Anda di halaman 1dari 4

ERICK IMMANUEL 3332091260 TEKNIK ELEKTRO

KOMUTATOR Sebagaimana diketahui komutator berfungsi sebagai penyearah mekanik , yaitu untuk mengumpulkan arus induksi dari konduktor jangkar dan mengkonversikannya menjadi arus searah melalui sikat yang disebut komutasi. Permukaan sikat ditekan ke permukaan segmen komutator untuk mengalirkan arus listrik. Komutator terbuat dari batangan tembaga yang dikeraskan(drofarged), yang diisolasi dengan bahan sejenis mika.Sedangkan sikat yang dimaksudkan disini terbuat dari karbon,grafit,logam grafit yang didalam nya terdapat pegas penekan yang dapat diatur sesuai keinginan.

Gambar 1.Konstruksi Komutator

Gambar 2.Posisi komutator pada generator arus searah (DC)

Prinsip Kerja Komutator


Seperti dikrtahi bahwa ggl yang dihasilkan dalam kumparan jangkar berputar adalah berupa AC atau arus bolak balik.Jika kumparan ini dihubungkan ke rangkain luar dengan Slip ring maka arus bolak balik mengalir kerngkaian luar.Tetapi arus yang kita butuhkan adalah arus serah atau DC maka kita harus menggantikan ragakaian luar tersebut dengan komutator atau yang sering disebut cincin belah seperti yang ditunjukan dalam gambar 2. Berikut adalah urutan posisi komparator pada Generator DC yang sedang bekerja :
y

Kondisi I
Arah Putar

c Kutub Utara

b Kutub Selatan

d Stator f

a e

Cincin Sikat

Beban

Gambar 3.posisi komutator kondisi I Pada kondisi ini, ggl dibangkitkan dalam sisi kumparan dari b ke a, dan dari d ke c,seperti yang ditunjukan anak panah pada gambar.Rangkaian dilengkapi dengan lampu yang dihubungkan pada kedua sikat.GGL yang dihasilkan atau dibangkitan menyebabkan arus mengalir keluar melalui sikat atas melalui lampu menuju sikat bawah, dan mengelilingi kumparan jangkar seperti yang ditunjukan anak panah.

Kondidi II
c

Arah Putar

Kutub Utara d

Kutub Selatan

Stator

e f

Beban

Gambar 4. Posisi komutator pada saat kondisi II Pada kondisi ini kumparan jangkar akan digerakkan 90 derajat, akibat yang ditimbulkan adalah ggl = 0 karena kedua cincin slip terhubung oleh sikat.

Kondisi III
Arah Putar

b Kutub Utara

c Kutub Selatan

a Stator

f e

Beban

Gambar 5.Posisi komutator pada saat Kondisi III Pada kondisi ini jangkar diputar kembali 90 derajat, sehingga ggl akan kembali timbul dar a ke b dan dari c ke d,tetapi sekarang sikat atas kontak dengan segmen f dan sikat bawah dengan segmen e.

Referensi : Mochtar Wijaya,2001,Dasar-Dasar Mesin Listrik,Penerbit Djambatan,Jakarta Stephen J. Chapman,1991,Electric Machinery Fundamentals,McGraw-Hills,2nd edition Slide pembelajaran TTL I