Anda di halaman 1dari 2

Peralatan

1. Pot dahak
2. Handskoon
3. Masker (lebih baik Masker N-95)
4. Plastik klip
5. Parafilm
6. Kotak plastic
7. Cool box
8. Kertas Label
9. Spidol hitam
10. Pengawet (CPC/Cetyl pyridinium chloride)
11. Cool box
12. Jas laboratorium
13. Ruang atau kabin pengeluaran dahak

Syarat Pot dahak

1. Sekali pakai
2. Bahan kuat dan tidak mudajh bocor
3. Tutup dengan ulir
4. Plastic jernih dan tembus pandang
5. Diameter 6cm sehingga memudahkan untuk memasukan dahak

Teknik Pengambilan

A. Secara Spontan (Melalui Batuk)


1. Siapkan alat dan bahan
2. Jelaskan kepada pasien mengenai teknik pengeluaran dahak
3. Tarik nafas Panjang sebanyak 2 sampai 3 kali, lalu coba keluarkan dengan cara batuk.
4. Tampung dahak ke dalam wadah yang sudah diberikan
5. Apabila untuk dahak pagi, sebaiknya dilakuakn di rumah pasien pada saat bangun tidur dan
belum melakukan kegiatan sarapan
6. Lakukan prosedur 3 dan 4, sampel dikirin tidak boleh lebih dari 1 jam.
B. Dengan cara induksi (biasanya pasien untuk yang kesulitan mengeluarkan dahak)
1. Siapkan alat dan bahan
2. Jelaskan kepada pasien mengenai teknik pengeluaran dahak
3. Persiapan pasien sebelumnya harus puasa 2 jam sebelum Tindakan
4. Persilahkan pasien duduk dengan tenang dan nyaman, untuk pasien anak duduk pada
pangkuan orang tua
5. Tambahkan 2 tablet salbutamol kedalam chamber nebulization, 10 menit sebelum
6. Tambahakan 5 ml larutan hypertonic NaCl 5%
7. Pasang mask nebulizer ke hidung pasien, biarkan pasien menghirup uap yang terbentuk
sampai cairan habis
8. Lakukan Tindakan menepuk dada selama 1-2 menit
9. Bersihkan nasal cateter dan bilas dengan pelumas, dan sambungkan dengan syring 50ml
10. Masukan nasal kateter melalui hidung, lakukan suction (penarikan cairan).
11. Setelah terambil, masukan sampel kedalam wadah
C. Aspirati melalui lambung
1.