Anda di halaman 1dari 79

BUKU PANDUAN

Program Pemantapan Profesi Keguruan (P2K)

FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar


Jl. Sultan Alauddin No. 259 Makassar Telepon (0411) 860132
Laman: http://fkip.unismuh.ac.id
Tim Penyusun Revisi Panduan Program Pemantapan Profesi
Keguruan (P2K) FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar

Prof. Dr. H. Irwan Akib, M.Pd.


Dr. H. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum
Dr. Khaeruddin, M.Pd.
Erwin Akib, M.Pd., Ph.D.
Dr. Baharullah, M.Pd.
Andi Adam, S.Pd., M.Pd.
Dr. H. Nursalam, M.Si.
Drs. Samsuriadi P. Salenda, M.A.
Nasrun Syahrir, S.Pd., M.Pd.
Drs. H. Nurdin, M.Pd.
Dr. Munirah, M.Pd.
Mukhlis, S.Pd., M.Pd.
Ummi Khaerati Syam, S.Pd., M.Pd.
Dr. Muhammad Nawir, M.Pd.
Dr. Andi Baetal Muqaddas, M.Sn.
Dr. Nurlina, M.Pd.
Dr. Muhajir, M.Pd.
Aliem Bahri, S.Pd. M.Pd.
Tasrif Akib, S.Pd., M.Pd.
Irmawanti, S.Si., M.Si.

ii | buku panduan P2K fkip


KATA PENGANTAR

Mata kuliah dalam kurikulum LPTK disesuai dengan tuntutan kekinian seperti
urgensi untuk menggalakkan kembali pendidikan karakter dan memaksimalkan
pemanfaatan TIK dalam pembelajaran, mengacu pada Kerangka Kualifikasi
Nasional Indonesia (KKNI), dan masa depan untuk menjamin mutu calon pendidik
profesional. Oleh karena itu, FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar
melakukan penyempurnan pelaksanaan matakuliah Kuliah Kerja Nyata (KKN)
dengan pertimbangan bahwa mahasiswa LPTK sebagai calon guru.
Selain itu, untuk menjaga citra dan mutu kegiatan KKN tersebut, sudah
selayaknya kegiatan KKN tersebut lebih kontekstual dengan mengubah paradigma
pembangunan (development) menjadi paradigma pemberdayaan (empowerment).
Agar pembelajaran tetap relevan, maka Universitas Muhammadiyah Makassar
melaksanakan rekontekstualisasi kegiatan KKN. Untuk itu, disain operasional dan
cara penyelenggaraan perlu disesuaikan dengan disiplin ilmu mahasiswa dan
keadaan masyarakat.
Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak
yang telah memberikan kontribusi dalam merevisi penyusunan naskah akademik
dan rambu-rambu penyelenggaraan KKN-Program Pemantapan Profesi Keguruan
(P2K). Kiranya dapat bermanfaat bagi perguruan tinggi dalam rangka menunjang
visi misi Universitas Muhammadiyah Makassar.

Dekan FKIP,

Erwin Akib, M.Pd., Ph.D.

buku panduan P2K fkip | iii


DAFTAR ISI

Kata Pengantar iii


Daftar Isi iv
Selayang Pandang FKIP v
BAB I. PENDAHULUAN 1
A. Rasional 1
B. Pengertian 4
C. Tujuan 4
D. Kajian Empirik 4
BAB II . KOMPONEN KEGIATAN PROGRAM
PEMANTAPAN PROFESI KEGURUAN 7
A. Kegiatan Profesi Keguruan di Sekolah 7
B. Kegiatan Kemasyarakatan 10
C. Kegiatan Kemuhammadiyahaan 11
BAB III . MEKANISME PELAKSANAAN PROGRAM
PEMANTAPAN PROFESI KEGURUAN 13
A. Persyaratan 13
B. Perencanaan 13
C. Pelaksanaan 15
D. Waktu 16
E. Tempat (Posko) 16
BAB IV. DESKRIPSI TUGAS 17
A. Tugas Mahasiswa 17
B. Tugas Dosen Pembimbing 18
C. Tugas Guru Pembimbing 19
BAB V. PENILAIAN 21
BAB VI. PENUTUP 23
RUJUKAN 24
LAMPIRAN-LAMPIRAN 25

iv | buku panduan P2K fkip


 Selayang Pandang FKIP
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah
Makassar yang berdiri sejak Tahun 1963, telah membina jurusan (program
studi) Ilmu Pendidikan dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Perjalanan
FKIP secara terus menerus mengalami perkembangan dengan menambah
program studi, dimana pada Tahun Akademik 1991 diberi kepercayaan oleh
Pemerintah program studi baru, yaitu Program Studi Pendidikan Matematika
dan Pendidikan Bahasa Inggris, yang kemudian pada akhirnya menempati
lokasi di Kampus Baru di Jl. Sultan Alauddin No. 259 yang lebih dikenal oleh
Masyarakat dengan sebutan Kampus Tala'salapang. Tahun Akademik
1990/1991 FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar kembali diberi
kepercayaan oleh Pemerintah untuk mengelola sebuah program studi baru,
yakni D2 PGSD Proyek. Program ini berlangsung hingga tahun 1997, yang
kemudian pada tahun berikutnya D2 PGSD dikelola secara swadaya oleh FKIP.
Sejak muncul program studi D2 PGSD, FKIP Unismuh Makassar semakin
menjadi incaran (idola) bagi masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak
mereka. Sejak tahun 1991, FKIP semakin maju dan berkembang dengan
dibukanya program studi S1-Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD),
Pendidikan Fisika, Pendidikan Sosiologi, Pendidikan Seni Rupa, Teknologi
Pendidikan, Pendidikan Pancasila dan Kwarganegaraan (PPKn), Pendidikan
Biologi, dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Tahun 2009 sampai dengan tahun 2017, FKIP Universitas Muhammadiyah


Makassar telah diberi kepercayaan oleh Pemerintah sebagai penyelenggara
Sertifikasi Guru melalui jalur Portofolio dan PLPG. Selanjutnya, tahun 2018
FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar kembali diberi kepercayaan oleh
Pemerintah sebagai penyelenggara Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam
Jabatan. Pada Tahun 2019, kembali diberi kepercayaan sebagai penyelenggara
Pendidikan Profesi Guru PPG dalam Jabatan untuk Program Studi Bahasa
Indonesia dan Bahasa Ingris. Dan telah diterbitkannya SK penyelenggara PPG
pada Bidang Studi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris oleh Kementrian Riset
dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) Republik Indonesia.
Tahun 2019 diberi kepercayaan melalui MOU sebagai penyelenggara
Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Mandiri untuk Program Studi Bahasa
Inggris

buku panduan P2K fkip | v


Visi 2024 yang diemban oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Makassar adalah:
Mewujudkan fakultas berkarakter islami yang unggul dan terpercaya dalam
mengembangkan ilmu pendidikan dan keguruan melalui penguatan
caturdharma perguruan tinggi.

Untuk mendukung visi tersebut, maka FKIP Unismuh Makassar menetapkan


misi dalam pengembangan Fakultas, yaitu:
a. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran berbasis teknologi di
tingkat Program Studi (Prodi).
b. Menyelenggarakan proses pembelajaran yang terintegrasi dengan Al
Islam Kemuhammadiyahan (AIK).
c. Mengembangkan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan
melalui studi lanjut sesuai dengan disiplin ilmu dosen, pelatihan, short
course.
d. Menguatkan kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat
melalui jalinan kemitraan dengan berbagai lembaga pendidikandi
dalam maupun di luar negeri.

Sasaran Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan adalah menghasilkan lulusan


yang memiliki kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian
untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan yang
berkualitas dan berkarakter Islami.
Sampai Tahun akademik 2019/2020 Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar, telah membina 11
(sebelas) Program Studi-S1, seperti yang tercantum pada tabel berikut:

No Program Studi Status Akreditasi


Terakreditasi (A) No: 3211/SK/BAN-
Pendidikan
1 PT/Akred/S/IX/2017 Tertanggal 5 September
Bahasa dan Indonesia
2017
Pendidikan Terakreditasi (B) No: 4751/SK/BAN-
Bahasa Inggris PT/Akred/S/XII/2017 tertanggal 12
2
Desember 2017

Pendidikan Terakreditasi (B) No: 2198/SK/BAN-


3 Matematika PT/Aked/S/VII/2017 tertanggal 04 Juli 2017

vi | buku panduan P2K fkip


Pendidikan Guru Terakreditasi (A) No:4170 /SK/BAN-
4 Sekolah Dasar (PGSD) PT/Akred/S/X/2019 tertanggal 31 Oktober
2019
Teknologi Terakreditasi (A) No: 3509/SK/BAN-
5 Pendidikan PT/Akred/S/IX/2019 tertanggal
17 September 2019
Pendidikan Terakreditasi (A) No: 3202/SK/BAN-
6 Sosiologi PT/Akred/S/VIII/2019 tertanggal
27 Agustus 2019
Pendidikan Terakreditasi (B) No: 728/BAN-
7 Fisika PT/Akred/S/IV/2019 tertanggal 09 April
2019
Pendidikan Terakreditasi (B) No: 44/BAN-
8. Senirupa PT/Akred/S/I/2018 tertanggal 03 Januari
2018
Pendidikan Pancasila
Terakreditasi (B) No: 785/BAN-
9 dan Kewarganegaraan
PT/Akred/S/IV/2019 tertanggal 09 April 2019
(PPKn)

Terakreditasi (B) No: 2296/BAN-


10 Pendidikan Biologi
PT/Akred/S/VII/2019 tertanggal 09 Juli 2019

Pendidikan Guru Terakreditasi (C) No: 3144/BAN-


11 Pendidikan Anak Usia PT/Akred/S/VIII/2019 tertanggal 20 Agustus
Dini (PG-PAUD) 2019
Sumber Data : BAN PT dan PDPT Kementrian Riset dan Teknologi
Pendidikan Tinggi RI

Seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Universitas


Muhammadiyah Makassar, FKIP telah memenangkan beberapa hibah
kompetisi yang diselenggarakan oleh Pendidikan Tinggi Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan RI antara lain:
Penyelenggara Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan dan Prajabatan
,Hibah Sistem pembelajaran Daring, Hibah Revitalisasi Lembaga Pendidikan
dan Tenaga Kependidikan (LPTK), Hiba Penugasan Dosen di Sekolah (PDS)
Selain itu, juga mahasiswa FKIP dari tahun ke tahun mengalami peningkatan
dalam memenangkan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang
diselenggarakan oleh DP2M Dikti.

buku panduan P2K fkip | vii


Seiring dengan peningkatan kualitas FKIP dari tahun ke tahun, maka hal
tersebut tidak lepas dari peran para pemimpinnya. Periode kepemimpinan
sebagai Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar dari masa ke masa
adalah sebagai berikut.
1. Drs. Ambo Enre Abdullah
2. Drs. H. Muhammad Syukur Hak (1982-1986)
3. Drs. Muhammad Room Narsam (1986-1992)
4. Drs. H. M. Arsyad (1992-1999)
5. Drs. H.M. Natsir Hamdat, M.Pd. (1999-2003)
6. Drs. Irwan Akib, M.Pd. (2003-2005)
7. Dr. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum (2005-2017)
8. Erwin Akib, M.Pd., Ph.D. (2017-2021)
a. Dr. Baharullah, M.Pd. (Wakil Dekan I)
b. Andi Adam, S.Pd., M.Pd. (Wakil Dekan II)
c. Dr. H. Nursalam, M.Si. (Wakil Dekan III)
d. Drs. Samsuriadi P. Salenda, M.A. (Wakil Dekan IV)

Sedangkan pimpinan Program Studi (Prodi) dalam lingkungan FKIP Universitas


Muhammadiyah Makassar periode 2018-2022 adalah sebagai berikut:
1. Dr. Muhammad Nawir, S.Ag, M.Pd (Ketua Prodi KTP)
Nasir, S.Pd., M.Pd. (Sekretaris Prodi KTP)
2. Dr. Munirah, M.Pd. (Ketua Prodi Pendidikan
Bahasa dan sastra Indonesia)
Dr. Muhammad Akhir, S.Pd., M.Pd. (Sekretaris Prodi Pendidikan
Bahasa dan sastra Indonesia)
3. Ummi Khaerati Syam, S.Pd., M.Pd. (Ketua Prodi Pendidikan Bahasa
dan sastra Inggris)
Ismail Sangkala, S.Pd.,M.Pd. (Sekretris Prodi Pendidikan Bahasa dan
sastra Inggris
4. Aliem Bahri, S.Pd.,M.Pd. (Ketua Prodi PGSD)
Ernawat, S.Pd., M.Pd. (Sekretaris Prodi PGSD)
5. Mukhlis, S.Pd., M.Pd. (Ketua Prodi Pendidikan Matematika)
Ma’rup, S.Pd., M.Pd. (Sekretaris Prodi Pendidikan Matematika)
6. Drs. H. Nurdin, M.Pd. (Ketua Prodi Sosiologi)
Kaharuddin, S.Pd., M.Pd, Ph.D. (Sekretaris Prodi Sosiologi)
7. Dr. Nurlina, S.Si., M.Pd. (Ketua Prodi Pendidikan Fisika)
Ma’ruf, S.Pd., M.Pd. (Sekretaris Prodi Pendidikan Fisika)

viii | buku panduan P2K fkip


8. Andi Baetal Muqaddas, S.Pd., M.Sn (Ketua Prodi Pendidikan
Seni rupa)
Makmun, S.Pd., M.Pd. (Sekretaris Prodi Pendidikan Seni rupa)
9. Dr. Muhajir, S.Pd.,M.Pd. (Ketua Prodi Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan (PPKn)
10. Irwawanti, S.Si.,M.Msi (Ketua Prodi Pendidikan Biologi)
11. Tasrif Akib, S.Pd.,M.Pd ( Ketua Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak
Usia dini (PG-PAUD))

Rentang perjalanan FKIP mengiringi perjalanan Universitas Muhammadiyah


Makassar. Semoga selayang pandang ini dapat menjadi inspirasi dan acuan
pengembangan Universitas Muhammadiyah Makassar dimasa depan.

buku panduan P2K fkip | ix


x | buku panduan P2K fkip
BAB I
PENDAHULUAN

A. RASIONAL

Pada Tahun 2000, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mengeluarkan


kebijakan tentang pengembangan kurikulum pendidikan tinggi yang dilandasai
dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 232/U/2000. Pendekatan
Kurikulum ini berbasis kompetensi atau populer dengan sebutan Kurikulum
berbasis Kompetensi (competence based curriculum). Hal ini diperjelas pada
Pasal 1 Kepmendiknas 045/U/2002, dalam Keputusan ini yang dimaksud
dengan Kompetensi adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggung-
jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh
masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas di bidang pekerjaan tertentu.
Penekanan hasil belajar pada keutuhan kompetensi berkarya (a method of
inquiry), dan dikelompokkan ke dalam Matakuliah Pengembangan Kepribadian
(MPK), Matakuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK), Matakuliah Perilaku
Berkarya (MPB), Matakuliah Keahlian berkarya (MKB), dan Matakuliah
Berkehidupan Bermasyarakat (MBB).
Di dalam Pasal 2 ayat (1) dijelaskan mengenai Kompetensi hasil didik
suatu program studi terdiri atas: kompetensi utama, kompetensi pendukung,
dan kompetensi lain yang bersifat khusus dan gayut dengan kompetensi utama.
Selanjutnya disebutkan pula bahwa kompetensi tersebut dikembangkan ke
dalam elemen- elemen kompetensi pada ayat (2) elemen-elemen kompetensi
terdiri atas: (i) Landasan kepribadian; (ii) Penguasaan ilmu dan keterampilan;
(iii) Kemampuan berkarya; (iv) Sikap dan perilaku dalam berkarya menurut
tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai; (v)
Pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan
keahlian dalam berkarya. Elemen-elemen kompetensi tersebut dikembangkan
atas dasar kategorisasi dari the four pilars of education UNESCO (1997) yaitu
Learning to know, learning to do, learning to live together, dan learning to be.
Dalam implementasinya, elemen elemen yang ditetapkan dalam
Permendiknas nomor 045/U/2002 yang semestinya dijadikan dasar dalam
mengembangkan kurikulum agar dalam mengembangkan mata kuliah

buku panduan P2K fkip | 1


mengandung kelima elemen tersebut, seperti diperkuat oleh PP nomor 17
tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan pasal 97 ayat
3,cenderung digunakan untuk mengelompokkan mata kuliah. Selanjutnya,
“kekeliruan” pengelompokan mata kuliah tersebut menjadi kelompok Mata
kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK), Mata kuliah Keilmuan dan
Keterampilan (MKK), Mata kuliah Perilaku Berkarya (MPB), Mata kuliah
Keahlian berkarya (MKB), dan Mata kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB),
menggantikan pengelompokkan mata kuliah pada kurikulum 1994 yaitu MKU,
MKK I, dan MKK II.
Kepmendiknas 232/U/2000 dan 045/U/2002 sesungguhnya dapat
disebut kadaluwarsa, mengingat pada tahun 2003 muncul Undang-Undang
Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab X Pasal 38 (4)
menyebutkan bahwa kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan tinggi
dikembangkan oleh perguruan tinggi yang bersangkutan. Bagi LPTK, kurikulum
yang dikembangkan selain mengacu pada UU Sisdiknas nomor 20 tahun 2003,
juga harus mengacu pada PP Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan, serta Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan
Dosen yang di dalamnya terkandung beberapa hal terkait dengan kompetensi
guru. Kompetensi guru yang dirumuskan dalam UU No.14/2005 yaitu
(1) kompetensi pedagogis, (2) kompetensi profesional, (3) kompetensi sosial,
dan (4) kompetensi kepribadian. Rumusan kompetensi inipun masih dirasakan
bersifat fragmentaris dan tidak bisa digunakan langsung sebagai landasan
penyusunan kurikulum program pendidikan pendidik/guru. Oleh karena itu,
dalam upaya standardisasi pengembangan kurikulum LPTK masih diperlukan
reformulasi dan penegasan keutuhan kompetensi guru yang mengandung
empat kompetensi yang disebutkan.
Dengan lahirnya berbagai produk hukum setelah Kepmendiknas
tersebut, sesungguhnya Kepmendiknas tentang kurikulum tersebut menjadi
tidak relevan lagi untuk digunakan sebagai landasan pengembangan kurikulum
LPTK. Dalam perkembangan terakhir untuk menghasilkan lulusan pendidikan
pada setiap jalur, jenjang, dan jenis pendidikan, telah ditetapkan Peraturan
Presiden RI Nomor 8 tahun 2012 tanggal 17 Januari 2012 tentang Kerangka
Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

2 | buku panduan P2K fkip


Atas dasar analisis di atas, maka substansi setiap Mata kuliah dalam
kurikulum LPTK disesuai dengan tuntutan kekinian seperti urgensi untuk
menggalakkan kembali pendidikan karakter dan memaksimalkan pemanfaatan
TIK dalam pembelajaran, mengacu pada KKNI, dan masa depan untuk menjamin
mutu calon pendidik profesional. Oleh karena itu, FKIP Universitas
Muhammadiyah Makassar melakukan penyempurnan pelaksanaan matakuliah
KKN dengan pertimbangan bahwa mahasiswa LPTK sebagai calon guru. Selain
itu, untuk menjaga citra dan mutu kegiatan KKN tersebut, sudah selayaknya
kegiatan KKN tersebut lebih kontekstual dengan mengubah paradigma
pembangunan (development) menjadi paradigma pemberdayaan
(empowerment). Agar pembelajaran tetap relevan, maka Universitas
Muhammadiyah Makassar melaksanakan rekontekstualisasi kegiatan KKN.
Untuk itu, disain operasional dan cara penyelenggaraan perlu disesuaikan
dengan disiplin ilmu mahasiswa dan keadaan masyarakat.
Salah satu bentuk rekontekstualisasi KKN adalah dengan merubah
namanya menjadi KKN-Pemantapan Profesi Keguruan (P2K). Program
Pemantapan Profesi Keguruan (P2K) akan dijadikan sebagai ajang pelatihan
bagi mahasiswa untuk menerapkan berbagai pengetahuan, sikap dan
keterampilan dalam rangka pembentukan guru yang profesional. Dengan
demikian, P2K adalah suatu program yang mempersyaratkan kemampuan
aplikatif dan terpadu dari seluruh pengalaman belajar sebelumnya ke dalam
program pelatihan kinerja dalam semua hal yang berkaitan dengan kegiatan
mengajar maupun tugas-tugas kegiatan lainnya. Kegiatan-kegiatan itu
diselenggarakan dalam bentuk pelatihan terbatas, pelatihan terbimbing, dan
pelatihan mandiri yang diarahkan kepada terbentuknya kemampuan
keguruan yang terjadwal secara sistematis dibawah bimbingan dosen
pembimbing yang memenuhi syarat.
Dipandang dari sudut kurikulum Program Studi FKIP Unismuh
Makassar, P2K dirancang agar mahasiswa mampu mengembangkan
kompetensi pembelajaran inovatif yang berbasis Penelitian Tindakan Kelas
(PTK). Dengan demikian, mereka akan menjadi guru yang dapat
mengemban tugas dan tanggungjawab secara profesional.
B. PENGERTIAN

buku panduan P2K fkip | 3


Pemantapan Profesi Keguruan (P2K) adalah salah satu matakuliah
yang wajib ditempuh oleh mahasiswa FKIP sebagai rekontekstualisasi
matakuliah Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan P2K meliputi: kegiatan
yang terkait dengan profesi keguruan, kegiatan kemasyarakatan, dan
kegiatan kemuhammadiyahaan. P2K memberikan pengalaman langsung bagi
mahasiswa, sehingga akan terbentuk calon tenaga pendidik yang profesional,
yaitu memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang
diperlukan bagi profesinya.

C. TUJUAN
Buku Panduan ini diarahkan untuk memberikan gambaran umum
kepada mahasiswa dan semua pihak yang terkait didalamnya mengenai
penyelenggaraan P2K.

D. KAJIAN EMPIRIK
Program Pemantapan Profesi Keguruan (P2K) dilaksanakan tahun
2009. Beberapa sekolah telah dijadikan lokasi P2K antara lain: sekolah di
Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Maros, Barru, Pangkep, Pare-pare, Takalar,
Bantaeng dan Bulukumba. Berikut sekilas lahirnya P2K FKIP Universitas
Muhammadiyah Makassar.

4 | buku panduan P2K fkip


Hasil pelaksanaan P2K FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar
menunjukkan bahwa:
a. Mahasiswa: (i) memiliki experience untuk menjadi guru sehingga mereka
akan sadar kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian;
(ii) berkembangnya kompetensi pembelajaran inovatif yang berbasis
Penelitian Tindakan Kelas (PTK); (iii) memiliki experience menulis laporan
Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
b. Guru dan dosen: (i) membudayanya Penelitian Tindakan Kelas
(PTK); (ii) berkembangnya kompetensi pembelajaran inovatif yang
berbasis Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
c. Institusi: (i) Universitas Muhammadiyah Makassar terpromosi ke
sekolah-sekolah tanpa mengeluarkan cost yang besar, sehingga terjadi
efisiensi anggaran promosi; (ii) FKIP secara tidak langsung melakukan
tracer study; (iii) Kepercayaan masyarakat meningkat melalui
Memorandum of Understanding (MoU) dengan PEMKAB/ PEMKOT
maupun dinas Pendidkan.
Selain itu, pelaksanaan P2K berdampak pada:
a. Dosen: Peluang besar bagi dosen melakukan joint research dengan
mahasiswa dan/atau guru (Number of Collaboration of research),
sehingga publikasi dosen dapat meningkat (Scientific Publication
At Reputable Seminars/Journals).
b. Mahasiswa: (i) waktu menulis tugas akhir semakin
singkat, sehingga dapat mempercepat penyelesaian studi
mahasiswa (average Time to Graduate); (ii) IPK mahasiswa
semakin meningkat dari tahun ke tahun (Average Graduates
GPA); (iii) memungkinkan rata-rata waktu tunggu memperoleh
pekerjaan semakin singkat (average waiting Time for First
Employment).

Berikut beberapa komentar dan tanggapan terhadap pelaksanaan P2K


adalah:
(a) Panitia dan Pimpinan Fakultas : Angkatan I, II, dan III, panitia melakukan
road show ke sekolah dalam rangka memberikan pemahaman kepada guru
dan kepala sekolah tentang penelitian tindakan kelas.
buku panduan P2K fkip | 5
(b) Mahasiswa: Saya dapat merasakan betapa beratnya jadi guru,
ternyata tidak gampang jadi guru.
(c) Dosen: Saya dapat mengenal sekolah lebih mendalam, sehingga hal ini
dapat menjadi dasar proses perkuliahan di kampus.
(d) Guru: Saya dapat membuat perangkat pembelajaran dan memahami PTK
dengan baik.
(e) Sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten:
• Jika mahasiswa P2K ditarik hari ini, sy mengharapkan mahasiswa
P2K besok ada lagi.
• Saya mengharapkan mahasiswa P2K tidak hanya menempati
beberapa sekolah, tetapi kalau bisa semua sekolah yang di kabupaten
kami ditempati P2K.

6 | buku panduan P2K fkip


BAB II
KOMPONEN KEGIATAN
PROGRAM PEMANTAPAN PROFESI KEGURUAN

Kegiatan P2K meliputi kegiatan yang terkait dengan profesi keguruan,


kegiatan kemasyarakatan, dan kegiatan kemuhammadiyahaan dengan
persentase kegiatannya masing-masing 75% : 10% : 15%. Adapun alur
koordinasi setiap kegiatan P2K sebagai berikut.

Matakuliah AIK 8

Bagan 1. Alur koordinasi kegiatan P2K

A. KEGIATAN PROFESI KEGURUAN DI SEKOLAH


P2K yang berkaitan dengan kegiatan profesi keguruan bertujuan untuk
memberikan pengalaman langsung bagi calon guru (guru prajabatan), sehingga
terbentuk calon guru yang profesional, yaitu tenaga kependidikan yang
memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang
diperlukan bagi profesinya. Pasal 1 ayat (1) PP No. 74/2008 tentang Guru,
menyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama
mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan
mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan
formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

buku panduan P2K fkip | 7


Sejalan dengan pernyataan tersebut, agar dapat melaksanakan peran,
tugas, dan fungsinya sebagai guru profesional, guru wajib memiliki kompetensi
yang diharapkan, yakni keutuhan kompetensi akademik kependidikan dan
kinerja profesional yang akan harus mencakup kompetensi pedagogik,
kompetensi profesional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial.
Dengan demikian, untuk menghasilkan guru profesional sebagai upaya
meningkatkan mutu pendidikan dan memenuhi tuntutan peraturan
perundang-undangan (Permendiknas No. 16/2007 tentang Standar
Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru), maka profil lulusan dari lembaga
pendidikan tinggi tenaga pendidik dan kependidikan adalah sebagai pendidik
dan tenaga kependidikan.
Bertolak dari rumusan kompetensi guru sebagaimana arahan UU No.
14/2005, yang mencakup kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan
profesional, arahan KKNI, dan konsep keutuhan kompetensi guru/pendidik
sebagai profesi, dengan mengacu kepada kelaziman universal profesi, maka
pada dasarnya keutuhan kompetensi guru/pendidik mencakup kompetensi
akademik kependidikan dan kompetensi profesional. Kompetensi akademik
kependidikan dibangun melalui pendidikan akademik yang bermuara pada
penganugerahan (Kependidikan) dan kompetensi profesional dibangun melalui
Pendidikan Profesi (Guru). Dalam perspektif keutuhan kompetensi yang
disebutkan dan kompetensi guru berdasarkan arahan UU No. 14/2005,
maka guru sebagai pendidik harus dapat menampilkan kinerja dalam
keunggulan-keunggulan profesional dalam hal-hal Keunggulan Penguasaan
Pedagogik, Keunggulan Kepribadian, Keunggulan Sosial, dan Keunggulan
Penguasaan Bidang Keahlian. Dari keempat keungulan tersebut, kegiatan
profesi keguruan di sekolah dalam program P2K ini, mahasiswa dititik
beratkan pada keunggulan penguasaan pedagogik dan keunggulan
penguasaan bidang keahlian.
a. Keunggulan Penguasaan Pedagogik
Keunggulan pedagogik merupakan kemampuan guru dalam mengelola
pembelajaran untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan
kepada peserta didik sesuai dengan tujuan pembelajaran. Untuk itu
diperlukan penguasaan konten (bidang studi??) yang sesuai dengan
tingkat kebutuhan pedagogiknya (alinea dua KKNI). Kemampuan
pengelolaan pembelajaran seorang guru dicerminkan dengan
memahami landasan kependidikan, memahami perkembangan peserta
8 | buku panduan P2K fkip
didik, mengembangkan kurikulum atau silabus, merancang
pembelajaran, melaksanakan pembelajaran yang mendidik dan dialogis,
memanfaatkan teknologi pembelajaran, melakukan evaluasi hasil belajar,
mendorong peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi
yang dimilikinya, dan memiliki kemampuan belajar sepanjang hayat
(alinea 3 KKNI).
Di samping itu, guru juga kreatif dalam menciptakan alat bantu
pembelajaran, terutama memanfaatkan sumber-sumber lingkungan
termasuk bahan-bahan bekas pakai yang terdapat di lingkungan sekolah
dan lingkungan masyarakatnya (alinea 1 KKNI).
b. Keunggulan Penguasaan Bidang Keahlian
Kompetensi ini merupakan kemampuan guru dalam menguasai ilmu
pengetahuan, teknologi, dan/atau seni dan budaya yang diajarkan
(content knowledge), serta mengimplementasikannya dalam proses
pembelajaran, sesuai dengan alinea 2 pada deskriptor jenjang 6 dan 7
KKNI. Guru sekurang-kurangnya memiliki (a) penguasaan terhadap
materi pelajaran secara luas dan mendalam sesuai dengan standar isi
program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata
pelajaran yang diampu, dan (b) penguasaan terhadap konsep dan
metode disiplin keilmuan, teknologi, atau seni yang relevan, yang
secara konseptual menaungi atau koheren dengan program satuan
pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang
diampu, sehingga mampu memformulasikan penyelesaian masalah
prosedural pada bidangnya.
Oleh karena itu, mahasiswa P2K diharapkan mampu menerapkannya
dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang inovatif. Dalam hal ini,
P2K akan melatih mahasiswa agar memiliki kemampuan memperagakan
kinerja dalam situasi langsung di lapangan, baik dalam kegiatan mengajar
maupun dalam tugas-tugas keguruan lainnya. Secara rinci tujuan P2K adalah: (i)
mengembangkan kompetensi pembelajaran inovatif yang berbasis Penelitian
Tindakan Kelas (PTK); (ii) memberikan pengalaman langsung dan untuk
membudayakan melakukan PTK; (iii) mengembangkan Strategi pembelajaran
inovatif berbasis PTK; (iv) menerapkan dan Mengembangkan Model-
model pembelajaran inovatif berbasis PTK.
Pelaksanaan kegiatan P2K yang berkaitan dengan profesi keguruan
meliputi: observasi lapangan (untuk mendapatkan data profil proses
buku panduan P2K fkip | 9
pembelajaran di kelas serta profil hasil belajar siswa), melakukan kajian teoritik
tentang model/ pendekatan/ strategi/ metode pembelajaran untuk
mendapatkan solusi dari hasil observasi lapangan, menyusun perangkat
pembelajaran, implementasi perangkat pembelajaran melalui pola PTK,
impementasi ini sekaligus sebagai siklus I PTK, implementasi mengajar inovatif
sekaligus sebagai siklus II PTK, pelaksanaan refleksi antara mahasiswa, guru dan
dosen pembimbing terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan
mahasiswa.

B. KEGIATAN KEMASYARAKATAN
Keunggulan sosial merupakan pengejawantahan dari akuntabilitas
profesional seorang lulusan. Pada alinea 4 jenjang 6 dalam KKNI dinyatakan
bahwa lulusan suatu program yang memiliki tanggung jawab pada pekerjaan
sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.
Sebagai anggota masyarakat, guru dapat berkomunikasi melalui lisan,
tulisan, atau isyarat secara santun, menggunakan teknologi komunikasi dan
informasi secara fungsional. Guru juga dapat bergaul secara efektif dengan
peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, pimpinan satuan
pendidikan, orang tua atau wali peserta didik, dan bergaul secara santun
dengan masyarakat sekitar dengan mengindahkan norma dan sistem nilai
yang berlaku, serta menerapkan prinsip persaudaraan sejati dan semangat
kebersamaan.
Komunikasi merupakan unsur penting dalam proses pembelajaran.
Guru harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan dapat memberikan
kejelasan pesan yang disampaikan, sehingga tidak menimbulkan kesalahan
informasi yang diterima. Kemampuan komunikasi guru yang hebat dicirikan
dengan penyampaian pesan yang sistematis dan runtut, menggunakan bahasa
baku, intonasi suara yang tepat, dan penggunaan bahasa tubuh yang sesuai.
Selain itu, dengan belajar bersama-sama masyarakat, akan
banyak hal baru yang ditemui mahasiswa. Masyarakat akan belajar dari
mahasiswa dan sebaliknya mahasiswa akan banyak memperoleh pengetahuan
dari masyarakat. Interaksi seperti inilah yang diharapkan akan muncul dan
menjadikan program ini sebagai program yang menyenangkan dan mempunyai
manfaat yang signifikan bagi mahasiswa, Universitas Muhammadiyah
Makassar, masyarakat dan stakeholders atau mitra. Bagi Universitas
Muhammadiyah Makassar, kegiatan pembelajaran yang unik ini akan
10 | buku panduan P2K fkip
dapat terdokumentasi dengan baik dalam laporan dan akan menjadi bahan
pembelajaran dosen di kelas. Inilah yang menjadi nilai tambah bagi
kehidupan akademik di kampus. Pengabdian masyarakat berbasis riset
mendapatkan bentuknya yang nyata dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata-
Pemantapan profesi Keguruan (P2K). Program ini juga merupakan wujud nyata
peran mitra (sekolah/Pemda) dalam membantu menyelesaikan persoalan-
persoalan guru, sekolah dan masyarakat umum. Kegiatan KKN-P2K menjadi
bentuk nyata kontribusi universitas bagi masyarakat, sekolah dan pemerintah
daerah.

C. KEGATAN KEMUHAMMADIYAHAAN
Muhammadiyah adalah sebuah organisasi islam yang besar di Indonsia.
Gerakan Muhammadiyah berciri semangat membangun tata sosial dan
pendidikan masyarakat yang lebih maju dan terdidik. Menampilkan ajaran islam
bukan sekedar agama yang bersifat pribadi dan statis, tetapi dinamis dan
berkedudukan sebagai sistem kehidupan manusia dalam segala aspeknya.
Sekaitan itu, profil profesi guru dimasa depan persis sama dengan
semangat Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan dan sosial. Salah satu
profil profesi guru dimasa depan adalah guru harus memiliki sifat religius, taat
beragama dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya dengan sungguh-
sungguh dalam bersikap dan berperilaku sehari-hari, sehingga dapat menjadi
teladan dan panutan bagi peserta didik dan masyarakat di lingkungannya
(deskripsi umum dalam KKNI). Guru yang unggul dalam kompetensi
kepribadian dapat menunjukkan sosok utuh guru yang mencerminkan ciri-
ciri dan sifat-sifat berakhlak mulia, arif dan bijaksana, demokratis, mantap,
berwibawa, stabil, dewasa, jujur, sportif, secara obyektif mengevaluasi kinerja
sendiri, dan mengembangkan diri secara mandiri dan berkelanjutan.
Guru harus memiliki penampilan yang mantap, meyakinkan dalam
setiap langkah, sikap, dan tutur kata sehingga memberi kesan baik dan
mendalam bagi peserta didik. Selain itu, guru memiliki sifat kepemimpinan
yang tegas, disiplin, taat aturan, dan teguh dalam pendiriannya yang digunakan
sebagai bekal untuk membina, mengarahkan, membimbing, dan menuntun
peserta didik menjadi manusia yang cerdas, bermanfaat, dan bertanggung
jawab.

buku panduan P2K fkip | 11


Guru memiliki karakter yang kuat sebagai hasil dari olah hati, olah
pikir, olahraga, dan olah rasa/karsa. Karakter yang kuat tercermin pada nilai
utama karakter: jujur, cerdas, tangguh, dan peduli.
a. Jujur adalah lurus hati, tulus, ikhlas, menyatakan apa adanya,
terbuka, konsisten antara yang dikatakan dan yang dilakukan, berani
berkata benar, dapat dipercaya, tidak curang.
b. Cerdas adalah berfikir secara cermat dan tepat, bertindak
dengan penuh perhitungan, rasa ingin tahu yang tinggi, berkomunikasi efektif
dan empatik, bergaul secara santun, menjunjung kebenaran dan kebajikan,
mencintai Tuhan dan lingkungan.
c. Tangguh adalah pantang menyerah, andal, kuat
berpendirian, disiplin, tabah, memiliki sikap ketahanmalangan yang tinggi.
d. Peduli adalah memperlakukan orang lain dengan sopan,
bertindak santun, toleran terhadap perbedaan, tidak suka menyakiti orang lain,
mau mendengar orang lain, mau berbagi, tidak merendahkan orang lain, tidak
mengambil keuntungan dari orang lain, mampu bekerja sama, mau terlibat
dalam kegiatan masyarakat, menyayangi manusia dan makhluk lain, setia, cinta
damai dalam menghadapi persoalan.
Dalam pelaksanaannya, program P2K melakukan pola KISS (Koordinasi
Integrasi dan Sinkronisasi). Artinya mahasiswa dalam melakukan kegiatan
kemuhammadiyahaan disekitar poskonya, mahasiswa senantiasa melakukan
koordinasi dengan pimpinan daerah, cabang, dan atau ranting Muhammadiyah
dengan mensinkronkan program-program yang ada di lembaga tersebut. Selain
itu, dalam rangka mengimplementasikan MoU Majelis Dikti dan LPCR PP
Muhammadiyah No. 90/KEP/I/14/D/2012, maka kegiatan
kemuhammadiyahaan dalam rangka P2K diberikan tugas tambahan kepada
mahasiswa melakukan pemetaan cabang dan ranting berupa riset terhadap:
(i) kondisi struktur organisasi, (ii) potensi yang dimiliki cabang dan ranting,
(iii) problem sosial yang dihadapi Cabang dan Ranting.

12 | buku panduan P2K fkip


BAB III
MEKANISM PELAKSANAAN
PROGRAM PEMANTAPAN PROFESI KEGURUAN

A. PERSYARATAN
Mahasiswa dapat mengikuti P2K apabila memenuhi persyaratan
akademik maupun persayaratan administratif, yaitu :
1. Dapat membaca Al-Qur’an dengan baik.
2. Menempuh minimal 110 SKS dengan IPK minimal
2,75.
3. Telah lulus matakuliah:Metodologi penelitian/ Penelitian Tindakan
Kelas (PTK), PPL I (microteaching), dan Magang (I, II & III).
4. Memenuhi persyaratan khusus yang ditentukan oleh
Prodi/jurusan.
5. Mendaftar Online melalui:
https://p2k.fkip.unismuh.ac.id/login.php.
Panduan Pendaftaran :
https://www.youtube.com/watch?v=yFuq1YGxORE&feature=youtu.
be
6. Mendaftar ke FKIP.

B. PERENCANAAN
Mengidentifikasi Mahasiswa
a. Mahasiswa yang boleh mengikuti P2K
diidentifikasi melalui Ketua Program Studi
berdasarkan syarat akademik dan syarat administratif
yang telah ditetapkan
b. Mengelompokkan mahasiswa menurut sekolah dan jumlah
mahasiswa yang akan mengikuti P2K.
c. Mahasiswa dikelompokkan dengan anggota maksimal 24 orang
setiap sekolah.
d. Pengelompokan dilakukan oleh Program Studi
FKIP dan disetujui oleh pimpinan Fakultas

buku panduan P2K fkip | 13


Penentuan Dosen Pembimbing, Guru Pembimbing, dan
Sekolah
Penentuan Dosen Pembimbing
a. Dosen pembimbing P2K memiliki kualifikasi akademik minimal Strata
Dua (S-2), Pangkat Akademik (minimal Asisten Ahli) dan memiliki
kompetensi Penelitian Tindakan Kelas.
b. Penentuan Dosen Pembimbing di-SK-kan oleh pimpinan fakultas.
c. Setiap kelompok dibimbing oleh satu orang Dosen
Pembimbing
Penentuan Guru Pembimbing
a. Guru pembimbing P2K memiliki kualifikasi akademik minimal Strata
Satu (S-1) Kependidikan/Akta IV dan memahami substansi Penelitian
Tindakan Kelas.
b. Setiap kelompok dibimbing oleh satu orang guru
Pembimbing
c. Kepala sekolah menunjuk guru yang memenuhi kriteria (Poin a dan b)
yang telah ditentukan untuk diangkat menjadi guru pembimbing atas
permintaan FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar
d. Fakultas menerbitkan SK pengangkatan guru
Pembimbing yang diajukan oleh Kepala sekolah. Penentuan Sekolah
a. Menentukan jumlah sekolah berdasarkan jumlah mahasiswa yang
memenuhi syarat untuk melaksanakan P2K.
b. Meminta persetujuan Kepala Dinas Kabupaten/Kota atau
Ka.UPTD/Cabang Dinas atau Kepala Sekolah yang bersangkutan
untuk menerima mahasiswa melakukan P2K di sekolah yang ditunjuk
Pembiayaan
Pembiayaan program P2K bersumber dari mahasiswa berdasarkan SK Rektor
dengan rincian 25% disetor ke Universitas dan sisanya merupakan biaya
operasional penyelenggaraan program.
Jadwal
Jadwal kegiatan P2K meliputi pengaturan waktu pelaksanaan tugas dan
kegiatan mahasiswa serta guru pembimbing dan dosen pembimbing dalam
setiap tahapan kegiatan P2K. Jadwal kegiatan P2K diatur oleh Panitia
Pelaksana yang di-SK-kan oleh Pimpinan Fakultas.

14 | buku panduan P2K fkip


Pembekalan
Pembekalan P2K dilaksanakan sebelum mahasiswa ke sekolah. Sasaran
pembekalan adalah dosen pembimbing, guru pembimbing, dan mahasiswa.
Metode pembekalan dalam bentuk ceramah dan workshop dengan materi
pembekalan sebagai berikut.
a. Ceramah meliputi materi Al-Islam Kemuhammadiyahaan, Aisyiah,
Prinsip dasar P2K, serta Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
b. Workshop Subject Specific Pedagogy (SSP) meliputi pengembangan
perangkat pembelajaran inovatif meliputi Silabus dan RPP.

C. PELAKSANAAN
a. Pelaksanaan pengelolaan kegiatan P2K meliputi: (i) berkaitan dengan
profesi keguruan: observasi lapangan, implementasi keterampilan
mengajar inovatif, PTK terbimbing dan PTK mandiri, implementasi
mengajar inovatif sekaligus sebagai siklus I PTK, implementasi
mengajar inovatif sekaligus sebagai siklus II PTK, pelaksanaan refleksi
antara mahasiswa, guru dan dosen pembimbing terhadap kegiatan
pembelajaran yang dilakukan mahasiswa; (ii) berkaitan dengan
kegiatan kemasyarakatan meliputi masyarakat umum dan atau
pemerintah setempat, (iii) kegiatan kemuhammadiyahaan.
b. Khusus kegiatan kemasyarakatan kemuhammadiyahaan pada point a
diintergrasikan dengan mata kuliah Al-Islam Kemuhammadiyahaan 8
(AIK 8). Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatannya, mahasiswa
berkoordinasi dengan pimpinan cabang dan atau ranting
muhammadiyah yang berada disekitar posko.
c. Monitoring dilakukan oleh Unit Penjaminan Mutu
Fakultas, Pimpinan Fakultas dan Pimpinan Universitas untuk
memantau pelaksanaan kegiatan di lapangan baik yang berkaitan
dengan profesi keguruan, kegiatan kemasyarakatan, kegiatan
kemuhammadiyahaan.
d. Secara periodik pimpinan fakultas melakukan rapat dengan dosen
pembimbing dalam rangka evaluasi program pelaksanaan kegiatan di
lapangan.
e. Hasil pemantauan digunakan untuk mengadakan evaluasi,
selanjutnya hasil evaluasi digunakan untuk melakukan pembinaan.
buku panduan P2K fkip | 15
Bentuk kegiatan pembinaan seperti melakukan diskusi untuk
memberikan masukan terhadap perencanaan P2K selanjutnya.

D. WAKTU

1. P2K dilaksanakan pada semester genap.


2. P2K dilaksanakan dalam blok waktu 8 minggu efektif.

E. TEMPAT (POSKO)
Tempat pelaksanaan P2K FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar
difokuskan di Sekolah/Lab School, baik negeri maupun swasta yang merupakan
sekolah mitra dan sekolah yang mendapat persetujuan dari Kepala Dinas
Kabupaten/Kota atau Kepala Sekolah yang bersangkutan. Oleh karena, P2K
difokuskan di sekolah, maka posko mahasiswa di tempatkan di sekitar sekolah.

16 | buku panduan P2K fkip


BAB IV
DESKRIPSI TUGAS

A. TUGAS MAHASISWA: (Daring/luring)

Tugas dan Tanggung Jawab Mahasiswa Pada Tahap Persiapan


a. Setiap mahasiswa wajib mengikuti pembekalan
b. Selama pembekalan mahasiswa wajib mengenakan pakaian sesuai
dengan tata tertib.
c. Mahasiswa menyusun pengurus kelompok sesuai lokasi sekolah (ketua,
bendahara, dan sekretaris).
d. Mahasiswa wajib mengikuti upacara pelepasan P2K oleh Pimpinan
Universitas atau pimpinan fakultas.
Tugas dan Tanggung Jawab Mahasiswa Pada Tahap
Pelaksanaan
a. Mahasiswa wajib mematuhi segala peraturan yang berlaku
b. Mahasiswa melaksanakan pembimbingan oleh guru pembimbing
maupun kepala sekolah/wakil kepala sekolah.
c. Mahasiswa menyiapkan format atau jurnal P2K yang telah
ditentukan.
d. Mahasiswa wajib meminta tugas pembelajaran/ konsultasi kepada guru
pembimbing tentang materi ajar yang akan ditampilkan.
e. Pada saat P2K mahasiswa harus berpenampilan sesuai dengan tata
tertib.
f. Mahasiswa menyusun persiapan mengajar (Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran, alat peraga/media, pengembangan bahan ajar, penilaian
dan LKS/modul).
g. Mahasiswa melaksanakan proses belajar mengajar berdasarkan
perangkat pembelajaran yang dibuat sebelumnya. Pembimbingan
dilaksanakan oleh guru pembimbing di sekolah.
h. Mahasiswa wajib konsultasi kepada guru pembimbing dan
dosen pembimbing dalam penyusunan Rencana Pembelajaran,
pemilihan media, dan perangkat pembelajaran untuk setiap topik yang
dibuktikan dengan tanda tangan dosen pembimbing dan guru
pembimbing.

buku panduan P2K fkip | 17


i. Mahasiswa wajib melaksanakan proses belajar mengajar di kelas
sekurang-kurangnya 8 kali selama P2K dengan rincian 4 kali
pertemuan bagian pertama sebagai siklus I dan 4 kali pertemuan bagian
kedua sebagai siklus II, dan diusahakan tampil sebanyak-banyaknya
dengan menyesuaikan kondisi mata pelajaran dan jam pelajaran di
sekolah serta jumlah mahasiswa setiap mata pelajaran.
j. Sebelum mahasiswa tampil mengajar di kelas wajib menyerahkan
persiapan mengajar kepada guru pembimbing dan memberikan buku
kritik kepada teman yang menjadi observer untuk perbaikan
penampilan berikutnya.
k. Mahasiswa wajib menandatangani daftar hadir di sekolah.
l. Melaksanakan diskusi dan kerjasama dalam segala hal kegiatan yang
mendukung pencapaian keberhasilan P2K.
m. Menyusun Laporan individu sesuai dengan format PTK;
n. Mahasiswa menyusun dan menyelesaikan tugas laporan individu pada
minggu akhir kegiatan P2K dengan berkonsultasi kepada guru
pembimbing dan dosen pembimbing.

B. TUGAS DOSEN PEMBIMBING: (Daring/Luring)


a. Bersama dengan guru pembimbing dan kepala sekolah membimbing
mahasiswa membuat perencanaan tentang pelaksanaan P2K;
b. memberikan bimbingan dan konsultasi kepada mahasiswa secara
periodik terutama mengenai pembelajaran inovatif yang berbasis
Penelitian tindakan Kelas (PTK);
c. memantau dan mengobservasi jalannya pelaksanaan PTK oleh
mahasiswa di sekolah;
d. koordinasi dengan kepala sekolah dan guru pembimbing untuk
mengatasi permasalahan yang terkait dengan pelaksanaan P2K secara
periodik;
e. melakukan koordinasi dengan Pimpinan Fakultas terkait tugasnya.
f. melakukan cek akhir tentang penyelenggaraan P2K;
g. menilai laporan P2K;

C. TUGAS GURU PEMBIMBING

18 | buku panduan P2K fkip


a. membantu mahasiswa untuk memperoleh informasi dalam berbagai
bidang di sekolah terutama pada tahap orientasi;
b. menyusun jadwal mengajar bersama mahasiswa;
c. memberikan bimbingan selama mahasiswa melaksanakan P2K;
d. menilai kemajuan mahasiswa program P2K;
e. membuat rekapitulasi nilai P2K;
f. membimbing dan menanda tangani laporan individu;
g. membimbing dan memeriksa perangkat pembelajaran inovatif yang
dibuat mahasiswa;
h. Koordinasi dengan dosen pembimbing dan kepala sekolah;

buku panduan P2K fkip | 19


20 | buku panduan P2K fkip
BAB V
PENILAIAN

Prosedur penilaian terhadap mahasiswa peserta P2K dilakukan oleh


dosen dan guru pembimbing. Khusus kegiatan yang berkaitan dengan profesi
keguruan di sekolah, guru dan dosen pembimbing melakukan penilaian
terhadap laporan mahasiswa, sedangkan laporan kegiatan kemasyarakatan
hanya dinilai oleh dosen pembimbing. Laporan mahasiswa dapat dinilai, jika
kehadiran mengajar di kelas minimal 80%. Sedangkan laporan kegiatan
kemuhammadiyahaan akan dijadikan sebagai syarat untuk mengambil
matakuliah AIK 8. Instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai kegiatan
profesi keguruan di sekolah mengacu pada rubrik penilaian. Penyerahan nilai
P2K Selambat-lambatnya dua minggu setelah kegiatan selesai. Berikut tentang
komponen- komponen yang dinilai dalam laporan yang berkaitan dengan
kegiatan profesi Keguruan di sekolah dipaparkan dalam bentuk jurnal refleksi
sebagai berikut.
a. Nama Model: tindakan yang digunakan calon guru dalam proses
pembelajaran untuk memecahkan masalah.
b. Langkah-langkah model: tahap – tahap pembelajaran berdasarkan
tindakan yang digunakan oleh calon guru dalam proses pembelajaran.
c. Analisis Hasil Pembelajaran setiap langkah-langkah model: setiap
pertemuan dalam proses pembelajaran dilaksanakan, dianalisis dan
dievaluasi sebagai bahan refleksi untuk perbaikan pada pertemuan
selanjutnya.
d. Kesimpulan dan Rekomendasi
e. Daftar Pustaka

Sedangkan komponen-komponen yang dinilai dalam laporan yang


berkaitan dengan kegiatan kemasyarakatan adalah:
a. Latar belakang
Jelas potensi unggulan atau masalah di masyarakat sehingga
perlu dilakukan pengatasan masalah. Identifikasikan dan rumuskan
potensi/masalah utama terkait dengan keadaan yang ingin diperbaiki
melalui Program KKN-P2K. Jelaskan usulan penyelesaian
permasalahan, dan bagaimana cara pemberdayaan masyarakat agar
kegiatan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
b. Tujuan

buku panduan P2K fkip | 21


Jelas tujuan yang akan dicapai.
c. Mekanisme dan desain kegiatan
Metode pelaksanaan kegiatan menjelaskan solusi yang ditawarkan
untuk mengatasi permasalahan yang memuat tahapan berikut ini:
persiapan, mekanisme pelaksanaan, serta langkah-langkah operasional
yang diperlukan untuk mengatasi permasalahan.
Untuk laporan yang berkaitan dengan kegiatan kemuhammadiyahaan
dijadikan sebagai syarat untuk mengikuti matakuliah AIK 8 dengan mengikuti
komponen- komponen sebagai berikut.
a. Pendahuluan
Mendeskripsikan sejarah terbentuknya cabang dan atau ranting.
b. Program Kerja Cabang dan atau Ranting
Mendeskribsikan Program Kerja Cabang dan atau
Ranting dua tahun terakhir.
c. Realisasi Program Kerja Cabang dan atau Ranting Mendeskribsikan
realisasi program Kerja Cabang dan atau Ranting dua tahun terakhir.
d. Hambatan dan Tantangan
Mendeskrisikan hambatan dan tantangan yang dihadapi cabang dan
atau ranting dalam melaksanakan program kerja.
e. Deskripsi Kegiatan kemuhammadiyahaan yang
dilaksanakan oleh mahasiswa P2K
f. Penutup
Penentuan nilai akhir P2K dinyatakan dengan persamaan:
NA (P2K) = 0,75 x N XKPG + 0,25 x N XKK
Keterangan:
NA (P2K) = Nilai Akhir P2K
N XKPG = Nilai rata-rata Kegiatan Profesi Guru
N XKK = Nilai rata-rata Kegiatan Kemasyarakatan

Konversi nilai dalam bentuk angka menjadi nilai dalam bentuk huruf
dinyatakan sebagai berikut.
3,50-4,00 = A
3,00-3,49 = B
2,50-2,99 = C
2,00-2,49 = D

22 | buku panduan P2K fkip


BAB VI
PENUTUP

Buku panduan ini dijadikan acuan dalam pelaksanaan Program Pemantapan


Profesi Keguruan (P2K) agar sistematik, terukur dan dapat
dipertanggungjawabkan secara akademik dalam rangka peningkatan kualitas
calon guru.

buku panduan P2K fkip | 23


Rujukan

Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 232/U/2000 tentang


Pengembangan kurikulum evaluasi prestasi belajar mahasiswa.
Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 045/U/2002. tentang
Kurikulum Inti Pendidikan tinggi. Jakarta: Departemen Pendidikan
Nasional.
Peraturan Presiden RI Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi
Nasional Indonesia (KKNI).
Kemendikbud. (2013). Pedoman Pengembangan Kurikulum LPTK. Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Kemdikbud. (2013). Panduan Pelaksanaan Hibah Kuliah Kerja Nyata-
Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Direktorat
Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Pusat Data Muhammadiyah. (2013). Sejarah Muhammadiyah. Available:
http//www.muhammadiyah.or.id diakses tahun 2013.

24 | buku panduan P2K fkip


LAMPIRAN
ALUR PENDAFTARAN P2K

buku panduan P2K fkip | 25


ALUR PENDAFTARAN P2K

26 | buku panduan P2K fkip


LAMPIRAN
FORMAT KEGIATAN PROFESI KEGURUAN

buku panduan P2K fkip | 27


LAPORAN
PEMANTAPAN PROFESI KEGURUAN (P2K)
KEGIATAN PROFESI KEGURUAN

NAMA SEKOLAH TEMPAT P2K

Oleh
NAMA
NIM

PROGRAM STUDI …….


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMDIYAH MAKASSAR
Bulan, 2016

* warna sampul biru muda

28 | buku panduan P2K fkip


LEMBAR PENGESAHAN
KEGIATAN PROFESI KEGURUAN

Laporan Program Pemantapan Profesi Keguruan (P2K) berkaitan dengan


Kegiatan Profesi Keguruan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah
Makassar di ........................ Tahun ajaran .......................dinyatakan diterima dan
disahkan
Yang melaksanakan kegiatan ini adalah:

Nama : ..........................................
NIM : ..........................................
Jurusan : ..........................................
Program Studi : ..........................................
Fakultas : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
Universitas Muhammadiyah Makassar

Makassar, ................... 2016

Disahkan oleh,

Dosen Pembimbing Guru Tutor

………………….. ……………….
NIDN/NBM* NIP/NUPTK*

Mengetahui,
Kepala Sekolah ………………

………………………
NIP/NUPTK*

*coret yang tidak perlu

buku panduan P2K fkip | 29


LEMBAR PENILAIAN AKHIR
PEMANTAPAN PROFESI KEGURUAN (P2K)

Berdasarkan pengamatan dan Laporan Program Pemantapan Profesi Keguruan (P2K)


dan Kegiatan Kemasyarakatan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar.
Nama : ...............................
NIM : ...............................
Program Studi : ...............................
Fakultas : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Maka guru tutor dan dosen pembimbing memberikan nilai akhir berdasarkan Rubrik
Penilaian Laporan Kegiatan Profesi Keguruan dan Kegiatan Kemasyarakatan, sebagai
berikut.
Nilai Akhir
Laporan Penilai Rata2 Angka Huruf
Skor (Guru + (0.75xP2K) +
Dosen)/2 (0.25xKK)
Guru
P2K
Dosen
Keg.
Kemasya- Dosen
rakatan
A = 3.50 – 4.00, B = 3.00 – 3.49, C = 2.50 – 2.99, D = 2.00 – 2.49

Makassar, ................... 2016

Disahkan oleh,

Dosen Pembimbing Guru Tutor

………………… ……………
NIDN/NBM* NIP/NUPTK

*coret yang tidak perlu

30 | buku panduan P2K fkip


FORMAT
LAPORAN KEGIATAN PROFESI KEGURUAN
(Jurnal Refleksi)

Lembar Pengesahan
Lembar Penilaian
Bagian I Nama Model
Bagian II Langkah-langkah Model
Tahap-tahap/sintaks model pembelajaran yang digunakan disertai link
yotube dari proses pembelajaran yang dilakukan
Bagian III Hasil Observasi
A. Hasil Pelaksanaan pembelajaran
B. Permasalahan yang dihadapi
C. Pemecahan Masalahnya
Bagian IV Analisis hasil pembelajaran dikaitkan dengan teori
Pembahasan: Relevansi antara konsep/teori yang dikaji sesuai dengan
permasalahan
Bagian V Kesimpulan dan Rekomendasi
D. Simpulan
E. Rekomendasi
Daftar Pustaka

buku panduan P2K fkip | 31


RUBRIK PENILAIAN LAPORAN KEGIATAN
PEMANTAPAN PROFESI KEGURUAN (P2K)
OLEH DOSEN PEMBIMBING

Nama : ...............................
NIM : ...............................
Sekolah : ...............................
Program Studi : ...............................
Fakultas : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Skala Penilaian
Komponen Kriteria
1 2 3 4
Nama Model Sesuai dan cocok untuk memecahkan masalah
1. Tahap-tahap/sintaks model pembelajaran
Langkah-
yang digunakan sudah tepat
langkah Model
2. Analisis Pelaksanaan pembelajaran
1. Hasil pelaksanaan pembelajaran
Hasil Observasi 2. Permasalahan yang dihadapi
3. Pemecahan masalah
Analisis hasil 1. Pembahasan lengkap
pembelajaran
dikaitkan 2. Relevansi antara konsep/teori yang dikaji
dengan teori sesuai dengan permasalahan
A. Kesimpulan
Menyajikan simpulan hasil pelaksanaan
(potret kemajuan) sesuai dengan tujuan
Simpulan dan
B. Rekomendasi
Rekomendasi
Rekomendasi sebagai tindak lanjut dituliskan
berdasarkan temuan dan pembahasan hasil
pelaksanaan pembelajaran
Daftar Pustaka relevan dan penulisannya sesuai
Daftar Pustaka
ketentuan
Jumlah Skor 1 , 2, 3, dan 4
Keterangan:
Nilai: 1 = Kurang sekali, 2 = Kurang, 3 = Baik, 4 = Baik sekali

∑ 𝑠𝑘𝑜𝑟 (1+2+3+4) ……….


Skor Akhir oleh Dosen = = =⋯
11 11
Makassar, ............... 2021
Dosen Pembimbing
……………….
NIDN/NBM*
*coret yang tidak perlu

32 | buku panduan P2K fkip


LAMPIRAN
FORMAT KEGIATAN KEMASYARAKATAN

buku panduan P2K fkip | 33


LAPORAN
PEMANTAPAN PROFESI KEGURUAN (P2K)
KEGIATAN KEMASYARAKATAN

Oleh Koordinator P2K


NAMA
NIM

PROGRAM STUDI …….


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMDIYAH MAKASSAR
Bulan, 2016

*sampul warna biru muda

34 | buku panduan P2K fkip


*
FORMAT
LAPORAN KEGIATAN KEMASYARAKATAN
(dibuat perkelompok)

Lembar Pengesahan
A. Lokasi Pengabdian
Desa/Kelurahan : ……………………………
Kecamatan : …………………………
Kabupaten/Kota : ……………………………
B. Jenis Kegiatan
Kegiatan-1 ...........................................................
Kegiatan-2 …………………………………………
Kegiatan-n ………………………………………….
C. Instansi/Organisasi terkait : ……………………………..
D. Latar Belakang Kegiatan
Kegiatan-1. ...........................................................
Kegiatan-2 …………………………………………
Kegiatan-n ………………………………………….
E. Tujuan Kegiatan
Kegiatan-1. ...........................................................
Kegiatan-2 …………………………………………
Kegiatan-n ………………………………………….
F. Mekanisme dan Disain Kegiatan
Kegiatan-1............................................................
Kegiatan-2 …………………………………………
Kegiatan-n ………………………………………….

buku panduan P2K fkip | 35


RUBRIK PENILAIAN
LAPORAN KEGIATAN KEMASYARAKATAN
OLEH DOSEN PEMBIMBING

Nama sekolah : ........................................


Nama Mahasiswa : 1. ........................................
2. ........................................
3. dan seterusnya
Kecamatan : ........................................
Kabupaten : ........................................

Skala Penilaian
Komponen Kriteria
1 2 3 4
Latar 1. Jelas potensi unggulan atau masalah di
Belakang masyarakat sehingga perlu dilakukan
pengatasan masalah.
2. Identifikasikan dan rumuskan potensi/masalah
utama terkait dengan keadaan yang ingin
diperbaiki melalui Program P2K.
3. Jelaskan usulan penyelesaian permasalahan,
dan bagaimana cara pemberdayaan
masyarakat agar kegiatan dapat berlangsung
secara berkelanjutan
Tujuan Jelas tujuan yang akan dicapai.
Mekanisme Metode pelaksanaan kegiatan menjelaskan solusi
dan desain yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan
kegiatan yang memuat tahapan berikut ini:
1. Persiapan, mekanisme pelaksanaan
2. Langkah-langkah operasional yang diperlukan
untuk mengatasi permasalahan
3. Hasil pelaksanaan Kegiatan Kemasyarakatan
Jumlah Skor 1 , 2, 3, dan 4
Keterangan:
Nilai: 1 = Kurang sekali, 2 = Kurang, 3 = Baik, 4 = Baik sekali
∑ 𝑠𝑘𝑜𝑟 (1+2+3+4) ……….
Skor Akhir oleh Dosen = 7
= 7 =⋯

Makassar, ............... 2016


Dosen Pembimbing

………………………….
NIDN/NBM*

*coret yang tidak perlu

36 | buku panduan P2K fkip


LEMBAR PENGESAHAN
KEGIATAN KEMASYARAKATAN (KK)

Laporan Kegiatan Kemasyarakatan Persyarikatan Muhammadiyah Program Pemantapan Profesi


Keguruan (P2K) berkaitan dengan Kegiatan Kemasyarakatan oleh mahasiswa Universitas
Muhammadiyah Makassar di Kelurahan/Desa .............................. Kecamatan
…………………………… Kabupaten ………………….. Tahun ....................... dinyatakan
diterima dan disahkan
Yang melaksanakan kegiatan ini adalah:
Nama : ........................ NIM : : ......................... Prodi : : ............................
Nama : ........................ NIM : : ......................... Prodi : : ............................
Nama : ........................ NIM : : ......................... Prodi : : ............................
dan seterusnya

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar


………….., ................... 2016

Disahkan oleh,

Lurah/Desa/RT/RW Dosen Pembimbing

…………………………. ………………………
NIDN/NBM*

*coret yang tidak perlu

buku panduan P2K fkip | 37


LAMPIRAN
FORMAT KEGIATAN KEMUHAMMADIYAHAAN

38 | buku panduan P2K fkip


INSTRUMEN MAPPING PCM & PRM
KUESIONER PIMPINAN CABANG

CABANG : DAERAH : WILAYAH


:

No. DESCRIPTION SCORE


1. Cabang terletak di kawasan:
a. Perkotaan
b. Pedesaan
c. Pedalaman
2. Tahun berapakah terakhir kali
pimpinan cabang mengadakan musyarah
cabang?
a. Setelah Muktamar 2010
b. Setelah Muktamar 2005
c. Sebelum Muktamar 2005
3. Nama, alamat serta nomor tlp.
Ketua Cabang?
a. Nama :
b. Alamat :
c. Tlp./HP :
4. Nama, alamat serta nomor tlp. Sekretaris
Cabang?
d. Nama :
e. Alamat :
f. Tlp./HP :

buku panduan P2K fkip | 39


No. DESCRIPTION SCORE
Alamat lengkap kantor Pimpinan
5.
Cabang
6. Status Kantor Cabang?
a. Hak Milik Cabang
b. Numpang Amal Usaha
c. Numpang Rumah Pengurus
7. Apakah cabang memiliki pengajian
khusus Pimpinan?
a. Ya b. Tidak
8. Apakah Cabang memiliki pengajian
untuk umum?
a. Ya b. Tidak
9. Apakah Pimpinan Cabang Bapak mempunyai korps
muballigh/muballighat?
a. Ya b. Tidak
10. Jika ya, berapa jumlah muballigh/
muballighat yang tergabung dalam korps muballigh PCM
.......................
orang
11. Apakah cabang mempunyai kursus
muballigh/muballighat?
a. Ya b. Tidak
12. Apakah cabang mempunyai cabang
atau mushallah sebagai pusat
kegiatan jama’ah?
a. Masjid b. Musahllah
c. Tidak punya
13. Amal usaha yang ada di cabang?
a. PAUD : ada/tidak ada
b. TK/Kelompok bermain :
ada/tidak ada
c. SD/MIM : ada/tidak ada
d. SLTP/MTsM : ada/tidak ada
e. SLTA/MAM : ada/tidak ada
f. Taman Pendidikan Al-Qur’an :
ada/tidak ada
g. Pondok Pesantren : ada/tidak ada
h. Rumah Sakit/Balai Pengobatan : buku panduan P2K fkip | 55
ada/tidak ada
i. Panti Asuhan Yatim Piatu :
ada/tidak ada
No. DESCRIPTION SCORE
h. Rumah Sakit/Balai Pengobatan :
ada/tidak ada
i. Panti Asuhan Yatim Piatu :
ada/tidak ada
j. Lain sebutkan : ...........................
14. Problem lingkungan yang dihadapi
Cabang?
a. Pengangguran
b. Pendidikan rendah
c. Kriminal dan/atau konflik d.
Kristenisasi
e. Gesekan dengan organisasi lain (sebutkan
ormas mana?) (...........................................)

15. Apakah Cabang berlangganan Suara


Muhammadiyah?
a. Ya b. Tidak

Tertanda Mengetahui, Surveyor


Pengurus PCM Setempat

(Nama Terang & Tanda Tangan) (Nama, Tanda Tangan & Stempel)

Catatan Penting:
1. Kolom Score diisi oleh Tim Riset LPCR PP Muhammadiyah
cq. Tim Unismuh
2. Harap responden yang diwawancarai adalah Ketua atau Sekretaris
Pimpinan Cabang.

56 | buku panduan P2K fkip


KUESIONER PIMPINAN RANTING

RANTING :
CABANG :
DAERAH :
WILAYAH :

No. DESCRIPTION SCORE


1. Ranting terletak di kawasan:
a. Perkotaan
b. Pedesaan
c. Pedalaman
2. Tahun berapakah terakhir kali pimpinan ranting
mengadakan musyarah ranting?
a. Setelah Muktamar 2010
b. B. Setelah Muktamar 2005
c. Sebelum Muktamar 2005
3. Nama, alamat serta nomor tlp. Ketua
Ranting?
a. Nama :
b. Alamat :
c. Tlp./HP :
4. Nama, alamat serta nomor tlp. Sekretaris
Ranting?
a. Nama :
b. Alamat :
c. Tlp./HP :
5. Alamat lengkap sekretariat Pimpinan
Ranting
6. Status Kantor Ranting?
a. Hak Milik rantingCabang
b. Numpang Amal Usaha
c. Numpang Rumah Pengurus
7. Berapa kali pengajian anggota ranting dilakukan
dalam sebulan?
a. Lebih dari dua kali
b. Satu kali
c. Tidak ada

buku panduan P2K fkip | 57


No. DESCRIPTION SCORE
8. Berapa kali pengajian umum itu
dilakukan dalam sebulan?
a. Lebih dari dua
b. Satu kali
c. Tidak ada
9. Apakah ranting mempunyai masjid atau mushallah
sebagai pusat kegiatan jama’ah?
a. Masjid b. Musahllah
c. Tidak punya

10. Amal usaha yang ada di ranting?


a. PAUD : a). Ada b). Tidak ada
b. TK/Kelompok bermain: a). Ada
b). Tidak ada
c. SD/MIM : a). Ada b). Tidak ada
d. SLTP/MTsM : a). Ada b). Tidak ada
e. SLTA/MAM : a). Ada b). Tidak ada
f. Taman Pendidikan Al-Qur’an
: a). Ada b). Tidak ada
g. Pondok Pesantren: a). Ada b). Tidak ada
h. Rumah Sakit/Balai Pengobatan
: a). Ada b). Tidak ada
i. Panti Asuhan Yatim Piatu
: a). Ada b). Tidak ada
j. Lain sebutkan: .....................................
11 Problem lingkungan yang dihadapi
ranting?
a. Pengangguran
b. Pendidikan rendah
c. Kriminal dan/atau konflik d.
Kristenisasi
e. Gesekan dengan organisasi lain (sebutkan ormas
mana?) (....................................................)

58 | buku panduan P2K fkip


No. DESCRIPTION SCORE
12 Apakah ranting berlangganan Suara
Muhammadiyah?
b. Ya b. Tidak
13. Berapa jumlah warga di ranting
a. < 100 b. 101-500
c. 501-1.000 d. > 1.001

Tertanda Mengetahui,
Surveyor Pengurus PRM Setempat

(Nama Terang & Tanda Tangan (Nama, Tanda Tangan & Stempel)

Catatan Penting:
1. Kolom Score diisi oleh Tim Riset LPCR PP Muhammadiyah cq. Tim
Unismuh
2. Harap responden yang diwawancarai adalah Ketua atau
Sekretaris Pimpinan Ranting.

buku panduan P2K fkip | 59


LAPORAN
PEMANTAPAN PROFESI KEGURUAN (P2K)
KEGIATAN KEMUHAMMADIYAHAAN

Oleh
NAMA
NIM

PROGRAM STUDI …….


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMDIYAH MAKASSAR
Bulan, 2016

Warna sampul biru muda

60 | buku panduan P2K fkip


FORMAT
LAPORAN KEGIATAN KEMUHAMMADIYAHAAN
(dibuat perindividu)

Lembar Pengesahan

A. Lokasi Pimpinan Cabang dan atau Ranting


Desa/Kelurahan : ……………………………
Kecamatan : …………………………
Kabupaten/Kota : ……………………………
B. Pendahuluan
Deskripsi sejarah terbentuknya cabang dan atau ranting
C. Program Kerja Cabang dan atau Ranting Mendeskripsikan program
kerja cabang dan atau ranting
D. Realisasi Program Kerja Cabang dan atau Ranting Mendeskripsikan
realisasi program kerja cabang dan atau ranting selama dua tahun
terakhir
E. Hambatan dan tantangan
Mendeskrisikan hambatan dan tantangan yang dihadapi cabang dan atau
ranting dalam melaksanakan program kerja.
F. Deskripsi Kegiatan kemuhammadiyahaan yang dilaksanakan oleh
mahasiswa P2K.
G. Penutup
H. Lampiran
(dokumentasi berupa foto, konsep khutbah, ringkasan pengajian,
dll)

buku panduan P2K fkip | 61


FORMAT
LEMBAR PENGESAHAN KEGIATAN
KEMUHAMMADIYAHAAN

Laporan kegiatan kemasyarakatan persyarikatan Muhammadiyah Program


Pemantapan Profesi Keguruan (P2K) berkaitan dengan kegiatan
kemuhammadyahaan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar
di ............................. dinyatakan diterima dan disahkan

Yang melaksanakan kegiatan ini adalah:

Kelompok ............

N a m a :...............

NIM :...............

Program Studi : ..........

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)

................,............................ Disahkan oleh,

Pimpinan Cabang/Ranting Dosen Pembimbing


Muhammadiyah

(……………………………….) (……………..………………)

62 | buku panduan P2K fkip


LAMPIRAN
FORMAT PENILAIAN P2K PG PAUD

buku panduan P2K fkip | 63


LEMBAR PENILAIAN AKHIR
PEMANTAPAN PROFESI KEGURUAN (P2K)

Berdasarkan pengamatan dan Laporan Program Pemantapan Profesi Keguruan (P2K) dan
Kegiatan Kemasyarakatan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar.
Nama :
NIM :
Jurusan : Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Program Studi : Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Fakultas : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
(FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar
Maka guru tutor dan dosen pembimbing memberikan nilai akhir berdasarkan Rubrik
Penilaian Laporan Kegiatan Profesi Keguruan dan Kegiatan Kemasyarakatan, sebagai berikut.
Nilai Akhir
Laporan Penilai Angka Huruf
Rata2 (Guru +
Skor (0.75xP2K) +
Dosen)/2
(0.25xKK)
Guru
P2K
Dosen
Keg.
Kemasya- Dosen
rakatan
A = 3.50 – 4.00, B = 3.00 – 3.49, C = 2.50 – 2.99, D = 2.00 – 2.49

Lokasi, 20......

Disahkan oleh,

Dosen Pembimbing Guru Tutor

.............. ...........
NIDN. NIP.

64 | buku panduan P2K fkip


RUBRIK PENILAIAN LAPORAN KEGIATAN
PEMANTAPAN PROFESI KEGURUAN (P2K)
OLEH DOSEN PEMBIMBING

Nama :
NIM :
Lembaga PAUD :
Program Studi : Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Fakultas : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)

Skala Penilaian
Komponen Kriteria
1 2 3 4
Nama Model Sesuai dan cocok untuk memecahkan masalah
3. Tahap-tahap/sintaks model pembelajaran
Langkah- yang digunakan sudah tepat
langkah Model 4. Link yotube dari proses pembelajaran yang
dilakukan
4. Hasil pelaksanaan pembelajaran
Hasil Observasi 5. Permasalahan yang dihadapi
6. Pemecahan masalah
Analisis hasil 3. Pembahasan lengkap
pembelajaran
dikaitkan 4. Relevansi antara konsep/teori yang dikaji
dengan teori sesuai dengan permasalahan
C. Kesimpulan
Menyajikan simpulan hasil pelaksanaan
(potret kemajuan) sesuai dengan tujuan
Simpulan dan
D. Rekomendasi
Saran
Rekomendasi sebagai tindak lanjut dituliskan
berdasarkan temuan dan pembahasan hasil
pelaksanaan pembelajaran
Daftar Pustaka relevan dan penulisannya sesuai
Daftar Pustaka
ketentuan
Jumlah Skor 1 , 2, 3, dan 4
Keterangan:
Nilai: 1 = Kurang sekali, 2 = Kurang, 3 = Baik, 4 = Baik sekali

∑ 𝑠𝑘𝑜𝑟 (1+2+3+4) ……….


Skor Akhir oleh Dosen = = =⋯
11 11
Lokasi, 20...
Dosen Pembimbing

..................................
NIDN.

buku panduan P2K fkip | 65


LAMPIRAN
DRAFT STRUKTUR KURIKULUM 2013 (Kementerian
Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia)

66 | buku panduan P2K fkip


STRUKTUR KURIKULUM SD/MI

PENGERTIAN
Struktur kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum
dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten/mata pelajaran dalam
kurikulum, distribusi konten/mata pelajaran dalam semester atau tahun,
beban belajar untuk mata pelajaran dan beban belajar per minggu untuk
setiap siswa. Struktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep
pengorganisasian konten dalam sistem belajar dan pengorganisasian beban
belajar dalam sistem pembelajaran. Pengorganisasian konten dalam sistem
belajar yang digunakan untuk kurikulum yang akan datang adalah system
semester sedangkan pengorganisasian beban belajar dalam sistem
pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per semester. Struktur kurikulum
adalah juga gambaran mengenai penerapan prinsip kurikulum mengenai
posisi seorang siswa dalam menyelesaikan pembelajaran di suatu satuan atau
jenjang pendidikan. Dalam struktur kurikulum menggambarkan ide
kurikulum mengenai posisi belajar seorang siswa yaitu apakah mereka harus
menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang tercantum dalam struktur
ataukah kurikulum memberi kesempatan kepada siswa untuk menentukan
berbagai pilihan. Struktur kurikulum terdiri atas sejumlah mata pelajaran,
beban belajar, dan kalender pendidikan.

buku panduan P2K fkip | 67


STRUKTUR KURIKULUM SD/MADRASAH IBTIDAIYAH

Kegiatan Ekstra Kurikuler SD/MI antara lain: Pramuka (Wajib), UKS, PMR.
Kelompok A adalah mata pelajaran yang memberikan orientasi kompetensi
lebih kepada aspek kognitif dan afektif sedangkan kelompok B adalah mata
pelajaran yang lebih menekankan pada aspek afektif dan psikomotor.
Integrasi Kompetensi Dasar IPA dan IPS didasarkan pada keterdekatan makna
dari konten Kompetensi Dasar IPA dan IPS dengan konten Pendidikan Agama
dan Budi Pekerti, PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, serta Pendidikan
Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang berlaku untuk kelas I, II, dan III.
Sedangkan untuk kelas IV, V dan VI, Kompetensi Dasar IPA dan IPS berdiri
sendiri dan kemudian diintegrasikan ke dalam tema-tema yang ada untuk kelas
IV, V dan VI.

BEBAN BELAJAR
Beban belajar dinyatakan dalam jam belajar setiap minggu untuk masa
belajar selama satu semester. Beban belajar di SD/MI kelas I, II, dan III masing-
masing 30, 32, 34 sedangkan untuk kelas IV, V, dan VI masing-masing 36 jam
setiap minggu. Jam belajar SD/MI adalah 35 menit. Dengan adanya
tambahan jam belajar ini dan pengurangan jumlah Kompetensi Dasar,
guru memiliki keleluasaan waktu untuk mengembangkan proses pembelajaran
yang berorientasi siswa aktif. Proses pembelajaran siswa aktif memerlukan
68 | buku panduan P2K fkip
waktu yang lebih panjang dari proses pembelajaran penyampaian informasi
karena peserta didik perlu latihan untuk mengamati, menanya,
mengasosiasi, dan berkomunikasi. Proses pembelajaran yang dikembangkan
menghendaki kesabaran guru dalam mendidik peserta didik sehingga mereka
menjadi tahu, mampu dan mau belajar dan menerapkan apa yang
sudah mereka pelajari di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitarnya.
Selain itu bertambahnya jam belajar memungkinkan guru melakukan
penilaian proses dan hasil belajar.

buku panduan P2K fkip | 69


STRUKTUR KURIKULUM SMP/MTs

PENGERTIAN
Struktur kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum
dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten/mata pelajaran dalam
kurikulum, dostribusi konten/mata pelajaran dalam semester atau tahun,
beban belajar untuk mata pelajaran dan beban belajar per minggu untuk
setiap siswa. Struktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep
pengorganisasian konten dalam sistem belajar dan pengorganisasian beban
belajar dalam sistem pembelajaran. Pengorganisasian konten dalam system
belajar yang digunakan untuk kurikulum yang akan datang adalah system
semester sedangkan pengorganisasian beban belajar dalam system
pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per semester. Struktur kurikulum juga
gambaran mengenai penerapan prinsip kurikulum mengenai posisi seorang
siswa dalam menyelesaikan pembelajaran di suatu satuan atau jenjang
pendidikan. Dalam struktur kurikulum menggambarkan ide kurikulum
mengenai posisi belajar seorang siswa yaitu apakah mereka harus
menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang tercantum dalam struktur
ataukah kurikulum memberi kesempatan kepada siswa untuk menentukan
berbagai pilihan.

70 | buku panduan P2K fkip


STRUKTUR KURIKULUM SMP/MTs

Ekstra Kurikuler SMP/MTs antara lain: Pramuka (Wajib), OSIS, UKS, PMR.
Kelompok A adalah mata pelajaran yang memberikan orientasi kompetensi
lebih kepada aspek kognitif dan afektif sedangkan kelompok B adalah mata
pelajaran yang lebih menekankan pada aspek afektif dan psikomotor. Seni
Budaya dan Prakarya menjadi dua mata pelajaran yang terpisah. Untuk seni
budaya didalamnya terdapat pilihan yang disesuaikan dengan minat siswa
dan kesiapan satuan pendidik dalam melaksanakannya. IPA dan IPS
dikembangkan sebagai mata pelajaran integrative science dan integrative
social studies, bukan sebagai pendidikan disiplin ilmu. Keduanya sebagai
pendidikan berorientasi aplikatif, pengembangan kemampuan berpikir,
kemampuan belajar, rasa ingin tahu, dan pengembangan sikap peduli dan
bertanggung jawab terhadap lingkungan sosial dan alam.Disamping itu, tujuan
pendidikan IPS menekankan pada pengetahuan tentang bangsanya,
semangat kebangsaan, patriotisme, serta aktivitas masyarakat di bidang
ekonomi dalam ruang atau space wilayah NKRI. IPA juga ditujukan untuk

buku panduan P2K fkip | 71


pengenalan lingkungan biologi dan alam sekitarnya, serta pengenalan
berbagai keunggulan wilayah nusantara.

BEBAN BELAJAR
Dalam struktur kurikulum SMP/MTs ada penambahan jam belajar per
minggu dari semula 32, 32, dan 32 menjadi 38, 38 dan 38 untuk masing-
masing kelas VII, VIII, dan IX. Sedangkan lama belajar untuk setiap jam belajar
di SMP/MTs tetap yaitu 40 menit.
Dengan adanya tambahan jam belajar ini dan pengurangan jumlah
Kompetensi Dasar, guru memiliki keleluasaan waktu untuk mengembangkan
proses pembelajaran yang berorientasi siswa aktif belajar. Proses pembelajaran
siswa aktif memerlukan waktu yang lebih panjang dari proses pembelajaran
penyampaian informasi karena peserta didik perlu latihan untuk melakukan
pengamatan, menanya, asosiasi, dan komunikasi. Proses pembelajaran yang
dikembangkan guru menghendaki kesabaran dalam menunggu respon peserta
didik karena mereka belum terbiasa. Selain itu bertambahnya jam belajar
memungkinkan guru melakukan penilaian proses dan hasil belajar.

72 | buku panduan P2K fkip


STRUKTUR KURIKULUM SMA/MA

PENGERTIAN
Struktur kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum dalam
bentuk mata pelajaran, posisi konten/mata pelajaran dalam kurikulum,
dostribusi konten/mata pelajaran dalam semester atau tahun, beban
belajar untuk mata pelajaran dan beban belajar per minggu untuk setiap
siswa. Struktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep
pengorganisasian konten dalam sistem belajar dan pengorganisasian beban
belajar dalam sistem pembelajaran. Pengorganisasian konten dalam sistem
belajar yang digunakan adalah sistem semester sedangkan pengorganisasian
beban belajar dalam system pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per
semester.
Struktur kurikulum juga gambaran mengenai penerapan prinsip kurikulum
mengenai posisi seorang siswa dalam menyelesaikan pembelajaran di suatu
satuan atau jenjang pendidikan. Lebih lanjut, struktur kurikulum
menggambarkan posisi belajar seorang siswa yaitu apakah mereka harus
menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang tercantum dalam struktur ataukah
kurikulum memberi kesempatan kepada siswa untuk menentukan berbagai
pilihan.
Struktur kurikulum pendidikan menengah terdiri atas sejumlah mata
pelajaran, beban belajar, dan kalender pendidikan. Mata pelajaran terdiri atas:
- Mata pelajaran wajib diikuti oleh seluruh peserta didik di satu satuan
pendidikan pada setiap satuan atau jenjang pendidikan.
- Mata pelajaran pilihan yang diikuti oleh peserta didik sesuai dengan
pilihan mereka.
- Mata pelajaran wajib merupakan mata pelajaran yang harus diambil
oleh setiap peserta didik di SMA/MA dan SMK/MAK. Sedangkan mata
pelajaran pilihan untuk SMA/MA berbeda dengan untuk SMK/MAK.
Untuk SMA/MA mata pelajaran pilihan bersifat akademik, sedangkan
SMK/MAK mata pelajaran pilihan bersifat akademik dan vokasi.

Struktur Kurikulum SMA/MA terdiri atas:


- Kelompok mata pelajaran wajib yaitu kelompok A dan kelompok B.
Kelompok A adalah mata pelajaran yang memberikan orientasi
kompetensi lebih kepada aspek kognitif dan afektif sedangkan kelompok
buku panduan P2K fkip | 73
B adalah mata pelajaran yang lebih menekankan pada aspek afektif dan
psikomotor.
- Kelompok Mata Pelajaran Peminatan terdiri atas 3 (tiga) kelompok yaitu
Peminatan Matematika dan Sains, Peminatan Sosial, dan Peminatan
Bahasa.
- Mata Pelajaran Pilihan Lintas Minat yaitu mata pelajaran yang dapat
diambil oleh peserta didik di luar Kelompok Mata Pelajaran Peminatan
yang dipilihnya tetapi masih dalam Kelompok Peminatan lainnya.
Misalnya bagi peserta didik yang memilih Kelompok Peminatan Bahasa
dapat memilih mata pelajaran dari Kelompok Peminatan Sosial dan/atau
Kelompok Peminatan Matematika dan Sains.
- Mata Pelajaran Pendalaman dimaksudkan untuk mempelajari salah satu
mata pelajaran dalam kelompok Peminatan untuk persiapan ke perguruan
tinggi.
- Mata Pelajaran Pilihan Lintas Minat dan Mata Pelajaran Pendalaman
bersifat opsional, dapat dipilih keduanya atau salah satu.

Kelompok Mata Pelajaran Wajib

Kelompok Mata Pelajaran Wajib merupakan bagian dari kurikulum pendidikan


menengah yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bangsa,
bahasa, sikap sebagai bangsa, dan kemampuan penting untuk mengembangkan
logika dan kehidupan pribadi peserta didik, masyarakat dan bangsa,
pengenalan lingkungan fisik dan alam, kebugaran jasmani, serta seni budaya
daerah dan nasional.
Struktur kelompok mata pelajaran wajib dalam kurikulum
SMA/MA adalah sebagai berikut:

74 | buku panduan P2K fkip


Kelompok Mata Pelajaran Peminatan

Kelompok mata pelajaran peminatan bertujuan (1) untuk memberikan


kesempatan kepada peserta didik mengembangkan minatnya dalam
sekelompok mata pelajaran sesuai dengan minat keilmuannya di perguruan
tinggi, dan (2) untuk mengembangkan minatnya terhadap suatu disiplin ilmu
atau keterampilan tertentu.
Struktur mata pelajaran peminatan dalam kurikulum SMA/MA adalah
sebagai berikut:

buku panduan P2K fkip | 75


BEBAN BELAJAR

Dalam struktur kurikulum SMA/MA ada penambahan jam belajar per minggu
sebesar 4-6 jam, sehingga untuk kelas X bertambah dari 38 jam menjadi 42
jam belajar, dan untuk kelas XI dan XII bertambah dari 38 jam menjadi 44 jam
belajar. Sedangkan lama belajar untuk setiap jam belajar adalah 45 menit.
Dengan adanya tambahan jam belajar ini dan pengurangan jumlah Kompetensi
Dasar, guru memiliki keleluasaan w a k t u untuk mengembangkan proses
pembelajaran yang berorientasi siswa aktif belajar. Proses pembelajaran siswa
aktif memerlukan waktu yang lebih panjang dari proses pembelajaran
penyampaian informasi karena peserta didik perlu latihan untuk melakukan
mengamati, menanya, mengasosiasi, dan berkomunikasi. Proses pembelajaran
76 | buku panduan P2K fkip
yang dikembangkan guru menghendaki kesabaran dalam menunggu respon
peserta didik karena mereka belum terbiasa. Selain itu bertambahnya jam
belajar memungkinkan guru melakukan penilaian proses dan hasil belajar.

buku panduan P2K fkip | 77


LAMPIRAN
Memorandum of Understanding (MoU) TENTANG
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

78 | buku panduan P2K fkip


buku panduan P2K fkip | 79
80 | buku panduan P2K fkip
buku panduan P2K fkip | 81
LAMPIRAN
CONTOH SERTIFIKAT P2K

82 | buku panduan P2K fkip


buku panduan P2K fkip | 83