Anda di halaman 1dari 7

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Listrik merupakan suatu kebutuhan yang sangat diperlukan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari hari. Dalam listrik sendiri terdapat beberapa hal yang mempengaruhi listrik itu sendiri, yaitu seperti tahanan, arus, tegangan dan lain lain. Dalam kehidupan sehari hari pun kita juga sering didengarkan dengan yang namanya hambatan, arus dan tegangan, namun kita sering tidak pernah mengerti apakah yang sebenarnya dimaksud dengan hambatan, arus dan tegangan. Hambatan listrik merupakan suatu hambatan pada rangkaian yang nantinya dapat menghambat arus listrik yang mengalir. Semakin besar hambatan yang mengalir pada suatu rangkaian dan pada suatu variable V (tegangan yang tetap), maka arus yang mengalir pada rangkaian pun juga makin kecil 1.2 Rumusan masalah Dalam pembuatan makalah ini, penulis membatasi masalah yang akan dibahas agar isi dari makalah ini tidak keluar dari topik. Berikut adalah pembatasan masalah dari makalah ini : 1. Apakah sistem 3 fasa hubungan bintang itu ? 2. Bagaimana cara penghitungan hubungan bintang beban setimbang ? 1.3 Pembatasan masalah Dalam makalah ini, penulis merumuskan beberapa rumusan masalah yang ada dalam makalah ini : 1. Sistem 3 fasa hubungan bintang 2. Cara penghitungan hubungan bintang beban setimbang 1.4 Metode Penulisan Dalam makalah ini menggunakan metode pustaka dan browsing. 1.5 Sistematika penulisan BAB I : PENDAHULUAN Berisi tentang latar belakang, rumusan masalah, pembatasan masalah, metode penulisan dan sistematika penulisan.

Hubungan y beban setimbang

Page 1

BAB II: PEMBAHASAN Berisi tentang pengertian mendasar Sistem 3 fasa hubungan bintang dan Cara penghitungan hubungan bintang beban setimbang.

BAB III: PENUTUP Berisi tentang kesimpulan dari pembahasan Sistem 3 Fasa Hubungan Bintang Beban Setimbang di bab pembahasan.

Hubungan y beban setimbang

Page 2

BAB II PEMBAHASAN A. Hubungan Bintang


Tegangan sistem tiga fase hubungan bintang terdiri dari empat terminal salah satunya titik nol. Urutan fase ada yang menyebut RST , a b c , atau fase I , II , III. Dalam hubungan bintang sumber tegangan tiga fase ditunjukkan oleh Gambar 20 di bawah ini. Berikut

VR = Vp  0 Vs = Vp  -120 VT = Vp  120 Sedangkan VRS = VR - VS VST = VS - VT VTR = VT - VR Disebut dengan tegangan line (VL)

Berdasarkan gambar phasor di atas VST=VL 30 VRT=VL 150


Hubungan y beban setimbang Page 3

VR VL 270 B ubu Ji

Bi

B b

S imb fase hubungan bintang dihubungkan denganbeban seimbang,

sumber ti

sambungan bintang dapat digamabarkan sebagaiberikut ( Gambar 21).

Jumlah daya yang diberikan oleh suatu generator 3 fase atau daya yang diserap oleh beban 3 fase, diperoleh dengan menjumlahkan daya dari tiaptiap fase. Pada sistem yang seimbang, daya total tersebut sama dengan tiga kali daya fase, karena daya pada tiap-tiap fasenya sama Jika sudut antara arus dan tegangan adalah sebesar , maka besarnya daya perfasa adalah P fase = V fase.I fase.cos

Sedangkan besarnya total daya adalah penjumlahan dari besarnya day tiap a fase, dan dapat dituliskan dengan PT = 3.Vf.If.cos Pada hubungan bintang, karena besarnya tegangan saluran adalah 1,73Vfase maka tegangan perfasanya menjadi Vline/1,73, dengan nilai arus saluransama dengan arus fase, IL = If, maka daya total (P Total) pada rangkaian hubung bintang (Y)

Hu u

s ti

adalah:

PT = 3.VL/1,73.IL.cos

= 1,73.VL.IL.cos

BAB III KESIMPULAN


A. Kesimpulan
Hubungan y beban setimbang Page 5

Tegangan sistem tiga fase hubungan bintang terdiri dari empat terminal salah satunya titik nol.Pada hubungan bintang, karena besarnya tegangan saluran adalah 1,73Vfase maka tegangan perfasanya menjadi Vline/1,73, dengan nilai arus saluran sama dengan arus fase, IL = If, maka daya total (P Total) pada rangkaian hubung bintang (Y) adalah:

DAFTAR PUSTAKA
http://tk.unikom.ac.id/tk-files/download/modul%20praktikum%20eldas/modul%20I.pdf http://ilmu-elektronika.co.cc/index.php/arus-searah-dc/rangkaian-seri-dan-paralel.html http://iful06.wordpress.com/2011/03/06/rangkaian-hambatan/
Hubungan y beban setimbang Page 6

http://www.scribd.com/doc/14703467/hukumohm Heart,William.2005.Rangkaian Listrik Jilid I.Jakarta:Erlangga

Hubungan y beban setimbang

Page 7