Anda di halaman 1dari 3

Literasi

Proses literasi yang saya lakukan adalah pembelajaran LIterasi. Yaitu suatu pembelajaran membaca
kepada masyarakat yang ada disekitar dan peserta didik yang putus sekolah. Kesulitannya dalam
pelaksanaan adalah keaktifan siswa dalam hal kehadiran sehingga berdampak kepada pelayanan
kami yang tidak maksimal. cara yang kami tempuh agar pembelajaran LIterasi dapat dilaksanakan
adalah mendatangi langsung kerumah perserta.

Pengembangan RPP setelah Bimtek PKP

Proses yang saya lakukan adalah mengikuti BImtek PKP yang dilakukan di SMPN 1 Cidaun yang
diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur guna memberikan pengetahuan tentang
pembuatan dan penyususnan Siabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dilaksanakan
selama Satu minggu. Kesulitan saat pelaksanaan Bintek adalah terkendala waktu dan jarak sehingga
kurang maksimal dalam pelaksanaan. Tugas saya setelah mengikuti pelaksaan bimtek tersebut
adalah mentranfer ilmu tentang hal tersebut kepada rekan sejawat sesuai dengan hasil yang saya
peroleh. dampanya teman sejawat ada yang mengerti penjelasan dan ada juga yang tidak sehingga
kami membuat RPP dan Silabus secara bersama sehinga terbentuklah Kurikulum sekolah.

Membuat Puisi

Proses pembelajaran pengembangan yang saya lakukan adalah memberikan suatu pemahan kepada
Peserta Didik tentang karya Sastra dan bagaimana cara membuat puisi yang baik dan benar sesuai
dengan unsur intrinsik yang ada dala puisi tersebut. Kesulitannya adalah saat Peserta didik mau
memulai menulis, mereka kesulitan dalam mencurahkan kata pertama mereka. Dampak dari
pelatihan puisi tersebut siswa dapam pemahahan tentang puisi.
Apa yang memotivasi Anda menjadi Guru Penggerak? Apa yang Anda lakukan dalam
mewujudkan motivasi tersebut?

Motivasi saya mendaftar menjadi Guru Pengerak adalah ingin menguji dan mengali kemampuan saya
sebagai pengajar tingkat SMP. Karena kemampuan saya saat ini dirasakan masih belum maksimal
dalam melaksanakam pembelajaran kepada peserta didik, sehingga mudah-mudahan setelah
mengikuti kegiatan Guru Pengerak ini kemampuan saya bisa maksimal dalam pemberian pengajaran
kepada Peserta Didik. Kita tahu bahwa peran Pengajar bukan hanya mentransfer materi saja kepada
Peserta didik tetapi kita hatus bisa membuat Planing yang baik atau perencanaan yang sesuai
dengan kurikulum saat ini, contoh dalam penyusunan Silabus dan RPP serta pemberian Penilaian
kepada Peserta didik secara maksimal. selain itu saya juga ingin mengali dasar kepemimpinan saya
disekolah apakah sudak baik atau belum juga ingin megetahui kelemahan dan kekuaatan saya saat
menjadi peserta di Guru pengerak.

yang saya ingin wujudkan dalam memujudkan motivasi tersebut adalah mencari pembelajaran dari
berbagai sumber yang bisa didapat salah satunya dengan cara mendaftar sebagai Guru Pengerak
atau Bimtek dan semacamnya, juga menjalin kerjasama dengan teman sejawat atau sebagainya.

Apa kelebihan yang mendukung peran Anda sebagai Guru Penggerak? Jelaskan
alasannya dan berikan contohnya!

Kelebihan saya adalah saya mampu untuk melakukan perubahan yang dapat menambah
wawasan kepada peserta didik, dengan pembuatan model pembelajaran yang menarik
dan menyenangkan sehingga peserta didik tidak jenuh. selain itu juga saya dapat
memberikan suatu pembelajaran dengan menggunakan sarana TIK dalam pembelajaran
tersebut. selain itu alasan saya ingin menjadi guru pengerak adalah ingin lebih
mengembangkan kemampuan saya tentang materi pembelajan yang selama ini saya
punya belum maksimal sehingga dengan mengikuti kegiatan guru pengerak saya bisa
mendapatkan pengetahuan yang luas dan mendalam guna mengembangan pembelajan
yang lebih baik.

Selanjutnya alasan saya mengikuti Kegiatan Guru Pengerak ini adalah melatih dan
meningkatkan dasar kepemimpinan saya sebagai pengajar disekolah dan ingin
menhadirkan perubahan di lingkungan sekolah. figur guru di depan peserta didk
merupakan sosok yang selalu dilihat siswa, dengan kita memberikan contoh yang baik
kepada mereka kita berharap mereka akan meniru segala kebaikan yang kita contohkan
tadi. Berikutnya apabila dalam proses pembelajaran, guru merupakan transfer knowledge
kepada siswa jadi sebisa mungkin apabila kita berada di tengah dengan sasaran ilmu
kepada siswa maka kita harus membangun suatu kekuatan agar siswa bisa maksimal
mendapatkan ilmu yang ditransferkan kepada kita. Kita tidak dapat meberikan contoh yang
kurang baik karena guru adalah contoh yang baik bagi peserta didik. Dalam hal ini peserta
didik pun akan merasakan hal tersebut sehingga daapat memilah mana yang baik dan
buruk.
Berikan contoh perubahan, inovasi, pemberdayaan, gerakan, atau lainnya yang
memberikan dampak nyata berdasarkan inisiatif Anda sendiri. Apa yang mendorong Anda
melakukan hal tersebut? (Jawaban Anda harus mencakup waktu kejadian, dampak atas
inisiatif Anda, upaya yang Anda lakukan agar inisiatif tersebut terlaksana, peran Anda dan
pihak lain yang terlibat bila ada)

Perubahan , inovasi, pemberdayaan, gerakan, atau lainnya sebenarnya bisa dilakukan


mulai dari sendiri dan dapat dilakukan dengan hal sekecil apapun. Perubahan yang saya
alami adalah perubahan dari pribadi yang tertutup, pendiam dan sukar untuk berinteraksi
dengan orang lain menjadi pribadi yang lebih terbuka dan berani untuk membangun
interaksi dengan orang lain. Hal itu sangat sulit saya lakukan karena mempunyai sifat
pemalu dan kurang bergaul.

Saat ini saya sudah menjadi seorang pengajar di SMPN 2 Naringgul dari mulai tahun 2005
tepatnya 1 januari 2005 dengan setatus Honorer sekolah dan Alahamdulillah Tahun 2021
diangkat menjadi PPPK.

Perubahan yang saya lakukan untuk sekolah adalam mengajak para perseta didik untuk
mengikuti pembelajaran tambahan tentang TIK, karena saya sangat terenyuh dengan
keadaan sekolah saya yang jauh dari kota besar walau sudah ada sinyal tapi tetap dengan
ekonomi yang rendah dan sarana yang kurang menajdi peserta didik tidak mengenal apa
itu TIK atau dalam hal ini adalah Komputer. Hal tersebut saya dapat saat akan
melaksanakan Ujian Komptensi untuk mengukur kemampuan peserta didik kelas 8 yang
diselengggaran oleh Dinas Pendidikan dan kebudayan Republik Indonesia yaitu Uji AKM.
Saat akan mengerjakan banyak Peserta Didik yang belum mengetahui bagaimana
menggunakan Komputer, banyak yang berdiam diri saat mengerjakan karena belum tahu
hal tersebut. karena hal tersebut penulis memberikan pelatihan Komputer disekolah
dengan memnfaatkan Lab. Komputer sekolah yang pada dasarnya sarana yang digunakan
masih kurang. walau sudah mendapatkan bantuan komputer tetapi sudah banyak yang
rusak. Dari bantuan yang diterima berjumalah 16 yang bisa dimanfaatkan hanya 7
komputer karena yang lain sudah rusak. dari kegiatan tersebut alahamdulillah sudah
banyak siswa yang mengenal ilmu dasar tentang Teknologi Informasi dan Komunikasi
setelah adanya pelatihan tersebut. perubahan tersebutlah saya ingin mengali lagi
bagaimana cara agar siswa dapat menerima ilmu pengetahuan sesuai dengan
ketentuannya.