Anda di halaman 1dari 7

PROPOSAL KERJA PRAKTEK DI PT.

CHEVRON PACIFIC INDONESIA RUMBAI-RIAU

Dibuat untuk memenuhi Persyaratan Permohonan Kerja Praktek di PT.Chevron Pacific Indonesia RIAU

Oleh : RICHARD SILITONGA HENRA SIBATUARA (03071004007) (03071004141)

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SRIWIJAYA INDRALAYA 2010

PROPOSAL KERJA PRAKTEK I. Pelaksana Nama / NIM : RICHARD SILITONGA HENRA SIBATUARA Jurusan Fakultas Universitas II. Tempat Pelaksanaan : Teknik Elektro : Teknik : Universitas Sriwijaya : PT.CHEVRON PACIFIC INDONESIA : 20 September 2010 20 November 2010 Indralaya, 11 Mei 2010 Pelaksana Kerja Praktek 03071004007 03071004141

III. Waktu Pelaksanaan

RICHARD SILITONGA SIBATUARA NIM 03071004007 Mengetahui, Ketua Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNSRI,

HENRA NIM 03071004141

Ir. Sariman, MS NIP. 19580707 198703 1004 PROPOSAL KERJA PRAKTEK

DI PT. CHEVRON PACIFIC INDONESIA

I.

PENDAHULUAN Kemajuan teknologi dan tingginya tingkat persaingan dalam dunia kerja merupakan

sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh semua pihak, terutama dalam dunia industri yang tidak bisa lepas dari sistem kelistrikan. Perubahan serta perkembangan yang telah dicapai sedemikian cepatnya menuntut kalangan industri serta para praktisi yang berkecimpung didalamnya untuk lebih siap menghadapi kemajuan yang ada dan terus melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kerja Praktek (KP) merupakan salah satu mata kuliah dalam kurikulum Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya dengan bobot 2 satuan kredit semester (SKS). Kerja praktek merupakan salah satu sarana bagi mahasiswa teknik elektro untuk dapat mengamati, membandingkan, dan menerapkan ilmu yang diperoleh di bangu kuliah dengan keadaan sebenarnya dilapangan. Untuk itu, salah satu upaya yang ditempuh Jurusan Teknik Elektro Universitas Sriwijaya untuk mencapai tujuan diatas adalah dengan mewajibkan setiap mahasiswa untuk mengikuti Program Kerja Praktek di suatu lembaga, instansi atau perusahaan, baik pemerintah maupun swasta, yang sesuai dengan disiplin ilmu yang ditekuninya. Dengan ini diharapkan mahasiswa dapat memiliki gambaran yang lebih mendalam tentang kondisi nyata di dunia kerja, sekaligus dapat menambah pengalaman serta membuka cakrawala pandang yang lebih luas yang mungkin tidak didapatkan di bangku kuliah. Berkenaan dengan hal diatas, maka kami mengajukan permohonan untuk dapat melakukan kerja praktek di PT.Chevron Pacific Indonesia Riau, karena dengan melakukan kerja praktek di lokasi tersebut kami dapat mempelajari secara langsung dan juga lebih

mendalami pengetahuan tentang sistem kelistrikan dalam hal ini sistem proteksi pada saluran transmisi yang berhubungan langsung dengan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi. II. LANDASAN PEMIKIRAN Adapun landasan pemikiran dari pelaksanaan kerja praktek ini antara lain adalah sebagai berikut : 1. Kerja Praktek ini merupakan salah satu kurikulum Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya. 2. Pentingnya pemahaman dan pengalaman dalam dunia nyata tentang penerapan disiplin ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah. 3. Pentingnya bersosialisasi dalam kehidupan masyarakat, kerja praktek merupakan salah satu cara belajar bersosialisasi dalam lingkungan yang lebih heterogen. III. TUJUAN KERJA PRAKTEK Tujuan kerja praktek ini dimaksudkan untuk :
1. Memenuhi persyaratan kurikulum Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik

Universitas Sriwijaya. 2. Untuk memperoleh gambaran nyata tentang penerapan atau implementasi dari ilmu atau teori yang selama ini diperoleh melalui bangku kuliah dan membandingkannya dengan kondisi nyata yang ada di lapangan.
3. Menambah cakrawala pandang dan pola pikir bagi mahasiswa tentang

sistem kelistrikan pada kegiatan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi.

4. Dapat

mengetahui

persoalan-persoalan

yang

timbul

pada

keadaan

sebenarnya pada dunia industri khususnya pada sistem kelistrikan. IV.PERMASALAHAN PT. Chevron Pacific Indonesia memiliki sistem kelistrikan sendiri, mulai dari sistem pembangkitan, sistem saluran transmisi hingga ke tingkat distribusinya yang berhubungan langsung dengan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi. Dalam penyaluran energi listrik dari pembangkit ke pusat beban, daya yang dialirkan sangat besar, oleh karena itu digunakanlah saluran udara tegangan tinggi yang bertujuan untuk mengurangi rugi-rugi tegangan pada saluran transmisi. Dari pusat pembangkit (Bulk Power Source), daya terlebih dahulu disalurkan melalui gardu induk yang ada di pusat pembangkit ataupun pada wilayah beban, kemudian disalurkan ke gardu distribusi untuk digunakan dalam berbagai kebutuhan khususnya dalam pengolahan minyak dan gas bumi. Dalam pengoperasian sistem tenaga listrik, di samping kondisi operasi normal terdapat kondisi lain yang tidak mungkin ditiadakan sama sekali, yaitu kondisi operasi abnormal. Kondisi abnormal ini disebut dengan gangguan. Penyebab atau sumber gangguan ini antara lain : gangguan yang berasal dari alam, gangguan dari dalam sistem itu sendiri, ataupun gangguan yang disebabkan kesalahan penanganan oleh manusia (operator). Gangguan-gangguan tersebut ada yang bersifat temporer/sementara dan ada juga yang bersifat permanen. Yang dimaksud dengan gangguan temporer adalah gangguan yang tidak menyebabkan terjadinya kerusakan pada peralatan yang terganggu, misalnya dahan atau ranting menyentuh saluran transmisi atau jaringan distribusi. Sedangkan pada gangguan permanen, setelah hilangnya gangguan tersebut masih terdapat kerusakan pada peralatan sehingga perlu perbaikan. Dengan adanya gangguan-gangguan tersebut kami ingin mengetahui sistem proteksi yang digunakan pada saluran transmisi baik eksternal maupun internal dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya gangguan serta bagaimana cara penanggulangannya.

V. RUANG LINGKUP KERJA PRAKTEK Adapun susunan program kegiatan yang akan dilaksanakan, yaitu : 1. Orientasi dan Studi Kepustakaan Merupakan pendahuluan berupa pengenalan hal-hal umum yang berkaitan dengan perusahaan. 2. Studi lapangan Mengamati dan mempelajari tentang sistem transmisi dan gangguan-gangguan yang terjadi serta bagaimana cara menanggulanginya. 3. Tugas Khusus Pengerjaan tugas khusus dari pembimbing.

V.

WAKTU PELAKSANAAN Sesuai dengan surat permohonan yang diajukan, kami akan mulai melaksanakan

Kerja Praktek dari tanggal 20 September 2010 20 November 2010. Dengan rincian pelaksanaan sebagai berikut :
MINGGU KE 1 NO 1 2 URAIAN KEGIATAN Orientasi Pengenalan Kepustakaan + + + + 2 3 4 5 6

3 4 5

Kelapangan Utilitas Tugas Khusus

+ -

+ -

+ -

+ -

Keterangan :

+ = Pelaksanaan kegiatan = Tidak ada kegiatan

VI.

PENUTUP Demikianlah proposal kerja Praktek ini dibuat sebagai bahan pertimbangan bagi

Pimpinan PT.Chevron Pacific Indonesia Riau untuk dapat menerima kami melaksanakan Kerja Praktek. Selanjutnya besar harapan kami, pihak perusahaan dapat memberikan pengarahan dan bimbingan selama pelaksanaan Kerja Praktek ini.