Anda di halaman 1dari 41

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

RANGKAIAN PENGENDALI MOTOR

MIFTACHUL ULUM, ST, MT 19760812200912001

PROGRAM STUDI D3- MEKATRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA 2010 - 2011

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

BAB 9

RANGKAIAN PENGENDALI MOTOR


9.1 PERLINDUNGAN DAN INSTALASI MOTOR Perlindungan motor berusaha melindungi motor, sistem suplai, dan berbagai kondisi yang mengganggu beban yang digerakkan sistem suplai atau motor itu sendiri. Sebagai bagian dari rangkaian cabang motor, dalam pandangan dari motor di perlukan cara pemutusan yang tepat dengan kapasitas yang cukup. Tujuan alat pemutusan adalah membuka penghantar suplai ke motor, yang memungkinkan orang bekerja dengan aman pada pemasangan. NEC (Undangundang Listrik Nasional di USA) mendefinisikan di dalam penglihatan dari motor bahwa alat pemutusan dapat dilihat tidak lebih 50 kali dari peralatan yang sedang dikontrol. Apabila sumber untuk rangkaian cabang motor berada di dalam penglihatan dari motor, alat pemutusan yang sama dapat digunakan untuk memenuhi semua persyaratan undang-undang tersebut. Jika sumber untuk rangkaian cabang motor tidak dekat dengan motor, alat pemutus yang lain diperlukan, seperti diperlihatkan Gambar 9.1 apabila sumber pengendali dan motor tidak di dalam penglihatan dari motor satu sama lain, diperlukan tiga alat pemutus terpisah.

Gambar 9.1 Cara pemutusan untuk rangkaian cabang motor Alat pemutus tersebut mempunyai kemampuan ampere kurang lebih sebesar 115% dari arus kerja beban penuh motor. Alat pemutusan tersebut akan

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

membuka semua penghantar suplai bawah tanah dan akan menjadi gang yang dioperasikan, sehingga satu mekanisme pengoperasian membuka semua kutub secara bersamaan, akan ada indikasi yang jelas apakah pemutus dalam posisi membuka (OFF) atau tertutup (ON). Pemutus tersebut harus mampu terkunci pada posisi membuka. Persyaratan untuk saklar pemutus yang digunakan pada rangkaian cabang motor diberi ukuran kerja 600 v. Saklar pemutus harus mempunyai ukuran kerja horse power sama dengan atau lebih besar dibandingkan ukuran kerja horse power dari motor pada tegangan yang dipakai. Ukuran kerja horsepower diperlukan ketika motor macet dan pengendali motor gagal membuka rangkaian dengan benar. Apabila saklar pemutus dioperasikan, kemudian saklar harus memutuskan arus rotor tertahan dari motor, yang biasanya 600% dari arus beban penuh motor. Pembukaan saklar dari pemutus dibawah ukuran kerja yang tidak dapat memadamkan busur api, dapat menyebabkan busur api meloncat ke tutup logam atau meloncat dari lin ke lin, menyebabkan hubungan singkat yang dapat menghembuskan lubang pada tutup dan menyebabkan kemungkinan terlukanya operator. Ada perkecualian untuk ukuran kerja horse power dari saklar yang berlaku pada motor ac yaitu yang mempunyai ukuran kerja 100 hp atau lebih dimana alat pemutusan yang diijinkan adalah penggunaan umum saklar isolasi yang dengan jelas diberi tanda JANGAN BEKERJA DENGAN BEBAN. Saklar pemutus biasa tidak digunakan untuk pengasutan dan penghentian yang biasa. Hal ini karena motor berisi induktansi yang besar. Ketika saklar terbuka pada keadaan berbeban, bunga api akan meloncat diantara saklar membuka. Bunga api akan membakar pisau saklar, meskipun bunga api yang besar tidak sering terjadi, bahaya kerusakan yang serius pada saklar dan luka pada operasi selalu mengancam.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Gambar 9.2 Arus awal motor jauh lebih besar dibandingkan dengan arus jalan Pada waktu motor diasut dengan benar dan berjalan harus terlindungi dari pemanasan lebih akibat pembebanan mekanis yang berlebihan. Pengendali motor adalah alat yang melakukan penghubungan ON/OFF yang sesungguhnya. Pada dasarnya pengendali harus mempunyai ukuran kerja horsepower yang tidak lebih rendah dari ukuran akerja horse power yang dikontrol.

Gambar 9.3 Persyaratan MC untuk setiap pemasangan motor Motor sering dibebani melampaui kapasitas yang di rancang. Misalnya, ketika menggunakan gergaji apabila papannya basah atau potongannya terlalu dalam, motor akan dibebani lebih dan berjalan lambat. Arus yang mengalir pada lilitan akan bertambah dan panas motor di atas suhu rancangannya. Pompa yang tersumbat atau beban berat berlebihan pada lift atau kerekan akan mempunyai efek yang sama pada motor. Jika tidak dilakukan sesuatu akan mengakibatkan kerusakan permanen pada lilitan motor yang diperlukan perbaikan yang mahal.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Alat perlindungan beban lebih motor di pasang pada tiap lin daya dari motor untuk melindungi motor, pengontrol motor dan penghantar rangkaian cabang, terhadap pemanasan berlebihan yang diakibatkan oleh beban lebih motor atau kegagalan pengasuh motor. Pada beberapa contoh perlindungan termal terpadu dengan motor meskipun demikian, pada sebagian aplikasi alat perlindungan beban lebih terpisah diperlukan. Ukuran kerja arus dari relai beban lebih termal dipilih untuk melilndungi motor terhadap beban lebih yang ditahan. Kontak beban atau lebih (ON) membuka setelah suatu periode waktu yang tergantung pada magnitude arus beban lebih. Gambar dibawah ini menunjukkan waktu pelepasan beberapa kali arus kerja relai beban lebih. Pada arus kerja (kelipatan satu), relai tidak memutus tetapi arus dua kali arus kerja akan memutuskan setelah interval 40 detik.

Gambar 9.4 Kurva dari relai beban lebih termal Perlindungan hubung-singkat (termasuk perlindungan kesalahan

pentanahan) dimaksudkan untuk melindungi komponen rangkaian motor, misalnya penghantar, saklar, pengendali, relai beban dan sebagainya, terhadap arus hubung singkat atau hubungan tanah pada gambar 9.5. Perlindungan ini disediakan oleh sekering atau pemutus rangkaian. Alat perlindungan hubungsingkat diberi ukuran berdasarkan persentase ampere beban penuh (full-load amperes) FLA dari motor, pemilihan sekering atau pemutus rangkaian yang tidak hati-hati dapat mengakibatkan kerusakan pada system pengawatan dan kemungkinan melukai personel. Aturan NEC (undang-undang listrik nasional di

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

USA) tersebut mengijinkan jenis alat-alat berikut dipakai sebagai alat perlindungan hubung singkat: Sekering tunda noontime Sekering dua elemen (sekering tunda waktu) Pemutus yang berhenti sesaat (hanya jika dapat diatur dan bagian dari kombinasi pengontrol yang mempunyai perlindungan beban lebih dan juga hubung singkat serta kesalahan pentanahan dari motor pada tiap penghantar) Pemutus waktu yang terbalik

Gambar 9.5 Dua level perlindungan (beban lebih dan hubung singkat) diperlukan untuk rangkaian cabang motor gambar 9.6 menunjukkan diagram pengawatan dari motor 230 V, 10 hp dengan diberi ukuran penghantar rangkaian daya motor no. 8TW yang tepat. Ukuran penghantar yang diperlukan untuk hubungan motor ditentukan dengan arus jalan beban penuh dengan motor. Bagian 430-6 A dari NEC menyatakan bahwa ukuran penghantar akan ditentukan dengan tabel 430-147, 430-148, 430149, 430-150, sebagai pengganti arus plat nama motor. Bagian 430-22 menyatakan bahwa penghantaryang mensuplai motor tunda akan mempunyai kemampuan ampere yang tidak kurang dari 125% dari arus motor beban lebih. Hal ini berarti penghantar dibebani hanya 80% dari ukuran kerja dibawah kondisi beban penuh, yang merupakan standar untuk rangkaian dengan beban terusmenerus. Tabel 310-16 melalui 310-31 digunakan untuk menentukan ukuran penghantar setelah kemampuan ampere ditentukan. Dimana motor dihubungkan

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

pada sistem dengan kapasitas yang besar, ukuran kerja arus hubung singkat harus diselidiki. Pada rangkaian yang panjang, ukuran penghantar diteliti untuk penurunan tegangan yang berlebihan.

Gambar 9.6 Pengukuran konduktor rangkaian daya motor Apabila penghantar digunakan untuk mensuplai dua motor atau lebih pada rangkaian yang sama. Kapasitas ampere konduktor pengumpan dapat ditentukan dengan menambah arus beban penuh dari semua motor pada rangkaian. NEC juga menjelaskan pesyaratan untuk penghantar rangkaian pengendali motor. Penghantar rangkaian pengendali motor didefinisikan sebagai rangkaian dari alat pengendali atau sistem yang membawa sinyal listrik yang mengarahkan performa pengontrol. Misalnya, penghantar dari station stop sampai start pada pengontrol itu sendiri. Rangkaian kontrol dicabang sampai ambil (tapet) pada sisi beban dari sekering rangkaian cabang motor sehingga kontrol motor pada cabang itu akan dilindungi terhadap arus lebih seperti pada bagian 430-72. Gambar 9.7 menunjukkan diagram pengawatan untuk station stop sampai start jarak jauh dengan kelengkapan sekering 20-A ditambahkan untuk melindungi dengan baik penghantar rangkaian pengendali motor. Motor dapat dilindungi dari beban lebih dengan dua cara: perlindungan internal yang dipasangkan pada motor, dan dengan perlindungan eksternal yang dipasangkan pada pengasut motor.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Gambar 9.7 Diagram lin tunggal untuk pemasangan motor berganda

Perlindungan beban lebih internal biasanya adalah detektor suhu pada lilitan motor. Alat perlindungan internal yang umum yaitu : Alat thermostatis, alat tersebut biasanya ditambahkan pada lilitan dan dihubungkan langsung pada rangkaian pengendali. Detector suhu tahanan. RTD digunakan untuk menunjukkan suhu pada lilitan secara cermat. Termokopel. Alat ini adalah pasangan dari penghantar yang tidak sama disambungkan pada ujung. Thermistor. Alat ini adalah semikonduktor yang berubah tahanannya dengan menyala apabila ada perubahan suhu.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Gambar 9.8 Proteksi penghantar rangkaian pengendali

Perlindungan beban lebih eksternal, seperti yang disediakan oleh relai beban lebih pada pengasut motor, hanya merasakan arus motor dalam usaha menentukan panas pada lilitan motor. Metode perlindungan dapat kurang efektif jika motor tertutup oleh kotoran atau debu. Perlindungan tidak dapat dengan beban lebih eksternal juga tidak peka terhadap perubahan pada suhu kamar sekitar motor. Jadi, motor dapat mengalami panas lebih dan palindung beban lebih eksternal tidak akan memutus. Perlindungan internal dianjurkan untuk aplikasi dimana suhu kamar sekitar dapat berubah secara drastis atau kebersihan motor tidak terjamin. Relai beban lebih eksternal juga kurang efektif jika motor sering diasut dan dihentikan, atau jika diasut lagi terlalu cepat setelah pemutusan atau beban lebih. Perlindungan termal internal adalah yang terbaik untuk aplikasi pengasutan yang sering. Jenis lain rangkaian perlindungan motor termasuk: Perlindungan tegangan rendah. Jenis perlindungan ini bekerja apabila tegangan suplai turun dibawah nilai yang ditentukan untuk menyediakan perlindungan operator mesin. Motor harus diasut lagi pada permulaan dari tegangan suplai normal. Perlindungan melepas tegangan-rendah. Metode ini menghentikan rangkaian apabila tegangan suplai turun dibawah nilai yang ditentukan. Dan membuat rangkaian lagi ketika tegangan suplai kembali normal.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Perlindungan kegagalan-fase. Perlindungan ini membentuk perlindungan yang menghentikan daya pada semua fase dari rangkaian fase banyak apabila terjadi kegagalan dari salah satu-fase. Pemberian sekering yang normal dan perlindungan beban lebih tidak cukup untuk melindungi motor fase banyak dari kerusakan operasi satu fase. Tanpa perlindungan ini, motor akan terus bekerja jika satu fasenya hilang. Arus urutan negatif yang besar ditimbulkan pada rangkaian rotor, yang menyebabkan arus dan panas yang berlebihan pada rangkaian stator yang lambat laun akan terbakar.

Perlindungan pembalikan fase. Metode ini bekerja

berdasarkan arah

pembalikan fase pada rangkaian fase banyak. Ini digunakan pada aplikasi misalnya elevator, yang akan merusak atau berbahay untuk motor yang berputar membalik dengan tidak hati-hati. Perlindungan kesalahan pentanahan. Metode perlindungan ini bekerja apabila satu fase dari motor terhubung ke tanah, mencegah arus yang besar dari kerusakan lilitan stator dan inti besi.

9.2 PENGASUTAN MOTOR Setiap motor apabila berputar cenderung menghasilkan tegangan dan arus di dalam lilitan aksi generator tersebut menghasilkan tegangan yang berlawanan dengan tegangan yang diberikan. Pada saat diasut dan sebelum motor berputar, tidak ada GGL lawan yang membatasi arus, dan awalnya hanya ada arus kejut. Karena arus tersebut terjadi sebelum rotor bergerak, sehingga arus rotor yang ditahan akan sama. Istilah arus rotor ditahan ditentukan dengan penahanan poros motor sehingga tidak dapat berputar, kemudian menerapkan tegangan kerja pada motor dan pengukuran arus. Faktor utama yang menentukan besarnya pembangkitan tegangan yang melawan arus pada motor adalah kecepatan. Jika beban yang diberikan pada motor mengurangi kecepatan arus yang ditimbulkan akan menjadi lebih kecil dan arus yang diberikan akan lebih besar. Semakin besar beban motor, semakin rendah putaran motor dan semakin besar arus yang diberikan yang mengalir pada

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

kumparannya. Arus yang besar tersebut menimbulkan motor terbakar dengan cepat. 9.2.1 PENGASUTAN TEGANGAN PENUH DARI MOTOR INDUKSI AC Pengasutan tegangan penuh atau langsung ke lin dirancang untuk memberikan tegangan lin penuh pada motor pada waktu pengasutan. Pengasutan tegangan penuh dapat secara manual atau maknetis. Pengasut manual sering digunakan untuk motor kecil sampai dengan 10 hp. Pengasutan manual terdiri dari sakelar dengan satu perangkat kontak dengan satu fase dan peralatan beban lebih termal. Pengasut manual untuk motor horse power pecahan satu fase populer karena motor-motor tersebut berfungsi sebagai pelindung motor dan pemutus pengisi cabang. Gambar 9.9 menunjukkan pengasut fase tunggal yang mempunyai satu relai beban lebih dan sakelar togel. Karena arus yang diperlukan oleh arus fase tunggal biasanya kecil, maka pengasut fase tunggal tidak diperlukan sebagai operasional. Biasanya thermostat, relai, dan sejenisnya, dapat melayani dengan normal untuk menghubungkan dan memutuskan motor ketika operasi otomatis diinginkan.

Gambar 9.9 Sakelar pemasukan manual motor horsepower pecahan

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Kontak pengasut tidak dapat ditutup sampai relai beban lebih direset secara manual. Relai di reset dengan menggerakkan handel pada posisi OFF penuh setelah dibiarkan sekitar dua menit untuk mendinginkan pemanas. Pengasut manual tiga fase yang diperlihatkan pada gambar 9.10 dioperasikan dengan menekan tombol pada tutup stater yang mekanis mengoperasikan pengasut. Jika perlindungan tegangan rendah diperlukan untuk operasi otomatis jarak jauh. Kontak tidak dapat di tutup lagi sampai mekanisme pengasut telah menekan pada tombol STOP meskipun pada awalnya unit termal memerlukan waktu untuk mendinginkan.

Gambar 9.10 Pengasut tiga-fase manual Pengasut tersebut dirancang untuk pengasutan yang jarang dari motor ac kecil (10 hp atau lebih kecil) pada tegangan yang berkisar dari 120 sampai 600 V. Motor yang lebih besar perlu menggunakan kontaktor untuk menangani arus beban, dan biasanya diperlukan operasi pengasut secara otomatis dibawah pengendali atau alat yang diletakkan jarak jauh seperti tombol tekan, saklar thermostat, relai dan pengontrol solid state. Oleh karena itu, jenis yang paling

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

umum dari pengasut motor adalah pengasut magnetis langsung ke lin, yang dioperasikan dengan elektromagnet atau solenoid. Pengasut manual harus dipasangkan sehingga mudah dijangkau operator mesin. Dengan pengendali magnetis, station tombol tekan dipasangkan dekat, tetapi alat pilot pengendali otomatis dapat dipasangkan hampir di semua bagian mesin. Prinsip pengoperasian membuat pengasut magnetis berbeda dengan pengasut manual setelah penggunaan elektromagnet. Gambar 9.11 menunjukkan pengasut magnetis langsung lin ac dan diagram hubungan yang terkait. Rangkain pengasut mempunyai tiga komponen utama : kontaktor magnetis, relai beban lebih, dan station control ketika tombol START ditekan, kumpuran M diberi tenaga.

Gambar 9.11 Pengasut magnetis tiga-fase Ketika kumparan M diberi tenaga, kumparan membuka semua kontak M. kontak M seri dengan motor yang hampir menutup untuk menghubungkan lintasan arus pada motor. Kontak-kontak tersebut adalah bagian dari rangkaian daya dan harus dirancang untuk menangani arus beban penuh dari motor. Kontak pengendali M (langsung dari tombol START) menutup untuk menyegel

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

rangkaian kumparan ketika tombol START diletakkan.kontak tersebut adalah bagian dari rangkaian pengendali yang diperlukan untuk menangani arus yang kecil yang diperlukan untuk memberikan energi pada kumparan. Pengasut mempunyai tiga pemanas beban lebih, satu pada tiap-tiap fase. Kontak relai OL normally closed (NC) membuka secara otomatis ketika arus beban lebih dirasakan pada salah satu fase untuk menghilangkan energi kumparan M dan menghentikan motor.

Gambar 9.12 Pengasut kombinasi (furnas electric Co) Pengasut kombinasi (gambar 9.12) terdiri dari pengasut langsung pada lin dan alat pemutus yang dihubungkan bersama-sama dengan kemasan biasa. Tutup dari kemasan diinterlock dengan handel pengoperasian eksternal dari alat pemutus. Pintu tidak dapat dibuka selama alat pemutus tertutup. Apabila alat pemutus membuka, semua bagian pengasut dapat dimasuki. Meskipun demikian, bahaya berkurang karena bagian yang siap dimasuki dari pengasut tidak terhubung pada lin daya.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

9.2.2 PENGASUT TEGANGAN DIKURANGI Ada dua alasan pokok penggunaan tegangan yang dikurangi ketika motor diasut : Membatasi gangguan lin Mengurangi torsi tang berlebihan pada alat yang digerakkan. Arus kejut pengasutan yang besar dari motor besar dapat menyebabkan penurunan tegangan secara besar besaran. Dengan arus awal yang tinggi, motor juga menghasilkan torsi awal yang lebih tinggi dibandingkan torsi beban penuh. Pada beberapa aplikasi, torsi awal dapat menyebabkan kerusakan mekanis yang berlebihan. Misalnya pada belt ( sabuk), rantai, atau kopling. Ketika tegangan yang dikurangi diberikan pada motor yang dalam keadaan tenang, arus ditarik oleh motor dan torsi yang dihasilkan oleh motor menurun. Pembatasan arus utiliti, dan juga kapasitas rel pada pabrik dapat memerlukan motor yang diatas power tertentu diasut dengan tegangan yang dikurangi. Beban kinerja tinggi dapat memerlukan control akselerasi motor beban. Jika beban yang digerakkan atau system distribusi daya tidak dapat menerima pengasutan beban penuh, beberapa jenis tegangan yang dikurangi atau skema pengasutan ringan harus digunakan. Pengasutan tegangan yang dikurangi meliputi pengasut tahanan linear, ototransformator, pengasut bintang delta, pengasut bagian lilitan, dan pengasutan solid state. Alat alat tersebut dapat digunakan hanya kalau torsi pengasut rendah dipergunakan. Motor ac sering dibandingkan dengan transformator pada lilitan stator atau primer. Pengasut tahanan primer menambah tahanan pada rangkaian stator selama periode pengasutan, jadi mengurangi arus yang ditarik dari lin. Penutupan kontak A menghubungkan motor dengan suplai melalui tahanan yang memberikan penurunan tegangan untuk mengulangi tegangan pengasut yamg ada pada motor.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Gambar 9.13 Pengasut tahanan primer Satu jenis pengasut ototransformator diperlihatkan pada gambar 9.14. ototransformator adalah transformator lilitan tunggal pada inti yang berlapis lapis dengan tap pada berbagai titik pada lilitan. Tiga ototransformator dihubungkan dalam konfigurasi bintang, dengan tap yang dipilih untuk memberikan arus pangasutan yamg cukup. Motor pertama kali diberi energi dengan tegangan yang dikurangi dengan menutup kontak A. setelah itu ototransformator dihubungkan keluar dari rangkaian oleh pembukaan kontak A dan penutupan kontak B.

Gambar 9.14 Pengasut bintang segitiga

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Pengasut bintang segitiga ( Gambar 9.14) dapat digunakan dengan motor ac tiga fase. Keuntungan utama penggunaan pengasut bintang segitiga adalah tidak adanya tahanan pengasut atau transformator pengasut. Pertama hubungkan kontak A dan B, lilitan dihubungkan pada konfigurasi bintang yang hanya 58% dari tegangan kerja motor. Pengasut bagian lilitan terkadang digunakan pada lilitan motor untuk operasi dua tegangan, misalnya motor 230/460V. Motor tersebut mempunyai dua perangkat lilitan yang dihubungkan paralel untuk tegangan rendah dan dihubungkan seri untuk operasi tegangan tinggi. Ketika digunakan pada tegangan rendah, motor dapat diasut dengan pertama kali hanya memberikan energi satu lilitan, yang membatasi arus dan torsi awal mendekati setengah dari nilai tegangan penuh. Lilitan kedua dihubungkan pada saat motor mendekati kecepatan kerja sekitar dua detik berikutnya.

Gambar 9.15 Pengasut bagian lilitan dua start Pengasut elektromekanis dengan tegangan yang dikurangi harus membuat transisi dari tegangan yang dikurangi sampai tegangan penuh pada beberapa titik pada siklus pengasutan. Besarnya kejutan tergantung pada: Jenis transisi yang digunakan Kecepatan motor pada titik transisi Ada dua metode transisi dari tegangan yang dikurangi sampai tegangan penuh. Yaitu transisi rangkaian terbuka dan transisi rangkaian tertutup.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

1. Transisi rangkaian terbuka berarti motor diputuskan dari lin untuk periode waktu yang singkat selama transisi terjadi. Transisi terbuka akan menghasilkan arus kejut yang lebih tinggi karena motor dilepas hubungannya. 2. Pada rangkaian transisi tertutup, motor tetap terhubung pada lin selama transisi. Transfer dari tegangan yang dikurangi sampai pada tegangan penuh harus terjadi sedekat mungkin dengan kecepatan penuh. Hal ini mengurangi arus kejut pada lin (gambar 9.16)

Gambar 9.16 Transisi dari tegangan yang dikurangi sampai tegangan penuh

Pengasut solid-state (gambar 9.17) menyediakan pengasutan tegangan yang dikurangi tanpa langkah-langkah dari motor ac. Proses ini pada industri dikenal sebagai pengasutan ringan. Prinsip yang sama dari arus dan torsi diberikan pada pengasut elektromekanis tegangan yang dikurangi dengan pengontrol solidstate. Pada pengasut solid-state, semikonduktor daya tinggi misalnya SCR digunakan untuk mengontrol tegangan pada motor (gambar 9.18). SCR mengijinkan arus mengalir pada satu arah. Besarnya konduksi SCR diatur dengan pulsa yang diterima pada gerbang SCR. Apabila dua SCR dihubungkan bertolak

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

belakang, daya ac dan beban dapat dikontrol dengan pengubahan sudut penyulutan dari tegangan lin selama tiap setengah siklus. Dengan pengubahan sudut memungkinkan untuk menambah atau mengurangi tegangan dan arus pada motor. Pengasut menggunakan komputer mikro untuk mengontrol

penyulutanSCR. enamSCR digunakan pada bagian daya untuk menyediakan pengontrol siklus penuh dari tegangan arus.

Gambar 9.17 Solid state Beberapa pengasut solid-state menawarkan pilihan dari tiga model pengasutan-pengasutan ringan, pembatasan arus, atau tegangan penuh pada beberapa alat. Pengontrol juga mengijinkan pengaturan waktu untuk kemiringan start lunak atau pembatasan nilai arus maksimum, yang memungkinkan pemilihan karakteristik pengasutan untuk menyesuaikan dengan aplikasi waktu sampai tegangan penuh dapat diatur, biasanya 2 sampai 30 detik (gambar 9.18). Akibatnya, tidak ada arus kejutan yang besar ketika pengontrol solid-state diatur dan dicocokkan dengan beban yang betul.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Gambar 9.18 Penggunaan SCR tegangan dan arus yang dapat ditingkatkan dengan pelan dan tanpa step pada motor Pengontrol solid-state mengontrol tegangan yang diberikan pada motor karena semikonduktor yang digunakan pada rangkaian daya ketika motor sampai pada kecepatan. Solid-state dikurangi tegangannya untuk memberikan fungsi penghematan energi untuk motor yang bekerja dengan tidak diamati atau diberi beban ringan untuk periode waktu yang lama. Komputer mikro di dalam pengontrol solid-state menentukan kapan motor diberi beban ringan. Komputer mikro mendeteksi kapan beban diberikan lagi dan menambah tegangan untuk mencegah kemacetan. Keistimewaan lain yang ada pada pengomeliputtrol solid-state meliputi tambahan perlindungan pada motor dan pengontrol dan diagnosis yang membantu pembentukandan pencarian kesalahan. Perlindungan umum yang disediakan termasuk SCR yang dihubung singkat, kerugian fase, ujung beban terbuka, kelebihan suhu , SCR.

9.2.3 PENGENDALI MOTOR DC Motor arus searah lebih jarang digunakan dibandingkan dengan limit ac (motor arus searah memerlukan peralatan pengasutan khusus). Seperti motor ac, motor dc yang kecil dapat dihubungkan langsung pada lin untuk pengasutan karena gesekan yang dicapai kecil dan cepat dalam pencapaian kecepatan GGL

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

lawan penuh. Pengasut manual horsepower pecahan atau kontraktor magnetis dan pengasut digunakan untuk pengasutan pada lin langsung dari motor dc kecil.

Gambar 9.19 Pengasut lunak dan pengontrol pembatas arus Seperti pada motor ac besar, motor dc besar harus dilengkapi dengan sarana untuk membatasi arus awal dengan harga yang pantas. Seperti diperlihatkan pada gambar 9.22 ketika kontak daya M menutup, tegangan lin penuh diberikan pada medan shunt sementara tahanan dihubungkan seri pada jangkar. Setelah pertama kali menunda, kontak A 1 menutup, mem-bypass bagian dari tahanan. Periode tunda yang kedua berikutnya, kontak A2 menutup, membypass tahanan dan mengijinkan motor bekerja pada kecepatan basis. Metode pengasutan ini adalah transisi tertutup. Sekarang metode elektronik sering digunakan untuk membatasi arus dan memberikan pengatur kecepatan motor DC.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Gambar 9.20 Pengasut langsung dihubungkan ke lin aruis searah 9.2.4 KOPLING LISTRIK Kopling listrik digunakan untuk : Menggabungkan motor yang sangat besar bebannya sesudah motor mencapai kecepatan kerja. Menyediakan pengasutan yang lembut untuk operasi-operasi material yang sedang diproses kemungkinan rusak oleh pengasutan yang kasar. Start beban inertia tinggi ketika pengasutan mengalami kesulitan karena motor ditentukan untuk menangani hanya beban kerja. Pada dasarnya kopling listrik terdiri dari piringan elektromagnet dan piringan jangkar (gambar 9.23)

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Gambar 9.21 Elektrik clutch (cortesi warner elektrik) Ketika dilepas hubungannya, kopling mengijinkan motor berputar terpisah dengan bebannya. Ketika dihubungkan, kopling merangkai keduanya bersamasama, membuat keduanya berputar. Medan magnet dibangkitkan segera setelah arus mengalir pada piringan elektromagnet. Hal ini menarik piringan jangkar pada kontak langsung dengan magnet. Piringan elektromagnet dihadapkan dengan bahan-bahan gesekan untuk menyediakan penggabungan positif antara dua piringan. Gesekan penggabungan dan pelepasan diberi sinyal dengan saklar atau sensor. Setelah arus pada kumparan dihilangkan, aksi pegas melepaskan permukaan untuk menyediakan pembersihan kecil antara piringan. Kopling listrik tertentu dapat dikontrol, yaitu torsi yang dihasilkan berbanding langsung dengan besarnya tegangan dan arus yang diberikan pada kumparan. Akibatnya pergeseran dari positif. Penggabungan sesaat untuk start lunak atau dilindungi dengan bantalan dapat mudah dicapai dengan mengatur arus kumparan.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

9.3 PEMBALIKAN DAN PENGGERAKKAN SEBENTAR MOTOR Penukaran setiap dua ujung dari motor induksi tiga fase akan menyebabkan motor berputar pada arah yang berlawanan. Pengasut pembalikan tiga fase (gambar 9.24) terdiri dari dua kontaktor yang ditempatkan pada bagian yang sama. Seperti terlihat pada rangkaian daya, kontak (F) dari kontaktor searah jarum jam (forward) ketika tertutup menghubungkan L1, L2 dan L3 pada

terminal motor T1, T2 dan T3 satu sama lain. Kontak (F) dari kontaktor membalik (inverser), ketika tertutup menghubungkan L1 pada terminal motor T3 dan menghubungkan L3 pada terminal motor T1, yang menyebabkan motor berputar pada arah yang berlawanan.

Gambar 9.22 Pengasut pembalikan tiga-fase Interlock mekanik dan listrik digunakan untuk mencegah kontaktor forward dan reverse dari pengaktifan yang bersamaan, yang akan menyebabkan hubungan singkat (gambar 9.23). pada interlock mekanis, kumparan utama untuk menutup menggerakkan lengan pada posisi yang mencegah kumparan lain dari penutupan kontaknya ketika diberi tenaga. Interlock tombol tekan listrik menggunakan tombol tekan kontak-double (NO dan NC). Ketika tombol tekan F ditekan, kontak NC membuka rangkaian kumparan reverse. Tidak perlu menekan tombol stop sebelum pembalikan arah putaran. Jika

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

tombol F ditekan sementara motor berjalan pada arah yang berlawanan, rangkaian pengendali reverse dihilangkan tenaganya dan kontaktor forward diberi tenaga dan menahan tertutup. Pembalikan motor dc dapat dicapai dengan 2 cara : Pembalikan arah arus jangkar dan membiarkan arah medan tetap Pembalikan arus medan dan membiarkan arah arus jangkar tetap Sebagian besar motor dc dengan pengubahan arus yang mengalir pada jangkar. Aksi pengubahan biasanya terjadi pada jangkar sebab jangkar mempunyai induktansi jauh lebih rendah dibandingkan dengan medan. Makin rendah induktansi, makin sedikit bunga api dari kontak pengubahan ketika motor membalik arahnya. Gambar 9. 24 menunjukkan rangkaian daya motor dc yang membalik dengan mengguanakan pengendali elektro mekanis dan solid-state. Pada gambar 9.24, kontaktor forward (FOR) menyebabkan arus mengalir pada jangkar pada satu arah, dan kontaktor reverse (REV), ketika tertuup menyebabkan arus mengalir pada jangkar pada arah yang berlawanan .

Gambar 9.23

Intelok pengasut pembalikan

mekanis dan

listrik

Pada gambar 9. 24, ada dua perangkat SCR. Perangkat pertama digunakan untuk arus yang mengalir pada satu arah melalui jangkar dan perangkat yang kedua digunakan untuk arus yang mengalir berlawanan arah.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Gambar 9.24 Rangakaian daya pembalikan motor DC Gambar 9.25 menunjukkan suatu rangkaian pengendali jogging yang ditekan, rangkaian tertutup pada kumparan starter dibuka oleh kontak NC dari tombol tekan JOG. Akibatnya, kumparan starter tidakakan terkunci kalau tidak, hanya akan tetap diberi tenaga selama tombol JOG sepenuhnya ditekan. Akibatnya aksi jogging akan dicapai.

Gambar 9.25 Rangkaian pengontrol tombol tekan JOB / START/ STOP Rangkaian pengendali relai jogging yang diperlihatkan pada gambar 9. 26 jauh lebih aman dibandingkan dengan rangkaian sebelumnya. Digunakan tombol

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

tekan kontak JOG tunggal, selain rangkaian yang digabungkan dengan relai pengendali JOG. Dengan menekan tombol tekan start menghubungkan rangkaian untuk kumparan CR (control relay = relai kontrol), penutupan kontak CR1 dan CR2. Kontak CR1 menghubungkan rangkaian untuk kumparan M yang mengasut motor. Kontak yang mempertahakan M nenutup untuk mempertahankan rangkaian pada kumparan M, menekan tombol JOG hanya memberikan tenaga kumparan M dan mengasut motor. Kontak CR keduanya tetap membuka dan kumparan pada CR dihilangkan tenaganya. Kumparan M tidak akan terus diberi tenaga ketika tombol tekan JOG dilepaskan.

Gambar 9.26 Pengandali tombol tekan JOG / START / STOP yang menggunakan relai jog Gambar 9.27 menunjukkan penggunaan saklar pemilih pada rangkaian pengendali untuk memperoleh jogging. Tombol START double sebagai tombol JOG. Ketika saklar pemilih ditempatkan pada posisi jalan (run), rangkaian yang mempertahankan tidak rusak. Jika tombol START ditekan, rangkaian kumparan N (dihubungkan) dan diperhatikan.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Gambar 9.27 Rangkaian pengendali jog dengan sakelar pemilih Pemilihan saklar pada posisi JOG membuka rangkaian dan

mempertahankan. Menekan tombol START akan menghubungkan rangkaian untuk kumparan M, tetapi rangkaian yang mempertahankan membuka. Ketika tombol START dilepaskan, kumparan M dihilangkan tenaganya. 9.4 PENGHENTIAN MOTOR Metode penghentian motor yang paling umum adalah dengan

menghilangkan tegangan suplai dan membuat motor dan beban berhenti. Pada beberapa aplikasi, motor harus dihentikan lebih cepat atau dipertahankan pada posisi dengan beberapa jenis alat pengereman. Pengereman listrik menggunakan lilitan motor untuk menghasilkan torsi yang memperlambat. Energi kinetik dari rotor dan beban dihilangkan sebagai panas pada batang-batang rotor dari motor. Ada dua alat pengereman listrik plugging dan pengereman dinamik. 1) plugging menghentikan motor fase banyak dengan cepat dengan menghubungkan motor sebentar untuk putaran yang berlawanan sementara motor masih berputar pada arah maju (forward). Plugging motor lebih dari lima kali dalam satu menit memerlukan pengasut motor dengan ukuran kerja yang lebih tinggi lagi. Saklar kecepatan nol ( saklar pugging ) dirangkai untuk menggerakkan pada mesin yang mempunyai motor untuk diplugging. Saklar dengan kecepatan nol mencegah motor dari pembalikan setelah motor berhenti. Pada waktu saklar kecepatan nol berputar, gaya sentrifugal atau kopling magnetis menyebabkan

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

kontak membuka atau menutup tergantung pada penggunaan yang dimaksudkan. Masing-masing saklar dengan kecepatan nol mempunyai rentang kecepatan kerja yang ditentukan di dalam kontak yang akan dihubungkan, misalnya 50 sampai 200 rpm. Skema pengendali dari gambar 9.28 menunjukkan satu metode plugging motor untuk menghentikan dari satu arah saja. Dengan menekan tombol START, menutup kontaktor forward (maju). Akibatnya, motor berputar maju. Kontak NC membuka rangkaian pada kontaktor mundur (reserve). Kontak maju pada saklar menutup. Menekan tombol STOP menghilangkan atau melepaskan kontaktor maju. Kontaktor reverse diberi tenaga dan motor dihentikan dengan plugging. Kecepatan motor dikurangi sesuai dengan penyetelan saklar kecepatan, dimana titik kontaknya membuka dan melepaskan kontaktor reset. Kontaktor hanya digunakan untuk menghentikan motor dengan menggunakan operasi plugging dan tidak digunakan untuk menggerakkan motor pada reverse.

Gambar 9.28 Plugging motor bentuk berhenti Pada rangkaian antiplugging yang diperlihatkan pada gambar 9.29, motor dapat dibalik tetapi tidak dapat diplugging. Menekan tombol FORWARD melengkapi atau menyambung rangkaian pada kumparan F, menutup kontak daya F dan menyebabkan motor berputar pada arah forward. Kontak saklar dengan

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

kecepatan nol (R) membuka karena putaran maju dari motor. Menekan tombol STOP menghilangkan energi kumparan R yang membuka kontak daya F, yang menyebabkan motor berputar lambat. Menekan tombol REVERSE tidak akan melengkapi atau menutup rangkaian untuk kumparan R sampai kontak saklar kecepatan nol F menutup kembali. Oleh karena itu, ketika peralatan yang berputar mendekati kecepatan nol, rangkaian reserve (mundur) dapat diberi tenaga dan motor akan berputar pada arah yang berlawanan.

Gambar 9.29 Rangkaian perlindungan anti-plugging 2) Pengereman dinamis adalah metode pengereman yang menggunakan motor sebagai generator selama periode pengereman seketika setelah motor OFF. Menghubungkan motor pada cara ini membuat motor bereaksi seperti generator yang diberi beban, membangkitkan torsi yang dan memperlambat dengan cepat menghentikan motor. Aksi generator diubah energi mekanis dari putaran menjadi energi listrik, yang kemudian dapat disipasi sebagai panas pada tahanan. Rangkaian yang dipelihatkan pada Gambar 9.30 menunjukkan bagaimana pengereman dinamis diberikan pada motor dc. Ketika tombol stop ditekan, kontak M NC menutup atau melengkapi rangkaian pengereman pada tahanan pengereman, yang beraksi sebagai beban. Lilitan medan shunt dari motor dc dihubungkan kiri terhadap suplai daya. Jangkar membangkitkan tegangan GGL

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

lawan. GGL menyebabkan arus mengalir pada tahanan dan jangkar. Semakin kecil nilai ohm dari tahanan pengereman, semakin besar laju pada energi yang disipasi dan motor semakin cepat sampai pada keadaan berhenti. Baik plugging maupun pengereman dinamik tidak akan mempertahankan station relai motor ketika motor dihentikan.

Gambar 9.30 Pengereman dinamik yang dipakai pada motor dc

Gamabr 9.31 Pengereman listrik yang dipakai pada motor tiga-fase Pengereman listrik dapat dicapai dengan motor induksi tiga-fase dengan menghilangkan suplai daya ac dari motor, dan memberikan arus searah dari fase-

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

fase stator. Gambar 9.31 menggambarkan satu metode yang digunakan untuk menghentikan arus searah pada motor sesudah arus bolak balik didiamkan. Timer tunda OFF mengontrol NO yang digunakan untuk memberikan daya pada

kontaktor pengereman selama periode waktu yang singkat sesudah tombol tekan STOP ditekan. Istilah rem gesekan elektromekanis menunjukkan alat eksternal motor yang menyediakan torsi yang memperlambat. Gambar 9.32 menunjukkan rem

gesekan. Sebagian besar tergantung pada gesekan drum atau tergantung pada susunan drum atau rem piringan, dan disusun dengan pegas dan dilepaskan solenoid. Ketika motor dimatikan solenoid dihilangkan energinya dan terjadi pengereman sebagai akibat gesekan antara sepatu dan roda.

Gambar 9.32 rel gesekan elektromekanis Keuntungan penggunaan pengereman dinamis adalah bahwa motor segera dapat dihentikan tanpa menimbulkan garis-garis pengereman atau kerusakan drum. Meskipun demikian, pengereman dinamis dapat digunakan untuk menahan ban yang ditopang. Rel gesekan elektromekanis mempunyai kamampuan untuk menahan stationary motor dan digunakan pada aplikasi misalnya crane yang memerlukan beban untuk ditahan. Crane yang dilepaskan secara listrik adalah gagal aman secara otomatis berhenti dan menahan beban secara tidak pasti ketika dayanya hilang. Rem beban listrik ( juga disebut rem arus eddy) adalah alat yang sederhana dan kuat yang terdiri dari rotor besi yang dipasang didalam perangkat medan diam (gambar 9.33), perangkat medan terdiri dari struktur kumparan dan

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

besi yang dirancang sedemikian rupa sehingga ketika arus searah mengalir pada kumparan, mengubah kutub-kutub magnet yang dihasilkan pada besi, yaitu kutub utara dekat dengan kutub selatan dan selanjutnya. Ketika besi rotor begerak melewati kutub stator, medan berubah-ubah dibangkitkan, menyebabkan arus eddy mengalir pada roror.

Gambar 9.33 Rem beban listrik Interaksi dari medan diam dan medan yang diinduksikan oleh arus eddy pada rotor menghasilkan torsi yang menghambat. Energi pengereman

menghasilkan panas pada rotor, panas ini disipasi sebagai udara yang ditarik melewati sirip rotor. Jika digunakan rotor dililit, besarnya gaya pengereman dapat dikontrol dengan mengubah arus rotor.

9.5 PENGENDALI KECEPATAN MOTOR Sering kecepatan motor harus diubah untuk memenuhi permintaan beban. Pengendali kecepatan motor dapat diklasifikasikan menjadi empat bagian: Motor kecepatan banyak Penggerak kecepatan yang variable untuk motor induksi dan motor sinkron Pengendali motor induksi rotor lilit Penggontrol motor dc

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

9.5.1 MOTOR KECEPATAN BANYAK Motor induksi dengan lilitan kecepatan banyak cocok untuk pemakaian yang memerlukan sampai dengan empat kecepatan yang berbeda. Kecepatan ini dipilih dengan menghubungkan lilitan pada konfigurasi yang berbeda dan sangat konstan pada tiap-tiap penyetelan. Motor lilitan terpisah menggunakan dua lilitan atau lebih yang secara listrik terpisah satu sama lain, masing-masing lilitan dapat memberikan horsepower motor pada kecepatan kerja. Susunan mekanis lilitan menentukan banyaknya kutub magnet per fase yang terbentuk pada motor, sehingga kecepatannya berbeda. Semakin banyak kutub per fase, semakin rendah putaran kerja per menit dari motor ketika susunan kutub-kutub tersebut diberikan. Motor kutub berturutan menggunakan lilitan khusus yang dapat dihubungkan lagi dengan menggunakan kontaktor untuk mendapatkan kecepatan berbeda. Motor jumlah kutub berturutan dua kecepatan, selalu mempunyai perbandingan kecepatan 2 : 1. Ada tiga jenis motor dua kutub berturutan: horsepower tetap, torsi tetap, dan torsi berubah. Nama tersebut menunjukkan karakteristik output motor. 9.5.2 PENGGERAK KECEPATAN VARIABEL Penggerak kecepatan variable digunakan untuk menyediakan kontrol kecepatan dengan proses rentang kontinyu (seperti dibandingkan pada kontrol kecepatan diskrit sebagai kecepatan banyak atau motor yang kutubnya dibuka). Penggerak kecepatan variabel dengan listrik adalah sistem listrik yang disusun dari motor, pengontrol penggerak, dan pengontrol operator (manual atau otomatis). Alat mampu mengukur kecepatan maupun torsi dari motor listrik kecepatan konstan. Sistem penggerak listrik arus bolak balik atau arus searah digunakan pada setiap pemakaian dimana pengendali pengasuh sederhana dari motor tidak cukup. Pada kontrol lup tertutup, perubahan permintaan dikompensasi dengan perubahan pada daya yang diberikan pada motor, yang bertindak mempertahankan kecepatan konstan (dalam kemampuan pengaturan).

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Gambar 9.34 Penggerak kecepatan variabel dengan listrik Pengontrol penggerak adalah alat elektronik yang dapat mengontrol kecepatan, torsi, dan arah dari motor ac atau dc. Fungsi kontrol umum yang berkaitan dengan penggerak kecepatan yang dapat diatur meliputi : Kecepatan yang diatur sebelumnya. Kecepatan yang diatur sebelumnya menunjuk pada satu atau lebih kecepatan yang pas dimana penggerak harus bekerja. Kecepatan kerja. Kecepatan kerja adalah ukuran kerja plat nama pembuat dimana motor akan membangkitkan horse power kerja pada beban dan tegangan kerja. Pada penggerak dc, ini biasanya titik dimana tegangan jangkar penuh diberikan dengna penguat medan kerja. Rentang kecepatan Rentang kecepatan berkisar dari kecepatan minimum sampai dengan maksimum dimana motor harus bekerja di bawah kondisi beban torsi konstan atu variabel. Rentang kecepatan 50 : 1 untuk motor dengan kecepatan tertinggi 1800 rpm berarti motor harus beroperasi dengan kecepatan 36 rpm. Rentang kecepatan yang dapat dikontrol dari motor dibatasi oleh kemampuan motor untuk memberikan 100% di bawah kecepatan basis tanpa tambahan pendinginan.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Pengaturan kecepatan Pengaturan kecepatan adalah ukuran numerik, dalam persen, mengenai seberapa akurat kecepatan motor dapat dipertahankan. Kemampuan penggerak mengoperasikan motor pada kecepatan konstan (dengan beban yang bervariasi) tanpa hunting (dengan menambah kecepatan dan megurangi kecepatan berganti-ganti). Kedua karakteristik beban yang sedang digerakkan dan konstanta listrik pada penggerak rangkaian pengatur. Pengontrol regeneratif Penggerak regeneratif terdiri dari kemampuan yang menurut aslinya dan semikonduktor daya mengontrol aliran daya untuk dan dari motor. Operasi empat kuadran Operasi empat kuadran menunjuk pada empat kombinasi dari putaran forward dan reverse dan torsi forward dan reverse dari mana penggerak regeneratif mampu. Empat kombinasi tersebut adalah : 1. Putaran maju / torsi maju (motoring) 2. Putaran maju / torsi mundur (regenerasi) 3. Putaran mundur / torsi mundur (motoring) 4. Putaran mundur / torsi maju (regenerasi) 9.5.3 PENGGERAK ARUS DC Sistem penggerak terdiri dari motor dc dan pengontrol. Motor dikonstruksi dengan lilitan jangkar dan medan. Kedua lilitan memerlukan penguat dc untuk pengoperasian motor. Biasanya lilitan medan diberi penguat dengan tegangan level konstan dari pengontrol. Kemudian untuk mengoperasikan motor, tegangan dc dari pengontrol diberikan pada jangka motor. Pengontrol adalah penyearah jembatan yang dikontrol fasenya dengan rangkaian lojik untuk mengontrol tegangan dc yang diberikan kepada jangkar motor. Pengatur tegangan jangkar dari motor dc adalah metode biasa pengubahan kecepatan motor dc. Gambar 9.35 Menggambarkan metode pengatur kecepatan elektronis dengan variasi tegangan jangkar. Kecepatan motor berbanding langsung dengan tegangan yang diberikan pada jangkar. SCR adalah elemen pengatur utama rangkaian. Konduksi dari SCR dikontrol dengan pengaturan potensiometer

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

referensi kecepatan, yang mengatur waktu ON dari SCR tiap setengah siklus positif dan juga mengatur tegangan yang diberikan pada jangkar.

Gambar 9.35 Pengatur kecepatan elektronis dari motor dc dengan pengaturan tegangan jangkar Penggerak dc medan tegangan terkontrol menyediakan horse power dan torsi variable. Pelemahan medan adalah aksi pengurangan arus yang diberikan pada medan shunt motor dc. Medan yang dilemahkan memperkecil ggl lawan yang dibangkitkan pada jangkar, karena itu arus jangkar dan kecepatan bertambah.

Gambar 9.36 Regulator medan motor dc

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Penggerak dc non regeneratif adalah penggerak dimana motor dc berputar hanya pada satu arah. Penggerak dc regeneratif dapat mengubah energi listrik dc yang dihasilkan oleh generator, atau energi mekanis putaran generator atau motor. Derek dan keretakan menggunakan penggerak regeneratif dc untuk menahan kembali agar dapat mengejar beban. Penggerak regeneratif adalah alat pengatur kecepatan yang lebih baik dibandingkan dengan penggerak non regeneratif, tetapi lebih mahal dan rumit.

Gambar 9.37 Penggerak motor dc regeneratif Gambar 9.37 melukiskan penggerak motor dc regeneratif yang menggunakan dua converter yang sama yang dihubungkan paralel terbalik. Keduanya dihubungkaan pada jangkar, tetapi hanya satu yang bekerja pada waktu tertentu, beraksi sebagai penyearah atau inverter. Selama operasi steady state normal, converter 1 bertindak sebagai penyearah memberikan daya pada motor. Selama periode tersbut, pulsa gerbang disembunyikan dari converter 2 sehingga tidak aktif. Apabila kecepatan motor dikurangi, rangkaian motor menyembunyikan pulsa pada converter 1 dan secara serentak memberikan pulsa pada converter. Selama periode tersebut motor bertindak sebagai generator, dan converter 2 menghantarkan arus pada jangkar pada rah terbalik. 9.5.4 PENGGERAK ARUS EDDY Penggerak arus eddy digunakan untuk mengontrol kecepatan motor induksi sangkar tupai ac standart. Penggerak arus eddy terdiri dari 2 bagian yang

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

berbeda. Satu bagian, unit mekanis, terdiri dari kopling arus eddy dan motor induksi. Motor berputar pada kecepatan konstan dan memberikan sumber energy untuk kopling. Dengan pengaturan eksitasi pada kopling, besarnya slip antara motor dan output poros dapai diatur dan kecepatan output dapat bervariasi. Jika eksitasi tersebut tinggi, kecepatan output bertambah menuju kecepatan penuh motor. Pada waktu eksitasi direndahkan, kecepatan turun menuju kecepatan an nol. Putaran drum sehubungan dengan magnet, membangkitkan arus eddy dan medan magnet pada drum. Interaksi magnetis antara dua unit mengirimkan torsi dari motor ke beban. Dengan mengatur tegangaang diberikan, besarnya torsi dikirimkan dank arena itu kecepatan dapat diatir.

Gambar 9.38 penggerak arus eddy-perangkat kopling

9.5.5 PENGGERAK AC FREKUENSI VARIABEL Elektronik solid-state membuat penggerak frekuensi variabel efisien dan akurat. Penggerak utama terdiri dari inverter itu sendiri, yang mengubah daya yang masuk 60 HZ menjadi frekuensi variable dan tegangan variable. Konversi daya:penyearah dan inverter. Penyearah mengubah daya ac tiga fase yang masuk menjadi daya dc dan memberikan daya tersebut pada rangkaian

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

inverter. Rangkaian inverter mengubah daya dc kembali pada output ac frekuensi yang dapat diatur yang mengontrol kecepatan motor. Regulator memodifikasi inverter karakteristik penghubungan sehingga frekuensi output dapat dikontrol. Inputnya termasuk sensor yang mengukur variable control.saat ini ada tiga jenis desain inverter utama, yaitu inverter sumber arus (current source inverter = SCR), inverter variable(variable voltage inverter=VMI),dan inverter lebar pulsa termodulasi(pulse-widthmodulated=PWI).

Gambar 9.39 inverter tegangan variable (VVI) VVI (gambar 9.39) mengontrol tegangan dan frekuensi pada motor untuk menghasilkan operasi kecepatan variable. Karakteristik yang membedakan antara jenis itu dari inverter dan inverter PWM adalah skema yang digunakan untuk mengontrol tegangan. Inverter variable tegangan mengontrol tegangan pada frekuensi. Transformator penyearah terkontrol mensuplai arus bolak-balik pada tegangan variable arus searah. VVI adalah penggerak frekuensi paling sederhana yang dapat diatur; meskipun demikian, penggerak tersebut mempunyai bentuk gelombang output yang paling jelek dan memerlukan penyaringan yang paling banyak untuk inverter.

Generated by Foxit PDF Creator Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

Transformator arus bolak-balik digunakan untuk mengatur penyearah terkontrol. Converter input sama dengan penggerak VVI. Pengatur arus digunakan untuk menyetel arus rel dc sebelumnya.output inverter SCR memberikan pulsa frekuensi arus 6 langkah yang bentuk gelombang tegangannya mengikuti. Keuntungan utama penggunaan penggerak CSI terletak pada kemampuannya mengontrol arus, dan karena itu mengontrol torsi. Hal ini berlaku pada aplikasi torsi variable. Inverter sumber arus ada dengan rentang horsepower lebar tetapi paling sering 50 hp dan diatasnya. Inverter PWM( gambar 9.40) menyempurnakan baik control frekuensi maupun tegangan pada bagian output penggerak. Penyearah diode menyediakan tegangan dc konstan. Karena inverter menerima tegangan tertentu, maka amplitude bentuk tegangan output selalu konstan. Inverter mengatur lebar tegangan output sehingga hamper berbentuk sinus.