Anda di halaman 1dari 50

BUKU KEGIATAN (LOG BOOK)

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI DOKTER

ILMU KESEHATAN
TELINGA, HIDUNG, TENGGOROKAN
KEPALA LEHER

LABORATORIUM KEPANITERAAN
KLINIK ILMU KESEHATAN
TELINGA,HIDUNG,TENGGOROKAN,KEPALA, LEHER
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALUOLEO
2020
BUKU KEGIATAN (LOG BOOK)
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI DOKTER

LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK ILMU KESEHATAN


THT-KL
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALU OLEO

Nama :Zuhdi Azyumar Dhini

Nomor Induk Mahasiswa:K1B120072

Alamat :BTN Wirabuana Blok F6, Kendari

No. Telepon :081342019224

Lulus Sarjana Kedokteran:18 Desember 2020

Tanggal Masuk Kepaniteraan :3 Januari 2021

Tanggal Keluar Kepaniteraan :.....................................................................

4 x 6 cm
JANJI DOKTER MUDA

Saya, dokter muda Fakultas Kedokteran Universitas Haluoleo berjanji bahwa:


1. Saya akan menghargai kesempatan yang diberikan kepada saya untuk
menyelesaikan pendidikan saya di Rumah Sakit Umum Provinsi Sulawesi
Tenggara dan tempat lain dimana saya bertugas sebagai dokter muda;
2. Saya akan menjalankan tugas saya dengan cara yang terhormat dan bersusila,
sesuai dengan martabat dan tradisi luhur pekerjaan dokter;
3. Kesehatan pasien senantiasa akan saya utamakan;
4. Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya
sebagai dokter muda;
5. Dalam menunaikan kewajiban saya terhadap pasien, saya tidak akan
terpengaruh oleh pertimbangan kebangsaan, kesukuan, keagamaan, politik
kepartaian atau kedudukan sosial;
6. Saya akan menghargai pasien sebagai manusia yang ikut menambah
pengetahuan saya;
7. Teman sejawat saya akan saya perlakukan sebagai saudara kandung;
8. Semua tenaga paramedik akan saya hormati sebagai karyawan yang
bersama- sama menunaikan tugas terhadap pasien;
9. Saya akan memakai dan memelihara semua alat kedokteran dengan cara sebaik-
baiknya.
Saya ikrarkan janji ini dengan sungguh-sungguh dengan mempertaruhkan kehormatan
diri saya.
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur saya ucapkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat
dan karunia-Nya, sehingga Fakultas Kedokteran UHO bisa maju dan berkembang
sampai saat ini.
Dengan terbitnya buku kegiatan (log book) Program Pendidikan Profesi
Dokter yang telah mengalami revisi diharapkan dapat digunakan sebagai acuan bagi
Mahasiswa dalam melaksanakan tugas dan kegiatan kepaniteraan klinik. Buku
kegiatan (log book) Program Pendidikan Profesi Dokter ini juga dapat dijadikan
sebagai pedoman bagi para pembimbing klinik dan penguji serta semua pihak yang
terlibat dalam proses pendidikan Profesi Dokter di semua laboratorium kepaniteraan
klinik.
Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh tim revisi buku
kegiatan (log book) Program Pendidikan Profesi Dokter yang telah menyelesaikan
tugasnya sehingga buku kegiatan (log book) ini bisa diterbitkan. Terima kasih
banyak juga kami haturkan kepada Direktur Rumah Sakit dan kepada semua tim
pendidik klinis yang telah terlibat dan mendukung seluruh proses kepaniteraan
Klinik.
Demikian semoga buku (log book) ini bisa bermanfaat untuk kemajuan
pendidikan Program Profesi Dokter.

Kendari, Januari 2021


Dekan FK UHO,

Dr.dr. Juminten Saimin, Sp.OG (K)


NIP.19710916 200012 2 004
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami haturkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia-nya
sehingga kami dapat menyusun buku kegiatan(log book) Program Pendidikan Profesi
Dokter Laboratorium Kepaniteraan Klinik Ilmu Kesehatan THT-KL Fakultas
Kedokteran Universitas Halu Oleo Kendari.
Buku ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi mahasiswa dalam
melaksanakantugas dan kegiatan kepaniteraan klinik di Laboratorium Kepaniteraan
Klinik Ilmu Kesehatan THT-KL. Di samping itu, buku ini dapat dijadikan sebagai
pedoman bagi para pembimbing klinik, pendidik klinik dan penguji serta semua
pihak yang terlibat dalam proses pendidikan Profesi Dokter di Laboratorium
Kepaniteraan Klinik Ilmu Kesehatan THT-KL.
Kami menyadari bahwa buku ini masih belum sempurna.Oleh karena itu,
masukan, saran, dan kritik sangat kami harapkan.

Kendari, Januari 2021


Kepala Laboratorium Kepaniteraan Klinik
Ilmu Kesehatan THT-KL,

dr. Ied Rakhma,M.Kes., Sp.THT-KL


NIP. 19741016 200604 2 017
DAFTAR NAMA KONSULEN

LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK


ILMU KESEHATAN THT-KL
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALUOLEO

NO. NAMA TEMPAT TUGAS

1. dr. Muh. Zamrud, Sp.THT-KL RSU dr. Ismoyo Kendari

2. dr. Nur Hilaliyah, M.Kes., Sp.THT-KL RSU Bahteramas Kendari

3. dr. Ied Rakhma M.Kes Sp. THT-KL RSU Bahteramas Kendari

4. dr. Daud Rantetasak, SpTHT-KL RSU Bahteramas Kendari

5. dr. Nancy Sendra, M.Kes Sp. THT-KL RSUD Abunawas Kendari

6. dr. H. Mudassir, M.Kes.,Sp.THT-KL RSUD Raha

7. dr. Sophian Sujana, M.Kes.,Sp.THT-KL RSUD Konawe


DAFTAR ISI
Halaman
Halaman Judul …………………………………………………… i
Halaman Identitas …………………………………………………… ii
Janji Sarjana Kedokteran …………………………………………………… iii
Kata Pengantar …………………………………………………… iv
Daftar Nama Konsulen …………………………………………………… v
Daftar Isi …………………………………………………… 1
Pendahuluan …………………………………………………… 2
Tujuan Kepaniteraan …………………………………………………… 3
Tata Tertib Bagian …………………………………………………… 5
Jadwal rotasi mingguan …………………………………………………… 10
Jadwal kegiatan harian …………………………………………………… 11
Modul Kegiatan mingguan …………………………………………………… 12
Jumlah kasus yang dijumpai di poliklinik ……………………………………….. 16
Jumlah kasus yang dijumpai di bangsal ……………………………………….. 18
Jumlah ketrampilan yang diamati/dilakukan ……………………………………….. 20
Kegiatan harian minggu stase ……………………………………….. 21
Daftar hadir pada penyajian referat ……………………………………….. 26
Daftar hadir pada penyajian laporan kasus ……………………………………….. 27
Daftar hadir pada diskusi kasus ……………………………………….. 28
Lembar evaluasi etika, kondite dan afektif ……………………………………….. 29
Lembar penilaian penyajian referat ……………………………………….. 30
Lembar penilaian penyajian laporan kasus ……………………………………….. 31
Lembar persetujuan untuk ujian akhir ……………………………………….. 32
Lembar penilaian ujian akhir ……………………………………….. 33
Lembar penilaian kumulatif evaluasi akhir ……………………………………….. 34
Lembar konsultasi masalah mahasiswa ……………………………………….. 35
Daftar penyakit dan tingkat kemampuan dalam THT-KL ……………….. 36
Tingkat ketrampilan dalam THT-KL ……………….. 38

1
PENDAHULUAN
Kepaniteraan adalah pelatihan klinik pendidikan profesi dokter berbasis kompetensi di rumah
sakit, puskesmas, balai pengobatan dan atau instansi lain. Dalam kepaniteraan ini terbuka
aspek hubungan antar manusia yang dari sifatnya dapat dibeda-bedakan sebagai berikut:
1. Pribadi mahasiswa
Dari sudut pandang pasien, mahasiswa adalah dokter, karena itu mahasiswa perlu dan
harus menunjukkan sikap sebagal seorang dokter, yaitu berwibawa, tenang, bersungguh-
sungguh, dan bertanggung jawab serta dapat berempati dengan pasien maupun
keluarganya. Menghadapi pribadi mahasiswa yang demikian biasanya pasien merasa
lebih tenang, lebih mantap, dan lebih terbuka terhadap segala tindakan yang dilakukan
olehmahasiswa.
2. Hubungan dengan pasien
Dengan bekal kepribadian seperti tersebut di atas, mahasiswa diharapkan mendapat
kepercayaan penuh dan pasien yang dirawatnya. Hubungan mahasiswa dengan pasien
tidak perlu terlalu kaku, sebab ini akan merupakan hambatan bagi pasien untuk
mencurahkan segala keluhannya kepadanya.. Hubungan yang terlalu bebas dengan pasien
akan menghilangkan wibawa mahasiswa dan yang penting juga menghilangkan
obyektifitas dalam menilai keadaan pasien.
Perlu dihatikan bahwa pasien bukanlah obyek studi semata-mata tetapi juga seorang
manusa yang tentunya juga mempunyal akal dan perasaaan.Karena itu sikap mahasiswa
dalam menghadapi pasien seharusnya tidak mengabaikan faktor kemanusiaan
ini.Keberhasilan pendidikan klinik tercermin pada kemampuan mahasiswa untuk
memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan bertanggung jawab.
3. Hubungan dengan paramedik & karyawan non medik
Salah satu manfaat yang dapat diperoleh dan masa kepaniteraan mahasiswa adalah
kesempatan melatih diri untuk bekerja sama yang sebaik-baiknya dengan paramedik dan
karyawan non medik. Perlu diingat bahwa dalam karier selanjutnya, seorang dokter akan
selalu memerlukan bantuan dan dapat bekerja sama dengan mereka.
4. Hubungan dengan sesama mahasiswa
Sebagai seorang calon dokter, sudah tentu seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran,
terutama yang sudah menjadi mahasiswa, memupuk kolegialitas, yang merupakan salah
satu ciri dari korps kedokteran. Kolegilitas ini tidak hanya terbaca pada surat menyurat
saja, tetapi dihayati dan dilaksanakan pula dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam
dan diluar dinas.
5. Hubungan dengan dokter dosen dan supervisor
Sebagai mahasiswa yang pada hakekatnya masih dalam taraf pendidikan maka hubungan
antara dokter dan mahasiswa adalah sebagai pengasuh dan yang diasuh.Mahasiswa
mempunyai hak untuk menanyakan segala sesuatu yang belum dimengerti, mempelajari
dan melatih keterampilan teknis kepada stat pengajar.Sebagai pihak yang belajar serta
untuk kepentingannya sendiri, mahasiswa wajib mematuhi segala instruksi dan petunjuk
dan staf pengajar.

2
TUJUAN KEPANITERAAN
Tujuan Umum
Pada akhir kepaniteraan diharapkan lulusan dokter:
1. Dapat menjalankan profesi sebagai dokter yang kompeten.
2. Bertanggung jawab dan berkewajiban mengamalkan ilmu kedokteran yang telah
diperoleh untuk kemasalahatan umum sesuai dengan Pancasila, UUD 1945, dan
kebijakan pemerintah.
3. Mempunyai pengetahuan dan keterampilan sebagai dokter umum dalam memberikan
pelayanan kesehatan kepada masyarakat seoptimal mungkin.
4. Menjunjung tinggi etika kedokteran yang berlaku.
Tujuan Khusus
Pada akhir kepaniteraan diharapkan lulusan dokter kompeten dalam area:
1. Komunikasi efektif
2. Keterampilan klinis
3. Landasan ilmiah ilmu kedokteran
4. Pengelolaan masalah kesehatan
5. Pengelolaan informasi
6. Mawas diri dan pengembangan diri
7. Etika, moral, medikolegal dan profesionalisme serta keselamatan pasien

KETENTUAN UMUM
1. Setiap mahasiswa yang akan melakukan kepaniteraan klinik harus membawa Surat
Pengantar Kepaniteraan dari Dekan cq. Wakil Dekan I atau pejabat yang ditunjuk dan
melapor ke Komkordik pada hari Senin pukul 07.00 WITA
2. Setiap mahasiswa yang akan melakukan kepaniteraan di bagian harus membawa Surat
Pengantar Kepaniteraan dari Komkordik dan melapor pada Kepala Laboratorium
Kepaniteraan Klinik pada hari Senin jam 07.00 WITA.
3. Setiap mahasiswa yang akan melakukan kepaniteraan di RS jejaring harus membawa
surat pengantar kepaniteraan dari Komkordik dan melapor pada Direktur RS atau pejabat
yang ditunjuk.
4. Setiap mahasiswa harus memakai baju kepaniteraan jas lengan pendek wama putih
dengan tulisan bordir “mahasiswa” warna hijau di dada kiri atas yang bersih dan rapi,
wajah kelihatan jelas, memakai sepatu resmi dan bukan hak tinggi bagi perempuan,
rambut terawat rapi dan tidak gondrong, kuku tidak panjang, busana wanita dan pria yang
wajar dan sopan (kemeja berkerah) serta tidak mengenakan jeans, dan memakai tanda
pengenal kepaniteraan RS pendidikan/jejaring selama bertugas.
5. Setiap mahasiswa membawa 4 lembar pas foto ukuran 3x4 pada saat melapor.
6. Setiap mahasiswa harus membawa stetoskop, sphygmomanometer, termometer, palu
refleks dan flashlight serta peralatan lain yang ditentukan oleh bagian pada saat melapor
dan saat bertugas.
7. Selama mengikuti kegiatan kepaniteraan, mahasiswa dilarang meninggalkan tugas tanpa
sepengetahuan dokter supervisor.
8. Bila Mahasiswa sakit atau ijin keperluan mendesak karena masalah keluarga atau
masalah hukum yang serius, harus menyertakan surat sakit dari dokter pemerintah atau
ijin tertulis dari orang tua/wali atau instansi terkait dan diserahkan kepada Kepala
Laboratorium Kepaniteraan Klinik pada waktu yang bersangkutan tidak hadir.
a. Bila ijin atau sakit < 3 hari, ditambah kepaniteraan sesuai hari.
3
b. Bila ijin atau sakit 3 - 7 hari, ditambah kepaniteraan 1 minggu.
c. Bila ijin atau sakit 8 - 14 hari, ditambah 50% kepaniteraan.
d. Bila ijin atau sakit > 14 hari, mengulang 100% kepaniteraan.
e. Bila dengan alasan sakit atau ijin dan menghentikan kepaniteraan, mengulang 100%
kepaniteraan.
9. Bila mahasiswa meninggalkan kepaniteraan lebih dari 2N dengan atau tanpa alasan maka
dinyatakan tidak wajib lagi mengikuti kegiatan kepaniteraan dan dikembalikan ke Dekan
cq Wakil Dekan 1.
10. Bila mahasiswa menghilangkan buku panduan kepaniteraan segera melaporkan ke
Laboratorium Kepaniteraan Klinik untuk mendapatkan penggantian. Masa kepaniteraan
yang tidak tercatat akibat kelalaian dianggap belum mengikuti kegiatan dan diganti pada
masa akhir kepaniteraan.
11. Dalam hal keterlambatan, tidak mengikuti kegiatan kepaniteraan, pelanggaran disiplin
tanpa alasan yang tepat, diberikan teguran dari supervisor. Teguran yang bersifat catatan
di dalam buku log sebanyak 3 (tiga) kali akan dikenakan sanksi pengulangan
kepaniteraan.
12. Bila melakukan double kepaniteraan maka akan diberikan sanksi pembatalan
kepaniteraan pada kedua bagian tersebut dan harus mengulang siklus kepaniteraan dari
awal,dan memilih salah satu bagian tersebut atau bagian lainnya
13. Mahasiswa yang diperbolehkan mengikuti ujian adalah mereka yang telah mengikuti
semua kegiatan kepaniteraan klinik yang dipersyaratkan oleh bagian dengan mengisi log
book kepaniteraan klinik sudah lengkap dan sudah ditandatangani oleh Kepala
Laboratorium Kepaniteraan Klinik.
14. Mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan tugas dan tidak melengkapi log book 3 hari
sebelum ujian akhir kepaniteraan klinik dianggap lalai dan tidak berhak mengikuti ujian
keluar (K1) tetapi berhak mengikuti ujian pimpinan (P1) dengan syarat sudah
menyelesaikan tugas yang ditunggak.
15. Bila mahasiswa tidak dapat menyelesaikan kepaniteraan harus memberitahukan secara
tertulis kepada Kepala Laboratorium Kepaniteraan Klinik dan Komkordik paling lambat
1 x 24 jam.
16. Bila mahasiswa tidak menyelesaikan kepaniteraan tanpa alasan, dianggap alpa atau
sengaja dan tidak berhak mengikuti ujian keluar K1 sebelum menyelesaikan tambahan
kepaniteraan.
a. Bila alpa selama 1 - 7 hari, ditambah kepaniteraan 1 minggu dan dapat mengikuti ujian
K1 sesudah mengulang kepaniteraan selama 1 minggu.
b. Bila alpa selama 8 - 14 hari, ditambah kepaniteraan 50% dan dapat mengikuti ujian K1
sesudah menyelesaikan tambahan kepaniteraan.
c. Bila alpa dan menghentikan kepaniteraan atas kemauan sendiri, harus mengulang
100% kepaniteraan.
17. Ujian keluar KI harus dilaksanakan dalam minggu terakhir kepaniteraan klinik di bagian.
a. Mahasiswa yang dalam minggu tersebut tidak mengikuti ujian K1 karena alpa
dinyatakan tidak lulus dan surat pengantar tidak lulus dengan nilai E langsung dikirim
ke Wakil Dekan I Bidang Akademik.
b. Untuk mengikuti ujian P1 harus menyertakan surat permintaan ujian P1 dari Wakil
Dekan I bidang Akademik.
c. Tenggang waktu antara ujian KI dan ujian PI selambat-lambatnya 1 (satu) minggu atau
disesuaikan dengan siklus kepaniteraan klinik dengan SK Pembantu Dekan I Bidang
Akademik.
d. Dosen penguji yang berhalangan harus melaporkan ke Komkordik untuk digantikan
dengan penguji lain yang diangkat dengan SK Komkordik.
4
e. Hasil ujian harus dikirim kepada Wakil Dekan bidang Akademik paling lambat 1
(satu) minggu setelah ujian K1 atau P1.
18. Ujian keluar K2 adalah ujian yang harus diikuti mahasiswa karena tidak lulus ujian P1
sesudah menyelesaikan pengulangan kepaniteraan klinik.
19. Ujian keluar K2 harus dilaksanakan dalam minggu terakhir pengulangan kepaniteraan
klinik dibagian.
a. Mahasiswa yang tidak mengikuti ujian K2 karena alpa dinyatakan tidak lulus dan surat
pengantar tidak lulus dengan nilai E dikirim ke Wakil Dekan I Bidang Akademik.
b. Untuk mengikuti ujian P2 harus menyertakan surat permintaan ujian P2 dari Wakil
Dekan I bidang Akademik.
c. Tenggang waktu antara ujian K2 dan ujian P2 selama 1 (satu) minggu.
d. Dosen penguji untuk P2 dilakukan pengundian ulang dan mahasiswa tidak
diperbolehkan lagi mendapatkan penguji pada ujian K2.
e. Hasil ujian harus dikirim kepada Wakil Dekan Bidang Akademik paling lambat 1
(satu) minggu setelah ujian K2 atau P1.
20. Pemberian sanksi akademik diatur di dalam Peraturan Akademik Fakultas Kedokteran
Universitas Halu Oleo.

TATA TERTIB BAGIAN THT-KL


1. Pada hari pertama diberikan orientasi/pembekalan bagi setiap mahasiswa di Laboratorium
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit THT-KL sebelum memulai kepaniteraan.
2. Mahasiswa wajib mengisi buku log dengan jelas dan lengkap.
3. Pengisian buku log dilakukan setiap hari dan langsung diparaf oleh dokter supervisor.
4. Lama kepaniteraanpada Laboratorium Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit THT-KL
adalah 4 minggu.
5. Kegiatan harian mahasiswa:
 Senin – Kamis:
o Jam 07.00 – 09.00: Visite
o Jam 09.00 – 12.00: Poliklinik dan Kamar Operasi
o Jam 12.00 – 13.00: Pembacaan refarat
o Jam 13.00 – 14.00: Bimbingan dokter spesialis
 Jum’at:
o Jam 08.00 – 09.00: Visite
o Jam 09.00 – 11.00: Poliklinik dan Kamar Operasi
o Jam 11.00 – 12.00: Ujian
 Sabtu:
o Jam 08.00 – 09.00: Visite
o Jam 09.00 – 12.00: Poliklinik dan Kamar Operasi
o Jam 12.00 – 13.00: Baca Laporan Kasus/ Baca Status
6. Jam jaga:
a. Jaga Siang : Jam 14.00 - 19.00 WITA
b. Jaga Malam : Jam 19.00 - 07.00 WITA
7. Mahasiswa harus hadir paling lambat 10 menit sebelum jam kerja atau jam jaga untuk
serah terima tugas jaga. Bila terlambat datang dinas atau jaga maka diberikan sanksi
teguran.
8. Chief mahasiswa dipilih setiap minggu dari mahasiswa minggu III.
9. Selama menjalankan kepaniteraan didituntut sikap proaktif mahasiswa.
10. Selama menjalankan kepaniteraan, mahasiswa harus tunduk pada ketentuan yang berlaku.
Segala bentuk pelanggaran dari ketentuan yang berlaku akan dikenakan sanksi.

5
KEGIATAN KEPANITERAAN
1. Visite pasien rawat inap
2. Tugas di poliklinik
3. Tugas di kamar operasi
4. Jaga siang dan jaga malam
5. Refarat
6. Laporan kasus
7. Ujian Komprehensif

Visite pasien rawat inap


1. Setiap mahasiswa wajib melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik dan mental penderita
sekaligus mengisi rekam medis pasienuntuk mahasiswadengan bimbingan
doktersupervisor.
2. Setiap mahasiswa wajib melakukan follow-up pasien.
3. Setiap mahasiswa wajib mengikuti visite harian pada jam08.00-09.00 WITA dan berhak
mendapat bimbingan dari dokter supervisor pada saat visite.
4. Setiap mahasiswa berhak mendapat tanda tangan dokter supervisorpada buku log sebagai
bukti telah mengikuti kegiatan.

Tugas di poliklinik
1. Setiap mahasiswa wajib melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik dan mental penderita
sekaligus mengisi rekam medis pasien untuk mahasiswadengan bimbingan
doktersupervisor.
2. Setiap mahasiswa wajib mengikuti kegiatan poliklinikpada jam09.00-12.00 WITA dan
berhak mendapat bimbingan dari dokter supervisor pada saat berlangsungnya kegiatan.
3. Setiap mahasiswa berhak mendapat tanda tangan dokter supervisorpada buku log sebagai
buktl telah mengikuti kegiatan.

Tugas di Kamar Operasi


1. Setiap mahasiswa minggu III wajib mengikuti kegiatan operasi THT.
2. Setiap dokter rmuda harus membawa 1 set pakaian operasi yang bersih.
3. Setiap mahasiswa berhak mendapat tanda tangan dokter supervisor pada buku log sebagai
bukti telah mengikuti kegiatan

Jaga Siang dan Jaga Malam


1. Semua mahasiswa wajib melaksanakan tugas jaga (sesuai jadwal
2. Setiap hari Senin Chief menyerahkan jadwal jaga dan daftar rotasi ke dokter supervisor.
Jadwal jaga lengkap dengan nomor telpon masing-masing doktr muda ditempel di kamar
mahasiswa dan di kamar jaga perawat di bangsal.
3. Setiap selesai jaga harus serah terima dengan yang jaga berikutnya. Tidak boleh
meninggalkan RS sebelum pengganti datang.

Refarat
1. Judul dan pembimbing refarat ditentukan pada saat melapor masuk laboratorium
kepaniteraan klinik.
6
2. Mahasiswa melapor ke pembimbing refarat pada hari Senin minggu I.
3. Pembuatan refarat mulai minggu I dan hari Kamis minggu II menyerahkan ke
pembimbing untuk dikoreksi.
4. Presentasi refarat dilaksanakan pada minggu III - IV hari Senin sampai dengan Kamis.
5. Refarat dijilid setelah disetujui (sudah dikoreksi) oleh pembimbing.
6. Refarat yang dijilid berisi: refarat + power point + referensi.
7. Refarat yang sudah dijilid harus diserahkan ke pembimbing dan dokter spesialis yang
ditunjuk selambat-lambatnya 2 (dua) hari sebelum hari pembacaan sambil menyampaikan
tanggal pembacaan yang ditentukan Kepala Laboratorium Kepaniteraan Klinik.
8. Dokter spesialis diingatkan lagi sehari sebelum pembacaan refarat. Bila dokter spesialis
yang bersangkutan berhalangan, segera melapor ke pembimbing refarat.
9. Power point refarat dibuat dengan latar belakang biru, huruf warna putih atau kuning,
ukuran huruf 36, bentuk huruf Times New Roman dengan maksimal 8 baris per slide.
10. Refarat asli yang sudah dijilid beserta 1 (satu) CD berisi softcopy refarat, power point dan
referensinya diserahkan ke perpustakaan bagian paling lambat hari Rabu minggu IV.
11. Refarat diperbanyak untuk dibagikan ke sesama mahasiswa 2 (dua) hari sebelum hari
pembacaan dan diperbanyak sesuai jumlah mahasiswa dalam ukuran normal (tidak boleh
diperkecil).

Laporan Kasus
1. Pembimbing laporan kasus diberikan pada saat melapor masuk bagian.
2. Mahasiswa melapor ke pembimbing laporan kasus pada hari Senin minggu I.
3. Laporan kasus diambil dari dari kasus yang ditemui di poliklinik dan bangsal yang telah
disetujui untuk disiskusikan oleh dokter spesialis.
4. Diskusi laporan kasus pada hari Sabtu mingu III.

Ujian Komprehensif
1. Ujian komprehensif dilaksanakan pada minggu IV setelah mahasiswa selesai
melaksanakan kepaniteraan klinik dan melengkapi persyaratan.
2. Ujian komprehensif merupakan ujian sumatif yang bersifat komprehensif dalam bentuk
ujian kasus (Objective Structure Clinical Examination/OSCE).
3. Penguji ditentukan setelah dilakukan evaluasi terhadap kegiatan kepaniteraan mahasiswa.
4. Waktu pelaksanaan ujiankomprehensifpada hari Jumat.
5. Lembar hasil ujian komprehensif yang telah diisi oleh penguji diserahkan kepada bagian
administrasi Laboratorium Kepaniteraan Klinik dan hasil ujian diberitahukan kepada
mahasiswa.
6. Perhitungan hasil akhir penilaian dilakukan setelah mahasiswa mengikuti seluruh stase,
mengisi buku log dan mengikuti ujian komprehensif, dimana nilai etika, kondite dan
afektif dapat mempengaruhi nilai akhir kepaniteraan di Laboratorium Kepaniteraan
Klinik. Bila nilai etika, kondite dan afektif dinyatakan kurang maka mahasiswa tidak
layak untuk mendapat nilai A atau B, sesuai dengan tujuan pendidikan dokter.
7. Hasil akhir penilaian akan diserahkan ke Komkordik pada saat mahasiswa selesai
mengikuti seluruh kegiatan di Laboratorium Kepaniteraan Klinik.

7
BATASAN KEWENANGAN MAHASISWA
1. Melakukan kegiatan kepaniteraan di bagian setelah mendapat rekomendasi dari
Komkordik dan Kepala Laboratorium Kepaniteraan Klinik.
2. Melakukan anamnesis terpimpin setelah mendapat rekomendasi dari
pembimbing/pendidik klinik.
3. Melakukan pemeriksaan fisis umum setelah mendapat rekomendasi
pembimbing/pendidik klinik.
4. Melakukan pemeriksaan fisis khusus dengan bimbingan dan supervisi
pembimbing/pendidik klinik.
5. Melakukan pemeriksaan penunjang dengan bimbingan dan supervisi
pembimbing/pendidik klinik.
6. Menegakkan diagnosis awal dengan bimbingan pembimbing/pendidik klinik.
7. Melakukan tindakan medis dasar dengan bimbingan dan supervisi pembimbing/pendidik
klinik.
8. Mengikuti tindakan operasi setelah mendapat ijin dari pembimbing/pendidik klinik.
9. Menulis hasil anamnesis, pemeriksaan fisis dan penunjang serta tindakan pada lembar
status mahasiswa dan tidak membuat tulisan hasil pemeriksaan atau tindakan pada rekam
medis.

BUKU KEGIATAN(LOG BOOK)


Buku kegiatan (log book) memuat data kegiatan, pengalaman dan pencapaian obyektif
program pendidikan profesi dokter yang digunakan untuk memantau proses pendidikan. Buku
log dapat berfungsi untuk melihat kekurangan dalam pencapaian target dan bagaimana harus
dapat mencapai target tersebut.
Kelengkapan pencapaian target merupakan bukti yang digunakan untuk penilaian sebagai
syarat yang harus dipenuhi sebelum ujian komprehensif.

MODUL KEGIATAN MINGGUAN


Terdapat4 modul dalam buku log yang menjadi prasyarat program pendidikan profesi dokter
yang dijalankan selama 4 minggu masa kepaniteraan di Bagian Ilmu Penyakit Saraf.Modul
adalah jenis penyakit dan ketrampilan yang akan dicapai sebagai pencapaian obyektif
pendidikan. Tiap modul mempunyai halaman tersendiri dengan judul, tujuan dantarget
obyektif pendidikan.
Evaluasi modul kegiatan dilaksanakan setiap akhir minggu oleh konsulen/ supervisor dengan
memberi nilai dan ditandatangani oleh supervisor setelah peserta mencapai seluruh target
pencapaian obyektif yang diperlukan (dilakukan observasi dan diskusi akhir).

KOMPETENSI
Untuk mencapai tujuan pendidikan, maka program pendidikan profesi dokter dilakukan
dengan menggunakan metode pelatihan berdasarkan kompetensi (Competency Based
Training), yaitu meliputi kompetensi klinik dan manajemen kesehatan masyarakat.
Selama proses pendidikan profesi, peserta mempelajari berbagai aspek yang berhubungan
dengan pengelolaan penyakit pasien, keluarga dan masyarakat dengan menitikberatkan pada
pelatihan ketrampilan klinik, etika, dan evidence based medicine sehingga mencapai
kompetensi yang diharapkan.
Kompetensi akan dicapai dengan melakukan kegiatan sebagai berikut :
1. Setara Praktikum (Bed side teaching/BST).

8
Merupakan proses pembelajaran dengan menggunakan pasien yang dilakukan di poliklinik,
ruang rawat inap, ruang gawat darurat, atau ruang operasi untuk pemeriksaan pasien dan
diskusi yang akan melatih proses berpikir dan ketrampilan pemecahan masalah. Dilakukan
2 kali seminggu selama 2 jam.
2. Setara Perkuliahan.
i. Case report session, merupakan diskusi ilmiah berupa laporan kasus yang diperoleh
selama pendidikan profesi, berisi laporan hasil pemeriksaan dan rencana
penatalaksanaan pasien, yang dilakukan 1 kali dalam seminggu selama 2 jam.
ii. Clinical science session, merupakan diskusi ilmiah tentang salah satu topik yang
berkaitan dengan masalah pasien yang ditemukan dalam BST yang dibuat dalam bentuk
referat dan merupakan kesempatan untuk mendiskusikan hal-hal yang belum jelas, yang
dilakukan 1 kali dalam seminggu selama 2 jam.

EVALUASI
Penilaian dan evaluasi dilakukan berdasarkan pada pengisian buku log atas kompetensi yang
telah dicapai termasuk kegiatan seperti bed side teaching (BST), case report session, dan
clinical science session, dan penilaian atas disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kejujuran
dan attitude pada saat rotasi yang penilaiannya terintegrasi dengan evaluasi kompetensi
klinik.

BUKU ACUAN KEPANITERAAN


1. EPOS, 2012. Buku Saku European Position Paper on Rhinosinusitis and Nasal Polyps
2. Ballenger, J., J., 1997. Penyakit Telinga, Hidung, Tenggorok, Kepala dan Leher. Edisi 13. Jilid 2.
Universitas Indonesia. Jakarta.
3. Soepardi, E. A., 2012. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga, Hidung, Tenggorokan, Kepala dan Leher.
Universitas Indonesia. Jakarta.
4. Dhingra., PL, 2014. Disease of Ear, Nose and Throat. Edition 6. Elsevier.
5. Boies, L., R., Adams, G., L., Dan Hilter, P., A., 2012. Buku Ajar Penyakit THT edisi 6. EGC. Jakarta.

9
JADWAL ROTASI MINGGUAN
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALUOLEO

RUMAH SAKIT/ PENANGGUNG


MINGGU MATERI KEGIATAN
WAHANA JAWAB

Pemeriksaan Fisik THT-KL,


I RS Bahteramas NH/IR/DR
Otologi dan Audiologi

Rhinologi dan Pharingologi- RSUD Konawe/


II SS/MD
Laringologi RSUD Raha

III Onkologi dan Bronkoesofagologi RSU Kota Kendari NS/NH

IV UJIAN RS Bahteramas IR

Keterangan :
IR : dr. Ied Rakhma M.Kes Sp. THT-KL
DR : dr. Daud Rantetasak, SpTHT-KL
SS : dr. Sophian Sujana, M.Kes.,Sp.THT-KL
MD : dr. H. Mudassir, M.Kes.,Sp.THT-KL
NS : dr. Nancy Sendra, Sp. THT-KL
NH : dr. Nur Hilaliyah, M.Kes., Sp.THT-KL

10
JADWAL KEGIATAN HARIAN
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU PENYAKIT THT-KL
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALUOLEO

HARI SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT SABTU


JAM Hari 1 Hari 2 Hari 3 Hari 4 Hari 5 Hari 6

- Lapor
konsulen
/kepala Visite Visite Visite Visite Visite
07.00
ruangan ruangan ruangan ruangan ruangan ruangan
- Orientasi
Ruangan

07.30 Pretest Evaluasi


Visite Visite
Visite konsulen konsulen Visite
08.00- konsulen /bed side /bed side konsulen
09.00 /bed side Visite besar teaching Visite besar teaching /bed side
teaching teaching
09.00–
10.00 - Pengelolaan - Pengelolaan - Pengelolaan - Pengelolaan
Pasien pasien pasien pasien
dengan - Pengelolaan dengan - Pengelolaan dengan dengan
dokter pasien dokter pasien dokter dokter
10.00- ruangan dengan ruangan dengan ruangan ruangan
12.00 dokter - Tugas baca dokter
- Tugas baca ruangan terarah ruangan - Tugas baca - Tugas baca
Terarah - Tugas baca - Tugas baca terarah terarah
terarah Terarah

12.00– Presentasi Pembacaan Presentasi Pembacaan Presentasi Presentasi


14.00 kasus referat Kasus laporan kasus kasus kasus

11
MODUL KEGIATAN MINGGU I
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALUOLEO

TEMPAT TUGAS :
PEMBIMBING :
TANGGAL :

NO. KASUS/MATERI KOMPETENSI KONSULEN


1. Otoskopi 4A
2. Audiometri 4A
3. Otitis eksterna 4A
4. Otitis media akut 4A
5. Serumen prop 4A
6. Mabuk perjalanan 4A
7. Trauma aurikuler 3B
8. Inflamasi aurikuler 3B
9. Otitis media kronik 3A
10. Otitis media serosa 3A
11. Mastoiditis 3A
12. Miringitis bullosa 3A
13. Benda asing 3A
14. Perforasi membran timpani 3A
15. Otosklerosis 3A
16. Tuli (kongenital, perseptif, konduktif) 2

NAMA/TTD
EVALUASI NILAI TANGGAL
KONSULEN

Post test

Etika

* Jelaskan hal-hal yang kurang dan berikan masukan untuk pengembangan

12
MODUL KEGIATAN MINGGU II
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALUOLEO

TEMPAT TUGAS :
PEMBIMBING :
TANGGAL :

NO. KASUS/MATERI KOMPETENSI KONSULEN


Rhinoskopi anterior, posterior dan
1. 4A
transiluminasi
2. Furunkelpada hidung 4A
3. Rhinitis akut, vasomotor, alergika 4A
4. Epistaksis 4A
5. Benda asing 4A
6. Rhinitis kronik 3A
7. Rhinitis medikamentosa 3A
8. Sinusitis akut dan kronik 3A
9. Sinusitis frontal akut 2
10. Sinusitis maksilaris akut 2
11. Deviasi septum hidung 2
12. Polip 2

NAMA/TTD
EVALUASI NILAI TANGGAL
KONSULEN

Post test

Etika

* Jelaskan hal-hal yang kurang dan berikan masukan untuk pengembangan

13
MODUL KEGIATAN MINGGU III
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALUOLEO

TEMPAT TUGAS :
PEMBIMBING :
TANGGAL :

NO. KASUS/MATERI KOMPETENSI KONSULEN


1. Pharyngoskopi – Laryngoskopi 4A
2. Faringitis 4A
3. Tonsilitis 4A
4. Laringitis 4A
5. Difteria (THT) 3B
6. Aspirasi 3B
7. Abses peritonsillar 3A
8. Pseudo-croop acute epiglottitis 3A
9. Tortikolis 3A
10. Abses Bezold 3A
11. Fistula dan kista brankial lateral dan medial 2

NAMA/TTD
EVALUASI NILAI TANGGAL
KONSULEN

Post test

Etika

* Jelaskan hal-hal yang kurang dan berikan masukan untuk pengembangan

14
MODUL KEGIATAN MINGGU IV
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HALUOLEO

TEMPAT TUGAS :
PEMBIMBING :
TANGGAL :

NO. KASUS/MATERI KOMPETENSI KONSULEN

1. Higroma kistik 2
2. Hipertrofi adenoid 2
3. Karsinoma laring 2
4. Karsinoma nasofaring 2

NAMA/TTD
EVALUASI NILAI TANGGAL
KONSULEN

Post test

Etika

* Jelaskan hal-hal yang kurang dan berikan masukan untuk pengembangan

15
JUMLAH KASUS YANG DIJUMPAI DI POLIKLINIK THT-KL

No Diagnosis Jumlah Terapi Yang Diberikan


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27

16
JUMLAH KASUS YANG DIJUMPAI DI POLKLINIK THT-KL

No Diagnosis Jumlah Terapi Yang Diberikan


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27

17
JUMLAH KASUS YANG DIRAWAT DI BANGSAL

No Diagnosis Pemeriksaan Terapi Yang Konsulen


penunjang Diberikan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27

18
JUMLAH KASUS YANG DIRAWAT DI BANGSAL

No Diagnosis Pemeriksaan Terapi Yang Konsulen


penunjang Diberikan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27

19
JUMLAH KETRAMPILAN YANG DIAMATI/DILAKUKAN

No Jenis Ketrampilan Mengamati/ Konsulen


melakukan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27

20
KEGIATAN HARIAN MINGGU I
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO

Tempat Tugas: ………………………………. Lokasi Stase: ……………………..

Hari/
No Jenis Kegiatan Paraf Dokter
Tanggal
1. Senin/

2. Selasa/

3. Rabu/

4. Kamis/

5. Jum’at/

6. Sabtu/

21
KEGIATAN HARIAN MINGGU II
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO

Tempat Tugas: ………………………………. Lokasi Stase: ……………………..

Hari/
No Jenis Kegiatan Paraf Dokter
Tanggal
1. Senin/

2. Selasa/

3. Rabu/

4. Kamis/

5. Jum’at/

6. Sabtu/

22
KEGIATAN HARIAN MINGGU III
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO

Tempat Tugas: ………………………………. Lokasi Stase: ……………………..

Hari/
No Jenis Kegiatan Paraf Dokter
Tanggal
1. Senin/

2. Selasa/

3. Rabu/

4. Kamis/

5. Jum’at/

6. Sabtu/

23
KEGIATAN HARIAN MINGGU IV
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO

Tempat Tugas: ………………………………. Lokasi Stase: ……………………..

Hari/
No Jenis Kegiatan Paraf Dokter
Tanggal
1. Senin/

2. Selasa/

3. Rabu/

4. Kamis/

5. Jum’at/

6. Sabtu/

24
KEGIATAN HARIAN MINGGU……
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO

Tempat Tugas: ………………………………. Lokasi Stase: ……………………..

Hari/
No Jenis Kegiatan Paraf Dokter
Tanggal
1. Senin/

2. Selasa/

3. Rabu/

4. Kamis/

5. Jum’at/

6. Sabtu/

25
DAFTAR HADIR PADA PENYAJIAN REFERAT
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO

TANDA
NO TANGGAL JUDUL REFERAT PEMATERI PEMBIMBING TANGAN
KONSULEN

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

26
DAFTAR HADIR PADA PEMBACAAN LAPORAN KASUS
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO
TANDA
NO TANGGAL JURNAL PEMATERI PEMBIMBING TANGAN
KONSULEN

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

27
DAFTAR HADIR PADA DISKUSI KASUS
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO

TANDA
NO TANGGAL TOPIK / DIAGNOSIS PASIEN TANGAN
KONSULEN

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

28
LEMBAR EVALUASI ETIKA, KONDITE DAN AFEKTIF
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO

Nama Mahasiswa : ...................................


Nomor Induk Mahasiswa : ...................................

Penilaian meliputi: A.Kerja sama mahasiswa


B.Kmunikasi efektif F.Loyalitas
D.Displin H. Proaktif
E. Kehadiran

Minggu Tgl Aspek yang dinilai dan nilai Tanda tangan


Ke Evaluasi A B C D E F G H Pembimbing

I
II
III
IV
NILAI RATA-RATA

NILAI AFEKTIF

Catatan :
Setiap komponen yang dilakukan diberi nilai, bila tidak dilakukan nilai 0.
Baik = skor 7 - 8
Cukup = skor 5 - 6
Kurang= skor 1 - 4

*Jelaskan hal-hal yang kurang dan berikan masukan untuk pengembangan

29
LEMBAR PENILAIAN PENYAJIAN REFERAT
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK

ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO

Nama Mahasiswa : ...................................


Nomor Induk Mahasiswa : ...................................
Nama Pembimbing : ...................................
Judul Referat : ...................................
...................................
Hari/Tanggal Penyajian : ...................................

NO. KOMPONEN YANG DINILAI NILAI


1. Ketepatan menyerahkan referat kepada pembimbing 10
a. Introduksi 5
b. Isi penulisan 10
2. Penulisan
c. Pembahasan 10
d. Referensi 5
a. Audio visual 5
3. Penyajian b. Sistematis penampilan 5
c. Performan 10
a. Penguasaan materi 20
4. Diskusi
b. Tanya jawab 20
TOTAL 100

HASIL : .............................................................

* Jelaskan hal-hal yang kurang dan berikan masukan untuk pengembangan.

Konsulen Pembimbing,

( .................................................)

30
LEMBAR PENILAIAN PENYAJIAN LAPORAN KASUS
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK

ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO

Nama Mahasiswa : ...................................


Nomor Induk Mahasiswa : ...................................
Nama Pembimbing : ...................................
Kasus : ...................................
Hari/Tanggal penyajian : ...................................

NO
KOMPONEN YANG DINILAI NILAI
.
1. Ketepatan menyerahkan laporan kasus kepada pembimbing 10
a. Data identitas pasien, keluarga 3
b. Anamnesis 3
c. Pemeriksaan fisik 3
d. Pemeriksaan penunjang 3
2. Penulisan e. Diagnosis 3
f. Penatalaksanaan 3
g. Prognosis 3
h. Ringkasan dan pembahasan kasus 6
i. Referensi 3
a. Audio visual 5
3. Penyajian b. Sistematis penampilan 5
c. Performan 10
a. Penguasaan materi 20
4. Diskusi
b. Tanya jawab 20
TOTAL 100

HASIL : .............................................................

* Jelaskan hal-hal yang kurang dan berikan masukan untuk pengembangan.

Konsulen Pembimbing,

( .................................................)

31
LEMBAR PERSETUJUAN UNTUK UJIAN AKHIR
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK

ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO

Pada hari ini : .............................., Tanggal : ..............................


Setelah memeriksa kelengkapan berkas mahasiswa :

Nama : ...................................
Nomor Induk Mahasiswa : ...................................

TIDAK
NO. BERKAS LENGKAP
LENGKAP
1. Log book kepaniteraan
2. Referat
3. Laporan Kasus
4. Tugas tambahan lain
5.

Maka yang bersangkutan :


1. Berhak mengikuti ujian akhir kepaniteraan klinik.
2. Tidak berhak mengikuti ujian akhir kepaniteraan klinik dan diwajibkan untuk
adaptasi selama......minggu.

Kendari, ...............................
Kepala Laboratorium Kepaniteraan Klinik
Ilmu Penyakit THT-KL,

dr. Ied Rakhma, M.Kes, Sp.THT-KL


NIP. 19741016 200604 2 017

32
LEMBAR PENILAIAN UJIAN KOMPREHENSIF
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK

ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO

Nama Mahasiswa : ...................................


Nomor Induk Mahasiswa : ...................................
Nama Penguji : ...................................
Kasus : ...................................
Hari / Tanggal Ujian : ...................................

NO
PENGETAHUAN YANG DINILAI NILAI ANGKA KETERANGAN
.
1. Anamnesis 15

Pemeriksaan : - Tanda Vital


2. 15
- Status presens

3. Patofisiologi penyakit 10
4. Diagnosis 10
Nilai :
5. Diferensial diagnosis 10 A : > 80
6. Terapi 10 B : 61 – 80
E : ≤ 60
7. Anjuran pemeriksaan khusus 5
8. Prognosis 5
9. Diskusi 10

Sikap : - Terhadap masalah


10. 10
- Terhadap penderita

TOTAL

HASIL : .............................................................

* Jelaskan hal-hal yang kurang dan berikan masukan untuk pengembangan.

Konsulen Penguji,

( .................................................)
33
LEMBAR PENILAIAN KUMULATIF EVALUASI AKHIR
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK

ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO

Nama Mahasiswa : ...................................


Nomor Induk Mahasiswa : ...................................
Tanggal Kepaniteraan : ...................................
Hari / Tanggal Ujian : ...................................

NO BOBOT
KOMPONEN YANG DINILAI NILAI NILAI AKHIR
. (%)

1. Nilai buku log 40

2. Nilai penyajian Referat 10

3. Nilai pembacaan Laporan Kasus 10

4. Nilai ujian komprehensif 40

NILAI TOTAL 100

NILAI Etika, kondite dan afektif

HASIL : .............................................................

Keterangan :
A : > 80
B : 61 – 80
E : ≤ 60

Kendari, ...............................
Kepala Laboratorium Kepaniteraan Klinik
Ilmu Penyakit THT-KL,

dr. Ied Rakhma, M.Kes, Sp.THT-KL


NIP. 19741016 200604 2 017

34
LEMBAR KONSULTASI MASALAH MAHASISWA
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK

ILMU KESEHATAN THT-KL FK-UHO

Nama Mahasiswa : ...................................


Nomor Induk Mahasiswa : ...................................
Dosen Pembimbing : ...................................

TANDA
TANGAN
HARI/ TEMPAT MASALAH YANG KEPALA
SOLUSI
TANGGAL STASE DIJUMPAI LAB.KEPANI
TERAAN
KLINIK

35
DAFTAR PENYAKIT DAN TINGKAT KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN
DALAM SISTEM INDERA KHUSUS THT-KL

TELINGA TINGKAT
KEMAMPUAN
Telinga, Pendengaran, dan Keseimbangan 1 2 3A 3B 4A
1 Tuli (kongenital, perseptif, konduktif) 2
2 Inflamasi pada aurikuler 3A
3 Herpes zoster pada telinga 3A
4 Fistula pre-aurikuler 3A
5 Labirintitis 2
6 Otitis eksterna 4A
7 Otitis media akut 4A
8 Otitis media serosa 3A
9 Otitis media kronik 3A
10 Mastoiditis 3A
11 Miringitis bullosa 3A
12 Benda asing 3A
12 Perforasi membran timpani 3A
13 Otosklerosis 3A
14 Timpanosklerosis 2
15 Kolesteatoma 1
16 Presbiakusis 3A
17 Serumen prop 4A
18 Mabuk perjalanan 4A
19 Trauma akustik akut 3A
20 Trauma aurikuler 3B
HIDUNG
Hidung dan Sinus Hidung
21 Deviasi septum hidung 2
22 Furunkelpada hidung 4A
23 Rhinitis akut 4A
24 Rhinitis vasomotor 4A
25 Rhinitis alergika 4A
26 Rhinitis kronik 3A
27 Rhinitis medikamentosa 3A
28 Sinusitis 3A
29 Sinusitis frontal akut 2
30 Sinusitis maksilaris akut 2
31 Sinusitis kronik 3A
32 Benda asing 4A
33 Epistaksis 4A

36
Hidung dan Sinus Hidung
34 Etmoiditis akut 1
35 Polip 2
Kepala dan Leher
36 Fistula dan kista brankial lateral dan medial 2
37 Higroma kistik 2
38 Tortikolis 3A
39 Abses Bezold 3A
Laring dan Faring
40 Faringitis 4A
41 Tonsilitis 4A
42 Laringitis 4A
43 Hipertrofi adenoid 2
44 Abses peritonsillar 3A
45 Pseudo-croop acute epiglottitis 3A
46 Difteria (THT) 3B
47 Karsinoma laring 2
48 Karsinoma nasofaring 2
Trakea
49 Trakeitis 2
50 Aspirasi 3B
51 Benda asing 2

37
DAFTAR KETRAMPILAN YANG DIHARAPKAN DALAM
SISTEM INDERA KHUSUS THT-KL

TINGKAT
Indra Pendengaran dan Keseimbangan
KEMAMPUA
N
1 2 3 4
1 Inspeksi aurikula, posisi telinga dan mastoid 4A
2 Pemeriksaan meatus auditorius externus dengan otoskop 4A
3 Pemeriksaan membran timpani dengan otoskop 4A
4 Menggunakan cermin kepala 4A
5 Menggunakan lampu kepala 4A
Tes pendengaran, pemeriksaan garpu tala (Weber,
6 4A
Rinne, Schwabach)
7 Tes pendengaran, tes berbisik 4A
8 Intepretasi hasil Audiometri – tone & speech audiometry 3
9 Pemeriksaan pendengaran pada anak-anak 4A
10 Otoscopy pneumatic (Siegle) 2
11 Melakukan dan menginterpretasikan timpanometri 2
12 Pemeriksaan vestibular 2
13 Tes Ewing 2
Indra Pembau
14 Inspeksi bentuk hidung dan lubang hidung 4A
15 Penilaian obstruksi hidung 4A
16 Uji pembauan 4A
17 Rinoskopi anterior 4A
18 Transluminasi sinus frontalis & maksila 4A
19 Nasofaringoskopi 2
20 Radiologi sinus 2
21 Interpretasi radiologi sinus 3
KETRAMPILAN TERAPEUTIK
22 Manuver Politzer 2
23 Manuver Valsalva 4A
24 Pembersihan meatus auditorius eksternus dengan usapan 4A
25 Pengambilan serumen menggunakan kait atau kuret 4A
26 Pengambilan benda asing di telinga 4A
27 Menyesuaikan alat bantu dengar 2
28 Menghentikan perdarahan hidung 4A
29 Pengambilan benda asing dari hidung 4A
30 Bilas sinus/ sinus lavage /pungsi sinus 2
31 Trakeostomi 2
32 Krikotiroidektomi 2

38
REKAPAN VARIASI KASUS DAN JUMLAH KASUS
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL

Bulan Minggu Ke
No Nama Penyakit Total
1 2 3 4 5 6
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25

39
REKAPAN VARIASI KASUS DAN JUMLAH KASUS
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL

Bulan Minggu Ke
No Nama Penyakit Total
1 2 3 4 5 6
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25

40
REKAPAN VARIASI KASUS DAN JUMLAH KASUS
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL

Bulan Minggu Ke
No Nama Penyakit Total
1 2 3 4 5 6
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25

41
REKAPAN VARIASI KASUS DAN JUMLAH KASUS
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL

Bulan Minggu Ke
No Nama Penyakit Total
1 2 3 4 5 6
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25

42
REKAPAN VARIASI KASUS DAN JUMLAH KASUS
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL

Bulan Minggu Ke
No Nama Penyakit Total
1 2 3 4 5 6
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25

43
REKAPAN VARIASI KASUS DAN JUMLAH KASUS
LABORATORIUM KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN THT-KL

Bulan Minggu Ke
No Nama Penyakit Total
1 2 3 4 5 6
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25

44