Anda di halaman 1dari 18

BUPATI MANGGARAI

PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR


SALINAN
PERATURAN BUPATI MANGGARAI
NOMOR 28 TAHUN 2020
TENTANG
PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA
DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN MANGGARAI
TAHUN ANGGARAN 2020

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI MANGGARAI,

Menimbang : a. bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri


Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun
Anggaran 2020, pemberian tambahan penghasilan
kepada Pegawai Aparatur Sipil Negara daerah ditetapkan
dengan peraturan kepala daerah;
b. bahwa ketentuan batang tubuh dan Lampiran perlu
disesuaikan dengan kebutuhan Daerah, maka Peraturan
Bupati Manggarai Nomor 24 Tahun 2020 tentang
Pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai Aparatur Sipil
Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai
Tahun Anggaran 2020, perlu disesuaikan;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan
Peraturan Bupati tentang Pemberian Tambahan
Penghasilan Pegawai Aparatur Sipil Negara di
Lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai Tahun
Anggaran 2020;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang


Pembentukan Daerah-daerah Tingkat II dalam Wilayah
Daerah-daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan
Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik

1
Indonesia Tahun 1958 Nomor 122, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 1655);
2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang
Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4286);
3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur
Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5494);
4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana
telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-
Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua
Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006
tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah,
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011
tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam
Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2017 Nomor 310);
6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2019
tentang Pedoman Penysunan Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 (Berita Negara
Republik Indoensia Tahun 2019 Nomor 655);
7. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 061 – 5449
Tahun 2019 tentang Tata Cara Persetujuan Menteri
Dalam Negeri Terhadap Tambahan Penghasilan Pegawai
Aparatur Sipil Negara Di Lingkungan Pemerintah Daerah;

2
8. Peraturan Daerah Kabupaten Manggarai Nomor 12
Tahun 2010 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan
Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Manggarai Tahun
2010 Nomor 12);
9. Peraturan Daerah Kabupaten Manggarai Nomor 8 Tahun
2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Kabupaten Manggarai Tahun Anggaran 2020 (Lembaran
Daerah Kabupaten Manggarai Tahun 2019 Nomor 8,
Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Manggarai
Nomor 08);
10. Peraturan Bupati Manggarai Nomor 6 Tahun 2019 tentang
Hari Kerja Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten
Manggarai (Berita Daerah Kabupaten Manggarai Tahun
2019 Nomor 6,Tambahan Berita Daerah Kabupaten
Manggarai Nomor 06);
11. Peraturan Bupati Manggarai Nomor 50 Tahun 2019
tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah Kabupaten Manggarai Tahun Anggaran 2020
(Berita Daerah Kabupaten Manggarai Tahun 2019 Nomor
51, Tambahan Berita Daerah Kabupaten Manggarai
Nomor 051), sebagaimana telah diubah beberapa kali
terakhir dengan Peraturan Bupati Manggarai Nomor 13
Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan
Bupati Manggarai Nomor 50 Tahun 2019 tentang
Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Kabupaten Manggarai Tahun Anggaran 2020 (Berita
Daerah Kabupaten Manggarai Tahun 2020 Nomor 15,
Tambahan Berita Daerah Kabupaten Manggarai Nomor
015);

MEMUTUSKAN:
Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG PEMBERIAN TAMBAHAN
PENGHASILAN PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA DI
LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN MANGGARAI
TAHUN ANGGARAN 2020.

3
BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Bupati ini yang dimaksud dengan:


1. Daerah adalah Kabupaten Manggarai.
2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Manggarai.
3. Bupati adalah Bupati Manggarai.
4. Perangkat Daerah adalah Perangkat Daerah Kabupaten Manggarai.
5. Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat ASN adalah profesi bagi
Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang
bekerja pada instansi pemerintah.
6. Pegawai Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat Pegawai ASN
adalah Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
yang diangkat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian dan diserahi tugas dalam
satu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas Negara lainnya dan digaji
berdasarkan peraturan perundang-undangan.
7. Tambahan Penghasilan Pegawai yang selanjutnya disingkat TPP adalah
sejumlah uang yang diterimakan kepada Pegawai ASN dalam rangka
meningkatkan kinerja dan kesejahteraan.

BAB II
TUJUAN
Pasal 2
Tujuan Peraturan Bupati ini sebagai pedoman dalam rangka pemberian TPP.

BAB III
PEMBERIAN TPP
Pasal 3

(1) Pemberian TPP berdasarkan:


a. beban kerja dan prestasi;
b. kondisi kerja; dan
c. kelangkaan profesi.
(2) TPP berdasarkan beban kerja dan prestasi sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) huruf a diberikan kepada pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, pejabat
Administrator, pejabat Pengawas, pejabat Pelaksana dan pejabat Fungsional.
(3) TPP berdasarkan kondisi kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b
diberikan kepada :
a. dokter umum;

4
b. dokter gigi;
c. pejabat fungsional kesehatan selain dokter; dan
d. pejabat fungsional pada Inspektorat Daerah.
(4) TPP berdasarkan kelangkaan profesi sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
huruf c, diberikan kepada Dokter Spesialis.
(5) TPP diberikan kepada Pegawai ASN yang memenuhi persyaratan sebagai
berikut:
a. secara nyata menjalankan tugas di Pemerintah Daerah; dan
b. tercantum dalam daftar gaji.
(6) Pegawai ASN sebagaimana dimaksud pada ayat (5) termasuk yang:
a. sedang menjalankan tugas kedinasan;
b. melaksanakan pendidikan dan pelatihan; dan
c. melaksanakan tugas sebagai peserta lomba/pelatih/pendamping peserta
lomba tingkat daerah/provinsi/nasional.
(7) TPP tidak diberikan kepada Pegawai ASN yang:
a. berprofesi guru yang menerima tunjangan sertifikasi dan non sertifikasi
guru dan/atau pendidik;
b. pengawas sekolah TK, SD dan SMP yang menerima tunjangan sertifikasi
dan non sertifikasi guru dan/atau pendidik;
c. diberhentikan untuk sementara atau dinonaktifkan;
d. sedang menjalani tugas belajar;
e. diperbantukan/dipekerjakan pada instansi vertikal, sekretariat Komisi
Pemilihan Umum Daerah, Sekretariat Panitia Pengawas Pemilu Daerah
atau yang sejenisnya;
f. menjalani masa persiapan pensiun/bebas tugas;
g. sedang menjalani cuti di luar tanggungan Negara; dan
h. tidak masuk kerja dengan/tanpa keterangan yang sah sebanyak 20 (dua
puluh) hari kerja atau lebih dalam 1 (satu) bulan.

BAB IV
PENGANGGARAN

Pasal 4

(1) TPP dianggarkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Perangkat


Daerah masing-masing dan Rencana Bisnis Anggaran Badan Layanan Umum
Daerah Rumah Sakit Umum Daerah dr. Ben Mboi.
(2) Penganggaran dalam DPA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum
dalam Belanja Tidak Langsung.

5
BAB V
BESARAN DAN PENGURANGAN TPP

Bagian Kesatu
Besaran TPP

Pasal 5

(1) Besaran TPP disesuaikan dengan kemampuan keuangan Daerah.


(2) Besaran TPP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) sebagaimana
tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Peraturan Bupati ini.
(3) Besaran TPP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (3) dan Pasal 3 ayat
(4) sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari Peraturan Bupati ini.

Pasal 6

Besaran TPP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dikenakan pajak penghasilan


sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bagian Kedua
Pengurangan TPP

Pasal 7

Pengurangan pemberian TPP diberlakukan kepada Pegawai ASN yang:


a. Tidak masuk kerja atau Tidak Hadir (TH) pada bulan berjalan, dengan
pengurangan sebagai berikut:
1. sebesar 3% (tiga persen) untuk tiap 1 (satu) hari tidak masuk kerja; dan
2. sebesar 100% (seratus persen) untuk tiap 20 (dua puuh) hari tidak
masuk kerja.
b. Terlambat masuk kerja yang diakumulasikan pada akhir bulan berjalan,
dengan pengurangan sebagai berikut:
1. Terlambat (TL) 1: sebesar 0,5% (nol koma lima persen) untuk 1 (satu)
menit sampai dengan kurang dari 31 (tiga puluh satu) menit;
2. TL 2: sebesar 1% (satu persen) untuk 31 (tiga puluh satu) menit sampai
dengan kurang dari 61 (enam puluh satu) menit;

6
3. TL 3: sebesar 1,25% (satu koma dua puluh lima persen) untuk 61 (enam
puluh satu) menit sampai dengan kurang dari 91 (sembilan puluh satu)
menit; dan
4. TL 4: sebesar 1,5% (satu koma lima persen) untuk lebih besar dari atau
sama dengan 91 (sembilan puluh satu) menit dan/atau tidak mengisi
daftar hadir masuk kerja.
c. Pulang kerja sebelum waktu yang diakumulasikan pada akhir bulan
berjalan, dengan pengurangan sebagai berikut:
1. Pulang Sebelum Waktu (PSW) 1: sebesar 0,5% (nol koma lima persen)
untuk 1 (satu) menit sampai dengan kurang dari 31 (tiga puluh satu)
menit;
2. PSW 2: sebesar 1% (satu persen) untuk 31 (tiga puluh satu) menit
sampai dengan kurang dari 61 (enam puluh satu) menit;
3. PSW 3: sebesar 1,25% (satu koma dua puluh lima persen) untuk 61
(enam puluh satu) menit sampai dengan kurang dari 91 (sembilan puluh
satu) menit; dan
4. PSW 4: sebesar 1,5% (satu koma lima persen) untuk lebih besar dari
atau sama dengan 91 (sembilan puluh satu) menit dan/atau tidak
mengisi daftar hadir pulang kerja.

BAB VI
TATA CARA PEMBAYARAN

Pasal 8

(1) Pembayaran TPP dilakukan setiap bulan.


(2) Pembayaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan pada bulan
berikutnya, kecuali untuk bulan Desember dilaksanakan pada akhir bulan
yang bersangkutan.
(3) Pembayaran TPP bulan Desember sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
dihitung berdasarkan kehadiran sampai dengan tanggal 20 Desember.
(4) Tingkat kehadiran Pegawai ASN tanggal 21 Desember sampai dengan tanggal
31 Desember termasuk sebagai dasar penghitungan TPP bulan Januari
tahun berikutnya.
(5) Pengajuan pembayaran TPP dilaksanakan oleh Kepala Perangkat Daerah
melalui mekanisme Surat Permohonan Pembayaran Langsung (SPP-LS)
dengan melampirkan:

7
a. rekapitulasi daftar hadir kerja; dan
b. rekapitulasi penghitungan Tambahan Penghasilan.
(6) Kepala Perangkat Daerah bertanggung jawab secara materiil dan formil atas
rekapitulasi sebagaimana dimaksud pada ayat (5) huruf a dan huruf b.
(7) Format pengajuan TPP sebagaimana tercantum pada Lampiran III yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini.

BAB VII
KETENTUAN LAIN-LAIN

Pasal 9

(1) TPP bagi Pegawai ASN yang mutasi ke dalam Daerah dibayarkan pada bulan
berikutnya terhitung sejak tanggal yang bersangkutan memenuhi
persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (5).
(2) TPP bagi Pegawai ASN yang mutasi keluar daerah dihentikan pada bulan
berkenaan sejak dikeluarkannya Surat Keputusan Pemberhentian
Pembayaran Gaji PNS yang bersangkutan.

Pasal 10

TPP bagi Pegawai ASN yang mengalami perubahan jabatan dibayarkan pada bulan
berikutnya.

Pasal 11

Dengan ditetapkannya Peraturan Bupati ini, maka Peraturan Bupati Manggarai


Nomor 24 tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai Aparatur Sipil
Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai Tahun Anggaran 2020
(Berita Daerah Kabupaten Manggarai Tahun 2019 Nomor 26, Tambahan Berita
Daerah Kabupaten Manggarai Nomor 026), ditarik dan dinyatakan tidak berlaku.

BAB VIII
KETENTUAN PENUTUP

Pasal 12

Peraturan Bupati ini mulai berlaku sejak tanggal 1 Januari 2020.

8
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan
Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Manggarai.

Ditetapkan di Ruteng
pada tanggal 26 Juni 2020

BUPATI MANGGARAI,
ttd
DENO KAMELUS

Diundangkan di Ruteng
pada tanggal 26 Juni 2020

SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN MANGGARAI,


ttd
JAHANG FANSI ALDUS

BERITA DAERAH KABUPATEN MANGGARAI TAHUN 2020 NOMOR 30.

9
PENJELASAN
ATAS
PERATURAN BUPATI MANGGARAI NOMOR 28 TAHUN 2020 TENTANG
PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA
DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN MANGGARAI
TAHUN ANGGARAN 2020

I. UMUM
TPP ASN merupakan fungsi dari keberhasilan pelaksanaan
penyelenggaraan pemerintahan di daerah dan diharapkan dananya
bersumber dari efisiensi/optimalisasi pagu anggaran belanja Pemerintah
Daerah dan/atau peningkatan pendapatan daerah yang dihasilkan.
Pemerintah Kabupaten Manggarai memberikan TPP bagi Pegawai
ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai berdasarkan beban
kerja dan prestasi, kondisi kerja, dan kelangkaan profesi yang besarannya
disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah yang dianggarkan pada
komponen Belanja Tidak Langsung Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah Kabupaten Manggarai dan Rencana Bisnis Anggaran (RBA) Badan
Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah dr. Ben Mboi Tahun
Anggaran 2020.

II. PASAL DEMI PASAL


Pasal 1
Cukup jelas.
Pasal 2
Cukup jelas.
Pasal 3
Ayat (1)
a. TPP berdasarkan beban kerja diberikan kepada Pegawai ASN yang
dalam melaksanakan tugas melampaui beban kerja normal atau
batas waktu normal, minimal 112,5 (seratus dua belas koma lima)
jam perbulan. TPP berdasarkan prestasi kerja diberikan kepada
ASN yang memiliki prestasi kerja sesuai bidang keahliannya dan
diakui oleh pimpinan di atasnya.
b. TPP berdasarkan kondisi kerja diberikan kepada Pegawai ASN yang
melaksanakan tugas dan tanggung jawab memiliki risiko tinggi
seperti risiko kesehatan, keamanan jiwa, dan lainnya. Kriteria TPP
berdasarkan kondisi kerja adalah:
1. pekerjaan yang berkaitan langsung dengan penyakit menular;
2. pekerjaan yang berkaitan angsung dengan bahan kimia
berbahaya/radiasi/bahan radioaktif;
3. pekerjaan yang berisiko dengan keselamatan kerja;

10
4. pekerjaan yang berisiko dengan aparat pemeriksa dan
penegak hukum;
5. pekerjaan ini satu tingkat di bawahnya tidak adak
pejabatnya; dan/atau
6. pekerjaan ini satu tingkat di bawahnya sudah didukung oleh
jabatan fungsional dan tidak ada jabatan struktural di
bawahnya.
c. TPP berdasarkan kelangkaan profesi diberikan kepada Pegawai
ASN yang melaksanakan tugas pada kriteria sebagai berikut:
1. keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan ini khusus;
dan
2. kualifikasi pegawai pemerintah daerah sangat sedikit/hampir
tidak ada yang bisa memenuhi pekerjaan dimaksud.
Pasal 4
Cukup jelas.
Pasal 5
Cukup jelas.
Pasal 6
Cukup jelas.
Pasal 7
Pengurangan dalam pemberian TPP berdasarkan ketentuan jam kerja
Pemerintah Kabupaten Manggarai yang diatur dalam Peraturan Bupati
Manggarai Nomor 6 Tahun 2019 tentang Hari Kerja Di Lingkungan
Pemerintah Kabupaten Manggarai.
Pasal 8
Ayat (2)
Pembayaran TPP untuk bulan Desember dilaksanakan pada bulan
yang bersangkutan karena merupakan bulan terakhir dari tahun
anggaran berjalan.
Pasal 9
Cukup jelas.
Pasal 10
Cukup jelas.
Pasal 11
Cukup jelas.

11
Pasal 12
Cukup jelas.

TAMBAHAN BERITA DAERAH KABUPATEN MANGGARAI NOMOR 030.

12
LAMPIRAN I
PERATURAN BUPATI MANGGARAI
NOMOR 28 TAHUN 2020
TENTANG
PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA
DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN MANGGARAI
TAHUN ANGGARAN 2020

BESARAN TPP BERDASARKAN BEBAN KERJA DAN PRESTASI

No Nama Jabatan Besaran/Orang/Bulan


1. Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama :
a. Sekretaris Daerah Rp. 1.500.000,-
b. Staf Ahli Bupati/Asisten Sekda Rp. 1.200.000,-
c. Inspektur Daerah Rp. 1.200.000,-
d. Sekretaris DPRD Rp. 1.200.000,-
e. Kepala Dinas/Badan Rp. 1.200.000,-
2. Jabatan Administrator :
a. Kepala Bagian Lingkup Setda/Setwan Rp. 850.000,-
b. Sekretaris Dinas/Badan (kecuali Rp. 850.000,-
BPBD)/Inspektorat
c. Camat Rp. 850.000,-
d. Inspektur Pembantu Rp. 850.000,-
e. Sekretaris BPBD/Kepala Bidang pada Rp. 750.000,-
Dinas/Badan
f. Kepala Bagian Tata Usaha/Kepala Rp. 750.000,-
Bidang pada BLUD RSUD dr.Ben Mboi
g. Sekretaris Kecamatan Rp. 750.000,-
3. Jabatan Pengawas :
a. Kepala Subbagian Setda/ Dinas/ Badan/ Rp. 600.000,-
Inspektorat/Setwan/BLUD dr.Ben Mboi
b. Kepala Seksi Dinas/BLUD RSUD dr.Ben Rp. 600.000,-
Mboi/Kecamatan/Kepala Subbidang
Badan
c. Lurah Rp. 600.000,-
d. Kepala UPTD Dinas (bukan Puskemas Rp. 600.000,-
dan Sekolah)
e. Kepala Subbagian lingkup Rp. 500.000,-
Kecamatan/Kepala Subbagian Tata
Usaha UPTD (bukan Puskesmas dan
Sekolah)/Sekretaris Kelurahan/Kepala
Seksi Kelurahan
4. Jabatan Pelaksana dan Fungsional Rp. 400.000,-

BUPATI MANGGARAI,
ttd
DENO KAMELUS

13
LAMPIRAN II
PERATURAN BUPATI MANGGARAI
NOMOR 28 TAHUN 2020
TENTANG
PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA
DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN MANGGARAI
TAHUN ANGGARAN 2020

BERDASARKAN KONDISI KERJA DAN KELANGKAAN PROFESI

A. BERDASARKAN KONDISI KERJA


1. KONDISI KERJA PADA BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD)
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) DOKTER BEN MBOI
KABUPATEN MANGGARAI

No Jabatan Besaran/Orang/Bulan
1 2 3
1. Dokter Umum Rp. 2.500.000,-
2. Dokter Gigi Rp. 1.700.000,-
3. Apoteker Rp. 950.000,-
4. Tenaga Keperawatan Rp. 600.000,-
5. Tenaga Kebidanan Rp. 600.000,-
6. Tenaga Kesehatan Lingkungan Rp. 450.000,-
7. Tenaga Keterapian Fisik Rp. 450.000,-
8. Tenaga Teknik Biomedika Rp. 450.000,-
9. Teknis Kefarmasian Rp. 450.000,-
10. Tenaga Nutrisionis Rp. 450.000,-
11. Tenaga Keteknisian Medis Rp. 450.000,-
12. Tenaga Fungsional Umum/ASN Rp. 450.000,-
Non Struktural
13. Kepala Ruangan/Kepala Instalasi Rp. 700.000,-
14. Penanggung Jawab Unit SIM Rp. 500.000,-
15. Penanggung Jawab Ruangan Rp. 400.000,-
Pemulasaran Jenazah

2. KONDISI KERJA PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH (UPTD)


PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT (PUSKESMAS)

No Jabatan Besaran/Orang/Bulan
1 2 3
1. Dokter Umum Rp. 2.000.000,-
2. Dokter Gigi Rp. 2.000.000,-
3. Apoteker Rp. 400.000,-
4. Perawat Rp. 400.000,-
5. Perawat Gigi Rp. 400.000,-
6. Bidan Rp. 400.000,-
7. Teknisi Elektromedis Rp. 400.000,-
8. Nutrisionis Rp. 400.000,-
9. Fisioterapis Rp. 400.000,-
10. Sanitarian Rp. 400.000,-
11. Asisten Apoteker/Tenaga Farmasi Rp. 400.000,-
12. Refraksionis Optisien Rp. 400.000,-
13. Pranata Laboratorium Kesehatan Rp. 400.000,-
14. Rediografer Medis Rp. 400.000,-
15. Perekam Medis Rp. 400.000,-

14
16. Teknisi Gigi Rp. 400.000,-
17. Epidemiolog Kesehatan Rp. 400.000,-
18. Penyuluh Kesehatan Masyarakat Rp. 400.000,-

3. KONDISI KERJA PADA INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN


MANGGARAI

No Jabatan Besaran/Orang/Bul
an
1 2 3
A. Jabatan Fungsional Auditor
1. Auditor Tingkat Ahli
a. Auditor Utama (Golongan IV/d-IV/e) Rp. 900.000,-
b. Auditor Madya (Golongan IV/a-IV/c) Rp. 850.000,-
c. Auditor Muda (Golongan III/c-III/d) Rp. 600.000,-
d. Auditor Pertama (Golongan III/a- Rp. 500.000,-
III/b)
2. Auditor Tingkat Terampil
a. Auditor Penyelia (Golongan III/c- Rp. 600.000,-
III/d)
b. Auditor Pelaksana Lanjutan Rp. 500.000,-
(Golongan III/a-III/b)
c. Auditor Pelaksana (Golongan II/c- Rp. 400.000,-
II/d)
B. Jabatan Fungsional Pengawas
Penyelenggaran Urusan
Pemerintahan Daerah (PPUPD)
a. PPUPD Utama (Golongan IV/d-IV/e) Rp. 850.000,-
b. PPUPD Madya (Golongan IV/a-IV/c) Rp. 750.000,-
c. PPUPD Muda (Golongan III/c-III/d) Rp. 600.000,-
d. PPUPD Pertama (Golongan III/a- Rp. 500.000,-
III/b)

B. BERDASARKAN KELANGKAAN PROFESI

No Jabatan Besaran/Orang/Bulan
1 2 3
Dokter Spesialis Rp. 20.000.000,-

BUPATI MANGGARAI,
ttd
DENO KAMELUS

15
LAMPIRAN III
PERATURAN BUPATI MANGGARAI
NOMOR 28 TAHUN 2020
TENTANG
PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA
DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN MANGGARAI
TAHUN ANGGARAN 2020

FORMAT PENGAJUAN TPP


A. PERHITUNGAN PENGURANGAN:
UNIT KERJA :
BULAN :
TAHUN :

NO PNS/CPNS ATASAN LANGSUNG


. 1 NAMA NAMA
2 NIP NIP
3 PANGKAT/GOL PANGKAT/
GOL
4 JABATAN JABATAN

TINGKAT KETAATAN TERHADAP KETENTUAN JAM KERJA


PROSENTASE PENGURANGAN
NO ASPEK YANG FREKU KOMPONEN DINAMISJUMLAH
DINILAI ENSI KETENTUAN
PER PENGURANGAN PENGURANGAN
BULAN PER BULAN (Rp)

I. MASUK KERJA

1. TERLAMBAT MASUK KERJA


TL1 kali 0,5% per hari

TL2 kali 1% per hari

TL3 kali 1,25% per hari

TL4 kali 1,5% per hari

2. PULANG SEBELUM JAM KERJA BERAKHIR


PSW1 kali 0,5% per hari

PSW2 kali 1% per hari

PSW3 kali 1,25% per hari

PSW4 kali 1,55% per hari

II. TIDAK MASUK KERJA


a. TH 3% per hari
Kali

b. TH 100% per bulan


1 bulan

16
III TOTAL PENGURANGAN

MENGETAHUI:
KEPALA PERANGKAT DAERAH, ATASAN LANGSUNG,

................................. .................................
NIP. NIP.

17
B. FORMAT REKAPITULASI PERHITUNGAN TPP

UNIT KERJA :
BULAN :
TAHUN :

NO NAMA/PANGKAT/NIP JABATAN BESARAN TPP TOTAL POTONGAN TOTAL TPP YANG DITERIMA
PENGURANGAN PPH. 21

Ruteng, .....................
Kepala Perangkat Daerah, Bendahara Gaji,
...................................... ...............................
Pangkat Pangkat
NIP. NIP.

BUPATI MANGGARAI,
ttd
DENO KAMELUS

18

Anda mungkin juga menyukai