Anda di halaman 1dari 6

KAWASAN MALIOBORO

INTEGRATED AND SUSTAINABLE TOURISM DEVELOPMENT (ONE STREET SHOPPING LINE, CULTURE, CULINARY, NOSTALGIA)

Disusun oleh : Zulfiana Setyaningsih (10/310735/PTK/7327)

MAGISTER ARSITEKTUR DAN PERENCANAAN PARIWISATA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA 2011

ANALISIS POTENSI DAN MASALAH 1. Karakteristik Lingkungan

STRENGTH DESKRIPSI Kawasan Malioboro yang berada di pusat kota Yogyakarta, berada di area urban yang padat dengan berbagai hingar bingar masyarakat mulai dari pagi hingga malam, dan segala fasilitas pendukung yang penting disekitarnya, menjadikan kawasan ini hampir dipastikan selalu dikunjungi wisatawan. IMPLIKASI Dengan potensinya berada di area urban yang padat maka pengembangan kawasan Malioboro menjadi lebih berkualitas, memiliki prospek ke depan yang sangat baik. Maka perlu sebuah perencanaan yang matang menyikapi potensi ini.

WEAKNESS DESKRIPSI Keberadaan kawasan Malioboro di area urban yang padat, menyebabkan pertumbuhan cepat yang tidak terencana, akibatnya disana sini terjadi kesemrawutan, mulai dari lingkungan yang kumuh hingga manajemen PKL yang hingga hari ini belum ada solusi terbaik. IMPLIKASI Perlu adanya konsep menyeluruh dengan memberikan alternative-alternatif yang dapat mewadahi semua pihak. Dalam konsep ini juga perlu dipikirkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di masa mendatang.

2.

Sumber Daya Tarik Wisata

STRENGTH DESKRIPSI Kawasan Malioboro memiliki daya tarik wisata beragam (belanja, kuliner, budaya, nostalgia). Kawasan Malioboro sendiri merupakan heritage yang di konservasi, sehingga merupakan satu keunikan tersendiri, menikmati sejarah dan budaya sambil berbelanja. IMPLIKASI Pengembangan atraksi seperti misalnya mengadakan acara festival seni dan kebudayaan, food festival, bazaar dan lainlain yang akan semakin melengkapi daya tarik wisata Malioboro saat ini.

WEAKNESS DESKRIPSI Keberagaman daya tarik wisata yang beragam terkadang menjadikannya tumpang tindih satu dengan yang lain. Misalnya, kegiatan perekonomian mengalahkan hal yang mendasar yaitu konservasi cagar budaya.Berbagai reklame yang ditujukan untuk menarik wisatawan agar belanja ternyata dapat mengurangi ruh atau citra bangunan heritage. IMPLIKASI Dalam pengembangan ke depan perlu sebuah perencanaan kawasan wisata terpadu dan berkelanjutan, menyangkut ketiga aspek yaitu ekonomi, social dan lingkungan sehingga ketiganya saling bersinergi, saling support dan melindu ngi warisan budaya kota Yogyakarta tentunya.

3.

Land Use

STRENGTH DESKRIPSI Sebuah kawasan yang linear, dengan dipisahkan oleh satu jalan, kemudian di kanan kiri terdapat berbagai pertokoan dan fasilitas pendukung sebenarnya menciptakan fungsi ruang yang tegas. Tata guna lahan di kawasan malioboro tentunya mengikuti karakter kawasan Malioboro. Hal ini juga sudah melekat kuat di Malioboro sehingga berdampak baik bagi image kawasan Malioboro sebagai one street shopping line IMPLIKASI Image yang kuat itu perlu di kembangkan dan direncanakan lebih lanjut secara terpadu dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan wisatawan saat ini sehingga kualitas kawasan pun akan semakin baik.

WEAKNESS DESKRIPSI Di sisi lain, masi belum ada perencanaan yang jelas mengenai fungsi-fungsi ruang di kawasan ini. Segalanya serasa berjalan begitu saja mengikuti perkembangan zaman, sehingga menyebabkan kesemrawutan, IMPLIKASI Perlunya review masterplan, penataan mengenai fasilitas, aksesibilitas dan lain-lain yang berpengaruh terhadap tata guna lahan, terutama dikaitkan dengan dampak perkembangan pariwisata di kawasan ini.

dimana area PKL, dimana area parkir, dimana spot untuk bisa ISHOMA,dan seterusnya.

Perlunya zona fungsi ruang secara jelas sehingga lahan dapat semaksimal mungkin digunakan secara tepat.

4.

Akomodasi

STRENGTH DESKRIPSI Kawasan Malioboro memiliki fasilitas akomodasi yang lengkap karena lokasinya yang sagat strategis. Mulai dari hotel, penginapan, homestay, money changer, travel agent, ATM, bank, restoran, dan lain sebagainya. IMPLIKASI Dengan kelengkapan fasilitas akomodasi dapat disampaikan pada flyer/ peta wisata dan perlunya signage, sehingga akan memudahkan wisatawan untuk dapat mengakses berbagai fasilitas tersebut.

WEAKNESS DESKRIPSI Belum adanya perencanaan zona sebaran fasilitas tersebut, sehingga mungkin ada spot di mana wisatawan jauh untuk dapat menjangkaunya. Fasilitas parkir yang semrawut, membuat kualitas kawasan Malioboro menurun. Parkir memang selalu menjadi masalah tersendiri bagi kawasan ini. Pengunjung semakin banyak, sedangkan kapasitas area parkir tidak sebanding, apalagi jika event tertentu. Hal ini tentunya menyebabkan masalah baru, yaitu kemacetan. IMPLIKASI Perlunya perencanaan sebaran fasilitas pendukung, sehingga akan dapat merata dan semakin mudah dijangkau wisatawan.

Perlunya perencanaan yang sangat matang mengenai area parkir di kawasan Malioboro ini. Perlu penambahan area parkir namun tidak mengganggu lalu lintas pengendara lain dan pedestrian. Akan lebih baik jika ada satu area parkir yang besar di beberapa spot tertentu (perencanaan gedung parkir). Juga area parkir untuk becak dan andong

Fasilitas jalur pedestrian yang sangat terbatas karena harus berbagi dengan PKL, sepeda motor, becak, andong/ kendaraan lain.

Perlu perencanaan penataan jalur pedestrian, dimana wisatawan dapat menikmati perjalanannya tanpa terganggu dengan pengguna lain. Perlunya pelebaran jalur pedestrian, Malioboro menjadi city

walk (seperti misalnya Orchard Road di Singapura) orang dapat dengan nyaman menikmati kawasan itu dengan leluasa. Perlu juga jalur bawah tanah penghubung antara sisi timur dan sisi barat jalan Malioboro Fasilitas tempat sepeda Perlunya bike racks yang khusus untuk sepeda di beberapa spot tertentu. Ruang terbuka hijau sangat penting selalin berkontribusi dalam mengurangi global warming terutama di area urban yang padat, juga sebagai pelengkap yang dapat menambah kualitas kawasan (kenyamanan dan keasrian) secara lingkungan.

Fasilitas RTH sangat terbatas

5.

Transportasi

STRENGTH DESKRIPSI Malioboro memiliki transportasi yang lengkap dan aksesibilitas yang baik mulai dari pesawat, kereta api, bus, mobil, sepeda motor, sepeda, bahkan becak dan andong yang menambah keunikan tersendiri bagi Malioboro. IMPLIKASI Pengembangan jalur & moda transportasi Pengembangan jalur pedestrian Penataan lokasi parkir dan taman

WEAKNESS DESKRIPSI Banyaknya moda transportasi yang dapat masuk k kawasan Malioboro, seiring dengan aksesibilitas yang baik maka hal ini menimbulkan masalah baru yaitu kemacetan lalu lintas, terutama pada event tertentu. IMPLIKASI Perlunya perencanaan dan penataan jalur moda transportasi, tempat pemberhentian, dan lokasi parkir

R G R H

G H HHIH P G H HHIH H P G H HHIH

A! !  % ' % ' $ (    ! 

5 5

( $#

ANAL

NG

W AKN

y e s

s s

se

" ! #    #

! )

       

y e c

e es

"! 

$ ' "' "( '

"1)0

"  $ # " ! # " !



&   

!

! ' ! ' ! ! $ &  %!

e e s e

y e

! ! ' ! ! !   !!

 !

     $ ! !

e se s s

ee c

 !

%%% 8 ! 

"  $#  " ! # " !

  

4 33 2 2

s sec

 %  % !%

 

  # 

# !  ! (  !  7 ! !  &  %!

#!  7 !  ! !6

# !  !  !  ( 7  ' $ !  !!#! !$

! 

e e

% %% 8

 ! $ #!#

e e

se

s e

% %% 8

 ! $ #! # ! 

 ' $  !!!#    

! ! $

%% % 8  ! $ #!#

! 

e e

se

se

 ! !   ! #    

! ! $

&  9 %    ( $ 

 

e c

( $ #  !

! ' ! ' !$

 ! !   ! #  ! ! $

e e s e c

y e

! ! ' ! ! !   !!

 !

     $ ! !

ee c

 !

%%% 8 ! 

"  $#  " ! # " !

  

Se e e W e sy se

s sec

 %  % !%

 

  # 

!! $  !# #$$ &  %!

!  !!#! !$

 ( $# !

! ' ! '

s se

%% % 8 !  ! $# # 

 # !# '

%%% 8 ! 

e s sec

y se e ese j s e

j e

s& e s s

s s e y

y s

 !

  $ 

  #  !

!! $  (



  ' % 

W e j

   !  !(

!   $ ! ! #! #

 # ! ! !

!% !  ! % # #!  6 @

  !  !

  #

!! $ ! ! #! #

6 @

 !!    !

A AL

ONE STREET SHOPPING LINE Inte te Touris And Sustainable Development)

ENINGKATKAN KUALITAS KAWASAN ALIOBORO

ENATAAN AWASAN ALIOBORO SE INGGA EN ADI SALAH SATU DAYA TARIK WISATA UNGGULAN YANG BERKUALITAS DI YOGYAKARTA

- EN N FUNGSI RU - EN N NF - EN
U R S S G S S V a X ` YW F ED CB

s s

s s

N USE & NG NSE SAD AWASAN


Q