Anda di halaman 1dari 5

BAB I PENDAHULUAN 1.

1 LATAR BELAKANG Tahun 2009 merupakan momentum paling penting bagi Bangsa Indonesia karena perhelatan demokrasi terbesar lima tahunan kembali digelar. Memasuki 1998, mulai Pemilu 1999 Komisi Pemilihan Umum (KPU) merupakan lembaga yang memegang peranan penting dalam proses penyelanggaraan Pemilu yang bersifat tetap, nasional dan mandiri. Komisi Pemilihan Umum sebagai lembaga pemerintah memerlukan pengolahan administrasi yang efektif dan efisien yaitu berorientasi kepada tujuan, penggunaan sumber daya, dan mekanisme pengelolaan instansi pemerintah. Salah satu kegiatan administrasi instansi Komisi pemilihan Umum Kota Gorontalo adalah pengolahan data kepengawaian dalam pengolahannya KPU masih menggunakan sistem pemrosesan yang masih memiliki banyak kekurangan. Karena masih menggunakan Microsoft Excel. Berdasarkan Uraian diatas, Maka Penulis Mempelajari cara kerja Sistem yang berada pada Komisi Pemilihan Umum Kota Gorontalo Khususnya pada Administrasi Kepegawaian. 1.2. TUJUAN MAGANG Tujuan dilaksanakan magang adalah :
a. Mengetahui dan mempelajari sistem administrasi kepegawaian pada Komisi

pemilihan Umum Kota Gorontalo.


b. Mengajukan Usulan Pengembangan sistem Administrasi pada KPU Kota Gorontalo

Khususnya dalam Penyusunan dan Penyajian Informasi Data Pegawai. 1.3. MANFAAT MAGANG Manfaat dilaksanakan Magang adalah :

a. Memperoleh Wawasan serta Pengetahuan tentang sistem penyajian informasi mengenai Data pegawai pada KPU Kota Gorontalo.
b. Terbinanya Kerja sama mutualisme antara pihak KPU Kota Gorontalo dengan

Universitas Negri Gorontalo (UNG) khususnya jurusan Teknik Informatika. 1.4. Lokasi Magang Lokasi pelaksanaan Pemilihan Umum Kota magang Gorontalo Jalan yakni diSekretariat Malik No Komisi 52 A

Djamaludin

.Kota Gorontalo Telpon (0435)826207

9 1.5. Waktu Dan Jadual Pelaksanaan Magang

Waktu bulan dibulai

Pelaksanaan Tanggal 1

Magang Maret

dilaksanakan sampai dengan

selama tanggal

1 31

(satu) Maret

2010. Adapun jadwal pelaksanaan magang adalah sebagai berikut : FEB 1 1 2 3 4 1 2 1PERSIAPAN

2 3 4PENYUSUNANLAPORAN

PENGUMPULAN PENGOLAHAN

DATA DATA

2010 NO URAIANKEGIATAN MARET APRIL Tabel 1 : Jadwal Pelaksanaan Magang 10 BAB II PEMBAHASAN 2.1 Gambaran Umum Organisasi 2.1.1 Sejarah Singkat Organisasi

Sesuai pasal 15 UU Nomor 12 Tahun 2003, Pemilu diselenggarakan oleh KPU yang bersifat nasional, tetap dan mandiri. Struktur organisasi penyelenggara Pemilu sebagai mana dinyatakan dalam pasal 17 terdiri atas KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota, Jumlah anggota KPU Kota Gorontalo adalah 5 orang, sedangkan masa jabatan keanggotaan KPU adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak pengucapan sumpah/janji anggota KPU yang bersangkutan.

KPU Kota Gorontalo adalah pelaksana Pemilu di Kota Gorontalo. Penetapan anggota KPU Kota Gorontalo diusulkan oleh Walikota setelah melalui proses seleksi yang ketat serta memenuhi persyaratan sebagaimana tersebut pada pasal 18 UU Nomor 12 Tahun 2003. Untuk melaksanakan tugas, wewenang dan kewajibannya, KPU Kota Gorontalo dalam penyelenggaraan Pemilu mempunyai sekretariat yang dipimpin oleh seorang sekretaris. Kelembagaan penyelenggaraan Pemilihan Umum di Kota Gorontalo dibentuk berdasarkan : Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilihan Umum

KEPRES No. 70 Tahun 2001 tentang Pembentukan Komisi Pemilihan Umum 11 -

KEPRES No. 67 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Keputusan Presiden No. 16 Tahun 1999 tentang pembentukan Komisi Pemilihan Umum dan Penetapan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Umum Komisi Pemilihan Umum sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden No. 81 Tahun 2000.

Pembentukan Komisi Pemilihan Umum Kota Gorontalo diawali dengan dilantiknya Sekretariat Perwakilan Sekretariat Umum Komisi Pemilihan Umum Kota Gorontalo Rudi Iriawan, S.Sos berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Gorontalo No.

821.2/BKDDIKLAT/SK/280/2003. Setelah terbentuknya Sekretariat Perwakilan Komisi Pemilihan Umum Kota Gorontalo maka Sekretariat Perwakilan mengusulkan kepada Walikota Gorontalo untuk membentuk Tim Seleksi Anggota Komisi Pemilihan Umum Kota Gorontalo. Walikota Gorontalo dengan Surat Keputusannya No. 431 Tahun 2003 telah membentuk Tim Seleksi dengan komposisi sebagai berikut : - Ketua merangkap anggota : Prof. Drs. Tahir Musa Wakil Ketua merangkap anggota : Drs. M. Nadjamuddin - Anggota : Drs. Benyamin Mahdang - Anggota : Drs. Hamzah Yunus, M.Pd - Anggota

: Drs.Hi.Azhari BahariawanThalib - Sekretaris, Bukan Anggota : Rudi Iriawan, S.Sos 12

Dalam rangka penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2009, telah dibentuk Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo yang juga sama prosnya dengan pembentukan KPU Provinsi Gorontalo melalui surat Keputusan atas Usulan walikota Gorontalo.

Anggota KPU Kota Gorontalo ditetapkan dan disahkan oleh KTU KPU Provinsi Gorontalo melalui Surat Keputusan. Adapun kelima anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo tersebut adalah sebagai berikut : 1. Prof. Drs. Tahir Musa (Ketua) 2. Drs. M. Nadjamuddin (Anggota) 3. Drs. Benyamin Mahdang (Anggota) 4. Drs. Hamzah Yunus, M.Pd (Anggota) 5. Drs.Hi.Azhari Bahariawan Thalib (Anggota)

Untuk mendukung kerja KPU,maka dibentuk Sekretariat KPU yang merupakan Lembaga Pemerintahan. Sekretariat KPU berfungsi untuk memfasilitasi semua kegiatan Ketua dan Anggota KPU. Sekretariat Umum ini dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan dilengkapi dengan Kepala Bagian dan Sub Bagian serta Staf Pemerintahan yang bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya masing- masing.Sekretariat KPU memiliki Visi dan Misi sebagai berikut : (http://www.scribd.com/doc/30973490/LAPORAN-HASIL-MAGANG)