Anda di halaman 1dari 9

PEMERINTAH KABUPATEN REMBANG

DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS REMBANG 2
Jl. Slamet Riyadi Ds. Mondoteko Telp.(0295) 691289 Rembang
email : puskesmasrembang2@gmail.com

KERANGKA ACUAN
PROGRAM PENGENDALIAN DAN PENCEGAHAN INFEKSI
(PPI)
DI PUSKESMAS REMBANG 2

 A. PENDAHULUAN
Berdasarkan Permenkes No 43 Tahun 2019,
Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya
disebut Puskesmas adalah fasilitas pelayanan
kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan
masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan
tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya
promotif dan preventif di wilayah kerjanya

Masyarakat yang menerima pelayanan kesehatan,


tenaga kesehatan dan pengunjung di puskesmas
dihadapkan pada risiko terjadinya infeksi, baik
karena berobat atau datang berkunjung ke
puskesmas. (Pedoman PPI Kemkes RI, 2020). Untuk
meminimalkan risiko terjadinya infeksi di puskesmas
dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya perlu
diterapkan pencegahan dan pengendalian infeksi
(PPI), yaitu program PENCEGAHAN DAN
PENGENDALIAN INFEKSI DI PUSKESMS REMBANG
2

B. LATAR BELAKANG

1. Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan,


Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan,
Kementerian Kesehatan RI tahun 2020 tentang
Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di
Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama

2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia


Nomor 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas.

C. TUJUAN KEGIATAN

Meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan


keterampilan sumber daya manusia, tentang
pencegahan dan pengendalian infeksi, sehingga dapat
melindungi tenaga kerja dan masyarakat dari
penularan penyakit infeksi.
D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

1. Pelatihan Pengendalian dan Pencegahan Infeksi


Pelatihan ini dilakukan sebagai tahap awal
pelaksanaan program kerja pokja UKP Tim
AKREDITASI puskesmas Rembang 2 , dalam
pelatihan ini dipaparkan tentang pencegahan
pengendalian infeksi.

2. Penyuluhan dan Pelatihan Hand Hygiene


Pelatihan ini berisi hal-hal yang harus dilakukan
oleh petugas dalam menangani pasien tanpa
mengetahui terlebih dahulu diagnosanya, petugas
harus melakukan kewaspadaan standar yaitu cuci
tangan. Pelatihan cuci tangan 6 langkah sesuai
standar WHO harus diajarkan kepada seluruh
karyawan, mulai dari teori sampai
mendemonstrasikannya.

3. Pelatihan Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD)


Pelatihan ini dilakukan untuk mencegah petugas
dari penularan yang dapat ditimbulkan dari berbagai
macam jenis infeksi. Pelatihan ini meliputi
pengenalan berbagai macam APD yang harus dipakai
untuk masing-masing unit kerja, cara pemakaian,
cara melepas, serta kegunaannya.

4. Penyuluhan Hand Hygiene untuk Pengunjung


Hand hygiene tidak hanya dibudayakan pada
petugas, tetapi juga kepada seluruh keluarga pasien
dan pengunjung puskesmas. Pelatihan ini
dikhususkan untuk keluarga dan pengunjung pasien
yang melakukan pengobatan ataupun kontrol ke
puskesmas. Pelatihan ini dilakukan dengan metode
kampanye hand hygiene yang dilakukan di lobi, pintu
masuk puskesmas.

5. Pelatihan Kebersihan Ruangan


Pelatihan ini dilakukan secara berkala dan
dititkberatkan pada cara kebersihan setiap ruangan
meliputi ruang poli, kantor, laboratorium, farmasi
dan ruang-ruang lain. Sasaran pelatihan ini adalah
petugas kebersihan.

6. Pelatihan tentang dekontaminasi alat dan sterilisasi

Pelatihan ini berisi cara pengelolaan alat


kesehatan mulai dari dekontaminasi sampai dengan
sterilisasi.
7. Sosialisasi Kejadian Tertusuk Jarum
Sosialisasi ini dilakukan kepada seluruh staf
medis maupun staf non medis dalam hal
kemungkinan kejadian tertusuk jarum dan cara
pelaporan apabila terjadi kejadian tersebut.

8. Sosialisasi etika batuk kepada petugas dan pasien


Sosialisasi ini dilakukan kepada pasien dan
petugas mengenai etika batuk agar meminimalisir
terjadi penularan lewat droplet/udara.

9. Pelatihan Pengelolaan Limbah/Sampah


Pelatihan ini ditujukan kepada seluruh staf
medis ataupun non medis serta cleaning service
tentang penempatan sampah sesuai dengan standar
pencegahan dan pengendalian Infeksi dan
dipaparkan mulai proses pemilahan sampai dengan
proses pemusnahan sampah/limbah.

10. Pelatihan Perawatan Luka


Pelatihan ini berisi tentang cara perawat
melakukan perawatan luka secara benar dan sesuai
dengan prinsip steril.
E. SASARAN/TARGET YANG INGIN DICAPAI

a. Terpenuhinya sarana prasarana pelayanan untuk

Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Puskesmas


Rembang 2 dalam upaya meningkatkan mutu
pelayanan dan patient safety

b. Terlaksananya kegiatan pelayanan Pencegahan dan

Pengendalian Infeksi yang multidisiplin antar profesi


dan bekerja secara interdisiplin.

F. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

1. Kegiatan Pokok
2. Penyusunan tim PPI
3. Penyusunan program PPI

G. RINCIAN KEGIATAN

NO KEGIATAN RINCAN KEGIATAN

a. Rapat calon anggota Tim PPI


b. Penyusunan Job Disk
1 Penyusunan Tim PPI anggota Tim PPI
c. Pelantikan seluruh anggota
Tim PPI
Penyusunan Program
PPI, Pembuatan
2 Kebijakan, Pedoman,
Panduan dan SOP

Pelaksanaan Program
PPI Time line kegiatan
3 tercantum dalam tiap
masing-masing program
H. JADWAL KEGIATAN

2022
NO KEGIATAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Pembentukan Tim dan SK
1
Tim PPI
2 Rapat Tim PPI
3 Sosialisasi Kegiatan PPI
Pelaksanaan dan
4
Pencatatan
Pelatihan Pengendalian
5
dan Pencegahan Infeksi
Penyuluahan dan
6 Pelatihan Hand Hygiene
untuk Petugas
Pelatihan Pemakaian Alat
7
Pelindung Diri (APD)
Penyuluahan dan
8 Pelatihan Hand Hygiene
untuk Pengunjung
Pelatihan Kebersihan
9
Ruangan
Pelatihan tenteng
10 Dekontaminasi Alat dan
Sterilisasi
Sosialisasi Kejadian
11
Tertusuk Jarum
Sosialisasi etika batuk
12 kepada petugas dan
pasien
Pelatihan Pengelolaan
13
Limbah/Sampah
Pelatihan Perawatan
14
Luka
Evaluasi Pelaksanaan
15 Kegiatan dan
Pelaporannya

G. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORANNYA


1. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan
Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan
setiap bulan melalui rapat tim mutu yang
diikuti anggota tim PPI.

2. Pelaporan
Laporan evaluasi pelaksanaan kegiatan dibuat
setiap bulan berdasarkan masing- masing
kegiatan yang dilakukan. Laporan evaluasi
pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Tim Mutu
puskesmas setiap bulan dan ditujukan kepada
Kepala Puskesmas.

H. RENCANA ANGGARAN DAN BIAYA


Rincian biaya yang dibutuhkan adalah sbb:

1. Biaya peningkatan kualitas SDM PPI, Perawat


dan tim yang terlibat dalam pelayanan
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi.
2. Biaya persiapan sarana prasarana lainnya.
3. Anggaran biaya tersebut diupayakan dapat
diperoleh dari dana operasional puskesmas
melalui APBD dan dana JKN.
I. PENUTUP
Dengan mempertimbangkan kebutuhan anggaran
dan biaya serta manfaatnya bagi puskesmas maka
kegiatan ini diharapkan dapat terlaksana sesuai yang
diharapkan.

Anda mungkin juga menyukai