Anda di halaman 1dari 16

44

Decomposition

Pembusukan, putrefaction

Adiposera

Terbentuknya bahan yang berwarna keputihan, lunak atau berminyak berbau tengik

akibat hidrolisis lemak

Mumifikasi

Proses penguapan cairan  hentikan pembusukan.


45

Algor Mortis  penurunan suhu tubuh post mortem

Penurunan suhu tubuh karena perpindahan panas melalui cara konduksi  yang terpapar langsung oleh
tubuh, konveksi  air, radiasi, evaporasi.

Beberapa literature  Fahrenheit  Celcius

1-3 jam turun secara lambat

6-9 jam turun secara cepat

15-20 jam  sama dengan sekitar

Waktu kematian = 10x2/8 = 2,5 jam


Massa tubuh  berat tubuh

Luas permukaan area tubuh  semakin luas semakin sulit penurunan suhu tubuh

Body temperature pada saat meninggal  hipotermi  duluan turun suhu tubuhnya blurred

Tempat pengukuran suhu tubuh  environtment  lokasi (rectal/ axial)

Fleksi ataupun ekstensi, jelas yg ekstensi lebih cepat penurunan suhu tubuh

Pakaiannya mempertahankan kalor apa nda

Obesitas  semakin banyak lemak semakin menyimpan panas

Emaciation  kurus  semakin kurus semakin cepat turun suhu

Angin, hujan, kelembapan udara


47
Pembengkakan ada  aktivitas intra vital  proses inflamasi

48
Cadaveric spasma cadangan glikogen otot habis  aktin myosin menggumpal - kaku

50

Pada diskusi sebelumnya kita sudah bahas terkait trauma panas dan dingin  manifestasi post mortem.

Perbedaannya.

51

52

Lebam mayat ditekan tidak hilang  8-12 jam

Kaku mayat lengkap 12-24 jam, tidak bisa diubah posisi

8-12 jam/ 12-24 jam


53

55

DArah keluar  2-3 hari

Kaku mayat  24-36 tidak ada

Kehijauan 24 hari


56
56 Asfiksia
Juridicial hanging adalah hokum gantung

63
64

66
68