Anda di halaman 1dari 5

ANALISA DATA

Nama Pasien Umur Ruang Rawat

: Ny. E : 22 tahun : Bogenvile

No. Register Diagnosa Medis Alamat

: 08130294 : Ca Cerviks : Jln Gelagasari no 99

Tanggal/ jam 03 Juni 2010 08.00 DS:


y

Data Fokus

Etiologi Mual Muntah Pendarahan

Problem Kekurangan volume cairan

Ny. E mengatakan keluar darah dari jalan lahir sejak 3 bulan yang lalu

Ny. E mengatakan darahnya berwarna merah, beku dan berbau. Darah keluar tidak tentu waktunya

Ny. E mengatakan darah kelur semakin banyak jika dia

melakukan aktivitas. DO :
y

Pada pemeriksaan fisik klien tampak lesu,

BC = Intake :  infus = 500cc Minum = 250 cc Total = 750 cc Output : Urin = 300 cc Muntah = 250 cc Perdarahan = 500 cc IWL = 380 cc Total = 1430cc

BC : Intake Output = 600 - 1430 cc = - 680 Tugar kulit pada Ny. E tidak elastic, warna kulit pucat

y y y

Konjungtiva anemis Mukosa bibir kering Hasil lab :darah lengkap Hemoglobin: 8gr/dL Hematokrit: 35% Trombosit : 150.000/mmk

Kimia darah: Ureum: 54 mg/dl BUN: 27 mg/dl

Natrium : 130 mEq/L Kalium : 3 mEq/L

dari hasil TTV di dapatkan TD : 90/70 mmHg, RR : 17 x/mnt, Nadi: teraba lemah 60x/mnt, dan suhu: 36 oC.

03 Juni 2010 08.05

DS:
y

Agen injury fisik

Nyeri akut

Ny. E Megeluh nyeri seperti di remas remas pada perut bagian bawah dengan skala nyeri 8

Profokative/palliative: mengatakan nyeri

klien saat

bergerak dan saat aktivitas berat atau kelelahan. Nyeri berkurang dengan beristirahat.

Quality: dirasakan

rasa

nyeri

yang seperti

klien

diremas- remas pada perut bagian bawah .


y

Region: nyeri yang dirasakan pada perut bagian bawah dan menjalar ke daerah vagina.

Scale: dalam rentang nyeri 010, klien menyatakan skala nyerinya mencapai skala 8, yaitu dengan interpretasi nyeri dengan rasa yang seperti di remas-remas.

y y

Time: tidak tentu waktunya. sejak menderita sakit pasien mengeluh tidak dapat tidur dengan nyenyak, tidur hanya 45 jam saja dan tidak bisa tidur siang.

DO:
y

Pada pemeriksaan fisik klien tampak lesu, pucat dan tampak meringis kesakitan

dari hasil TTV di dapatkan TD : 90/70 mmHg, RR : 17 x/mnt, Nadi: teraba lemah 60x/mnt, dan suhu: 36 oC.

03 Juni 2010 08.10

DS :
y

krisis ancaman konsep

situasional, terhadap diri,

Ansietas

Ny. E mengatakan takut dan sangat cemas dengan

kondisinya dan selalu bertanya perubahan tentang dialaminya DO :


y y y

dalam

penyakit

yang status kesehatan

Ny. E tampak gelisah Wajah klien pucat dari hasil TTV di dapatkan TD : 90/70 mmHg, RR : 17 x/mnt, Nadi: teraba lemah 60x/mnt,

DS : Ny. E mengatakan tidak

Mual Muntah

Nutrisi Kurang dari kebutuhan Tubuh.

nafsu makan dan mualmuntah Ny. E mengatakan sebelum sakit BB nya 45 kg berat badan klien setelah sakit menjadi 38 kg. DO : Setiap kali makan, klien hanya menghabiskan

porsi piring dari diet yang disediakan RS Dari pemeriksaan

antropometri BB : 38 Kg, tinggi badan : 155 Cm Perhitungan IMT

didapatkan angka 16, 88 Konjungtiva : anemis TD N = 90/70 mmHg = 60 x/ menit,

reguler teraba lemah tampak pucat dan tampak lesu Ny. E mengatakan drinya merasa lemas

Prioritas Diagnosa
1. Kekurangan volume cairan b.d Pendarahan 2. Nyeri akut b.d Agen injury fisik 3. Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.dMual Muntah 4. Ansietas b.d krisis situasional, ancaman terhadap konsep diri, perubahan dalam status kesehatan.