Anda di halaman 1dari 37

SPIP

KECAMATAN CILODONG
TAHUN 2020

KECAMATAN CILODONG
PEMERINTAH KOTA DEPOK
TAHUN 2020
Data Umum

1. Nama Unit Pemilik Risiko : Kecamatan Cilodong

2. Nama Pemilik Risiko : Camat Cilodong

3. Telepon Risk Owner (RO) : (021) 87909547

4. Lokasi : Kota Depok

5. Tujuan Pelaksanaan : Assessment Pertama Tahun 2019

6. Keluaran (Output) : Konteks Manajemen Risiko, Register


Risiko dan Rencana Penanganan Risiko

7. Ruang Lingkup : Tugas dan fungsi Kecamatan Cilodong


sesuai sasaran dalam Renstra 2016-
2021, khusus di RKT 2019

8. Horison waktu (time : 1 Januari s.d. 31 Desember 2019


horizon)

9. Jadwal pelaksanaan : 1 Januari s.d. 31 Desember 2019

10. Proses pengambilan : Focused Group Discussion (FGD)


keputusan

11. Mekanisme komunikasi : Rapat Pembahasan

12. Saluran komunikasi : Focused Group Discussion (FGD)

No. Sasaran Uraian Singkat Sasaran

1. Meningkatkan Kualitas Mutu untuk mengukur atas keberhasilan


Pelayanan sasaran ini adalah:
a) Presentase Perangkat Daerah yang
nilai SAKIPnya minimal B;
b) Kepuasan masyarakat 8.0
1. Komposisi Unit Pemilik Risiko (UPR)

a. Unit Pemilik Risiko (UPR) adalah Camat(eselon IIIa). UPR memiliki


kewenangan:
1) menetapkan profil risiko; dan
2) menunjuk Koordinator Manajemen Risiko (KMR)
b. Koordinator Manajemen Risiko (KMR) sasaran ini adalah (eselon IIIb yaitu
sekcam). KMR memiliki wewenang:
1) membantu UPR dalam mengelola risiko; dan
2) bertanggungjawab langsung dalam proses MR dan operasional sehari-
hari.
c. Kasubag PEP (eselon IV) bertindak sebagai Adminsitrator Manajemen Risiko
(AMR). AMR bertugas menatausahakan proses dan hasil identifikasi,
analisis, evaluasi, mitigasi dan pelaporan risiko.

No. Nama Jabatan Tugas dan Tanggung


Jawab

1 Supomo, S. Sos, M.Si Camat Pemilik Risiko

2 Drs. Jarkasih, M. Si Sekretaris Koordinator Manajemen


Camat Risiko

3 Nurul Fitri, SE, M. Si Kasubag UPEP Administrator


Manajemen Risiko

4 Dwi Swastiningrum, SE Kasubag Anggota Tim


Keuangan dan
Kepegawaian

5 Sri Suyatmi, S. Kep Kasie Kemas Anggota Tim

6 Samsu, SE Kasie Ekbang Anggota Tim

7 Sutrisno, S. sos Kasie Trantib Anggota Tim


2. Daftar pemangku kepentingan (stakeholders eksternal):

No. Nama/Instansi Keterangan

1. BPK

2. Instansi Vertikal

3. Masyarakat

3. Daftar pemangku kepentingan (stakeholders internal):

No. Nama/Instansi Keterangan

1. Walikota

2. Perangkat Daerah

3. DPRD

4. Daftar regulasi, kebijakan, peraturan, prosedur terkait:

No. Regulasi/Kebijakan/Peraturan/Prosedur

1. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kotamadya


Daerah Tingkat II Cilegon dan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok;

2. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara


yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme;

3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan


Pembangunan Nasional;

5. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014tentang Pemerintahan Daerah;

6. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat


Daerah;
7. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara
Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana
Pembangunan Daerah;

8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010tentang Pelaksanaan


Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara
Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana
Pembangunan Daerah;

9. Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 01 Tahun 2008 tentang


RencanaPembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah Kota Depok Tahun
2006-2025;

10. Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 07 Tahun 2008 tentang Urusan
Pemerintahan Wajib dan Pilihan yang Menjadi Kewenangan Pemerintah Kota
Depok;

11. Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Depok Tahun 2016-2021;

12. Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 10 Tahun 2016 tentang susunan dan
pembentukan perangkat daerah.

13. Peraturan Walikota Depok Nomor 111 Tahun 2016 tentang


Kedudukan,Susunan Organisasi,Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja
Kecamatan.
5. Kriteria Risiko:

A1. Kriteria Konsekuensi Risiko

No Level Dampak Penurunan Reputasi


Keluhan stakeholder secara lisan/ tulisan ke
1 TidakSignifikan organisasi, ≤ 3 kali dalam satu periode
Keluhan stakeholder secara lisan/ tulisan ke
2 Minor organisasi,> 3 kali dalam satu periode

3 Moderat Pemberitaan negatif di media massa lokal

4 Signifikan Pemberitaan negatif di media massa nasional

N Level Dampak PenurunanKinerja


o
1TidakSignifikan Pencapaiantarget kinerja ≥ 100%

2Minor Pencapaian target kinerja di atas80%sd 100%

3Moderat Pencapaian target kinerja di atas50%sd 80%


4Signifikan Pencapaian target kinerja di atas25%sd 50%

5Sangat Signifikan Pencapaian target kinerja<25%

No Level Dampak GangguanTerhadap Pelayanan

1 TidakSignifikan Pelayanan tertunda ≤ 1hari

2 Minor Pelayanan tertunda di atas1 hari s.d.5hari

3 Moderat Pelayanan tertunda di atas 5 hari s.d. 15hari

4 Signifikan Pelayanan tertunda di atas 15 hari s.d.30hari

5 Sangat Signifikan Pelayanan tertunda lebih dari 30 hari

No Level Dampak JumlahTuntutanHukum

1 TidakSignifikan ≤ 5kali dalam satu periode

2 Minor Di atas 5 sd15 kali dalam satu periode

3 Moderat Di atas 15 sd 30 kali dalam satu periode

4 Signifikan Di atas 30 sd 50 kali dalam satu periode

5 Sangat Signifikan Di atas 50 kali dalam satu periode

B1. Kriteria Kemungkinan Terjadinya Risiko

No Level Probabilitas Frekuensi


1 Hampir Tidak Terjadi kurang dari 5% dari Terjadinya sangat jarang,
Terjadi kejadian transaksi kurang dari 2kali
2 JarangTerjadi Terjadi antara 5% sd 10% Terjadinya jarang, 2 sd
dari kejadian transaksi 10 kali
3 KadangTerjadi Terjadi antara 10% sd20% Terjadinya cukup sering,
dari kejadian transaksi diatas 10 sd18 kali
4 SeringTerjadi Terjadi antara 20% sd50% Terjadinya sering, di atas
dari kejadian transaksi 18 sd 26 kali
5 Hampir Pasti Terjadi lebih dari 50% dari Terjadi sangat sering,
Terjadi Kejadian transaksi Lebih dari 26 kali
6. Tingkat Penerimaan (Toleransi) Risiko

Sesuai keputusan Pemilik Risiko, ditetapkan skor toleransi risiko adalah hasil
perkalian konsekuensi dan kemungkinan 8

5
Hampir Pasti 5 10 15 20 25
Terjadi
SKALA KEMUNGKINAN

4
4 8 12 16 20
Sering Terjadi

3
3 6 9 12 15
Kadang Terjadi
2
2 4 6 8 10
Jarang Terjadi
1
Hampir Tidak 1 2 3 4 5
Terjadi
1 2 3 4 5
Tidak Sangat
NILAI RISIKO Minor Moderat Signifikan
Signifikan Signifikan
SKALA DAMPAK

Keterangan :
Nilai 4 – 8 : Risiko Rendah
Nilai 9 – 17 : Risiko Sedang
Nilai 18 – 23 : Risiko Signifikan
Nilai 23 – 25 : Risiko Tinggi
7. IDENTIFIKASI RISIKO

Bisnis proses Sasaran 1 (Meningkatnya Kualitas Manajemen Pemerintahan


dalam Pelayanan Publik melalui Predikat SAKIP)

Membuat format Menyampaikan format


pengumpulan data dan pengumpulan data dan
Memerintahkan
informasi kinerja dari informasi kinerja
penyusunan SAKIP
masing-masing bidang kepada masing-masing
dan sekretariat bidang dan sekretariat

Menghimpun format
Menganalisis dan
data dan informasi
Membuat Dokumen mengevaluasi data dan
kinerja dari masing-
SAKIP informasi kinerja yang
masing bidang dan
telah terkumpul
sekretariat

Menyampaikan Penandatanganan
Dokumen SAKIP kepada dokumen SAKIP oleh
Mengoreksi Dokumen
Kaban untuk Kaban kemudian
SAKIP
memintakan diteruskan ke Kasubbag
persetujuan Program

Membuat surat pengantar


Mengantar surat, pengiriman sekaligus
menggandakan dan penomoran surat,
mengarsipkan kemudian diserahkan ke
Dokumen SAKIP staf untuk dikirimkan ke
alamat yang dituju

Setelah diketahuinya Proses Bisnis Sasaran 1 (Meningkatnya Kualitas Manajemen


Pemerintahan dalam Pelayanan Publik melalui Predikat SAKIP), kemudian ditetapkan
dan disepakati titik krusial pada proses bisnis tersebut adalah sebagai berikut :
1. Menghimpun format data dan informasi kinerja dari masing-masing bidang dan
sekretariat
2. Membuat Dokumen SAKIP
3. Mengoreksi Dokumen SAKIP
4. Menyampaikan Dokumen SAKIP kepada Sekretaris dan Kepala Dinas untuk
memintakan persetujuan
5. Mengantar surat, menggandakan dan mengarsipkan Dokumen SAKIP
FORM 1. IDENTIFIKASI RESIKO (Sasaran 1)
1. Unit Kerja : Kecamatan Cilodong
2. Ruang Lingkup Proses : Meningkatnya Kualitas Manajemen Pemerintahan dalam Mutu Pelayanan Publik

3. Tujuan Proses : Predikat SAKIP

4. Penanggungjawab : Kecamatan Cilodong


Proses
5. Tahun Anggaran : 2020

Indikator Risiko
Deskripsi Sistem
Kinerja Apa yang
No Sasaran UPR Proses Kegiatan Penyebab Kapan konsekuensi Pengendalian
Utama mungkin
terjadinya terjadinya risiko yang ada
UPR terjadi
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 Meningkatnya Predikat Bias-nya Penyampaian Pada saat Draft sakip Nota Dinas
Menghimpun
Kualitas SAKIP penyampaian informasi kebutuhan pengumpulan tidak dapat pengumpulan
format data dan
Manajemen informasi data tidak data disusun Data
informasi kinerja
Pemerintahan kebutuhan data mendetail, tidak
dari masing-
dalam Pelayanan diberikan
masing bidang
Publik kesempatan untuk
dan sekretariat
menanggapi
FORM 3. ANALISIS DAN EVALUASI RISIKO (Sasaran 1)
1. Unit Kerja : Kecamatan Cilodong
2. Ruang Lingkup Proses : Meningkatnya Kualitas Manajemen Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

3. Tujuan Proses : Predikat SAKIP

4. Penanggungjawab : Kecamatan Cilodong


Proses
5. Tahun Anggaran : 2020

Indikator Risiko
Deskripsi
Kinerja Proses Apa yang Tingkat Tingkat Level
No Sasaran UPR Penyebab Kapan konsekuensi
Utama kegiatan mungkin Konsekuensi kemungkinan risiko
terjadinya terjadinya risiko
UPR terjadi
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Meningkatnya Predikat Menghimpun Bias-nya Penyampaian Pada saat Draft sakip
Kualitas SAKIP format data penyampaian informasi pengumpulan tidak dapat
Manajemen dan informasi informasi kebutuhan data data disusun
Pemerintahan kinerja dari kebutuhan tidak mendetail,
3 4 12
dalam masing- data tidak diberikan
Pelayanan masing bidang kesempatan
Publik dan untuk
sekretariat menanggapi
Data tidak PPK tidak Pada saat Draft sakip
tersedia, data mengirimkan pengumpulan tidak dapat
di PPK belum data yang data disusun
3 4 12
siap diminta karena
kesibukan PPK
dan PPTK
Membuat Draft sakip tidak ada SDM Pada saat Draft sakip
Dokumen tidak dapat yang paham Penyusunan tidak dapat
SAKIP disusun dalam Dokumen disusun 3 4 12
penyusunan
SAKIP
Draft sakip Data tidak Draft sakip
tidak dapat lengkap tidak dapat 4 4 16
disusun disusun
Mengoreksi dokumen Kesibukan Pada saat Draft sakip
Dokumen tidak dibaca pimpinan Draft selesai tidak dapat
SAKIP seutuhnya dibuat, paraf disusun
1 1 1
dan
tandatangan
pimpinan
FORM 4. EVALUASI RISIKO (Sasaran 1)
1. Unit Kerja : Kecamatan Cilodong
2. Ruang Lingkup Proses : Meningkatnya Kualitas Manajemen Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

3. Tujuan Proses : Predikat SAKIP

4. Penanggungjawab : Kecamatan Cilodong


Proses
5. Tahun Anggaran : 2020
Pri Perincian Ukura Targ
Deskripsi Jadwal Penang
o- N Opsi Opsi yang rencana n et
Risiko Penyebab terjadinya konsekue Implemen gung
rita o Penanganan dipilih penanganan Kinerj kine
nsi tasi jawab
s risiko a rja
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
16 1 Bias-nya Penyampaian Draft sakip - Mengurangi Mengurangi Nota Dinas kegiat 1
penyampaian informasi kebutuhan tidak kemungkinan kemungkinan pengumpulan an
Bulan
informasi data tidak mendetail, dapat risiko risiko Data Sekretari
Januari -
kebutuhan data tidak diberikan disusun - menerima s
Februari
kesempatan untuk Risiko
menanggapi
16 2 Draft sakip tidak Data tidak lengkap Draft sakip - Mengurangi Mengurangi Nota Dinas kegiat 1
dapat disusun tidak kemungkinan kemungkinan pengumpulan an Bulan
Sekretari
dapat risiko risiko Data ke 2 Januari -
s
disusun - menerima Februari
Risiko
12 3 Data tidak PPK tidak Draft sakip - Mengurangi Mengurangi PPK dan PPTK kegiat 1
tersedia, data di mengirimkan data tidak kemungkinan kemungkinan selalu an Bulan
Sekretari
PPK belum siap yang diminta karena dapat risiko risiko diingatkan Januari -
s
kesibukan PPK dan disusun - menerima untuk mengirim Februari
PPTK Risiko data SAKIP
FORM 5. MONITORING RISIKO (Sasaran 1)

1. Unit Kerja : Kecamatan Cilodong


2. Ruang Lingkup Proses : Meningkatnya Kualitas Manajemen Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

3. Jangka Waktu Proses : Satu Semester

4. Tujuan Proses : Predikat SAKIP

5. Penanggungjawab : Kecamatan Cilodong


Proses
6. Tahun Anggaran : 2020

Risiko
Tren risiko Risiko
N Residual Kesenjangan Langkah korektif
Risiko yang Ditangan (meningkat, Residual
o yang / Deviasi dan rekomendasi
menurun, stabil) Aktual
Diharapkan
1 2 3 4 5 6 7
1 Bias-nya penyampaian informasi kebutuhan data menurun 16 6 6 Nota Dinas
(akibat Penyampaian informasi kebutuhan data pengumpulan Data
tidak mendetail, tidak diberikan kesempatan
untuk menanggapi)
2 Draft sakip tidak dapat disusun (akibat Data tidak menurun 16 6 6 Nota Dinas
lengkap) pengumpulan Data ke
2
Perlu diklat
penyusunan SAKIP
3 Data tidak Tersedia Data dari PPK Belum Siap Menurun 12 6 6 Adanya Percepatan
Pengumpulan Data
4 Draf Sakip Tidak dapat disusun dan Tidak ada Menurun 12 6 6 Adanya Pelatihan
SDM yang paham dalam Penyusunan Sakip Atau Diklat

FORM 6. MONITORING PENANGANAN RISIKO (Sasaran 1)

1. Unit Kerja : Kecamatan Cilodong


2. Ruang Lingkup Proses : Meningkatnya Kualitas Manajemen Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

3. Jangka Waktu Proses : Satu semester

4. Tujuan Proses : Predikat SAKIP

5. Penanggungjawab : Kecamatan Cilodong


Proses
6. Tahun Anggaran : 2019
Tingkat Risiko Setelah Langkah
Penanganan Risiko Kesenjangan korektif/
Prio- No Risiko Berdasarkan Penanganan
Yang dan atau deviasi Rencana Aksi
ritas Risiko Urutan Prioritas Aktual
Diharapkan dan
Rencana Realisasi Kons Kem Skor Kons Kem Skor Kons Kem Skor rekomendasi
16 1 Bias-nya penyampaian Membuat surat Nota Dinas Evaluasi dan
informasi kebutuhan teguran kepada pengumpulan supervisi secara
data (akibat PPK Data harian
Penyampaian informasi
4 4 16 2 3 6 2 1 10
kebutuhan data tidak
mendetail, tidak
diberikan kesempatan
untuk menanggapi)
16 2 Draft sakip tidak dapat Nota Dinas Nota Dinas Evaluasi dan
disusun (akibat Data pengumpulan pengumpulan supervisi secara
tidak lengkap) Data ke 2 Data ke 2 harian
4 4 16 2 3 6 2 1 2
pengusulan diklat Perlu diklat
penyusunan penyusunan
SAKIP SAKIP
3 Data tidak Tersedia Adanya taguran
Data dari PPK Belum ke PKK untuk
Siap Mempercapat 3 4 12 2 3 6 1 1 1
Pengumpulan
Data
FORM 7. RENCANA TINDAK PENGENDALIAN (RTP) (Sasaran 1)

1. Unit Kerja : Kecamatan Cilodong


2. Ruang Lingkup Proses : Meningkatnya Kualitas Manajemen Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

3. Tujuan Proses : Predikat SAKIP

Uraian Rencana
Target Penanggung
No. Pernyataan Risiko Tindak Keterangan
Waktu Jawab
Pengendalian
1 2 3 4 5 6
1 Bias-nya penyampaian informasi Membuat surat Bulan Sekretariat Pejabat Pembuat Komitmen
kebutuhan data (akibat teguran kepada Januari - (PPK) :
Penyampaian informasi kebutuhan PPK Februari 1. CAMAT
data tidak mendetail, tidak diberikan 2. SEKRETARIS CAMAT
kesempatan untuk menanggapi) 3. KASIE
BISNIS ROSES PELAYANAN DIKECAMATAN

Petugas
Masyarakat
pendaftaran
Pemohon Pengolahan
melakukan
mengajukan permohonan
pemeriksaan
permohonan pelayanan
kelengkapan
pelayanan kecamatan
persyaratan
kecamatan
administrasi

Pengesahan
oleh Sekretaris
Registrasi di Pengesahan Camat sebagai
Kesekretariatan oleh Camat koordinator
Pelayanan
Umum

Penyerahan
hASIL

Berdasarkan bisnis proses tersebut diketahui titik krusial Pelayanan di Kecamatan


Adalah sebagai berikut :
1. Petugas pendaftaran melakukan pemeriksaan kelengkapan persyaratan
administrasi
2. Pengolahan permohonan pelayanan kecamatan
3. Pengesahan oleh pejabat / Camat
FORM 2. IDENTIFIKASI RESIKO
1. Unit Kerja : Kecamatan Cilodong
2. Ruang Lingkup Proses : Meningkatnya Kualitas Manajemen Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

3. Tujuan Proses : Meningkatnya nilai IKM

4. Penanggungjawab : Camat Cilodong


Proses
5. Tahun Anggaran : 2020

Risiko
Indikator Deskripsi Sistem
Proses Apa yang
No Sasaran UPR Kinerja Penyebab Kapan konsekuensi Pengendalian
Kegiatan mungkin
Utama UPR terjadinya terjadinya risiko yang ada
terjadi
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 Meningkatnya Meningkatnya 1. Petugas 1. Petugas Ada Saat Permohon Pembagian jadwal
Kualitas Nilai IKM pendaftaran Tidak ada pertemuan pemohon mengajukan piket
Manajemen melakukan ditempat mengajukan keberatan
Pemerintahan pemeriksaan permohonan
dalam kelengkapan
Pelayanan persyaratan
Publik administrasi
2. Pengolahan Kesalahan Ketelitian Saat Target waktuReviu berjenjang
permohonan pengisian oleh operator pengisian tidak tercapai
pelayanan operator berkas
kecamatan pendataan

3. Pengesahan Camat tidak Rapat Saat Target waktu Penandatanganan

oleh Camat ada ditempat pimpinan pengesahan tidak tercapai surat di waktu
dilakukan diluar
jam kerja
FORM 3. ANALISIS DAN EVALUASI RISIKO (Sasaran 1)
1. Unit Kerja : Kecamatan Cilodong
2. Ruang Lingkup Proses : Meningkatnya Kualitas Manajemen Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

3. Tujuan Proses : Meningkatnya nilai IKM

4. Penanggungjawab : Camat Cilodong


Proses
5. Tahun Anggaran : 2020

Risiko
Indikator Deskripsi Tingkat
Sasaran Apa yang Tingkat Level
No Kinerja Proses kegiatan Penyebab Kapan konsekuensi Konsek
UPR mungkin kemungkinan risiko
Utama UPR terjadinya terjadinya risiko uensi
terjadi
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Meningkatnya Meningkatnya 1. Petugas Petugas Ada Saat Permohon
Kualitas Nilai IKM pendaftaran Tidak ada pertemuan pemohon mengajukan
Manajemen melakukan ditempat mengajukan keberatan
Pemerintahan pemeriksaan permohonan 4 4 16
dalam kelengkapan
Pelayanan persyaratan
Publik administrasi
FORM 4. EVALUASI RISIKO
1. Unit Kerja : Kecamatan Cilodong
2. Ruang Lingkup Proses : Meningkatnya Kualitas Manajemen Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

3. Tujuan Proses : Meningkatnya nilai IKM

4. Penanggungjawab : Camat Cilodong


Proses
5. Tahun Anggaran : 2019

Ukuran Tar
Pri Perincian
Deskripsi get Jadwal
o- N Opsi Opsi yang rencana Penanggu
Risiko Penyebab terjadinya konsekue kin Implem
rita o Penanganan dipilih penanganan Kinerja ng jawab
nsi erj entasi
s risiko
a
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Petugas Tidak Ada pertemuan Permohon - Mengurangi Mengurangi Penyusunan kegiatan 1
Kasie
ada ditempat mengajuk kemungkinan kemungkinan jadwal Piket /
Kemas
16 an risiko risiko SOP Oktober
dan
keberatan - menerima
Pelayanan
Risiko
FORM 5. MONITORING RISIKO

Unit Kerja : Kecamatan Cilodong


Ruang Lingkup Proses : Meningkatnya Kualitas Manajemen Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

Tujuan Proses : Meningkatnya nilai IKM

Penanggungjawab Proses : Camat Cilodong

Tahun Anggaran : 2020

Risiko
Tren risiko Risiko
Residual Kesenjangan/ Langkah korektif dan
No Risiko yang Ditangani (meningkat, Residual
yang Deviasi rekomendasi
menurun, stabil) Aktual
Diharapkan
1 2 3 4 5 6 7
1 Petugas Tidak ada ditempat Menurun 16 6 10 1. Pembagian jadwal
2. Supervisi dan
Evaluasi
3. Pemberian insentif
petugas pelayanan

4. Penyediaan
Sarpras (TV,
Komputer dll)
2 Kesalahan pengisian oleh operator Menurun 12 6 6 1. Diklat pemahaman
pelayanan perijinan
2. Form penerimaan
berkas
3. Buat SOP
pelayanan
FORM 6. MONITORING PENANGANAN RISIKO

1. Unit Kerja : Kecamatan Cilodong


2. Ruang Lingkup Proses : Meningkatnya Kualitas Manajemen Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

3. Tujuan Proses : Meningkatnya nilai IKM

4. Penanggungjawab Proses : Camat Cilodong

5. Tahun Anggaran : 2019

Tingkat Risiko Setelah


Risiko Penanganan Risiko Kesenjangan dan Langkah korektif/
Prio- No Penanganan
Berdasarkan Yang atau deviasi Rencana Aksi dan
ritas Risiko Aktual
Urutan Prioritas Diharapkan rekomendasi
Rencana Realisasi Kons Kem Skor Kons Kem Skor Kons Kem Skor
16 1 Petugas Tidak ada Jadwal Jadwal Evaluasi dan supervisi
ditempat 4 4 16 2 3 6 2 1 2 secara harian

16 2 Kesalahan pengisian Diklat Diklat Evaluasi dan supervisi


oleh operator 3 4 12 2 3 6 1 1 1 secara harian

16 3 Camat tidak ada Evaluasi dan supervisi


3 4 16 2 3 6 1 1 1
ditempat secara harian
FORM 7. RENCANA TINDAK PENGENDALIAN (RTP)

1. Unit Kerja : Kecamatan Cilodong


2. Ruang Lingkup Proses : Meningkatnya Kualitas Manajemen Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

3. Tujuan Proses : Meningkatnya nilai IKM

4. Penanggungjawab Proses : Camat Cilodong

5. Tahun Anggaran : 2020

Uraian Rencana
Target Penanggung
No. Pernyataan Risiko Tindak Keterangan
Waktu Jawab
Pengendalian
1 2 3 4 5 6
1 Petugas Tidak ada ditempat 1. Pembagian Oktober Kasi Kemas
Jadwal
2. Penyediaan UPEP
Sarpras (TV,
Komputer dll)
3. Pemberian 2020 Kecamatan
insentif petugas
pelayanan

2 Kesalahan pengisian oleh operator 1. Diklat Kasie


pemahaman
pelayanan
perijinan
2. Form
penerimaan
berkas
3. Buat SOP
pelayanan
3 Pejabat Penandatangan tidak ada ditempat 4. Elektronik an Januari Camat /
signature - Februari Sekcam
5. Pemberian
mandat kepada
Sekcam
4. Penyusunan
SOP Pelayanan