Anda di halaman 1dari 2

1 Judul : identifikasi logam berat pada ikan mujaer di Situ gede

2 Abstrak :
Ikan banyak mengandung protein sehingga dianjurkan untuk dikonsumsi. Di dalam air
yang tercemar, ikan dapat mengkonsumsi polutan. Logam berat merupakan salah satu
jenis polutan yang relative resisten di tubuh ikan. Jika ikan tersebut dikonsumsi manusia,
maka logam berat dapat berpindah ke tubuh manusia. Bahaya logam berat bagi tubuh
manusia antara lain penyakit Minamata yang disebabkan oleh logam Merkuri (Hg),
penyakit plumbing (keracunan darah) yang disebabkan oleh logam Pb, penyakit Itai-itai
(gangguan penyerapan kalsium tulang belakang) yang disebabkan oleh logam Cd dan
lain-lain. Oleh karena itu mengetahui apakah ikan yang dikonsumsi mengandung logam
berat adalah penting. Situ Gede menghasilkan beberapa jenis ikan yang dikonsumsi
warga sekitar di antaranya adalah ikan mujaher.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kandungan logam berat pada ikan di Situ
Gede. Uji kandungan logam dilakukan dengan uji AAS. Hasil uji dibandingkan dengan
indeks standar kandungan logam berat pada ikan mujair. Sampel diambil dari lima titik
sumber penangkapan ikan.
Hasil yang diharapkan adalah diketahui kandungan logam berat pada ikan sehingga
dapat direkomendasikan layak tidaknya konsumsi. Selanjutnya dengan diketahui kondisi
ikan dapat direkomendasikan upaya konservasi Situ gede.
3 Pendahuluan :
- Pentingnya makan ikan
- Bahaya logam berat
- Pentingnya identifikasi
4 Tujuan : untuk mengetahui jenis dan kandungan logam berat pada ikan mujaer
di situ gede
5 Sasaran : masyarakat situ gede dan sekitarnya yang mengkonsumsi ikan mujaer
6 Hasil yang diharapkan : rekomendasi 1) kelayakan konsumsi ikan mujaer di situ gede
2) konservasi kualitas air
7 Metodologi : deskriftif
8 Metode : a. pengambilan sampel
b. uji logam berat
9 Bahan dan alat : a. ikan mujaer
b. alat uji logam berat (AAS=Atomic Absorbent spectrophotometer)
c. alat penangkap ikan
d. baskom plastic
e. pipet
10 Cara kerja : a. Menetapkan lima titik pengambilan sampel
b. mengambil sampel satu ekor dari masing-masing titik pengambilan
sampel
c. mengambil daging ikan mujaer dari masing-masing sampel
d. Menguji sampel dengan uji AAS