Anda di halaman 1dari 26

LEMBAR PENGESAHAN

KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BULUNGAN DAN TIM PENGEMBANG KURIKULUM SDN.005 TANJUNG SELOR.JLN.H.MASKUR. KAB.BULUNGAN

TELAH MENGESAHKAN DAN MEMBERLAKUKAN KURIKULUM SEKOLAH DASAR NEGERI NO.005 TANUNG SELOR TAHUN PEMBELAJARAN 2010 / 2011 DISAHKAN DI : TANJUNG SELOR : 12 JULI 2010 PADA TANGGAL

KOMITE SEKOLAH

KEPALA SEKOLAH

JARWO,SE

YULIANA ,S.PD
NIP. 1953 0606 1969 052 001

MENGETAHUI KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BULUNGAN

HAERUMUDDIN,SH.M.AP.
NIP.1964 1231 1994 02 1 001

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan yang Yang Maha Esa atas rahmat dan hidayahnya yang berlimpah, perluasan akses dan peningkatan Mutu pendidikan pada jenjang sekolah Dasar merupakan bagian integral dan sangat fudamental dari upayah perbaikan dan pengembangan Pendidikan Nasional. Oleh karena itu, perlu dilakukan upayah upayah konkrit serta terpadu dan berkesinambungan. Keberhasilan program perluasan akses dan peningkatan mutu Pendidikan dasar sangat tergantung pada dukungan, peran serta dan tanggung jawab berbagai unsur, baik pemerintah,Orang tua dan Masyarakat. Dalam kaitan tersebut Guru-guru dan Pengawas TK / SDN.005 Tanjung Selor Kabupaten Bulungan perlu untuk menyamakan persepsi dan sekaligus menentukan langkah langkah strategis untuk menyusun Kurikulum sekolah Dasar merupakan acuan yang dapat di lakukan oleh sekolah SDN.005 Tanjung Selor. Kurikulum ini disusun sebagai acuan guru dan membantu pihak-pihak lain yang memerlukan informasi yang berkaitan dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) demi pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas yang merupakan komitmen kita bersama. Kami menyadari dalam penyusunan Kurikulum ini, masih terdapat kekurangan. Oleh karenanya saran dan kritikan sangat kami harapkan, agar Kurikulum ini lebih dapat disempurnakan. Tanjung Selor, 12 Juli 2010 Diketahui, Pengawas TK/SD 005 Tg.Selor Kabupaten Bulungan yang

Peyusun Kepala Sekolah

( Yoel Sakai ) Nip.1961 0625 1982 121 002

( L. Yuliana, S.Pd ) Nip. 1953 0606 1969 052 001

Mengetahui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan

Haerumuddin,S.H.M.Ap Nip. 1964 1231 1994 02 1 001

ii

KATA PENGANTAR

Puji Syukur Kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha kuasa ,Karena berkat dan rahmatnya kepada Kita semua sehingga Kita masih bisa melaksankan tugas dengan baik dalam menyusun Kurkulum SDN.005 Tanjung Selor ini untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penyusun Kurikulum Sekolah Dasar Negeri No. 005 Tajung Selor koordinasi dan di superpisi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan yang terkait di dalam nya Pengawas TK/SD Negeri 005 Tanjung Selor. Untuk itu Kami sampaikan terima kasih kepada: 1. Tim Advokasi pengembangan KTSP Pendidikan dasar Pusat Kuriklum Balitbang Depdiknas. 2. Tim Pengembanan KTSP dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan Yang telah membimbing dan mengarahkan kami sehingga KTSP ini dapat diselesaikan. 3. Pengawas TK/SD yang telah membimbing dan mengarahkan penyusun KTSP ini sehingga berjalan dengan lancar. 4. Tim siksi Kuriulum dan Siksi pengajaran yang telah membimbing dan engarahkan kami sehingga KTSP ini dapat dilaksanakan. 5. Komite Sekolah Dasar Negeri 005 Tanjung Selor yang telah mendukung dan menyetujui penyusun KTSP ini. Penyusun Kurikulum di Sekolah Dasar Negeri 005 Tanjung Selor ini masih jauh dari kesempurnaan, maka dari itu kami memerlukan binaan, bimbingan, serta masukan dari berbagai pihak.

Tim Penyusun

iii

TIM PENYUSUN

Ketua Sekretaris

: :

L.Yuliana ,S.Pd. Hendri,S.Pd. 1. Normadiah, S.Pd 2. Hj. Sulasih, S.Pd 3. Arny Lasa,A.Ma.Pd. 4. Rosthina, A.Ma.Pd 5. Sumarjijiah, A.Ma.Pd. 6. Marsid, S.Pd. 7. Ainun, A.Ma.Pd 8. Andarias,S.Pd 9. Salumi,A.Ma.Pd 10. Hj. Ernawati,A.Ma.Pd 11. Aan Sajiatmojo,S.Pd. 12. Tundrung, A.Ma.Pd.OR 13. Nur`asiah, A.Ma.Pd 14.Yunita 15. Jarwo,SE

Kepala Sekolah Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Guru Komite Sekolah

Anggota

Nara sumber

1. 2.

Joel Sakai

Pengawas TK/SD 005 Tanjung Selor

iv

DAFTAR ISI
Lembar Pengesahan .................................................................................................. i Kata pengantar Kepala Sekolah ............................................................................... ii

Kata Pengantar Tim Penyusun ...................................................................................... iii Tim Penyusun ............................................................................................................... iv Daftar isi BAB I ...................................................................................................................... v PENDAHULUAN A. Latar Belakang .................................................................................. 1 ................................................................................... 1 .............................................................. 1 .................................................................. 1 ............................................................ 1

B. Landasan Penyusunan KTSP C. Tujuan Penyususna KTSP BAB II D. Prinsip Pengembangan KTSP

VISI,MISI Dan TJUAN PENDIDIKAN .................................................. A. Visi ...................................................................................................... B. Misi ..................................................................................................... C. Tujuan Pendidikan ..............................................................................

BAB III

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM ...................................... A. Struktur Kurikulum ............................................................................ B. Muatan Kurikulum .............................................................................

BAB IV BAB V

KALENDER PENDIDIKAN .................................................................. PENUTUP ..............................................................................................

LAMPIRAN .................................................................................................................. Program Mingguan ............................................................................................ Rencana Pelksanaan pembelajaran ( RPP) ........................................................ Silabus ................................................................................................................

BAB I
v

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Peralihan sistem pemerintahan dari sentralisasi kedesentralisasi telah menjadikan perubahan paradigma berbagai unsur penyelenggaraan pemerintah, termasuk pendidikan. Hal ini telah mendorong adanya perubahan ari berbagai aspek pendidikan termasuk kurikulum. Dalam kaitan ini Kurikulum Sekolah Dasar pun menjadi perhatian dan pemikiran-pemikiran baru, sehingga mengalami perubahan-perubahan kebijakan. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan ertentu. Berdasarkan undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 36 Ayat (2) diegaskan bahwa kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip divertivikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. Atas dasar pemikiran itu maka dikembangkanlah apayang dinamakan Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan. Kurikulum Sekolah Dasar atau KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. Dengan demikian dapat menyempurnakan kurikulum agar lebih familier dengan Guru, karena mereka dapat dilibatkan. Penyempurnaan kurikulm yang berkelanjutan merupakan keharusan agar Sistem pendidikan nasional selalu relevan dan kondusif. Kurikulum sekolah Dasar diharapkan mencakup sikap, pengetahuan dan ketrampilan yang pada jenjang pendidikan dasar bertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan,pengatahun, kepribadian, khlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Sehingga Kurikulum ini merupakan Literatur pengembangan kurikulum untuk mehujudkan sekolah yang efektif, produktif dan berprestasi. KTSP SDN.005 Kecamatan Tanjung Selor dikembagkan sebagai perhujutan dari kurikulum Pendidikan dasar dan menengah, Kurikulum ini disusun oleh satu Tim penyusun yang terdiri atas unsur sekoloh dan komite sekolah dibawah koordinasi dan supervisi kepala Dinas pendidikan kabupaten Bulungan serta bimbingan nara sumber dari Tim Advokasi pengembangan KTSP Pendidikan Dasar Pusat Kurikulum balitbang Depdiknas. Kurikulum ini merupakan sebuah dokumen, yang akan diimplementasikan didalam proses pembelajaran, bak di kelas maupun di luar kelas. Pembelajaran hendaknya berlangsung secara efektif dan efesien yang mampu membangkitkan aktifitas dan kreatifitas peserta didik. Dalam hal ini para pelaksana kurikulum dituntut untuk melaksanakannya dalam proses pembelajaran sesuai dengan karekteristik daerah kabupaten Bulungan sebagai daerah Otonom para pendidik juga hendaknya mampu menciptakan pembelajaran yang aktif,inovatif,kreatif,efektif dan menyenangkan bagi peserta didik. Dengan demikian kurikulum ini akan menjadi pedoman yang dinamis bagi penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di SDN.005 tanjung Selor.

B. landasan penyususnan Kurikulum SDN.005 Tanjung Selor vi

1. UU.No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, 1.1 Pasal 36 ayat 2 `` kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan Prinsip difersifikasi sesuai dengan satuan pendidikan , potensi daerah, dan peserta didik.`` 1.2 Pasal 38 ayat 2 : `` Kurikulum pendidikan Dasar dan Menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komit sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor depertemen agama kabupatn/kota untuik pendidikan dasar dan provensi untuk pendidikan menengah.`` 2. Peraturan pemerintah No.19 tahun 2005 Tentang standar Pedidikan nasional, pasal 17 ayat 1 : `` Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB,SMP/MTS/SMPLB, SMA/MA/SMALB, SMK/ MAK, atau bentuk lain yang sederajat Dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan ,potens daerah/ karakteristik daerah, sosial budayah masyarakat setempat , dan peserta Didik`` 3. Permen Diknas 3.1 Nomor 2 tahun 2006 tentang standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah, mencakup lingkungan materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Termasuk dalam SI adalah : kerangka dasar dan struktur kurikulum, standar kompetensi ( SK ) dan Kompetensi Dasar setiap mata pelajaran pada setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. 3.2 Nomor 23 Tahun 2006 tentang kompetensi lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan meengah merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengatahuan dan ketrampilan. 3.3 Nomor 6 tahun 2007 : perubahan permen no.24 tahuan 2006, yang berbunyi : `` satuan pendidikan dapat mengadopsi atau mengadaptasi model kurikulum Tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh badan Penelitian dan pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama dengan unit terkait.`` C. Tujuan penyusunan KTSP Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan ( KTSP ) Sekolah Dasar Negeri 005 Tanjung Selor disusun dengan tujuan : - Sebagai acuan dalam penyususnan dan pengembangan kurikulum yang akan dilaksanakan di sekolah. - menciptakan suasana pembelajaran disekolah yang bersifat mendidik, mencerdaskan dan membangkitkan kratifitas anak. - menciptakan pembelajaran yang efektif, demokratis, menantang, menyenangkan dan mengasikkan. D. Prinsip Pengembangan KTSP KTSP dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor Departemen Agama Kabupaten /Kota untuk pendidikan dasar dan provnsi untuk pendidikan menengah. Pengembangan KTSP mengacu pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan vii

Kurikulum yang disusun oleh BSNP, serta memperhatikan pertimbangan komite sekolah/ madrasah. Penyususnan KTSP untuk pendidikan khusus dikoordinasi dan disupervisi oleh dinas pendidikan Provensi, dan berpedoman pada SI dan SKL serta panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut : 1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungan. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memeliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa, berakhlak mulia,sehat,berilmu,cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut . Pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. 2. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman kerakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, udayah, adat istiadat, status sosial ekonomi dan jender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pegembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan keseimbungan yang bermakna dan tepat antar substansi. 3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengatahuan, teknologi dan seni Kurikulum dikembangakan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. 4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan denan melibatkan pemangku kepentingan ( stakkeholders ) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk didalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan ketrampilan pribadi, ketrampilan berpikir, ketrampilan sosial, ketrampilan akedemik, dan ketrampilan vokasional merupakan keniscayaan.

5. Menyeluruh dan berkesinambungan viii

Substansi kurikulum mencakup dimensi kompetesi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan. 6. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan,pembudayaan,dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal,nonformal, dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. 7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto BhinekaTunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. (NKRI ).

BAB II

ix

VISI, MISI Dan TUJUAN PENDIDIKAN


A. Visi Berdasarkan visi Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan Sebagai wilayah pembangunan Agroindustri yang berdaya saing,Religus,berbudayah serta berwawasan lingkungan. Serta mengacu pada visi Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan ``, Maka visi SDN 005 Tanjung selor adalah :`` Sekolah yangmemiliki Lingkungan bersih, indah,aman dan suasana belajar yag menyenangkan yang dapat mkengembangkan bakat, minat dan potensi siswa secara maksimal selaras dengan daerah otonomi. B. Misi Mengacu pada visi sekolah di atas, maka misi yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut : 1. Menciptakan lingkungan fisik sekolah yang bersih,indah dan aman. 2. Menciptakan suasana sekolah yang ceriah dan kondusif. 3. Meciptakan komunikasi yang efektif dan menyenangkan. 4. Menciptakan pembelajaran yang kreatif,inovatif,menyenangkan dan berkualitas. 5. Mengembangkan bakat,minat dan potensi siswa secara maksimal melalui kegiatan ekstrakurikuler. 6. Mengembangkan dan membiasakan prilaku disiplin warga sekolah. 7. Menjalin kerja sama dengan pihak-pihak terkait. C. Tujuan Pendidikan 1. Tujuan Umum : Tujuan Pendidikan Dasar sesuai dengan peraturan Pemerintah No.19 Tahun 2005 adalah meletakkan lanjut. 2. Tujuan Khusus : Mengacu pada tujuan umum pendidikan dasar maka tujuan khusus yang ingin dicapai oleh SDN. 005 Tanjung Selor adalah sebagai berikut : 1. Halaman sekolah tersedia taman. 2. Dinding kelas sekolah diciptakan dengan warna yang indah dan mengandung unsur pembelajaran. 3. Semua masyarakat sekolah menciptakan suasana yang ramah dan kondusif. 4. seluruh kelas menerapkan pembelajaran PAIKEM. 5. disetiap kelas tersedia pohon ilmu. 6. Tingkat kekerasan diekolah menurun. 7. Di setiap kelas tersedia fasilitas pebelajaran yang memadai. 8. Melaksanakan pengembangan diri siswa secara maksimal melalui kegiatan ekstra kurikuler sesuai karakteristik daerah. dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan untuk mengikuti pendidikan lebih

BAB III
x

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM


A. Struktur Kurikulum STRUTUR KURIKULUM SDN.005 TANJUNG SELOR NO A 1 2 3 4 5 6 7 8 B C KOMPONEN MATA PELAJARAN Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Matematika Ilmu Pengatahuan Alam Ilmu Pengatahuan Sosial Seni Budayah dan Ketrampilan
Pendidikan Jasmani,Olah Raga, dan Kesehatan

I 4 2 6 6 2 2 2 2 30

ALOKASI WAKTU II III IV V 4 4 3 3 2 2 2 2 7 7 6 6 6 6 6 6 2 2 4 4 2 2 3 3 2 2 4 4 2 2 4 4 31 32 2 2

VI 3 2 6 6 4 3 4 4 2 2*) 36

MUATAN LOKAL a. Bahasa Inggris b. Kesenian Daerah Pengembangan diri Jumlah

2*) 2*) 36 36

* Ekuivalen 2 jam pelajaran Keterangan : 1 jam pelajaran alokasi waktu 35 menit Kelas1,2,dan 3 pendekatan tematik,alokasi waktu pertama pelajaran 35 menit Kelas 4,5 dan 6 pendekatan mata pelajaran Sekolah memasukkan pendidikan yang berbasis keunggulan lokal global, yang merupakan bagian dari mata pelajaran yang diunggulkan dan seuai karakteristik daerah. B. Muatan Kurikulum 1. Mata Pelajaran a. Pendidikan Agama 1). Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk : Menumbuh kembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembanga pengetahuan, penghayatan, pengalaman, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang agama islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaaannya kepada Allah SWT. Mehujudkan Manusia indonesia yang taat beragama dan beraklhlak mulia yaitu manusia yang berpengatahuan, rajin beribadah, cerdas, produktif,jujuradil,etis, berdisiplin, berteloransi ( tasamunah), menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budayah agama dalam komunits sekolah. * Ruang Lingkup

xi

Ruang lingkup pendidikan agama Islam meliputi aspe-aspek sebagai Berikut . 1. Qur Al `an dan Hadits 2. Aqidah 3. Akhlak 4. Fiqih 5. Tarikh dan Kebudayaan Islam Pendidikan agama Islam menekan keseimbagan, keselarasan, dan keserasian antara hubungan manusia dengan allah SWT, hubungan manusia dengan sesama manusia, hubungan manusia dengan diri sendiri, dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. 2). Pendidikan agama kristen bertujuan untuk : Mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) adalah : Memperkenal Allah Bapak,Anak dan Roh Kudus dan karya-karya-Nya agar peserta didik bertumbuh iman percayanya dan meneladani Allah Tritunggal dalam hidupnya. Menanamkan pemahman tentang Allah dan Karya-Nya kepada peserta didik, sehingga mampu memahami dan menghayatinya. Menghasilka Manusia Indonesia yang mampu menghayati imannya secara bertanggung jawab serta berakhlak mulia di tengah Masyarakat yang pluralistik.

* Ruang Lingkup Ruang lingkup pendidikan Agama Kristen meliputi aspek-aspek sebagai berikut . 1. Allah Tritunggal ( Allah Bapak, Anak dan Roh Kudus) dan Karyakaryanya. 2. Nilai-nilai kristiani. Pada jenjang pendidikan SD peserta didik diperkenalkan pada hakikat Allah dan perspektif hubungan-Nya dengan manusia. Allah tidak berkarya didalam ruang kosong, tetapi berkomunikasi dengan manusia . Allah membina relasi dengan manusia malalui karya-Nya. b. Pendidikan Kewarganegaraan Mata pelajaran pendidikan Kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dan menanggapi isu kewarganegaraan

xii

Berpartiipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti-korupsi

Berkembang secara positif an demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya.

Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

* Ruang Lingkup Ruang Lingkup mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan meliputi aspek aspek sebagai berikut. 1. Persatuan dan kesatuan bangsa, meliputi: Hidup rukun dalam perbedaan, Cinta lingkungan, Kebangaan sebagai Bangsa Indonesia, Sumpah pemuda,keutuhan negara Kesatuan Republik Indonesia, partisipasi dalam pembelaan negara, Sikap positif terhadap Negara esatuan Republik Indonesia, Keterbukaan dan jaminan keadilan. 2. Norma,hukum dan peraturan, meliputi Tertib dalam kehidupan keluarga, Tata tertib di sekolah, Norma yang berlaku di Masyarakat, peraturan-peraturan daerah, Norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sistem hukum dan peradilan nasional, Hukum dan peradilan internasional. 3. Hak asasi Manusia meliputi: hak dan kewajiban anak, hak dan kewajiban anggota masyarakat, istrumen nasional dan internasional HAM, pemajuan, penghormatan dan perlindungan HAM 4. kebutuhan negara meliputi : Hidup gotong royong,Harga diri sebagai warga masyarakat, Kebebasan berorganisasi, Kemerdekaan mengeluarkan pendapat, Menghargai keputusan bersama, prestasi diri, persamaan kedudukan warga negara 5. Konstitusi negara meliputi : 6. Proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama, Konstitusikonstitusi yang pernah digunakan di Indonesia, Hubungan dasar negara dengan konstitusi 7. Kekuasaan politik, meliputi : Pemerintah desa dan kecamatan , Pemerintah derah dan otonom, - pemerintah pusat, Demokrasi dan sistem politik, demokrasi. Budayah politik, Budayah demokrasi menuju masyarakat madani, Sistem pemerintahan, Pers dalam Masyarakat

xiii

8. Pancasila meliputi: Kedudukan pancasila sebagai dasar negara dan idiologi negara, Proses perumusan pancasila sebagai dasar negara, pengalaman nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari, pancasila sebagai idiologi terbuka 9. Globalisasi meliputi : Globalisasi dilingkungannya, politik luar negeri indonesia globalisasi. di era dan globalisasi, organisasi dampak globalisasi, dan Hubungan internasional internasional, mengevaluasi

c. Bahasa Indonesia Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar pesrta didik memiliki kemampuan sebagai berikut: Berkomunikasi secara efektif dan efesien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tertulis. Menghargai dan bangga mengguakan bahasa indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara Memahami bahasa indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan Menggunakan bahasa indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial Meningmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluaskan wawasan, memperluas budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa Mengargai dan membanggakan karya sastra indonesia sebagai kazanah budayah dan intelektual manusia indonesia * Ruang Lingkkup

Ruang lingkup pelajaran bahasa indonesia mencakup komponen kemampuan berbahasa dan kemampuan bersastra yang meliputi aspek-aspek sebagai berikut. Mendengar Berbicara Membaca Menulis

d. Matematika Mata pelajaran metematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut :

xiv

Memahami konsep matematika , menjelaskan keterkaitan antara konsep dan menaplikasikan konsep atau algoritme, secara luwes, akurat, efisein, dan tepat, dalam pemecahan masalah.

Mengunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika

Memecah masalah meliputi kemampuan dalam memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solosi yang diperoleh

Mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel diagram, atau mdia lain untuk memperjelas keadaan aau masalah. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah. * Ruang Lingkup Mata pelajaran matematika pada satuan pendidikan SD/MI meliputi aspek aspek sebagai berikut. Bilangan Geometri dan pengukuran Pengolahan data Mata pelajaran IPA bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut :

e. Ilmu Pengetahuan Alam

Memperoleh keyakinan teradap ebesaran Tuhan yang maha Esa berdasarkan keberadaan, keindahan dan keteraturan alam ciptaan-Nya Mengembangkan pengetahuan dan peahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari Mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA,Lingkungan, teknologi dan Masyarakat.

Mengembangkan ketrampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan Meningkatkan kesadaran untuk berpran serta dalam memelihara, menjaga melestarikan lingkungan Alam Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala ketraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan Memperoleh bekal pengetahuan , konsep dan ketrampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkakn pendidikan ke SMP/MTs Ruang Lingkup

Ruang lingkup bahan kajian IPA untuk SD/MI meliputi aspek-aspek berikut:

xv

Makhluk hidup dan proses kehidupan, yaitu Manusia,Hewan dan Tumbuhan dan interaksinya dengan lingkungan, serta kesehatan Benda/ materi, sifat-sifat dan kegunaannya meliuti: gaya,bunyi,panas,magnet, listrik, cahaya dan pesawat sederhana Bumi dan alam semesta meliputi : tanah,bumi,tata surya, dan benda-benda langit lainnya.

f.

Ilmu Pengetahuan Sosial mata pelajaran IPS bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:

Mengenal konsepkonsep yang berkaitan dengan kehidupan Masyarakat dan lingkungannya Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri, memecahkan masalah, dan ketrampilan dalam kehidupan sosial Memiiki kometmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan Memiliki kemampuan berkomonikasi, bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, ditingkat lokal,nasional, dan global.

* g.

Ruang Lingkup Manusia , Tempat, dan lingkungan Waktu, Keberlanjutan, dan perubahan Sistem sosial dan Budayah Perilaku Ekonomi dan kesejahtraan Seni Budayah dan Ketrampilan

Ruang lingkup mata pelajaran IPS meliputi aspek-aspek sebgai berikut :

Mata pelajaran Seni Budaya dan Ktrampilan bertujuan agar peserta didik memiliki kemapuan sebagai berikut : Memahami konsep dan pentingnya Seni Budaya dan Ktrampilan Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budayah dan ketrampilan Menmpilkan kreatifitas melalui seni Budaya dn Ktrampilan. Menampilkan pran serta dalam seni Budaya dan ketrampilan dalam tingkat lokal,regional, maupun global. * Ruang Lingkup Seni rupa, mencakup penetahuan, ketrampilan, dan nilai dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan patung, ukiran, cetak-mencetak, dan sebagainya.

Mata pelajaran seni budaya dan ktrampilan meliputi aspek-aspek sebagai berikut:

xvi

Seni musik, mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal, memainkan alat musik, apresiasi karya musik. Seni tari, mencaku ketrampilan gerak berdasarkan olah tubuh dangan tanpa rangsangan bunyi, apresiasi terhadap gerak tari Seni drama, mencakup ketrampilan pementasan dengan memadukan seni muik, seni tari dan peran Ketrampilan, mencakup segala aspek kecakapan hidup ( life skills) yang meiputi ktampilan personal, keteramplan sosial, keterampilan vokasional dan ketetrampilan akedemik

h.

pendidikan Jamani, Olahraga, dan Kesehatan Pendidikan jasmani, Olah Raga, dan keshatan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : mengembangkan ketrampilan mengolah diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktifitas jasmani dan olahraga yang tepilih. Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan fsikis yag lebih baik. Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan gerak dasar. Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung didalam pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin, bertaggung jawab, kerjasama, percaya diri, dan demokrasi. Mengembangkan ketrampilan untuk menjaga keselamatan diri sendii, orang lain dan lingkungan Memahami konsep aktifitas jasmani dan olahraga dilingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna, pola hidup sehat dan kebugaran trampil, serta memiliki sikap yang positif. * Ruang Lingkup Ruang lingkup mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan Kesehatan meliputi aspek-aspek sebagai berikut: Permainan dan olah raga meliputi: Eksplolarasi gerak, keterampilan olahraga tradisional, permainan. lokomotor non lokomotor, dan

manipulatif,atletik,kasti,rounders,kippers,sepak bola, bola basket, bola voli, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, dan beladiri, serta aktivitas lainnya Aktivitas pengembangan meliputi: mekanika sikap tubuh, komponen kebugaran jasmani, dan bentuk postur tubuh serta aktivitas lainnya Aktifitas senam meliputi: ketangkasan sederhana, ketangkasan tanpa alat , ketangkasan dengan alat, dan senam lantai, serta aktivitas lainnya. Aktivitas retmik meliputi: gera bebas, senam pgi, SKJ, dan senam aerobic serta aktifitas lainnya

xvii

Aktivitas air meliputi: permainan di air, keselamatan air, keterampilan bergerak di air, dan serta renang dan aktifitas lainnya Pendididikan luar kelas, meliputi : piknik/karyawisata, pengenalan lingkungan, berkemah,menjelajah dan mendaki gunung Kesehatan, meliputi penanaman budaya hidup sehat dalam kehidupan seharihari, khususnya yang terkait dengan perawatan tubuh agar tetap sehat, merawat lingkungan yang sehat, mencega dan merawat cedera, mengatur waktu istirahat yang tepat dan berperan aktif dalam keggiatan P3K dan UKS. Aspek kesehatan merupakan aspek tersendiri, dan secara inplisit masuk kedalam semu aspek.

2. Muatan Lokal
a. Bahasa Inggris Mata pelajaran Bahasa Inggris bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : Mengenal bahasa inggris sebagai bahasa komunikasi internasional Membekali siswa untuk menghadapi tuntutan dalam rangka menyongsong era globalisasi sebaga daerah industri dan wisata. * Ruang Lingkup

Ruang lingkup mata pelajaran bahasa inggris di SD/MI mencakup kemampuan berkomunikasi lisan secara terbatas dalam konteks sekolah, yang meliputi aspek-aspek sebagai berikut. lisan. ( Conth format SK dan KD mulok Bahasa Inggris ) Standar Kompetinsi dan Kompetensi Dasar Bahasa Inggris Kelas IV semester I Standar Kompetensi Listening Speaking Reading Writing Kompetensi Dasar Listening Speaking Reading Writing

Ketrampilan menulis dan membaca diarahkan untuk menunjang pembelajaran komunikasi

3. Kegiatan Pengembangan Diri


xviii

Meliputi beraga kegiatan ektra kurikuler, iswa memilih sesuai dengan inat dan bakat, yang terdiri atas : a. Kewiraan 1. Pramuka b. OlahRaga 1. Sepak bola 2. Senam kreasi 3. Bulu tangkis 4. Catur 5. Atletik c. Seni 1. Seni lukis 2. Seni tari 3. Seni musik dan vokal 4. Teater

d. Pendidikan Kecakapan Hidup 1. e. U K S 1. Dokter Kecil / Tiwisada 2. Kebun sekolah f. Ilmiah 1. English Speaking 2. Karya Ilmiah Dasar g. Kegiatan Pembiasaan Merupakan proses pembentukan akhlak dan penanaman / pengamatan ajaran agama : Peringatan hari-hari besar agama Menjenguk teman sakit / terkena musibah Pembiasaan prilaku. Misalnya : Mengucapkan salam, Cium tangan terhadap orang tua dan guru, makan dan mibum tidak sambil berdiri, menjaga kebersihan pribadi dan berdoa brsama sebelum dan sesudah pelajaran Komputer

4.

Pengaturan Beban Belajar

xix

Kelas 1 2 3 4 5 6

Satu Jam Pelajaran Tatap Muka / Menit 35 35 35 35 35 35

Jumlah Jam Pembelajaran / Perminggu 30 31 32 36 36 36

Minggu Efektif per Tahun ajaran 38 38 38 38 38 33

Waktu pembelajaan Jam / Tahun 1.140 1.178 1.216 1.368 1.368 1.188

5. Ketuntasan Belajar
Ketuntasan belajar dibedakan setiap mata pelajaran sebagi berikut: NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Mata Pelajaran
Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganeggaraan Bahasa Indonesia Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial Seni Budaya dan Ketrampilan Penjas dan Orkes Muatan Lokal a. Bahasa Inggris b. Kesenian Daerah

Kriteria Ketuntasan Minima(KKM ) I II III IV V VI 60 60 60 75 75 75 60 60 60 70 70 70 60 60 60 70 70 70 55 55 60 65 65 65 60 60 70 75 75 75 60 60 60 70 70 70 65 65 65 75 75 75 70 70 70 75 75 75 55 55 55 55 55 55 60 65 70 65 70 65

6. Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan


a. Kriteria Kenaikan Kelas Kenaikan kelas dilaksanakan setiap akhir tahun pelajaran. Kriteria Kenaikan Kelas sebagai berikut : 1. Menyelesaikan seluruh program pmbelajaran pada dua semester di setiap kelas. 2. Tidak terdapat nilai di bawah standar Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ). 3. Rata-rata nilai kepribadian BAIK. b. Kriteria Kelulusan 1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran 2. Memperoleh nilai minimal BAIK untuk seluruh kelompok mata pelajaran : Agama, dan akhlak mulia, Kewarganegaraan da kpribadian, Estetika, Jasmani, Olahraga dan kesehatan. 3. Lulus Ujian Sekolah / Ujian Nasional sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan Nasional yang berlaku. 7. Pendidikan Kecakapan Hidup Pendidikan kecakapan Hidup dalam pengembangannya terintegrasi dengan semua

xx

mata pelajaran. Aspek kecakapan hidup yang dikembangkan melalui kecakapan personal dan sosial. Kecakapan personal meliputi : Jujur Disiplin Bekerja Keras Bertanggung Jawab Toleran Suka Menolong Peduli Lingkungan a. Kesadaran diri antara lain :

b. Kecakapan berpikir antara lain : Mencari informasi dilakukan dengan mencari obserasi, membaca,bertanya, dan menganalisa. Kecakapan Sosial meliputi : a. Kecakapan berkomonikasi baik lisan maupun tulisan. b. Kecakapan berkerjasama 8. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global a. Pendidikan Berbasis keunggulan lokal Kabupaten Bulungan memiliki kekhasan sebagai daerah otonom maka untuk menyikapi tantangan yang dihadapi saat ini serta melestarikan keunggulan kabupaten Bulungan peserta didik dituntut memiuliki kemampuan pendidikan berwawasan lokal diantaranya : Bidang seni dan Budayah yang menjadi khas Kabpaten Bulungan akan diusahakan semaksimal mungkin menjadi media pembelajaran diberbagai mata pelajaran. Seni dan Budaya Daerah dilatihkan kepada peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler. b. Pendidikan berbasis keunggulan global Menyikapi tantangan era globalisasi yang semakin besar, arus informasi semkin cepat dan persaingan semakin kuat, maka dipersiapkan sejak dini berbagai kegiatan yang menunjang diantaranya : Pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional lebih ditingkatkan Memberikan pemahaman dampak informasi dari media

KELENDER PENDIDIKAN SEMESTER I

xxi

ANALISIS HARI BELAJAR EFEKTIF SEMESTER I KELENDER PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR NEGERI TAHUN PEMBELAJARAN 2008 / 2009

xxii

HARI PER MINGGU BULAN / SEMESETR I SENIN SELAA RABU TAHUN JUMAT KAMIS SABTU

JUMLAH HARI 14 23 24 24 24 2 111 3 4 4 4 3 18 3 4 4 4 4 1 20 3 4 4 4 4 1 20

KEGIATAN

Juli 2008 Agustus 2008 September 2008 Oktober 2008 Nopember 2008 Desember 2008 Januari 2008 JUMLAH

2 3 4 4 3 16

2 4 4 4 5 19

1 4 4 4 5 18

14,15,16 Juli hari awal belajar semester I 1 s/d 30 September 2008 Libur puasa 1 s/d 4 Oktober 2008 Libur Hari raya 8 Desember Libur Hari Raya Idul Adha 1 Januari, tahun baru 2009 6 s/d 11 januari 2009 UAS

Jumlah dhari Efektif semester I

= 115 hari kerja

Jumlah Minggu Efektif semester I = 19 Minggu

KALENDER PENDIDIKAN SEMETER II

xxiii

ANALISIS HARI BELAJAR EFEKTIF SEMESTER II KELENDER PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR NEGERI TAHUN PEMBELAJARAN 2008 / 2009

xxiv

HARI PER MINGGU BULAN / SEMESETR II SENIN SELAA RABU TAHUN JUMAT KAMIS SABTU

JUMLAH

KEGIATAN

HARI 5 24 24 30 24 12 119
26,27,28 Januari hari awal belajar semester I 11,12,13 Pra UASBN 13 s/d 18 UAS Praktek
11,12,13 UASBN. 22,23,25 UAS. 27 Koreksi UAS

Januari

2009

1 4 4 5 4 2 20

1 4 4 5 4 2 20

1 4 4 5 4 2 20

1 4 4 5 4 2 20

1 4 4 5 4 2 20

4 4 5 4 2 19

Pebruari 2009 Maret 2009 April 2009 Mei 2009 Juni Juli 2009 2009

15 s/d 20 Ujian semester II 27 Juni Pembagian Raport 20,21,22 Juli awal tahun pelajaran 2009/2010

JUMLAH

Jumlah dhari Efektif semester II

= 119 hari kerja

Jumlah Minggu Efektif semester II = 20 Minggu

KELENDER PENDIDIKAN
PERHITUNGAN MINGGU, HARI DAN JAM BELAJAR EFEKTIF SEMESTER I DAN II TAHUN PEMBELAJARAN 2008 / 2009 DIATUR SEBAGAI BERIKUT :
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 BULAN / TAHUN Juli 2008 Agustus 2008 September2008 Oktober 2008 Nopember 2008 Desember 2008 Januari 2009 Februari 2009 Maret 2009 April 2009 Mei 2009 Juni 2009 JUMLAH
JUMLAH MINGGU

5 4 4 4 4 4 3 1 4 5 4 4 46

MINGGU BELAJAR EFEKTIF 2 4 4 4 4 1 1 4 5 4 2 35

MINGGU TIDAK EFEKTIF 3 4 4 4 2 2 19

JUMLAH HARI EFEKTIF 14 26 24 24 23 5 5 24 30 24 12 211

JUMLAH JAM EFEKTIF 402 804 804 804 804 201 201 804 1.005 804 402 7.035

KET. Jumlah hari efektif semester I dan semester II tahun pembelajaran 2008 / 2009 adalah 233 hari kerja.

BAB V PENUTUP

xxv

Dari uraian di atas diharapkan pelaksanan Kurikulum SDN 005 ini bisa menciptakan suasana pembelajaran disekolah yang bersifat mendidik, mencerdaskan, membangkitkan kreatifitas anak, efektif, demokratis, menantang, dan menyenangkan serta mengasyikkan. Dengan semangat itulah Kurikulum SDN 005 Tanjung Selor ini akan menjadi pedoman yang dinamis bagi penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di sekolah Dasar Negeri. Kurikulum SDN 005 Tanjung Selor ini masih banyak kekurangan. Sekolah akan mengevaluasi dan merevisi setiap tahun serta diharapkan kritik dan saran dari berbagai pihak demi perbaika dimasa yang akan datang. Harapan kami muda-mudahan Kurikulum SDN 005 Tanjung Selor Kabupaten Bulungan ini dapat bermanfaat sebagai pedoman pengembangan pendidikan umumnya di Kabupaten Bulungan.

Tanjung Selor, Kepala Sekolah

2008

L.Yuliana,S.Pd Nip. 550 004 529

xxvi

Beri Nilai