Anda di halaman 1dari 15

PROPOSAL PEMBENTUKAN UKGMD MANDIRI BERSUMBERDAYA MASYARAKAT

NAMA KELOMPOK 2 : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. EDY SUPRIYANTO JANNYTA JOSEPHIN NELWAN MARYATI NI MADE WITARI DEWI NOVALIN LESTIKA DEVIANTI RIANNE ROLLIN PANGAU SUPRIH UTOMO WISNU TEGUH PAMBUDI (P17425210002) (P17425210005) (P17425210008) (P17425210011) (P17425210017) (P17425210020) (P17425210020) (P17425210023)

MAHASISWA D. IV KESEHATAN GIGI KOMUNITAS DOSEN PENGAMPU DOSEN PEMBIMBING PEMBIMBING LAHAN : : :

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG JURUSAN KESEHATAN GIGI PROGRAM DIPLOMA IV KESEHATAN GIGI KOMUNITAS
PENDAHULUAN I. Latar Belakang Sesuai dengan UUD no. 23 th. 1992, tentang Kesehatan, Indonesia Sehat 2010, serta paradigma sehat, semua mendorong dan mengupayakan kemadirian individu, keluarga, masyarakat dalam peningkatan derajat kesehatan. Sehat merupakan kebutuhan yang sangat esensial, sehat sebagai investasi pengembangan sumber daya manusia untuk kehidupan yang produktif. Sasaran pembangunan kesehatan menuju indonesia sehat 2010 adalah perilaku sehat. Perubahan perilaku ini sangat penting untuk mencapai paradigma baru yaitu paradigma sehat, yang merupakan modal pembangunan kesehatan yang dalam jangka panjang mampu mendorong masyarakat untuk bersikaf mandiri dalam menjaga kesehatan mereka sendiri melalui kesadaran yang lebih tinggi pada pentingnya kesehatan yang bersifat preventif promotif dan kuratif. Untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat terutama di bidang kesehatan gigi dan mulut di desa / kelurahan yang terjangkau tanpa

mengurangi mutu dari pelayanan, sehingga kepuasan pelayanan terpenuhi maka UKMD mandiri adalah salah satu solusi yang dapat diandalkan untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat.

II.

Pengertian UKGMD Mandiri 2

UKGMD Mandiri adalah bentuk pelayanan di desa / Kelurahan yang dikelolah oleh perawat gigi lulusan D.IV Kesehatan gigi Komnitas sebagai penanggung jawab teknis dan Dokter Gigi sebagai penanggung jawab Medis, dimana UKGMD ini adalah kerjasama dengan Desa / Kelurahan setempat yang bersifat dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat yaitu kader UKGMD yang terlatih. Pelayanan UKGMD mandiri ini merupakan pelayanan yang bersifat promotif, preventif dan kuratif sederhana dengan dengan kompetensi dari perawat gigi lulusan D.IV Kesehatan gigi komunitas. UGMD Mandiri merupakan usaha yang dikelola oleh Desa / Kelurahan, maka segala bentuk pelayanan yang diberikan memungut biaya atau tarif dimana besarnya ditawarkan kepada masyarakat pengguna jasa UKGMD mandiri dengan sistim musyawarah masyarakat Desa ( MMD ) yang dimotori oleh tokoh masyarakat dan mayarakat Desa / kelurahan.

III. 1.

Tujuan Tujuan Umum

Meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan gigi dan mulut secara efisien dan berkesinambungan yang mandiri dengan metode pembayaran dan besarnya premi yang disetujui oleh masyarakat dalam rangka tercapainya kemampuan memelihara diri di bidang kesehatan gigi dan mulut serta meningkatnya derajat kesehatan gigi dan mulut yang oftimal.

2.

Tujuan Khusus a. Terbentuknya UKGMD mandiri di Desa / kelurahan Banyumanik Kecamatan Banyumanik Kota Semarang

b. Adanya pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Desa / kelurahan yang bersifat mandri namun terjangkau dengan melibatkan peran serta masyarakat di RT Siaga / kelurahan Banyumanik c. Meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat RT Siaga Kelurahan Banyumanik Kecamatan banyumanik.

IV. Manfaat UKGMD Mandiri a. Bagi Masyarakat Mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Desa / Kelurahan yang terjangkau. Adanya kesempatan bagi warga yang tidak dapat pergi ke

pelayanan kesehatan pada pagi hari, karena kesibukan kerja ( sebagian besar masyarakat sibuk bekerja pada pagi hari yang susah untuk bisa ijin menunggalkan pekerjaan ) Mutu pelayanan yang diberikan lebih baik dan familier. Didapatkannya pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang paripurna

dan berkesinambungan. b. Bagi Dokter Gigi dan Perawat Gigi Peluang untuk mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang terjamin. Peluang untuk meningkatkan ketrampilan klinik dan manajerial, karena jumlah kasus yang ditangani cukup banyak Tidak tertutup kemungkinan untuk pengembanan karier.

c. Keunggulan UKGMD Mandiri

Waktu pelayanan sore hari sehingga warga yang bekerja pagi hari

tidak perlu ijin untuk pergi berobat. Lokasi tempat pelayanan yang strategis tempat pelayanan dekat

dengan tempat tinggal warga, sehingga lebih ekonomis karena warga tidak perlu biaya untuk transport. Pelayanan dlakukan oleh tenaga profesional / perawat gigi lulusan D.IV Kesehatan gigi Komunitas yang sudah mempunyai pengalaman keja puluhan tahun di pusesmas serta memiliki wawasan yang luas sehingga akan memberikan pelayaan kepada warga yang sebaik baiknya. Didukung dengan adanya sarana dan prasarana yang memada dan memenuhi syarat suatu klinik mandiri Ketersediaan Alat dan bahan yang cukup memenuhi standar mutu pelayanan

V.

Model Pelayanan UKGMD Mandiri yang dilaksanakan di RT Siaga / Kelurahan Banyumanik Kecamatan Banyumsanik Sebagai Pengembangan / cikal bakal Desa siaga di mana kegiatannya secara terpadu dan terarah direncanakan dan dilaksanakan oleh Desa / kelurahan dan yang bertanggung jawab dalam hal ini adalah perawat gigi dan penanggung jawab medis adalah Dokter gigi Pembangunan Desa / kelurahan siaga tidak saja mempersiapkan masyarakat dalam menangani kegawat daruratan seperti bencana alam dan wabah penyakit tapi juga menyiapkan masyarakat agar siap sejak dini

terhadap segala permasalahan kesehatan dan hal hal yang berpotensi menjadi 5

masalah kesehatan di Desa / Kelurahan tersebut. Kaitannya dengan kesehatan gigi dan mulut , penting dilakukan upaya pencegahan berupa upaya preventif dan upaya pelayanan kuratif yaitu penambalan gigi karies , pencabutan gigi susu dan dewasa dengan infiltrasi dan pembersihan karang gigi, sedangkan kasus kasus yan diluar kompetensi perawat gigi akan dirujuk ke dokter gigi penanggung jawab. Kegiatan pelayanan UKMD mandiri yang akan dilakukan di Desa / Keluahan agar berjalan dengan baik sesuai dengan harapan, maka koordinasi dengan pihak pihak terkait sangatlah penting. untuk itu akan dilakukan advokasi ke Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Semarang supaya mendapatkan ijin dan dukungan dari kepala wilayah Kecamatan untuk lintas sektoral. Kegiatan UKGMD mandiri di Desa / Kelurahan Banyumanik akan menggunakan sistem premi untuk pembayaran. Adapun besarnya biaya adalah Rp. 100.000 per KK dengan jumlah anggota keluarga maksimal 4 orang ( Suami, istri, dan 2 anak ), adapun bila ada tambahan anggota keluarga yang lain besanya premi juga akan bertambah Rp. 25.000 per orang / 1 tahun Setiap anggota akan mendapatkan pelayanan

maksimal 3 kasus yang berlaku selama 1 tahun , bila dalam 1 tahun kasus yang ada lebih dari 3 kasus maka akan dilakukan pembaharuan premi kembali. Setiap anggota akan mendapatkan kartu mendapatkan pelayanan. Jenis Pelayanan yang akan diberikan pada UKGMD mandiri Adalah : 1. Pemeriksaan Intensif di awal kontrak 2. Penyuluhan dan konseling 6 sebagai tanda bukti untuk

3. Pembersihan karang gigi 4. Pencabutan gigi dengan infiltrasi anasthesi dan clorethyl 5. Tambalan sementara 6. Tamalan tetap dengan amalgam 7. Tambalan tetap dengan ART ( Fuj IX ) karies kelas I dan kelas II 8. Rujukan. Setiap anggota selain mendapatkan kartu anggota dan faslitas pelayanan juga akan mendapatkan kartu status kesehatan gigi dan mulut yang sudah berisikan kasus kasus yan diderita dan rencana perawatannya sehingga anggota / warga akan tahu keadaan kesehatan gigi dan mulut nya secara keseluruhan.

VI. Peluang / Potensi sasaran Di Desa / kelurahan Sumurboto jarak puskesmas harus dicapai dengan menggunakan alat transpotasi baik itu kendaraan umum maupun kendaraan pribadi jika menggunakan kendaraan umum harus menggunakan 2 kali pergantian angkutan. Prediksi rencana penjualan / pelayanan Tahun 2010 ................................500 KK ( 2000 Orang ) Tahun 2011.................................525 KK ( 2100 Orang ) Tahun 2012.................................550 KK (2200 Orang ) ( 75 % KK jadi anggota ) VII. Organisasi dan manajemen. Pelindung : Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Penanggung jawab Penyelenggara Penanggung Jawab Medis : Kepala Kelurahan Banyumanilk : 7

Penanggung Jawab Teknis Pelaksana Pelayanan Administrasi VIII. Perencanaan a. Sumber daya manusia -

: : : Kader UKGMD

Perawat gigi lulsan D.IV Komunitas berpegalaman Kader UKGMD terlatih

b. Fasilitas Ruang Pelayanan ukuran 3 x 3 m bangunan permanent dengan ventilasi cukup dan listrik ( 1300 W / 220 V ) Ruang Tunggu 5 x 9 m dengan mebeler Dental unit dengan peralatan pelayanan kesehatan gigi ( alat diagnostik alat penambalan, pencabutan ) Scaller Elektrik ( mesin pembersih karang gigi ) Mebeleir Meja, kursi oprator alat pencatatan, lemari alat dan bahan

lemari arsip dan kartu status c. Biaya Oprasional pelayanan kesehatan gigi dan mulut di UKGMD mandiri RT Siaga kelurahan Banyumanik

Pembelian alat No 1. Sonde 2. 3. 4. 5. Kaca mulut Excavator Pincet Plastis instrument Uraian Satuan 5 buah 5 buah 5 buah 5 buah 5 buah Harga (Rp.) 30.000 30.000 30.000 30.000 30.000 Jumlah (Rp.) 150.000 150.000 150.000 150.000 150.000

6. 7. 8. 9. 10 . 11 . 12 . 13 . 14 . 15 . 16 . 17 . 18 . 19 . 20 .

Bangkok Nieubekken) Probe Agate spatula Mixing cab Mortier dan stamper Cement spatula Amalgam stopper Barnisher Cement stopper Chip blower Brush Bak instrument Model gigi Sewa micromotor dan dental unit Almari cabinet / almari kaca Sewa tempat Mebelair / meja kerja / kursi Gunting Deppen glas Gelas kumur melamin Tang Holder

5 buah 2 buah 3 buah 2 buah 2 set 2 buah 2 buah 2 buah 2 buah 2 buah 2 buah 2 buah 1 buah 1 th

50.000 30.000 20.000 20.000 75.000 30.000 30.000 30.000 30.000 50.000 20.000 125.000 250.000 2.500.000 1.750.000

250.000 60.000 60.000 40.000 150.000 60.000 60.000 60.000 60.00 100.000 40.000 250.000 250.000 2.500.000 1.750.000 1.500.000 3.000.000 100.000 100.000 250.000 200.000 250.000

1 th

1.500.000 3.000.000

2 buah 5 buah 10 10 5

50.000 20.000 25.000 20.000 50.000

21 . 22 . 23 . 24 . 25 . 26 . 27 . Total 11.990.000

10

Pembelian obat / bahan habis pakai No Uraian 1. Amalgam powder + Hg 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. ART / GI Cement phosphate + liquid Flecther sulphat cement + liquid Flucol Eugenol Chlorothyl (EE) Diocloshing Betadin Satuan 1 set 1 set 1 set 1 set 1 btl 2 btl 2 btl 1 liter 1 liter 200 cc 4 buah 2 box 2 box 2 liter 2 roll 2 roll 2 liter Total Harga (Rp.) 250.000 450.000 125.000 125.000 350.000 100.000 95.000 300.000 220.000 50.000 5.000 45.000 35.000 28.000 45.000 75.000 28.000 Jumlah (Rp.) 250.000 450.000 125.000 125.000 350.000 200.000 190.000 300.000 220.000 50.000 20.000 90.000 70.000 56.000 90.000 150.000 56.000 2.792.000

10. Pumis 11. Pasta gigi 12. Masker 13. Hanscum 14. Alcohol 15. Kapas 16. Kassa 17.

11

Rincian untuk biaya jasa adalah sebagai berikut : No 3 4 5. 6 7 8 9 Uraian Biaya perijinan dan Advokasi Biaya listrik dan air ( 12x Rp.50.000 ) Honor drg ( 12 x Rp 300.000 ) Honor Perawat gigi ( 12 x Rp 600.000 ) Honor Kader ( 12 x Rp 200.000 ) Cadangan Oprasional Sewa scaller Elektik Jumlah Biaya Rp. 1.000.000 Rp. 600.000 Rp. 3.600.000 Rp. 7.200.0002 Rp. 2.400.000 Rp 2.000.000 Rp. 1.000.000 Rp. 22.800.000 Keteranga

Total dana yang diperlukan untuk pendirian Klinik UKGMD Mandiri di Kelurahan Sumurboto Semarang adalah Rp.32.582.000 SUMBER DANA Saham Pengurus PPGI Kota Semarang 5 orang @ Rp. 5.000.000,- x 5 Pinjaman Kas PPGI Kota Kontribusi Pengembangan Profesi Rp. 25.000.000,Rp. 2.000.000,Rp. 5.582.000,-

Jumlah IX. Persiapan 1.

Rp.32.582.000,-

Advokasi dan perijinan kepada pihak pihak yang terkait ( Kepala

Kelurahan, Camat, Tokoh masyarakat,setempat, secara formal dan informal ) serta ijin ke Puskesmas Wilayah Kelurahan dan kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang 2. 3. 4. Musyawarah masyarakat Desa Persiapan tempat dan fasilitas pelayanan UKGMD mandiri Penyediaan alat dan bahan. 12

X.

Pelaksanaan a. b. c. d. e. Sosialisasi Pedaftaran peserta Pemeriksaan awal Membuat rencana perawatan Pelayanan sesuai kesepakatan.

XI.

Landasan hukum

a. UU Kesehatan no 23 th 1992 tentang kesehatan b. UU no 22 tentang pemerintah daerah c. PP no 32 th 1996 tetang tenaga kesehatan. d. Permenkes no 920 th 2000 tentang penyelenggaraan pelayanan swasta di bidang medik e. KepMenkes No 1392 tentang Registrasi dan ijn kerja Perawat gigi f. KepMenKes RI No 284 th 2006 tentang standar Pelayanan Asuhan kesehaan gigi dan mlut. g. KepMenKes RI No 378 th 2007 tentang Standar Profesi Perawat Gigi.

XII. Penutup Demikian Proposal UKGMD Mandiri di Desa / Kelurahan Banyumanik kecamatan Banyumanik Kota Semarang,Semoga proposal ini dapat memberikan harapan baru bagi masyrakatakan adanya pelayanan kesehatan gigi dan mulut di desa / kelurahan yang terjangkau serta melibatkan peran serta masyarakat. Bagi tenaga kesehatan gigi khususnya lulusan D.IV kesehatan gigi Komunitas dapat dijadikan tempat untuk mengabdikan diri kepada masyarakat yang terlindungi dengan hukum dan undang undang sehingga tidak ada rasa keraguan dalam 13

mengaplikasikan ilmu yang sudah diterima selama pendidikan dan pengalaman kerja, juga sebagai motivasi untuk menunjukan hasil kerja yang baik dan optimal serta keinginan untuk menambah ilmu pengetahuan khususnya tentang kesehatan gigi dan mulut ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Besar harapan kami akan dukungan dari semua pihak yang terkait guna terlaksananya UKGMD Mandri di RT Siaga / Kelurahan Banyumanik Kecamatan Banyumanik Kota Semarang secara Opitmal. Atas partisipasi, dukungan dan kerjasamanya kami ucapkan banyak terima kasih. Semarang, Desember 2008

Mahasiswa

LEMBAR PENGESAHAN

14

Perencanaan dan Pembentukan UKGMD Mandiri RT Siaga RW III Kelurahan Banyumanik Kota Semarang ( Studi Kelayakan ) atas nama : Ketua RT Siaga Pembimbing Lahan

Kepala Kelurahan Banyumanik Kota Semarang

Ketua RW III Kelurahan Banymanik

15