Anda di halaman 1dari 48

1.

KALDIK
2. KKM
3. PROGRAM TAHUNAN
4. PROGRAM SEMESTER
5. SILABUS
6. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA : WAGINAH
NIP : 19591028 198112 2003
UNIT KERJA : SMP N 2 Sragen
PERHITUNGAN MINGGU EFEKIF DAN JAM EFEKTIF

Mapel : Seni Budaya


Kelas : IX
Tahun Pelajaran : 2015/2016

No Semester Bulan Jumlah Jumlah Minggu Keterangan


Minggu Efektif
1 Juli 3 2
2 Agustus 4 2

1
3 September 4 4
4 Oktober 4 4
5 November 4 4
6 Desember 5 -

Jumlah 24 16

2
1 Januari 4 4
2 Februari 4 4
3 Maret 4 4
4 April 5 4
5 Mei 4 2
6 Juni 5 1

Jumlah 26 19

Mengetahui, Sragen, 2015


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

PRIHANTOMO SPd WAGINAH


NIP.19720613 19980210 02 NIP19591028 19811220 03
PERHITUNGAN ALOKASI WAKTU

Mata Pelajaran : Seni Budaya


Kelas / Semester : IX / 1 (Gasal)
Tahun Pelajaran : 2015/2016

A. Banyaknya Minggu
No Bulan Banyaknya Minggu

1 Juli 3
2 Agustus 4
3 September 4
4 Oktober 4
5 November 4
6 Desember 5

Jumlah 24 minggu

B. Banyaknya Minggu tidak efektif untuk KBM :


a. Ulangan harian, ulangan tengah semester,
ulangan akhir semester = 2 minggu
b. Pembagian raport = 1 minggu
c. Libur sekolah = 2 minggu
d. Libur Puasa dan Hari Raya Idul Fitri = 3 Minggu
e. Cadangan = minggu +
= 8 minggu
C. Banyaknya Minggu efektif dan jumlah jam per minggu :
a. Banyak minggu efektif = 17 minggu
b. Banyak jam pelajaran per minggu = 2 jam
c. Banyak jam efektif = 34 jam
No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Alokasi
Waktu
1 Mengapresiasi Karya 4 jam
1.1 Mengidentifikasi seni rupa
Seni Rupa murni yang diciptakan di
daerah setempat
1.2 Menampilkan sikap apresiatif
terhadap keunikan gagasan
dan teknik seni rupa murni
daerah setempat
2. Mengekspresikan diri 6 jam
2.1 Memilih unsur seni rupa
melalui karya seni rupa nusantara untuk
dikembangkan menjadi karya
seni murni
2.2 Mengekspresikan diri melalui
karya seni rupa murni yang
dikembangkan dari unsur seni
rupa nusantara
3 Mengapresiasi karya 3.1 Mengidentifikasi lagu 6 Jam
seni musik mancanegara di Asia
3.2 Menampilkan sikap apresiatif
terhadap keunikan lagu
mancanega di Asia
4. Mengekspresikan diri 4.1. Mengaransir lagu 6 jam
melalui karya seni mancanegara di Asia
musik
4.2. Menampilkan hasil
aransemen lagu
mancanegara di Asia
5. Mengapresiasikan 4 jam
5.1 Mengidentifikasi karya seni
karya seni tari tari mancanegara di Asia
5.2 Menampilkan sikap apresiatif
terhadap keunikan seni tari
mancanegara di Asia

6. Mengekspresikan diri 6 jam


6.1. Mengeksplorasi geraj tari
melalui karya seni tari kreasi berdasarkan tari
mancanegara di Asia
6.2. Menampilkan tari kreasi
mancanegara di Asia
32 Jam
JUMLAH

Mengetahui, Sragen, 2015


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

PRIHANTOMO SPd WAGINAH


NIP.19720613 19980210 02 NIP19591028 19811220 03
PROGRAM TAHUNAN

MATA PELAJARAN : SENI BUDAYA


SATUAN PENDIDIKAN : SMP
KELAS : IX
TAHUN PELAJARAN : 2013/201

Semes Kompetensi Dasar Alokasi Ket.


ter Waktu
I 1. Mengapresiasi karya seni rupa 4 Jam
1.3 Mengidentifikasi seni rupa murni yang diciptakan di
daerah setempat
1.4 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan
gagasan dan teknik seni rupa murni daerah setempat
2. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
2.3 Memilih unsur seni rupa nusantara untuk 6 Jam
dikembangkan menjadi karya seni murni
2.4 Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa murni
yang dikembangkan dari unsur seni rupa nusantara
jam
Ulangan harian

2. Mengapresiasi karya seni musik


3.1 Mengidentifikasi lagu mancanegara di Asia 6 jam
3.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan
lagu mancanega di Asia
4. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
6 jam
4.1 Mengaransir lagu mancanegara di Asia
4.2 Menampilkan hasil aransemen lagu mancanegara di
Asia

Ulangan harian

5. Mengapresiasi karya seni tari


5.3 Mengidentifikasi karya seni tari mancanegara di 4 jam
Asia
5.4 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan
seni tari mancanegara di Asia
6. Mengekspresikani diri melalui karya seni tari
6.1 Mengeksplorasi geraj tari kreasi berdasarkan tari 6 jam
mancanegara di Asia
6.2 Menampilkan tari kreasi mancanegara di Asia

Ulangan harian jam


Ulangan akhir semester

II 9.1 Mengidentifikasi karya seni rupa murni yang 6 jam


diciptakan di Indonesia
9.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan
gagasan dan teknik dalam karya seni rupa murni
Indonesia
10.1 Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa 6 jam
murni yang dikembangkan dari beragam unsur seni
rupa Nusantara dan mancanegara di luar Asia
10.2 Menyiapkan karya seni rupa yang diciptakan untuk
pameran di sekolah atau di luar sekolah
10.3 Menata karya seni rupa yang diciptakan dalam
bentuk pameran di sekolah atau di luar sekolah

1 jam
Ulangan harian
Ulangan tengah semester

6 jam
11. mengapresiasi karya seni musik
11.1 mengidentifikasi jenis karya seni musik manca
negara di lusr Asia
11.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan
lagu mancanegara di luar Asia
6 jam
12. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
12.1 Mengaransir lagu mancanegara
12.2 Menyiapkan karya musik manca negara disajikan
secara perorangan dan kelompok dikelas atau di
sekolah
12.3 Menampilkan karya senimusik manca negara
secara individu dan per kelompok di kelas atau di
sekolah
Ulangan harian
13. Mengekspresikan karya seni tari 4 jam
13.1 Mengidentifikasi jenis karya seni tari mancanegara
di luar Asia
13.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan
seni tari mancanegara di luar Asia
14. Mengekspresikan karya seni tari 6 jam
14.1 mengekplorasi gerak tari kreasi berdasarkan tari
mancanegara
14.2 Menciptakan tari kreasi berdasarkan tari
mancanegara
14.3 Menyiapkan pertunjukan tari di sekolah
14.4 Menggelar pertunujkan tari di sekolah

Ulangan harian 1 jam


Ulangan akhir semester

Jumlah 70 jam

Mengetahui, Sragen, 2015


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

PRIHANTOMO SPd WAGINAH


NIP.19720613 19980210 02 NIP19591028 19811220 03
SILABUS
Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/Semester : IX /1
Tahun Pelajaran : 2015/2016
Standar Kompetensi : 1. Mengapresiasi karya seni rupa

Penilaian
Kompetensi Materi
Teknik Bentuk Contoh Alokasi Sumber
Dasar Pokok/ Kegiatan Pembelajaran Indikator
Instrume Instrumen Waktu Belajar
Pembelajaran
n
1.5 Mengidentifikasi
 Pengertian seni  Membaca buku  Mendefinisikan Tes tulis Uraian  Sebutkan 3Jam Buku teks
seni rupa murni
rupa murni daerah teks seni budaya seni rupa murni pengertian seni rupa murni Seni
yang diciptakan di
 Ragam karya tentang seni murni daerah daerah! Budaya
daerah setempat
seni rupa murni daerah (Jawa  Menyebutkan dua  Sebutkan dua jenis untuk SMP
daerah (Jawa tengah) jenis karya seni karya seni rupa murni kelas IX
Tengah): seni lukis,  Melihat tayangan rupa murni dari (Jawa Tengah)! Erlangga
dan seni patung. gambar karya seni (Jateng)  Sebutkan tema seni Laptop &
 Tema seni rupa rupa murni daerah  Menyebutkan rupa murni! LCD
murni (Jawa Tengah) tema karya seni  Sebutkan gaya seni
1.6 Menampilkan  Gaya seni rupa rupa murni rupa murni daerah (Jawa
murni  Menyebutkan Tes tulis Uraian Tengah)! 3 Jam
sikap apresiatif Buku teks
terhadap keunikan  Membaca gaya seni rupa
buku teks seni murni daerah Seni
gagasan dan Budaya
teknik seni rupa  Keunikan budaya tentang (Jateng)
gagasan/tema dan keunikan dan teknik  Menjelaskan  Jelaskan keunikan untuk SMP
murni daerah kelas IX
setempat gaya seni rupa  Melihat keunikan gagasan gagasan/tema seni rupa
Penilaian
Kompetensi Materi
Teknik Bentuk Contoh Alokasi Sumber
Dasar Pokok/ Kegiatan Pembelajaran Indikator
Instrume Instrumen Waktu Belajar
Pembelajaran
n
murni daerah (Jawa tayangan gambar seni rupa murni murni daerah (Jawa Erlangga
Tengah) karya seni rupa daerah (Jawa tengah)! Laptop &
 Teknik murni daerah Jawa Tengah)  Jelaskan teknik LCD
pembuatan karya Tengah  Menjelaskan pembuatan karya seni
seni rupa murni  Membuat teknik pembuatan Tes unjuk Uji rupa murni daerah (Jawa
daerah (Jawa kliping karya seni karya seni rupa kerja Produk Tengah)!
Tengah) rupa murni dari murni daerah
Jawa Tengah Jawa Tengah
 Membuat kliping
karya seni rupa  Buatlah kliping karya seni
murni daerah rupa murni daerah (Jawa
Jawa Tengah Tengah)!
SILABUS
Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/Semester : IX /1
Tahun Pelajaran : 2015/2016
Standar Kompetensi : 2. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa

Penilaian
Kompetensi Materi
Teknik Bentuk Contoh Alokasi Sumber
Dasar Pokok/ Kegiatan Pembelajaran Indikator
Instrume Instrumen Waktu Belajar
Pembelajaran
n
2.5 Memilih unsur
 Unsur-unsur  Membaca buku teks  Memilih unsur Tes Identifikas  Pilihlah unsur seni 3 Jam Buku teks
seni rupa
seni rupa murni seni budaya tentang seni rupa murni unjuk i rupa murni nusantara Seni
nusantara untuk
nusantara: tema tema dan gaya seni nusantara: tema kerja dengan menyebutkan Budaya
dikembangkan
dan gaya seni rupa rupa murni dan gaya tema dan gayanya! Untuk SMP
menjadi karya
murni  Mendiskusikan unsur- kelas IX
seni murni
unsur seni rupa murni Erlangga
nusantara Laptop &
2.6 Mengekspresikan  Membaca  Mendefinisikan  Jelaskan 3 Jam LCD
diri melalui karya  Konsep seni buku teks seni budaya: seni lukis Tes tulis Uraian pengertian seni lukis! Buku teks
seni rupa murni lukis seni lukis  Menggunakan  Buatlah karya seni Seni
yang  Bahan dan alat  Berlatih bahan dan alat Tes Uji lukis dengan bahan Budaya
dikembangkan melukis menggunakan bahan melukis unjuk prosedur kanvas, cat minyak, dan Untuk SMP
dari unsur seni  Teknik melukis dan alat melukis  Membuat karya kerja dan menggunakan alat kuas! kelas IX
rupa nusantara  Langkah-  Membuat seni lukis produk  Buatlah karya seni Erlangga
langkah melukis karya seni lukis lukis dengan bahan kertas Laptop &
gambar dan cat air! LCD
SILABUS

Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/Semester : IX /1
Tahun Pelajaran : 2015/2016
Standar Kompetensi : 3. Mengapresiasi karya seni musik

Penilaian
Kompetensi Materi
Teknik Bentuk Contoh Alokasi Sumber
Dasar Pokok/ Kegiatan Pembelajaran Indikator
Instrume Instrumen Waktu Belajar
Pembelajaran
n
3.1 Mengidentifikasi Musik mancanegara Tes Tes lisan  Dengarkan intrumen 3 jam CD/VCD
 Mendengarkan  Menentukan asal
lagu mancanegara lagu berikut ini lalu -Kaset
musik/lagu musik yang
di Asia sebutkan : -Buku teks
mancanegara diperdengarkan
a. judul lagu lagu lagu
 Mendiskusikan ciri-  Mengidentifikasi b. irama mancanega
ciri khas musik dari ciri-ciri dan unsur c. tempo ra
mancanegara budaya khas dari d. dinamik
musik
 Bertanya jawab
mancanegara  Sebutkan unsur-unsur
tentang aspek sosial
dalam musik  Menyimpulkan budaya dari musik yang
mancanegara fungsi sosial didengar
 Menyebutk musik dalam
an keunikan dan budaya  Sebutkan fungsi sosial
pesan dari musik/lagu mancanegara dari musik yang
yang didengar didengar
 Mempresen 3 jam
3.2 Menampilkan tasikan tentang
sikap apresiatif manfaat fungsi sosial  Tuliskan keunikan dan
terhadap budaya dar musik  Menuliskan pesan yang
keunikan lagu yang didengar keunikan dan disampaikan dari musik
mancanega di Menulis pendapat pribadi pesan dari musik yang didengar
Penilaian
Kompetensi Materi
Teknik Bentuk Contoh Alokasi Sumber
Dasar Pokok/ Kegiatan Pembelajaran Indikator
Instrume Instrumen Waktu Belajar
Pembelajaran
n
tentang musik yang yang didengar.
Asia
ditonton/didengar

SILABUS

Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/Semester : IX /1
Tahun Pelajaran : 2015/2016
Standar Kompetensi : 4. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik

Materi Penilaian
Kompetensi Alokasi Sumber
Pokok/ Kegiatan Pembelajaran Indikator TeknikBentuk Contoh
Dasar Waktu Belajar
Pembelajaran Instrumen Instrumen
4.3 Mengaransir lagu Musik mancanegara  Menuliskan paduan  Mengaransir lagu Tes unjuk Tes  Nyanyikan dan 3 jam CD/VCD
alat/ sumber bunyi berdasarkan ide kerja identifikasi mainkan lagu yang -Kaset
mancanegara di
musik yang akan kreatif telah diaransir dengan -Buku teks
Asia
digunakan untuk mancanegara vokal dan alat musik lagu- lagu
4.4 Menampilkan mengiringi lagu  Menyusun notasi,  Pentaskan hasil 3 jam mancanegara
hasil aransemen mancanegara irama,tempo, dan aransemen secara utuh
lagu  Membuat dinamika lagu di kelas
mancanegara di iringan lagu tersebut  Nyanyikan dan
Asia mancanegara  Memainkan lagu mainkan lagu yang
dengan alat musik hasil aransemen telah diaransir dengan
(sumber suara) dengan vokal dan alat musik
yang dimiliki menggunakan alat  Pergelarkan hasil
musik yang aransemen secara utuh
 Mempersiapkan tersedia di kelas
tulisan /partitur, alat
musik dan penyaji
untuk menampilkan
hasil aransemen

 Menampilkan hasil
aransemen

SILABUS
Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/Semester : IX /1
Tahun Pelajaran : 2015/2016
Standar Kompetensi : 5. Mengapresiasi karya seni tari
Materi Penilaian
Kompetensi Alokasi Sumber
Pokok/ Kegiatan Pembelajaran Indikator Teknik Bentuk Contoh
Dasar Waktu Belajar
Pembelajaran Instrumen Instrumen
5.5 Mengidentifikas  Menyaksikan tari dari  Menyebutkan asal
i karya seni tari Tari mancanegara Tes Tes uraian 1. Saksikan tarian 2 jam VCD
mancanegara tari dari
di Asia Lisan berikut ini lalu sebutkan -Kaset
mancanegara mancanegara
 Mendiskusikan ciri-ciri e. nama tarian -Buku teks
di Asia
tari yang disaksikan  Mengidentifikasi f. asal negara tarian
ciri-ciri khas tari g. ciri tarian mancanega
 Bertanya jawab
5.6 Menampilkan mancanegara h. keunikan tarian ra
tentang keunikan dan
sikap apresiatif Ragam gerak tari Daftar 2 jam
keindaahan serta  Menjelaskan
terhadap mancanegara d Tes pertanyaan 2. Tuliskan pendapatmu Pertunjuka
pesan dari keunikan/keindah
keunikan seni Asia serta tata rias Tertulis tentang manfaat fungsi n tari
pertunjukan tari yang an dan pesan dari
tari dan busana sosial budaya dari tari mancanega
ditonton pertunjukan tari
mancanegara yang telah disaksikan ra
yang ditonton
di Asia  Menyebutkan 3. Jelaskan fungsi tata
keunikan dan pesan  Menjelaskan rias dan busana tari
dari tari yang ditonton fungsi tata rias mancanegara di Asia
 Mempresent dan busana tari
asikan tentang manfaat mancanegara di
fungsi sosial budaya Asia.
dar tari yang ditonton
 Menulis pendapat
pribadi tentang tari
yang ditonton

SILABUS
Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/Semester : IX /1
Tahun Pelajaran : 2015/2016
Standar Kompetensi : 6. Mengekspresikani diri melalui karya seni tari
Penilaian
Kompetensi Materi
Teknik Bentuk Contoh Alokasi Sumber
Dasar Pokok/ Kegiatan Pembelajaran Indikator
Instrume Instrumen Waktu Belajar
Pembelajaran
n
6.3 Mengeksplorasi  Menyaksikan tarian  Membuat konsep Tes unjuk Tes uji  Buatlah garapan tari 3 jam CD/VCD
Ragam gerak tari mancanegara di garapan tari hasil kerja petik kerja berdasarkan -Kaset
geraj tari kreasi
berdasarkan tari kreasi mancanegara di Asia pengamatan tari prosedur pengamatan tari -Buku teks
Asia mancanegara di dan mancanegara lagu lagu
mancanegara di
 Mengeksplorasikan Asia produk mancanega
Asia
konsep garapan tari  Mengkreasi gerak  Peragakan tari kreasi ra
hasil pengamatan dasar tari sesuai mancanegara
dengan pola berdasarkan karakter
konsep garapan gerak 3 jam
6.4 Menampilkan tari Ragam gerak tari
 Menemukan gerak  Dapat
kreasi kreasi mancanegara dasar tari untuk memperagakan  Kreasikan gerak
mancanegara di berdasarkan karakter
garapan tari hasil garapan tari dasar tari dengan
Asia gerak mancanegara di kreasi gerakanmu
 Latihan menarikan Asia sendiri
Ragam iringan musik garapan tari sesuai  Memperagakan
tari dengan konsep dan gerak tari
iringannya mancanegara di
Asia sesuai
dengan irama
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMP N 2 SRAGEN


Mata Pelajaran : Seni Budaya / Seni Rupa
Kelas/Semester : IX / I
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
Satandar Kompetensi : 1 Mengapresiasi karya seni rupa
Kompetensi Dasar : 1.1 Mengidentifikasi seni rupa murni yang
diciptakan di daerah setempat

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu
1. Mendefinisikan seni rupa murni daerah
2. Menyebutkan dua jenis karya seni rupa murni dari daerah (Jateng)
3. Menyebutkan tema karya seni rupa murni
4. Menyebutkan gaya seni rupa murni daerah (Jateng)

B. Materi Ajar
A. Konsep Seni Rupa Murni
Karya seni rupa murni banyak dijumpai di daerah-daerah dari berbagai jenis karya seni
rupa murni daerah masing-masing memiliki karakteristik atau ciri khas sendiri-sendiri,
Adapun ciri khas yang membedakan karya seni rupa murni daerah satu dengan daerah
lainnya adalah nilai-nilai budayanya.
Dengan demikian seni rupa murni adalah gagasan manusia yang berisi nilai-nilai budaya
tertentu yang diekspresikan melalui media : titik, bidang, bentuk, warna, tekstur dan gelap
terang yang di tata dengan prinsip tertentu sehingga menghasilkan karya yang indah dan
bermakna.
Teori awal yang mendasari suatu kegiatan atau aktivitas setiap orang memiliki konsep
yang berbeda mengenai seni rupa. Terciptanya karya seni melalui beberapa tahap yang tidak
dipisahkan adalah sebagai berikut :
1. Tema Seni Rupa Murni.
Tema yang sering muncul dalam karya seni rupa adalah hal seputar manusia dan
hubungan dengan dunianya, antara lain :
a. Manusia dan dirinya sendiri dapat dijadikan obyek perwujudan ungkapan cita rasa
keindahan.
b. Hubungan manusia dengan manusia lain sebagai makhluk social senantiasa
berhubungan dengan sesamanya dalam mengekspresikan cita rasa keindahan.
c. Hubungan manusia dengan alam sekitarnya, alam yang ada di sekitar manusia dapat
juga dijadikan obyek karya seni rupa.
d. Manusia dengan kegiatannya, manusia dalam kehidupan sehari-hari selalu melakukan
aktivitas dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya.
e. Manusia dengan alam benda, benda di sekitar kita bentuknya beraneka ragam seperti
bentuk kubistis, silindris dan bentuk bebas maka bias dijadikan obyek karya seni.
f. Hubungan manusia dengan alam khayal, di alam pikiran manusia sering muncul
gagasan, imajinasi atau khayalan-khayalan.

2. Proses ekspresi atau proses penuangan ide.


Proses ekspresi atau proses penuangan id eke dalam bentuk / wujud karya seni
adalah memuat kreatifitas seniman atau pencipta seni ( proses ekspresi / proses
perwujudan / visualisasi ). Munculnya karya seni selalu ditandai ciri-ciri sebagai berikut :
a. Manusia yaitu orang yang mencipta.
b. Aktivitas mencipta, yaitu kegiatan dalam menyalurkan isi hati dengan menggunakan
norma seni.
c. Hasil karya, yaitu hasil aktivitas yang berupa karya seni.
Keindahan adalah kesempurnaan yang diterima oleh panca indera yang berhubungan
dengan perasaan. Seni yang telah diciptakan selalu dikomunikasikan kepada orang lain
agar dihayati.
Penghayatan dilakukan dengan mengamati, menanggapi, member norma, dan
menilai kegiatan ini disebut penghayatan ( apresiasi ). Munculnya karya seni harus
disertai tiga unsure poko yaitu : penciptaan seni ( seniman ), hasil karya ( karya seni ),
penghayat ( apresiator ) setelah itu baru diakui keberadaanya.

B. Proses Kreatif Berkarya Seni Rupa


Seni adalah hasil aktivitas manusia dari pengamatan alam, kemudian muncul ide yang
diekspresikan kedalam suatu karya seni dengan ketrampilan dan media seni.
Dalam mengekspresikan maupun mengapresiasikan seni, yang dicapai adalah kepuasan
batin. Kesan awal sebelum dicapai kepuasan adalah munculnya berbagai macam perasaan,
seperti senang, sedih, takut, ceria, bangga dan marah.
Seseorang dalam memenuhi kepuasan batinya melakukan cara berkarya sendiri-sendiri
dengan berekspresi sebagai pencipta seni, adapula sebagai penerima dari orang lain disebut
penghayat atau apresiator.

C. Seni rupa Berdasar Dimensi dan Fungsinya


Karya seni adalah proses ide manusia dengan daya budi dan kualitasnya yang
dituangkan dalam karya. Karya tersebut dapat bermanfaat dalam proses kehidupan manusia
sehari-hari. Media karya seni rupa adalah garis, warna, dan teks tema / ritme yang dituangkan
ke dalam kanvas, kertas, dan lain-lain.
Karya seni rupa berdasarkan medianya dapat dibagi menjadi dua yaitu sebagai berikut :
1. Karya Dua Dimensi
Yaitu karya-karya seni rupa yang diterapkan pada bidang latar ( p x l ) dan dapat
dinikmati dari arah depan.
Contohnya : lukisan, foto, gambar, kaligrafi, dll.
2. Karya Tiga Dimensi
Yakni karya-karya seni rupa yang memiliki isi atau bentuk karena p, l, t.
Contoh : patung, keramik, arsitek, dll.

Berdasarkan fungsi dan kegunaannya seni rupa dapat dibagi menjadi dua yaitu sebagai
berikut :
1. Seni Murni ( Pare Art )
Yaitu seni yang hanya diciptakan bagi penikmat seni semata dan tidak memiliki nilai
kegunaan praktis dalam kehidupan manusia.
Contoh : lukisan, tari kontemporer.
2. Seni Pakai atau Terapan
Yaitu karya seni rupa yang memiliki nilai kepuasan seni dan fungsi kegunaan atau praktis
dalam kehidupan sehari-hari atau seni kriya.
Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, kriya artinya kerajinan tangan, jadi seni kriya
adalah seni kerajinan tangan yang merupakan ruang lingkup seni terapan.
Seni terapan selalu berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari manusia.

D. Apresiasi karya seni Rupa Terapan


Menggambar bentuk atau still life adalah kegiatan menggambar yang dilakukan dengan
melihat model yang ditempatkan secara langsung dihadapan penggambar. Benda yang
digambar adalah benda-benda diam, contohnya meja, vas bunga, ember, kotak, badut, dll.
Dalam kehidupan sehari-hari kita jumpai benda-benda yang bentuk atau proporsinya
berbeda antara satu dengan yang lain. Jika dapat diklasifikasikan akan berbeda-beda menurut
jenisnya.
Menggambar bentuk adalah menggambar pada bidang datar dengan melihat atau
mengamati obyek secara langsung. Tujuan menggambar bentuk adalah mencapai kemiringan
( visual realis ) dengan benda yang digambar, di samping keindahannya.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggambar bentuk adalah sebagai berikut :
4. Menggambar bentuk memerlukan model dan tidak boleh digambar berdasarkan imajinasi
atau khayalan.
5. Penggambar harus jeli mengamati model benda tersebut sesuai dengan sudut
pandangnya.
6. Penggambar harus bias membedakan antara bayangan nyata dan tidak nyata pada model
tersebut.
7. Penggambar harus mengetahui alat dan media lainnya.
Menggambar bentuk dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :
1. Menggambar bentuk kubistis.
Menggambar bentuk kubistis, yaitu menggambar bentuk yang menyerupai kubus atau
benda yang bentuk dasarnya kubus.
2. Menggambar bentuk silindris.
Menggambar bentuk silindris adalah menggambar benda yang bentuk dasarnya
menyerupai silindris atau bulat.
Contohnya : gelas, botol, ember, guci, cangkir, dan piring.
3. Menggambar bebas.
Menggambar bebas adalah menggambar bentuk yang bentuknya tidak beraturan atau
tidak jelas.
Contoh : buah, sayur, muka atau wajah, dsb.

E. Gaya, keragaman teknik, bahan dan tema karya seni rupa.


1. Gaya atau corak seni rupa yaitu berhubungan erat dengan bentuk karya dengan tipe
atau jenis cara pengolahan unsure seni rupa menjadi bentuk khas yang erat dengan
unsur kreativitas.
2. - Teknik adalah cara seseorang mewujudkan gagasan ( ide ) menjadi sesuatu yang
menarik sehinggan mempunyai nilai perwujudan dengan media yang berupa alat
dan bahan seni rupa.
- Teknik berkarya adalah teknik yang dipergunakan dalam memberi bentuk atau
wujud yang berbeda.
3. Bahan untuk berkarya tidak hanya berupa kertas gambar, kanvas, cat air, cat minyak,
dan pastel, tetapi sangat beragam dan tidak terbatas tergantung keahlian perupa dalam
berkarya.
4. Tema adalah pokok pengutaraan atau ungkapan dalam berkarya seni.

Gaya dalam seni rupa dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :
1. a. Gaya primitif, seni rupa gaya primitif memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Masa awal ( masa pra sejarah ) tercipta bukan untuk keindahan, tetapi untuk
memenuhi kebutuhan kepercayaan.
2. Digunakan dalam upacara ritual atas kepercayaan.
3. Bentuknya berkesan misteri, magic, dan makna lambang.
b. Bentu karya seni rupa gaya primitif bersifat :
1. Tercipta dengan ekspresif ( penuh emosional / ungkapan perasaan )
2. Proporsi bentuk tidak sempurna, tidak wajar, penuh distorsi atau dilebih-
lebihkan.
3. Karya yang diciptakan lugas atau apa adanya.

2. Gaya klasik, ciri-ciri seni rupa gaya klasik sebagai berikut :


a. Pada awalnya diilhami masa sejarah / zaman kerajaan yang penuh keindahan,
kemegahan, kewibawaan, dan kesempurnaan.
b. Penggambaran segala sesuatu serba sempurna termasuk manusia laki-laki penuh
kegagahan, kekuatan, atlitis dan lain-lain. Adapun wanita tentang kecantikan,
kehalusan, lemah lembut, feminism, penuh accessories.
c. Pada seni kriya dan seni bangun tampak kemewahan berupa ornament, ukiran,
cenderung galmaour.
d. Bentuk pada umumnya : proporsisempurna, penuh hiasan, atau ornament corak
dekoratif, kesan klasik, glamour, mewah.

3. Gaya baru atau modern.


Seni rupa gaya baru adalah tataran nilai seni yang lebih berkarya seni rupa tidak
sekedar aktivitas fisik ( lahiriah ) tetapi juga aktivitas psikis ( batiniah ).
Ciri-ciri seni rupa gaya baru atau modern antara lain :
1. Bentuknya unik.
2. Batasan seni menjadi kabur, tidak terpisah antara seni lukis, seni patung dan seni
arsitektur.
3. Pembebasan diri dari keterkaitan hukum seni yang lazim sehingga karya seni
lebih bebas.
4. Wujud terkesan aneh, sulit dipahami bagi orang awam.
5. Obyek dan corak tampak bebas dan hampir tidak terbatas sehingga menimbulkan
aliran-aliran.
Yang dimaksud seni rupa modern adalah corak karya seni yang sudah mengalami
kemajuan, perubahan dan pembaharuan. Secara umum, modernisasi gaya seni
rupa dapat dapat dibedakan menjadi tiga bagian, antara lain :
1. Kelompok gaya representative mengandung pengertian sesungguhnya, nyata,
sesuai dengan keadaan nyata.
Gaya seni rupa yang tergolong representative adalah :

a. Romantisme, tokohnya Teodore Gericault.


1) Penggambaran emosi yang memuncak.
2) Penuh dinamika
3) Menggambarkan peristiwa yang sangat menarik ( dramatis ).
b. Naturalisme adalah melukis dengan cara meniru keadaan alam dengan
mengutamakan kesamaan obyek, warna, proporsi sesuai asli, tokohnya
Theodore Roussean.
c. Realisme, aliran yang bertentangan dengan romantisme emosional, aliran
ini melukiskan dunia tanpa fantasi sesuai dengan kenyataan sebenarnya,
cendrung melebih-lebihkan karakter. Tokohnya Fustave Coubert.
2. Kelompok gaya deformatif yang berarti perubahan-perubahan bentuk diubah
sedemikian rupa sehingga menghasilkan bentuk baru namun masih
menyerupai bentuk aslinya.
a. Surealisme adalah melukis hal-hal yang khayal, intunitif, seperti alam
mimpi. Tokohnya Salvador Dalli dan Yoftra.
b. Impressionisme adalah melukis dengan mengutamakan kesan yang
dihasilkan dari hasil pandang senimannya, karyanya tidak mendetail,
tanpa garis penegas, warna yang digunakan biasanya memiliki cemerlang
dari kilasan sinar. Tokohnya Manet, Claude Manet, Aqusla Renoir.
c. Ekspresionisme adalah melukis dengan goresan garis-garis dan warna
yang tampak spontan, tegas, cepat dan dinamis.
Tokohnya : Vicent Van Gagh, Gaugin, Edward Munch.
d. Kubisme adalah melukis yang menampilkan obyek yang terdiri dari
bidang-bidang geometris, persegi, kotak, kubus yang tersusun akan
disederhanakan berkesan seperti bidang atau kubus.
Tokohnya : Pablo Picasso dan Paul Cezone.
3. Kelompok gaya nonrepresentatif yaitu mengandung pengertian suatu bentuk
yang sukar dikenali. Wujud karyanya tidak menyerupai alam tetapi bentuk-
bentuk atau fenomena yang artistic dan unik.

C. Metode Pembelajaran
Pendekatan CTL, Diskusi, Pemberian Tugas

D. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran


Pertemuan Pertama :
1. Kegiatan Pendahuluan
 Menyapa anak secara klasikal
 Berdoa.
 Mengoreksi kerapian siswa.
 Absensi siswa
 Menjelaskan tujuan pembelajaran.

2. Kegiatan Inti
 Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
 Melihat tayangan gambar karya seni rupa murni daerah (Jawa Tengah)
 Membaca buku teks tentang seni rupa murni daerah
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
 Menjelaskan konsep seni rupa murni.
 Mendiskusikan tentang seni rupa murni daerah
 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa
 Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan
penguatan dan penyimpulan

3. Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
 Menyimpulkan materi pembelajaran

Pertemuan Ke dua :
1. Kegiatan Pendahuluan
 Menyapa anak secara klasikal
 Mengoreksi kerapian siswa.
 Absensi siswa
 Menjelaskan tujuan pembelajaran.
 Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan
disajikan.
1.Kegiatan Inti
 Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
 Peserta didik Melihat tayangan gambar karya seni rupa murni.
 Peserta didik Membaca referensi tentang seni murni.
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
 Menjelaskan proses kreatifberkarya seni rupa.
 Seni rupa berdasarkan dimensi dan fungsi.
 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, maupun
hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
 Nilai-nilai karakter yang dikembangkan KBM ini antara lain: kerja sama, disiplin,
tanggung jawab, peduli, kreatifitas, percaya diri kecintaan.
3. Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
 Bersama-sama dengan peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran.
 Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara
konsisten dan terprogram.

Pertemuan Ketiga :
3. Kegiatan Pendahuluan
 Menyapa anak secara klasikal
 Berdoa.
 Mengoreksi kerapian siswa.
 Absensi siswa
 Menjelaskan tujuan pembelajaran.

2 . Kegiatan inti
 Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
 Peserta didik Melihat tayangan gambar karya seni rupa terapan nusantara.
 Peserta didik Membaca referensi tentang seni rupa terapan nusantara.
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
 Mengidentifikasi jenis karya seni rupa terapan nusantara
 MenjelaskanGaya, keragaman teknik, bahan dan tema karya seni rupa.
 Membuat ulasan tertulis tentang jenis karya seni rupa terapan nusantara.
 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, maupun
hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
 Nilai-nilai karakter yang dikembangkan KBM ini antara lain: kerja sama, disiplin,
tanggung jawab, peduli, kreatifitas, percaya diri kecintaan.

3. Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
 Bersama-sama dengan peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran.
Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara
konsisten dan terprogram.

E. Sumber Belajar
 Buku Referensi
 Seni Budaya. Erlangga.
 Buku yang relevan
 LKS yang relevan
 Gambar benda

F. Penilaian
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran
Soal :
1. Jelaskan pengertian seni murni!
2. Sebutkan ciri-ciri munculnya karya seni !
3. Sebutkan dan jelaskan karya seni rupa berdasarkan medianya!
8. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggambar bentuk !
9. Sebutkan ciri-ciri seni rupa gaya primitif !

Jawaban :
1. seni rupa murni adalah gagasan manusia yang berisi nilai-nilai budaya tertentu yang
diekspresikan melalui media : titik, bidang, bentuk, warna, tekstur dan gelap terang yang di
tata dengan prinsip tertentu sehingga menghasilkan karya yang indah dan bermakna.

3. Munculnya karya seni selalu ditandai ciri-ciri sebagai berikut :


d. Manusia yaitu orang yang mencipta.
e. Aktivitas mencipta, yaitu kegiatan dalam menyalurkan isi hati dengan menggunakan
norma seni.
f. Hasil karya, yaitu hasil aktivitas yang berupa karya seni.

3. Karya seni rupa berdasarkan medianya dapat dibagi menjadi dua yaitu sebagai berikut :
 Karya Dua Dimensi
Yaitu karya-karya seni rupa yang diterapkan pada bidang latar ( p x l ) dan dapat
dinikmati dari arah depan.
Contohnya : lukisan, foto, gambar, kaligrafi, dll.
 Karya Tiga Dimensi
Yakni karya-karya seni rupa yang memiliki isi atau bentuk karena p, l, t.
Contoh : patung, keramik, arsitek, dll.
4. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggambar bentuk adalah sebagai berikut :
 Menggambar bentuk memerlukan model dan tidak boleh digambar berdasarkan imajinasi
atau khayalan.
 Penggambar harus jeli mengamati model benda tersebut sesuai dengan sudut
pandangnya.
 Penggambar harus bias membedakan antara bayangan nyata dan tidak nyata pada model
tersebut.
 Penggambar harus mengetahui alat dan media lainnya.
5. Seni rupa gaya primitif memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
 Masa awal ( masa pra sejarah ) tercipta bukan untuk keindahan, tetapi untuk memenuhi
kebutuhan kepercayaan.
 Digunakan dalam upacara ritual atas kepercayaan.
 Bentuknya berkesan misteri, magic, dan makna lambang

FORMAT PENILAIAN
Aspek dengan skor yang diperoleh Ketuntasan
No Nama Siswa
1 2 3 4 5 jumlah ya Tidak

1 Paimin 20 20 15 20 20 85  ,
2 Saimin 20 20 15 20 20 95  ,
3 wondo 20 20 10 10 20 80
 ,
4 Samiyem 20 20 15 15 10 80
5 Jupri 20 20 15 15 10 80  ,
 ,

KETERANGAN;
1 jumlah nilai tiap soal maksmal 20
2 jumlah skor maksimal 100

Mengetahui, Sragen, 2015


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

PRIHANTOMO SPd WAGINAH


NIP.19720613 19980210 02 NIP19591028 19811220 03

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)
Sekolah : SMP N 2 SRAGEN
Mata Pelajaran : Seni Budaya / Seni Rupa
Kelas/Semester : IX / I
Alokasi Waktu : 6 x 40 Menit ( 3x pertemuan )
Standar Kompetensi : 2. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
Kompetensi Dasar : 2.2 Mengekspresikan diri melalui karya seni
rupa murni yang dikembangkan dari unsur seni rupa nusantara

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa mampu
1. Mendefinisikan seni lukis
2. Menggunakan bahan dan alat melukis
3. Membuat karya seni lukis

B. Materi Ajar
A. Berkarya Seni Lukis
1. Pengertian Seni Lukis
Dalam seni lukis juga dikenal bermacam-macam aliran sebagaimana diuraikan
pada bab sebelumnya.
- Seni lukis adalah hasil curahan cita dan rasa dari subyek pencipta dengan
menggunakan media karya yang berupa unsur-unsur seni rupa.
- Sketsa yaitu karya seni hasil goresan garis atau warna secara spontan, cepat,
tegas, penuh dinamika, dan hasilnya memiliki wujud kesan yang unik dan
spesifik.
- Gambar yaitu karya seni hasil tiruan obyek alam dengan bentuk naturalistic dan
mengalami sedikit perubahan dari obyek aslinya.
2. Berkarya Seni Lukis
Langkah-langkah dalam berkarya seni lukis adalah sebagai berikut :
a. Membentuk Gagasan Kreatif
Sebelum melukis, kita perlu mencari inspirasi dengan cara sebagai berikut :
1) Melihat obyek alam langsung, seperti pemandangan alam, pasar, kebun
binatang, jalan, dan pantai;
2) Mengunjungi pentas seni, sanggar budaya, dan museum;
3) Mempelajari atau membaca buku-buku pustaka;
4) Memutar film-film karya seni rupa;
5) Mengakses internet dan lain-lain.
b. Membuat Sketsa
Sketsa merupakan langkah awal dalam melukis, yaitu untuk menemukan obyek
yang paling bagus untuk dilukis ( diselesaikan ).
c. Teknik Melukis
Melukis dapat memilih berbagai teknik yang dikehendaki, misalnya :
1) Teknik plakat warna ( tebal );
2) Teknik transparan warna ( tipis );
3) Teknik bertekstur warna ( tebal dan bertekstur );
4) Teknik goresan ekspresif dengan jari atau palet;
5) Teknik lukisan timbul ( berdimensi tiga dengan warna pasta ).
d. Memilih Bahan
Melukis dengan memilih bahan yang dikehendaki, misalnya :
1) Pastel dan kertas gambar / duplek / karton;
2) Cat air dan kertas gambar;
3) Cat akrilik dan kertas gambar;
4) Cat minyak dan kanvas ( kain lukis yang dibentang pada bingkai kayu atau
spanram ).
e. Tahap Melukis
Tahapan melukis secara garis besar, antara lain :
1) Membuat sketsa ( gambar awal atau gambar kerangka );
2) Mewarna dengan goresan tipisndari obyek pokok ( positif ) dan mewarnai latar
belakang ( negatif );
3) Penyempurnaan lukisan dengan kontur, spot light ( penyinaran ), penegasan, dan
penekanan gelap terang.
Perhatikan contoh tahapan dalam melukis di bawah ini :
1. Proses Melukis dengan Sketsa

Gambar 5. Ankor

Gambar 6. Kesibukan kota

Gambar 7. Binatang Khayalan ( Nyi Blorong )


2. Proses Melukis dengan Pastel
a. Obyek Alam Khayalan
b. Aliran Surealisme
Proses melukis dengan pastel dalam aliran surealisme adalah :
(1) Membuat sketsa dengan bentuk yang jelas;
(2) Mewarnai bagian demi bagian;
(3) Membuat gelap terang atau kesan tiga dimensi;
(4) Menyempurnakan pewarnaan bentuk dan penggambaran obyek.

Gambar 8. Proses melukis dengan pastel aliran Surealisme


3. Proses Melukis dengan Cat Air
a. Obyek Candi
b. Aliran Naturalisme
Proses melukis dengan cat air dalam aliran Naturalisme adalah :
(1) Membuat sketsa;
(2) Membuat gelap terang ( penyinaran ) dan kesan bahan dan tekstur;
(3) Mewarnai obyek positif dan belakang;
(4) Penyempurnaan bagian demi bagian dari semua bentuk yang dilukis.

Gambar 9. Proses melukis dengan cat air

3. Pengembangan Seni Lukis dengan Unsur Nusantara


Pengembangan seni lukis dengan unsur Nusantara dalam melukisnya menggunakan
perwujudan yang menunjukkan ciri khas Nusantara yang dapat dilakukan dengan :
a. Menampilkan obyek-obyek alam ( manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, dan
bumi-laut ) Nusantara;
b. Menampilkan tema-tema alam kehidupan adat istiadat Nusantara;
c. Menampilkan keanekaragaman kesenian Nusantara ( seni rupa, seni musik, seni
tari, dan seni teater ).
4. Pengembangan Seni Lukis dengan Unsur Mancanegara di Luar Asia
Pengembangan seni lukis dengan unsur mancanegara di luar Asia dalam melukis pada
dasarnya sama dengan pengembangan seni lukis dengan unsur Nusantara, hanya
perwujudannya menunjukkan ciri khas mancanegara di luar Asia.
5. Pemajangan Karya Seni Lukis
Lukisan yang telah jadi dapat disajikan dengan cara :
a. Lukisan yang dibuat memakai media kertas ditempelkan pada triplek yang telah
diwarna atau dilapisi dengan kertas baru dimasukkan ke pigura, kaca atau
spanram dengan dilapisi mika bening.
b. Lukisan cat minyak cukup di sajikan dengan figura.

Gambar 10. Cara pemajangan lukisan pastel dan cat air atau akrilik

Gambar 11. Contoh pemajangan lukisan

C. Metode Pembelajaran
Pendekatan CTL, Tanya jawab, Demonstrasi, Pemberian Tugas
D. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran
Pertemuan Pertama :
1.Kegiatan Pendahuluan
 Menyapa anak secara klasikal
 Berdoa.
 Mengoreksi kerapian siswa.
 Absensi siswa
 Menjelaskan tujuan pembelajaran.

2 . Kegiatan inti
 Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
 Membaca buku teks seni budaya: seni lukis
 Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas tentang topik/tema materi seni lukis
dan belajar dari aneka sumber.
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
 Menjelaskan teknik melukis
 Memilih bahan dalam melukis.
 Tahap melukis secara garis besar
 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa
 Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan
penguatan dan penyimpulan
 Nilai-nilai karakter yang dikembangkan KBM ini antara lain: kerja sama, disiplin,
tanggung jawab, peduli, kreatifitas, percaya diri kecintaan.

3 Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
 Menyimpulkan materi pembelajaran
 Menunjukkan karya seni lukis siswa yang terbaik

Pertemuan Kedua :
Kegiatan Pendahuluan
 Menyapa anak secara klasikal
 Berdoa.
 Mengoreksi kerapian siswa.
 Absensi siswa
 Menjelaskan tujuan pembelajaran.

2 . Kegiatan inti
 Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
 Membaca buku teks seni budaya: seni lukis
 Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas tentang topik/tema materi seni lukis
dan belajar dari aneka sumber.
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
 Menjelaskan proses melukis dengan pastel dalam aliran surealisme.
 Berlatih menggunakan bahan dan alat melukis
 Membuat karya seni lukis
 Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk
memunculkan gagasan baru .
 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, maupun
hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
 Nilai-nilai karakter yang dikembangkan KBM ini antara lain: kerja sama, disiplin,
tanggung jawab, peduli, kreatifitas, percaya diri kecintaan.
3. Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
 Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan
pelajaran.
 Melakukan penilaian atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara
konsisten dan terprogram;

Pertemuan Ketiga :
Kegiatan Pendahuluan
 Menyapa anak secara klasikal
 Berdoa.
 Mengoreksi kerapian siswa.
 Absensi siswa
 Menjelaskan tujuan pembelajaran.

2 . Kegiatan inti
 Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
 Peserta didik Membaca referensi tentang nilai seni rupa dua dimensi nusantara.
 Peserta didik Melihat tayangan proses melukis dengan pastel dan cat air.
 Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas tentang topik/tema materi seni lukis
dan belajar dari aneka sumber.
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
 Menjelaskan proses melukis dengan cat air.
 Berlatih menggunakan bahan dan alat melukis
 Membuat karya seni lukis
 Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk
memunculkan gagasan baru .
 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, maupun
hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
 Nilai-nilai karakter yang dikembangkan KBM ini antara lain: kerja sama, disiplin,
tanggung jawab, peduli, kreatifitas, percaya diri kecintaan.

3. Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
 Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan
pelajaran.
 Melakukan penilaian atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara
konsisten dan terprogram;

E. Sumber Belajar
Buku Referensi
Seni Budaya. Erlangga.
Buku yang relevan
LKS yang relevan
Gambar benda

F. Penilaian
Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran
 Buatlah karya seni rupa murni sesuai dengan gambar disainmu
Kriteria penilaian seni lukis
Penilaian
Aspek-aspek yang dinilai
1 2 3 4 5
Ide
Kreativitas
Teknik
Karakteristik

Mengetahui, Sragen, 2015


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

PRIHANTOMO SPd WAGINAH


NIP.19720613 19980210 02 NIP19591028 19811220 03
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMP N 2 SRAGEN


Kelas : IX
Mata Pelajaran : Seni Budaya / Seni Musik
Semester : 1 (satu)
Alokasi Waktu : 6 x 40 menit ( 3x pertemuan )

Standar kompetensi : 3. Mengapresiasi karya seni musik.


Kompetensi dasar : 3.1 Mengidentifikasi lagu mancanegara di Asia

Indikator :
o Menentukan asal musik yang diperdengarkan
o Mengungkapkan rasa/kesan dalam bentuk tulisan tentang karya musik yang
diperdengarkan
o Mengelompokkan ragam karya musik manca negara Asia
o Mengapresiasi karya musik manca negara “Koko Ronotomo” .

I. Tujuan Pembelajaran
Pada akhir pembelajaran siswa dapat :
1. Menentukan asal musik yang diperdengarkan
2. Mengidentifikasi musik mancanegara di Asia.
3. Menyimpulkan fungsi sosial musik dalam budaya mancanegara Asia
4. Menyanyikan lagu mancanegara di Asia (Lagu “Koko Ronotomo”)
5. Memberikan apresiasi terhadap keunikan lagu mancanegara di Asia.

II. Materi Ajar


Musik mancanegara.
Musik manca Negara adalah musik yang berasal dari Negara asing atau luar negeri. Dalam
khasanah music Indonesia istilah music mancanegara dipakai untuk menyebut music music yang
berasal dari luar negeri bukan music nusantara.Dengan demikian yang dimaksud music dari luar
contohnya jazz, rock, R & B dari Eropa, Regge berasal dari Jamaika.
Perbedaan antara music Nusantara ( music timur ) dengan music luar ( music barat ) antara
lain music barat menggunakan tangga nada diatonic, music timur menggunakan pentatonic, dari segi
sejarah music barat mengutamakan teknik dalam perkembanganya sedangkan music timur tidak
memiliki tahapan dalam perkembanganya. Musik barat dihasilkan secara individual, music timur
secara kelompok., music barat pada umumnya dipandu oleh dirigen untuk music timur ditentukan
oleh salah satu alat music misalnya kendang pada gamelan, Musik barat dimulai dengan individu
kemudian bergabung dalam bentuk orchestra sedang timur pembelajaranya sdecara kelompok Musik
barat mempresentasikan secara kelompok atau kehidupan orang banyak sedang music timur bersifat
individual sebagai sarana ritual sedangkan persamaanya ada dua antara lain bahwa music merupakan
ungkapan akspresi manusia dalam bentuk suara manusia dan alat music, serta mempunyai
fungsisebagai hiburan, ekspresi diri, terapi, ekonomi, pengiring tarian, ritual dan peningkatan
kecerdasan.

A. MENGIDENTIFIKASI LAGU MANCA NEGARA DI ASIA

Musik yang berkembang di benua Asia banyak sekali jenisnya dan masing-masing musik
memiliki keunikan. Secara garis besar musik di Asia dapat dikelompokkan menjadi empat antara
lain :
1. Musik Melayu
2. Musik Oriental
3. Musik Hindustan
4. Musik Timur tengah
1. Musik Melayu
Musik Melayu adalah musik yang berkembang di Melayu antara lain Indonesia, Malaysia,
Singapura dan Brunei. Musik Melayu ciri utamanya adalah menggunakan alat musik
membranophone atau gendang.Di Negara kita musik melayu musik berkembang di daerah Riau
dan Sumatera barat.
2. Musik Oriental
Negara yang termasuk antara lain adalah Cina, Jepang, Korea, Hongkong. Musik yang paling
menonjol yaitu alat musik string (alat musik petik dan gesek) dengan tangga nada pentatonic
setempat.
3. Musik Hindustan
Negara yang termasuk yaitu India atau Pakistan. Musik tersebut cirri utamanya adalah juga
menggunaka alat musik membranophone seperti musik melayu, yaitu kendang India berupa
sepasang kendang berbentuk kendil.
4. Musik Timur Tengah
Musik Timur Tengah yaitu Qosidah yang lagu-lagunya bernafaskan Islam. Penyajian
musiknya dengan menggunakan seperangkat instrument musik rebana.
B. FUNGSI MUSIK DALAM MASYARAKAT
Musik secara umum sangat penting bagi kehidupan masyarakat pendukungnya diantaranya
sebagai berikut :
a. Sebagai Media Hiburan
Sebagian besar orang memanfaatkan musik hanya untuk sekedar pelepas lelah dalam
rutinitas kehidupan sehari-hari
Jenis musik sebagai media hiburan dalam perkembangannya sangat ditentukan oleh budaya popular
yang terjadi. Misalnya musik dansa, musik rock, musik pop dan di Negara kita sendiri musik
dangdut dan pop yang muncul tahun 1970-an telah menjadi popular sampai sekarang.
b. Sebagai Media Pengobatan (Therapy)
Musik digunakan untuk pengobatan (music therapy) terutama di Negara Barat. Mula-mula
musik digunakan untuk penyembuhan penyakit para korban perang. Saat ini, pemakaian musik
terapi telah dilakukan di beberapa rumah sakit di Eropa, Amerika dan Canada, khusus untuk
penyakit mental atau kelumpuhan organ tubuh.
c. Sarana Peningkatan Kecerdasan (Intelegensi)
Otak manusia dibagi menjadi dua bagian, yaitu right hemisphere (otak kanan) dan left
hemisphere (otak kiri). Demikian hasil penemuan Dr. Roger W. sperry yang atas jasanya
memenangkan hadiah Nobel 1981.
Keseimbangan dua bagian otak tersebut dapat mempengaruhi kecerdasan manusia. Otak kiri
merupakan pusat pengendali fungsi intelektual seperti daya ingat, bahasa, logika, perhitungan, daya
analisis, dan pemikiran konvergen. Otak kanan berdasarkan kepada spotanitas dan pengendali
fungsi mental yang melibatkan intuisi, sikap, emosi, hubungan ruang dan dimensi, gambar, musik
dan irama, gerak dan tari. Musik dapat dijadikan sebagai alat penyeimbang antara otak kanan
dengan otak kiri. Daya estetis musik dapat dimanfaatkan sebagai penambahan intelegensi (IQ).
d.Fungsi Promosi Dangang

Musik yang dikreasi untuk kepentingan promosi dagang kini banyak berkembang
seiring dengan laju pertumbuhan iklan yang disiarkan melalui radio-radio siaran dan
televisi-televisi swasta terutama di kota-kota besar di Indonesia. Musik-musik iklan bisa saja
dirancang oleh penciptanya secara baru, tetapi juga ada yang berbentuk penggalan lagu yang
sudah ada, sudah populer, dan digemari segmen pasar yang dituju.

III. Metode Pembelajaran


Pengamatan, diskusi dengan metode pendekatan CTL dan Life skill.

IV. Langkah-langkah Pembelajaran


Pertemuan Pertama :
4. Kegiatan Pendahuluan
 Menyapa anak secara klasikal
 Berdoa.
 Mengoreksi kerapian siswa.
 Absensi siswa
 Menjelaskan tujuan pembelajaran.
 Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan
disajikan.

b. Kegiatan Inti
 Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
 Peserta didik Mendengarkan lagu-lagu mancanegara Asia melalui DVD, VCD, CD, kaset.
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
 Menjelaskan pengertian musik manca negara Asia
 Menjelaskan fungsi musik dalam masyarakat.
 Guru bersama siswa mengelompokkan lagu-lagu mancanegara nusantara sesuai
dengan negara asal.
 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 Bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa
 Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan
penguatan dan penyimpulan

c Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
 Menanyakan kesulitan siswa selama PBM.
 Menyimpulkan materi pembelajaran.

Pertemuan Ke dua :
a. Kegiatan Pendahuluan
 Menyapa anak secara klasikal
 Berdoa.
 Mengoreksi kerapian siswa.
 Absensi siswa
 Menjelaskan tujuan pembelajaran.
 Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan
disajikan.

b. Kegiatan Inti
 Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
 Peserta didik Mendengarkan lagu-lagu mancanegara Asia melalui DVD, VCD, CD, kaset.
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
 Mendiskusikan tentang budaya khas musik mancanegara Asia
 Melakukan tanya jawab tentang musik yang sudah diperdengarkan.
 Memberikan tanggapan pribadi secara lisan atau tertulis.
 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 Bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa
 Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan
penguatan dan penyimpulan

c Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
 Menanyakan kesulitan siswa selama PBM.
 Menyimpulkan materi pembelajaran.

Pertemuan Ke tiga :
a. Kegiatan Pendahuluan
 Menyapa anak secara klasikal
 Berdoa.
 Mengoreksi kerapian siswa.
 Absensi siswa
 Menjelaskan tujuan pembelajaran.
 Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan
disajikan.
b. Kegiatan Inti
 Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
 Peserta didik mendengarkan lagu-lagu mancanegara melalui CD/VCD/kaset/guru.
 Peserta didik Mengapresiasikan keunikan lagu mancanegara di Asia
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
 Melakukan tanya jawab tentang lagu yang sudah diperdengarkan.
 Mendiskusikan tentang elemen-elemen musik seperti : irama, tempo, nada serta dinamika.
 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa
 Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan
penguatan dan penyimpulan

c Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
 Menanyakan kesulitan siswa selama PBM.
 Menyimpulkan materi pembelajaran.

V. Alat/Sumber Belajar
- Buku “Seni Budaya Kelas IX, Penerbit ERLANGGA.
- Lagu-lagu mancanegara Asia, DVD, VCD, CD, kaset
- LKS yang Relevan

VI. Penilaian

Soal :
1.Sebutkan 3 judul lagu manca negara Asia !
2.Secara garis besar musik manca negara Asia dikelompokkan menjadi 4 sebutkan!
3.Jelaskan ciri utama musik Hindustan !
4.Sebutkan 3 unsur dalam musik India!
5.Sebutkan fungsi musik dalam masyarakat!

Jawaban :
1. Denpasar Moon, Leron-leron Sintha, Koko Ronotomo
2. Musik Melayu, Musik Oriental, Musik Hindustan, Musik Timur tengah
3. Menggunakan alat musik membranophon
4. Intensitas, ), interval dan warna bunyi,bunyi yang dihasilkan dari 5 sumber antara lain
petikan kuku, angin, kulit, metal perkusi )
5. Sebagai hiburan, pengobatan (terapy), peningkatan kecerdasan, promosi dagang
FORMAT PENILAIAN
Aspek dengan skor yang diperoleh ketuntasan
No Nama Siswa
1 2 3 4 5 jumlah ya Tidak

1 Bimo Ardiatama 20 20 15 20 20 85  ,
2 Kresna Mukti Wibawa 20 20 15 20 20 95  ,
3 Raihan Arya Basunjaya 20 20 10 10 20 80
 ,
4 Nayla Khairunnisa 20 20 15 15 10 80
5 Arya Basudewa Ramadhan 20 20 15 15 10 80  ,
 ,

KETERANGAN;
1 jumlah nilai tiap soal maksmal 20
2 jumlah skor maksimal 100

Mengetahui, Sragen, 2015


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

PRIHANTOMO SPd WAGINAH


NIP.19720613 19980210 02 NIP19591028 19811220 03
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMP N 2 SRAGEN


Kelas : IX
Mata Pelajaran : Seni Budaya / Seni Musik
Semester : 1 (Satu)
Alokasi Waktu : 6 x 40 menit ( 3xpertemuan )
Standar kompetensi : 4. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa.
Kompetensi dasar : 4.2 Menampilkan hasil aransemen lagu
mancanegara di Asia.

Indikator :
o Menjelaskan ilmu harmoni
o Mengaransir lagu “ Koko Ronotomo “ berdasarkan ide kreatif
o Menyusun notasi, irama, tempo dan dinamika lagu “ Koko Ronotomo“
o Memainkan hasil aransemen lagu “Koko Ronotomo“ dengan alat musik yang
tersedia

A. Tujuan Pembelajaran
Pada akhir pembelajaran siswa dapat :
2. Menjelaskan ilmu harmoni
3. Mengaransir lagu mancanegara di Asia.
4. Memainkan lagu hasil aransir.
5. Menjelaskan rasa/kesan berdasarkan karya musik yang dimainkan.

B. Materi Ajar
~ Pengetahuan Imu Harmoni
 HARMONI
Harmoni adalah ilmu mengkombinasikan nada-nada ke dalam akor-akor (chords).
Akor adalah susunan tiga nada atau lebih yang dimainkan secara bersam-sama dan kedengaran
harmonis.
 AKOR TRINADA
 PENERAPAN AKOR TRINADA PADA ALAT MUSIK PIANO
a. Contoh penerapan akor C mayor pada alat musik harmonis piano di bawah ini :

C E G
1 3 5

b. Contoh penerapan akor F mayor pada alat musik harmonis piano di bawah ini :

F A C
4 6 1

 Contoh penerapan akor G mayor pada alat musik harmonis piano di bawah ini :

G B D
5 7 2

Teknik Dasar Mengaransemen :


1) Menentukan Lagu
2) Memahami melodi lagu
3) Menentukan jalannya akor lagu tersebut.
4) Menentukan tekstur (misalnya: nada melawan nada)
5) Sebaiknya nada suara II lebih rendah dari suara I
6) Nada pertama dan ketiga merupakan ketukan berat (Bas), maka nada pada suara II
diusahakan tidak keluar dari akor.

C. Metode Pembelajaran
Model pendekatan CTL dan Life skill

D. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan Pertama :
a. Kegiatan Pendahuluan
 Menyapa anak secara klasikal
 Berdoa.
 Mengoreksi kerapian siswa.
 Absensi siswa
 Menjelaskan tujuan pembelajaran.
 Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan
disajikan teknik mengaransir lagu

b. Kegiatan Inti
 Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
 Siswa menjelaskan pengertian akor
 Siswa mempelajari materi tentang akor trinada.
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
 Menjelaskan teori dasar ilmu harmoni
 Menjelaskan bentuk susunan akor trinada
 Menjelaskan perbedaan akor Mayor dengan akor minor.
 Menjelaskan akor balikan
 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa
 Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan
penguatan dan penyimpulan

c Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
 Menanyakan kesulitan siswa selama PBM.
 Menyimpulkan materi pembelajaran.

Pertemuan Ke-dua :
a. Kegiatan Pendahuluan
 Menyapa anak secara klasikal
 Berdoa.
 Mengoreksi kerapian siswa.
 Absensi siswa
 Menjelaskan tujuan pembelajaran.
 Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan
disajikan teknik mengaransir lagu

b. Kegiatan Inti
 Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
 Siswa mempelajari penerapan akor pada alat musik harmonis gitar atau keyboard
 Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas tentang topik/tema materi yang
dipelajari yaitu aransemen dan belajar dari aneka sumber
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
 Menjelaskan cara menerapkan akor dalam alat musik gitar atau keyboard
 Guru membimbing siswa memainkan alat musik gitar atau keyboard
 Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok untuk melaksanakan pembelajaran tutor
sebaya dalam memainkan alat musik harmonis.

 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat,
maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
 memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui
berbagai sumber

c. Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
 Bersama-sama dengan peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
 melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara
konsisten
 memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
 Membuat kesimpulan materi tentang akor.
 Nilai-nilai karakter yang dikembangkan KBM ini antara lain: kerja sama, disiplin,
tanggung jawab, peduli, kreatifitas, percaya diri.

Pertemuan Ke-tiga :
a. Kegiatan Pendahuluan
 Menyapa anak secara klasikal
 Mengoreksi kerapian siswa.
 Absensi siswa
 Menjelaskan tujuan pembelajaran.
 Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan
disajikan teknik mengaransir lagu

b. Kegiatan Inti
 Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
 Siswa mendengarkan lagu “Koko Ronotomo” melalui CD/DVD.
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
 Siswa mempelajari materi notasi, irama, tempo dan dinamika lagu “ Koko
Ronotomo“.
 Guru menjelaskan teknik dasar mengaransemen.
 Peserta didik Mendiskusikan contoh lagu yang akan diaransir.
 Melakukan tanya jawab tentang lagu yang akan diaransir.
 Siswa mulai berlatih mengaransemen secara sederhana lagu ”Koko Ronotomo”
 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat,
maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
 memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui
berbagai sumber

c. Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
 Bersama-sama dengan peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
 melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara
konsisten
 memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
 Membuat kesimpulan materi tentang aransemen
 Nilai-nilai karakter yang dikembangkan KBM ini antara lain: kerja sama, disiplin,
tanggung jawab, peduli, kreatifitas, percaya diri.

Pertemuan Ke-empat :
a. Kegiatan Pendahuluan
 Menyapa anak secara klasikal
 Mengoreksi kerapian siswa.
 Absensi siswa
 Menjelaskan tujuan pembelajaran.
 Tanya jawab berbagai hal terkait dengan wawasan siswa mengenai materi yang akan
disajikan teknik mengaransir lagu
b. Kegiatan Inti
 Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
 Siswa mendengarkan lagu “Koko Ronotomo” melalui CD/DVD.
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
 Siswa melanjutkan berlatih mengaransemen secara sederhana lagu ”Koko
Ronotomo”
 Guru membimbing siswa memainkan hasik aransemen
 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat,
maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
 memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui
berbagai sumber

c. Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
 Bersama-sama dengan peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
 melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara
konsisten
 memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
 Membuat kesimpulan materi tentang aransemen
 Nilai-nilai karakter yang dikembangkan KBM ini antara lain: kerja sama, disiplin,
tanggung jawab, peduli, kreatifitas, percaya diri

E. Sumber Belajar
- Buku “Seni Budaya Kelas IX .
- Lagu-lagu mancanegara Asia
- Perangkat alat musik harmonis
- DVD, VCD, CD, kaset, guru

F. PENILAIAN
A Bentuk penilaian
- Tes Unjuk Kerja
B Bentuk instrumen
-Tes prakek dan produk
Contoh instrumen
 Buatlah aransemen secara sederhana lagu mancanegara ”Koko Ronotomo”

F ORMAT PENILAIAN
Aspek yang dinilai
No Nama siswa Pemahaman akor Harmonisasi Kreativitas Jumlah nilai
(I) ( II ) ( III )
1 1-3 1-3 1-3 3-9
2
3
dst

Keterangan skor : 3 – 9

Hasil akhir :
NA = I + II + III

Mengetahui, Sragen, 2015


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

PRIHANTOMO SPd WAGINAH


NIP.19720613 19980210 02 NIP19591028 19811220 03
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SPM N 2 SRAGEN


Mata Pelajaran : Seni Budaya /Tari
Kelas : IX
Alokasi Waktu : 4 X Pertemuan
Strandart Kompetensi : Mengpresiasi Karya Seni Tari
Kompetensi Dasar 5.5, Mengidentifikasi karya seni tari Mancanegara di
Asia
5 6. Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan
seni tari Mancaa Negara di Asia
Indikator :
1. Mengidentifikasi jenis karya seni tari mancanegara di Asia.
2. Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan seni tari mancanegara di Asia.
3. Menyebutkan Ragam tari di Asia.
4. Menyebutkan Jenis tari yang ada di Kamboja.
5 Meyebutkan jenis tari yang ada di Cina
6 Menyebutkan Bentuk – bentuk tari di India
7 Menyebutkan Jenis tarian di Kamboja
8 Menjelaskan Tema tari dari India, Kamboja, Cina, Thailand.
9 Menyebutkan Bentuk penyajian Tari.
10 Menyebutkan Fungsi Tari
11 Menyebutkan Tata rias dan Tata busana,
12 Menyebutkan Fungsi Iringan dalam tari
13 Menyebutkan arti pola lantai
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
SISWA MAMPU :
1. Mengidentifikasi jenis karya seni tari mancanegara di Asia.
2. Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan seni tari mancanegara di Asia.
3 Menyebutkan Ragam tari di Asia.
4 Menyebutkan Jenis tari yang ada di Kamboja.
5 Meyebutkan jenis tari yang ada di Cina
6 Menyebutkan Bentuk – bentuk tari di India
7 Menyebutkan Jenis tarian di Kamboja
8 Menjelaskan Tema tari dari India, Kamboja, Cina, Thailand.
9 Menyebutkan Bentuk penyajian Tari.
10 Menyebutkan Fungsi Tari
11 Menyebutkan Tata rias dan Tata busana,
12 Menyebutkan Fungsi Iringan dalam tari
13 Menyebutkan arti pola lantai dalam tari
B MATERI PEMBELAJARAN
A,RAGAM SENI TARI MANCANEGARA.
Seperti halnya tari di Indonesia ,ragam gerak tari seni tari mancanegara juga dibedakan
menjadi dua, yaitu seni tari klasik dan tari seni kerakyatan, Seni tari klasik yang didukung oleh para
bangsawan , terpelajar, dan kapitalis oleh karen itu banyak menggunakan garis – garis lengkung
yang lemah gemulai serta gerk patah –patah yang lembut sedangkan ragam gerak tari kerakyatan
didukung oleh kaum buruh dan para pekerja sehingga ragam gerak yang muncul adalah cepat,
dinamis, dan romantis.
A. 1.RAGAM TARI ASIA

1.Ciri Khas gerak tari mancanegara

Ragam gerak tari mancanegara biasanya didukung oleh pekerja atau buruh biasanya berirama
cepat dinamis, dan romantis karena dilakukan ditempat terbuka Ragam gerak yang myuncul
adalah gerak saling merespons dan mengisi ruangan sehingga para penari nya berpasang –
pasangan membentuk Formasi melingkar, menyudut, dan berlanjar. Ragam gerak yang muncul
di kalangan para bangsawan berirama lembut mengalun sehingga munculah ragam gerak
dengan garis lengkung denga tumpuan jari yang kuat, Kaum bangsawanpun mengembangkan
gerak dari Ballroom dance yang tetap bergaya lembut. Romantis, dan saling memeluk
berdekatan
1. Ciri Khas Bentuk Iringan ,Tata Rias, dan TataBusana, Tari Mancanegara
Bentuk musik pengiring tari mancanegara , biasanya berupa alat – alat musik tradisional khas
negara tempat tarian itu lahir ataupun alat musik modern untuk jenis – jenis tarian yang lebih
baru. Tata rias dan busana nya disusaikan dengan ciri khas negaranya masina – masing.
B,ANEKA TARI MANCANEGARA DI ASIA

1. TARI DARI THAILAND


Tari klasik tailand dikembangkan dari India Tari ini diringi oleh beberapa instrumens srtaorkes
yang unik didalam tariannya ini biasanya mengambil cerita Rama dan Shinta. Berikut ada
beberapa tarian yang berasal dari Thailand :
Dari Tailand bagian Tengah.
a.Tari Sri Nuan Sri Nuan

Tarian ini memiliki musik pengiring yang lembut .Lirik dan Musiknya mampu menampilkan
kecantikan alami para gadis tailand dan ketampanan para pemudanya.
b.Tari Teut Teung (Drum)

Tari ini biasanya drum digunakan untuk mengiringi pawai atau parade saatfestifal tradisional.
c.Tari Petani.

Tari ini merupakan tarian yang menggunakan kostom petani. Tarian ini untuk merayakan pada
saat panen padi dengan berbagai nyanyian dan tarian
Dari Thailand Bagian Timur
a. Tari Serng Kretip Khoa

Tarian ini menggambarkan seorang penari yang


sedangmembawamakanankepadasuaminya di ladang Dengan instrumen yang
digunakan adalahdrum, charb, gong, dan kahen.
b.. Tari Serng I San

Tarian ini merupakan tarian Rakyat yang ditampilkan pada saat festifal tradisional.
Kstom yang di pakai cerah dan warna – warni untuk menunjukanekspresi
kegembiraan atas perayaan panen
c Tari Serng Krepo (kelapa)

Tarian ini menggambarkan kelompok para gadis yang sudah cukup umur menari
diiringi dengan alat musik Pong Elang.
d. Tari Fon Poothai.
Tarian ini dibawakan pada saat perayaan atau upacara diadakan oleh suku poothai.
Tarian ini iramanya sangat dinamis dan mempunyai daya tarik tersendiri. Tari pong
Lang dibawakan oleh dua orang penari pria dan dua orang penari putri.
 Dari Thailand Bagian Utara
a. Tari Pedang
Tarian ini diilhami dari kesenian bela diri yang menampilkan keberanian, kekuatan,
dan gerakan Refleks yang menarik menggunakan beberapa jenis pedang yang
dimainkan meggunakan berbagai anggota tubuh yang berbeda sambil menyarang
penari lawan dengan sarung pedang
b. Tari Lilin
Tari ini merupakan Tari persembahan bagi sang buddha sebagai bentuk
penghormatan para gadis Suku Thai Khuen.
 Dari Thailand Bagian Selatan
a. Tari Nora
Tarian ini menampilkan kisah tentang legenda - legenda daerah dalam berbagaiversi.
Bentuk gerakanya berbeda – beda antar tiap daerah
b. Tari Ram Nora Son Ram
Tarian ini menggunakan tubuh yang difokuskanpada gerakan lenga dan bahu, sebagai
keseimbangan dengan bagian tubuh lain nya Tarian ini diiringi oleh lirik yang panjang
c. Tari Nora Klong Hong
Tari ini merupakan bentuk tari yang ditampilkan pada acara-acara tartentu pada
penampilannya sejenis makluk setengah manusia dan setengah burung. Ceritatarian ini
berdasarkan Legenda Prasuton Manora

2. TARI DARI KAMBOJA

Tarian ini berasal dari India yang didasarkan pada mitologi agama Hindu yaitu kepercayaan
bahwa penari – penari itu nsebenarnya adalah bidadari yang diturukan untuk memuja para
dewa. Kostum yang dipakai sama yang ada di Indonesia Gerakan sangat lembut sesuai dengan
iringan tari Pinpeat yaitu gamelan yang terdiri dari drum, gong, dan xylofon.
Tari di Kamboja dapat dibedakan menjadi 3 :
 Tari Klasik
Tari dalam penampilan nya khusus untuk keluarga kerajaan karena mempunyai elemen
penting yang berhubungan dengan tari tradisional Thailand Tarian ini ditampilkan sebagai
ciri khas budaya Kamboja dan sering dipertunjukan suatu acara ,dan pertunjukan bagi turis
yanh berwisata di Kamboja.
 Tari Rakyat Khmer
Tarian ini menampilkan gerakan langkah – langkah yang cepat.Tarian ini disesuai kan
dengan kebutuhan atau disesuaikan dengan gambaran orang yang akan ditampilkan,
seperti, penani, rakyat biasa masyarakat biasa iringan yang digunakan Orkestra Mahori
 Tari Sehari – hari
Tarian ini ditampilkan saat ada acara berkumpul secara massal Salah satunya adalah Tari
Ram Vong yaitu tarian yang gerakannya membentuk suatu lingkaran dengan gerakan
tangan dan kaki yang lemah, gemulai. Biasanya tarian ini ditampilkan saatacara
perkawinan Tradisional Kamboja.

3. TARI DARI CINA


Tarian di Cina dipertunjukan hanya dikota – kota besar saja Ciri tarian Cina adalah gerakan
tangan Yang rumit dan ekspresi wajah yang disesuaikan dengan langkah kaki. Gerakan –
gerakan tangan tersebut menggambarkan sikap tangan dari Sang Budha ketika sedang
bersemedi Gerakan – gerakan tersebut merupakan warisan dari kesenian Cina secara turun –
temurun sejak beribu – ribu tahun lalu.
Berikut ini ada beberapa Tarian yang berasal dari Cina
 Tari Naga
Tari Naga ada sejak zaman Dinsti Han (180 – 230 SM) Tarian ini memiliki kepercayaan
dan rasa hormat yang besar terhadap naga. Pada mulanya tarian ini dipercaya sebagai
bagian dari kebudayaan pertanian dan masa panen, disamping juga sebagai salah satu
metode untuk menyembuhkan dan menghindari penyakit.
Tari Naga ini dibuat dangan menggabungkan gambaran – gambaran dari berbagai hewan
yang bisa ditemui.Kemudian Naga kaum Tionghoa ini berkembang menjadi sebuah
makhuk dunia dongeng yang dipuja dalam kebudayaan Tionghoa. Bentuk fisiknya
merupakan gabungan dari bagain fisik berbagai
Hewan, diantaranya tanduk dari rusa jantan, telinga dari banteng, mata dari kelinci, cakar
dari harimau dan dari ikan Semuanya melengkapi tubuhnya yang mirip dengan tubuh Ular
Rasaksa.
Dengan ciri – ciri ini, Naga dipercaya sebagai makhluk Amfibidenga kemampuan untuk
bergerak ditanah, terbang diudara, dan berenangdi laut, serta memberikan mereka peranan
sebagai pengusaha langit dan hujan.
Pada zaman kuno Naga dijadikan lambang kekaisaran. Naga melambangkan kekuatan
magis, kebaikan kesuburan, kewaspadaan, dan harga diri. Tari Naga menjadi kebudayaan
dan tradisi Tionghoa. Oleh karena itu Tari Naga menjadi sebuah pertunjukan seni khusus
Tionghoa yang melambangkan keberuntungan dan kemakmuran, dalam tahun yang akan
datang bagi manusia di bumi
Tari Barongsai

Tarian barongsai pdad tahun (420 - 589) Masehi Pada saat itu psukan gajah Raja Fan Yang dari
negari Lin Yi Seorang panglima perang bernama Zhong Que membuat tiruan boneka singa untuk
mengusir pasukan Raja Fan. Ternyata upaya tersebut sukses sehingga akhirnya tarian Barongsai
Melegenda.
Tari barongsai terdiri dua jenis :
1.Tari Barongsai Singa Utara

Tarian ini memiliki surai ikal dan berkaki empat, serta kelihatan lebih mirip dengan Singa. Dalam
tarian ini gerakan nya cenderung lebih lincah dan penuhdinamika karena memiliki kaki empat.
2.Tari Barongsai Singa Selatan

Tarian ini memiliki sisik , dan jumlah kaki yang bervariasi, yaitu antara dua dan empat Kepala
dilengkapi dengan tanduk, sehingga kadang kala mirip dengan binatang Kilin. Dalam tarian ini
gerakan kepalanya yang keras dan melonjak – lonjak seiring dengan tabuhan gong, dan tambur.
Satu gerakan utama dari tarian Barongsai adalah gerakan singa memakan amolop berisi uang yang
disebut istilah LAI SEE .Diatas amplop biasanya ditempeli denga sayuran selada air yang
melambangkan hadiah bagi Sang Singa. Proses memakan Lai - See, ini berlangsung sekitar separuh
bagian dari seluruh tari Barongsai.
4. TARI DARI TARI INDIA
Tarian India merupakan salah satu kebudayaan yang berkembang pesat, Tarian India ini biasanya
dalam penampilan tidak dapat dipisahkan dengan drama atau teater. Yang keduanya masih
bersumber pada naskah – naskah yang masih menggunakan bahasa Sansekerta.
Bentuk Tari India :
Tari Bharatanatyan

Tari Bharatanatyan adalah bentuk tari klasik yang berasal dari suku Tamsil Nadu tepatnya di
India bagian selatan. Iringan yang dipakai adalah Musik Carnenik Dalam tarian ini yang
diutamakam adalah ekspresi wajah, gerakan kepala, dan ritme. Tarian ini merupakan bentuk
pernyataan dari ide kuno tentang perayaan abadi atau kekal alam dunia dengan perantara
keindahan jasmani atau badan manusia.
Tari Kathakali

Tari ini semacam Drama yang penampilan nya. Memakai gerak,dan kostumnya agak rumit
karena untuk memiankan karakter drama yang dibawakan sesuai mimik yang mewakili simbol.
Tari ini memiliki 5 unsur :
a. Ekspresi.
b. Tarian.
c. Peraturan atau Ketentuan.
d. Lagu.atau.Vokal.
e. Instrumen atau Musik.
Cerita yang ditampilkan biasanya Mahabharata,dan Nalacharitam.Dan sifat Tari tersebut adalah
Feminim dan Maskulin Biasanya penampilannya memakan waktu berjam – jam kadang sampai
pagi hari atau saat fajar tiba.
Tari Katak

Tarian ini berasal dari India Utara.Katak berasal dari bahasa Sansekerta artinya orang yang
sedang bercarita, Ciri – ciri Tari Katak ini Gerakan kaki yang cepat, (Tatkar) dan berputar
(chakkar).
Tari ini dikembangkan pada masa Dinasti Mughal Bentuk Tari Kathak berasal dari pengaruh pada
masa lalu, seperti pengaruh mitologi Kathakas (nyanyian kuno), Tarian Kuil, dan gerakan Bhakti.
Tari Manipuri

Tari Manipuri merupakan tari klasik India, Berasal dari Manipur India bagian timur. TemaTarian
ini adalah pemujaan atau persembahan terhadap Dewa Radha dan Krishna. Tari ini diiringi oleh
musik yang berasal dari instrumens Perkusi yang bernama Pung, Simbol kecil, instrumens senar
bernama Pena dan alat tiup seperti Flute. Tari Manipuri adalah tarian yang bebas dari pengaruh
apapun. Gerak tubuh, kaki, dan ekspresi wajah pada tari manipuri adalah Halus dan gerkannya
mengalun, dan anggun

JENIS – JENIS TARI INDIA


Tari di India yang terkenal adalah Tari Odissi dan Kuchipudi. Tarian ini masih akan kita uraikan
menjadi :
a . Tari Odissi
Tarian ini menggambarkan sebuah bentuk persembahan kepada Dewa.
Tari Odissi dikelompok kan menjadi 6 lakon antara lain :
1. Mangalacharan

Tarian ini menampilkan gerakan yang seperti berdoa atau menyembah dewa untuk
meminta pengampunan dan penghormatan.
Penghormatan itu ada 3 Yaitu :
Tangan diatas kepala berarti membari hormat kepada Tuhan.
Tangan didepan berarti memberi hormat pada guru.
Tangan di depan dada berarti memberi hormat kepada penonton.
2.Tari Battu Nrutya.

Tarian ini merupakan penampilan inti dari tari Odissi yang gerakannya dibuat untuk
persembahan dewa Shiva(Baruka Bhairava
3Tari Pallavi.

Tarian ini diiringi musik dengan memakai lagu yang digabung dengan mata, gerakan tubuh,dan
gerakan kaki yang sulit.
4.Tari Abbinaya.
Tarian ini menampilkan gerakan isyarat saja, dan menampilkan cerita kisah tanpa ucapan
apapun.
5.Tari Dashavatar.

Dalam tarian ini menampilkan gerakan tentang gambaran sepuluh Renkairnasi Dewa.
6.Tari Moksha.

Tarian ini menampilkan musik Perkusi dengan tarian yang menggambarkan kebebasan
b.. Tari Kuchipudi.
Tarian ini merupakan klasik India Selatan Kuchipudi adalah nama sebuah kecildaerah
kriahna yang berada diteluk Benggala. Gerakan tarian ini sangat cepat dan kostumnya
berkilauan,banyak garakan berputar dan kaki, dengan diiringi musik Carnatic Klasik,
Property yang dipakai adalah Piring dari kuningan, yang masing – masing dipasangi
lilinyang menyala dan harus digerakan dan diatas kepala ada bajana kecil (pundi) yang berisi
air jadi dalam nenari harus menjaga keseimbangan, Pada akhirnya penari memadamkan
apidan membasuh tangan nya dengan air dari dalam bejana.
JENIS - JENIS TARI
Jenis - jenis Tari dapat dibagi menjadi 3 bagian antara lain :
1 Menurut fungsinya ,ini dapat dibagi lagi 2 yaitu;
a. Tarian Sakral yaitu tarian yang dianggap suci atau sakral.
b. Tarian Tradisioanal adalah jenis tarian yayang temanyang berhubungan dengan masyarakat
seperti tarian pergaulan dan pertunjukan.,yaitu jenis tarian
2. Menurut temanya., ini dapat dibagi lagi menjadi 3 macam yaitu.
a. Tari Erotik, adalah tarian yang mengandung tema percintaan contohnya tari Karonsih.
b. Tari Heroik atau Kepahlawanan, adalah tari yang temanya mengandung tama kepahlawanan
atau peperangan contohnya tari Eko prawiro.
c. Tari Pantomim, adalah jenis tari nya menirukan gerak - gerak alam,atau kegiatan seseorang
contoh nya gerakan kupu –kupu, gerakan orang menimba air disumur, mandi dll.
3. Menurut Koreografer (pencipta gerak) nya ini dapat dibagi menjadi 3 macam ;
a. Tarian Rakyat.
b. Tarian Klasik.
c Tari Kreasi.
BENTUK - BENTUK PENYAJIAN TARI
Dalam pengartian nya tari mengandung adanya gerak, ritmes, eskpresi, dan keindahan maka dalam
Penyajian nya dapat dibagi menjadi 3 antara lain :
1. Jenis Tari Tunggal ,yaitu tarian yang ditarikan oleh seorang penari baik laki ataupun wanita.
2. Jenis Tari Berpasangan, yaitu jenis tarian yang ditarikan oleh dua orang penari baik sesama jenis
ataupun berlawanan jenis.
3. Jenis Tari Kelompok, yaitu jeni tarian yang ditarikan secara kelompok atau berpasang pasangan dan
tidak menutup kemungkinan bisa berbentuk dramatari atau sendratari.
FUNGSI TARI DAN SIFAT TARI
Fungsi tari dalam kehidupan manusi, senantiasa berbudaya dan berkelompok untuk tari berkembang
sesuai dengan kebutuhan social sehingga mempunyai fungsi yang lebih penting dalam tata kehidupan,
Sarana pertunjukan, maupun sarana upacara. Fungsi tari banyak digunakan dalam kehidupan manusia,
baik sejak zaman prasejarah hingga kehidupan masyarakat dizaman sekarang, Kehidupan seni tari
berperan sebgai sarana dalam berbagai macam kegiatan sosial.
Seni tari berfungsi sebagai sarana upacara, pada umumnya bersifat sakral, Faktor keindahan tidak
diutamakan, yang diutamakan adalah kekuatan yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia itu sendiri
ataupun hal – hal di luar dirinya.
Contoh di Indonesia seperti :
Tari Ratep untuk tari minta hujan
Tari Seblang untuk upacara panen padi
Tari Tarawangsa untuk upacara kematian
Tari Menguap untuk upacara panen kopi
Tari Ngaseutu untuk upacara padi
Tari Pathula yaitu teitang persembahan pada terhadap dewa
Lebih terperinci Tari juga berfungsi sebagai mana dibawah ini antara lain :
1. Tari Sebagai sarana hiburan
2. Tari Sebagai sarana upacara
3. Tari Sebagai sarana pertunjukan
4. Tari Sebagai sarana pendidikan
5. Tari Sebagai sarana penerangan
6. Tari Sebagai sarana pemersatu bangsa
7. Tari Sebagai sarana terapi penyebuhan
SIFAT TARI
Sifat Tari dalam penyajiannya dapat digolongkan menjadi :
1. Tari untuk jenis hiburan sifatnya dapat gembira,sedih, terharu dan dinamis.
2. Tari untuk sarana pendidikan sifat nya dapat Mendidik membentuk pribadi yang halus,pribadi yang
Mandiri, pribadi yang kuat.
3. Tari untuk jenis pertunjukan sifatnya dapat ditontonkan keindahannya, kreatifitasnya. Sehingga
Kelihatan menarik.
4. Tari jenis penerangan sifatnya dapat secara kesosialan terhadap masyarakat.
5. Tari untuk upacara mempunyai sifat regilius atau keagamaan,magis, dan sakral.
6. Tari Jenis pemersatu bangsa mempunyai sifat sosial, kreatif, dan dinamis.
7. Tari jenis terai penyembuhan mempunyai sifat sosial dan dinamis.
TATA RIAS DAN TATA BUSANA
TATA RIAS
Tata rias adalah selain untuk menambah keindahan wajah juga untuk menentukan karakter tokoh
yang dibawakan sesuai peran.Adapun ciri utamanya didalam tari klasik melambangkan karakter
tokoh yng memiliki aturan yang ketat.Didalam tarian tokoh harus menggunakan busana dan rias
tertentu,tidak boleh busana dan rias tari lain atau tokoh lain.
Sedangkan rias busana untuk menentukan judul tari ,selain itu juga dapat untuk menambah
kecantikan, ketampanan, dan etika.
Tata rias untuk putra dan putri mempunyai unsur antara lain :
a. Garis.
b. Warna.
c. Bidang.
 TATA BUSANA
Busana tari terdiri dari pakaian serta perhiasan /aksesoris, seperti gelang, kalung giwang, sumping,
boro, cunduk mentul atau mahkota dan lain – lain.Buasana dalam pergelaran senitari sangat
mendukung keindahan dalam suatu penampilan dan dapat memberikan karakter sesuai peran.
Adapun fungsi tata busanadalam tari antara lain :
a. Menambah keindahan dalam pembentukan peran.
b. Menbantu menghidupkan perwatakan penari didalam perannya.
c. Membedakan masing – masing peran
d. Dapat menunjukkan isi atau tema tarian

 MUSIK PENGIRING DALAM TARI


Fungsi Iringan musik dalam suatu tarian antara lain :
a. Sebagai iringan suatu penyajian tari.
b. Menambah semarak atau suasana dalam penapilan tari.
c. Memberi nilai tambah dalam suatu tarian
d. Mengatur dan memberi tanda efektifitas bentuk gerak tari .
e. Memberi tanda permulaan tari dan berakhirnya suatu tarian
f. Memberi tanda peralian gerak yang satu ke gerak berikutnya
Macam – macam Iringan dalam Tari.
Contoh :
Iringan tari kreasi menggunakan gamelan atau musik modern atau parpaduan antara keduanya.
Iringan tari rakyat menggunakan terbang, jedor, bendhe, terompet, suling, rebana.dan ada juga Yang
menggunakan iringan vokal /suara manusia berupa tetembangan atau lelagon dolanan.
Tape yaitu digunakan untuk pengiring tari tradisi ataupau kreasi baik diluar jawa ataupun Dijawa
Rebana yaitu untuk mengiringi tradisional yang bernafaskan islam
Seperangkat musik angklung untuk tari tradisional kerakyatan di Jawa Barat
Komposisi
Komposisi adalah bentuk formasi atau penempatan penari di atas panggung- pentas, untuk mencapai
hasil yang lebih baik dalam memperagakan gerak tari tunggal yang ditarikan kelompok dapat
menggunakan komposisi atau pergantian tempat antar penari ini memiliki daya pikat tersendiri bagi
penonton, maka komposisinya harrus diperhatikan dengan baik formasinya.
Adapun komposisi tari tersebut meliputi garis gerak,lintasan gerak,dan irama gerak
Garis gerak adalah batas yang dilalui seorang penari.
Lintasan Gerak adalah garis-garis yang dilalui penari di atas pentas
Irama gerak adalah penyesuaian gerak dengan irama sesuai formasi.
Contoh :

Garis gerak :
a. Garis Melingkar

b. Garis horizontal

c. Garis diagonal

d. Garis Kerucut

B. METODE PEMBELAJARAN

A Pendekatan ; C T L , dan Life Skil


B Metode ; Ceramah ,Demonstrasi, Tanyajawab

D RINCIAN KEGIATAN
PERTEMUAN PERTAMA
1. Pendahuluan;
a. Salam dan tegur siswa
b. Absensi siswa
c. Berapa anak yang tidak masuk
d. Menjelaskan tujuan pembelajaran
e. Sekarang kita mempelajari jenis – jenis karya tari di Thailand dan Kamboja
2. Kegiatan Inti ;
A Eskplorasi ;
Siswa menyebutkan jenis – jenis tari di Asia khususnya di Thailand dan kamboja dengan
pengalamannya sendiri
Ssiswa menyebutkan ciri- ciri tari mancanegara di Asia khususnya Thailand dan Kamboja
dengan pengalamannya sendiri
B Elaborasi ;
Siswa diminta untuk mempelajari jenis – jenis atau macam- macam tari mancanegara
Khususnya di Thailand dan Kamboja dengan melihat model
Siswa diminta untuk Mempelajari ciri – ciri tari Mancanegara idi Thailand dan Kamboja dengan
melihat model
C Konfirmasi ;
Guru membimbing siswa untuk mengelompokkan atau mencari jenis tar i mancanegara
Khususnya di Thailand dan Kamboja
Guru membimbing siswa untuk menyebutkan ciri- ciri tari Mancanegara di Thailland dan
Kamboja
NILAI – NILAI KARAKTER YANG TERKANDUNG DALAM K B M ;
a. Rasa ingin tahu
b. Kreatifitas
c. Disiplin
d. Percayadiri
e. Tanggung jawab
f. Mandiri
Penutup ;
Guru beserta siswa menyimpulkan yang termasuk jenis – jenis tari Mancanegara di Thailand
dan Kamboja
Guru beserta siswa menyimpulkan apakah ciri –ciri tari Mancanegara di Asiakhususnya di
thailand dan Kamboja

PETEMUAN KE DUA
. Pendahuluan;
a. Salam dan tegur siswa
b. Absensi siswa
c. Berapa anak yang tidak masuk
d. Menjelaskan tujuan pembelajaran
e. Sekarang kita mempelajari jenis – jenis karya tari di Asia khususnya di Cina dan India
2. Kegiatan Inti ;
A Eskplorasi ;
Siswa menyebutkan jenis – jenis tari di Asia khususnya di Cina dan India sesuai dengan
pengalamannya sendiri
Ssiswa menyebutkan ciri- ciri tari mancanegara di Asia khususnya di Cina dan India dengan
pengalamannya sendiri
B Elaborasi ;
Siswa diminta untuk mempelajari jenis – jenis atau macam- macam tari mancanegara
Khususnya di Cina dan India dengan melihat model
Siswa diminta untuk Mempelajari ciri – ciri tari Mancanegara di Asia khususnya Cina dan India
dengan melihat model
C Konfirmasi ;
Guru membimbing siswa untuk mengelompokkan atau mencari jenis tar i mancanegara
Khususnya di Cina dan India
Guru membimbing siswa untuk menyebutkan ciri- ciri tari Mancanegara di Cina dan India
NILAI – NILAI KARAKTER YANG TERKANDUNG DALAM K B M ;
a. Rasa ingin tahu
b. Kreatifitas
c. Disiplin
d. Percayadiri
e. Tanggung jawab
f. Mandiri
Penutup ;
Guru beserta siswa menyimpulkan yang termasuk jenis – jenis tari Mancanegara di Asia
khususnya di Cina dan India
Guru beserta siswa menyimpulkan apakah ciri –ciri tari Mancanegara di Asia khususnya di Cina
dan India

PERTEMUAN KE TIGA
. Pendahuluan;
a Salam dan tegur siswa
b Absensi siswa
c Berapa anak yang tidak masuk
d Menjelaskan tujuan pembelajaran
e Sekarang kita mempelajari tentang Bentuk penyajian Tari dan fungsi tari
2. Kegiatan Inti ;
A Eskplorasi ;
Siswa menyebutkan bentuk penyajian tari dan fungsinya denagn pengalaman nya sendiri
B Elaborasi ;
Siswa diminta untuk mempelajari bentuk – bentu penyajian tari dengan melihat model
Siswa diminta untuk Mempelajari taentang fungsi tari dengan melihat model
C Konfirmasi ;
Guru membimbing siswa untuk menyebutkan bentuk – bentuk penyajiantari
Guru membimbing siswa untuk menyebutkan fungsi tari dalam masyarakat
NILAI – NILAI KARAKTER YANG TERKANDUNG DALAM K B M ;
g. Rasa ingin tahu
h. Kreatifitas
i. Disiplin
j. Percayadiri
k. Tanggung jawab
l. Mandiri
Penutup ;
Guru beserta siswa menyimpulkan bagaimana bentuk - bentuk penyajian tari
Guru beserta siswa menyimpulkan apakah fungsi tari dalam masyarakat

PERTEMUAN KE EMPAT
. Pendahuluan;
a Salam dan tegur siswa
b Absensi siswa
c Berapa anak yang tidak masuk
d Menjelaskan tujuan pembelajaran
e Sekarang kita mempelajar tentang Tatarias busana ,fungsi iringan musik dalam tari dan
pola lantai dalam tari
2. Kegiatan Inti ;
A Eskplorasi ;
Siswa menyebutkan funsi tata rias dan tata busana dalam tari dengan pengalaman nya sendiri
Siswa menyebutkan fungsi iringan musik dalam tari dengan pengalaman nya sendiri
Siawa menyebtukan arti pola lantai dalam tari dengan pengalaman sendiri
B Elaborasi ;
Siswa diminta untuk mempelajari tentang fungsi tatarias busana dalam tari dengan melihat model
Siswa diminta untuk Mempelajari tentang fungsi iringan musik dalam tari dengan melihat model
Siswa diminta untuk mempelajari tentang arti pola lantai dalam tari dengan melihat model
C Konfirmasi ;
Guru membimbing siswa untuk menyebutkan fungsi tatarias dan tatabusana dalam tari
Guru membimbing siswa untuk menyebutkan fungsi iringan musik dalam tari
Guru membimbing siswa untuk menyebutkan arti pola lantai dalam tari
NILAI – NILAI KARAKTER YANG TERKANDUNG DALAM K B M ;
m. Rasa ingin tahu
n. Kreatifitas
o. Disiplin
p. Percayadiri
q. Tanggung jawab
r. Mandiri
Penutup ;
Guru beserta siswa menyimpulkan apakah fungsi tatarias dan tatabusana dalam tari
Guru beserta siswa menyimpulkan apakah fungsi iringan musik dalam tari
Guru beserta siswa menyimpulkan apakah arti pola lantai dalam tari
SUMBER BELAJAR;
Buku Referensi;
Seni budaya Erlangga kelas IX
Buku yang relevan
L K S yang relevan
a.Bentuk Penilaian 1.tes tertulis
2.Tes Unjuk Kerja
b.Bentuk Instrumens; 1 .Uji Praktek dan Prodok
2. Tes tertulis
TES TERTULIS
Jawablah Pertanyaan Dibawah In I Dengan Benar Dan Jelas !
1.. Sebutkan 5 macam – macam tari yang ada di negara Thailand bagian timur
2. Tarian di Kamboja di bagi menjadi 3 beri penjelasan yang kamu ketahui.4.
3. Apa yang kamu ketahui tentang tari Battu Nrutya di India.
4. Sebutkan 3 macam bentuk penyajian seni tari.beri penjelasan
5. Sebutkan fungsi iiringan dalam tari?
Kunci Jawaban :
1 Tari Thailand di bagian Timur adalah ,tari Serng Kratip Khoa, tari Serng I San, tari Serng Krapo. Tari
Fon Foothai, tari Pong Lang, tari Serng Tang wai.
2.. Tari di Kamboja Yaitu 1, tarian Rakyat. 2. Tari Rakyat.\3. Tari Sehari - hari :
3 Tari Battu Nrutya adalah tari yang menampilkan gerakan separti memberikan persembahan tari 2
4 Bentuk penyajian tari ada 3 macam
aTari tunggal, yaitu jenis tarian yang ditarikan oleh seorang penari baik laki – laki atau perempuan
b Tari berpasangan ,yaitu jenis tarian yang ditarikan oleh dua orang penari baik sesama jenis
ataupun berlawanan jenis.
c Tari kelompok yaitu jenis tarian yang ditarikan secara kelompok atau berpasang – pasangan dan
menutup kemungkinan bisa berbentuk drama tari atau sendratari
5 Fungsi iringan musik dalam tari adalah
a Menambah semarak penampiln tari.
b Sebagai iringan suatu penyajian tari
c Memberi nilai tambah tari sebagai karya tari
d Mengatur dan memberi tanda efektifitas bentuk gerak tari
e Sebagai tanda awal tari dan berakhirrnya suatu tarian
f Sebagai tanda peralian gerak gerak satu dengan gerak yang lain

KETUNTASA
NILAI
JUMLA N
NO NAMA SISWA
H YA TIDA
1 2 3 4 5
K
1 Dadang Anggoro 80 v
20 15 15 20 20
2 Sulastri 20 15 20 20 15 80 v
3 Dwi Sukasih 20 15 15 15 20 75 v
4 Margono 15 20 15 10 18 78 v
5 Slamet Santoso 20 15 15 15 15 80 v

Keterangan ;
1 .Jumlah nilai tiap no maksimal 20
2 .Jumlah skor maksimal 100

Mengetahui, Sragen, 2015


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

PRIHANTOMO SPd WAGINAH


NIP.19720613 19980210 02 NIP19591028 19811220 03