Anda di halaman 1dari 14

Masyarakat Amerika Ortodonti adalah CERP ADA Diakui Provider.

ADA CERP is a service of the American Dental Association to assist dental professionals in identifying quality providers of continuing dental education. ADA CERP adalah layanan dari American Dental Association untuk membantu para dokter gigi dalam mengidentifikasi penyedia kualitas melanjutkan pendidikan gigi. ADA CERP does not approve or endorse individual courses or instructors, nor does it imply acceptance of credit hours by boards of dentistry. ADA CERP tidak menyetujui atau mendukung program individu atau instruktur, juga tidak menyiratkan penerimaan jam kredit dengan papan kedokteran gigi.

Kawat gigi digunakan untuk membantu memperbaiki penampilan gigi yang berantakan. Alat ini bisa digunakan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Bagaimana cara kerja kawat gigi ini? Kawat gigi membantu gigi agar bisa tumbuh sesuai dengan tempatnya atau dalam posisi lurus serta memperbaiki posisi gigi yang kurang tepat. Beberapa kawat gigi ada yang menggunakan kawat baja atau brackets, sedangkan yang lebih moderen lagi menggunakan perangkat yang bisa diubah dengan bahan plastik. Kawat gigi bisa membantu mencegah tumbuhnya gigi di posisi yang salah. Gigi yang salah posisi dapat mempengaruhi gusi, karena nantinya gusi akan menjadi lemah sehingga gigi menjadi mudah copot. Kawat gigi juga berguna untuk memperbaiki pengucapan seseorang yang terhambat karena kondisi gigi yang salah, mengurangi sakit pada rahang akibat kondisi gigi yang buruk serta untuk merapikan gigi. Saat kunjungan pertama, dokter akan melakukan pemeriksaan X -ray untuk memeriksa dan mencari lokasi yang tepat dari gigi, struktur tulang dan bagaimana ruang yang ada antar gigi. Nantinya kawat yang diberikan akan mendorong gigi ke arah yang sebenarnya. Karena kawat akan bertindak sebagai kompresor yang memberikan penekanan pada gigi sehingga terjadi resorpsi tulang. Setelah kawat gigi direkatkan ke gigi, maka sistem kabel lengkungan dan karet akan memindahkan gigi ke posisinya. Hal ini terjadi sebagai peregangan lembut dan tekanan yang stabil dari membran periodontal pada satu sisi gigi dan menekan gigi yang lainnya. Perubahan dalam membran periodontal menyebabkan gigi tidak menempel di posisinya. Namun kawat dan karet yang ada tetap memberikan tekanan pada gigi, sehingga tulang akan tumbuh untuk mendukung gigi ke posisi yang benar. Seperti dikutip dari Livestrong, Kamis (29/7/2010) perubahan tekanan yang diberikan oleh kawat dan karet akan memberikan pengaruh terhadap osteoclast dan osteoblast yang berfungsi membentuk tulang pada gigi. Ketika kabel yang melengkung dan karet yang memberikan tekanan bekerja pada gigi, maka akan mengendurkan membran periodontal dan memungkinkan osteoclast untuk memindahkan gigidi rahang. Saat gigi sudah berada di posisi yang baru, maka osteoblast akan membangun tulang untuk menstabilkan gigi dan memastikan gigi berada di posisi yang benar. Hal ini tidak hanya membuat gigi berada di tempat yang tepat, tapi juga membuat struktur tulang lebih padat serta merapikan gigi.

Terdapat beberapa alasan yang membuat seseorang harus menggunakan kawat gigi yaitu bentuk gigi bengkok, gangguan pernapasan, adanya ruang antar gigi, gigi yang tumbuhnya bertumpuk (overcrowding) dan juga overbite. sumber : detik..com http://hariansobek.blogspot.com/2010/07/cara-kerja-kawat-gigi.html Kawat gigi itu ada 2 jenis 1. kawat gigi lepasan artina bisa dilepas-lepas.kisaran harga 750ribu-2 juta 2. kawat gigi cekat artinya gak bisa dilepas. 2juta-5 juta Cara memasangnya ya ke dokter gigi tahap awal anda akan dicetak terus kunjungan ke dua anda akan dipasangi plat atau braketna setelah itu anda akan membuat perjanjian dgn dokter gigina untuk menentukan brp kali anda akan datang dalam seminggu atau sebulan dokter gigi muda http://iqbalsandira.blogspot.com/ http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090302050644AAsfL1w

Cara Kawat Gigi Beraksi


Vera Farah Bararah - detikHealth <p>Your browser does not support iframes.</p>

(Foto: thinkstock) Jakarta, Kawat gigi digunakan untuk membantu memperbaiki penampilan gigi yang berantakan. Alat ini bisa digunakan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Bagaimana cara kerja kawat gigi ini? Kawat gigi membantu gigi agar bisa tumbuh sesuai dengan tempatnya atau dalam posisi lurus

serta memperbaiki posisi gigi yang kurang tepat. Beberapa kawat gigi ada yang menggunakan kawat baja atau brackets, sedangkan yang lebih moderen lagi menggunakan perangkat yang bisa diubah dengan bahan plastik. Kawat gigi bisa membantu mencegah tumbuhnya gigi di posisi yang salah. Gigi yang salah posisi dapat mempengaruhi gusi, karena nantinya gusi akan menjadi lemah sehingga gigi menjadi mudah copot. Kawat gigi juga berguna untuk memperbaiki pengucapan seseorang yang terhambat karena kondisi gigi yang salah, mengurangi sakit pada rahang akibat kondisi gigi yang buruk serta untuk merapikan gigi. Saat kunjungan pertama, dokter akan melakukan pemeriksaan X-ray untuk memeriksa dan mencari lokasi yang tepat dari gigi, struktur tulang dan bagaimana ruang yang ada antar gigi. Nantinya kawat yang diberikan akan mendorong gigi ke arah yang sebenarnya. Karena kawat akan bertindak sebagai kompresor yang memberikan penekanan pada gigi sehingga terjadi resorpsi tulang. Setelah kawat gigi direkatkan ke gigi, maka sistem kabel lengkungan dan karet akan memindahkan gigi ke posisinya. Hal ini terjadi sebagai peregangan lembut dan tekanan yang stabil dari membran periodontal pada satu sisi gigi dan menekan gigi yang lainnya. Perubahan dalam membran periodontal menyebabkan gigi tidak menempel di posisinya. Namun kawat dan karet yang ada tetap memberikan tekanan pada gigi, sehingga tulang akan tumbuh untuk mendukung gigi ke posisi yang benar. Seperti dikutip dari Livestrong, Kamis (29/7/2010) perubahan tekanan yang diberikan oleh kawat dan karet akan memberikan pengaruh terhadap osteoclast dan osteoblast yang berfungsi membentuk tulang pada gigi. Ketika kabel yang melengkung dan karet yang memberikan tekanan bekerja pada gig maka i, akan mengendurkan membran periodontal dan memungkinkan osteoclast untuk memindahkan gigi di rahang. Saat gigi sudah berada di posisi yang baru, maka osteoblast akan membangun tulang untuk menstabilkan gigi dan memastikan gigi berada di posisi yang benar. Hal ini tidak hanya membuat gigi berada di tempat yang tepat, tapi juga membuat struktur tulang lebih padat serta merapikan gigi. Terdapat beberapa alasan yang membuat seseorang harus menggunakan kawat gigi yaitu bentuk gigi bengkok, gangguan pernapasan, adanya ruang antar gigi, gigi yang tumbuhnya bertumpuk (overcrowding) dan juga overbite.

(ver/ir)
http://www.detikhealth.com/read/2010/07/29/092527/1408992/766/cara -kawat-gigiberaksi?ld991107763

cara kawat gigi part 2. meneruskan artikel kawat gigi yang kemaren: menurut Wikipedia, yang dimaksud kawat gigi adalah kawat untuk meratakan gigi. terdiri dari 2 bagian. yaitu:
1. bracket (yang menempel pada gigi).bracket ini biasanya terbuat dari metal, keramik atau plastik 2. kawat gigi (beserta ringnya). tebuat dari metal (jelas stainless steel dong!.

di artikel yang lalu jenis kawat gigi atau alat orthodintic dibagi menjadi 2:
1. behel lepas pasang 2. behel cekat (permanen)

pada behel lepas pasang terdiri dari kawat dan bagian langit langitnya. Kawatnya udah dibentuk dan dirancang sedemikian rupa sehingga pas dan sesuai dengan kebutuhan untuk merapikan gigi. kalo dulu , untuk behel yang lepas pasang penampilan saat dipakai cuma berbentuk kawat biasa gitu. tapi sekarang ada yang dikasih bracket. bracketnya nempel di kawatnya (beda dengan yang model cekat. yang model cekat bracketnya ditempelin di gigi) kemudian pada behel cekat terdiri dari kawat dan bracket. dimana bracketnya ditempelin di gigi dengan menggunakan lem khusus. fungsi bracket ini adalh tempat untuk menyelipkan kawat dan untuk menggerakkan gigi secara perlahan. cara kerja kawat gigi: tentu aja secara umum(awam) cara kerja kawat gigi ini adalah dengan penarikan. tetapi secara konstan dan lembut. sehingga secara berangsur angsur, gigi dapat bergerak ke arah atau daerah yang diinginkan. untuk perinciannya gue ga bisa terlalu mendetail karena mengandung istilah istilah kedokteran yang rumit (hehehehe). nah , karena adanya penarikan tersebut gak jarang gigi terasa linu (karena gigi dipaksa bergerak, sakit dong!). gigi biasanya akan bergerak satu milimeter per bulan selama gerakan ortodonti, tetapi tergantung pad masing masing individu. ada yang cepet ada juga yang lambat. biasanya yang cepat terjadi pada orang orang yang masih dalam tahap pertumbuhan (tapi gak cepet langsung dalam semalem gitu maksudnya!). sehingga biasanya perawatan orthodonti disarankan paling baik pada anak anak. lama pemakaian kawat gigi berkisar antara 1 sampai 3 tahun. tapi itu tergantung juga pada kedisiplinan pasien untuk kontrol . karena kan kontrol bertujuan untuk meliahat perkembangan pergerakan gigi dan bila perlu, dokter akan melakukan sedikit perubahan pada kawat gigi. setau gue sih, yang paling sering untuk behel lepas pasang. karena dulu setiap 2 minggu sekali gue kontrol dan setiap itu pulalah bentuk kawat gue selalu diperbarui untuk menggerakkan gigi. jadi, kalo bandel ga kontrol dengan alasan males, gigi bukannya tambah bagus. sebaliknya gigi malah bisa jadi bergerak di arah yang gak seharusnya (percaya!ini terjadi sama gue

hehehe).makanya sekarang gue nurut sama dokter dan disiplin buat kontrol. biar waktu yang diperkirakan buat merapikan gigi gue bisa efisien dan gak molor molor. macem macem bracket:
1. Traditional Metal Bracket

bracket ini terbuat dari stinless steel. kalo dulu terbuat dari platina (emas putih) makanya dulu biaya pemasangan kawat gigi tuh muahalll banget! gak kayak sekarang. tipe bracket ini adalah yang paling murah dan yang paling umum digunakan. pada bracket ini ditambahkan accesoris berupa karet bracket berwarna warni. sahingga dari luar akan kelihatan mencolok. tipe bracket ini sangat cocok buat orang orang yang berjiwa atraktif, sukamencari perhatian dan kreatif. bentuk karetnya pun bermacam macem dan tersedia dalam berbagai macam warna. 2. Traditional Ceramic Bracket

seperti namanya,ceramic bracket, bracket ini terbuat dari keramik dan warnanya transparan.harganya juga lebih tinggi dibandingin dengan bracket metal biasa. buat orang orang yang ga pingin tampil mencolok bisa mengguanakan bracket jenis ini. 3. Self -Ligating Metal

sebenernya hampir sama dengan yang traditional metal, tapi menurut penelitian, bracket jenis self ligating memiliki keunggulan 20% dalam efisiensi perawatan dibandingin dengan yang tradisional (lebih cepet gitu) 4. Self-Ligating Ceramic

sama kayak yang metal, tapi bahannya keramik yang transparan. biaya pemasangan Kawat gigi : alat alat tambahan perawatan orthodonti :
1. sikat gigi khusus ortho -> bentuk sikatnya gak kayak sikat gigi umum yang biasa dijual di toko tokobentuk sikatnya gak penuh, tapi di bagian tengahnya cekung.

2.

brush -> brush terdiri dari kawat dan sikat. karena bentuknya ramping, brush ini digunakan untuk membersihkan sela sela gigi dari menempelnya makanan, soalnya kan sela sela gigi gak bisa dijangkau sama sikat.

3.

Wax ortho -> bentuknya kayak semacam lilin gitu. fungsinya buat melapisi bagian kawat yang tajam. sehingga ga akan nusuk ke mukosa mulut. cara pakenya tinggal dicuwil aja, trus tempelkan pada bagian kawat yang tajam.

4.

dental floss ortho -> sebenernya kayak dental floss ato benang gigi yang umum. fungsinya buat membersihkan bagian sela sela / celah gigi dari sisa makanan yang nempel.

nah, demikian artikel ini, semoga bisa nambah pengetahuan buat yang baca, teruatama bagi yang mau pasang kawat gigi. source: wikipedia.com; guswiyan.blogspot.com
http://hidausagi.wordpress.com/2010/04/08/seputar-kawat-gigi-part-2/

Pemasangan bracket pada gigi atau yang lebih dikenal dengan kawat gigi alias behel adalah sebuah cara yang saat ini lazim dipakai untuk memperbaiki susunan gigi yang tidak rapih. Tapi tidak banyak orang yang tahu apalagi sadar bahwa penggunaan kawat gigi tidak hanya berhubungan dengan asal gigi rapih (estetika). Lebih dari sekadar rapih, penggunaan kawat gigi juga dimaksudkan untuk memperbaiki posisi gigi dalam fungsi pengunyahan makanan, memperbaiki penampilan wajah dan juga memperbaiki masalah lingual (seperti kesulitan dalam pengucapan huruf s) karena gigi depan bagian atas tidak mengatup sempurna dengan bagian bawah (bahasa kerennya: open bite). Penggunaan kawat gigi juga berhubungan dengan kesehatan; di mana gigi yang berjejal akan menyulitkan pembersihan plak dan sisa makanan, sehingga meningkatkan resiko terjadinya gigi berlubang dan peradangan gusi.

Gambar di atas adalah contoh foto gigi pasien sebelum dan sesudah perawatan orthodonti. Tanda panah merah menunjukkan gigi yang harus dicabut. (properti: drg. Vera Susanti Z, Sp.Ort).
Prosedur Pemasangan Kawat Gigi yang Benar

Dari pengalaman yang sudah-sudah, sekali ini saya baru merasa bahwa pemasangan kawat gigi mengikuti sebuah proses yang secara teknis bisa diterima. Dulu ketika terjadi kesepakatan harga antara calon pasien dan dokternya, langsung saja diputuskan untuk pasang. Langsung pasang cetakan gigi, lalu melihat sekilas apakah ada gigi yang perlu dicabut atau tidak. Paling lambat 2 minggu kemudian gigi kita sudah bergaya dengan bracket melintang. Pada prosesi pemasangan kawat gigi yang dilakukan oleh seorang orthodontist, proses diawali dengan pemeriksaan secara visual. Struktur gigi sang pasien dilihat dengan mata telanjang, untuk menentukan apakah penggunaan bracket memang disarankan atau tidak. Jika ya, jenis bracket seperti apa yang sesuai dengan kasus gigi pasien. Proses selanjutnya pasien harus melakukan foto rontgen gigi, untuk melihat struktur gigi di dalam gusi. Pada beberapa kasus foto rontgen ini juga berguna untuk menemukan gigi yang tersembunyi (gagal keluar) karena berbagai sebab. Keberadaan benda keras (gigi) di antara akar-akar gigi yang lain tentunya akan menjadi penghambat gerak gigi yang lain. Lebih celaka lagi, bisa saja keberadaan gigi yang terpendam itu bisa menimbulkan akibat-akibat lain, termasuk yang terkait dengan kesehatan tubuh. Jika ternyata terindikasi ada gigi yang seperti itu, seorang orthodontist akan meminta bantuan dokter gigi spesialis bedah mulut untuk melakukan operasi guna mengeluarkan gigi itu. Tergantung juga dengan tingkat masalah yang dihadapi, sebisa mungkin gigi yang dikeluarkan dengan cara memasang bracket dan ditarik perlahan-lahan selama proses perawatan kawat gigi. Jika kondisinya ekstrim, gigi tersebut akan dicoba untuk dikeluarkan langsung, lalu dipasang kembali pada gusi dengan posisi yang benar. Jika tidak memungkinkan, barulah pasien harus say goodbye ke gigi tersebut. Sepanjang yang saya ketahui dalam 2 tahun terakhir ini saja istri saya sudah pernah menemukan beberapa kasus yang seperti ini. Jadi hal seperti ini ngga aneh-aneh amat. Pada beberapa orang ternyata memang tidak semua gigi dewasanya tumbuh sempurna. Jadi, jika ternyata Anda memasang kawat gigi pada orang yang tidak meminta foto rontgen terlebih dahulu, sudah bisa dipastikan dia ngawur! Selain foto rontgen, pasien juga harus difoto menggunakan kamera biasa. Orthodontist memerlukan foto pasien dalam beberapa pose; tampak depan diam, tampak samping diam, tampak depan senyum lebar, tampak samping senyum lebar. Selain itu dibutuhkan juga foto

gigi pada rahang bawah saja, foto gigi pada rahang atas saja, foto gigi penuh dalam posisi menggigit sempurna. Foto-foto ini tidak hanya digunakan sebagai dokumentasi dan pembanding ketika proses perawatan sudah selesai, tetapi juga digunakan sebagai referensi untuk melihat apakah ada kesalahan struktural pada bentuk wajah yang diakibatkan oleh susunan gigi pasien, misalnya wajah tidak simetris, atau monyong. Jika pada waktu memasang kawat gigi Anda tidak difoto dengan pose-pose tersebut, lagi-lagi itu artinya Anda salah kamar! Ingat, salah satu hasil akhir yang harus dicapai dari perawatan orthodonti adalah membuat gigi bisa menjalankan fungsi kunyah dengan baik dan benar. Secara sederhana boleh diterjemahkan bahwa hasil akhir perawatan antara gigi-gigi di rahang atas haruslah bisa menggigit sempurna dengan gigi-gigi di rahang bawah. Artinya, tidak mungkin perawatan hanya pada gigi atas saja buat gaya-gayaan! Jika orang yang memasangkan kawat gigi hanya pada atas saja, banyak-banyaklah berdoa, karena itu sudah jelas si pemasang saja tidak paham fungsi perawatan.. hanya mengejar order

Cara Kawat Gigi Beraksi

Jakarta, Kawat gigi digunakan untuk membantu memperbaiki penampilan gigi yang berantakan. Al t a ini bisa digunakan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Bagaimana cara kerja kawat gigi ini? Kawat gigi membantu gigi agar bisa tumbuh sesuai dengan tempatnya atau dalam posisi lurus serta memperbaiki posisi gigi yang kurang tepat. Beberapa kawat gigi ada yang menggunakan kawat baja atau brackets, sedangkan yang lebih moderen lagi menggunakan perangkat yang bisa diubah dengan bahan plastik. Kawat gigi bisa membantu mencegah tumbuhnya gigi di posisi yang salah. Gigi yang salah posisi dapat mempengaruhi gusi, karena nantinya gusi akan menjadi lemah sehingga gigi menjadi mudah copot. Kawat gigi juga berguna untuk memperbaiki pengucapan seseorang yang terhambat karena kondisi gigi yang salah, mengurangi sakit pada rahang akibat kondisi gigi yang buruk serta untuk merapikan gigi. Saat kunjungan pertama, dokter akan melakukan pemeriksaan X -ray untuk memeriksa dan mencari lokasi yang tepat dari gigi, struktur tulang dan bagaimana ruang yang ada antar gigi. Nantinya kawat yang diberikan akan mendorong gigi ke arah yang sebenarnya. Karena kawat akan bertindak sebagai kompresor yang memberikan penekanan pada gigi sehingga terjadi resorpsi tulang. Setelah kawat gigi direkatkan ke gigi, maka sistem kabel lengkungan dan karet akan memindahkan

gigi ke posisinya. Hal ini terjadi sebagai peregangan lembut dan tekanan yang stabil dari membran periodontal pada satu sisi gigi dan menekan gigi yang lainnya. Perubahan dalam membran periodontal menyebabkan gigi tidak menempel di posisinya. Namun kawat dan karet yang ada tetap memberikan tekanan pada gigi, sehingga tulang akan tumbuh untuk mendukung gigi ke posisi yang benar. Seperti dikutip dari Livestrong, Kamis (29/7/2010) perubahan tekanan yang diberikan oleh kawat dan karet akan memberikan pengaruh terhadap osteoclast dan osteoblast yang berfungsi membentuk tulang pada gigi. Ketika kabel yang melengkung dan karet yang memberikan tekanan bekerja pada gigi, maka akan mengendurkan membran periodontal dan memungkinkan osteoclast untuk memindahkan gigi di rahang. Saat gigi sudah berada di posisi yang baru, maka osteoblast akan membangun tulang untuk menstabilkan gigi dan memastikan gigi berada di posisi yang benar. Hal ini tidak hanya membuat gigi berada di tempat yang tepat, tapi juga membuat struktur tulang lebih padat serta merapikan gigi. Terdapat beberapa alasan yang membuat seseorang harus menggunakan kawat gigi yaitu bentuk gigi bengkok, gangguan pernapasan, adanya ruang antar gigi, gigi yang tumbuhnya bertumpuk (overcrowding) dan juga overbite. sumber Quote: Tattoo Buddha Populer di Singapura Tempat Tempat Yang Mirip Dunia Alien Di Bumi Museum Teraneh di Dunia Motor Terpanjang Di Dunia, Bisa Muat 16 Orang Buat yang lagi kepusingan nyari kado Tahun 2012 Menara Tertinggi di Dunia Ada di Indonesia http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4840550
y

Skip to content

Jangan Sembarangan, Pasang Kawat Gigi Ada Waktunya


Selasa, 09 November 2010 14:45

Previous
Le arrow key Next Right arrow key

Close

Kawat i i i akan untuk membantu memperbaiki penampilan gigi yang berantakan. Alat ini bi a digunakan oleh anak-anak maupun orang dewasa. (foto: Google)

Salah satu perawatan yang bisa dilakukan untuk merapikan gigi adalah menggunakan kawat gigi. Tapi kapan sebenarnya seseorang membutuhkan kawat gigi? Penggunaan kawat gigi biasanya cukup sederhana tanpa menggunakan jarum, bius atau pengeboran gigi. awat gigi bisa digunakan pada usia berapapun, namun usia yang ideal untuk menggunakan kawat gigi adalah usia 10 tahun. -14 Seperti diberitakan dari Livestrong, Selasa (9 11 2010 sebelum menggunakan kawat gigi dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan seberapa banyak ruang yang tersedia untuk kawat gigi, lokasi gigi yang perlu diluruskan dan untuk melihat kondisi kesehatan gigi seperti apakah ada gigi berlubang atau tidak.

Ada beberapa alasan yang membuat seseorang membutuhkan bantuan kawat gigi seperi t karena ada kebutuhan untuk memperbaiki lokasi gigi atau gangguan ortodontis hingga kebutuhan kosmetika sehingga terlihat lebih cantik saat tersenyum. Namun umumnya orang memerlukan kawat gigi karena:
1. Untuk meluruskan gigi. Bentuk gigi yang bengkok atau tidak sejajar bisa menyebabkan masalah dalam hal proses menggigit, mengunyah dan memproses makanan. ondisi ini memiliki kemungkinan menyebabkan sakit kepala dan sakit Untuk membetulkan kondisi saat menggigit. Misalnya jika posisi rahang atas gigi terlalu jauh ke depan atau gigi bawah yang terlalu ke dalam, sehingga memiliki posisi menggigit yang tidak pas. ondisi ini akan mengakibatkan ketegangan di rahang dan membuat seseorang menggigit dengan tidak benar. Selain itu pada kondisi tertentu bisa menyebabkan kerusakan tulang. 2. Agar bisa mengunyah makanan lebih baik. Jika posisi gigi tidak benar, maka makanan yang masuk tidak akan terkunyah dengan baik yang nantinya dapat memicu gangguan di perut. 3. Adanya masalah pada pernapasan. Jika terjadi perubahan dalamstruktur gigi maka bisa memicu perubahan mulut. Jika gigi tidak lurus dan selaras, maka akan menyebabkan gangguan pernapasan.

Selain itu ada juga orang yang menggunakan kawat gigi untuk alasan kosmetik, padahal tidak benar-benar membutuhkannya. Alasan ini biasanya agar seseorang memiliki senyuman yang indah serta bentuk gigi yang sempurna.

Kawat gigi digunakan untuk membantu memperbaiki penampilan gigi yang berantakan. Alat ini bisa digunakan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Lalu bagaimana cara kerja kawat gigi ini? Kawat gigi membantu gigi agar bisa tumbuh sesuai dengan tempatnya atau dalam posisi lurus serta memperbaiki posisi gigi yang kurang tepat. Beberapa kawat gigi ada yang menggunakan kawat baja atau brackets, sedangkan yang lebih moderen lagi menggunakan perangkat yang bisa diubah dengan bahan plastik. Kawat gigi bisa membantu mencegah tumbuhnya gigi di posisi yang salah. Gigi yang salah posisi dapat mempengaruhi gusi, karena nantinya gusi akan menjadi lemah sehingga gigi menjadi mudah copot. Kawat gigi juga berguna untuk memperbaiki pengucapan seseorang yang terhambat karena kondisi gigi yang salah, mengurangi sakit pada rahang akibat kondisi gigi yang buruk serta untuk merapikan gigi. Saat kunjungan pertama, dokter akan melakukan pemeriksaan X-ray untuk memeriksa dan mencari lokasi yang tepat dari gigi, struktur tulang dan bagaimana ruang yang ada antar gigi. Nantinya kawat yang diberikan akan mendorong gigi ke arah yang sebenarnya. Karena kawat akan bertindak sebagai kompresor yang memberikan penekanan pada gigi sehingga terjadi resorpsi tulang. Setelah kawat gigi direkatkan ke gigi, maka sistem kabel lengkungan dan karet akan memindahkan gigi ke posisinya. Hal ini terjadi sebagai peregangan lembut dan tekanan yang stabil dari membran periodontal pada satu sisi gigi dan menekan gigi yang lainnya. Perubahan dalam membran periodontal menyebabkan gigi tidak menempel di posisinya. Namun kawat dan karet yang ada tetap memberikan tekanan pada gigi, sehingga tulang akan tumbuh untuk mendukung gigi ke posisi yang benar. Seperti diberitakan dari Livestrong, perubahan tekanan yang diberikan oleh kawat dan karet akan memberikan pengaruh terhadap osteoclast dan osteoblast yang berfungsi membentuk tulang pada gigi. Ketika kabel yang melengkung dan karet yang memberikan tekanan bekerja pada gigi, maka akan mengendurkan membran periodontal dan memungkinkan osteoclast untuk memindahkan gigi di rahang. Saat gigi sudah berada di posisi yang baru, maka osteoblast akan membangun tulang untuk menstabilkan gigi dan memastikan gigi berada di posisi yang benar. Hal ini tidak hanya membuat gigi berada di tempat yang tepat, tapi juga membuat struktur tulang lebih padat serta merapikan gigi. Terdapat beberapa alasan yang membuat seseorang harus menggunakan kawat gigi yaitu bentuk gigi bengkok, gangguan pernapasan, adanya ruang antar gigi, gigi yang tumbuhnya bertumpuk (overcrowding) dan juga overbite. (fn/d2t) www.suaramedia.com

http://www.suaramedia.com/gaya-hidup/kesehatan/32205-jangan-sembarangan-pasang-kawatgigi-ada-waktunya.html