Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KOTA PANGKALPINANG

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS PANGKALBALAM
Jl. RE.Martadinata No.21 Kel. Ketapang,
Kec. Pangkalbalam, kota Pangkalpinang, Prov. Kep. Bangka Belitung
Telp. (0717) 9117871 ; email: puskes-pangkalbalam@pangkalpinangkota.go.id

KERANGKA ACUAN KEGIATAN


EDUKASI PEMBERIAN MAKAN BAYI DAN ANAK (PMBA) DAN GIZI SEIMBANG
PUSKESMAS PANGKALBALAM TAHUN 2022

A. Pendahuluan

Edukasi PMBA (Pemberian Makan Pada Bayi dan Anak) adalah Tempat
berkumpulnya 10-15 orang ibu yang memiliki balita usia 6-24 bulan untuk
memperoleh pengetahuan seputar pemberian makan pada bayi dan anak yang di
bina oleh Tenaga Pelaksana Gizi yang telah mengikuti pelatihan PMBA. Materi
edukasi yang diberikan yaitu Manfaat MP-ASI, Persiapan Bayi mendapatkan
Makanan Padat, Tahapan Pemberian MP-ASI, Manfaat 4 Bintang dan Praktek
Membuat MP-ASI sesuai Tahapan.
Program PMBA (Pemberian Makan Pada Bayi dan Anak) bertujuan agar
dapat mempromosikan makanan yang tepat untuk bayi dan anak untuk mencapai
status gizi anak optimal. Kegiatan ini sejalan dengan visi Puskesmas
Pangkalbalam yaitu menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat dengan
meningkatkan mutu pelayanan guna mewujudkan masyarakat mandiri untuk sehat
serta bersesuaian dengan tata nilai Puskesmas Pangkalbalam PROSEHAT butir
ke tiga yaitu Orientasi terhadap kebutuhan pelanggan.

B. Latar Belakang
Pemberian Makanan Bayi dan Anak sesuai standar emas yaitu Inisiasi
Menyusui Dini (IMD), ASI Eksklusif, MP-ASI dan ASI sampai dengan usia 2 tahun
atau lebih masih menjadi tantangan di Indonesia, salah satu strategi untuk
memperluas cakupan pemberian makan bagi bayi dan anak sesuai standar adalah
melalui edukasi PMBA di masyarakat.
Pemberian Makan yang baik sejak lahir hingga usia 2 tahun merupakan
salah satu upaya mendasar untuk menjamin pencapaian kualitas tumbuh
kembang sekaligus memenuhi hak. Menurut World Health Organization (WHO)/
United Nation Children’s Fund (UNICEF), lebih dari 50% kematian anak balita
terkait dengan keadaan kurang gizi, dan dua pertiga diantara kematian tersebut
terkait dengan praktik pemberian makan yang kurang tepat pada bayi dan anak,
seperti tidak dilakukannya Inisiasi Menyusu Dini dalam satu jam pertama setelah
lahir dan pemberian MP-ASI yang terlalu cepat atau terlambat diberikan. Keadaan
ini akan membuat daya tahan tubuh lemah, sering sakit dan gagal tumbuh.
Pemberian makan yang terlalu dini dan tidak tepat mengakibatkan banyak
anak menderita kurang gizi, untuk perlu dilakukan pemantauan pertumbuhan sejak
lahir secara rutin dan berkesinambungan, fenomena gagal atau growth faltering
pada anak indonesia mulai terjadi pada usia 4-6 bulan ketika bayi diberi makanan
selain ASI dan terus memburuk hingga usia 18-24 bulan.

Sampai saat ini masih menjadi salah satu sasaran pokok Rencana
pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 adalah
meningkatkan status kesehatan dan gizi anak. Sebagai penjabarannya,
Kementerian Kesehatan telah menyusun rencana strategis tahun 2020 -2023,
tercantum didalamnya sasaran program gizi dan kesehatan ibu dan anak antara
lain meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan yang
bermutu bagi seluruh masyarakat. Salah satu upaya untuk mencapai sasaran
tersebut adalah mempromosikan pemberian MP-ASI yang tepat jumlah, kualitas
dan tepat waktu.
Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021 menunjukan 17,0% balita di
Indonesia yang menderita gizi kurang (BB/U <-2 Z-Score) dan 24,4% termasuk
kategori pendek (TB/U <-2 Z Score) hal ini berkaitan dengan pemberian makan
pada bayi dan anak yang kurang tepat.
Oleh karena itu, pada tahun 2022 salah satu kegiatan program perbaikan dan
peningkatan gizi masyarakat adalah pemberian Edukasi PMBA (Pemberian
Makanan Pada Bayi dan Anak).

C. Tujuan
1. Meningkatkan pengetahuan ibu balita usia 6-24 bulan tentang Pemberian
Makan pada bayi dan anak.
2. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita tentang pemberian
makanan pada bayi dan anak.
3. Memberikan pengetahuan kepada ibu balita tentang pentingnya pemberian
makan secara aktif
4. Mencegah terjadinya kurang gizi pada anak-anak generasi berikutnya.

D. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan


1. Pemberian edukasi PMBA pada ibu balita usia 6-24 bulan
2. Tenaga Gizi melakukan Pre Test kepada peserta tentang PMBA
3. Tenaga Gizi memberi materi tentang PMBA
4. Tenaga Gizi Melakukan Post Test tentang PMBA
E. Cara Melaksanakan Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan akan dilaksanakan dengan cara sebagai berikut :
1. Tenaga Pelaksana Gizi berkoordinasi dengan Kader Posyandu tentang rencana
kegiatan Kelas PMBA.
2. Tenaga Pelaksana Gizi dan Kader membuat kesepakatan jadwal Kelas PMBA.
3. Tenaga Pelaksana Gizi mengundang ibu yang memiliki balita 6-24 bulan di
Gedung Posyandu/Balai.
4. Tenaga Pelaksana Gizi menyiapkan Modul tentang PMBA.
5. Tenaga pelaksana gizi melaksanakan Edukasi kepada Ibu Balita tentang PMBA.
6. Tenaga Pelaksana Gizi memonitoring dan evaluasi kegiatan kelas PMBA.
7. Tenaga Pelaksana Gizi melaporkan Hasil kegiatan tertulis kepada Kepala
Puskesmas Pangkalbalam.

F. Sasaran
Semua ibu balita usia 6-24 bulan yang ada diwilayah kerja Puskesmas
Pangkalbalam.

G. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan


Jadwal rutin pelaksanaan dua kali dalam 1 tahun (per/semester) pada tahun 2022
di wilayah kerja Puskesmas

H. Sumber Dana

Biaya Kegiatan dibebankan pada Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Tahun 2022

I. Monitoring Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Pelaporan


Monitoring dan evaluasi kegiatan dilakukan secara berkala setiap triwulan setelah
kegiatan, sedangkan pelaporan dilaksanakan segera setelah kegiatan
dilaksanakan.

J. Pencatatan, Pelaporan dan Evaluasi Kegiatan


Pencatatan dan pelaporan kegiatan didokumentasikan dan dilaporkan kepada
Pimpinan Puskesmas.
Kegiatan Keterangan
Pencatatan Hasil kegiatan dicatat dan diarsipkan

Pelaporan Laporan dibuat dalam bentuk SPJ yang dilengkapi dengan


1. Surat tugas
2. Jadwal kegiatan
3. Dokumentasi kegiatan
Evaluasi Evaluasi dilakukan oleh pemegang program dan pimpinan
Kegiatan Puskesmas, dan dievaluasi kembali pada saat lokakarya mini
yang dilakukan setiap bulan/triwulan.

Pangkalpinang, 01 Januari 2022


Kepala UPTD Puskesmas Pangkalbalam, Penanggung Jawab Program
Gizi,

JONNIMAR, SST,M.Kes DIAN LESTARI, A.Md.Gz


NIP 197610092005011007 NIP 19930903 201902 2 002

Anda mungkin juga menyukai