Anda di halaman 1dari 11

KLIPING PELANGGARAN NORMA

OLEH:YOVITA SELVIE X6 32

SMA FRANSISKUS BANDAR LAMPUNG TP 2010-2011

Pelanggaran norma agama Menyelamatkan Generasi dari Bahaya Video Porno

Jakarta - Pada dasarnya manusia diciptakan oleh Tuhan ialah sebagai obyek dari berbagai taklif (obyek hukum). Sehingga, jelas dalam menjalani kehidupan ini maka manusia baik pria maupun wanita tidak bisa terlepas dari hukum-hukum Allah. Termasuk dalam interaksi pergaulan pria dan wanita juga tidak terlepas dari hukum-hukum Allah. Oleh karena itu interaksi pergaulan antara pria dan wanita pun haruslah sesuai dengan hukum-hukum Allah (syariat-Nya). Namun, ironisnya sudah menjadi style artis masa kini, bahkan remaja atau mahasiswa, ketika bergaul mereka memisahkan ajaran agama dari aktivitasnya (baca: sekulerisme) yang tercermin dalam pergaulan yang liberal. Akibatnya, dari yang awalnya hanya 'PDKT' lama kelamaan akan menjalar saling kenal, pacaran, hingga perzinaan, sampai free sex sebagai the end of this story. Bahkan, pelecehan seksual bisa terjadi. Beredarnya video pornografi mirip artis Luna Maya, Cut Tari, dan Ariel Peterpan di tengah masyarakat bahkan sampai di kalangan pelajar menunjukkan bukti bahwa pergaulan yang liberal yang mempertontonkan adegan pornografi sudah mencengkram bangsa ini dan harus diperangi. Karena, akan merusak moral generasi bangsa. Video tersebut kenyataannya telah melanggar UU No 44/2008 tentang pornografi pasal 29 yang berbunyi kira-kira "setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, dipidana paling sedikit 6 bulan dan maksimal 12 tahun". Oleh karena itu hukum tentang pemberantasan pornografi harus ditegakkan. Bukan sekedar wacana saja. Pelaku yang melakukan tindakan terkait pornografi tersebut perlu ditindak tegas. Adanya video mesum tersebut tidak lain karena dampak dari penerapan sistem sekulerisme yakni memisahkan agama dari kehidupan. Sehingga, lahirlah pergaulan yang serba bebas tanpa memperhatikan norma agama. Jika kita mengamati fakta lebih jauh maka kita akan menjumpai kehancuran dan kerusakan yang luar biasa akibat pergaulan bebas. Indonesia misalnya dengan jumlah penduduk sekitar 220 juta jiwa dan merupakan negeri Muslim terbesar di dunia telah diperkirakan terdapat 90.000 - 120.000 orang yang terkena HIV/ AIDS (data per 1/12/2007).

DPR, KPI, dan Dewan Pers Sepakati Sensor Infotainment

Jakarta - Rapat kerja antara Komisi I DPR dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Dewan Pers menyepakati perubahan status infotainment menjadi program non faktual. Ketiga lembaga sepakat mengadakan sensor terhadap tayangan infotainment. "Komisi I DPR mendukung sepenuhnya upaya langkah-langkah yang dilakukan Komisi Penyiaran Indonesia untuk merevisi P3SPS terutama kategorisasi program siaran infotainment dari faktual menjadi nonfaktual," ujar Pimpinan Rapat, Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hassanudin menyampaikan kesimpulan rapat kerja Komisi I DPR, KPI, dan Dewan Pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14/7/2010). Keputusan ini diambil karena ketiga lembaga menilai kerap kali siaran infotainment dan reality show banyak melakukan pelanggaran terhadap norma agama, etika moral, norma sosial. Oleh karena itu Sensor mejadi mutlak harus dilakukan. "Selain itu juga melanggar kode etik jurnalistik dan P3SPS KPI," terang Hassanudin. KPI pun menyambut baik kesepakatan ini. KPI siap bekerjasama dengan Lembaga Sensor Film untuk melakukan sensor terhadap infotainment. "Di dalam P3SPS sudah jelas bahwa program non faktual harus melalui sensor. Dan itu akan kita bicarakan dengan lembaga sensor film," ujar Ketua KPI Dadang Rahmat Hidayat..

Yulia Dicecar Anggota DPR Soal Perkawinan Sesama Jenis

Jakarta - Yulianus Rettoblaut, waria yang mengikuti uji kelaikan menjadi anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendapat cecaran mengenai perkawinan sesama jenis dan kebebasan. Tercatat 5 anggota Komisi III DPR yang

mengajukan pertanyaan tentang hal tersebut. "Bagaimana pandangan saudara tentang perkawinan sejenis dihadapkan dengan ketentuan hukum yang berlaku?" kata anggota Komisi III DPR Yasona Loli dalam uji kelaikan anggota Komnas HAM di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/6/2007). Yulia pun menjawab bahwa perkawinan sejenis ketika tidak diakomodasi merupakan pelanggaran HAM.

Ekpresi Yang Jadi Kontroversi

Jakarta - Gedung Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) malam itu sangat meriah. Minggu 25 Juni pukul 20.15 WIB malam itu, diumumkan para juara Pemilihan Putri Waria 2006. Acara dihadiri oleh mantan Presiden Abdurrahman Wahid dan dimeriahkan grup musik Moluccas. Terpilih sebagai Miss Waria adalah Merlyn Sopjan yang terlahir dengan nama Ario Pamungkas. Kontes Miss Waria ini merupakan salah satu ajang kaum waria untuk berekpresi dan mencari pengakuan akan keberadaan mereka

Tayangan Cabul, KPI Peringatkan Trans TV

Jakarta Protes masyarakat atas tayangan cabul dan vulgar ditanggapi KPI. Lembaga negara itu memperingatkan Trans TV atas 3 tayangan cabulnya. Tiga tayangan Trans TV yang mendapat sorotan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) adalah Komedi Nakal, Fenomena Plus dan Ketawa Ala Trans TV. Walau ditayangkan malam hari, ketiga tayangan tersebut dianggap mendorong dan membenarkan perilaku seks bebas dan melecehkan norma agama

Pelanggaran norma hukum Kasus Mafia Pajak Menyusul Gayus, Berkas Haposan Juga Dilimpahkan ke PN Jaksel

Jakarta - Penyusunan surat dakwaan bagi tersangka kasus mafia pajak, Haposan Hutagalung, telah selesai. Hari ini, berkas Haposan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. "Haposan hari ini sudah dilimpahkan ke PN Jaksel," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Yusuf, kepada detikcom, Rabu (1/9/2010). Haposan didakwa melakukan dua tindak pidana. Oleh karena itu, surat dakwaan terhadap dua tindak pidana tersebut digabung menjadi satu dakwaan. "Untuk perkara mafia pajak dan perkara suap arwana (PT Salmah Arowana Lestari)," tuturnya.

Di Klaten, Rampok Bersenjata Larikan Rp 25 Juta Milik SPBU

Jakarta - Meski tak bermodal senjata api, kawanan perampok di Klaten, Jawa Tengah, ini 'cukup sukses'. Berbekal clurit dan sepeda motor, mereka menggondol uang tunai Rp 25 juta dari brankas SPBU yang mereka satroni. Perampokan terjadi saat SPBU di desa Tloyo, Wonosari, Klaten, tersebut baru buka. Menurut Sumarlan dan Pujianto, petugas SPBU yang jadi saksi mata, kawanan perampok datang berkendara dua sepeda motor saat suasana di SPBU masih sepi. Seorang pelaku lain mendekati Sumarlan dan Pujianto, lalu mengalungkan clurit. Setelah korban tak berkutik, dua perampok langsung brankas SPBU. Uang tunai senilai Rp 25

juta di dalamnya dikuras oleh perampok. "Setelah mendapatkan uang, mereka meninggalkan SPBU ke arah Sukoharjo," ujar Sumarlan.

Mayat Perempuan Dalam Karung Dituntut 18 Tahun Penjara, Otak Pembunuhan Berurai Air Mata

Kediri - Masih ingat kasus pembunuhan terhadap Sofiatun, wanita berusia 70 tahun yang jasadnya ditemukan terbungkus karung di Desa Bulurejo, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Riyamah, wanita muda yang menjadi otak pembunuhan dituntut 18 tahun penjara. Dalam persidangan di PN Kabupaten Kediri, Riyamah dianggap dengan sah dan terbukti melanggar Pasal 340 juncto Pasal 55 KUHP, tentang tindak pidana pembunuhan yang dilakukan secara berencana.

Penculikan Anak Digagalkan Otak Penculikan Diduga Wanita Asal Surabaya

Surabaya - Dua pelaku penculikan anak SDN Dukuh Kupang VIII yang dibekuk polisi, Bibit (50) dan Suyanto alias Yanto (25) mengaku hanya sebagai eksekutor. Sedangkan otak penculikannya yakni seorang perempuan paroh baya, asal Surabaya.

Pemerkosa 2 ABG Dihukum Mati di Texas

Jakarta - Seorang pria dihukum mati di Texas, AS atas pemerkosaan dan pembunuhan dua remaja putri. Pria berumur 35 tahun itu dieksekusi atas kejahatan yang dilakukan ketika dirinya berumur 18 tahun. Pria bernama Peter Cantu tersebut disuntik mati dan dinyatakan meninggal pada Selasa, 17 Agustus pukul 23.17 waktu setempat di penjara Huntsville, Texas. Cantu dan lima teman-temannya telah dinyatakan bersalah atas pemerkosaan dan pembunuhan dua ABG berumur 14 tahun dan 16 tahun pada Juni 1993 di Houston, Texas.

Pelanggaran norma kesopanan Dilarang kentut di sembarang tempat

Kentut memang boleh tetapi tidak boleh disembarang tempat apalagi di depan orang yang lebih tua. Bicara tidak sopan

Kita dilarang untuk berbicara tidak sopan baik dengan teman atau orang yang lebih tua,apalagi sampai berkata kasar dan memaki. Berbohong

Berbohong, adalah suatu sikap yang memalsukan, baik keadaan atau informasi dengan harapan yang mendengar kebohongan untuk percaya dan yang berbohong biasanya diuntungkan. Kadang kita jumpai juga kebohongan yang sama sekali tidak menguntungkan siapa-siapa .

Kencing sembarangan

Kencing disembarang tempat termasuk melanggar norama kesopanan karena bisa mengganggu kenyamanan orang lain. Meludah sembarangan

Meludah sembarangan memang kebiasaan yang tidak baik. Namun kebiasaan ini kerap dijumpai di jalanan. Pelanggaran norma kesusilaan

Berpacaran secara tidak sehat

Sejumlah tenaga kerja Indonesia di Abu Dhabi Timur Tengah kini dipenjara aparat hokum setepat. Menurut Duta Besar RI Abu Dhabi, M. Wahid Supriyadi, yang baru mengunjungi penjara Al Wathba, mereka dikenai tuduhan melanggar norma kesusilaan, mulai dari kepergok pacaran di taman sampai membawa teman pria masuk rumah.

Sombong

Sifat sombong, takabur dan tinggi hati selalu beranjak dari assumsi bahwa dirinya memiliki kelebihan, keistimewaan, keunggulan dan kemuliaan ketika dihadapkan pada kepemilikan orang lain.

Melecehkan wanita

Sekelompok Yahudi ekstrim, pada Sabtu malam yang lalu telah melakukan penghinaan dan pelecehan terhadap sejumlah wanita Palestina di wilayah Syaikh Jarrah sekitar Yerusalem yang diduduki dan mereka juga menyerang seorang anak gadis yang berusia 16 tahun dengan brutal.

Penganiyayaan Terhadap anak-anak

penganiayaan, mungkin yang sering terbetik dalam benak kita adalah tindakan-tindakan kasar yang mencelakakan anak, caci maki, dan segala bentuk kekerasan fisik pada anak.

Berpakaian Minim

Berpakaian minim dapat mengundang haw nafsu seseorang sehigga itu termasuk pelanggaran norma kesusilaan.