Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH FALSAFAH DAN TEORI KEPERAWATAN

FLORENCE NIGHTINGALE DALAM KEPERAWATAN MODERN

Untuk memenuhi tugas kelompok mata kuliah Falsafah dan Teori Keperawatan

Dosen pengampu: Ns. Innez Karunia Mustikarani., M.Kep

Disusun oleh kelompok 1:

Anggota:

1. AFIFAH RIYANA WATI (ST212001)


2. APRILIA AGNES AMBARSARI (ST212005)

PROGRAM ALIH KREDIT SARJANA KEPERAWATAN

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS KUSUMA HUSADA SURAKARTA

2022

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah Subhanahu Wata’ala yang atas segala karunia
nikmatnya sehingga makalah yang berjudul “Falsafah dan Teori Keperawatan Florence
Nightingale Dalam Keperawatan Modern ” ini dapat diselesaikan dengan maksimal,
tanpa ada halangan yang berarti. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata
kuliah Falsafah dan Teori Keperawatan yang diampu oleh Ns. Innez Kurunia
Mustikarani., M.Kep

Penulis menyadari bahwa masih banyak kesalahan dalam penyusunan makalah


ini, baik dari segi EBI, kosa kata, tata bahasa, etika maupun isi. Oleh karenanya penulis
sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca sekalian untuk
kami jadikan sebagai bahan evaluasi.

Akhirnya semoga makalah ini dapat memberikan pemikiran serta kelancaran tugas
kami selanjutnya dan dapat berguna bagi semua pihak Amin.

Surakarta, 19 April 2022

Penulis

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN COVER
KATA PENGANTAR.......................................................................................................ii

DAFTAR ISI....................................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang........................................................................................................1

B. Rumusan masalah...................................................................................................1

C. Tujuan.....................................................................................................................1

BAB II ISI

A. Biografi Florance Nightingale................................................................................3

B. Teori Keperawatan Florence Nightigale...............................................................4

C. Hubungan Teori Florence Nightingale dengan konsep keperawatan.....................6

D. Kelebihan dan kelemahan teori Florence Nightingale...........................................7

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan.............................................................................................................8

B. Saran.......................................................................................................................8

DAFTAR PUSTAKA........................................................................................................9

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Banyak teori berkembang dalam bidang keperawatan, sebagai contoh teori yang
akan dibahas dalam makalah ini adalah teori-teori keperawatan yang kemukakan
oleh Florence Nightingale. Florence Nightingale merupakan seorang yang berperan
besar dalam perkembangan keperawatan dunia, ia adalah seorang perempuan yang
pantang menyerah dan mempunyai jiwa penolong yang besar. Selain berdedikasi
tinggi sebagai seorang perawat, Nightingale juga aktif dalam memberikan studi-
studi ilmu keperawatan. Melalui analisis yang dilakukannya ia berhasil menciptakan
teori-teori yang pada akhirnya bermanfaat dalam perkembangan ilmu keperawatan
di dunia.
Teori Nightingale adalah teori yang berisi tentang lingkungan. Bagaimana
lingkungan berpengaruh terhadap kondisi pasien, serta pentingnya peran lingkungan
dalam proses penyembuhan pasien. Karena seringkali dalam melakukan praktek
keperawatan, lingkungan menjadi hal yang kurang diperhatikan, padahal secara
psikologis, pasien harus merasa aman dan nyaman selama proses penyembuhan,
agar penyembuhan bisa lebih efektif, sedangkan salah satu faktor yang
menimbulkan rasa aman dan nyaman pasien adalah kondisi lingkungan yang baik
dan layak.

B. Rumusan masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka dapat dibuat rumusan masalah
“Bagaimanakah hubungan teori Florence Nightingale dengan konsep keperawatan?”

C. Tujuan
1. Tujuan Umum
Mendeskripsikan Teori Keperawatan Florence Nightingale

1
2. Tujuan Khusus
a. Mendeskripsikan Biografi Florence Nightingale
b. Mendeskripsikan teori keperawatan Florence Nightingale
c. Mendeskripsikan hubungan teori Florence Nightingale dengan konsep
keperawatan
d. Mendeskripsikan kekuatan dan kelemahan teori keperawatan Florence
Nightingale

2
BAB II
ISI

A. Biografi Florance Nightingale


Menurut Karimi & Alavi (2015) yang dikutip oleh . Lestari, Lilis dan
Ramadhaniyati. 2018 Florence Nightingale lahir pada tanggal 12 May 1820 di
Florence, Italia dari garis keturunan bangsawan Inggris. Namanya diambil dari nama
kota tempat ia dilahirkan. Dimasa kecilnya Nightingale telah dididik orang tuanya
untuk mempelajari berbagai macam ilmu pengetahuan seperti bahasa, matematika,
filsafat dan agama yang pada akhirnya menjadi salah satu faktor yang
mempengaruhi karya-karya yang dihasilkannya.
Saat remaja Nightingale merasa menjadi seorang perawat merupakan sebuah
panggilan, oleh sebab itu ia memutuskan untuk mengikuti pelatihan sebagai seorang
perawat di Kaiserwerth, German pada tahun 1951 selama tiga bulan. Keputusan ini
membawanya pada sebuah pencapaian diakhir pelatihan dirinya terpilih sebagai
salah satu murid keperawatan yang diajar khusus oleh guru tempat ia mengambil
pelatihan.
Pendidikan lanjutan sebagai seorang perawat di tempat pelatihan pun dijalaninya
selama dua tahun. Setelah menyelesaikan pelatihannya, Nightingale kembali ke
Inggris dan bekerja di rumah sakit, dan bekerja sebagai relawan di institusi yang
berkaitan dengan keperawatan (Alligood, 2014).
Tahun 1853, Nightingale mendapatkan penghargaan dari ayahnya, dan
kemudian pindah ke London. Di London, Nightingale bekerja sebagai pengawas
rumah sakit, saat itu juga Nightingale memulai pekerjaannya sebagai seorang
perawat. Nightingale juga pernah merantau ke Turki bersama 38 perawat lainnya
dalam misi bantuan kesehatan. Saat tiba di Turki, Nightingale dan teman-temannya
dihadapkan pada masalah buruknya sanitari dan terlalu padatnya jumlah penghuni
barak (camp).
Berlatar belakang masalah tersebut Nightingale berusaha untuk mengatasinya
dengan mulai mendirikan posko pelayanan keperawatan yang terorganisir, dan

3
membuat program penanggulangan masalah sanitasi. Kerja kerasnya membuahkan
hasil dan dianggap sukses karena mampu menurunkan angka kematian. Lima puluh
tahun kehidupannya, Nightingale masih aktif menulis artikel di surat kabar, menulis
buku, mengadakan penelitian dan pertemuan dengan teman atau kolega di
rumahnya, meskipun dalam keadaan yang tidak begitu sehat karena menderita
beberapa penyakit. Pada tanggal 13 Agustus 1910, Florence Nightingale dikabarkan
meninggal dunia di London, Inggris. (Masters, 2015) dalam (Lestari 2018).

B. Teori Keperawatan Florence Nightigale


Nightingale sebenarnya tidak mengembangkan sebuah teori keperawatan, namun
hanya mendeskripsikan standar umum atau pedoman praktek keperawatan. Standar
umum praktek keperawatan ini kemudian dikenal dengan filosopi keperawatan.
Filosopi keperawatan Nightingale mencakup empat metaparadigma keperawatan
yang berfokus utama pada pasien, lingkungan, tindakan keperawatan yang bertujuan
memanipulasi lingkungan untuk mempercepat penyembuhan pasien. Filosofi
keperawatan Nightingale yang digunakan dalam intervensi keperawatan berpusat
pada 13 aspek menurut Masters, 2015 yaitu :

1. Ventilasi dan kehangatan : menjaga sirkulasi udara yang baik untuk ruangan
pasien, dan tetap hangat.
2. Kondisi rumah yang sehat : menjaga kondiri rumah yang sehat dengan lima hal
utama yang harus diperhatikan yaitu udara yang bersih, air yang bersih,
pengairan yang efisien, lingkungan yang bersih dan dimasuki cahaya matahari.
3. Pengaturan managemen : ketidakhadiran perawat dalam memberikan perawatan
yang berkelanjutan merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam aspek ini.
4. Kebisingan : minimalkan kebisingan yang dapat mengganggu istirahat pasien.
5. Variasi ruangan rawat : memperhatikan tata ruang rawat untuk menghindari
kebosanan pasien selama dirawat di rumah sakit.
6. Memperhatikan asupan makanan : Mendokumentasikan makanan dan minuman
yang masuk ke dalam tubuh pasien.

4
7. Makanan : berikan makanan yang dibutuhkan pasien sesuai dengan kondisi
kesehatannya dan yang dibutuhkan.
8. Tempat tidur dan alas kasur : sediakan tempat tidur dan alas kasur yang bersih
dan nyaman.
9. Pencahayaan : instruksikan untuk memasang tirai yang bisa membatasi cahaya
yang masuk ke ruang pasien untuk memberikan kenyamanan.
10. Kerapian ruangan dan dinding : sediakan lingkungan kamar atau ruangan yang
bersih.
11. Kebersihan diri : pertahankan kebersihan pasien.
12. Berikan dukungan dan saran : hindari perkataan yang tidak bermakna atau
memberikan saran yang tidak sesuai fakta.
13. Observasi status kesehatan : lakukan observasi dan dokumentasi.
Nightingale juga mempercayai bahwa keperawatan harus bersifat holistik atau
perawatan yang menyeluruh, yang juga menyentuh sisi spiritual pasien. Perawat
juga harus memberikan promosi kesehatan yang berisikan informasi yang akurat
baik untuk individu yang sehat maupun individu yang sakit (Masters, 2015). Konsep
utama paradigam filosofi keperawan Florence Nightingale :
1. Manusia
Nightingale tidak mendefinisikan manusia secara kompleks. Nightingale
mengungkapkan bahwa manusia memiliki timbal balik terhadap lingkungan
yang akan berpengaruh terhadap status kesehatannya.
2. Lingkungan
Lingkungan dalam filosofi keperawatan Nightingale merupakan hal yang
paling ditekankan yang lebih dikenal dengan model lingkungan Nightingale.
Lingkungan mempengaruhi status kesehatan individu yang terbagi menajdi dua
yaitu lingkungan eksternal seperti temperatur, tempat tidur, dan ventilasi), dan
lingkungan internal yaitu makanan, air dan obat-obatan. Berikut pandangan
Nightingale terkait dengan model lingkungannya, dalam Masters, 2015 :

5
3. Kesehatan
Kesehatan tidak hanya berarti bahwa seseorang terbebas dari berbagai
penyakit, tetapi juga jika individu memiliki cukup energi untuk melakukan
aktifitas sehari-hari sesuai kebutuhannya.
4. Keperawatan
Perawat berperan dalam mengkondisikan dan memodifikasi lingkungan
yang berfungsi untuk mempercepat proses penyembuhan atau mempertahankan
status kesehatan individu yang sehat (Lestari 2018).

C. Hubungan Teori Florence Nightingale dengan konsep keperawatan


1. Individu/manusia
Memiliki kemampuan besar untuk memperbaiki kondisinya dalam menghadapi
penyakit.
2. Keperawatan
Bertujuan membawa/mengantar individu pada kondisi terbaik untuk dapat
melakukan kegiatan melalui upaya dasar untuk mempengaruhi lingkungan.
3. Sehat/sakit
Fokus perbaikan untuk sehat.

6
4. Masyarakat/lingkungan
Melibatkan kondisi eksternal yang mempengaruhi kehidupan dan perkembangan
individu, fokus pada ventilasi, suhu, bau, suara dan cahaya (Lestari 2018).

D. Kelebihan dan kelemahan teori Florence Nightingale


1. Kelebihan teori Florence Nightingale :
a. Merupakan teori yang berpengaruh dalam bidang keperawatan
b. Nightingale pada saat itu memandang pasien dalam konteks keseluruhan
lingkungan, meliputi lingkungan fisik, psikologi dan social
c. Nightingale memandang tugas perawat tidak hanya memperhatikan kondisi
fisik dan psikologis pasien, namun juga kondisi lingkungan sekitar pasien
2. Kelemahan teori Florence Nightingale :
a. Perawat pada saat itu dianggap sebagai pekerjaan yang rendah dan
disepelekan oleh banyak orang
b. Kurangnya dukungan dari perawat lain dalam proses pelayanan
c. Kurangnya sarana dan pra-sarana yang menunjang

7
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Teori Keperawatan Florence Nightingale lebih memprioritaskan Lingkungan
sebagai aspek yang paling utama dalam proses penyembuhan pasien. Jika ada
seseorang yang sakit maka lingkungannya harus diperbaiki sedemikian rupa agar
mendukung proses  penyembuhan pasien.
Menurut Florence Pelajaran paling penting yang dapat diberikan kepada perawat
adalah mengajari mereka apa yang harus diamati, bagaimana mengamati, apa gejala
menunjukkan keadaan pasien yang membaik, apa yang penting dari tidak ada, apa
bukti kelalaian dan tentang apa jenis kelalaian. Florence mengajarkan kepada
perawat untuk berfikir tentang memberikan kenyamanan lingkungan pada pasien
baik secara fisik maupun psikologi. Disamping itu Florence percaya bahwa tindakan
pencegahan dan promosi kesehatan adalah hal yang tak kalah penting dibanding
dengan merawat pasien hingga sembuh
Kelebihan teori Nightingale merupakan teori yang berpengaruh dalam bidang
keperawatan, nightingale pada saat itu memandang pasien dalam konteks
keseluruhan lingkungan, meliputi lingkungan fisik, psikologi dan social, nightingale
memandang tugas perawat tidak hanya memperhatikan kondisi fisik dan psikologis
pasien, namun juga kondisi lingkungan sekitar pasien

B. Saran
Saran bagi mahasiswa agar lebih memahami , mengerti serta dapat mengaplikasikan
teori Florence Nightingale ke dalam praktik asuhan keperawatan

8
DAFTAR PUSTAKA

Wijaya, Yunus Adi et.,al. 2022. Pengembangan Model Konseptual Dan Teori
Keperawatan: Perbedaan Dan Identifikasi Kelompok Teori Keperawatan Antara
Tingkat Philosophy Theory, Grand Theories, Middle Range Theories And The
Nursing Theory Of Practice. Sains Keperawatan. Development_ Of_ Nursing_
Concept_ And_ Theory_ Model.pdf. diakses pada 15 April 2022

Lestari, Lilis dan Ramadhaniyati. 2018. Falsafah dan Teori Keperawatan. Pustaka
Pelajar, Yogyakarta