Anda di halaman 1dari 7

ASUHAN KEBIDANAN PADA MASA

PRAKONSEPSI

A. PENGKAJIAN
Tanggal Pengkajian : 21 Maret 2021

Pukul : 10.15 WIB


Tempat Pengkajian : Daring

Subjektif
1. Identitas
Catin Wanita Catin Laki-laki
Nama : Nn. J Nama : Tn. H
Umur : 20 tahun Umur : 25tahun
Agama : Islam Agama : Islam
Suku : Jawa Suku : Jawa
Pendidikan : SMA Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Tidak Bekerja Pekerjaan : Pegawai Swasta
Alamat : Jl. H Sulaiman Alamat : Jl. Dahlia,
No.Telp : 085670560xxx
2. Alasan datang
Konseling persiapan pernikahan
3. Keluhan Utama
tidak ada
4. Riwayat Menstruasi
a. Menarche : 12 tahun
b. Siklus : 28- 30 hari/bulan, teratur, lama ±3-5 hari
c. Banyaknya : ganti pembalut 4 kali/hari 3 hari awal pertama,
hari berikutnya 2-3 kali ganti pembalut
d. Dismeorhe : Tidak ada.
e. HPHT : 25 februari 2021
f. Fluor Albus : kadang-kadang, bening, sebelum dan setelah
menstruasi, tidak gatal, tidak berbau
5. Penyuluhan yang Pernah Didapat
Kedua calon pengantin belum mendapatkan penyuluhan kesehatan reproduksi
pranikah dan perencanaan kehamilan
6. Riwayat Kesehatan

a. Catin Wanita : Tidak sedang ataupun pernah menderita


penyakit jantung, hipertensi, asma, DM, ginjal,
batuk lama (TBC atau difteri),
belum pernah melakukan pemeriksaan
hepatitis, IMS dan HIV/AIDS, dan golongan
darah
Status TT4 (SD Kelas 1 dan 6).
b. Catin Laki-laki : Tidak sedang ataupun pernah menderita
penyakit jantung, hipertensi, asma, DM, ginjal,
batuk lama (TBC atau difteri), belum pernah
melakukan pemeriksaan hepatitis, IMS dan
HIV/AIDS.
7. Riwayat Kesehatan Keluarga
a. Catin Wanita : Almarhum Ayah menderita hipertensi dan DM
b. Catin Laki-laki : Ibu menderita DM

8. Pola Kebiasaan yang Memperngaruhi Kesehatan


a. Catin Wanita : Tidak ada
b. Catin Laki-laki : Tidak ada

9. Pola Fungsional Kesehatan


a. Nutrisi : Makan 3 kali sehari dengan porsi sedang, terdiri dari nasi,
ayam, telur, daging, jarang mengkonsumsi buah dan sayur
(khususnya Nn. S). Minum air putih 8-9 gelas sehari, suka
mengkosumsi minuman berwarna seperti es teh dan kopi.
Tidak ada pantangan/alergi makanan
b. Eliminasi :
(a) Catin Wanita : BAB 3-5 hari sekali, warna kuning khas, tidak
ada keluhan sakit saat BAB. BAK 4-6 kali
sehari, tidak nyeri saat berkemih
(b) Catin Laki-laki : BAB 1 kali sehari. BAK 4-6 kali sehari, tidak
nyeri saat berkemih
c. Istirahat : jarang tidur siang dan pada malam hari tidur 7-8 jam
d. Aktivitas : Bekerja dan mengejakan pekerjaan rumah tangga
e. Hygiene : Mandi 2 kali sehari, gosok gigi 2 kali sehari, ganti celana
dalam 2-3 kali/hari atau setiap kali basah. Setelah BAK atau
BAB dikeringkan menggunakan tisu.
f. Riwayat Pernikahan
Pasangan akan menikah tanggal 10 Oktober 2020.
1) Catin Wanita : pernikahan yang pertama, dan belum pernah
melakukan hubungan seksual
2) Catin Laki-laki : pernikahan yang pertama, dan belum pernah
melakukan hubungan seksual
g. Riwayat Psikososial Budaya
Keluarga dari dua belah pihak mendukung pernikahan. Kedua calon pengantin
mengatakan sudah siap secara mental untuk menikah dan tetapi belum siap
untuk hamil setelah menikah, bahkan ingin menunda kehamilan.

Objektif
1. Pemeriksaan Umum
Catin Wanita Catin Laki-laki
a. Keadaan Umum : baik Keadaan Umum : baik
b. Kesadaran : composmentis Kesadaran :composmentis
c. Antropometri :
BB : 58 kg BB : 65 kg
TB : 162 cm TB : 170 cm
IMT : 22,10 kg/m2 IMT : 22,49 kg/m2
LILA : 32 cm
d. Tanda-tanda Vital
TD : 120/70 mmHg TD : 120/70 mmHg
N : 82 x/menit N : 86 x/menit
RR : 20 x/menit RR : 22 x/menit
2. Pemeriksaan Fisik
1) Catin Wanita
(1) Bentuk tubuh : Normal
(2) Wajah : wajah tidak pucat, tidak ada kelainan yang
berkenaan dengan genetic seperti sindrom down
(3) Mata : Konjungtiva merah muda, sklera putih
(4) Mulut : bibir tidak pucat, lembab tidak kering
(5) Leher : tidak ada pembesaran kelenjar tiroid
(6) Dada : tidak dilakukan

(7) Abdomen : tidak dilakukan


(8) Anogenital : tidak dilakukan
2) Catin Laki-laki
(1) Bentuk tubuh : Normal
(2) Wajah : wajah tidak pucat, tidak ada kelainan yang berkenaan
dengan genetic seperti sindrom down
(3) Mata : konjungtiva merah muda, sklera putih
(4) Mulut : bibir tidak pucat, lembab tidak kering
(5) Leher : tidak terkaji
3) Pemeriksaan Penunjang
Tidak dilakukan
B. ANALISIS
Nn. j usia 22 tahun Pranikah dengan Pengatuhan Yang Kurang
C. PENATALAKSANAAN
Tanggal : 21 Maret 2021 Pukul : 10.40 WIB
1. Menjelaskan hasil pemeriksaan pada kedua calon pengantin bahwa secara umum
keadaan mereka baik, tanda-tanda vital dalam batas normal.
2. Menjelaskan kepada catin perempuan dan laki-laki mengenai pernikahan ideal,
dimana kehidupan keluarga harus didasari rasa kasih sayang, saling menghargai,
dan menghormati pasangan.
3. Menjelaskan kepada catin perempuan untuk segera merencanakan kehamilannya,
karena usianya saat ini sudah tergolong normal untuk bisa
mengandung/memproduksi, dimana usia tersebut organ reproduksi sudah/dalam
keadaan matang. Sehingga disarankan untuk segera hamul dan tidak menunda
kehamilan.
4. Menjelaskan kepada catin jika sudah hamil dan bersalin segera menggunakan
Kontrasepsi untuk menjarakkan usia kehamilan agar mengurangi resiko
terjadinya jarak kehamilan yg terlalu dekat dan terlalu banyak anak yang dapat
menggangu organ reproduksi.
5. Menjelaskan kepada catin mengenai dampak kehamilan terlalu dekat yaitu
memiliki dampak dalam kehamilan pada jarak yang terlalu dekat antara lain
kesulitan dalam persalinan, hipertensi dalam kehamilan (preeklampsia),
keguguran, perdarahan, dan resiko panggul sempit. Serta menganjurkan catin
untuk menghindari 4 Terlalu dalam kehamilan yaitu teralu muda (<20 tahun),
terlalu tua (>35 tahun), terlalu dekat jarak kehamilan (<2 tahun), dan terlalu
banyak anak (>3 anak).
6. Menjelaskan kepada catin perempuan bahwa keputihan yang dialami merupakan
keputihan yang fisiologis. Menganjurkan klien untuk sering mengganti celana
dalam, menggunakan celana dalam dengan bahan yang gampang menyerap
keringat seperti berbahan cutton, tidak perlu menggunakan cairan pembersih
genitalia untuk menjaga tingkat keasaman normal vagina dan tidak perlu
menggunakan pantyliner untuk mencegah agar vagina tidak lembab.
7. Menjelaskan kepada kedua catin bahwa keduanya memiliki risiko terkena DM
dan catin perempuan memiliki lebih besar risko mengalami hipertensi
dikarenakan catin perempuan memiliki keturunan penyakit hipertensi serta kedua
calon memiliki keturunan penyakit DM dan dampak buruk dari hipertensi dan
diabetes mellitus.
8. Menganjurkan kedua catin menjaga pola makan seimbang, mengurangi makanan
yang mengandung kolesterol, kadar garam natrium dan kadar gula tinggi,
mengurangi makanan cepat saji, mencegah stress berlebihan, melakukan
olahraga secara rutin, dan kontrol kesehatan secara rutin dikarenakan kedua catin
berisiko mengalami DM dan khususnya catin wanita berisiko mengalami
hipertensi.
9. Menjelaskan kepada catin wanita bahwa status imunisasi TT saat ini sudah T4
yang masa perlindungannya terhadap tetanus neonatorum adalah 10 tahun dan
belum seumur hidup, sehingga catin wanita masih perlu diberikan suntik
imunisasi TT satu kali lagi.
10. Memberikan injeksi imunisasi TT 0,5 cc secara IM pada lengan kiri catin wanita
dan menjelaskan bahwa status imunisasi TT sekarang yaitu TT5 (TT lengkap)
yang masa perlindungannya terhadap tetanus neonatorum adalah seumur hidup,
sehingga apabila nanti sudah hamil atau hamil lagi, catin wanita tidak perlu
diberikan suntik imunisasi TT kembali
11. Menganjurkan catin untuk mengurangi konsumsi kafein (batas mengkonsumsi
kafein sebanyak 200 miligram/hari), seperti teh dan kopi, yang dapat
memperburuk kesehatan menjelang persiapan kehamilan
12. Menganjurkan kepada catin wanita untuk lebih banyak mengkonsumsi makanan
yang kaya zat besi seperti hati, daging sapi, sayuran berwarna hijau tua, kacang-
kacangan, ikan, dan daging ayam, serta mengandung asam folat seperti pada
sayuran bewarna hijau tua atau minum susu yang terdapat kandungan asam folat.
Selain itu, catin perempuan juga penting mengonsumsi Tablet Tambah Darah
(TTD). Aturan minum TTD bagi catin perempuan yaitu diminum secara teratur 1
tablet setiap minggu, TTD diminum setelah makan dengan air putih/jus buah
tidak dengan teh, kopi, dan susu.
13. Menjelaskan jenis-jenis alat kontrasepsi/ KB yang berguna dalam merencanakan
kehamian dengan mengatur kapan waktu yang tepat untuk hamil, mengatur
jarak,dan anak.
14. Menganjurkan kedua catin untuk memeriksakan kesehatan apabila ada keluhan.
15. Memberitahukan kepada catin untuk melakukan rapidtes sebelum pernikahan
dilakukan dan memberitahu kepada tamu undangan untuk melakukan rapidtes
dan tidak lupa menggunakan masker selama acara berlangsung, sesuai dengan
protocol pemerintah saat ini.

16. Melakukan pendokumentasian.

Anda mungkin juga menyukai