Anda di halaman 1dari 14

PERKARA PIDANA DALAM KASUS

PEMERKOSAAN
(SKENARIO PERSIDANGAN)

SKENARIO PERSIDANGAN

SIDANG PERTAMA
Panitera (Aulia)"Bissmillahirahmaanirrahim. Assalaamualaikium Warahmatullahi
Wabarakatuh. Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semua. Pada hari ini, Selasa
tanggal 16Oktober 2020 akan dilaksanakan Sidang Perkara pencurian. Majelis Hakim
memasuki ruang sidang hadirin dimohon berdiri. Hadi dipersilahkan duduk
kembali."pembacaan tata tertib persidangan :
1. Sebelum sidang dimulai,penuntut umum, penasihat hukum dan pengunjung sidang
2. duduk di tempatnya masing – masing.
3. Dalam ruang sidang siapapun wajib menunjukkan sikap hormat kepada pengadilan.
4. Selama sidang berlangsung, pengunjung sidang harus duduk dengan sopan dan tertib
di tempat masing – masing: memberi hormat pada hakim, apabila ke luar dan masuk
ruang sidang, dan memelihara ketertiban dalam sidang.
5. Pengambilan foto, rekaman suara, atau rekaman TV, harus meminta izin kepada
Hakim Ketua sidang.
6. Pengunjung sidang dilarang makan, minum, merokok, membaca koran, atau
melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya persidangan.
7. Segala sesuatu yang diperintahkan oleh hakim ketua sidang untuk memelihara tata
tertib persidangan wajib dilaksanakan dengan segera dan cermat.
8. Di dalam ruang sidang, siapapun dilarang membawa senjata api, senjata tajam, bahan
peledak, atau alat maupun benda yang dapat membahayakan keamanan sidang dan
siapa yang membawanya wajib menitipkan di tempat yang khusus disediakan untuk
itu.
Panitera(Aulia) : Pembacaan tata tertib persidangan selesai. Majelis hakim memasuki
ruang sidang, hadirin dimohon untuk berdiri,Hadirin dipersilakan
duduk kembali.
Hakim Ketua(Nisa) : Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,selamat pagi hadirin
peserta sidang,pada hari ini akan dilaksanakan sidang perkara
pemerkosaan,Namun Sebelum persidangan dimulai harap
menonaktifkan segala bentuk alat komunikasi dan dimohon untuk
bersikap sopan dan tertib, marilah kita berdoa menurut agama dan
kepercayaan masing-masing. berdoa mulai...selesai. Hakim anggota 1
siap? Hakim anggota 2 siap? Paniteradan rohaniawan siap? Penuntut
Umum dan Penasehat Hukum siapa?Pengadilan Negeri Ambon yang
memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana pada tingkat pertama
dalam acara pemeriksaan biasa, dengan nomor register perkara
FH-21/IV.B/AMB/2017 dengan terdakwa Rizal agustian pada hari ini
Rabu, tanggal 16 Oktober 2020 dengan ini dinyatakan dibuka dan
terbuka untuk umum” (tok 3x)
Hakim Ketua (Nisa) :Sidang Akan di lanjutkan dengan agenda Pembacaan surat
dakwaan.silahkan kepada jaksa penuntut umum untuk membacakan
surat dakwaannya
PU(Tia ) :(pembacaan surat dakwaan)
Hakim Ketua(Nisa) : Kepada saudara Jaksa untuk menghadirkan Terdakwa dimuka sidang.

panitera(Aulia): Baik..... Keamanan harap menghadirkan Terdakwa diruang sidang.

Keamanan(Risma):.Terdakwa Rizal agustian siap, majelis!


Hakim ketua(Nisa): silahkan duduk
Hakim ketua(Nisa) : Terima kasih. Selamat Pagi Saudara Terdakwa, hari ini Saudara akan
diperiksa sehubungan dengan tindak pidana yang didakwakan kepada
Saudara.Apakah Saudara sudah siap?
Terdakwa(Rijal) : Siap majelis
Hakim ketua(Nisa) : Apakah saudara dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani?
Terdakwa:(Rijal) : Iya majelis.
Hakim Ketua(Nisa) : Saudara terdakwa, hari ini akan dimulai pemeriksaan terhadap perkara
pidana saudara, akan tetapi sebelumnya kami majelis hakim ingin
mengetahui identitas saudara terlebih dahulu. Silahkan saudara maju
kedepan untuk menyerahkan kartu identitas saudara
Nama : Rizal Agustian
TTL :08 September 1996
Umur : 24tahun
Jenis Kelamin : Laki -Laki
Kebangsaan : Indonesia
Alamat : Jl. Padalaran,No.07,Kota Semarang
Agama : kristen
Pekerjaan : Pedagang
Hakim ketua(Nisa) : Apakah Sebelumnya saudara pernah diperiksa oleh pihak penyidik
dari kepolisian?
Terdakwa(Rijal) : Sudah Majelis.
Hakim ketua(Nisa): Saudara terdakwa sesuai dengan isi bap saudara,seluruh nya benar atau
ada yang ingin saudara sangkal?
Terdakwa(Rijal):Tidak ada Majelis
hakim ketua(Nisa) :Apakah saudara sudah menerima salinan surat dakwaan yang
diberikan oleh penuntut umum?
Terdakwa(Rijal) : sudah majelis
Hakim Ketua(Nisa) :Apakah saudara terdakwa pada persidangan hari ini
didampingi Penasehat Hukum?
Terdakwa(Rijal) :Ya, Majelis.
Hakim ketua(Nisa) :Saudara Penasehat Hukum, apakah Saudara sudah menerima surat
kuasa dari Terdakwa untuk bertindak sebagai Penasehat Hukum
terdakwa?
PH(Defani) :Sudah majelis.
Hakim ketua(Nisa) :Silakan maju untuk menunjukan surat kuasa beserta surat izin
beracara saudara, Saudara Penuntut umum silahkan maju untuk
memeriksa surat kuasa beserta surat ijin beracara penasehat hukum!
PH(Defani) :Baik, Majelis (PH dan PU maju).
Hakim ketua(Nisa) : Saudara terdakwa, apakah saudara sudah mengerti isi surat dakwaan
yang telah dibacakan oleh penuntut umum?
Terdakwa(Rijal): Iya, Majelis.
Hakim ketua(Nisa) : saudara terdakwa, apakah saudara akan mengajukan nota keberatan
terhadap surat dakwaan penuntut umum?
Terdakwa(Rijal) : Saya serahkan kepada penasihat hukum saya majelis
Hakim Ketua(Nisa) : Bagaimana penasihat hukum ?
PH(Defani) : Kami mengajukan keberatan majelis
Hakim Majelis(Nisa): Karena mengajukan nota keberatan, maka silahkan PH bacakan eksepsi
nya
PH(Defani) : Terimakasih majelis, Ya majelis hakim dan para hadirin yang kami
banggakan, adapun eksepsi sebagai berikut……………………..
Hakim Ketua(Nisa) : Bagaimana Penuntut Umum akankah menanggapi eksepsi nya ?
PU(Tia) : kami menerimanya, majelis.
Hakim Majelis(Nisa) : maka selanjutnya sidang dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi.
JPU apakah sudah siap untuk menghadirkan saksi dimuka sidang?
JPU (Tia) : Siap Majelis Hakim dengan 2 saksi yang terdiri dari 2 orang
sepupu korban
Hakim Ketua(Nisa) : Saudara Jaksa Penuntut Umum, untuk menghadirkan
para saksi dimuka sidang
Panitera(Aulia): Kepada para saksi silahkan memasuki ruang sidang.
Hakim Ketua(Nisa) : Silahkan duduk
saksi : Terima kasih Majelis Hakim
Hakim Ketua(Nisa) : Apakah saudara semuanya bisa berbahasa Indonesia
Saksi : Bisa(menjawab secara bergantian)
Hakim Ketua(Nisa) : Apakah saudara berada dalam keadaan sehat jasmani dan rohani?
Saksi : Sehat Majelis Hakim (menjawab secara bergantian)
Hakim Ketua(Nisa) : Apakah saudara siap mengikuti persidangan ini?
Saksi : Siap, Majelis Hakim (menjawab secara bergantian )
Hakim Ketua(Nisa):Saksi ini bernama 1).Rismayanti 2).Fahrillah
Saksi:Benar Majelis
Hakim Ketua(Nisa) :Silahkan saksi duduk dikursi
Hakim Ketua(Nisa): saksi,apakah saudara mengenal terdakwa?
Saksi: Ya Majelis Hakim
Hakim Ketua(Nisa): Apakah saudara tahu, mengapa dihadirkan dipersidangan ini?
Saksi :Tahu Mejelis Hakim, untuk memberikan keterangan
Hakim Ketua (Nisa) : Sebelumnya Hakim Anggota 1 akan memeriksa identitas
saudara sekalian terlebih dahulu. Bisakah saudara memperlihatkan
Kartu Identitas Saudara?
Saksi: (maju menyerahkan kartu identitas kepada Majelis Hakim)
Hakim Ketua (Nisa) : Hakim anggota silahkan menanyakan identitas para saksi !
Hakim Anggota 1(Bilal) : Saksi apakah benar nama saudari Rismayanti
Saksi : Benar
Hakim Anggota 1(Bilal) : Umur dan Tempat tanggal lahir saudari?
Risma : umur saya 24 tahun, Lahir di 08 September 2001
Hakim Anggota 1(Bilal) : Tempat tinggal saat ini?
Risma : Kota Semarang
Hakim anggota 1 (Bilal) : Saksi 2 apakah benar nama saudara Fahrillah?
Farhrillah : Benar
Hakim anggota 1 (Bilal) : Umur dan Tempat tanggal lahir saudari?
Fahrillah : . Umur saya 32 Tahun, Ambon 25 Febuari 1985
Hakim Anggota 1 (Bilal) : Tempat tinggal saat ini ?
Fahrillah : Lateri Ambon
Hakim anggota (Bilal) : Baik, Terimakasih . Sekian majelis hakim
Hakim Anggota 1(Bilal) : Baik, terima kasih apakah
para saksi bersedia untuk diambil sumpahnya?
Saksi-saksi : Ya kami bersedia majelis
Hakim Anggota 2(Arya) : Silahkan berdiri untuk diambil sumpahnya , juru sumpah
tolong dibantu, untuk saksi yang beragama islam, Bismilah hirohman hirohim , Ikuti kata-
kata saya : “Demi allah saya bersumpah akan memberikan keterangan yang sebenar-
benarnya dan tidak lain daripada yang sebenarnya . Terimakasih , silahkan duduk.Sedangkan
untuk saksi yang beragama kristen, “Demi TUHAN saya Berjanji akan memberikan
keterangan yang sebenar-benarnya dan tidak lain daripada yang sebenarnya. Semoga
TUHAN menolong saya” Terimakasih, silahkan duduk.
Hakim Ketua(Nisa) : Perlu diingat saudara saksi, dalam memberikan kesaksian pada
persidangan ini saudara dapat melakukannya dengan tenang dapat memberikan kesaksian
dengan sejelas-jelasnya dan tidak usah takut, serta saudara harus memberikan keterangan
tentang apa yang saudara dengar dan lihat sendiri tanpa ada tekanan. Mengerti?
saksi : Baik mengerti.
Hakim Ketua (Nisa) : baik sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi yang
pertama.
Hakim Ketua (Nisa) : saudara saksi pertama, apakah anda sudah siap?
Risma : siap...
Hakim Ketua(Nisa) : Apakah sekarang ini saudari dalam keadaan sehat jasmani dan
rohani, bersediakah saudari diperiksa dan akan memberikan keterang yang sebenarnya
kepada pemeriksa, jelaskan ?
Risma : ya, saya dalam keadaan sehat dan siap diperiksa.
Hakim Ketua (Nisa) : Saudara pada hari ini akan diperiksa sebagai saksi, dalam
perkara pemerkosaan terhadap korban atas nama Hani fatimah Apakah saudari bersedia
dan dapat memberikan keterangan dalam pemeriksaan saat ini?
Risma : ya Saya bersedia
Hakim Ketua (Nisa) : Apakah saudari mengenal tersangka dan korban serta ada
hubungan apa antara saudari dengan korban maupun tersangka, jelaskan?
Risma : ............................
Hakim Ketua(Nisa) : Apakah benar pakaian yang diperlihatkan kepada saudari
adalah pakaian yang digunakan oleh korban saat korban pulang ibadah saat itu dan
kemudian terjadi pemerkosaan, jelaskan?
Risma : ............................
Hakim Ketua : selanjutnya pemeriksaan saksi saya serahkan kepada Hakim
Anggota. Hakim Anggota 1 apakah saudara akan
mengajukan pertanyaan?
Hakim Anggota 1(Bilal) : baik Hakim ketua, saya akan mengajukan beberapa
pertanyaan
Hakim Ketua (Nisa) : silahkan...
Hakim Anggota 1(Bilal) :Apakah saudari mengetahui cara dari tersangka melakukan
pemerkosaan terhadap korban, jelaskan?
Risma : ...................
Hakim anggota 1(Bilal) : cukup majelis
Hakim ketua (Nisa) :Baiklah, Hakim anggota 2 apakah saudara akan mengajukan
pertanyaan?
Hakim anggota 2(Arya) : Baik hakim ketua, saya akan mengajukan pertanyaan
Hakim Ketua (Nisa) : Silahkan........
Hakim anggota 2(Arya) : Setahu saudari berapakah usia korban saat terjadi
pemerkosaan,jelaskan?
Risma : ......................
Hakim anggota 2(Arya) :cukup majelis
Hakim ketua (Nisa) : baiklah, jaksa penuntut umum apakah ada yang ingin saudara
tanyakan ?
JPU 1 (Tia): Tidak, hakim ketua
Hakim Ketua (Nisa): kepada saudara penasehat hukum apakah ada pertanyaan yang akan
diajukan kepada saksi?
Pengacara(Defani): Tidak ada majelis
Hakim ketua (Nisa) : kalau begitu saudara saksi dapat meninggalkan ruang sidang dan
silahkan mengambil kembali kartu identitas saudara.
Hakim ketua(Nisa) : baiklah, jaksa penuntut umum silahkan panggil saksi selanjutnya
JPU 1 (Tia) :siap hakim ketua ( JPU memanggil saksi )
Hakim ketua (Nisa) : baiklah, jaksa penuntut umum silahkan panggil saksi selanjutnya
JPU 1 (Tia) : siap hakim ketua ( JPU memanggil saksi Fahrillah)
Hakim ketua (Nisa) : saudara, apakah anda sudah siap ?
Fahrillah : siap majelis
Hakim ketua (Nisa) : Apakah sekarang ini saudari dalam keadaan sehat jasmani dan
rohani, bersediakah saudari diperiksa dan akan memberikan keterangan yang
sebenarnya kepada pemeriksa?
fahrillah : Ya, bersedia
Hakim ketua (Nisa): Atas kejadian apa saudara diminta untuk menjadi saksi dalam perkara
ini?
Fahrillah:....
Hakim ketua :baiklah, jaksa penuntut umum apakah ada yang ingin saudara tanyakan?
JPU (Tia) : ada hakim ketua, saya kan mengajukann beberapa pertanyaan
Hakim ketua : silahkan
JPU (Tia) : apakah saksi melihat kejadian perkara tersebut?
fahrillah : iya saya melihatnya
JPU (Tia) :
JPU (Tia) : terima kasih, sudah cukup hakim ketua
Hakim Ketua (Nisa) : baiklah, PH apakah ada yang ingin saudara tanyakan?
PH (Defani) : tidak ada majelis
Hakim ketua(Nisa) : baiklah, kalau begitu saudara saksi dapat meninggalkan ruang sidang
dan mengambil kartu identitas saudara.
FAHRILLAH : Baik majelis Hakim
Hakim Ketua (Nisa) : silahkan terdakwa untuk duduk dihadapan majelis hakim, apakah
benar semua ketarangan yang saksi berikan tadi?
Terdakwa (Rijal) : iya benar majelis
Hakim ketua(Nisa) : apakah saudara menyesal dan tidak akan mengulanginya
lagi?
Terdakwa (Rijal) : iya bu hakim, saya sangat menyesal dan berjanji tidak akan
mengulanginya lagi.
Hakim ketua(Nisa) : baiklah, sidang selanjutnya yaitu PEMERIKSAAN KORBAN &
TERDAKWA
Hakim Ketua(Nisa) : sebelum saudara memberikan keterangan, maka saudara akan
disumpah terlebih dahulu menurut agama dan kepercayaan saudara,
apakah saudara bersedia?
Terdakwa(Rijal) : Saya bersedia, majelis.
Hakim Ketua(Nisa) : kepada rohaniawan diperintahkan untuk menempatkan diri.
Dankepada saksi silahkan berdiri. Silahkan hakim anggota 21.
Hakim Anggota 1(Bilal) : Saudara saksi silakan berdiri, letakkan tangan kiri saudara
diatas kitab suci dan tangan kanan saudara ikuti seperti yang saya lakukan serta janji yang
saya ucapkan,“Demi TUHAN saya Berjanji akan memberikan keterangan yang sebenar-
benarnya dan tidak lain daripada yang sebenarnya. Semoga TUHAN
menolong saya” Terimakasih, silahkan duduk kembali.
Hakim Ketua(Nisa) : Saudara saksi telah disumpah, maka saudara wajib memberikan
keterangan yang sebenar-benarnya tentang apa yang saudara lihat,
dengar atau alami sendiri dan jangan sekali-kali memberikan
keterangan yang palsu karena saudara dapat diancam dengan sanksi
pidana, saudara mengerti?
Terdakwa(Rijal) : Saya mengerti, majelis
Hakim Ketua(Nisa) : Jelaskan bagaimana sehingga saudara bisa kenal dengan korban Hani,
apa hubungan saudara dengannya? Apakah ada hubungan pacaran
dengannya?
Terdakwa(Rijal) : ....
Hakim Ketua : Jika demikian ditanyakan kepada saudara bagaimana sehingga korban
Hani bisa berada di desa Hatu tepat nya di Pantai Hatu, tempat dimana
saudara memperkosa korban? Jelaskan!
Terdakwa(Rijal) : .....
Hakim Ketua (Nisa) : baik. Saudara Terdakwa, Kami ingatkan kesediaan Saudara di
permulaan sidang, guna memperlancar jalannya persidangan, kami
merintahkan Saudara memberikan keterangan secara jelas dan
lengkap, serta tidak berbelit-belit, apakah Saudara Mengerti?
Terdakwa(Rijal) : Saya mengerti, Majelis.
Hakim ketua(Nisa) : baiklah, hakim anggota 1 ada pertanyaan?
Hakim anggota 1(Bilal) : ada majelis
Hakim ketua(Nisa) : silahkan
Hakim Anggota 1(Bilal): Coba saudara jelaskan bagaimana kondisi Pantai Hatu saat itu ketika
saudara memperkosa korban? Jelaskan!
Terdakwa(Rijal) : .....
(hakim ketua menanyakan kepada Hakim anggota 2 apakah ada pertanyaan?)
Hakim anggota 2(Arya): Berapa lama saudara menyetubuhi korban saat itu?
Terdakwa(Rijal): .....
Hakim anggota 2(Arya): coba saudara jelaskan selesai memperkosa korban, apa yang saudara
lakukan terhadap diri korban?
Terdakwa(Rijal) : .....
Hakim anggota 2(Arya) : cukup hakim ketua
Hakim ketua(Nisa): baiklah. Kepada Penuntut Umum apakah ada pertanyaan yang akan
diajukan kepada saksi?
PU(Tia) : ada majelis
Hakim Ketua(Nisa) : silahkan
PU(Tia) : apakah perbuatan saudara tersebut dapat dibenarkan oleh hukum yang
mana saudara telah memperkosa korban?
Terdakwa(Rijal) : ....
PU(Tia) : pada saat saudara membonceng korban dari pangkalan ojek Pasar
Tawiri apakah ada orang lain yang melihat saudara berboncengan
dengan korban pada saat itu?
Terdakwa(Rijal) : ...
PU(Tia) : cukup majelis
Hakim(Nisa) : terima kasih PU, apakah dari penasehat hukum ada yang ingin
ditanyakan kepada terdakwa?
PH(Defani) : ada majelis
Hakim ketua (Nisa) : silahkan
PH (Defani) : -----------------
Terdakwa(Rijal) : ----------------
PH (Defani : cukup majelis
Hakim Ketua(Nisa) : baiklah, apakah dari hakim anggota ada yang ingin mengajukan
pertanyaan tambahan?
Hakim anggota 1&2 : cukup majelis
Hakim ketua(Nisa) : PU ada pertanyaan tambahan?
PU(Tia) : tidak majelis
Hakim ketua(Nisa) : PH ada pertanyaan tambahan?
PH(Defani) : tidak majelis
Hakim Ketua(Nisa) : Baiklah, selanjutnya anda diperintahkan untuk duduk dikursi yang
telah disediakan.
Terdakwa(Rijal) : mengerti majelis
Hakim Ketua(Nisa) : Berikutnya dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap
korban diperintahkan korban duduk di depan majelis hakim. Petugas
hadirkan korban di ruang sidang !
Keamanan(Risma) : siap…..(memanggil korban)
Korban siap!
Hakim Ketua(Nisa) : terimakasih….Selamat Pagi saudari korban, hari ini saudara akan
diperiksa saudari bersedia?
Korban(Hani) : bersedia majelis
Hakim Ketua (Nisa) :Sebelum Saudari memberikan keterangan majelis hakim ingin
mengetahui identitas Saudari Silahkan saudari maju kedepan untuk
menyerahkan kartu identitas saudara:
Nama : Hani
TTL : Desa Laha, 08 Januari 2000 (23 tahun)
Umur : 23 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Kebangsaan : Indonesia
Alamat : Pensip Tawiri Rt.001 Rw.005 Kec. Teluk Ambon
Agama : Kristen Protestan
Pekerjaan : Pengurus Rumah Tangga
Pendidikan(terakhir) : SMA
Hakim Ketua(Nisa) : sebelum saudari memberikan keterangan, maka saudari akadisumpah
terlebih dahulu menurut agama dan kepercayaan saudari, apakah saudari bersedia?
Korban (Hani) : Saya bersedia, majelis.
Hakim Ketua(Nisa) : kepada rohaniawan diperintahkan untuk menempatkan diri. Dan
kepada korban silahkan berdiri. Silahkan hakim anggota 21.
Hakim Anggota 1(Bilal) : Saudara saksi silakan berdiri, letakkan tangan kiri saudara
diatas kitab suci dan tangan kanan saudara ikuti seperti yang saya lakukan serta janji yang
saya ucapkan,“Demi TUHAN saya Berjanji akan memberikan keterangan yang sebenar-
benarnya dan tidak lain daripada yang sebenarnya. Semoga TUHAN
menolong saya” Terimakasih, silahkan duduk kembali.
Hakim Ketua(Nisa) : Saudari saksi telah disumpah, maka saudari wajib memberikan
keterangan yang sebenar-benarnya tentang apa yang saudara lihat,
dengar atau alami sendiri dan jangan sekali-kali memberikan
keterangan yang palsu karena saudara dapat diancam dengan sanksi
pidana, saudari mengerti?
Korban (Hani) : Saya mengerti, majelis
Hakim Ketua(Nisa) : Apakah saudari dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani?
Korban (Hani) : Sehat majelis
Hakim Ketua(Nisa) : Apakah saudari mengerti dan dapat berbahasa Indonesia dengan baik
dan benar?
Korban (Hani)) : iya majelis
Hakim Ketua(Nisa) : Apakah saudari dapat mengikuti jalannya persidangan pada hari ini?”
Korban (Hani) : Dapat majelis
Hakim Ketua(Nisa) : jelaskan dimanakah terjadi masalah persetubuhan yang anda alami?
Selanjutnya siapa tersangka dan korban dalam perkara tersebut?
Jelaskan!
Korban(Hani) : .....
Hakim Ketua(Nisa): apa sebelumnya saudara sudah mengenal tersangka ? Apa hubungan
saudari dengannya? Jelaskan!
Korban (Hani) : ...
Hakim ketua(Nisa) : baiklah, hakim anggota 1 ada pertanyaan?
Hakim anggota 1(Nisa) : ada majelis
Hakim ketua(Nisa) : silahkan
Hakim Anggota 1 (Bilal?: saudara jelaskan dengan menggunakan apa tersangka menyetubuhi
saudari, serta bagaimana cara tersangka menyetubuhi saudari dan
berapa lama menyetubuhi saudari?
Korban (Hani) : ....
Hakim Anggota 1 (Bilal): berapa kali tersangka melakukan persetubuhan terhadap saudari
saat itu? Jelaskan!
Korban (Hani) : .....
Hakim Anggota 1 (Bilal): cukup majelis
(hakim ketua menanyakan kepada Hakim anggota 2 apakah
ada pertanyaan?)
Hakim anggota 2(Arya): apakah tersangka ada melakukan kekerasan fisik atau mengancam
saudari saat dirinya sebelum hingga sesudah menyetubuhi saudari?
Korban (Hani) : .....
Hakim anggota 2 (Arya) : tolong saudari jelaskan apakah tersangka ada merayu,
mengiming- ngimingi atau menjajikan sesuatu kepada saudari hingga
dirinya bisa menyetubuhi saudari?
Korban(Hani) :
Hakim anggota 2(Arya): cukup hakim ketua .
Hakim ketua(Nisa) : baiklah. Kepada Penuntut Umum apakah ada pertanyaan yang akan
diajukan kepada saksi?
PU(Tia) : ada majelis
Hakim Ketua : silahkan
PU(Tia) : jelaskan apa saudari sempat berteriak di jalan meminta tolong pada saat
tersangka membawa saudari menuju ke desa Hatu?
Korban (Hani) : .
..PU(Tia) : selanjutnya apakah saudari sempat berteriak minta tolong ketika
tersangka memperkosa saudari di pantai desa hatu saat itu?
Korban(Hani) : .....
PU : cukup majelis
Hakim(Nisa) : terima kasih PU, apakah dari penasehat hukum ada yang ingin
ditanyakan kepada terdakwa?
PH(Defani) : ada majelis
Hakim ketua (Nisa) : silahkans
PH (defani) : cukup majelis
Hakim Ketua(Nisa) : baiklah, apakah dari hakim anggota ada yang ingin mengajukan
pertanyaan tambahan?
Hakim anggota 2(Arya): tidak ada majelis
Hakim ketua(Nisa) : baiklah, PU ada pertanyaan tambahan?
PU(Tia) : tidak majelis
Hakim ketua(Nisa) : PH ada pertanyaan tambahan?
PH(Defani) : tidak majelis
Hakim Ketua(Nisa) : saudara Penasehat Hukum, apakah saudara siap dengan pembelaan
saudara?
PH(Defani) : Kami siap hari ini juga majelis.
Hakim Ketua(Nisa) : silakan dibacakan
PH(Defani) : baik majelis.
PH(Defani) : cukup majelis hakim
Hakim Ketua(Nisa) : agenda sidang hari ini adalah pembacaan putusan.
Hakim Ketua(Nisa): apakah saudara terdakwa sudah siap mendengar putusan sidang ini?
Terdakwa(Rijal) :ya sudah siap bu majelis.
Hakim ketua(Nisa) : Setelah mendengar keterangan saksi saksi dan keterangan terdakwa
dipersidangan dan setelah memperhatikan dan meneliti barang bukti yang diajukan oleh
Jaksa Penuntut Umum dipersidangan dan setelah mendengar tuntutan Pidana dari Jaksa
Penuntut Umum dengan ini Menyatakan terdakwa Rizal Agustian terbukti secara bersalah
melakukan Tindak Pidana Permerkosaan,sebagaimana diatur dalam Pasal 285
KUHP ;2.Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Rizal agustian dengan pidana penjara
selama 10 (sepuluh) tahun (tok 1x)
Hakim Ketua (Nisa) : saudara terdakwa, apakah sudah mengerti isi putusan?
Terdakwa (Rijal) : Saya mengerti, Majelis.
Hakim Ketua (Nisa) : atas putusan tersebut maka saudara mempunyai hak-hak :
Menolak atau menerima putusan, mempelajari putusan sebelum
menerima atau pikir-pikir, minta penangguhan pelaksanaan putusan untuk
mengajukan grasi. Saudara terdakwa, akan menggunakan hak yang mana?
Terdakwa (Rijal) : saya akan menyerahkan sepenuhnya kepada
Penasehat Hukum saya.
PH (Defani) : kami akan memikirkannya, Majelis.
Hakim Ketua (Nisa) : baik, kepada PU atas putusan tersebut apakah saudara akan menolak
atau menerima putusan, mempelajari putusan sebelum menerima atau
pikir-pikir, minta penangguhan pelaksanaan putusan untuk mengajukan
grasi?
PU (Tia) : kami juga akan memikirkannya majelis.
Hakim Ketua (Nisa) : Demikian seluruh proses persidangan yang mengadili pidana
Pemerkosaan yang dilakukan oleh tersangka Rizal Agustian terhadap Hani
Fatimah. dengan ini dinyatakan ditutup (ketuk palu 3X)

Demikianlah proses persidangan pada perkara nomor FH-21/IV.B/AMB/2017


dengan Terdakwa Rijal agustian , pada hari ini Kamis 20 Oktober 2022 dengan ini
dinyatakan selesai dan ditutup.

Anda mungkin juga menyukai