Anda di halaman 1dari 20

PEDOMAN KEGIATAN PERAWAT KESEHATAN MASYARAKAT

DI PUSKESMAS
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan Puji dan Syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa,
rancangan Pedoman Kegiatan Perawat Kesehatan Masyarakat di Puskesmas
telah dapat diselesaikan. Pada awal tahun 2000, maka telah terjadi beberapa
perubahan dalam kebijakan pembangunan kesehatan, antara lain perubahan
dalam Sistem Kesehatan Nasional, Kebijakan Dasar Puskesmas, ditetapkannya
Kewenangan Wajib Standar Pelayanan Kesehatan di l<abupaten/Kota.

Berdasarkan Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat, upaya


Keperawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas) merupakan upaya kesehatan
Puskesmas yang terintegrasi baik ke dalam upaya kesehatan wajib maupun
pengembangan, disamping itu dapat pula ditetapkan sebagai upaya
pengembangan.

Sebagai pejabat fungsional perawat, perawat kesehatan masyarakat di


Puskesmas (untuk selanjutnya disebut sebagai perawat Puskesmas)
bertanggung jawab melaksanakan pelayanan keperawatan kesehatan
masyarakat , yang intinya adalah melaksanakan asuhan keperawatan terhadap
individu, keluarga, kelompok/ masyarakat khususnya yang mempunyai masalah
kesehatan akibat ketidaktahuan, ketidakmauan serta ketidak mampuan.

Mengingat banyaknya jumlah sasaran Perkesmas serta pertimbangan kondisi


perawat Puskesmas yang ada pada saat ini, maka untuk mendukung
tercapainya indikator pelayanan yang ditetapkan dalam standar pelayanan
minimal (SPM), pendekatan yang dilaksanakan Puskesmas adalah pelayanan

.' yang terintegrasi pada upaya kesehatan wajib Puskesmas dengan fokus pada
keluarga rawan kesehatan, yaitu keluarga miskin yang mempunyai bayi, balita,
ibu hamil, penyakit menular atau masalah kesehatan prioritas di daerah.

Subdit keperawatan Dasar dan Komunitas, 2004


..
Untuk meningkatkan kinerja perawat Puskesmas sehingga optimal memberikan
kontribusi terhadap tercapainya indikator SPM dan sekaligus mencapai angka
kredit jabatan fungsionalnya, maka Direktorat Keperawatan dan Keteknisian
Medik memandang perlu untuk menyusun pedoman ini.

..
.. Pada kesempatan ini, kami menyampaikan terimakasih dan penghargaan
kepada Tim Penyusun yang terdiri dari wakil dari Direktorat terkait di
lingkungan Departemen Kesehatan, Persatuan Perawat Nasional Indonesia
(PPNI), Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia, serta pihak lain yang
berperan dalam penyusunan buku ini

Pedoman ini merupakan acuan minimal bagi perawat serta pihak pihak terkait,
sehingga untuk penerapannya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan daerah
dan kemampuan daerah.

Saran serta masukan untuk penyempurnaan buku ini sangat kami harapkan,
juga dukungan berbagai pihak untuk dapat mewujudkan · kinerja Perawat
Puskesmas yang optimal sesuai peran dan fungsinya sehingga pelayanan
kesehatan yang diberikan bermutu dan akontabel.

Direktur Keperawatan dan Keteknisian Medik

, /
Ora Herawani, MKes, MKep
NIP 140 130 893

Subdi t keperawatan Dasar dan Komunitas, 2004 II


.
DAFTA R ISTIU•H D;.':\N SlNGKATAN

Aquire Immune Def isiency Syndrome (penurunan daya


AIDS tahan tubuh)
Ante Natal Care
/\J\JC Air Susu lbu
ASI Bayi yang hanya diberi ASI sampai usia 6 bulan
ASi Eksklusif Jenis nyamuk penyebar penyakii demam berdarah
Aedes agepty Basil Tahan Asam
BTA Balai Pengobatan
BP Bawah Lima Tahun
Balita Basic Life Support / Bantuan Hidup Dasar
BLS/BHD Daftar tilik
Check list Demam Berdarah Dengue
DBD Direktorat Jenderal Pembinaan Kesehatan Masyarakat
Ditjen Binkesmas Asuhan keperawatan langsung
Direck care Humane Immune Virus
HIV Menyeluruh
Holistik Risiko tinggi masalah kesehatan
High risk Asuhan keperawatan tidak langsung
Indirect care lnfeksi Saluran Pernafasan Atas
ISPA Keluarga mandiri (indikator keluarga mandiri)
KM Kesehatan lbu dan Anak- Keluarga Berencana
KIA-KB Upaya kesehatan dalam pengobatan
Kuratif Kesehatan lingkungan
f<esling Promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif
Komprehensif Menguras, mengubur, menutup
3M Manajemen Terpadu Balita Sakit
MTBS Millenium Development Goals
MDGs Makanan Pendamping ASI
MP-ASI Proses keperawatan
Nursing process Penyakit Menular Seksual
PMS Pengawas Makan Obat
PMO Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
P3K Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
PHBS Upaya peningkatan kesehatan
Promotif Upaya kesehatan pencegahan penyakit
Preventif Pencegahan penyakit tingkat pertama
Premary prevention Keperawatan Kesehatan Masyarakat
Perkesmas Pusat kesehatan masyarakat
Puskesmas Pos pelayanan terpadu
Posyandu Pos bersalin desa
" I
Polindes Puskesmas Keliing
Pusling Puskesmas pembantu
Pustu Promosi Kesehatan
Promkes

Subdit keperawatan Dasar dan Komunitas, 2004 111

. ....
Refleksi Diskusi Kasus Upaya
pemulihan kesehatan
RDK Pencegahan penyakit tingkat kedua Standar
Rehabilitatif Secondary Pelayanan Minimal
prevention SPM Menyelesaikan masalah kesehatan secara mandiri
Self help Pencegahan penyakit tingkat ketiga
Tertiary prevention Universal Child Immunisation
UGI
Upaya Kesehatan Perorangan
UKP
Upaya Kesehatan Masyarakat
UKM
Unit Pelaksana Teknis
UPT Voluntary Counseling and Testing (kesediaan untuk
VCT menerima konseling dan melakukan pemeriksaan
darah)
Vulnerable group Kelompok yang rentan dengan masalah kesehatan
wus Wanita Usia Subur

Subdit keperawat an Dasar dan Komunitas, 2004 JV


TIM PENYUSUN/KONTRIBUTOR

Ani K umia, dr (Dit. Bina Gizi Masyarakat) , Carmelia Basri, dr, MEpid (Subdit TBC,
P2MPL), Grace Ginting, dr (Subdit AI DS & PMS, Ditjen P2MPL), Herie Firrnaningsih,
Dra, MKes (Dit. Keperawatan & KM), Komaria Siregar, SKM, MEpid (Dit.
Keperawatan & KM), Mutiara Sitohan g, SK M, MKes (Dit. Keperawatan & KM),
Niken, dr (Subdit \falaria, Ditjen P2MPL), Noor Kinteki, SKM,MPH (Dit. Kepcrawatan
&KM),
, Ralunat Kumiadi, SKM, MKes (Pusat Promkes), Rosan i Anwar, SKM, MKes (Pus at
Kesehatan Kerja), Suhartati, SKP, MKep (Dit. Keperawatan & KM), Suwami Sultani,
BSc (Dit. Keperawatan & KM) , Sutedjo RN, dr (Dit. Kesehatan Komunitas, Ditjen
Binkesmas), Tatik Nuryati, SKM, MKes (Kapuskesmas Suka !ndah Bekasi), Triya
Dinihari, dr (Subdit TB-P2MPL), Wiwin Winarsih, SKM, MN (FIK-UI), Wah yu
Widagdo, 1Kep, SpKom (PPNl), Y uzi De!iana , dr (Subdit Arbovirosis, Ditjen P2MPL)

Subdit keperawa::an Dasar dan Komunitas, 2004 v


DAFTAR GAM BAR

Nomor Uraian Halaman

Gambar 1. Keterkaitan Keperawatan Kesehatan Masyarakat

Dalam Upaya Wajib Puskesmas ............................. 10

Gambar 2. Peran dan Fungsi Peraw9t Puskesmas (Minimal &

Ideal) .................................................................... 17

Gambar 3. Proses Alih Peran Perawat Kepada Klien Dalam


Asuhan Keperawatan ............................................. 31

Gambar 4. Mekanisme Kegiatan Perawat Puskesmas Dalam


Mendukung PencapaianIndikator Standar Pelayanan
Minimal (SPM) Kabupaten/Kota ............................... 32

Subdit keperawatan Dasar dan Komunitas, 2004 VI


DAFTAR LAM PIRAN

,,.
Lampiran 1. Format Dokumentasi untuk Pelaksanaan Asuhan
Keperawatan Keluarga di Rumah

Lampiran 2. Registrasi Kohort Keluarga Rawan & Petunjuk

· Pengisian

Lampiran 3. Rekapitulasi Pembinaan Keluarga Rawan per Desa


Berdasarkan Tingkat Kemandirian & Petunjuk
Pengisian

Lampiran 4. Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Jangkauan


Pembinaan Keluarga Rawan per Desa & Petunjuk
Pengisian

Lampiran 5 Rekapitulasi Pembinaan Keluarga Rawan


Berdasarkan Individu Bermasalah & Petunjuk
Pengisian

< I

Subdit keperawatan Dasar dan Komunitas , 2004 VII


L
DAFTAR TABEL

Nomor Uraian Halaman

Tabel 1 Kegiatan Perawat Puskesmas Mendukung Pencapaian


Indikator SPM (Standar Pelayanan Minimal) Dalam
Upaya Kesehatan Wajib Puskesmas........... ................ 22

Tabel 2 Indikator Output Kegiatan Perawatan Puskesmas


(Indikator Antara) Pencapaian Indikator SPM
Kabupaten/Kota/Puskesmas ...................................... 39

Tabel 3 Kriteria Kemandirian Keluarga Berdasarkan Tingkat


Kemandirian ............................................................. 42

Subdit keperawatan Dasar dan Komunitas, 2004 viii


DAFTAR ISI

Halaman
KATA PENGANTAR...................................................................................i
DAFTA R STILAH DAN SINGKATAN...................................................iii
TIM PENYUSUN .................................. ......................;........................v
DAFTAR GAMBAR................................................................................... vi
DAFTAR LAMPIRAN ........................................... .'.......................... vii ·
DAFTAR TABEL....................................................................................... viii
DAFTAR Si..........................................................................................ix

BAB . PENDAHULUAN
A. Latar Belakang............................................................................ 1
B. Dasar Hukum..........................................................................3
C. Ruang Lingkup........................................................................ 4
D. Tujuan Pedoman.....................................................................5
E. Sasaran Pedoman.......................................................................5
BAB II. KONSEP DASAR PUSKESMAS DAN UPAYA
KEPERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT
A. Konsep Dasar Puskesmas ................................•...............6
B. Upaya Dan Az.as Penyelenggaraan Puskesmas......................7
C. Upaya Keperawatan Kesehatan Sebagai Upaya
Kesehatan Puskesmas................................................................9
BAB II. PERAN FUNGSI,TANGGUNG JAWAB, .
KOMPETENSI, MEKANISME KEGIATAN PERAWAT
KESEHATAN MASYARAKAT DI PUSKESMAS
A. Peran dan Fungsi .................................................:..... 12 ·
B. Tanggung Jawab dan Kewenangan........................................18
C. Kompetensi Perawat Puskesmas.............................................19
D. Kegiatan Perawat Puskesmas Yang Mendukung
pencapaian indiKator SPM Bidang Kesehatan.......................21
E. PRINSIP DAN MEKANISME KEGIATAN 30
BAB V. PENYEUAAN KEGIATAN PERAWAT KESEHATAN
MASYARAKAT DI PUSKESMAS
A. Pengertian 33
B. Tujuan Lingkup Penyeliaan.....................................................33
C. Jenjang Penyeliaan....................................................................34
D. Metode Penyeliaan.....................................................................35
BAB V. PEMANTAUAN DAN PENILAIAN KERJA PERAWAT
DI PUSKESMAS
A. Indikator Kerja ........................................................... 37 ·
B. Pencatatan dan Pelaporan.....................................................44
C. Pemantauan dan Penilaian 45
BAB V. PENUTUP................................................................................. 46
DAFTAR KEPUSTAKAAN.............................................................................................47
LAMPIRAN- LAMPIRAN.....................................................................................49

Subdit keperawatan Dasar dan Komunitas, 2004 IX


BAB I
'PEN DAHULUAN
A. LATAR BELAK.ANG

Pembangunan kesehatan sesuai dengan Indonesia Sehat 2010, bertujuan


meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi
setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-
tinginya. Hal tersebut sejalan dengan salah satu komitmen global yakni
Millenium Development Goals (MDGs), dimana sektor kesehatan
mempunyai peran cukup besar antara lain dalam menurunkan angka
kematian ibu dan angka kematian bayi, meningkatkan kesehatan ibu
maternal, pemberantasan penyakit menular dan dalam rangka eradikasi
kemiskinan.

Dengan berlakunya azas desentralisasi, maka penyelenggaraan


pembangunan termasuk pembangunan kesehatan menjadi tanggungjawab
pemerintah daerah, sementara pemerintah pusat lebih berperan sebagai
pengarah. Sesuai dengan Keputusan Menteri. Kesehatan No. 1457 tahun
2003 bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan di Kabupaten/ Kota
diukur dengan indikator yang ditetapkan dalam Standar Pelayanan
Minimal (SPM) bidang kesehatan yang disesuaikan dengan situasi dan
kondisi dan kebutuhan setempat.

Puskesmas sebagai salah satu unit pelaksana teknis (UPT) Dinas


Kesehatan Kabupaten/Kota merupakan unit pelaksana tingkat pertama
serta sebagai ujung tombak pembangunan kesehatan termasuk
pelayanan kesehatan di
Indonesia. Dengan demikian keberhasilan Kabupaten/Kota untuk mencapai
SPM sangat dipengaruhi oleh kinerja Puskesmas yang didukung oleh
tenaga kesehatan yang profesional.
Subdit keperawatan Dasar dan Komunitas, 2004 1
Pada saat ini, perawat merupakan tenaga kesehatan terbanyak (47,28%)
dari seluruh tenaga kesehatan di daerah (Depkes, 2001). Dari 'jumlah
tersebut, 46,84% bekerja di Puskesmas (Ditjen Kes Mas, 2003) dan
merupakan tenaga kesehatan terdepan yang memberikan pelayanan
kesehatan kepada masyarakat sehingga kinerja perawat Puskesmas turut
menentukan kinerja Puskesmas secara keseluruhan.

Meskipun jumlahnya cukup besar, tetapi kualitas perawat puskesmas perlu


mendapatkan perhatian karena sebagian besar (86,53%) masih
berpendidikan SPK dan kurang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan
teknis sesuai peran dan fungsinya (WHO-DEPKES, 2001). Fakta lain
menunjukkan bahwa di daerah terpencil perawat Puskesmas
melaksanakan hampir sebagian besar upaya kesehatan yang menjadi
tanggung jawab Puskesmas.

Untuk meningkatkan profesionalisme perawat dengan segala


keterbatasannya saat ini perlu dukungan berbagai pihak agar perawat
Puskesmas melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas, tanggung jawab
dan wewenang, yang telah diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan
Nomor 1239 Tahun 2002 tentang Registrasi dan Praktik Perawat. Selain itu
perlu pula disesuaikan dengan sistem pembinaan karirnya yang telah
ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur
Negara Nomor No 94 tahun 2001, tentang ·Jabatan Fungsional Perawat
dan Angka Kreditnya. Secara bertahap kompetensi perawat Puskesmas
yang ada saat ini, akan ditingkatkan sehingga mampu memberi kontribusi
optimal terhadap tercapainya pelayanan kesehatan yang merata,
terjangkau, bermutu serta berkesinambungan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyediakan pedoman bagi


perawat Puskesmas, yaitu Pedoman Keoiatan Perawat Kesehatan

2 Subdit keperawatan Dasar dan Komun i tas, 2004


Masyarakat di Puskesmas yang diharapkan dapat memandu berbagai pihak
terutama perawat Puskesmas dalam meningkatka n mutu pelayana
n
kesehatan, mendukung upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan
n
perawat di Puskesmas sehingga dapat melaksanakan tugasnya secara
n
optimal.
Jt

B. DASAR HUKUM

·tu 1. Undang Nomor 12 ·rahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang
;ih bagi hatan
an
3in

:an
1ab

1ala

\.'."at
Nab
3tan
l

itu
.
elah
gara
ngka
ada
timaI
kau,
Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang 4. Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik 94/Kep/M.Pan/11/2001 tentang Jabatan Fungsional Perawat dan Angka
Indonesia Tahun 2008 Nomor 59 , Tambahan Kreditnya
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 128/Menkes/SK/ll/2004 tentang
4844) ; Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat;
2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang 6. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 279/Menkes/SK/IV/2006 tentang
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Pedoman Penyelenggaraan Upaya Keperawatan Kesehatan Masyarakat di
Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Puskesmas;
Negara Republik Indonesia Nomor 5063); 7. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 741/Menkes/PerNll/2008 tentang
3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota;
tentang Tenaga Kesehatan (Lembaran Negara 8. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 374/Menkes/SK/V/2009 tentang
Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 49, Sistem Kesehatan Nasional;
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 3637);

Subdit keperawatan Dasar dan Komunita s, 2004 3


9. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.02.02/Menkes/148/1/2010 tentang
lzin dan Penyelenggaraan Praktik Perawat;
10. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 161/Menkes/Per/l/2010 tentang
Registrasi Tenaga Kesehatan;
11. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 908/Menkes/PerN I1/2010 tentang
Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Keperawatan Keluarga;
12. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1144/Menkes/Per/Vlll/2010 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan;

C. RUANG LING KU P

Yang dimaksud Perawat Kesehatan Masyarakat di Puskesmas adalah semua


Perawat Puskesmas yang menjabat sebagai pejabat fungsional perawat dan
bekerja di puskesmas, untuk selanjutnya disebut sebagai perawat
puskesmas. Tanggungjawab utamanya adalah melaksanakan pelayanan/
asuhan keperawatan kepada pasien/klien baik individu, keluarga, kelompok
khusus, masyarakat secara utuh/holistik (pelayanan dengan memperhatikan
aspek biologis, psikologis, kondisi sosial dan spiritual) serta komprehensif
yang meliputi pencegahan tingkat pertama (primary prevention) yaitu
pencegahan penyakit, pencegahan tingkat kedua (secondary promotion)
yaitu . peningkatan kesehatan, pencegahan tingkat ketiga (tertiary
prevention) dan terpadu.
i
Kegiatan Perawat Puskesmas yang diuraikan dalam pedoman ini, i
i
j, r
mencakup Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan
Masyarakat (UKM) yang dilaksanakan perawat Puskesmas sesuai dengan l
kompetensi, peran dan fungsinya pada semua tatanan pelayanan
kesehatan strata pertama baik di dalam gedung ( poliklinik rawat jalan l
(
i!
Puskesmas, ruang rawat inap Puskesmas, Puskesmas Pembantu ) •'
maupun di luar gedung Puskesmas (Puskesmas Keliling, Posyandu,
,.
Sekolah, Tempat Kerja, Panti,
Rumah tahanan (Rutan)/Lembaga pemasyarakatan (Lapas), Rumah Keluarga,

4
Subdit keperawatan Dasar dan Komunitas, 2004
?i'
iI
i A