Anda di halaman 1dari 7

MATERI KEPRAMUKAAN

MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH


SMP NEGERI 4 CILACAP
TAHUN PELAJARAN 2022/2023

PANGKALAN : SMP NEGERI 4 CILACAP

GUDEP PUTRA : 11.01.18.029

GUDEP PUTRI : 11.01.18.029

PEMBINA PUTRA : KURNIAWAN LINTANG EKA N, S.Pd

PEMBINA PUTRI : RETNO ARIANI, S.Pd


APA SIH PRAMUKA ITU?

Kata “Pramuka” merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang


memiliki arti Orang Muda yang Suka Berkarya. “Pramuka”merupakan sebutan
bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi; Pramuka Siaga (7-10 tahun),
Pramuka Penggalang (11-15 tahun), Pramuka Penegak (16-20 tahun) dan
Pramuka Pandega (21-25 tahun). Sedangkan yang dimaksud “Kepramukaan”
adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan
keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur,
terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar
Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan
watak, akhlak dan budi pekerti luhur.

Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang


disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan masyarakat dan
bangsa Indonesia.

Sejarah Gerakan Pramuka atau Kepanduan di Indonesia telah


dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai dengan didirikannya (Belanda)
Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung. Sedangkan di tahun yang
sama, di Jakarta didirikan (Belanda) Jong Indonesische Padvinderij Organisatie
(JIPO).

Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka:

a. Memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa


patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa,
berkecakapan hidup, sehat jasmani, dan rohani;
b. Menjadi warga negara yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada
Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat
yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri secara
mandiri serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan bangsa
dan negara, memiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam
lingkungan.
A. PENGERTIAN PRAMUKA PENGGALANG SERTA ASAL MUASAL KATA
PENGGALANG
Pramuka penggalang merupakan pernggolongan sekaligus sebuatan
bagi anggota pramuka yang berusia antara 11-15 tahun.  Selain usia
seorang pramuka juga resmi dikatakan sebagai pramuka penggalang jika ia
telah menyelesaikan syarat-syarat kecakapan umum pramuka penggalang
tingkat Rakit serta telah mengucapkan Trisatya pada upacara pelantikan
yang dipimpin oleh pembinanya. Meskipun ia telah berusia 11 tahun tapi
apabila belum menyelesaikan SKU penggalang rakit, ia masih disebut
sebagai tamu penggalang.
Lantas mengapa bisa disebut dengan Kata Penggalang?  Itu diambil
dari kisah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Kata
penggalang tersebut merujuk kepada masa penggalangan persatuan serta
kesatuan bangsa yang ditandai dengan berlangsungnya kongres pemuda
Indonesia yang kemudian menghasilkan “Sumpah Pemuda” pada tanggal 28
oktober tahun 1928

A. KODE KEHORMATAN PRAMUKA PENGGALANG


Kode kehormatan dari pramuka penggalang terdiri atas Tri satya dan
Dasa Dharma. Tri satya berarti 3 janji dan Dasa Dharma berarti 10
ketentuan moral. Seorang anggota Pramuka penggalang wajib menepati
setiap janji yang telah diucapkannya. Adapun bunyi dari Tri Satya dan Dasa
Dharma adalah sebagai berikut :

TRI SATYA

Demi Kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :

Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara


Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila,

Menolong Sesama Hidup dan Mempersiapkan diri membangun masyarakat.


·      Menepati Dasa Dharma.

DASA DHARMA

1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa


2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
3. Patriot yang sopan dan kesatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela menolong dan tabah
6. Rajin terampil dan gembira
7. Hemat cermat dan bersahaja
8. Disiplin berani dan setia
9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
10.Suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan

B. PENGORGANISASIAN PRAMUKA PENGGALANG


Seperti halnya golongan peserta didik pramuka yang lainnya, dalam
setiap kegiatannya Pramuka Penggalangan itu diorganisasikan dalam
kelompok ataupun satuan secara berjenjang, berikut penjelasan
lengkapnya.
Satuan terkecil dari pramuka penggalang itu disebut “Regu” yang
terdiri dari 5-10 anggota. Regu Putra biasanya dinamakan dengan
menggunakan nama-nama hewan ataupun alat-alat yang berguna dalam
kehidupan seperti misalkan regu Kalajengking, Regu Rajawali, Regu Garuda,
Regu Cobra, Regu Harimau, Regu Singa, Regu Elang, dan lain sebagainya.
Sedangkan untuk regu putri umumnya menggunakan nama-nama bunga
ataupun tumbuhan misalkan seperti Regu melati, regu mawar, regu
anggrek, regu matahari dan lain sebagainya.

Untuk setiap regu itu dipimpin oleh seorang pemimpin regu dan
dibantu oleh wakilnya, pemimpin regu itu disebut “pinru” sedangkan untuk
wakil pemimpin regu disebut “Wapinru”. Seorang pinru memiliki hak dan
kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan. Berikut ini adalah hak dan
kewajiban dari seorang Pinru :

1.      Membantu pembina dalam melatih anggota regunya.

2.      Merencanakan kegiatan bagi regunya

3.      Memilih wakil pemimpin regu

4.      Menjadi anggota dewan penggalang

5.      Memilih pemimpin regu utama (Pratama)

Nah, hal yang harus dipahami selanjutnya adalah, dalam setiap 4


regu itu dihimpun lagi dalam satuan yang lebih besar yang disebut sebagai
“Pasukan” (Pasukan Penggalang). Pasukan itu dipimpin oleh seorang yang
dinamakan “PRATAMA” atau pemimpin regu utama. Pratama itu sendiri
dipilih dari dan oleh para pimpinan regu serta anggota regu pasukan
tersebut.

Dalam menjalankan kegiatannya pasukan penggalang akan


dibimbing oleh seseorang yang disebut Pembina dan dibantu oleh 2 orang
pembantu pembina penggalang. Pembina itu dipanggil dengan sebutan
“Kakak” baik dia itu laki-laki maupun perempuan.

C. SERAGAM PRAMUKA PENGGALANG


Untuk pakaian seragam pramuka penggalang, kakak-kakak bisa
melihat gambar

Pakaian Seragam Harian untuk Pramuka Penggalang Putra


Pakaian Seragam Harian Untuk Pramuka Penggalang Putri

D. SISTEM TANDA KECAKAPAN PRAMUKA PENGGALANG


Sistem kecakapan pramuka penggalang itu terdiri dari Kecakapan
Umum, Kecakapan Khusus, dan Pramuka Garuda. Kecakapan umum harus
ditempuh dengan menyelesaikan syarat-syarat keckapan umum (SKU) yang
terdiri atas 3 tingkatan yaitu ramu, rakit, dan juga terap. Untuk kecakapan
khusus sendiri juga haruslah diselesaikan dengan cara menyelesaikan
syarat-syarat kecakapan khusus yang terdiri atas 3 tingkatan yaitu Purwa,
Madya, dan Utama. Bagi kakak-kakak pramuka penggalang yang telah
berhasil menyelesaikan SKU penggalang Terap, dapat segera untuk
mengajukan diri menempuh Tingkatan pramuka yang paling tinggi yaitu
Pramuka Garuda.

E. KEGIATAN PRAMUKA DI SMP NEGERI 4 CILACAP


Kegiatan Pramuka di SMP Negeri 4 Cilacap dilaksanakan setiap hari
Jum’at di mulai pukul 14.30 – 17.00 WIB, untuk siswa kelas 7 diwajibkan
untuk mengikuti kegiatan Pramuka. Pembina Pramuka di SMP Negeri 4
Cilacap yaitu Kakak Kurniawan Lintang Eka N, S.Pd sebagai Pembina
Pramuka Putra dan Kakak Retno Ariani, S.Pd sebagai Pembina Pramuka
Putri.
Adapun kegiatan Pramuka Penggalang di SMP Negeri 4 Cilacap yaitu
PTP (Penerimaan Tamu Penggalang) dan Pelantikan Penggalang Ramu,
Rakit dan Terapan .