Anda di halaman 1dari 18

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN HIPERTENSI

DI DESA TENILO KECAMATAN LIMBOTO BARAT

OLEH :
ASTIN MAADI

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GORONTALO
2021
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. H.L
DI DESA HUNTU BARAT KECAMATAN BULANGO SELATAN

A. DATA UMUM KELUARGA


a. Nama kepala keluarga: Ny. H.L
b. Umur : 48 tahun
c. Agama : Islam
d. Pendidikan : SMP
e. Pekerjaan : IRT
f. Suku / Bangsa : Gorontalo
g. Alamat : Desa Tenilo Kecamatan Limboto Barat
h. Komposisi keluarga :
NO NAMA UMUR SEX TGL LAHIR PENDIDIKAN PEKERJAAN KET

1. Tn .M.T - L 4 April SMP - Meninggal


2 Ny.H.L 48 Tahun P 21 Juni SMP IRT
3. Tn. F.T - L 11 November SD - Meninggal
4. Nn. I.T 16 Tahun p 3 Mei SMP Pelajar

i. Tipe keluarga :
Tipe keluarga KK adalah tipe keluarga single parent
j. Genogram :
Keterangan : : Laki - laki
: Perempuan
: Meninggal
: Klien
: Tinggal Serumah
Orang tua KK Ibunya telah meninggal akibat DM dan penurunan fungsi jantung.
Suami KK meninggal karena gagal ginjal dan anaknya meninggal karena epilesi.
KK menderita penyakit hipertensi dan riwayat stroke.
k. Sifat Keluarga
1). Pengambilan Keputusan
Pengambil keputusan didalam keluarga KK adalah KK sendiri selaku kepala
keluarga. Hanya saja KK selalu bertanya kepada saudaranya sebelum mengambil
keputusan.
2). Kebiasaan Hidup Sehari-hari
a) Kebiasaan tidur / istirahat
KK tidur ± 7 jam / hari. Siang tidur pukul 13.00-14.30 dan malamnya KK tidur
pukul 23.00 dan bangun pagi pukul 06.00
b) Kebiasaan rekreasi
KK bersantai di teras rumah selepas bekerja di rumah
c) Kebiasaan makan keluarga
Keluarga KK selalu makan bersama. Keluarga KK tidak memiliki alergi makanan
l. Status Sosial Ekonomi Keluarga
KK merupakan kepala keluarga dan seorang IRT dengan penghasilan ± 1.000.000 /
bulan. Uang tersebut diperoleh dari tanah yang dikontrakan oleh KK.Uang tersebut
digunakan untuk memenuhi keperluan sehari-hari dan biaya sekolah.Keluarga menerima
kartu KIS.
m. Suku (kebiasaan kesehatan terkait suku bangsa)
Keluarga KK adalah suku Gorontalo
n. Agama (kebiasaan kesehatan terkait agama)
Agama yang dianut oleh KK beserta keluarganya adalah agama Islam. Keluarga KK
sering melakukan sholat 5 waktu di mesjid. KK kurang aktif dalam kegiatan pengajian.
B. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA
a. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Tahap perkembangan keluarga KK saat ini adalah tahap perkembangan keluarga
dengan anak dewasa. Tugas keluarga pada tahap ini adalah mempersiapan anak untuk hidup
mandiri dan menerima kepergian anaknya, menciptakan lingkungan rumah yang dapat
menjadi contoh bagi anaknya.
b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi adalah memenuhi kebutuhan
kesehatan fisik KK, karena anggota keluarga seperti KK mempunyai riwayat penyakit
hipertensi.
c. Riwayat keluarga inti
KK mengatakan belakangan ini penyakit hipertensi KK sering kambuh. Jika
hipertensi datang hanya minum obat yang dibeli diwarung. KK jarang berobat ke puskemas
ataupun ke rumah sakit terdekat. Keluarga KK jarangan menggunakan kartu KIS yang
mereka punya. Anak KK tidak mengeluh sakit.
d. Riwayat keluarga sebelumnya (pihak istri dan suami)
KK mengatakan bahwa keluarganya memiliki riwayat DM. Ibu KK meninggal
akibat DM.
C. LINGKUNGAN
a. Karakteristik rumah (tipe, ukuran, jumlah ruangan)
Rumah yang dimiliki oleh KK dan IK adalah permanen dengan luas rumah 6x8 m.
Rumah tersebut milik sendiri yang terdiri dari ruang tamu, 3 kamar tidur, ruang makan dan
dapur. Dinding rumah dari batu bata yang sudah dicor dengan semen dan sudah dicat.
Mereka menggunakan lampu listrik sebagai penerang. Peralatan yang ada dirumah
KK diantaranya 2 set kursi tamu, lemari, springbad serta peralatan rumah tangga. Terlihat
keluarga menggunakan tv sebagai media informasi dan hiburan anak – anak.
b. Ventilasi dan penerangan
Setiap ruangan memiliki ventilasi rumah, KK menggunakan lampu listrik sebagai
penerang.
c. Persediaan air bersih
Keluarga KK menggunakan air dari sumur bor sebagai air bersih untuk dimasak.
d. Pembuangan sampah
Keluarga KK mengumpulkan sampah dan langsung membakarnya.
e. Pembuangan air limbah
Keluarga KK membuang air limbah di Got belakang rumah
f. Jamban / WC (tipe, jarakdarisumber air)
Keluarga KK memiliki jamban / WC dengan tipe jamban leher angsa (jongkok).
Jarak rumah dari sumber air 7-10 meter.
g. Denah rumah

h. Lingkungan sekitar rumah


Keluarga KK selalu membersihkan halaman sekitar rumah dan keluarga KK
memiliki pohon nangka di samping rumah.
i. Sarana komunikasi dan transportasi
Keluarga KK memiliki HP sebagai media komunikasi dan KK menaiki bentor
sebagai media transportasi keluarga.
j. Fasilitas hiburan (TV, radio, dll.)
Keluarga KK memiliki TV sebagai media hiburan keluarga.
k. Fasilitas pelayanan kesehatan
Keluarga KK jarang memeriksa kesehatan difaskes. Rumah KK berdekatan dengan
faskes.
D. SOSIAL
a. Karakteristik tetangga dan komunitas
Hubungan keluarga KK dengan tetangga berjalan baik tipe komunikasi sifatnya
heterogen namun dominan bersuku Gorontalo.
b. Mobilitas geografis keluarga
Keluarga KK tinggal didaerah ini sejak lahir, sudah 50 tahun.
c. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Keluarga KK berinteraksi yang lebih sering pada sore setelah mengerjakan
pekerjaan rumah tangga
d. Sistem pendukung keluarga
Keluarga saling menjaga dan menyayangi
E. STRUKTUR KELUARGA
a. Pola Komunikasi Keluarga
Keluarga KK mempunyai pola komunikasi yang baik, terbuka dan dua arah dengan
menggunakan bahasa Indonesia anggota keluarga mengutarakan keinginan dan perasaannya
tidak ada pola komunikasi disfunsional yang ditemukan dalam keluarga KK
b. Struktur Kekuatan Keluarga
KK merupakan pemegang kendali rumah tangga yang berperan sebagai kepala
keluarga, proses pengambilan keputusan dengan cara musyawarah KK dengan saudara atau
kerabatnya.
c. Struktur Peran (formal dan informal)
KK berperan sebagai ibu sekaligus bertindak sebagai pencari nafkah. Anak kedua
masih berstatus pelajar.
d. Nilai dan Norma Keluarga
Keluarga KK menganggap nilai dan norma sesuai dengan yang ada di masyarakat
F. FUNGSI KELUARGA
a. Fungsi afektif
KK merasa bersyukur meskipun seorang single parent tapi masih bisa membiayai
hidupnya dan keluarga.
b. Fungsi sosialisasi
KK bertanggung jawab merawat dan membesarkan anaknya perhatian kepada
lingkungan sekitar, keluarga mudah berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
c. Fungsi perawatan kesehatan
Penapisan masalah berdasarkan 5 tugas perawatan kesehatan:
1). Mengenal masalah kesehatan
Keluarga KK mengatakan kurang memahami tentang pengertian hipertensi, penyebab
dan tanda dan gejala.
2). Memutuskan untuk merawat
Keluarga KK mengatakan tidak mengetahui akibat dan komplikasi yang ditimbulkan
jika penyakit hipertensi tidak segera ditangani.
3). Mampu merawat
KK dan AK mengatakan belum bisa merawat dengan baik dengan penyakit yang di
derita oleh KK dikarenakan kurangan pengetahuan keluaga tentang penyakit hipertensi.
4). Modifikasi lingkungan
Keluarga KK mengatakan tidak memiliki waktu lagi untuk mebersihkan pekarangan
rumah. Namun KK dan AK masih bisa membersihkan rumahnya dan membuat
lingkungan di dalam rumah menjadi nyaman.
5). Memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada
Keluarga KK jarang menggunakan faskes dan keluarga tidak pernah memeriksakan
kesehatan di puskesmas maupun ke rumah sakit.
c. Fungsi reproduksi
Suami KK sudah meninggal ± 10 tahun lalu. KK memiliki 2 orang anak. Siklus haid
KK teraturn setiap bulannya.
d. Fungsi ekonomi
KK dapat mengatur keuangan dengan baik, keluarga mamapu memenuhi kebutuhan
pangan, sandang dan jasa kebutuhan lainnya.
G. STRESS DAN KOPING KELUARGA
a. Stressor jangka pendek dan jangka panjang
1). Stresor jangka pendek
Perubahan dalam kesehatan seperti KK sering merasakan nyeri kepala dan pusing
menyebabkan susah untuk beristrahat dan untuk tidur dimalam hari
2). Stresor jangka panjang
KK bingung jika penyakitnya menyerang kembali dapat menghambat dia mengurus
anaknya.
b. Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi atau stressor
Keluarga KK hanya memberikan obat warung jika penyakit KK kambuh. Biasanya
keluarga mendiskusikan masalah yang dihadapi ke saudara atau kerabat.
c. Strategi koping yang digunakan
Keluarga menggunakan sistem dukungan sosialnya dan keluarga tidak pernah
menggunakan fasilitas kesehtan. Jika ada masalah keluarga berusaha mengkomunikasikan
bersama saudara atau kerabat.
d. Strategi adaptasi disfungsional
Jika ada masalah dalam keluarga, keluarga dapat menyelesaikan masalahnya dengan
baik dan mengatasinya agar tidak menjadi berlanjut.
H. RIWAYAT KESEHATAN KELUARGA
a. Riwayat kesehatan masing-masing anggota keluarga
a). Ayah
Suami KK meninggal ±10 tahun lalu karena gagal ginjal
b). Ibu
KK memiliki riwayat hipertensi. Jika penyakitnya kambuh keluarga hanya memberikan
obat warung, dan keluarga jarang membawanya ke faskes
c). Anak
AK I KK meninggal ±12 tahun lalu karena penyakit epilepsi.
AK II sekarang adalah seorang pelajar dan tidak memiliki riwayat penyakit.
b. Keluarga berencana
KK tidak mengukuti program KB
c. Imunisasi
AK I : Imunisasinya lengkap selalu dibawa ke posyandu
AK II : Imunisasinya lengkap selalu dibawa ke posyandu
d. Tumbuh kembang
a). Pemeriksaan tumbuh kembang anak
- AKI :AK I mulai bisa berjalan pada usia 15 Bulan. 16 bulan AK I sudah bisa
menyebutkan 3 kata benda. Toilet trening dimulai usia 2 tahun. Masuk sekolah dasar
7 tahun.
- AK II:AK II mulai duduk usia 9 bulan belajar berjalan usia 13 bulan. Sekarang AK
II berusia 16 tahun 3 bulan. AK sekarang duduk di bangku SMA.
b). Pengetahuan orang tua terhadap tumbuh kembang anak
KK mengatakan anak-anaknya tumbuh dan berkembang sesuai dengan usia mereka.
I. PEMERIKSAAN FISIK KELUARGA
NO
Keterangan KK AK II
1 Keadaan umum Baik Baik
2. Kesadaran Composmentis Composmentis
3. Tanda-tanda vital
Tekanan darah 140/90 mmhg
86 x / menit 90 x / menit
Nadi
20 x / menit 26 x / menit
Respirasi
36°C 37°C
Suhu badan
4. Kepala Benjolan (-) Benjolan (-)
Lesi (-) Lesi (-)
Rambut Ikal, tidak Lurus, hitam dan
rontok sudah kuat
beruban
Mata
Konjungtiva Konjungtiva tidak

tidak anemis, anemis, skelera


skelera tidak tidak ikterik,
ikterik, penglihatan
penglihatan baik
Telinga
baik Simetris
Simetris kiri/kanan,
kiri/kanan, serumen kiri
serumen kiri kanan(-)
kanan(+) Pendengaran
Hidung
Pendengaran Baik
baik Septum (+)
Septum (+) Tidak bersekret
Tidak Penciuman
Mulut bersekret Baik
Penciuman
baik Mukosa bibir

Mukosa bibir lembab, tidak ada


lembab, tidak kesulitan menelan
ada kesulitan dan tidak

menelan dan cyanosis,


5.
Dada / Thorax tidak cyanosis, Gigi lengkap

Gigi tidak
lengkap
I : tidak ada
benjolan,
I : tidak ada
pengembangan
benjolan,
dada simetris
bentuk dada
P : tidak ada
normal chest,
nyeri tekan dan
pengembangan
P : dibatas paru
dada simetris
terdengar sonor
P : tidak ada
dan di batas
nyeri tekan dan
jantung terdengar
tanda – tanda redup
krepitasi. A : tidak ada
P : dibatas ronchi, tidak ada
paru terdengar bunyi jantung
sonor dan di tambahan
batas jantung
terdengar
redup
A : tidak ada
ronchi , tidak
ada bunyi
jantung
tambahan

6. Perut / Abdomen I: bentuk datar I: bentuk datar


respirasi respirasi
20x/menit 26x/menit
A : bising usus A : bising usus
(+) (+)
P : terdengar P : terdengar
bunyi timpani, bunyi timpani,
tidak ada masa tidak ada masa
P : tidak ada P : tidak ada
nyeri tekan nyeri tekan
epigstrium dan epigstrium dan
tidak ada tidak ada
pembesaran pembesaran hepar
hepar dan lien dan lien
7. Ekstremitas Tidak ada Tidak ada
pembengkakan pembengkakan
pada pada estremitas
estremitas atas atas maupun
maupun extreimtas
extreimtas bawah, dapat di
bawah, dapat gerakan sesuai
di gerakan ROM refleks
sesuai ROM patela (+)
refleks patela
(+)

J. HARAPAN KELUARGA
Harapan keluarga terhadap kesehatan yang ada yaitu agar masalah tersebut bisa teratasi
tanpa gangguan kesehatan dan keluarga dapat melakukan aktivitas sehari –hari.
ANALISA DATA

No Data Masalah
1. Ds : Menejemen kesehatan
- Keluarga mengatakan kurang memahami tentang keluarga tidak efektif
penyakit pada KK, baik itu pengertian, tanda dan
gejala, dan penyebabnya
- KK dan keluarga mengatakan belum bisa
merawat dengan baik dengan penyakit yang di
derita oleh KK dikarenakan kurang pengetahuan
keluarga tentang penyakit hipertensi
- Keluarga KK mengaktakan khawatir terhadap
kesehatan KK
Do :
- Keluarga belum mampu menjelaskan tentang
penyakit hipertensi yang diderita oleh KK
- KK dan keluarga nampak selalu bertanya kepada
petugas kesehatan tentang penyakit hipertensi
2.
Pemeliharaan kesehatan tidak
efektif
DS :
- KK mengatakan jarang berobat ke puskemas
ataupun ke rumah sakit terdekat.
2.
- Keluarga KK jarangan menggunakan kartu KIS
yang mereka punya
- KK mengatakan jika hipertensinya kambuh dia
hanya minum obat yang dibeli diwarung.
Do :
- Keluarga tidak menggunakan Faskes
- Rumah keluarga berdekatan dengan puskesmas
- Keluarga memiliki kartu KIS.

SKALA PRIORITAS MASALAH

Masalah 1: Menejemen kesehatan keluarga tidak efektif berhubungan dengan


ketidak mampuan keluarga mengenal masalah.
KRITERIA BOBOT PERHITUNGAN PEMBENARAN
KK mengalami
kekambuhan
1. Sifat masalah penyakit hipertensi
1 3/3x1 = 1
Aktual dan keluarga kurang
paham tentang
penyakit hipertensi

2. Kemungkinan 2 2/2x2 = 2 Keluarga dan KK


masalah dapat mampu menerima
diubah saat diberikan
Mudah pendidikan
kesehatan sekaligus
mendemontrasi
untuk mencegah
kekambuhan,
kemauan KK untuk
menjaga pola
istrahat dan
menghindari
pencetus terjadi
hipertensi
KK mau hidup sehat
dengan menjaga pola
3. Kemungkinan
istrahat dan bisa
masalah dapat
1 2/3x1 = 0,6 menghindari
dicegah
pencentus
Cukup
kambuhnya
hipertensi
Keluarga tahu bahwa
penyakit hipertensi
yang dialami KK
4. Menonjolnya
bisa menimbulkan
masalah
1 2/2x1= 1 komplikasi dan
segera ditangani
menggangu
pekerjaan bila tidak
segera ditangani.
Skor 4.6
Masalah 2 : Pemeliharaan kesehatan tidak efektif berhubungan dengan ketidak
mampuan keluarga memanfaatkan fasilitas kesehatan

KRITERIA BOBOT PERHITUNGAN PEMBENARAN

1. Sifat masalah
3/3x1=1 KK jarang
Aktual 1
menggunakan faskes

Keluarga dan KK
jarang menggunakan
2. Kemungkinan faskes,namun KK
masalah dapat dan keluarga mau
2 1/2x2=1
diubah menerima informasi
Sebagian dari petugas
kesehatan untuk
berobat ke faskes

3. Kemungkinan Keluarga dan KK


masalah dapat 2/3x1=0.6 memiliki KIS dan
dicegah 1 mau membawa KK
Cukup: ke faskes jika terjadi
masalah kesehatan

Keluarga melihat
4. Menonjolnya 1 2/2x1=1 bahwa permasalahan
masalah KK harus diatasi
Segera karena bisa
mempengaruhi
aktivitas KK sehari –
hari
Skor 3,6

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Diagnosa Tujuan Evaluasi RencanaTindak


Keperawatan Umum Khusus Kriteria Standar an
Menejemen Setelah Setelah dilakukan Verbal 1. Keluarga a. Kaji
kesehatan dilakukan asuhan dapat pengetahuan
keluarga tidak asuhan keperawatan Psikomot menyebutkan keluarga
efektif keperawat keluarga or pengertian tentang
an diharapkan hipertensi, pengertian
keluarga, keluarga mampu : penyebab,tan hipertensi
Keluarga 1. Mengenal da dan gejala b. Beri
mampu masalah 2. Keluarga reinfoment
melakuka hipertensi dapat positif atas
n 5 tugas 2. Memutuskan menyebutkan jawaban
kesehatan untuk merawat komplikasi keluarga
keluarga KK dari penyakit c. Ajarkan cara
3. Mampu hipertensi keluarga
merawat KK 3. Keluarga merawat KK
4. Memodifikasi dapat seperti
lingkungan merawat KK mengatur pola
5. Memanfaatkan 4. Keluarga makan yang
pelayanan dapat baik utk
kesehatan memodifikasi penderita
yang ada lingkungan hipertensi
5. Keluarga d. Ajarkan
dan KK keluarga
mampu untuk
memamfaatk menjaga
an fakes yang lingkungan
ada rumah dan
lingkungan
untuk tetap
nyaman
e. Diskusikan
atau
demontrasika
n yang akan
di ajarkan
f. Jawab
pertanyaan
Pemeliharaan Verbal
Setelah keluarga
kesehatan
tidak efektif dilakukan Psikomot
Setelah dilakukan
asuhan or
1. Keluarga
asuhan
keperawat
dapat
keperawatan
an
menyebutkan a. Kaji
keluarga
keluarga, kemampuan
pengertian
diharapkan
Keluarga keluarga
hipertensi,
keluarga mampu :
mampu tentang
penyebab,tan
1. Mengenal
melakuka mengenal
da dan gejala
masalah hipertensi
n 5 tugas faskes
2. Keluarga
2.Memutuskan
kesehatan b. Beri
dapat
untuk merawat
keluarga reinforment
menyebutkan
KK
komplikasi atas jawaban
3.Mampu merawat
dari penyakit keluarga
KK
hipertensi c. Motivasi
4.Memodifikasi
3. Keluarga keluarga
lingkungan
dapat untuk
5.Memanfaatkan merawat KK menggunakan
pelayanan 4. Keluarga Faskes
kesehatan yang dapat d. Beri
ada memodifikasi reinforment
lingkungan positif atas
5. Keluarga keberhasilan
dan KK keluarga
mampu e. Berikan
memamfaatk panduan
an fakes yang untuk
ada menggunakan
KIS saat
berkunjung ke
faskes
f. Bantu klien
saat
berkunjung ke
faskes jika
perlu

1.

Anda mungkin juga menyukai