Anda di halaman 1dari 2

NAMA ;DEWY KARTIKASARI

KELOMOK ; MALAHAYATI
MENUJU PERKAMPUNGAN WUKIRATAWU

Kepala sekolahku membagikan info KMD yang akan dilaksanakan di UPT SMPN 1
selorejo yang mana merupakan sekolah tempatku mengajar, sungguh aku sangat antusias
mendapat info tersebut karena diklat tersebut sudah kunantikan sejak tahun lalu. Dengan banyak
pertimbangan dengan biaya dan jadwal keseharian di rumah maka aku memutuskan untuk
mengikuti. Setelah info dibagikan aku pun meminta ijin kepada suami dan orang tua ku
memenuhi persyaratan administrasi KMD, dan tak lupa kupersiapkan peralatan yang dibutuhkan
selama mengikuti diklat tersebut, diantaranya:
1. Tikar
2. Sleeping bag atau selimut
3. Baju ganti untuk 3 hari
4. Peralatan mandi seperti handuk, sikat gigi, odol, shampo dan sabun mandi
5. Peralatan makan antara lain piring, sendok, gelas, dan tumbler
6. Kebutuhan pribadi
7. Sepasang sandal dan sepatu
8. Lotion anti nyamuk
9. Makanan ringan
10. Tongkat pramuka
11. Tali temali
12. Peluit
Kegiatan dimulai pada tanggal 11-16 Juli 2022 yang bertempat di UPT SMPN 1 Selorejo
Kabupaten Blitar. Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 yang diawali dengan upacara pembukaan
oleh kak Budi Kumsumardjoko Kwarcab kabupaten Blitar. Kegiatan KMD ini diikuti oleh
peserta dari beberapa gugus depan yang ada di kabupaten Blitar dengan jumlah 93 peserta.
Dengan mempunyai 12 Gudep. Diantaranya yaitu kelomok Malahayati kelompok yang saya dan
teman-teman saya berjuang di KMD ini.
Pagi pun datang, tanggal 12 Juli 2022 hari kedua KMD ku. Kegiatan tak jauh beda dari
hari pertama materi demi materi tersampaikan dengna epik, luwes, dan menyenangkan hingga
tak terasa masuklah pada sesi terakhir pukul 16.00. rasa capai bertumpuk karena dua hari harus
memaksa tubuh mengikuti semua kegiatan yang disiapkan oleh panitia dan harus terseleikan
olehku.
Pada Tanggal 13 hari ke 3 ,Semua peserta diwajibkan untuk bermalam di kampung
perkemahan WUKIRATAWU. Asal muasal dari nama WUKIRATAWU tersebut diambil dari
nama pusdiklatcab yang berada di Blitar, Arti kata WUKIRATAWU adalah sebuah tempat di
puncak bukit yang dijadikan tempat untuk pertapaan orang, orang yang sudah bertapa atau yang
sudah dibina di tempat tersebut akan menjadi seorang yang hebat, maka dari itu mengapa acara
KMD dinamakan WUKIRATAWU menurut saya agar setelah mengikuti kegiatan KMD ini para
peserta diharapkan dapat menjadi Pembina yang hebat karena sudah di bina dan diberikan
berbagai ilmu dari kakak Pembina/pelatih Pembina Pramuka.
Materi demi materipun tersampaikan dengan sangat apik, luwes, dan struktural sehingga
memudahkan kami mencerna sedikit demi sedikit materi yang diberikan oleh kakak pelatih.
Tugas demi tugaspun kami kerjakan dengan antusias, Saya sangat senang dengan menginap di
Sekolah dan mempunyai banyak teman-teman yang antusias dalam berkemah. Memunyai
pengalaman di mana seseorang tidak boleh egois, harus kompak dan disilin waktu. Dengan
menginap saya dapat mengerjakan tugas Bersama-sama dengan teman sekelompok Malahayati
dengan baik dan benar. Memunyai antusias yang sangat tak terlupakan dalam berkemah.
Rasa berat bercampur capai yang teramat sangat seolah menjadi cambuk keras yang
justru mendorongku harus tetap semangat mengikuti KMD ini sampai hari akhir nanti,
kekompakan, kedisiplinan, serta keramahan para anggota kelompok “MALAHAYATI” menjadi
penyemangat tersendiri dalam menjalani KMD ini.
Kegiatan KMD yang memberikan banyak sekali pengalaman dan pelajaran berharga bagi
kami mengenai, kekompakan, kebersamaan, gotong royong, kemandirian, toleransi, dan
tanggung jawab. Semoga tidak hanya berhenti sampai KMD selesai, akan tetapi ilmu yang kami
dapatkan menjadi bermanfaat kedepannya.

Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan