kegiatan konsultasi dengan wakil kepala


sekolah bidang kurikulum

Link Video Konsultasi : https://bit.ly/Konsultasirekansejawat

Penyusunan langkah-langkah kegiatan di dalam RPL


tentunya memperhatikan bebera hal, diantaranya saya telah
berdedikasi dan mengutamakan kepentingan negara,
dengan memegang teguh ideologi Pancasila dan
menerapkan dalam kegiatan sehari-hari dalam hal ini sila ke-
1 yaitu dalam menyusun kegiatan layanan selalu
menekankan nilai ketuhanan dengan mengucapkan salam
kepada siswa dan selalu mengawali pembelajaran dengan
memita siswa berdoa terlebih dahulu. Hal ini mewujudkan
nilai nasionalisme dan komitmen terhadap negara. Saya
juga telah terus berinovasi dan antusian dalam menghadapi
perubaha, dengan memilih menggunakan media
pembelajaran berbasis teknologi dalam memaparkan materi
pada saat kegiatan layanan klasikal. Tindakan yang saya
lakukan dalam rangka terus berinovasi dan mengembangkan
kreatifitas. Hal ini mewujudka nilai inovasi dan perubahan
terhadap peseta didik.

88
b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak
terdapat kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan
dengan baik dan selesai lebih cepat dari jadwal yang telah
ditentukan.

c. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana

89
2.3. Membuat instrument evaluasi layanan terkait kemampuan
interaksi pertemanan peserta didik
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Tahapan kegiatan yang ketiga adalah melakukan
pembuatan instrumen evaluasi layanan bimbingan klasikal
untuk siswa yang juga dilakukan pada tanggal 10 April 2022
bersamaan dengan pembuatan RPL. Saya telah
bertanggungjawab atas kepercayaan yang diberikan sebagai
sebagai BK kelas VII, dengan menyusun intrumen evaluasi
layanan terkait kemampuan interaksi pertemanan peserta
didik sesuai dengan kisi-kisi dan indikator yang ada dalam
rangka menjalankan tugas dengan cermat dan berintegritas
tinggi. Hal ini mewujudka nilai berintegritas, dan dapat
dipercaya terhadap unit kerja. Dalam pembuatan instrumen
saya telah terus belajar dan mengembangkan kapabilitas,
dengan terlebih dahulu malakukan kajian literasi dan mencari
referensi tentang aspek dan indikator evaluasi kemampuan
interaksi pertemanan sebelum Menyusun intumen dan form
evaluasi. Hal ini mewujudkan nilai kinerja terbaik dan
learning agility terhadap pimpinan.
Gambar 5.11: Dokumentasi Pembuatan Instrumen Evaluasi Layanan

90
Pembuatan instrument untuk melakukan asesmen
kemampuan interaksi pertemanan pada siswa dibuat dalam
bentuk googleform agal lebih efektif da efisien. Saya telah
terus berinovasi dan antusian dalam menghadapi
perubahan, dengan mengembangka kemampuan digital skill
dalam hal ini membuat form evaluasi memanfaatkan
teknologi googleform sehingga form evaluasi tersedia dalam
bentuk paperless. Hal ini mewujudkan nilai Inovasi terhadap
peserta didik. Selain itu saya juga telah membangun
kerjasama yang sinergis, dengan melibatkan semua siswa
untuk mengisi form evaluasi layanan klasikal serta
melibatkan orang tua dalam mengingatkan siswa untuk
megisi form tersebut. Hal ini saya lakukan dalam rangka
memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk
berkontribusi mewujudkan kegiatan pembelajaran yang
berkualitas. Hal ini mewujudkan nilai kesediaan untuk
bekerjasama dan sinergi untuk hasil yang lebih baik
terhadap peserta didik dan orang tua siswa dengan link
asesmen sebagai berikut: http://bit.ly/AsesmenKetSOS

Gambar 5.12: Tangkapan layer form asesmen keterampilan interaksi


pertemanan siswa

91
Dalam pembuatan instrument evaluasi saya juga
melibatkan wakil kepala sekolah bidang kurikulum yaitu
melakukan konsultasi terkait dengan instrument evaluasi
serta bersamaan juga dengan mengkonsultasikan RPL yang
sudah saya buat yaitu pada hari Senin11 April 2022. Saya
akan saling peduli dan menghargai perbedaan dengan
mengkonsultasikan RPL yang sudah dibuat kepada atasan
dan meminta arahan, masukan ataupun perbaikan jika
terdapat hal-hal yang belum sesuai dalam rangka
membangun lingkungan kerja yang kondusif. Hal ini
mewujudkan nilai peduli, perbedaan dan selaras.

Gambar 5.13: Dokumentasi kegiatan konsultasi dengan wakil kepala


sekolah bidang kurikulum

Link Video Konsultasi : https://bit.ly/Konsultasirekansejawat

92
Gambar 5.14: Lembar bukti konsultasi dengan wakil kepala sekolah
bidang kurikulum

b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak
terdapat kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan
dengan baik dan selesai lebih cepat dari jadwal yang telah
ditentukan.

c. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana

93
2.4. Konsultasi dan meminta persetujuan kepada mentor
Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) dan Instrumen
evaluasi yang telah dibuat
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Tahapan kegiatan yang keempat adalah melakukan
konsultasi dan meminta persetujuan kepada mentor terkait
dengan RPL dan Intrumen evaluasi yang telah dibuat dan
sebelumnya telah dikonsultasikan dengan wakil bidang
kurikulum. Tahapan kegiatan ini dilakukan pada tanggal 12
April 2022. Saya saling peduli dan menghargai perbedaan
dengan melaporakan dan mengkonsultasikan RPL yang
sudah dibuat kepada atasan serta meminta arahan,
masukan ataupun perbaikan jika terdapat hal-hal yang belum
sesuai dalam rangka membangun lingkungan kerja yang
kondusif. Hal ini mewujudkan nilai perbedaan dan selaras.

Gambar 5.15: Dokumentasi konsultasi dan meminta persetujuan mentor

Link Video Konsultasi : https://bit.ly/KonsultasiKepalaSekolah

Saya bertanggungjawab atas kepercayaan yang


diberikan sebagai sebagai guru BK kelas VII, dengan
melaporkan terlebih dahulu kepada atasan terkait RPL dan

94
Instrumen evaluasi yang sudah saya buat serta meminta
persetujuan sebelum digunakan. Sebagai bentuk
menjalankan tugas dengan jujur dan bertanggung jawab. Hal
ini mewujudka nilai berintegritas, dan dapat dipercaya
terhadap pimpinan. Dalam pertemuan tersebut mentor
memberikan beberapa masukan yang membangun serta
menyetujui RPL dan intrumen evaluasi yang sudah dibuat.
Saya terus belajar dan mengembangkan kapabilitas, dengan
membuat Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) satu lembar
sesuai dengan acuan Surat Edaran Kemendikbud no.14
tahun 2019 tentang penyederhanaan RPP dalam rangka
melaksanakan tugas dengan kualitan terbaik. Hal ini
mewujudkan nilai kinerja terbaik dan ahli dibidangnya.

Gambar 5.16: Dokumentasi surat persetujuan Mentor terkait RPL dan


Instrumen Evaluasi

95
d. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak
terdapat kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan
dengan baik dan selesai lebih cepat dari jadwal yang telah
ditentukan.

e. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana

Kegiatan 3 : Pelaksanaan Layanan Bimbingan Klasikal Berbasis


Experience Learning dengan metode permainan
3.1. Meminta izin kepada mentor untuk melaksanakan layanan
bimbingan klasikal berbasis experience learning yang akan
dilakukan.
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Tahapan kegiatan yang pertama adalah meminta izin
kepada mentor untuk melaksanakan layanan yang dilakukan
pada tanggal 12 April 2022. Saya telah komitmen
memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat
dengan menyusun kegiatan layanan sesuai dengan
kebutuhan atau permasalahan yang ada pada peserta didik
kelas VII B hal ini mewujudkan nilai kualitas dan kepuasan.
Selain itu saya telah bertanggungjawab atas kepercayaan
yang diberikan sebagai sebagai BK kelas VII, dengan
meminta izin kepada pimpinan terkait dengan pelaksanaan
kegiatan layanan bimbingan klasikal berbasis experience
learning yang akan dilakukan sesuai dengan acuan Rencana

96
Pelaksanaan Layanan pada kelas VII B. Hal ini mewujudka
nilai berintegritas, dan dapat dipercaya terhadap pimpinan.
Saya telah terus belajar dan mengembangkan
kapabilitas, dengan membuat rencana pelaksanaan layanan
klasikal sesuai dengan format acuan yang ada dalam
Pandua Operasional BK (POP BK) dalam rangka
melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik . Hal ini
mewujudkan nilai kinerja terbaik dan ahli dibidangnya.

Gambar 5.17: Dokumentasi meminta izin melaksanakan layanan pada


mentor

Link Video: https://bit.ly/KonsultasiKepalaSekolah

Saya telah saling peduli dan menghargai perbedaan


dengan berkonsultasi dan meminta izin kepada pimpinan
terlebih dahulu terkait dengan kegiatan layanan bimbingan
klasikal berbasis experience learning yang akan dilakukan,
dalam rangka membangun lingkungan kerja yang kondusif.
Hal ini mewujudkan nilai selaras dan perbedaan. Dalam hal
ini mentor memberikan izin untuk dilaksanakannya kegiatan
tersebut dengan mempertimbangkan melaksanakan lebih
awal dari jadwal mengingat sudah mendekati waktu libur

97
lebaran serta kegiatan pesantren Ramadhan yang akan
dilaksanakan disekolah.

Gambar 5.18: Lampiran Surat Persetujuan Mentor

b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak terdapat
kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan dengan baik
dan selesai lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.

98
c. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana.

3.2. Melakukan asesmen terkait kemampuan interaksi siswa


dalam menjalin pertemanan di kelas.
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Tahapan kegiatan yang kedua adalah melakukan
asesmen interaksi pertemanan pada siswa kelas VII B 12
April 2022. Dalam melakukan asesmen saya telah
berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan
masyarakat, dengan menjelaskan kepada peserta didik
terkait cara pengisian asesmen kemampuan interaksis siswa
dalam menjalin pertemanan dengan menampilkan sikap
yang ramah, cekatan, solutif dan dapat diandalkan. Hal ini
mewujudka nilai kualitas dan kepuasan terhadap peserta
didik.Saya saling peduli dan menghargai perbedaan dengan
melakukan asesmen sesuai dengan masukan yang diberikan
oleh wakil kepala sekolah bidang kurikulum yaitu melakukan
asesmen pada satu hari sebelumnya dilaksanakannya
layanan agar memaksimalkan waktu yang ada. Hal ini
mewujudkan nilai selaras dan perbedaan.
Selain itu saya telah terus berinovasi dan antusian
dalam menghadapi perubahan, dengan mengembangka
kemampuan digital skill dalam hal ini memanfaatkan platform
digital pada kegiatan pengisian asesmen terkait kemampuan
interaksis siswa dalam menjalin pertemanan, soal asesmen
dibuat dalam bentuk paperless. Hal ini mewujudkan nilai

99
Inovasi dan proaktif terhadap peserta didik. Asesmen dapat
dilihat pada link berikut http://bit.ly/AsesmenKetSOS

Gambar 5.19: Tangkapan Layar Melakukan Asesmen pada kelas VII B

Dalam melakukan asesmen kepada siswa kelas VII B


saya telah membangun kerjasama yang sinergis, dengan
berkoordinasi dengan wali murid VII B dan meminta bantuan
wali murid untuk ikut serta memastikan dan mengingatkan
kembali para siswanya untuk melakukan pengisian terhadap
asesmen kemampuan interaksis siswa dalam menjalin
pertemanan melalui link asesmen yang sudah diberikan. Hal
ini mewujudkan nilai kesediaan untuk bekerjasama dan
sinergi untuk hasil yang lebih baik terhadap rekan
sejawat.

100
Gambar 5.20: Dokumentasi Pengisian Asesmen Oleh siswa VII B

b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak
terdapat kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan
dengan baik dan selesai lebih cepat dari jadwal yang telah
ditentukan.

c. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana.

101
3.3. Memaparkan materi layanan klasikal tentang mengenal
teman dikelas dan meminta siswa untuk melakukan
pengamata pada teman-teman di kelasnya.
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Tahapan kegiatan yang ketiga adalah melaksanakan
kegiatan layanan yaitu memaparkan materi terkait dengan
mengenal teman dan interaksi pertemanan di kelas yang
dilakukan pada tanggal 13 April 2022 di kelas VII B. Saya
telah berkomitmen memberikan pelayanan prima demi
kepuasan masyarakat, dengan mengajar menggunakan
bahasa yang ramah dan media yang interaktif yang dapat
megembangka kemampuan interaksis sosial siswa. Sebagai
bentuk memahami kebutuhan siswa. Hal ini mewujudka nilai
kualitas dan kepuasan terhadap peserta didik. Selain itu
saya telah terus berinovasi dan antusias dalam menghadapi
perubahan, dengan mengembangka kemampuan digital skill
dalam hal ini menggunakan media pembelajaran berbasis
teknologi yang menunjang kegiatan layanan klasikal berbasis
experience learning degan metode permainan. Hal ini
mewujudkan nilai Inovasi dan proaktif terhadap peserta
didik.

102
Gambar 5.21: Slide PPT Materi Mengenal Teman dan Interaksi
Pertemanan di Kelas

Link PPT Mater :


https://docs.google.com/presentation/d/1lWte9u28KOuCh-
BhAL54Cmf2XntRVL_s/edit?
usp=sharing&ouid=109858537201735798978&rtpof=true&sd
=true

Dalam menyampaikan materi saya bertanggung jawab


atas kepercayaan yang diberikan sebagai sebagai guru BK
kelas VII, dengan menyampaikan materi sesuai dengan RPL
yang telah disusun dan memulai serta mengakhiri jam
pelajaran sesuai jadwal yang ditetapkan. Sebagai bentuk
pelaksanaan tugas dengan disiplin dan berintegritas tinggi.
Hal ini mewujudkan nilai integritas dan dapat dipercaya
terhadap peserta didik. Selain itu saya telah saling peduli
dan menghargai perbedaan. Dengan memberikan
kesempatan siswa untuk berdoa sesuai dengan keyakinan
masing-masing sebelum mulai belajar. Sebagai bentuk
peduli serta menghargai perbedaan agama yang dianut
siswa. Hal ini mewujudkan nilai peduli dan menghargai
perbedaan terhadap peserta didik.

103
Gambar 5.22: Dokumentasi Penyampaian Materi Mengenal Teman dan
Interaksi Pertemanan di Kelas

Link video : http://bit.ly/39fZawZ

b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak
terdapat kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan
dengan baik dan selesai lebih cepat dari jadwal yang telah
ditentukan.

c. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana.

104
3.4. Memberikan penugasan berupa pengisian lembar kerja
susai dengan pengamatan yang sudah dilakukan
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Tahapan kegiatan yang keempat adalah memberikan
penugasan kepada siswa berupa melakukan pengamatan di
kelas selama satu minggu da mengisi lembar kerja
berdasarkan hasil pengamatan yang sudah dilakukan.
Tahapan kegiatan ini dilakukan pada tanggal 13 April 2022.
Saya telah berkomitmen memberikan pelayanan prima demi
kepuasan masyarakat dalam hal ini pada peserta didik,
dengan menjelaskan penugasan menggunakan bahasa
yang ramah serta mudah dipahami oleh siswa. Hal ini
mewujudka nilai kualitas dan kepuasan terhadap peserta
didik. Selain itu saya telah terus berinovasi dan antusias
dalam menghadapi perubahan, dengan mengembangka
kemampuan digital skill dalam hal ini memanfaatkan platform
digital pada kegiatan pengisian penugasan siswa,
berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan
sehingga berbentuk paperless. Hal ini mewujudkan nilai
Inovasi dan proaktif. Link penugasan:
https://bit.ly/PenugasanInteraksiPertemanan

Gambar 5.23: Tangkapan Layar Form Penugasan

105
Gambar 5.24: Dokumentasi Pemberian Penugasan pada Siswa Kelas
VII B

Dalam mengerjakan penugasan siswa menemui


beberapa masalah ataupun kendala sebagai guru BK saya
telah terus belajar dan mengembangakan kapabilitas,
dengan senantiasa membantu siswa yang mengalami
kesulitan terutama dalam memahami penugasan yang
diberikan. Sebagai bentuk membantu orang lain untuk
belajar. Hal ini mewujudka nilai Ahli dibidangnya dan
memberikan kinerja terbaik terhadap peserta didik. Selain
itu saya telah berdedikasi dan mengutamakan kepentingan
negara, dengan memegang teguh ideologi Pancasila dan
menerapkan dalam kegiatan sehari-hari dalam hal ini sila ke-
3 yaitu menekankan kepada siswa dalam pegerjaan
penugasan setelah siswa melakukan pengamatan haruslah
menjunjung nilai-nilai persatuan dan menghargai perbedaan
yang ada pada dirinya dan teman-teman dikelasnya. Hal ini
mewujudkan nilai nasionalisme dan komitmen terhadap
peserta didik.

106
Gambar 5.25: Dokumentasi Pengisian Tugas Oleh Siswa VII B

b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak
terdapat kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan
dengan baik dan selesai lebih cepat dari jadwal yang telah
ditentukan.

c. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana

107
3.5. Melaksanakan metode permainan “Hai! Kenali Aku”
berdasarkan penugasan lembar kerja yang sudah
dikumpulkan oleh peserta didik.
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Tahapan kegiatan yang kelima adalah melaksanakan
metode permainan “Hai! Kenali Aku” berdasarkan
pengamatan yang sudah dilakukan siswa serta pengisian
lembar kerja, kegiatan ini dilakukan pada tanggal 21 April
2022 di kelas VII B. Saya telah bertanggung jawab atas
kepercayaan yang diberikan sebagai sebagai guru BK kelas
VII, dengan melaksanakan kegiatan layanan klasikal
berbasis experience learning degan metode permainan
sesuai dengan RPL dan tatacara permainan yang sudah
disusun. Sebagai bentuk pelaksanaan tugas dengan disiplin
dan berintegritas tinggi. Hal ini mewujudkan nilai integritas
dan konsisten terhadap peserta didik.

Gambar 5.26: Dokumentasi kegiatan permainan “Hai! Kenali Aku”

Link Video: https://bit.ly/prospem

108
Dalam melaksanakan kegiatan permainan,
ditampilkan hasil pengisian penugasan siswa menggunakan
media yang menunjang agar memudahkan kegiatan
tersebut. Saya telah terus berinovasi dan antusian dalam
menghadapi perubahan, dengan mengembangka
kemampuan digital skill dalam hal ini menggunakan media
pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif pada
kegiatan layanan klasikal berbasis experience learning
degan metode permainan. Hal ini mewujudkan nilai Inovasi
dan proaktif terhadap peserta didik. Selain itu Saya telah
membangun kerjasama yang sinergis, dengan melibatkan
siswa secara aktif selama kegiatan layanan klasikal dengan
metode permainan. Hal tersebut saya lakukan untuk
memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk
berkontribusi untuk mewujudkan kegiatan pembelajaran
yang bermakna. Hal ini mewujudkan nilai kesediaan mau
bekerjasama dan sinergi untuk hasil yang lebih baik
terhadap peserta didik.
b. Kendala pelaksanaan
kendala yang dihadapi saat pelaksanaan tahapan
kegiatan ini adalah harus menyesuaikan dengan agenda
sekolah dan memperhatikan jadwal libur hari raya idul fitri di
sekolah.

c. Solusi
Solusi yang dilakukan adalah dengan mengatur ulang
jadwal pelaksanaan dan berkoordinasi dengan wakil kepala
sekolah bidang kurikulum terkait dengan perubahan jadwal.

109
3.6. Melakukan refleksi dan penguatan konsep kegiatan layanan
klasikal yang sudah dilakukan
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Tahapan kegiatan yang keenam adalah melakukan
refleksi dan penguatan konsep dari seluruh rangkaian
kegiatan yang sudah dilalui kepada siswa yang dilakukan
pada tanggal 21 April 2022 di kelas VII B. Saya telah
berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan
masyarakat dalam hal ini pada peserta didik, dengan
melakukan kegiata tanya jawab untuk mengetahui sejauh
mana pemahaman siswa terkait kegiatan layanan bimbingan
klasikal yang sudah dilakukan, dalam rangka melakukan
perbaikan tanpa henti. Hal ini mewujudkan nilai kualitas dan
kepuasan tehadap peserta didik.

Gambar 5.27: Dokumentasi kegiatan refleksi dan penguatan konsep

Dalam kegiatan refleksi yang berupa Tanya jawab


dengan siswa, saya telah saling peduli dan menghargai
perbedaan, dengan memberikan kesempatan siswa untuk
menyampaikan refleksi pembelajaran yang sudah dilakukan

110
dan menghargai seitap papun yang disampaikan oleh siswa.
Sebagai bentuk peduli serta menghargai perbedaan
pendapat dan pemikiran siswa. Hal ini mewujudkan nilai
peduli dan menghargai perbedaan terhadap peserta didik.
Selain itu saya membangun kerjasama yang sinergis,
dengan melibatkan siswa secara aktif dalam melakukan
refleksi pembelajaran serta memberika penguatan konsep
terhadap materi yang sampaikan. Hal tersebut saya lakukan
untuk memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk
berkontribusi untuk mewujudkan kegiatan pembelajaran
yang bermakna. Hal ini mewujudkan nilai kesediaan mau
bekerjasama dan sinergi untuk hasil yang lebih baik
terhadap peserta didik.

b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak
terdapat kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan
dengan baik sesuai dengan jadwal yang sudah di atur
kembali menyesuaikan kegiatan sekolah.

c. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana.

Kegiatan 4 : Pelaksanaan Evaluasi Layanan dan Pelaporan


4.1. Melaksanakan evaluasi layanan melalui asesmen
kemampuan interaksi siswa dalam menjalin pertemanan di
kelas.

111
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Tahapan kegiatan yang pertama adalah melakukan
evaluasi layanan kepada siswa melalui asesmen
kemampuan interaksi siswa dalam menjalin pertemanan
yang dilakukan pada tanggal 21 April 2022. Saya telah
berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan
masyarakat, dengan menjelaskan kepada peserta didik
terkait cara pengisian asesmen kemampuan interaksis siswa
dalam menjalin pertemanan dan cara mengisi evaluasi
layanan klasikal, dengan menampilkan sikap yang ramah,
cekatan, solutif dan dapat diandalkan. Hal ini mewujudka
nilai kualitas dan kepuasan terhadap peserta didik. Selain
itu saya telah bertanggungjawab atas kepercayaan yang
diberikan sebagai guru BK kelas VII, dengan menyusun
intrumen evaluasi layanan terkait kemampuan interaksi
pertemanan peserta didik sesuai dengan kisi-kisi dan
indikator yang ada dalam rangka menjalankan tugas
dengan cernat dan berintegritas tinggi. Hal ini mewujudka
nilai berintegritas, dan dapat dipercaya terhadap unit
kerja.
Gambar 5.28: Dokumentasi pelaksanaan evaluasi layanan

112
Saya telah terus berinovasi dan antusian dalam
menghadapi perubahan, dengan mengembangka
kemampuan digital skill dalam hal ini memanfaatkan platform
digital pada kegiatan pengisian evaluasi terkait kemampuan
interaksis siswa dalam menjalin pertemanan, soal evaluasi
dibuat dalam bentuk paperless. Hal ini mewujudkan nilai
Inovasi dan proaktif terhadap peserta didik. Dalam hal ini
sesuai dengan arahan dan masukan dari atasan yaitu walik
kepala sekolah bidang kurikulum maka asesmen dan
evaluasi dilakukan melalui grup whatsapp kelas melalui link
yang sudah disiapkan oleh guru BK.
Selai itu saya telah membangun kerjasama yang
sinergis, dengan berkoordinasi dengan walikelas ataupun
orang tua siswa untuk meminta bantuan agar untuk ikut
serta memastikan dan mengingatkan kembali para siswanya
untuk melakukan pengisian terhadap evaluasi terkait
kemampuan interaksis siswa dalam menjalin pertemanan.
Hal ini mewujudkan nilai kesediaan untuk bekerjasama
dan sinergi untuk hasil yang lebih baik terhadap rekan
sejawat.

113
Gambar 5.29: Tangkapan layer berkolaborasi dengan rekan sejawat

b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak
terdapat kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan
dengan baik dan selesai lebih cepat dari jadwal yang telah
ditentukan.

c. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana.

4.2. Melakukan pengolahan dan interpretasi dari hasil asesmen


kemampuan interaksi siswa dalam menjalin pertemanan di
kelas.
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Tahapan kegiatan yang kedua adalah melakukan
interpretasi dari hasil asesmen kemampuan interaksi siswa
dalam menjalin pertemanan yang dilakukan pada 26 s/d 28

114
April 2022. Dalam melakukan pengolahan dan interpretasi
saya telah bertanggungjawab atas kepercayaan yang
diberikan sebagai sebagai BK kelas VII, dengan melakukan
pengolahan hasil pengisian intrumen evaluasi layanan terkait
kemampuan interaksi pertemanan yang sudah diisi oleh
siswa sesuai dengan jawaban sebenarnya yang diberikan
oleh siswa dalam rangka menjalankan tugas dengan cernat
dan berintegritas tinggi. Hal ini mewujudka nilai
berintegritas, dan dapat dipercaya terhadap unit kerja.
Selain itu saya telah terus belajar dan mengembangakan
kapabilitas, dengan mengolah dan membuat interpretasi dari
hasil pengisian intrumen evaluasi layanan terkait
kemampuan interaksi pertemanan yang sudah diisi oleh
siswa . Sebagai bentuk melaksanakan tugas dengan kualitas
terbaik. Hal ini mewujudka nilai Ahli dibidangnya dan
memberikan kinerja terbaik terhadap peserta didik.

Gambar 5.30: Dokumentasi pegolahan asesmen

115
Dalam melakukan pengolahan dan analisis hasil
asesmen Saya telah terus berinovasi dan antusian dalam
menghadapi perubahan, dengan mengembangka
kemampuan digital skill dalam hal ini memanfaatkan
ms.excel saat menghitung dan menganalisis hasil pengisian
asesmen kemampuan interaksis siswa. Hal ini mewujudkan
nilai proaktif.
b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak
terdapat kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan
dengan baik dan selesai lebih cepat dari jadwal yang telah
ditentukan.

c. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana.

4.3. Membuat laporan rangkaian kegiatan aktualisasi yang telah


dilakukan
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN

116
Tahapan kegiatan ke tiga adalah membuat laporan
pelaksanaan aktualisasi yang telah selesai dilaksanakan,
kegiatan tersebut dilakukan pada tanggal 12 Mei – 28 Mei
2022. Dalam membuat laporan pelaksanaan saya telah
bertanggungjawab atas kepercayaan yang diberikan sebagai
sebagai BK kelas VII, dengan membuat laporan evaluasi
dan menyusun laporan aktualisasi berdasarkan data dan
fakta jujur dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
Sebagai bentuk menjalankan tugas dengan jujur dan
bertanggung jawab. Hal ini mewujudka nilai berintegritas,
dan dapat dipercaya terhadap unit kerja dan pimpinan.
Selain itu saya telah saling peduli dan menghargai
perbedaan, dengan sebelum bertemu mentor untuk
melaporkan hasil kegiatan aktualisasi terlebih dahulu saya
akan bertanya tentang kapan waktu luang beliau, sebagai
bentuk kepedulian dan menghargai jadwal kegiatan dari
pimpinan. Hal ini mewujudkan nilai peduli dan menghargai
perbedaan terhadap pimpinan
Gambar 5.31: Dokumentasi Pembuatan Laporan Pelaksanaan

Setelah dilakukan pembuatan laporan selanjutnya


saya telah berdedikasi dan mengutamakan kepentingan
bangsa dan negara dengan memegang teguh ideologi

117
Pancasila dalam hal ini sila ke-4 yaitu melakukan diskusi dan
konsultasi dengan mentor terkait hasil laporan aktualisasi
yang telah saya buat. Hal ini mewujudkan nilai
nasionalisme dan dedikasi terhadap pimpian dan negara.

Gambar 5.32: Dokumentasi Menanyakan Waktu Mentor

b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini tidak
terdapat kendala yang dihadapi, kegiatan dapat dilakukan
dengan baik dan selesai lebih cepat dari jadwal yang telah
ditentukan.

c. Solusi
Tidak ada solusi yang dilakukan karena tidak
ditemukan kendala dalam melaksanakan tahapan kegiatan
ini, maka kegiatan dilakukan sesuai dengan rencana.

4.4. Menyampaika laporan kepada mentor dan coach laporan


aktualisasi yang telah disusun
a. Deskripsi hasil aktualisasi dikaitkan dengan Nilai-nilai Dasar
ASN
Tahapan kegiatan ke empat adalah menyampaikan
laporan pelaksanaan aktualisasi yang telah selesai
dilaksanakan kepada mentor, kegiatan tersebut dilakukan

118
pada tanggal 2 Juni 2022. Dalam menyampaikan laporan
pelaksanaan saya telah bertanggungjawab atas
kepercayaan yang diberikan sebagai sebagai BK kelas VII
dan peserta latsar CPNS, dengan melaporakan hasil
aktualisasi berdasarkan data dan fakta jujur dan sesuai
dengan kondisi yang sebenarnya. Sebagai bentuk
menjalankan tugas dengan jujur dan bertanggung jawab. Hal
ini mewujudka nilai berintegritas, dan dapat dipercaya
terhadap unit kerja dan pimpinan.

119
Gambar 5.33: Dokumentasi Menyampaikan Laporan Kepada Mentor

Selain itu saya telah terus belajar dan


mengembangakan kapabilitas, dengan melaporkan kepada
mentor dan coach hasil dari kegiatan aktualisasi yang sudah
dilakukan sesuai dengan acuan baku pedoman yang telah
ditetapkan. Sebagai bentuk melaksanakan tugas dengan
kualitas terbaik. Hal ini mewujudka nilai Ahli dibidangnya
dan memberikan kinerja terbaik. Saya telah saling peduli
dan menghargai perbedaan dengan melaporakan kepada
pimpinan dan coach terkait dengan kegiatan aktualisasi yang

120
sudah dilakukan, dalam rangka membangun lingkungan
kerja yang kondusif. Hal ini mewujudkan nilai selaras.

b. Kendala pelaksanaan
Dalam melaksanakan tahapan kegiatan ini terdapat
kendala yang dihadapi yaitu bertepatan dengan undangan
untuk hadir ke acara pertemuan Musyawarah Guru
Bimbingan Konseling se Jagakarsa.

c. Solusi
Solusi yang dilakukan adalah menghubungi mentor
untuk meminta izin kegiatan tersebut di undur
pelaksanaannya dari jadwal yang telah direncanakan.

B. Capaian Pelaksanaan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS


Capaian pelaksanaan kegiatan aktualisasi dapat dilihat dari
ketercapaian penerapan nilai-nilai dasar PNS BerAKHLAK pada
setiap kegiatan aktualisasi. Pada rancangan aktualisasi rencana
penerepan nilai adalah sejumlah 113 nilai berAkhlak dan pada
pelaksanaan aktualisasi terjadi penambahan sebanyak 20 nilai
BerAkhlak sehingga total keseluruhan pada pelaksanaan aktualisasi
sebanyak 133 nilai BeraAKHLAK. Penerapan nilai tersebut dapat
dilihat pada table matriks penerapan Nilai-Nilai Dasar PNS
BerAKHLAK sebagai berikut:

121
Tabel 5.1: Matriks Penerapan Nilai-Nilai Dasar PNS

Nilai-Nilai Dasar PNS


N Berorientas Akuntabel Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
Kegiatan
o i Pelayanan
RBP PBP RAk Pak RKm PKm RH PH RL PL RAd PAd RKl PKl
Penyusunan
Rencana
Kegiatan
Layanan
Klasikal
1. Berbasis 5 5 7 7 2 3 6 7 7 7 3 4 1 1
Experience
Learning
dengan
Metode
Permainan.
Penyusunan
Perangkat
Layanan
Bimbingan
2. Klasikal 4 4 8 8 2 3 2 7 4 4 3 3 2 2
dengan
model
Experience
Learning
Pelaksanaan
Layanan
Bimbingan
Klasikal
Berbasis
3. 8 10 6 6 4 4 5 8 2 2 4 8 6 6
Experience
Learning
dengan
metode
permainan
Pelaksanaan
Evaluasi
4. 2 2 6 6 4 4 3 3 2 2 3 3 4 4
Layanan dan
Pelaporan
Total 19 21 27 27 12 14 16 25 15 15 13 18 13 13
Total Rancangan
113
Aktualisasi
Total
Pelaksanaan 133
Aktualisasi

Keterangan:
RBP : Rencana Penerapan Nilai Berorientasi Pelayanan PBP : Pelaksanaan Penerapan Nilai Berorientasi
Pelayanan
RAk : Rencana Penerapan Nilai Akuntabel PAk : Pelaksanaan Penerapan Nilai Akuntabel
RK : Rencana Penerapan Nilai Kompeten PKm : Pelaksanaan Penerapan Nilai Kompeten
m
RH : Rencana Penerapan Nilai Harmonis PH : Pelaksanaan Penerapan Nilai Harmonis
RL : Rencana Penerapan Nilai Loyal PL : Pelaksanaan Penerapan Nilai Loyal
RAd : Rencana Penerapan Nilai Adaptif PAd : Pelaksanaan Penerapan Nilai Adaptif
RKl : Rencana Penerapan Nilai Kolaboratif PKl : Pelaksanaan Penerapan Nilai Kolaboratif

122
1. Kegiatan 1 : Penyusunan Rencana Kegiatan Layanan Klasikal
Berbasis Experience Learning dengan Metode Permainan.
a. Waktu
Pada rancangan aktualisasi kegiatan 1 Penyusunan
Rencana Kegiatan Layanan Klasikal Berbasis Experience
Learning dengan Metode Permainan direncanakan terlaksana
pada tanggal 7 April s.d 9 April 2022. Pada realisasinya juga
sesuai dapat dilaksanakan pada tanggal tersebut.

b. Rencana dan Realisasi Penerapan Nilai-Nilai Dasar PNS


Nilai-nilai BerAKHLAK yang terlaksana pada kegiatan 1
adalah sebanyak 34 nilai dari sebelumnya pada rancangan
aktualisasi yaitu sebanyak 31 nilai atau bertambah 3 nilai.
Tambahan 3 nilai tersebut yaitu:
1) Harmonis (Peduli), karena dalam tahap kegiatan kedua
saya terlebih dahulu menanyakan kesediaan waktu rekan
sejawat sebelum melakukan diskusi melalui whatsapp
sebagai bentuk peduli terhadap jadwal kegiatan rekan
sejawat.
2) Kompeten (Kinerja Terbaik), karena dalam tahap kegiatan
ke 3 saya terlebih dahulu melakukan kajian literasi atau
mencari referensi sebelum menyusun kegiatan
pembelajaran.
3) Adaptif (Proaktif), karena dalam tahap kegiatan ke 3 saya
memilih untuk menggunakan media interaktif yang dapat
meningkatkan keaktifan siswa.
2. Kegiatan 2 : Penyusunan Perangkat Layanan Bimbingan
Klasikal dengan model Experience Learning
a. Waktu
Pada rancangan aktualisasi kegiatan 2 direncanakan
terlaksana pada tanggal 9 April s.d 15 April 2022, namun pada

123
realisasinya dapat diselesaikan lebih cepat yaitu pada tanggal 9
April s.d 12 April 2022.

b. Rencana dan Realisasi Penerapan Nilai-Nilai Dasar PNS


Nilai-nilai BerAKHLAK yang terlaksana pada kegiatan 2
adalah sebanyak 34 nilai dari sebelumnya pada rancangan
aktualisasi yaitu sebanyak 28 nilai atau bertambah 6 nilai.
Tambahan 6 nilai tersebut yaitu:
1) Kompeten (Kinerja Terbaik), karena dalam tahap kegiatan 1
saya melakukan pembelajaran mandiri dengan studi literasi
sebelum meyusun materi layanan yang akan diberikan
pada siswa.
2) Harmonis (Peduli), karena dalam tahap kegiatan 2 saya
melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada wakil kepala
sekolah bidang kurikulum sebelum meminta persetujua
terkait RPL kepada mentor atau kepala sekolah.
3) Harmonis (Perbedaan), karena dalam tahap kegiatan 2
saya menghargai segala saran dan masukan dari wakil
kepala sekolah bidang kurikulum terkait dengan alokasi
waktu pembelajaran dan tatacara melakukan asesmen
pada siswa.
4) Haromis (Selaras), karena dalam tahap kegiatan 2 saya
menerima dan menjalankan saran serta masukan
membangun yang diberikan oleh wakil kepala sekolah
bidang kurikulum terkait dengan RPL yang saya buat.
5) Harmonis (Peduli), karena dalam tahap kegiatan 3 saya
melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada wakil kepala
sekolah bidang kurikulum sebelum meminta persetujua
terkait Instrumen asesmen yang saya buat kepada mentor
atau kepala sekolah.

124
6) Harmonis (Perbedaan), karena dalam tahap kegiatan 3
saya menghargai segala saran dan masukan dari wakil
kepala sekolah bidang kurikulum terkait dengan instrument
asesmen yang akan saya berikan pada siswa.

3. Kegiatan 3 : Pelaksanaan Layanan Bimbingan Klasikal


Berbasis Experience Learning dengan metode permainan
a. Waktu
Pada rancangan aktualisasi kegiatan 2 direncanakan
terlaksana pada tanggal 18 April s.d 25 April 2022, namun
pada realisasinya dapat diselesaikan lebih cepat yaitu pada
tanggal 12 April s.d 21 April 2022.
b. Rencana dan Realisasi Penerapan Nilai-Nilai Dasar PNS
Nilai-nilai BerAKHLAK yang terlaksana pada kegiatan 3
adalah sebanyak 44 nilai dari sebelumnya pada rancangan
aktualisasi yaitu sebanyak 35 nilai atau bertambah 9 nilai.
Tambahan 9 nilai tersebut yaitu:
1) Berorientasi Pelayanan (Kualitas), karena dalam tahap
kegiatan ke 1 saya telah menyusun kegiatan layanan
klasikal dengan kualitas terbaik yang akan diterapkan pada
siswa kelas VII B.
2) Berorientasi Pelayanan (Kepuasan), karena dalam tahap
kegiatan 1 layanan klasikal yang disusun berdasarkan
dengan data kebutuhan siswa atau permasalahan yang
sedang dialami oleh siswa sebagai sebuah alternatif solusi.
3) Harmonis (Perbedaan), karena dalam tahap kegiatan 1
saya terlebih dahulu melakukan konsultasi dan meminta
izin kepada mentor serta menerima segala masukan dari
mentor tentang pelaksanaan pembelajaran di kelas yang
harus menerapkan protokol kesehatan.

125
4) Harmonis (Selaras), karena dalam tahapan kegiatan ke 2
saya melakukan asesmen sesuai dengan masukan dan
arahan dari wakil bidang kurikulum yang diberikan saat
melakukan konsultasi.
5) Harmonis (Perbedaan), karena dalam tahap kegiatan ke 2
saya menerima segala saran dan masukan yang diberikan
oleh atasan atau wakil kepala sekolah bidang kurikulum.
6) Adaptif (Inovasi), karena dalam tahap kegiatan ke 3 saya
menyusun media pembelajaran yang interaktif dan berbasis
digital saat memaparkan materi pada siswa kelas VII B.
7) Adaptif (Proaktif), karena dalam tahap kegiatan ke 3 saat
memaparkan materi saya memilih untuk menggunakan
media pembelajaran yang interaktif dan berbasis digital.
8) Adaptif (Inovasi), karena dalam tahap kegiatan ke 4 saya
memanfaatkan dan menyusun link penugasan melalui
google form untuk pengumpulan tugas siswa.
9) Adaptif (Proaktif), karena dalam tahap kegiatan ke 4 saya
memilih menggunakan platform digital untuk pengumpula
tugas siswa sehingga berbentuk paperless.

4. Kegiatan 4 : Pelaksanaan Evaluasi Layanan dan Pelaporan


a. Waktu
Pada rancangan aktualisasi kegiatan 4 direncanakan
terlaksana pada tanggal 25 April s.d 31 Mei 2022, namun pada
realisasinya dilaksanakan pada tanggal 21 April s.d saat ini.

b. Rencana dan Realisasi Penerapan Nilai-Nilai Dasar PNS


Nilai-nilai BerAKHLAK yang terlaksana pada kegiatan 4
adalah sebanyak 22 nilai dari sebelumnya pada rancangan
aktualisasi yaitu sebanyak 22 nilai atau berjumlah tetap.

126
127
C. Kualitas dan Kemanfaatan Aktualisasi
1. Kualitas Aktualisasi
Kualitas pelaksanaan aktualisasi yang dilakukan dapat
diukur dari penyelesaian setiap tahapan kegiatan yang
direncanakan pada rancangan aktualisasi. Kualitas dari kegiatan
aktualisasi ini juga diperkuat dukungan penuh dari mentor maupun
rekan sejawat, sehingga membantu peserta untuk mendapatkan
informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan kegiatan
aktualisasi dengan baik.
Pelaksanaan aktualisasi telah memberikan pengaruh
peningkatan terukur dalam proses penyelesaian masalah yang
muncul dari isu utama yaitu masih kemampuan siswa dalam
menjalin interaksi pertemanan di kelas. Hasil dari pelaksanaan
aktualisasi untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menjalin
interaksi pertemanan dengan layanan bimbingan klasikal berbasis
experience learning dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 5.2: Hasil Aktualisasi Peningkatan Keterampilan Siswa dalam Menjalin


Interaksi Pertemanan di Kelas

No Aspek Keterampilan Pre Test Post Test

1. Komunikasi 2,4 3,2

2. Kerjasama 2,2 3,2

3. Akomodasi 2,4 3,4

4. Asimilasi 2,3 3,4

128
Berdasarkan tabel di atas, terdapat peningkatan
keterampilan siswa dalam menjalin interaksi pertemanan di kelas
setelah dilakukan penerapan layanan bimbingan klasikal berbasis
experience learning menggunakan metode permainan. Sebelum
diterapkan layanan dari rentang skor 1-4 pada aspek komunikasi
peserta didik mendapat rata-rata skor 2,4. Selanjutnya pada aspek
kerjasama mendapat skor 2,2 lalu pada aspek akomodasi
mendapat skor 2,4 terakhir pada aspek asimilasi menndapat skor
2,3. Setelah diterapkan layanan pada aspek komunikasi peserta
didik mendapat skor 3,2 lalu pada aspek Kerjasama mendapat
skor 3,2. Selanjutnya pada aspek akomodasi mendapat skor 3,4
dan yang terakhir pada aspek asimilasi mendapat skor 3,4.

Interaksi Sosial
4

3.5 3.4 3.4


3.2 3.2
3

2.5 2.4 2.4 2.3


2.2
2

1.5

0.5

0
Komunikasi Kerja sama Akomodasi Asimilasi

Pre Test Post Test

Gambar 5.34: Hasil Aktualisasi Peningkatan keterampilan siswa dalam menjalin


interaksi pertemanan di kelas

129
a. Testimoni Pimpinan
Menurut pimpinan atau mentor, testomoni setelah
dilaksanakannya kegiatan aktualisasi terdapat perkembangan
pada siswa yang telah diterapkan layanan klasikal berbasis
experience learning dengan metode permainan. Dari yang
sebelumnya mengalami kesulitan dalam menjalin sosialisasi
pertemanan yang juga berdampak pada pembelajaran setelah
dilakukan kegiatan aktualisasi terdapat perubahan pada cara-
cara siswa menjalin interaksi pertemanan dengan teman
dikelasnya menjadi lebih akrab satu sama lain, sehingga
terdapat kolaborasi antar siswa satu sama lain dengan tetap
menerapkan prokes yang berlaku .Pimpinan berharap kegiatan
aktualisasi ini nantinya dapat di implementasikan lebih luas ke
kelas-kelas lainnya yang mengalami permasalahan yang sama.
Dengan begitu akan membawa dampak yang positif pada
siswa dalam hal pembelajaran di sekolah. Video testimoni dari
pimpinan dapat disimak pada tautan berikut:
http://bit.ly/TestimoniKepsek

Gambar 5.35: Dokumentasi Penyampaian Testimoni oleh Pimpinan

b. Testimoni Rekan Sejawat

130
Menurut rekan sejawat dalam hal ini rekan sesama guru BK,
setelah dilakukan kegiatan aktualisasi ini terdapat perubahan
positif pada siswa. Dari kondisi sebelumnya siswa yang
mengalami kesulitan dalam menjalin interaksi pertemanan yang
dikarenakan oleh berbagai faktor, melalui kegiatan layanan
klasikal berbasis experience learning yang diterapkan siswa
dapat meningkatkan keterampilan ataupun kemampuannya
dalam menjalin interaksi pertemanan di kelas. Selain itu hal
positif lainnya bagi rekan sejawat adalah, kegiatan aktualisasi
ini juga bisa menjadi hal yang dapat dicontoh atau diterapkan
kembali pada kelas lainnya yang diampu oleh rekan sejawat,
yang juga mengalami permasalahan yang sama. Video
testimoni dari rekan sejawat dapat disimak pada tautan berikut:
http://bit.ly/TestimoniRekan

Gambar 5.36: Dokumentasi Penyampaian Testimoni oleh Rekan Sejawat

131
c. Testimoni Siswa
Setelah dilakukan kegiatan layanan klasikal berbasis
experience learning dengan mengadakan permainan di kelas,
menurut siswa kegiatan tersebut membantu siswa dalam
meningkatkan interaksi pertemanan di kelas, melalui kegiatan
tersebut siswa dapat lebih mengenal teman-teman di kelas
lebih jauh lagi. Sehingga hal tersebut menciptakan suasana
pertemanan di kelas yang lebih akrab dan berpengaruh juga
pada kondisi pembelajaran di kelas yang jadi lebih positif
sehingga mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah. Video
testimoni dari perwakilan siswa dapat disimak pada tautan
berikut: http://bit.ly/TestimoniPesdik

Gambar 5.37: Dokumentasi Penyampaian Testimoni oleh Perwakilan Siswa

132
2. Kemanfaatan Aktualisasi
Pelaksanaan aktualisasi telah memberikan kontribusi terhadap
Visi Misi, Nilai Budaya kerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta
tujuan organisasi, penjabarannya dapat dilihat dari point-poin
berikut ini :
a. Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta
Dengan melaksanakan kegiatan aktualisasi ini berarti turut
serta dalam menjalankan visi dan misi organisasi Pemprov DKI
Jakarta yaitu : Jakarta kota maju, lestari dan berbudaya yang
warganya terlibat dalam mewujudkan keberadaban, keadilan
dan kesejahteraan bagi semua. Karena kegiatan aktualisasi ini
dirancang dalam rangka mengatasi permasalahan yang ada
pada siswa di sekolah.
Kegiatan aktualisasi ini sejalan juga dengan Misi Pemprov
DKI Jakarta no 1 yaitu: Menjadikan Jakarta kota yang aman,
sehat, cerdas, berbudaya, dengan memperkuat nilai-nilai
keluarga dan memberikan ruang kreativitas melalui
kepemimpinan yang melibatkan, menggerakkan dan
memanusiakan. Hal ini dapat dilihat berdasarkan pelaksanaan
kegiatan aktualisasi yang merupakan gagasan kreatif yang
dirancang untuk dapat mengembangkan keterampilan sosial
siswa, sehingga siswa dapat mencapai tugas
perkembangannya dan berketerampilan.
Sedangkan kontribusi dengan Misi Pemprov DKI Jakarta no
3 yaitu : Menjadikan Jakarta tempat wahana aparatur negara
yang berkarya, mengabdi, melayani, serta menyelesaikan
berbagai permasalahan kota dan warga, secara efektif,
meritokratis dan berintegritas. Hal ini dapat dilihat berdasarkan
kegiatan ini merupakan serangkaian aktualisasi Pelatihan
Dasar CPNS sebagai bentuk aktualisasi diri di tempat tugas

133
peserta dalam mengatasi permasalahan yang dan habituasi
diri.

b. Kontribusi terhadap Nilai Budaya Kerja Pemerintah Provinsi


DKI Jakarta
Kegiatan aktualisasi melalui peningkatan kemampuan siswa
dalam menjalin interasksi pertemanan di SMP Negeri 242
Jakarta mendukung penguatan beberapa Nilai Budaya Kerja
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diantaranya :
1) Dengan melaksanakan kegiatan 1 ini, tentu dapat
meningkatkan integritas pegawai di dalam menyiapkan
pembelajaran dan tentunya memerlukan disiplin yang baik
sehingga pekerjaan dapat terselesaikan, hal tersebut
merupakan penguatan nilai organisasi yaitu Berintegritas
dan Inovatif
2) Melalui kegiatan 2 yaitu menyusun Rencana Pelaksanaan
Layanan dengan baik tentunya melatih diri untuk
berintegritas dalam menjalankan tugas dan akuntabel
dalam Menyusun laporan serta memerlukan
kerjasama/kolaborasi dengan stakeholder di sekolah
seperti kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah bidang
kurikulum. Jika semua hal tersebut berjalan baik tentu
menjadi penguatan pada nilai organisasi yaitu
berintegritas, akuntabel dan kolaboratif.
3) melalui kegiatan 3 yaitu melaksanakan layanan klasikal
berbasis experience learning sebagai gagasan untuk
mengatasi isu atau permasalahan rendahnya kemampuan
siswa dalam berinteraksi. Dimana dalam pelaksanaannya
terdapat proses atau kegiatan pengamatan, penugasan
serta penerapan metode permainan antar siswa di kelas,
dengan menggunkan media pembelajaran berbasis

134
teknologi yang interaktif, sehingga kegiatan pembelajaran
dapat lebih bermakna dan memfasilitasi siswa dalam
mengembangkan keterampilannya. Hal ini memang
merupakan tanggung jawab guru dalam melaksanakan
kegiatan pembelajaran/layanan. sesuai dengan nilai
organisasi yaitu kolaboratif, inovatif dan akuntabel.
4) Kegiatan 4 atau pelaksanaan evaluasi layanan dengan
peserta didik menjadi penguatan pada nilai-nilai organisasi
yaitu berintegritas dan berkeadilan, hal ini karena pada
proses evaluasi guru harus memiliki integritas dalam
melakukan evaluasi layanan, tidak boleh dipengaruhi
berbgai situasi yang akan berdampak pada hasil evalusi,
sehingga proses evaluasi berlangsung adil untuk setiap
peserta didik dan menjadi valid digunakan sebagai bukti
hasil kegiata layanan. Kegiatan pelaporan pelaksanaan
layanan menjadi penguatan pada nilai organisasi yaitu
akuntabel, hal ini karena guru memiliki tanggung jawab
untuk melaporkan setiap kegiatan yang ia lakukan kepada
atasannya.

c. Kontribusi Terhadap Tujuan Organisasi


Kegiatan aktualisasi melalui peningkatan kemampuan siswa
dalam menjalin interaksi pertemanan di SMP Negeri 242
Jakarta
telah berkontribusi dalam tujuan Pemerintah Provinsi DKI
Jakarka untuk mengembangkan Jakarta sebagai kota inovatif
dan lambing kemajuan pembangunan di Indonesia. Hal ini
dibuktikan dari gagasan kreatif dan inovatif dari peserta berupa
penerapan model pembelajaran berbasis experience learning
dengan memilih metode permainan yang dapat meningkatkan
keaktifas siswa dalam berinteraksi.

135
136
BAB VI
RENCANA TINDAK LANJUT

A. Penetapan Isu Lanjutan/Alternatif


Pelaksanaan kegiatan aktualisasi berupa peningkatan kemampuan
siswa dalam menjalin interaksi pertemanan di kelas VII B melalui
kegiatan layanan klasikal berbasis experience learning di SMP Negeri
242 jakarta dapat dinilai berhasil. Keberhasilan tersebut dapat dilihat
dalam penjabaran di BAB sebelumnya. Oleh karena itu Rencana
Tindak Lanjut (RTL) yang akan dilaksanakan sebagai bentuk
konsistensi secara berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan
siswa dalam menjalin interaksi pertemanan akan menerapkan
kegiatan yang sama pada kelas lainnya yang juga mengalami
permasalahan yang sama dengan data hasil asesmen diagnostik
nonkognitif sebagai berikut.

Gambar 6.1: Hasil Asesmen Disgnnostik Non Kognitif kelas VII G

Kendala yang dirasakan saat menjalani


PTM di Sekolah
70% 61%
60%
48%
50%
40% 33%
30%
20%
10%
0%
Sulit bersosialisasi Jarak tempuh Susah kosentrasi
dikelas

Gagasan yang diangkat dalam kegiatan RTL ini juga berdasarkan


hasil konsultasi dan diskusi bersama dengan mentor serta telah
disetujui untuk dilakukan kegiatan RTL melalui surat persetujuan
sebagai berikut.

137
Gambar 6.2: Surat Persetujuan Mentor Terkait dengan RTL

B. Gagasan Kreatif Pemecahan Masalah Lanjutan


Untuk mengatasi isu lanjutan tersebut, maka dibuatlah suatu
gagasan kreatif pemecahan masalah dengan “Peningkatan
Kemampuan Peserta Didik Dalam Menjalin Interaksi Pertemanan
dengan Bimbingan Klasikal Model Pembelajaran Berbasis
Pengalaman pada Kelas VII G”. Gagasan kreatif yang saya pilih
adalah penerapan layanan bimbingan klasikal berbasis Experience
Learning untuk meningkatkan kemampuan interaksi pertemanan
peserta didik. Experience Learning ini adalah suatu model
pembelajaran yang mengaktifkan siswa untuk membangun
pengetahuan dan keterampilan serta nilai-nilai juga sikap melalui
pengalamannya secara langsung .Gagasan ini dipilih karena model
pembelajaran Experience learning bertujuan untuk menambah
kepercayaan diri, meningkatkan kemampuan siswa dalam partisipasi
aktif dan menciptakan interaksi sosial yang posistif guna memperbaiki
hubungan sosial dalam kelas. Maka kegiatan yang akan dilakukan
adalah sebagai berikut :

138
1. Perencanaan dan perizinan kegiatan Rencana Tindak Lanjut
(RTL)
2. Penyusunan Buku Panduan Pelaksanaan layanan klasikal
berbasis experience learning bagi rekan sejawat
3. Pelaksanaan sosialisasi kegiatan layanan klasikal berbasis
experience learning pada rekan sejawat
4. Evaluasi kesiapan rekan sejawat dalam menerapkan layanan
klasikal berbasis experience learning pada kelas lainnya

139
C. Rencana Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS Lanjutan
Rencana aktualisasi yang akan dijadikan rencana tindak lanjut
adalah sebagai berikut:

RENCANA TINDAK LANJUT PENERAPAN NILAI-NILAI DASAR PNS


PESERTA LATSAR ANGKATAN 120 KELOMPOK 4
Nama : Melly Amelia Chaniago
Instansi : Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
Isu yang Diangkat : Rendahnya Kemampuan Peserta Didik Dalam Menjalin
Interaksi Pertemanan di Kelas
Gagasan Kreatif : Peningkatan Kemampuan Peserta Didik Dalam Menjalin
Interaksi Pertemanan dengan Bimbingan Klasikal Model
Pembelajaran Berbasis Pengalaman pada Kelas VII G

Tabel 6.1: Rencana Tindak Lanjut Penerapan Nilai-Nilai Dasar PNS

N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu


o Kegiatan PNS

1 Perencanaan dan Tersusunnya Juli 2022


perizinan kegiatan rancangan
Rencana Tindak kegiatan RTL
Lanjut (RTL)

1.1. Berkonsultasi Output: BERORIENTASI


dan meminta Surat PELAYANAN:
izin kepada persetujuan Saya akan berkomitmen
mentor terkait kegiatan RTL memberikan pelayanan
dengan RTL dari mentor prima demi kepuasan
yang akan masyarakat, dengan
dilakukan Evidens: meminta izin kepada
Dokumentasi pimpinan untuk melakukan
saat kegiatan RTL sebagai bentuk
melakukan tindak lanjut dan perbaikan
konsultasi tiada henti dari kegiatan
dengan aktualisasi yang sebelumnya
mentor dilaksanakan. Hal ini
mewujudkan nilai kualitas
dan kepuasan terhadap
peserta didik.

AKUNTABEL:
Saya akan bertanggung
jawab atas kepercayaan
yang diberikan sebagai guru
BK, dengan mengumpulkan
dan menampilkan data
terkait rendahnya
kemampuan siswa dalam
menjalin interaksi
pertemanan berdasarkan

140
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

bukti dan fakta yang jujur dan


apa adanya. Hal ini
mewujudkan nilai integritas,
transparan dan dapat
dipercaya terhadap
pimpinan.

HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan,
dengan sebelum bertemu
mentor terlebih dahulu
menghubungi mentor dan
menanyakan kesediaan
waktu beliau sebagai bentuk
kepedulian dan menghargai
jadwal kegiatan dari
pimpinan. Hal ini
mewujudkan nilai peduli dan
menghargai perbedaan
terhadap pimpinan. Serta
saya akan menghargai dan
menerima pendapat dan
masukan yang disampaikan
oleh mentor, menggunakan
bahasa yang baik dan sopan
pada saat berkonsultasi
dalam rangka menghargai
setiap orang apapun latar
belakanngnya agar tercipta
lingkungan kerja yang
kondusif. Hal ini mewujudkan
nilai perbedaan dan selaras
kepada pimpinan.

LOYAL:
Saya akan berdedikasi dan
mengutamakan kepentingan
bangsa dan negara, dengan
memegang teguh ideologi
Pancasila dalam hal ini
adalah sila ke-1 yaitu
mengucapkan salam saat
menghubungi pimpinan, dan
sila ke-4 melalui kegiatan
konsultasi, berdiskusi dan
meminta persetujuan mentor
terkait rencana kegiatan
yang akan dilakukan pada
peserta didik. Serta
menggunakan seragam dan
atribut lengkap dalam rangka

141
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

menjaga nama baik ASN.


Hal ini mewujudkan nilai
komitmen, dedikasi dan
nasionalisme terhadap
pimpian dan negara.

1.2. Melakukan Output: BERORIENTASI


sosialisasi dan Rencana PELAYANAN:
diskusi dengan kegiatan Saya akan berkomitmen
rekan sejawat layanan memberikan layanan prima
terkait dengan klasikal demi kepuasan masyarakat,
RTL yang akan Evidens: dengan melakukan
dilakukan Dokumentasi sosialisasi dan berdiskusi
saat bersama rekan sejawat
melakukan terkait RTL akan dilakukan
diskusi rekan yaitu, penerapan layanan
sejawat bimbingan klasikal berbasis
experience learning pada
kelas lain yang mengalami
permasalahan sama. Hal ini
mewujudkan nilai
responsive peserta didik.

AKUNTABEL:
Saya akan bertanggung
jawab atas kepercayaan
yang diberikan sebagai guru
BK, dengan mendiskusikan
rencana kegiatan RTL
layanan klasikal berbasis
experience learning. Dalam
diskusi ditampilkan data
terkait ketercapaian kegiatan
aktualisasi yang sudah
dilakukan berupa
peningkatan keterampilan
siswa dalam menjalin
interaksi pertemanan. Hal ini
mewujudkan nilai integritas,
transparan dan dapat
dipercaya terhadap rekan
sejawat.

HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan,
dengan sebelum
malakasanakan diskusi
dengan rekan sejawat
terlebih dahulu menanyakan
kesediaan waktunya sebagai
bentuk meghargai jadwal
kegiatan rekan sejawat guru

142
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

lain dan menggunakan


bahasa yang sopan untuk
membangun lingkungan
kerja yang kodusif. Hal ini
mewujudkan nilai perbedaan
dan selaras terhadap rekan
sejawat.

LOYAL:
Saya akan berdedikasi dan
mengutamakan kepentingan
bangsa dan negara, dengan
memegang teguh ideologi
Pancasila dalam hal ini
adalah sila ke-4 melalui
kegiatan berdiskusi bersama
rekan sejawat memberikan
waktu, tenaga dan pikiran
demi merancang kegiatan
RTL dalam rangka
menyelesaikan
permasalahan siswa. Hal ini
mewujudkan nilai
nasionalisme dan dedikasi
terhadap negara dan
masyarakat.

ADAPTIF:
Saya akan terus berinovasi
dan antusias dalam
menggerakan ataupun
menghadapi perubahan,
dengan menyesuaikan diri
dengan peraturan yang saat
ini berlaku pada siswa yaitu
PTM di sekolah maka
berdasarkan hasil diskusi
dengan rekan sejawat akan
disusun rencana kegiatan
layanan bimbingan klasikal
yang akan diterapkan sesuai
dengan kondisi pembelajaran
saat ini. Hal ini mewujudkan
nilai antusias terhadap
perubahan dan proaktif.

KOLABORATIF:
Saya akan membangun kerja
sama sinergis, dengan
mengadakan kegiatan
diskusi bersama rekan

143
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

sejawat yang terdiri dari guru


BK dan Wali kelas untuk
mendapatkan gagasan
terbaik terkait kegiatan RTL
dan permasalahan/isu yang
ada pada siswa. Hal ini
mewujudkan nilai kesediaan
Kerjasama terhadap rekan
sejawat.

1.3. Menyusun Output: AKUNTABEL:


kegiatan RTL Rencana Saya akan bertanggung
layanan klasikal kegiatan jawab atas kepercayaan
berbasis layanan yang diberikan sebagai guru
experience klasikal BK, dengan menyusun
learning dengan kegiatan RTL yaitu layanan
metode bimbingan klasikal berbasis
permainan experience learning sesuai
dengan acuan yaitu syntax
dari model pembelajara
tersebut dengan cermat. Hal
ini mewujudkan nilai
Integritas terhadap peserta
didik.

LOYAL:
Saya akan berdedikasi dan
mengutamakan kepentingan
bangsa dan negara, dengan
memberikan waktu, tenaga
dan pikiran demi merancang
kegiatan RTL layanan
bimbingan klasikal yang
dapat diterapkan oleh rekan
sejawat dalam rangka
mengembagkan kemampuan
siswa dalam beriteraksi
sosial di kelas sesuai dengan
permasalahan yang ada. Hal
ini mewujudkan nilai
dedikasi dan kontribusi
terhadap peserta didik.

ADAPTIF:
Saya akan terus berinovasi
dan antusias dalam
menggerakan ataupun
menghadapi perubahan,
dengan menggunakan media
sosialisasi pada rekan
sejawat yang berbasis
teknologi sehingga dapat
dengan mudah dipahami

144
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

oleh rekan sejawat. Hal ini


mewujudkan nilai inovasi
terhadap rekan sejawat.

2. Penyusunan Buku Tersusunya Agustus


Panduan buku panduan
2022
Pelaksanaan pelaksanaan
layanan klasikal Layanan
berbasis Klasikal
experience
learning bagi rekan
sejawat

2.1. Menyusun Output: BERORIENTASI


konten buku - Konten PELAYANAN:
Panduan “Mengenal Saya akan berkomitmen
kegiatan RTL Teman di memberikan pelayanan
Kelas” prima demi kepuasan
masyarakat, dengan dengan
Menyusun konten buku
panduan sesuai dengan
tujuan RTL yang ingin
dicapai. Sebagai bentuk
tindak lanjut dalam
memahami kebutuhan siswa
dalam pembelajaran. Hal ini
mewujudkan nilai
responsivitas dan kualitas
terhadap peserta didik.

AKUNTABEL:
Saya akan bertanggung
jawab atas kepercayaan
yang diberikan sebagai
sebagai guru BK kelas VII
yang telah selesai
melaksanakan aktualisasi,
dengan membuat Menyusun
konten kegiatan RTL dengan
menggunakan sumber dan
literasi terpercaya. Sebagai
bentuk pelaksanaan tugas
dengan jujur dan
berintegritas tinggi. Hal ini
mewujudkan nilai
berintegritas dan dapat
dipercaya

LOYAL:
Saya akan berdedikasi dan
mengutamakan kepentingan
negara, dengan memegang
teguh ideologi Pancasila

145
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

dalam hal ini sila ke-3 yaitu


dalam menyusun konten
kegiatan RTL selalu
menekankan nilai persatuan
tidak mencela dan
merendahkan fisik atau latar
budaya rekan sejawat
lainnya dan mengedepankan
nilai-nilai persatuan. Hal ini
mewujudkan nilai
nasionalisme dan
komitmen terhadap negara.
2.2. Membuat Buku Output: BERORIENTASI
Panduan - Buku PELAYANAN:
kegiatan RTL panduan Saya akan berkomitmen
untuk media memberikan pelayanan
sosialisasi pada prima demi kepuasan
rekan sejawat masyarakat, dengan dengan
Menyusun Buku Panduan
layanan klasikal sesuai
kegiatan RTL yang akan
dilakukan yaitu menerapkan
model pembelajaran
experience learning. Sebagai
bentuk tindak lanjut dalam
memahami kebutuhan siswa
dalam pembelajaran. Hal ini
mewujudkan nilai
responsivitas dan kualitas
terhadap peserta didik.

AKUNTABEL:
Saya akan bertanggung
jawab atas kepercayaan
yang diberikan sebagai
sebagai guru BK kelas VII,
dengan membuat dan
Menyusun Buku Panduan
kegiatan klasikal sendiri tidak
mengambil ataupun
menjiplak milik orang lain.
Sebagai bentuk pelaksanaan
tugas dengan jujur dan
berintegritas tinggi. Hal ini
mewujudkan nilai
berintegritas dan dapat
dipercaya terhadap peserta
didik dan unit kerja.

HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan

146
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

dengan mengkonsultasikan
Buku Panduan yang sudah
dibuat kepada atasan dan
meminta arahan, masukan
ataupun perbaikan jika
terdapat hal-hal yang belum
sesuai dalam rangka
membangun lingkungan
kerja yang kondusif. Hal ini
mewujudkan nilai perbedaan
dan selaras.

ADAPTIF:
Saya akan terus berinovasi
dan antusian dalam
menghadapi perubaha,
dengan memilih
menggunakan media
sosialisasi (Buku Panduan)
berbasis teknologi dalam hal
ini yaitu dibuat dalam bentuk
digital book.
Tindakan yang saya lakukan
dalam rangka terus
berinovasi dan
mengembangkan kreatifitas.
Hal ini mewujudka nilai
inovasi dan perubahan.

2.3. Membuat Output: AKUNTABEL:


Intrumen - Kisi-kisi Saya akan
evaluasi instrument bertanggungjawab atas
kesiapan rekan kesiapan kepercayaan yang diberikan
sejawat rekan sebagai sebagai BK kelas
menerapkan sejawat VII, dengan menyusun
kegiatan RTL - Instrumen intrumen evaluasi kesiapan
evaluasi rekan sejawat dalam
kesiapan menerapkan layanan klasikal
rekan berbasis experience learning
sejawat sesuai dengan kisi-kisi dan
indikator yang ada dalam
rangka menjalankan tugas
dengan cermat dan
berintegritas tinggi. Hal ini
mewujudka nilai
berintegritas, dan dapat
dipercaya terhadap unit
kerja.

KOMPETEN:
Saya akan terus belajar dan
mengembangkan kapabilitas,

147
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

dengan terlebih dahulu


malakukan kajian literasi dan
mencari referensi tentang
aspek dan indicator
instrumen evaluasi untuk
rekan sejawat sebelum
Menyusun instumen dan
form evaluasi. Hal ini
mewujudkan nilai kinerja
terbaik dan learning agility
terhadap pimpinan.

ADAPTIF:
Saya akan terus berinovasi
dan antusian dalam
menghadapi perubahan,
dengan mengembangka
kemampuan digital skill
dalam hal ini membuat form
evaluasi memanfaatkan
teknologi googleform
sehingga form evaluasi
tersedia dalam bentuk
paperless. Hal ini
mewujudkan nilai Inovasi
terhadap peserta didik.

2.4. Konsultasi dan Output: AKUNTABEL:


meminta Buku panduan Saya akan
persetujuan dan Instumen bertanggungjawab atas
kepada mentor evaluasi yang kepercayaan yang diberikan
terkait buku telah disetujui sebagai sebagai BK kelas
panduan dan VII, dengan melaporkan
instrument Evindens: terlebih dahulu kepada
evaluasi Dokumentasi atasan terkait Buku Panduan
kegiatan RTL kegiatan dan Instrumen evaluasi yang
yang telah pelaporan sudah saya buat serta
dibuat terhadap meminta persetujuan
mentor sebelum digunakan. Sebagai
bentuk menjalankan tugas
dengan jujur dan
bertanggung jawab. Hal ini
mewujudka nilai
berintegritas, dan dapat
dipercaya terhadap
pimpinan.

HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan
dengan melaporakan dan
mengkonsultasikan Buku

148
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

Panduan yang sudah dibuat


kepada atasan serta
meminta arahan, masukan
ataupun perbaikan jika
terdapat hal-hal yang belum
sesuai dalam rangka
membangun lingkungan
kerja yang kondusif. Hal ini
mewujudkan nilai perbedaan
dan selaras.

3. Pelaksanaan Terlaksananya Sept


sosialisasi kegiatan sosialisasi
2022
layanan klasikal kegiatan
berbasis penerapan
experience layanan
learning pada bimbingan
rekan sejawat klasikal pada
rekan sejawat

3.1. Meminta izin Output: AKUNTABEL:


kepada mentor Lembar Saya akan
untuk persetujuan bertanggungjawab atas
melakukan pelaksanaan kepercayaan yang diberikan
kegiatan kegiatan sebagai sebagai BK kelas
sosialisasi VII, dengan meminta izin
layanan pada Evidens: kepada pimpinan terkait
rekan sejawat Dokumentasi dengan pelaksanaan
kegiatan sosialisasi pada rekan
perizinan sejawat yang akan dilakukan
terhadap sesuai dengan acuan
mentor rencana kegiatan yang telah
disusun. Hal ini mewujudka
nilai berintegritas, dan
dapat dipercaya.

KOMPETEN:
Saya akan terus belajar dan
mengembangkan kapabilitas,
dengan membuat buku
panduan sosialisasi sesuai
dengan rencana kegiatan
dan konten yang telah
disusun. Hal ini dalam
rangka melaksanakan tugas
dengan kualitas terbaik . Hal
ini mewujudkan nilai kinerja
terbaik dan ahli
dibidangnya.

HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan

149
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

dengan berkonsultasi dan


meminta izin kepada
pimpinan terlebih dahulu
terkait dengan kegiatan
sosialisasi layanan
bimbingan klasikal pada
rekan sejawat yang akan
dilakukan, dalam rangka
membangun lingkungan
kerja yang kondusif. Hal ini
mewujudkan nilai selaras.
3.2. Melakukan Output: BERORIENTASI
pretest pada Hasil pretest PELAYAAN:
rekan sejawat pada rekan Saya akan berkomitmen
terkait dengan sejawat memberikan pelayanan
kegiatan prima demi kepuasan
layanan yang Evidens: masyarakat, dengan
akan dilakukan Dokumentasi menjelaskan kepada rekan
saat pretest sejawat terkait cara
dengan rekan pengisian pretest terkait
sejawat dengan pemahaman rekan
sejawat tentang layanan
klasikal berbasis experience
learning dengan
menampilkan sikap yang
ramah, cekatan, solutif dan
dapat diandalkan. Hal ini
mewujudka nilai kualitas dan
kepuasan.

ADAPTIF:
Saya akan terus berinovasi
dan antusian dalam
menghadapi perubahan,
dengan mengembangka
kemampuan digital skill
dalam hal ini memanfaatkan
platform digital pada kegiatan
pengisian pretest terkait
sejawat tentang layanan
klasikal berbasis experience
learning, soal pretest dibuat
dalam bentuk paperless. Hal
ini mewujudkan nilai Inovasi
dan proaktif.

3.3. Melakukan Output: BERORIENTASI


sosialisasi pada Media atau PELAYAAN:
rekan sejawat buku panduan Saya akan berkomitmen
terkait kegiatan sosialisasi memberikan pelayanan
layanan yang prima demi kepuasan
menggunakan digunakan masyarakat, dengan

150
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

buku panduan melakukan sosialisasi pada


yang telah Evidens: rekan sejawat dengan
disusun Dokumentasi menggunakan bahasa yang
kegiatan ramah dan media yang
sosialisasi inovatif yang dapat dengan
dengan rekan mudah dipahami oleh rekan
sejawat sejawat. Sebagai bentuk
memahami kebutuhanrekan
sejawat. Hal ini mewujudka
nilai kualitas dan kepuasan

AKUNTABEL:
Saya akan bertanggung
jawab atas kepercayaan
yang diberikan sebagai
sebagai guru BK yang sudah
menyelesaikan kegiatan
aktualisasi, dengan
menyampaikan sosialisasi
sesuai dengan rencana
kegiatan yang telah disusun
dan memulai serta
mengakhiri waktu sosialisasi
sesuai jadwal yang
disepakati diawal. Sebagai
bentuk pelaksanaan tugas
dengan disiplin dan
berintegritas tinggi. Hal ini
mewujudkan nilai integritas
dan dapat dipercaya.

HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan.
Dengan memberikan
kesempatan rekan sejawat
untuk berdoa sesuai dengan
keyakinan masing-masing
sebelum mulai kegiatan
sosialisasi. Sebagai bentuk
peduli serta menghargai
perbedaan agama yang
dianut siswa. Hal ini
mewujudkan nilai peduli dan
menghargai perbedaan.

4. Evaluasi kesiapan Terusunnya Oktober


rekan sejawat hasil
2022
dalam menerapkan pengolahan
layanan klasikal evaluasi
berbasis kesiapan
experience rekan sejawat
learning pada dalam

151
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

kelas lainnya menerapkan


layanan

4.1. Melaksanakan Output: BERORIENTASI


evaluasi melalui Terusunnya PELAYANAN:
asesmen yang hasil Saya akan berkomitmen
telah disusun pengolahan memberikan pelayanan
kepada rekan evaluasi prima demi kepuasan
sejawat masyarakat, dengan
Evidens: menjelaskan kepada rekan
Dokumentasi sejawat terkait cara
kegiatan pengisian asesmen evaluasi
evaluasi kesiapan rekan sejawat
menerapkan layanan klasikal
berbasis experience learning,
dengan menampilkan sikap
yang ramah, cekatan, solutif
dan dapat diandalkan. Hal ini
mewujudka nilai kualitas dan
kepuasan.

AKUNTABEL:
Saya akan
bertanggungjawab atas
kepercayaan yang diberikan
sebagai sebagai BK yang
terlah melaksanakan
kegiatan aktualisasi, dengan
menyusun intrumen evaluasi
kesiapan rekan sejawat
menerapkan layanan klasikal
berbasis experience learning
sesuai dengan kisi-kisi dan
indikator yang ada dalam
rangka menjalankan tugas
dengan cermat dan
berintegritas tinggi. Hal ini
mewujudka nilai
berintegritas, dan dapat
dipercaya.

ADAPTIF:
Saya akan terus berinovasi
dan antusian dalam
menghadapi perubahan,
dengan mengembangka
kemampuan digital skill
dalam hal ini memanfaatkan
platform digital pada kegiatan
pengisian evaluasi terkait
kesiapan rekan sejawat
menerapkan layanan klasikal
berbasis experience learning,

152
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

soal evaluasi dibuat dalam


bentuk paperless. Hal ini
mewujudkan nilai Inovasi
dan proaktif.

4.2. Melakukan Output: AKUNTABEL:


pengolahan dan Terusunnya Saya akan
interpretasi dari hasil bertanggungjawab atas
hasil evaluasi pengolahan kepercayaan yang diberikan
kepada rekan evaluasi sebagai sebagai BK yang
sejawat telah menyelesaikan
Evidens: kegiatan aktualisasi, dengan
Data analisis melakukan pengolahan hasil
dan pengisian intrumen evaluasi
interpretasi layanan terkait kesiapan
evaluasi rekan sejawat menerapkan
layanan klasikal berbasis
experience learning sesuai
dengan jawaban sebenarnya
yang diberikan oleh rekan
sejawat dalam rangka
menjalankan tugas dengan
cermat dan berintegritas
tinggi. Hal ini mewujudka
nilai berintegritas, dan
dapat dipercaya.

KOMPETEN:
Saya akan terus belajar dan
mengembangakan
kapabilitas, dengan
mengolah dan membuat
interpretasi dari hasil
pengisian intrumen evaluasi
layanan terkait kesiapan
rekan sejawat menerapkan
layanan klasikal berbasis
experience learning. Sebagai
bentuk melaksanakan tugas
dengan kualitas terbaik. Hal
ini mewujudka nilai Ahli
dibidangnya dan
memberikan kinerja
terbaik.

ADAPTIF:
Saya akan terus berinovasi
dan antusian dalam
menghadapi perubahan,
dengan mengembangkan
kemampuan digital skill

153
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

dalam hal ini memanfaatkan


ms.excel saat menghitung
dan menganalisis hasil
pengisian asesmen oleh
rekan sejawat. Hal ini
mewujudkan nilai proaktif
terhadap peserta didik.

4.3. Membuat Output: AKUNTABEL:


laporan Terusunnya Saya akan
rangkaian hasil bertanggungjawab atas
kegiatan RTL pengolahan kepercayaan yang diberikan
yang telah evaluasi sebagai sebagai BK, dengan
dilakukan membuat laporan evaluasi
Evidens: dan menyusun laporan
Data laporan kegiatan RTL berdasarkan
kegiatan RTL data dan fakta jujur dan
sesuai dengan kondisi yang
sebenarnya. Sebagai bentuk
menjalankan tugas dengan
jujur dan bertanggung jawab.
Hal ini mewujudka nilai
berintegritas, dan dapat
dipercaya terhadap unit
kerja dan pimpinan.

HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan,
dengan sebelum bertemu
mentor untuk melaporkan
hasil kegiatan RTL terlebih
dahulu saya akan bertanya
tentang kapan waktu luang
beliau, sebagai bentuk
kepedulian dan menghargai
jadwal kegiatan dari
pimpinan. Hal ini
mewujudkan nilai peduli dan
menghargai perbedaan
terhadap pimpinan

LOYAL:
Saya akan berdedikasi dan
mengutamakan kepentingan
bangsa dan negara dengan
memegang teguh ideologi
Pancasila dalam hal ini sila
ke-4 yaitu melakukan diskusi
dan konsultasi dengan
mentor terkait hasil laporan
aktualisasi yang telah saya
buat. Hal ini mewujudkan

154
N Kegiatan/Tahapan Output Penerapan Nilai-Nilai Dasar Waktu
o Kegiatan PNS

nilai nasionalisme dan


dedikasi terhadap pimpian
dan negara.

4.4. Menyampaikan Output: AKUNTABEL:


laporan Terusunnya Saya akan
kegiatan RTL hasil bertanggungjawab atas
yang telah pengolahan kepercayaan yang diberikan
dilakukan evaluasi sebagai sebagai BK kelas VII
kepada mentor dan peserta latsar CPNS,
Evidens: dengan melaporakan hasil
Dokumentasi kegiatan RTL berdasarkan
pelaporan data dan fakta jujur dan
hasil sesuai dengan kondisi yang
aktualisasi sebenarnya. Sebagai bentuk
menjalankan tugas dengan
jujur dan bertanggung jawab.
Hal ini mewujudka nilai
berintegritas, dan dapat
dipercaya terhadap unit
kerja dan pimpinan.

KOMPETEN:
Saya akan terus belajar dan
mengembangakan
kapabilitas, dengan
melaporkan kepada mentor
hasil dari kegiatan RTL yang
sudah dilakukan sesuai
dengan acuan baku
pedoman yang telah
ditetapkan. Sebagai bentuk
melaksanakan tugas dengan
kualitas terbaik. Hal ini
mewujudka nilai Ahli
dibidangnya dan
memberikan kinerja terbaik
terhadap peserta didik.

HARMONIS:
Saya akan saling peduli dan
menghargai perbedaan
dengan melaporakan kepada
pimpinan terkait dengan
kegiatan RTL yang sudah
dilakukan, dalam rangka
membangun lingkungan
kerja yang kondusif. Hal ini
mewujudkan nilai selaras.

155
BAB VII
PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh selama aktualisasi nilai-
nilai dasar PNS di SMP Negeri 242 Jakarta, dapat disimpulkan bahwa:
1. Seluruh kegiatan dan tahapan kegiatan aktualisasi telah
dilaksanakan di SMP Negeri 242 Jakarta dengan baik pada
tanggal 07 April – 02 Juni 2022, yang meliputi 4 (empat) kegiatan
yaitu:
a. Penyusunan Rencana Kegiatan Layanan Klasikal Berbasis
Experience Learning dengan Metode Permainan
b. Penyusunan Perangkat Layanan Bimbingan Klasikal dengan
model Experience Learning
c. Pelaksanaan Layanan Bimbingan Klasikal Berbasis Experience
Learning dengan metode permainan
d. Pelaksanaan Evaluasi Layanan dan Pelaporan
2. Setiap pelaksanaan kegiatan aktualisasi telah berkontribusi dalam
pencapaian visi dan misi organisasi yaitu Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta, serta menguatkan nilai-nilai organisasi diantaranya
berintegritas, berkeadilan, kolaboratif, akuntabel, dan inovatif.
3. Capaian penerapan nilai-nilai dasar PNS BerAKHLAK telah
diselesaikan dengan baik melalui penerapan sebanyak 133 nilai
BerAKHLAK yang terdiri dari penerapan berorientasi pelayanan 21
nilai, akuntabel 27 nilai, kompeten 14 nilai, harmonis 25 nilai, loyal
15 nilai, adaptif 18 nilai, dan kolaboratif 13 nilai.
4. Terdapat peningkatan keterampilan siswa dalam menjalin interaksi
pertemanan di kelas setelah dilakukan penerapan layanan
bimbingan klasikal berbasis experience learning menggunakan
metode permainan. Sebelum diterapkan layanan dari rentang skor
1-4 pada aspek komunikasi peserta didik mendapat rata-rata
skor 2,4. Selanjutnya pada aspek kerjasama mendapat skor 2,2

156
lalu pada aspek akomodasi mendapat skor 2,4 terakhir pada
aspek asimilasi menndapat skor 2,3. Setelah diterapkan layanan
pada aspek komunikasi peserta didik mendapat skor 3,2 lalu
pada aspek Kerjasama mendapat skor 3,2. Selanjutnya pada
aspek akomodasi mendapat skor 3,4 dan yang terakhir pada
aspek asimilasi mendapat skor 3,4.
5. Dalam pelaksanaan kegiatan aktualisasi ini telah menghasilkan
gagasan kreatif berupa pennerapan model pembelajaran berbasis
experience learning dengan metode permainan yang dapat
digunakan pada siswa yang menngalami kesulitan menjalin
interaksi pertemanan di kelas serta juga dapat digunakan atau
dikembangkan oleh guru BK dan diterapkan pada kelas yang
lainnya.

B. Saran
Berdasarkan hasil kegiatan aktualisasi yang telah dilaksanakan,
ada beberapa saran yang dapat dikemukakan oleh peserta antara
lain:
1. Diharapkan kegiatan aktualisasi yang sudah dilakukan agar bisa
terus mendapat dukungan dari pihak sekolah untuk dievaluasi dan
dikembangkan sehingga dapat juga diterapkan pada kelas lainnya
yang juga mengalami permasalahan yang sama melalui kegiatan
Rencana Tindak Lanjut (RTL).
2. Diperlukan adanya acuan atau buku panduan untuk rekan sejawat
dalam menerapkan model pembelajaran berbasis experience
learning dengan metode permainan dalam meningkatkan
kemampuan interaksi pertemanan siswa di sekolah.
3. Diharapkan adanya monitoring secara berkala terkait dengan
Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan dilakukan agar
berdampak positif terhadap perkembangan kemampuan siswa
dalam menjalin interaksi pertemanan disekolah.

157
158
DAFTAR PUSTAKA

Fathurrohman, M. (2015). Model-model Pembelajaran Inovatif. Jogjakarta:


Ar-Ruzz Media.
Hamalik, Oemar, Proses Belajar Mengajar, Jakarta:Bumi Askara, 2006.
Idris, Irfan dkk. (2019). ANALISIS ISU KONTEMPORER Modul Pelatihan
Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan Golongan III.
Jakarta: LAN RI.
Kementrian Pendidikan Kebudayaan. 2016. Panduan Operasional
Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling Sekolah Menengah
Pertama. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral
Guru dan Tenaga Kependidikan.
Kolb, Alice Y., & Kolb David A. (2005). Learning Style and Learning
Spaces: Enhancing Experiental Learning in Higher Education.
Academy of Management Learning & Education.
Provinsi DKI Jakarta. Peraturan Daerah Provisi Daerah Khusus Ibu Kota
Jakarta No. 1 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah Tahun 2017-2022.
Provinsi DKI Jakarta. Peraturan Gubernur Provisi Daerah Khusus Ibu Kota
Jakarta No. 54 Tahun 2020 tentang Budaya Kerja.
Provinsi DKI Jakarta. Peraturan Gubernur Provisi Daerah Khusus Ibu Kota
Jakarta No. 330 Tahun 2014 tentang Pembentukan, Organisasi dan
Tata Kerja SMP Negeri.
Republik Indonesia. Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan No. 15
Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Rincian Tugas
Guru.
Santrock, John W. (2007) Psikologi Pendidikan, Jakarta: PT Kencana.

159
Lampiran 1: Data Pengumpulan Tugas BK

160
Lampiran 2: Data Hasil Asesmen Diagnostik
Data permasalahan siswa sulit berkonsentrasi merupakan kendala yang
dirasakan saat BDR.

161
Data permasalahan rendahnya kemampuan siswa dalam menjalin
pertemanan

162
Lampiran 3
Lembar Persetujuan Mentor

163
164
165
166
Lampiran 4
Notulensi FGD Rekan Sejawat

167
168
169
170
171
Lampiran 5
Bahan Paparan Seminar Rancangan Aktualisasi

172
173
174
175
176
177
178
179
180
181
Lampiran 6
Surat Izin Pelaksanaan Aktualisasi
dan Notulensi Konsultasi

182
183
184
185
186
187
188
189
Lampiran 7
Rencana Pelaksanaan Layanan
(RPL) dan Instrumen Evaluasi

190
191
192
193
194
Lampiran 8 : Media Bahan Tayang Mengenal Teman Di Kelas

195
Lampiran 9 : Form Penugasan Siswa

196
Lampiran 10 : Media Permainan “Hai, Kenali Aku!”

197
198
Lampiran 11 : Hasil Evaluasi Layanan

Pre Test

199
Post Test

200
Lampiran 12
Bukti Belajar Mingguan

201
202
203
204
205
206
207
208
209
210
Lampiran 13 : Bahan Paparan Seminar Pelaksanaan Aktualisasi

211
212
213
214
215
216
217
218
219
220
221
222
223
Lampiran 14
Laporan Pelaksanaan Aksi Bela
Negara

224
225
226
227
228
229
230
231

Anda mungkin juga menyukai