Anda di halaman 1dari 10

TUPOKSI TIM KOMITE KESELAMATAN PASIEN RUMAH SAKIT

RUMAH SAKIT UMUM AT TUROTS AL ISLAMY


Klaci I, Margoluwih Seyegan, Sleman, Yogyakarta

No Nama Jabatan Ketua Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit


1 Pengertian Jabatan Seseorang yang diberikan wewenang dan tanggung jawab
untuk memimpin dan mengkoordinasikan pelaksanaan KPRS
2 Persyaratan Jabatan 1. Hard Competency
 Dokter Spesialis/ Dokter Umum
 Mampu mengopersikan komputer minimal
microsoft office/ sesuai dengan kebutuhan.
2. Soft Competency
 Sehat jasmani dan rohani dan tidak sedang
dalam proses masalah keduanya.
 Memiliki sensitifitas terhadap masalah
Keselamatan Pasien Rumah Sakit.
 Memiliki wawasan yang luas di bidang KPRS
 Memiliki ketelitian dan kepekaan sosial yang
memadai.
 Memiliki komitmen dan loyalitas yang tinggi.
3 Bertanggung jawab Direktur
kepada
4 Bertanggung Jawab 1. Sekretaris KPRS
Atas 2. Komisi Diklat KPRS
3. Komisi pencatatan dan pelaporan
4. Champion-champion KPRS
5 Korelasi Jabatan 1. Dengan Direktur rumah sakit dalam hal konsultasi,
menerima tugas, tanggung jawab dan pelaporan.
2. Dengan pejabat terkait di rumah sakit terkait dengan
koordinasi tugas
3. Anggota komisi KPRS dalam hal bimbingan,
pembinaan dan pemberian perintah tugas.
6 Tugas Pokok Memimpin Komite KPRS dalam penyelenggaraan upaya-
upaya untuk menjamin Keselamatan Pasien selama berada
dan mendapat pelayanan kesehatan di rumah sakit.
7 Uraian Tugas 1. Memimpin kegiatan pengembangan program
keselamatan pasien di Rumah Sakit.
2. Memimpin dan menyusun kebijakan dan prosedur
yang terkait dengan program keselamatan pasien
Rumah Sakit
3. Memimpin dan menjalankan peran dan melakukan
motivator, edukator, konsultasi, monitoring dan
evaluasi implementasi program Keselamatan Pasien
Rumah Sakit.
4. Bersama-sama dengan bagian diklat rumah sakit
melakukan pelatihan Internal Keselamatan Pasien
Rumah Sakit.
5. Mengkoordinasikan pelaksanaan pencatatan dan
pelaporan serta analisa masalah terkait dengan
Kejadian Tidak Diharapkan ( KTD ), Kejadian Nyaris
Cidera ( KNC ), Kejadian Tidak Cidera ( KTC ),
Kejadian Potensial Cidera ( KPC ), dan Kejadian
Sentinel ( KS )
6. Mengkoordinasikan pemrosesan laporan insiden
Keselamatan Pasien ( External ) ke komite KPRS.
7. Melaporkan hasil kegiatan kepada Direktur RS AT
TUROTS AL ISLAMY
8 Tanggung Jawab 1. Terlaksananya program KPRS di seluruh unit kerja di
rumah sakit
2. Terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana
keselamatan pasien di seluruh unit kerja di rumah
sakit
3. Terpenuhinya prosedur-prosedur pelaksanaan
kegiatan dan pelayanan yang menjamin keselamatan
pasien rumah sakit.
4. Terkendalinya kondisi-kondisi yang berpotensi
membahayakan keselamatan pasien di rumah sakit
5. Terpantaunya dan terevaluasinya kasus-kasus KNC,
KPC, KTD, KTC dan Kejadian Sentinel di seluruh
unit kerja rumah sakit.
6. Terjaganya komitmen karyawan terhadap
keselamatan pasien rumah sakit
9 Wewenang 1. Mengelola Komite KPRS
2. Melakukan pengawasan dan penilaian KPRS di
seluruh unit kerja
3. Memberi masukan , saran, dan pertimbangan kepada
atasan yang berkaitan dengan tugas kegiatan.
10 Hasil Kerja 1. POA
2. Rencana dan Jadwal Kegiatan
3. SOP Transformasi informasi
4. SPO Pencatatan dan Pelaporan Insiden
5. SPO DPJP
6. SPO Pendidikan Pasien
7. Evaluasi dan laporan kegiatan KPRS
RUMAH SAKIT UMUM AT TUROTS AL ISLAMY
Klaci I, Margoluwih Seyegan, Sleman, Yogyakarta

No Nama Jabatan Sekretaris Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit


1 Pengertian Jabatan Seseorang yang diberikan wewenang dan tanggung jawab
untuk membantu kinerja dari komite KPRS
2 Persyaratan Jabatan 1. Hard Competency
 Dokter /Sarjana Kesehatan/D3 Kesehatan
 Memiliki sertifikat pelatihan KPRS
 Mampu mengopersikan komputer minimal
microsoft office/ sesuai dengan kebutuhan.
2. Soft Competency
 Sehat jasmani dan rohani dan tidak sedang
dalam proses masalah keduanya.
 Memiliki sensitifitas terhadap masalah
Keselamatan Pasien Rumah Sakit.
 Memiliki wawasan yang luas di bidang
KPRS
 Memiliki ketelitian dan kepekaan sosial yang
memadai.
 Memiliki komitmen dan loyalitas yang
tinggi.
3 Bertanggung jawab Ketua Komite KPRS
kepeda
4 Bertanggung Jawab Atas 1. Komisi Diklat KPRS
2. Komisi pencatatan dan pelaporan
3. Champion-champion KPRS
5 Korelasi Jabatan 1. Dengan Ketua Komite KPRS dalam hal konsultasi,
menerima tugas, tanggung jawab dan pelaporan.
2. Dengan pejabat terkait di rumah sakit terkait dengan
koordinasi tugas
3. Anggota komisi KPRS dalam hal bimbingan,
pembinaan dan pemberian perintah tugas.
6 Tugas Pokok Melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan dengan Komite
KPRS dalam penyelenggaraan upaya-upaya untuk
menjamin Keselamatan Pasien selama berada dan mendapat
pelayanan kesehatan di rumah sakit.
7 Uraian Tugas 1. Membantu kinerja KPRS dalam hal kegiatan
pengembangan program keselamatan pasien di
Rumah Sakit.
2. Membantu penyusunan kebijakan dan prosedur
yang terkait dengan program keselamatan pasien
Rumah Sakit.
3. Bersama-sama dengan bagian diklat rumah sakit
melakukan pelatihan Internal Keselamatan Pasien
Rumah Sakit.
4. Mendokumentasikan dengan baik dan melakukan
monitoring pelaksanaan pencatatan dan pelaporan
serta analisa masalah terkait dengan Kejadian Tidak
Diharapkan ( KTD ), Kejadian Nyaris Cidera ( KNC
), Kejadian Tidak Cidera ( KTC ), Kejadian
Potensial Cidera ( KPC ), dan Kejadian Sentinel
( KS )
5. Mendokumentasikan dan pemrosesan laporan
insiden Keselamatan Pasien ( External ) ke komite
KPRS.
6. Melaporkan hasil kegiatan kepada Direktur RS AT
TUROTS AL ISLAMY
7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.
8 Tanggung Jawab 1. Terlaksananya program KPRS di seluruh unit kerja
di rumah sakit
2. Terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana
keselamatan pasien di seluruh unit kerja di rumah
sakit
3. Terpenuhinya prosedur-prosedur pelaksanaan
kegiatan dan pelayanan yang menjamin keselamatan
pasien rumah sakit.
4. Terkendalinya kondisi-kondisi yang berpotensi
membahayakan keselamatan pasien di rumah sakit
5. Terpantaunya dan terevaluasinya kasus-kasus KNC,
KPC, KTD, KTC, dan KC di seluruh unit kerja
rumah sakit.
6. Terjaganya komitmen karyawan terhadap
keselamatan pasien rumah sakit
9 Wewenang 1. Membantu Mengelola Komite KPRS
2. Melakukan pengawasan dan penilaian KPRS di
seluruh unit kerja
3. Memberi masukan , saran, dan pertimbangan
kepada atasan yang berkaitan dengan tugas
kegiatan.
10 Hasil Kerja 1. Dokumentasi Diklat KPRS
2. Dokumen dan laporan KNC, KPC, KTD, KTC, dan
Kejadian sentinel
3. Dokumen evaluasi dan tindak lanjut KNC, KPC,
KTD, KTC, dan Kejadian Sentinel
4. Dokumen Kegiatan Komite KPRS
RUMAH SAKIT UMUM AT TUROTS AL ISLAMY
Klaci I, Margoluwih Seyegan, Sleman, Yogyakarta

No Nama Jabatan Komite Diklat Keselamatan Pasien Rumah Sakit


1 Pengertian Jabatan Kelompok kerja yang diberi tugas dan wewenag untuk
membantu ketua Komite KPRS
2 Persyaratan Jabatan 1. Hard Competency
 Dokter /Sarjana Kesehatan/D3 Kesehatan
 Memiliki sertifikat pelatihan KPRS
 Mampu mengopersikan komputer minimal
microsoft office/ sesuai dengan kebutuhan.
2. Soft Competency
 Sehat jasmani dan rohani dan tidak sedang
dalam proses masalah keduanya.
 Memiliki sensitifitas terhadap masalah
Keselamatan Pasien Rumah Sakit.
 Memiliki wawasan yang luas di bidang
KPRS
 Memiliki ketelitian dan kepekaan sosial yang
memadai.
 Memiliki komitmen dan loyalitas yang
tinggi.
3 Bertanggung jawab Ketua Komite KPRS
kepada
4 Bertanggung Jawab Atas -
5 Korelasi Jabatan 1. Dengan Ketua Komite KPRS dalam hal konsultasi,
menerima tugas, tanggung jawab dan pelaporan.
2. Dengan pejabat terkait di rumah sakit terkait dengan
koordinasi tugas
6 Tugas Pokok Melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan dengan Komite
KPRS dalam penyelenggaraan upaya-upaya untuk
menjamin Keselamatan Pasien selama berada dan mendapat
pelayanan kesehatan di rumah sakit.
7 Uraian Tugas 1. Menyusun Program Diklat KPRS
2. Mengusulkan jenis Diklat dan karyawan yang akan
mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan KPRS
yang dilaksanakan di dalam dan di luar rumah sakit.
3. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.
8 Tanggung Jawab 1. Kebenaran rencana kebutuhan dan kegiatan.
2. Kesesuaian program kerja dengan pelaksanaan
kegiatan.
3. Kelancaran Diklat KPRS.
4. Kebenaran hasil dan laporan kegiatan.
9 Wewenang 1. Merencanakan metode Diklat KPRS
2. Mengatur jadwal Diklat KPRS
3. Mengusulkan karyawan yang akan dikirim
mengikuti Diklat KPRS.
4. Mengkoordinasikan seluruh kegiatan Diklat KPRS.
5. Memberikan masukan saran dan pertimbangan
kepada atasan yang berkaitan dengan tugas
kegiatannya.
10 Hasil Kerja 1. Rencana kegiatan dan program kerja.
2. Program Diklat KPRS.
3. Jadwal kegiatan Diklat KPRS.
4. Pengetahuan dan ketrampilan karyawan berkenaan
dengan KPRS terus berkembang.
5. Evaluasi dan laporan kegiatan.
RUMAH SAKIT UMUM AT TUROTS AL ISLAMY
Klaci I, Margoluwih Seyegan, Sleman, Yogyakarta

No Nama Jabatan Komite Pencatatan dan Pelaporan Keselamatan Pasien


Rumah Sakit
1 Pengertian Jabatan Kelompok kerja yang diberi tugas dan wewenag untuk
membantu ketua Komite KPRS
2 Persyaratan Jabatan 1. Hard Competency
 Dokter /Sarjana Kesehatan/D3 Kesehatan
 Memiliki sertifikat pelatihan KPRS
 Mampu mengopersikan komputer minimal
microsoft office/ sesuai dengan kebutuhan.
2. Soft Competency
 Sehat jasmani dan rohani dan tidak sedang
dalam proses masalah keduanya.
 Memiliki sensitifitas terhadap masalah
Keselamatan Pasien Rumah Sakit.
 Memiliki wawasan yang luas di bidang
KPRS
 Memiliki ketelitian dan kepekaan sosial yang
memadai.
 Memiliki komitmen dan loyalitas yang
tinggi.
3 Bertanggung jawab Ketua Komite KPRS
kepeda
4 Bertanggung Jawab Atas -
5 Korelasi Jabatan 1. Dengan Ketua Komite KPRS dalam hal konsultasi,
menerima tugas, tanggung jawab dan pelaporan.
2. Dengan pejabat terkait di rumah sakit terkait dengan
koordinasi tugas
6 Tugas Pokok Menyelenggarakan administrasi pelaporankegiatan dan
evaluasi upaya-upaya menjaga keselamatan Pasien selama
berada dan mendapat pelayanan keseehatan di rumah sakit
dan tindak lanjut atas kejadian kecelakaan atau cidera
pasien di rumah sakit.
7 Uraian Tugas 1. Melaksanakan kegiatan administrasi Komite
pencatatan dan pelaporan.
2. Menyusun laporan kegiatan Komisi Pencatatan dan
pelaporan KPRS.
3. Mengontrol dan menilai pelaksanaan sistem
informasi dan komunikasi oleh unit-unit kerja terkait
untuk menjaga kesinambungan layanan dan
keselamatan pasien.
4. Melaksanakan dokumentasi Kejadian Tidak
Diharapkan ( KTD ), Kejadian Nyaris Cidera ( KNC
), Cidera ( KTD ) Kejadian Tidak Cidera ( KTD ),
Kejadian Potensial Cidera ( KPC ), dan Kejadian
Sentinel ( KS ).
5. Melakukan evaluasi dan merekomendasikan upaya-
upaya tindak lanjut Kejadian Tidak Diharapkan
( KTD ), Kejadian Nyaris Cidera ( KNC ), Cidera
( KTD )Kejadian Tidak Cidera ( KTD ), Kejadian
Potensial Cidera ( KPC ), dan Kejadian Sentinel
( KS ).
6. Memproses laporan Insiden Keselamatan Pasien
( external ) ke Komite KPRS PERSI.
8 Tanggung Jawab 1. Terpenuhinya protap kegiatan dan pelayanan yang
menjamin keselamatan pasien rumah sakit.
2. Terkendalinya kondisi-kondisi yang berpotensi
membahayakan keselamata pasien rumah sakit
3. Terpantaunya dan terevaluasinya kasus-kasus
Kejadian Tidak Diharapkan ( KTD ), Kejadian
Nyaris Cidera ( KNC ), Cidera ( KTD )Kejadian
Tidak Cidera ( KTD ), Kejadian Potensial Cidera
( KPC ), dan Kejadian Sentinel ( KS ).
4. Terjaganya komitmen karyawan terhadap
keselamatan pasien rumah sakit.
9 Wewenang 1. Melakukan pengawasan dan penilaian KPRS di
seluruh unit kerja rumah sakit.
2. Memberikan masukan saran dan pertimbangan
kepada atasan yang berkaitan dengan tugas kegiatan.
10 Hasil Kerja 1. Dokumen dan laporan lanjut Kejadian Tidak
Diharapkan ( KTD ), Kejadian Nyaris Cidera ( KNC
), Cidera ( KTD )Kejadian Tidak Cidera ( KTD ),
Kejadian Potensial Cidera ( KPC ), dan Kejadian
Sentinel ( KS ).
2. Dokumen evaluasi dan tindak lanjut lanjut
Kejadian Tidak Diharapkan ( KTD ), Kejadian
Nyaris Cidera ( KNC ), Cidera ( KTD )Kejadian
Tidak Cidera ( KTD ), Kejadian Potensial Cidera
( KPC ), dan Kejadian Sentinel ( KS ).
3. Dokumentasi kegiatan KPRS.
RUMAH SAKIT UMUM AT TUROTS AL ISLAMY
Klaci I, Margoluwih Seyegan, Sleman, Yogyakarta

No Nama Jabatan Champion Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit


1 Pengertian Jabatan Seseorang yang dibri tugas dan wewenag untuk membantu
Ketua Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit
2 Persyaratan Jabatan 1. Hard Competency
 Pendidikan sesuai dengan spesifikasi unit
kerja masing-masing.
 Memiliki sertifikat pelatihan KPRS
 Mampu mengopersikan komputer minimal
microsoft office/ sesuai dengan kebutuhan.
2. Soft Competency
 Sehat jasmani dan rohani dan tidak sedang
dalam proses masalah keduanya.
 Memiliki sensitifitas terhadap masalah
Keselamatan Pasien Rumah Sakit.
 Memiliki wawasan yang luas di bidang
KPRS
 Memiliki ketelitian dan kepekaan sosial
yang memadai.
 Memiliki komitmen dan loyalitas yang
tinggi.
3 Bertanggung jawab Ketua Komite KPRS
kepeda
4 Bertanggung Jawab Atas -
5 Korelasi Jabatan 1. Dengan Ketua Komite KPRS dalam hal konsultasi,
menerima tugas, tanggung jawab dan pelaporan.
2. Dengan pejabat terkait di rumah sakit terkait dengan
koordinasi tugas
6 Tugas Pokok Memimpin upaya-upaya Keselamatan Pasien di unit kerja
rumah sakit
7 Uraian Tugas 1. Mengontrol dan mengembalikan pelaksanaan
layanan kepada pasien di unit kerja sehingga sesuai
dengan standart prosedur operasional yang
ditetapkan.
2. Mengontrol dan mengendalikan situasi dan kondisi
yang dapat membahayakan keselamatan pasien.
3. Mengontrol dan menilai pelaksanaan sistem
informasi dan komunikasi di unit kerjanya untuk
menjaga keselamatan pasien.
4. Melaporkan kasus-kasusi Kejadian Tidak
Diharapkan ( KTD ), Kejadian Nyaris Cidera ( KNC
), Cidera ( KTD )Kejadian Tidak Cidera ( KTD ),
Kejadian Potensial Cidera ( KPC ), dan Kejadian
Sentinel ( KS ) kepada komisi pencatatan dan
pelaporan KPRS.
5. Menampung masukan-masukan dari masyarakat,
pengguna jasa rumah sakit dalam rangka
mengantisipasi resiko keamanan dan keselamatan
pasien di Unit kerjanya.
8 Tanggung Jawab 1. Terlaksananya protap kegiatan dan pelayanan yang
menjamin keselamatan pasien rumah sakit.
2. Terkendalinya kondisi-kondisi yang berpotensi
membahayakan keselamata pasien rumah sakit
3. Terpantaunya dan terevaluasinya kasus-kasus
Kejadian Tidak Diharapkan ( KTD ), Kejadian
Nyaris Cidera ( KNC ), Cidera ( KTD )Kejadian
Tidak Cidera ( KTD ), Kejadian Potensial Cidera
( KPC ), dan Kejadian Sentinel ( KS ).
4. Terjaganya komitmen karyawan terhadap
keselamatan pasien rumah sakit.
9 Wewenang 1. Melakukan pengawasan dan penilaian KPRS di
seluruh unit kerja rumah sakit.
2. Memberikan masukan saran dan pertimbangan
kepada atasan yang berkaitan dengan tugas
kegiatan.
10 Hasil Kerja 1. Keselamatan pasien di unit kerja.
2. Kondisi-kondisi yang membahayakan keselamatan
pasien dapat dikendalikan.
3. Transformasi informasi pasien dapat terlaksana dan
terlaksananya sesuai dengan standart berkas rekam
medis.
4. Dokumen dan laporan Kejadian Tidak
Diharapkan ( KTD ), Kejadian Nyaris Cidera ( KNC
), Cidera ( KTD )Kejadian Tidak Cidera ( KTD ),
Kejadian Potensial Cidera ( KPC ), dan Kejadian
Sentinel ( KS ) di seluruh unit kerja rumah sakit.

Anda mungkin juga menyukai