Anda di halaman 1dari 7

BAB IV

REVIEW JURNAL

4.1 Karakteristik Studi

Berdasarkan jurnal literature review yang berhubungan dengan pengaruh head up 30°
dan guide imagery terhadap penurunan skala nyeri pada pasien CKR terdapat 2 jurnal
yang memenuhi kriteria inklusi. Terdapat 2 jurnal nasional yang membahas tentang head
up 30° dan guide imagery untuk penurunan skala nyeri pada pasien CKR. Desain
penelitian keseluruhan menggunakan eksperimental dan quasi eksperimental , dengan
besar sampel pada masing-masing penelitian yaitu 10 responden dan 22 responden.
Penelitian dilakukan di Indonesia
Tabel 4.1 Hasil Review Jurnal

No. Peneliti Tahun Database Judul Publikasi Metode (Desain, Hasil Penelitian
Sampel, ,Instrumen, Analisis)

1. (Marbun et al., 2021 Google EFEKTIVITAS Desain: eksperimental Berdasarkan hasil uji statistik
2021) scholar GUIDE IMAGERY Paired Sampel t-test
Sampel: 10 responden
RELAXATION diperoleh bahwa pada uji
TERHADAP NYERI Instrumen: Uji statistik Paired rata-rata untuk dua sampel
KEPALA PADA Sampel t-test yang berpasangan sebelum
PASIEN CEDERA Variabel : Guide imagery, skala dilakukan terapi guide
KEPALA RINGAN nyeri imagery relaxation adalah
sebesar 7,8 % dan sesudah
dilakukan terapi guide
imagery relaxation adalah
sebesar 2,2 %. Data tersebut
menunjukkan bahwa terjadi
penurunan rata-rata respon
nyeri setelah dilakukan guide
imagery relaxation.

2. (Kusuma & 2019 Google PENGARUH POSISI Desain: Quasi eksperimen Hasil uji statistik
Anggraeni, scholar HEAD UP 30° menggunakan uji dependen t-
Sampel: 22 responden
2019) TERHADAP NYERI test menunjukkan ada
KEPALA PADA Variabel: head up 30°, skala nyeri pengaruh posisi head up 30
PASIEN CEDERA Instrumen: uji dependen t-test derajat terhadap nyeri kepala
KEPALA RINGAN pada cedera kepala ringan (P
value = 0,002; α<0,05)
4.2 Pembahasan

Dari dua jurnal yang direview didapatkan hasil dari terapi relaksasi guide imagery
dan head up 30° dalam menurunkan nyeri post operasi orif fraktur pada pasien CKR.
Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan melalui terapi farmakologis dan non farmakologis.
Tindakan perawat untuk menghilangkan nyeri selain mengubah posisi, meditasi, makan,
dan membuat pasien merasa nyaman yaitu mengajarkan teknik relaksasi. Salah satu
intervensi keperawatan yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri pada CKR adalah
relaksasi guide imagery dan head up 30°. Relaksasi bertujuan untuk mengatasi atau
menurunkan kecemasan, menurunkan ketegangan otot dan tulang, serta mengurangi nyeri
dan menurunkan ketegangan otot yang berhubungan dengan fisiologis tubuh.

Prabu (2015) bahwa guide imagery relaxation dapat menurunkan tegangan dan
mengurangi nyeri area trauma. Hal ini sejalan dengan penelitian Aprianto, D.,
Kristiyawati, S.P., & Purnomo (2013), tentang efektivitas teknik relaksasi imajinasi
terbimbing dan nafas dalam terhadap penurunan kecemasan pada pasien pre operasi
didapatkan bahwa ada pengaruh teknik relaksasi imajinasi terbimbing dalam terhadap
penurunan kecemasan. (Marbun et al., 2021)

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Pertami SB, Sulastyawati, Anami P
(2017) yang menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan posisi head-up 30° pada
perubahan tekanan intrakranial, khususnya di tingkat kesadaran dan tekanan arteri rata-
rata pada pasien dengan cedera kepala. Posisi head-up 30 derajat bertujuan untuk
memenuhi kebutuhan oksigenasi di otak sehingga menghindari terjadinya hipoksia
pasien, dan tekanan intrakranial menjadi stabil dalam batas normal. Selain itu, posisi ini
lebih efektif untuk mempertahankan tingkat kesadaran karena sesuai dengan posisi
anatomis dari tubuh manusia yang kemudian mempengaruhi hemodinamik pasien
(Batticaca FB, 2008) dalam (Kusuma & Anggraeni, 2019).

Dari semua sample yang diambil adalah sama yaitu pasien sebelum dan sesudah
dilakukan relaksasi guide imagery dan head up 30°. Penelitian ini dapat dijadikan
evidence based bagi perawat di ruang rawat inap untuk meningkatkan pelayanan
perawatan dalam melakukan tindakan terpai non farmakologi dalam menurunkan tingkat
nyeri pasien.
BAB V
PENUTUP

4.1 KESIMPULAN

Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk


mengurangi nyeri pada CKR adalah relaksasi guide imagery dan head up 30°. Relaksasi
ini bertujuan untuk mengatasi atau menurunkan kecemasan, untuk memenuhi kebutuhan
oksigenasi di otak sehingga menghindari terjadinya hipoksia pasien, dan tekanan
intrakranial menjadi stabil dalam batas normal.

Berdasarkan artikel yang dibahas sebelumnya, maka penulis dapat menyimpulkan


bahwa relaksasi guide imagery dan head up 30°efektif dalam menurunkan nyeri CKR
pada pasien. Dalam hal ini perlu adanya intervensi farmakologi dan nonfarmakologi
lainya, Diharapkan kepada pasien dan perawat dapat mengaplikasikan Tekhnik relaksasi
guide imagery dan head up 30° untuk meningkatkan kemampuan dalam mengatasi nyeri
kepala pada pasien cedera kepala ringan dengan menggunakan manajemen nyeri non
farmakologi seperti guide imagery relaxation dan head up 30° untuk menurunkan nyeri
kepala pada pasien secara mandiri.

4.2 SARAN

1. Profesi Keperawatan

Perlu adanya peningkatkan pengetahuan perawat utamanya dalam hal


keterampilan perawat yang dapat berupa pelatihan agar pelayanan yang diberikan
dapat lebih maksimal dan memuaskan pasien.
Daftar Pustaka

Kusuma, A. H., & Anggraeni, A. D. (2019). Pengaruh Posisi Head Up 30 Derajat Terhadap
Nyeri Kepala Pada Pasien Cedera Kepala Ringan. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan
Kebidanan, 10(2), 417. https://doi.org/10.26751/jikk.v10i2.699
Marbun, A., Simatupang, L., & Simanjuntak, S. (2021). Jurkessutra (Jurnal Kesehatan Surya
Nusantara) EFEKTIVITAS GUIDE IMAGERY RELAXATION TERHADAP NYERI
KEPALA PADA PASIEN CEDERA KEPALA RINGAN. 342–350.