Anda di halaman 1dari 3

SOAL TUGAS # 2 Dari data di bawah anda diminta untuk: Membuat rekonsiliasi fiskal Menghitung Penghasilan Kena Pajak

ak & PPh terutang Identitas Wajib Pajak Nama : PT. AMAT BINGUNG Alamat : Jl. Kelapa Sawit 25, Kebayoran Lama Jakarta Selatan Jenis Usaha : Perdagangan Besar Kertas Pembukuan : Akrual, Bhs. Indonesia, Mata Uang Rp Direktu : Sri Edi Purwanto, SE. Ak Laporan Laba Rugi Komersial setelah adjustment untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2005 sebagai berikut: A Penjualan Peredaran Bruto Penjualan 20,880,000,000 -/- Potongan Penjualan 850,000,000 20,030,000,000 B Harga Pokok Penjualan Persediaan Awal 1,650,000,000 Pembelian Dalam Negeri 7,550,000,000 Import 7,428,500,000 -/- Persediaan Akhir 1,500,000,000 15,128,500,000 C Laba Kotor (A-B) 4,901,500,000 D Beban Umum dan Operasi Gaji karyawan 2,750,000,000 Listrik, Air dan telepon 480,000,000 Makan minum pegawai 150,500,000 Promosi & iklan 453,000,000 Transportasi 435,000,000 Penyusutan aktiva tetap 650,750,000 Biaya Bunga Pinjaman 60,000,000 Biaya Leasing (Bunga) 10,050,000 Sewa Outlet 156,000,000 Profesional fee 56,000,000 Pajak & Meterai 38,500,000 Pemeliharaan 145,000,000 5,384,800,000 E Laba (Rugi) Usaha (C-D) (483,300,000) F Penghasilan lain-lain Jasa Giro 12,000,000 Sewa Kendaraan CV MENTAH 77,600,000 Hak atas Laba PT PUSING 305,000,000 Keuntungan selisih kurs 94,550,000 Keuntungan penjualan tanah 105,000,000 Dividen PT KEPALA 272,000,000 866,150,000 G Biaya/Kerugian lain-lain Macam-macam 183,525,000 Bantuan & Sumbangan 282,000,000 1

Kerugian Penjualan Saham Kerugian hibah Kendaraan H Pengh. neto lain-lain (F-G) I Penghasilan (rugi) neto DN J Pengh neto LN Dividen Izaku Niki, Inc, Jpg Rugi Usaha di Nepal K Penghasilan Neto

144,250,000 30,500,000 640,275,000 225,875,000 (257,425,000) 420,000,000 (350,500,000) 69,500,000 (187,925,000)

Beberapa informasi yang diperoleh dari bagian pembukuan adalah sebagai berikut: Potongan penjualan pada akhir tahun yang belum direalisasikan senilai Rp 150.000.000,-. 2. Perusahaan menggunakan metode FIFO (First in first out) dan LOCOM (the Lower of Cost or Market) dalam penilaian persediaan akhir tahun. Tanggal item Saldo Cost Market Selisih 31-12-2004 Persediaan akhir 1.700.000.000 1.650.000.000 50.000.000 31-12-2005 Persediaan akhir 1.500.000.000 1.600.000.000 100.000.000 3. Dari data import, diketahui: CIF Realisasi Rp 4.750.000.000,- (KMK Rp 4.500.000.000,- dan Kurs BI Rp 4.652.500.000,-) Bea Masuk (25%); PPN (10%); dan PPh 22 sesuai ketentuan (pemegang API) Biaya pengeluaran barang Rp 850.375.000,- (40% pungli di pelabuhan & tidak ada bukti) 4. Pembelian Dalam Negeri termasuk PPN (PM) yang tidak dapat dikreditkan karena FP Standar Cacat akibat kesalahan rekanan sebesar Rp 148.750.000,5. Pada perincian Gaji karyawan diantaranya terdapat: Outbond Company karyawan dan keluarga Rp 255.000.000, Jasa Produksi tahun 2004 untuk pegawai (Bonus) Rp 355.000.000, Iuran kepada Dana Pensiun (Proses Legalisasi Menkeu) Rp 75.000.000, Tunjangan PPh Pasal 21 Gross Up Rp 47.500.000, Pencadangan Pesangon pegawai Rp 212.500.000,6. Beban Energi, Air dan Telepon termasuk didalamnya biaya pemakaian pulsa Hand Phone perusahaan yang digunakan pegawai bagian marketing sebesar Rp 78.000.000,-. 7. Dalam Beban Promosi dan iklan terdapat beban entertainment sebesar Rp 220.000.000,- dan sebesar Rp 183.750.000,- diantaranya dibuatkan daftar nominatifnya. 8. Beban Transportasi termasuk diantaranya: Pembayaran fiskal LN sebesar Rp 30.000.000 termasuk yang dibayarkan atas nama 3 orang Direksi (masing-masing beserta isteri), dan 4 orang Staff dalam perjalanan ke Tokyo untuk menghadiri RUPS di Jepang, Biaya Kick off meeting - awal tahun Rp 65.000.000,9. Penyusutan secara akuntansi komersial dan fiskal dengan metode garis lurus (tanpa residu) dan masa manfaat yang sama. Ditemukan kondisi: Penyusutan kendaraan truk masih dalam status SGU Hak Opsi dengan Dasar Penyusutan Rp 800.000.000,- (diperoleh tanggal 15 Mei 2004) Penyusutan Kendaraan Sedan Direksi yang diperoleh tanggal 20 Maret 2005 dengan Faktur Pembelian Rp 418.000.000, Penyusutan Mess peristirahatan di Puncak yang dimiliki sejak tahun 2000 dengan Harga Perolehan Rp 700.000.000,2 1.

10. Beban Leasing adalah beban bunga yang dibayarkan atas SGU dengan hak opsi (Kendaraan Truk) sebesar Rp 10.050.000,- selama setahun. Selain membayar biaya bunga ini, perusahaan juga melakukan angsuran leasing sebesar Rp 8.990.000,- per bulan 11. Sewa outlet dipergunakan untuk ekspansi usaha di daerah selatan Jakarta 12. Pajak dan meterai adalah pembayaran PBB, Pajak Daerah, Retribusi dan Bea Meterai termasuk sanksi atas Pajak Daerah (Reklame) dari Dispenda sebesar Rp 3.650.000,13. Semua penghasilan lain-lain adalah sebelum PPh, kecuali Dividen dari Izaku Niki, Jepang (after tax 30%) 14. Perhitungan laba-rugi kurs akibat utang dalam bentuk USD yang diperoleh tahun 2004 dengan fasilitas s.d tahun 2007 tidak ada pembayaran utang. Secara fiskal menggunakan metode kurs tetap. 15. Tanah dijual dengan harga Rp 560.000.000 (Nilai Buku Rp 455.000.000,- sedangkan NJOP PBB tahun 2005 Rp 530.000.000,-) 16. Dari rekening Bantuan dan sumbangan diketahui informasi sejumlah Rp 180.000.000 merupakan bantuan untuk bencana tsunami di NAD dan Nias 17. Biaya Macam-macam yang terdapat rinican adalah sebagai berikut: biaya parcel lebaran kepada karyawan (Rp47.500.000,-); sanksi SKPKB PPN (Rp12.500.000,-); biaya Member Klub Golf Karyawan (Rp24.500.000); PPh Pengalihan Tanah/Bangunan (Rp 28.000.000,-); 18. Hibah diberikan pada awal tahun 2005 dan dibukukan sebagai kerugian sebesar nilai buku (komersial) atas kendaraan pick-up yang disumbangkan kepada PT KEPALA (NSBF Kendaraan per 31/12/2004 Rp 22.800.000,-) Harga Pasar Rp 38.500.000,Keterangan tambahan lainnya: 1. Angsuran PPh Pasal 25 selama tahun 2005 sebesar Rp 280.250.000,-. Dan terdapat pula STP PPh Pasal 25 tahun 2005 sebesar Rp 68.750.000,- (termasuk sanksi Rp 10.500.000,-) 2. Daftar Investasi dalam bentuk kepemilikan saham yang dilakukan PT AMAT BINGUNG sebagai berikut: PT PUSING (NPWP: 01.215.000.6-510.000) sebesar Rp 1.800.000.000 atau 25% dari total saham PT KEPALA (NPWP: 03.303.575.5-054.000) sebesar Rp 1.250.000.000 atau sebesar 15% dari total saham Izaku Niki, Inc di Jepang sebesar Rp 2.250.000.000 atau 13% dari total saham Sedangkan investasi jangka pendek melalui Bursa Efek Surabaya telah dijual semua dengan total nilai transaksi penjualan Rp 758.000.000,-. (Bukan saham pendiri)