Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KOTA SURABAYA

DINAS KESEHATAN
Jalan Jemursari No. 197 Surabaya 60243
Telp. (031) 8439473, 8439372, 8473729 Fax. (031) 8483393

Surabaya, 4 Februari 2022

Kepada
Nomor : 443 / 3834 / 436.7.2 / 2022 Yth. Kepala Puskesmas
Sifat : Penting Se-Kota Surabaya
Lampiran : 1 (satu) Bendel di –
Perihal : Penyesuaian Pelaksanaan SURABAYA
Vaksinasi COVID-19
Dosis Lanjutan (Booster)

Menindaklanjuti Surat Edaran dari Direktorat Jenderal Pencegahan


dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Nomor : SR.02.06/II/408/2022, tentang Penyesuaian Pelaksanaan
Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster), dengan ini kami sampaikan
sebagai berikut :
1. Pelaksanaan vaksinasi program dosis lanjutan (booster) dapat
dilaksanakan di seluruh wilayah Puskesmas kota Surabaya bagi
masyarakat umum.
2. Persyaratan penerima vaksin dosis lanjutan (booster) adalah :
a. Calon penerima vaksin menunjukkan NIK dengan membawa KTP/KK
atau melalui aplikasi Peduli Lindungi ;
b. Berusia 18 tahun ke atas ;
c. Telah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal 6 bulan
3. Pemberian dosis lanjutan (booster) dilakukan melalui dua mekanisme :
a. Homolog, yaitu pemberian dosis lanjutan (booster) dengan
menggunakan jenis vaksin yang sama dengan vaksin primer dosis
lengkap yang telah didapat sebelumnya
b. Heterolog, yaitu pemberian dosis lanjutan (booster) dengan
menggunakan jenis vaksin yang berbeda dengan vaksin primer dosis
lengkap yang telah didapat sebelumnya
4. Regimen dosis lanjutan (booster) yang diberikan pada triwulan pertama
tahun 2022 yaitu :
a. Untuk sasaran dengan dosis primer Sinovac maka diberikan:
• Vaksin Astra Zeneca, separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml.
• Vaksin Pfizer, separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml.
b. Untuk sasaran dengan dosis primer Astra Zeneca maka diberikan :
• Vaksin Moderna, separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml.

http://dinkes.surabaya.go.id, Email : dinkes.surabaya@gmail.com


KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL
PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT
Jalan H.R Rasuna Said Blok X-5 Kavling 4-9 Jakarta 12950
Telepon (021) 4247608 (Hunting) Faksimile (021) 4207807

Nomor : SR.02.06/II/ 408 /2022 27 Januari 2022


Hal : Penyesuaian Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster)

Yth.
1. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi
2. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
3. Kepala/Direktur Utama/Direktur Rumah Sakit
4. Kepala/Pimpinan Fasilitas Pelayanan Kesehatan
di seluruh Indonesia

Menindaklanjuti Surat Edaran Nomor HK.02.02/II/252/2002 tentang Vaksinasi COVID-19


Dosis Lanjutan (Booster) tanggal 12 Januari 2022, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai
berikut:
1. Pelaksanaan Vaksinasi Program Dosis Lanjutan (booster) dapat dilaksanakan secara
serentak di seluruh kabupaten/kota bagi masyarakat umum tanpa menunggu target
capaian 70% dan cakupan dosis 1 lansia minimal 60%.
2. Syarat penerima vaksin dosis lanjutan (booster) adalah:
a. Calon penerima vaksin menunjukkan NIK dengan membawa KTP/KK atau melalui
aplikasi Peduli Lindungi;
b. Berusia 18 tahun ke atas; dan
c. Telah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal 6 bulan sebelumnya.
3. Pemberian dosis lanjutan (booster) dilakukan melalui dua mekanisme yaitu:
a. Homolog, yaitu pemberian dosis lanjutan (booster) dengan menggunakan jenis
vaksin yang sama dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat
sebelumnya
b. Heterolog, yaitu pemberian dosis lanjutan (booster) dengan menggunakan jenis
vaksin yang berbeda dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat
sebelumnya
4. Regimen dosis lanjutan (booster) yang diberikan pada triwulan pertama tahun 2022 yaitu:
a. Untuk sasaran dengan dosis primer Sinovac maka diberikan:
● Vaksin Astra Zeneca, separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml.
● Vaksin Pfizer, separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml.
b. Untuk sasaran dengan dosis primer Astra Zeneca maka diberikan:
● Vaksin Moderna, separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml.
● Vaksin Pfizer, separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml.
● Vaksin Astra Zeneca, dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
5. Sesuai dengan ketentuan vaksin Astra Zeneca dapat digunakan dengan interval 8 -12
minggu, namun untuk mempercepat pencapaian dosis primer maka vaksin Astra Zeneca
diberikan dengan interval 8 minggu.
6. Untuk Triwulan I tahun 2022 alokasi vaksin booster akan diutamakan untuk Vaksin Astra
Zenica mengingat ketersediaan stok vaksin yang cukup banyak.
7. Tata cara pemberian, tempat pelaksanaan, alur pelaksanaan dan pencatatan vaksinasi
COVID-19 tetap mengacu pada Surat Edaran Nomor HK.02.02/II/252/2002.
Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Tembusan:
1. Menteri Kesehatan
2. Menteri Dalam Negeri
3. Panglima Tentara Nasional Republik Indonesia
4. Kepala Kepolisian Republik Indonesia
5. Gubernur Seluruh Indonesia
6. Bupati/Walikota Seluruh Indonesia