1

A. JUDUL Identifikasi Kapang Kontaminan pada Gethuk Pisang Kediri B. LATAR BELAKANG MASALAH Kota Kediri merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri karena keunikannya, salah satunya adalah karena makanan tradisonal yang khas. Kediri memiliki makanan khas, yang cukup terkenal yaitu tahu takwa dan gethuk pisang. Gethuk pisang merupakan makanan yang sangat familiar jika kita datang ke Kediri. Rasanya yang manis legit akan menggoda selera, sehingga orang selalu ingin menikmatinya. Gethuk pisang biasanya juga disebut gethuk gedhang dalam bahasa jawa dan dikemas dengan bungkus daun pisang dan berbentuk seperti lontong. Keberadaan gethuk sebagai jajanan khas Kediri sudah ada sejak turun temurun, belum jelas dari mana asal usul gethuk pisang itu sendiri. Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp 2.500-Rp 5.000. Gethuk pisang bisa didapatkan di sepanjang jalan di Kediri, biasanya juga ditawarkan oleh pedagang asongan di bis-bis maupun di lapak-lapak pinggir jalan sampai pusat oleh-oleh khas Kediri. Sesuai namanya, gethuk pisang dibuat dari buah pisang. Bentuknya bulat panjang, sekitar 15 sentimeter, dan berwarna merah kecoklatan, biasanya dibungkus dengan daun pisang. Karena kemasan, dan rasa yang khas kemudian didukung dengan harganya yang murah menjadikan jajanan gethuk pisang banyak digemari oleh masyarakat. Di pasar Kota Kediri maupun di pusat oleh-oleh telah beredar berbagai macam merek gethuk pisang. Sebagian masyarakat memanfaatkan makanan ini sebagai jajanan sehari-hari maupun sebagai oleh-oleh ketika berkunjung ke Kota Kediri. Namun, belum banyak masyarakat yang menyadari bahwa tidak semua gethuk pisang yang dijual di pasaran aman untuk dikonsumsi. Produk-produk yang dijual di pasaran terutama makanan kemasan seperti gethuk pisang rawan untuk terkontaminasi oleh mikroorganisme, termasuk kapang atau khamir, terutama untuk produk-produk yang tidak memiliki izin dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM). Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut atau penelitian ulang mengenai kelayakan makanan yang banyak dikonsumsi orang seperti gethuk pisang.

Kerusakan tersebut dapat berupa perubahan bau. C. hepatatoksik dan mutagenik dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Bahan makanan yang mengandung karbohidrat. lemak. Spesies kapang apa yang mengkontaminasi gethuk pisang yang dijual di beberapa pasar di kotamadya Kediri? 4. protein. Okratoksin yang dihasilkan oleh Aspergillus ochraceus penyebab keracunan ginjal pada manusia maupun hewan. Bagaimanakah kualitas mikrobiologi gethuk pisang berdasarkan angka lempeng total koloni kapang? . dan juga diduga bersifat karsinogenik. Fumonisin dihasilkan oleh Fusarium moniliforme dan Fusarium proliferatum. termasuk gethuk pisang. Bagaimana ciri-ciri morfologi gethuk pisang yang terkontaminasi oleh kapang? 2. Beberapa jenis kapang dapat mencemarkan baik makanan maupun bahan makanan sehingga mengakibatkan kerusakan. Beberapa jenis kapang menghasilkan mikotoksin yang merupakan zat yang berbahaya bagi tubuh. maka rumusan masalah yang dapat di susun adalah sebagai berikut: 1. Mikotoksin lain antara lain zearalenon yang dihasilkan oleh Fusarium graminearum. vitamin dan mineral merupakan substrat yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan mikroorganisme pada umumnya. dan kapang pada khusunya. Bagaimanakah ciri-ciri morfologi dan sitologi kapang kontaminan pada gethuk pisang yang dijual di beberapa pasar di kotamadya Kediri? 3.2 Makanan atau bahan makanan dapat terkontaminasi kapang. PERUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang di atas. penurunan berat. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang kapang kontaminan pada makanan yang banyak dikonsumsi orang. Contohnya adalah aflatoksin berasal dari kapang Aspergillus flavus bersifat karsinogenik. rasa dan warna yang tidak dikehendaki. perubahan susunan senyawa sehingga menjadi busuk dan dapat pula menghasilkan racun yang berbahaya bagi manusia ataupun hewan.

TINJAUAN PUSTAKA 1. TUJUAN Adapun tujuan dari penelitian ini adalah 1. KEGUNAAN 1. Gethuk Pisang Kediri Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjang dari suku Musaceae. Beberapa jenisnya (Musa acuminata. F. dalam bentuk artikel. Memberi informasi tentang ciri morfologi dan sitologi kapang kontaminan pada gethuk pisang di beberapa pasar di kotamadya Kediri 4. LUARAN YANG DIHARAPKAN Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi tentang kelayakan konsumsi gethuk pisang yang dijual di beberapa pasar di kotamadya Kediri ditinjau dari kualitas mikrobiologi berdasarkan angka lempeng total koloni kapang. Buah ini tersusun dalam tandan dengan kelompok- . Untuk mengetahui ciri-ciri morfologi dan sitologi kapang kontaminan pada gethuk pisang yang dijual di beberapa pasar di kotamadya Kediri 3. M. balbisiana. dan M. Memberi informasi tentang jenis spesies yang mengkontaminasi gethuk pisang di beberapa pasar di kotamadya Kediri 5. Memberi informasi tentang ciri-ciri morfologi gethuk pisang yang telah terkontaminasi kapang. 2. 3. Untuk mengetahui ciri-ciri morfologi gethuk pisang yang terkontaminasi oleh kapang 2. paradisiaca) menghasilkan buah konsumsi yang dinamakan sama. Memberi informasi tentang kualitas mikrobiologi gethuk pisang berdasarkan angka lempeng total koloni kapang G.3 D. Untuk mengetahui spesies-spesies kapang apa yang mengkontaminasi gethuk pisang yang dijual di beberapa pasar di kotamadya Kediri 4. Untuk mengetahui kualitas mikrobiologi gethuk pisang berdasarkan angka lempeng total koloni kapang E. Memberi informasi kepada masyarakat luas bahwa infeksi kapang pada makanan menimbulkan kerugian.

terutama kalium. Keberadaan gethuk sebagai jajanan khas Kediri sudah ada sejak turun temurun. Buah pisang sebagai bahan pangan merupakan sumber energi (karbohidrat) dan mineral. Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp 2.000. meskipun ada beberapa yang berwarna jingga. Hal ini mendukung banyaknya makanan olahan dari pisang yang beredar di pasaran. Pembuatannya memang tidak susah. bungkus adonan bentuk lontong dan kukus selama 30 menit. Raja nangka pilih karena punya aroma dan rasa yang khas manis asam. Pisang merupakan buah yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat kita karena rasanya yang enak. siapapun bisa membuatnya asalkan memiliki ketelatenan. Makanan tersebut antara lain es pisang ijo. Rasa manis asam inilah yang membuat rasa gethuk pisang menjadi khas asam manis tanpa gula. Gethuk pisang ini sangat familiar di Kediri sebagai jajanan tradisional. mudah didapatkan dan harganya murah. atau bahkan hampir hitam. Hampir semua buah pisang memiliki kulit berwarna kuning ketika matang.4 kelompok tersusun menjari. angkat dan dinginkan hingga mengeras. Kemasan biasanya dibungkus dengan daun pisang. Makanan ini merupakan mkanan khas yang dijadikan sebagai oleh-oleh Kota Kediri Jawa Timur. Gethuk pisang merupakan makanan jajanan tradisional yang digemari oleh masyarakat. Cara membuatnya adalah pisang tanduk kukus hingga matang. mengambil selembar daun pisang. dan berwarna merah kecoklatan. Kemudian kelapa setengah tua yang telah diparut campur . merah. pisang coklat. Gethuk pisang bisa didapatkan di sepanjang jalan di Kediri. campur dengan gula bubuk dan santan kental. angkat. dikemas dengan bungkus daun pisang dan berbentuk seperti lontong. tambahkan tepung sagu. aduk rata.500-Rp 5. ungu. sekitar 15 sentimeter. Gethuk pisang dibuat khusus dari pisang raja nangka. biasanya juga ditawarkan oleh pedagang asongan di bisbis maupun di lapak-lapak pinggir jalan sampai pusat oleh-oleh khas Kediri. Bentuknya bulat panjang. belum jelas dari mana asal usul gethuk pisang itu sendiri. Gethuk pisang biasanya juga disebut Gethuk Gedhang dalam bahasa Jawa. Sesuai namanya. selagi panas haluskan. gethuk pisang dibuat dari buah pisang. yang disebut sisir. cake pisang dan gethuk pisang dan masih banyak lagi.

banyak yang tidak memenuhai syarat kesehatan. Faktor implisit. kondisi lingkungan dan cara penyimpanannya dalam batas-batas tertentu kandungan mikroorganisme pada bahan pangan adalah berpengaruh terhadap ketahanan bahan pangan tersebut. susu. aduk rata. Makanan yang disukai manusia pada umumnya juga disukai oleh mikroorganisme. senyawa mikroba. pembungkus makanan jajanan. Roti. Kontaminasi tersebut disebabkan cara penanganan. bakteri dan jamur yang menyerang bahan makanan yang mentah seperti pada sayuran. dan banyak makanan yang sudah dimasak seperti nasi. Hampir semua kue basah maupun kue kering ataupun makanan kemasan yang dijual di pasar tradisional maupun di warung umumnya tercemar oleh kapang. . b. kukus. buah-buahan. tempat menjajakan makanan jajanan dan lokasi menjual makanan jajanan tersebut sebaiknya jauh dari tempat pembuangan sampah. c. kemudian siap disajikan. Makanan yang telah dihinggapi mikroorganisme itu mengalami penguraian sehingga dapat mengurangi nilai gizi dan kelezatannya bahkan makan yang telah mengalami penguraian dapat menyebabkan sakit. 2. warung dan di pinggir-pinggir jalan. kelembaban. daging. susunan gas di atmosfer. kue dan lauk pauk.5 dengan garam. yaitu kondisi lingkungan pada penganan dan penyimpanan bahan pangan seperti suhu. seperti kandungan nutrisi. merupakan sifatfisik. tergantung dari jenis bahan pangannya. Setelah matang getuk pisang di potong menurut selera dan taburi dengan kelapa parut. kimia atau biologis yang meliputi: a. merupakan sifat-sifat yang dimiliki oleh mikroba itu sendiri. Faktor intrinsik. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mikroba dalam pangan dapat bersifat fisik. Kontaminasi dan Bahaya Produk Makanan Belakangan ini. pH. sanitasi yang kurang bersih. kimia dan struktur yang dimiliki oleh bahan pangan tersebut. Populasi mikroorganisme pada berbagai jenis bahan pangan umumnya sangat spesifik. banyak dijumpai jajanan yang dijual di pasar. seperti virus. Faktor ekstrinsik. Hal ini menyebabkan makanan mudah rusak. dan terkontaminasi oleh bakteri serta jamur tertentu. beri daun pandan.

hepatatoksik dan mutagenik dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. karena perubahan mikroba awal sebagai akibat pengolahan bahan pangan. buah-buahan. tubuh serangga. maka dapat mengakibatkan kerugian. salah satu metode yang sering diterapkan adalah metode slide culture. dan juga diduga bersifat karsinogenik. radiasi dan penambahan bahan pengawet 3. fumonisin dihasilkan oleh Fusarium moniliforme dan Fusarium proliferatum. Kapang Kontaminan Kapang dapat tumbuh pada berbagai macam substrat. pendingan. misalnya: air. daun. Okratoksin yang dihasilkan oleh Aspergillus ochraceus penyebab keracunan ginjal pada manusia maupun hewan. tanah. Apabila hal ini terjadi pada makanan yang diperdagangkan. bahan makanan. Apabila spora jatuh pada substrat yang sesuai dan ditunjang dengan faktor-faktor abiotik yang sesuai pula. Mikotoksin lain antara lain zearalenon yang dihasilkan oleh Fusarium graminearum. Faktor pengolahan. misalnya pemansan. kulit manusia dan lain sebagainya.6 d. Jenis-jenis kapang yang sering mengkontaminasi makanan dapat dipelajari secara khusus dengan cara mengisolasikannya dari berbagai macam makanan yang telah terkontaminasi dari berbagai macam makanan yang terkontaminasi oleh kapang. Kapang dapat mengkontaminasi makanan yang disimpan dalam waktu yang terlalu lama di tempat yang lembab. Pembuatan preparat kapang dengan metode slide culture dapat menghasilkan preparat kapang dengan struktur yang lebih lengkap danutuh bila . Beberapa spesies kapang kontaminan pada makanan menghasilkan mikotoksin yang berbahaya bagi kesehatan. makanan hasil olahan. penurunan berat. perubahan susunan senyawa sehingga menjadi busuk dan dapat menghasilkan racun yang berbahaya bagi manusia ataupun hewan. Contoh mikotoksin adalah aflatoksin berasal dari kapang Aspergillus flavus bersifat karsinogenik. rasa dan warna yang tidak dikehendaki. Akibatnya makanan tidak dapat dikonsumsi. Beberapa kapang dapat mencemarkan baik makanan maupun bahan makanan sehingga mengakibatkan kerusakan. Kerusakan tersebut berupa perubahan bau. maka spora akan berkecambah membentuk benang-benang hifa yang selanjutnya terbentuklah miselium yang menyusun koloni.

Preparat dengan metode slide culture dibuat dengan cara menumbuhkan kapang pada pada medium yang diletakkan pada kaca benda sehingga diperoleh struktur kapang yang utuh dan lengkap dengan semua bagian tubuh kapang.7 dibandingkan dengan preparat sederhana. yang mengungkap jenis koloni kapang kontaminan. Sampel diambil dari 1 merek.Mikroskop .Gelas ukur 100 ml .Mikrometer Obyektif Micrometer okuler . Apabila diperoleh kapang pada bagian-bagian yang lengkap maka kapang tersebut dapat digunakan untuk mendeskripsi dan mengidentifikasi kapang. H. sebanyak 10 gram dari 3 penjual. Alat dan Bahan Alat: Neraca Analitik Kaca pengaduk Gelas ukur 500 ml Cawan petri Kompor gas . Dilakukan pengenceran sampai tingkat pengenceran 10-5.Tabung reaksi . METODE PENELITIAN 1.Laminar Air Flow Inkobator Ent-kas Bahan: Gethuk pisang .Kaca benda Kaca penutup . Jenis dan Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. dan setiap pengenceran dilakukan dalam 2 kali ulangan.Labu Erlenmeyer 100 ml Labu Erlenmeyer 500 ml .Lampu spiritus .Pipa kaca Pinset . Populasi dalam penelitian ini adalah gethuk pisang yang dijual di pasar kotamadya Kediri.Otoklaf Dispencer pipette 10 ml Scapel .Sendok . 2. jenis spesies kapang kontaminan dalam gethuk pisang dan spesies kapang yang paling dominan dalam sampel gethuk pisang.Jarum inokulasi . setelah diinkubasi selama 3x24 jam.Gunting .

Pembuatan Medium 1) Menimbang zat-zat yang diperlukan. Prosedur Kerja a. dalam waktu 15 menit 5) Menyimpan di dalam lemari es apabila medium tidak digunakan b. lalu dimasukkan ke dalam labu Erlenmeyer.Na NO3 3 gram . tekanan 15 . kemudian dilarutkan dalma aquades 2) Mengaduk larutan medium sambil dipanaskan di atas kompor sampai homogen 3) Menyediakan cawan petri untuk medium.1 %. 2) Melakukan pengenceran terhadap suspense tersebut dengan menggunakan air pepton 0.1% Pembuatan Slide Culture Kapas . Persiapan suspensi bahan yang diteliti 1) Menimbang 10 gram gethuk pisang yang akan diperiksa.Alkohol 70% Larutan lactophenol Aquades streril Tissue . Maka akan diperoleh suspensi dengan tingkat pengenceran 10-1.1% sebanyak 9 ml pada tabung reaksi sampai dengan tingkat pengenceran 10-5.Mg SO4 0.5 gram . Inokulasi dan inkubasi . c.K Cl 0.Aquades 1000 ml .Fe SO4. lalu dimasukkan ke dalam labu Erlenmeyer yang telah berisi 90 ml air pepton 0.Larutan lactophenol cotton blue .Canada Balsam lbs.Saccharose 30 gram . 7H2O 0.5 gram .Korek api Spiritus 3.Agar powder 15 gram Persiapan suspensi bahan yang diteliti Air Pepton 0. lalu menuangkan medium sebanyak 10 ml untuk tiap-tiap cawan petri 4) Sterilisasi semua medium dalam otoklaf pada suhu 121° C.K2 HpO4 1 gram .8 Pembuatan medium .01 gram .

5 cm2 dengan scapel steril. pipa kaca berbentuk U atau T. f. 4) Setelah biakan berumur 3 x 24 jam. Selanjutnya kaca penutup tersebut direkatkan . lalu dilakukan pengamatan di bawah mikroskop. d. kemudian ditutup dengan kaca penutup. Tiap macam koloni diberi kode dan dibuat biakan murni pada medium miring. Menutup cawan petri tersebut. Perlakuan 2 dan 3 dilakukan di dalam Laminar Air Flow. dan spora konidia yang tumbuh pada tepi kaca penutup. miselium. dan kaca benda dengan menggunakan oven kering pada suhu 150°-180° C selama 2 jam.1 pada medium lempeng CA kemudian diinkubasi pada suhu 25° C selama 3x24 jam. Biakan tersebut lalu diinkubasi dalam inkubator ±25° C selama 3 x 24 jam. Lalu dibasahi dengan tissue pada dasar cawan petri dengan aquades steril. dilanjutkan inkubasi sampai umur 5x24 jam sampai 7x24 jam. Perhitungan koloni Dilakukan pengamatan dan perhitungan jumlah koloni kapang total koloni kapang yang tumbuh pada permukaan medium lempeng CA. Perhitungan dilakukan setelah biakan berumur 7x24 jam. Apabila nampak ada pertumbuhan hifa. konidiofor. 2) Memotong medium lempeng Czapek Agar (CA) dengan ukuran 0. sedang potongan medium dibuang.9 Suspense dari masing-masing pengenceran diinokulasikan sebanyak 0. maka kaca penutup dapat dibuka. Kemudian sediaan ditetesi dengan alkohol 95% tepat pada bagian yang ditumbuhi kapang. Apabila belum ada pertumbuhan kapang. sporangiofor. e. Isolasi Kapang yang ditemukan diisolasi pada medium miring lalu diinkubasikan selama 5-7 x 24 jam. Pembuatan Slide Culture 1) Mensterilisasi cawan petri yang telah diberi alas tissue. 3) Menginokulasikan biakan murni kapang pada potongan medium tersebut dengan jarum inokulasi. lalu diletakkan di atas kaca benda yang ada dalam cawan petri steril tersebut.5x0.

JADWAL KEGIATAN Adapun gambaran proses kegiatan dan waktu pelaksanaan adalah sebagai berikut: No 1 2 Proses kegiatan Studi literatur Survey lapangan mengenai gethuk pisang 3 di masyarakat Pengumpulan x Bulan dan Minggu kegiatan II III IV V 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 I x x x . Bila preparat cukup baik. Rerata setiap ulangan dijumlahkan kemudian direrata untuk mendapatkan jumlah koloni kapang kontaminan. I. 6) Mendeskripsikan ciri-ciri kapang. Analisis Data Perhitungan koloni kapang per gram sampel Jumlah koloni dihitung dengan rumus: Jumlah koloni kapang = jumlah koloni x 1 x 10 tingkat pengenceran Rumus diatas dipakai untuk setiap pengenceran 10-1 sampai 10-5. lalu identifikasi dengan merujuk pada kunci identifikasi kapang. 4. Hasil deskripsi kemudian merujuk pada kunci identifikasi kapang. Identifikasi kapang Identifikasi dilakukan secara deskriptif dengan mendeskripsikan ciri morfologis dan mikroskopis tiap isolat kapang. 5) Mengamati preparat kapang tersebut di bawah mikroskop. maka dapat dibuat preparat permanen dengan meneteskan Canada Balsam di sekeliling kaca penutup.10 di atas kaca benda yang bersih dan telah ditetesi dengan larutan lactophenol atau larutan lactophenol cotton blue. Hasil dari perhitungan dijumlahkan kemudian dicari reretanya setiap ulangan. kemudian member label nama kapanng yang sesuai. a. b.

000 Rp 20.000 Rp 80.000 Rp 200.500 Rp 200.11 4 5 6 7 gethuk pisang Uji pendahuluan Pelaksanaan penelitian Analisis data Penyusunan laporan x x x x x x x x x x x x x x x x J. 7H2O Saccharose Agar powder 1 bungkus 1 bungkus 1 bungkus 1 bungkus 1 bungkus 1 bungkus 1 bungkus 2l 1 bungkus 3 pak 500 ml 250 ml 250 ml 1 botol 2 rol 2 botol 1 buah 1 botol 1 botol 1 bungkus 1 buah Rp 100.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 3.000 Rp 200. RANCANGAN BIAYA No Nama 1.000 Rp 60.000 Rp 50.000 • Lisol • Sabun cuci • Spon .000 Rp 10.000 Rp Rp 9.000 Rp 180.000 Rp 100.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 60.000 Rp 20.000 Rp Rp 9.000 2.000 Rp 200.000 Jumlah barang Harga Satuan Jumlah • Aquades • Pepton • • • • Kapas Alcohol 70% Larutan lactophenol Larutan lactophenol cotton blue • Canada Balsam • • • • Tissue Spiritus Korek Api Vaselin Rp 180.000 Rp 200.000 Rp 20.000 2.000 Rp 100. Biaya Habis Pakai • • • • • • • Na NO3 K2 HpO4 K Cl Mg SO4 Fe SO4.000 Rp 100.000 Rp Rp 4.500 3.000 Rp 80.000 Rp 200.500 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 20.000 3.000 Rp 200.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp Rp 9.000 Rp 200.

000 90.000 75.000 Rp 15.000 .000 Rp 30.000 Rp 30.500 6000 3.000 Rp 50.000 Rp 37.000 Rp 3.000 Rp 50.000 Rp1.000 Rp 25.000 Rp 165.000 Rp 7.000 Rp 250.000 Rp 20.000 Rp 100.000 Rp Rp Rp 5.000 Rp 150.000 Rp 39.000 6.600.000 Rp 150.000 Rp 50.000 Rp 70.000 30.000 Rp 180.000 Rp 5.000 Rp 100.000 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 9.000 5.000 Rp 300.000 60.12 • Sikat • Kertas label • Cotton buds • Gethuk pisang • Kertas Lensa • Minyak imersi • Xilol 2.000 Biaya perawatan operasional Laboratorium Mikrobiologi Neraca analitik Kompor gas Otoklaf Laminar Air Flow Inkubator Mikroskop Mikrometer Etn-kas Oven Peralatan kerja Kaca pengaduk Sendok Gelas ukur 500 ml Gelas ukur 100 ml Labu Erlenmeyer 500 ml Labu Erlenmeyer 100 ml Cawan petri Dispencer pipette 10 ml Gunting Kaca benda Kaca penutup Scapel Pipa kaca Pinset Jarum inokulasi 3 buah 3 buah 2 buah 3 buah 2 buah 2 buah 64 buah 2 buah 1 buah 1 set 1 set 5 buah 10 buah 5 buah 5 buah Rp 6.000 Rp Rp 6.000 Rp 15.000 Rp 30.000 Rp 45. Peralatan Penunjang PKM 1 buah 2 buah 2 pak 12 buah 1 pak 1 botol 1 botol Rp Rp Rp Rp 2.000 100.500 Rp 250.000 75.000 Rp 18.000 Rp 150.000 Rp 300.500 Rp 200.000 Rp 150.000 Rp 12.000 6.000 60.500 Rp 20.000 Rp 125.000 Rp 39.

000 Rp 500.000 K.000 Rp 60. (online).000 Rp 30.000 22.000 Rp 100.000 Rp 150.000 Rp Rp Rp 5.000 Rp 400.com/2010/07/02/peluang-usaha-bisnis-18aneka-pangan-dari-pisang/.500 Rp 40.000 Rp 300. 2005.000 Rp 100. Indrawati.wordpress.000. 2008. Pengenalan Kapang Tropik.000 Rp 5.000 Rp 40.000 Rp 7. Penyusunan laporan Dokumentasi Sewa komputer Analisa Data ATK Akomodasi Penyusunan laporan Penggandaan laporan JUMLAH TOTAL 100 buah 2 buah 5 buah 3 buah 1 buah 3 buah 1 buah 3 buah 10 buah 2 gulung 3 buah Rp 3. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia .000 30. (http://jobnkarir.000 Rp 150.000 Rp 10.000 Rp 60.000 Rp 500.13 Tabung Reaksi Bunsen Botol kaca Sarung tangan tahan panas Botol sprayer Baskom Rak bahan Lap pembersih Rak tabung reaksi Aluminium foil Masker 3.000 Rp 400. Peluang Usaha & Bisnis (18) – Aneka Pangan Dan Kue Dari Bahan / Tumbuhan Pisang.000 Rp 50. DAFTAR PUSTAKA Anonim.000 Rp 200. diakses 22 Agustus 2010) Gandjar.000 Rp 20.500 Rp 30.000 Rp 60.000 Rp 10.000 Rp 100.000 Rp 10.000 Rp 20.

(http://roymahendra. 2008.com/?Biology/. 22 Agustus 1989 : Islam : Perempuan : 085646781808 Nama Tempat Tanggal Lahir Agama Jenis Kelamin No HP . Romsyah.14 Maryam. Petunjuk Praktikum Mikologi.wordpress. (online) (http://shantybio. (online). Hastuti S. diakses tanggal 22 Agustus 2010) Roymahendra. Malang: Universitas Negeri Malang LAMPIRAN DAFTAR RIWAYAT HIDUP A. 2007. diakses tanggal 22 Agustus 2010) Utami. Mewaspadai bahaya kontaminasi mikotoksin pada makanan. Gethuk Pisang Kediri.com/2008/09/24/gethuk-pisang-kediri/. 2007.transdigit. Ketua Pelaksana : Nurizka Yudha : Sidoarjo.

9 RT 08 RW 13 Desa Kajapanan Gempol. Anggota Pelaksana : Rangga Rakhmat Primadani : Malang.15 Alamat Asal Alamat di Malang Riwayat Pendidikan : Jalan Kejapanan Gang 7 no. Joyo Utomo V. Merjosari Malang : SDN 1 Kejapanan lulus tahun 2001 SMPN 1 Gempol lulus tahun 2004 SMAN 1 Pandaan lulus tahun 2007 Jurusan Biologi di Universitas Negeri Malang (tahun 2007 sampai sekarang) Pengalaman Organisasi • • • • : • Anggota Ekstrakulikuler Agama Islam SMAN 1 Pandaan 2004-2007 Anggota KOPMA UM Seketaris Bidang Kesejahteraan LSO FS2T FMIPA UM 2008 Seketaris Divisi Dakwah LSO FKKB HMJ BIOLOGI UM 2008 Staf Departemen KASTRAT KAMMI KOMSAT UM 2008-2009 Seketaris Bidang Pengembangan Organisasi LSO FS2T FMIPA Staf Divisi Kaderisasi LSO FKKB HMJ BIOLOGI 2009 Aggota Forum Alumni SMAN 1 Pandaan Tanda Tangan dan Nama Terang • • • UM 2009 (Nurizka Yudha) NIM 307342407354 B. Pasuruan : JL. Perumahan Pesona Bougenvill kavling C1. 8 April 1989 : Islam : Laki-laki : 085234431207 Anggota 1 Nama Tempat Tanggal Lahir Agama Jenis Kelamin No HP .

2 Agustus 1989 : Islam : Perempuan : 085731336755 : Dusun Rembang Kepuh Ngadiluwih. Lesti 2 Malang : SDN Bunul Rejo lulus tahun 2001 SMPN 5 Malang lulus tahun 2004 SMAN 5 Malang lulus tahun 2007 Jurusan Biologi di Universitas Negeri Malang (tahun 2007 sampai sekarang) Pengalaman Organisasi : • Pengurus Kamaba 2008-2009 Tanda Tangan dan Nama Terang (Rangga Rakhmad Primadani ) NIM 307342407358 Anggota 2 Nama Tempat Tanggal Lahir Agama Jenis Kelamin No HP Alamat Asal : Ellyana Citra Mahardika : Kediri. Kediri .16 Alamat di Malang Riwayat Pendidikan : JL.

Jombang 3a. Jabatan . Dra. Utami Sri Hastuti. MPd : Jl.17 Alamat di Malang Riwayat Pendidikan : JL. 13 Oktober 1955 3. Galunggung 6 Malang. Dr. Malang : SDN 2 Rembang Kepuh lulus tahun 2002 MTsN 2 Kediri lulus tahun 2005 SMAN 1 Kediri lulus tahun 2008 Jurusan Biologi di Universitas Negeri Malang (tahun 2008 sampai sekarang) Pengalaman Organisasi • • : Pengurus LSO FKKB HMJ BIOLOGI UM 2009-2010 Pengurus KAMMI KOMSAT UM 2009-2010 Tanda Tangan dan Nama Terang (Ellyana Citra Mahardika) NIM 308342410453 C. DAFTAR RIWAYAT HIDUP DOSEN PEMBIMING : Prof. Tempat dan Tanggal Lahir : Blitar. Gading Kasri. Klojen. Nama lengkap dan Gelar 2. Pangkat/Golongan/NIP 5. Malang : Pembina Tingkat I/IVb/19551013 198003 2 001 : Guru besar bidang Mikrobiologi 1. Alamat 4. no 12.

Juss) terhadap Pertumbuhan Malassezia globosa Penyebab Penyakit Ketombe Mikoflora kontaminan pada eksplan kultur jaringan kentang (Solanum tuberosum) Daya antibakteri ekstrak daun Tembelekan (Lantana sp. Judul Penelitian 1 Optimasi Teknik Fermentasi dan Pemeliharaan Konsorsium Mikroorganisme yang Berperan dalam Pembuatan Tempe Khas Malang Daya Antioksidan Produk Tempe Khas Malang Pengaruh Lama Waktu Interaksi pada Aktivitas Antagonis Beberapa Spesies amur Antagonis terhadap Jamur Parasit Fusarium spp. dan Tumpang. Pengalaman Penelitian No.18 6. Jawa Timur Efek Antimikroba dari Ekstrak Biji dan Daun Mimba (Azadirachta indica A.) terhadap Staphylococcus aureus secara in vitro Isolasi dan karakterisasi bakteri-bakateri desulfurisasi indigen dari limbah cair industri penyamakan kulit untuk mendegradasi H2S Tahun Posisi Penulis 2005 Ketua Pemberi Dana RAPID 2. Alamat Kantor 8. Keragaman dan Sebaran Mikoflora Rizosfer pada Tanah Pertanian Kentang di Batu. Surabaya 6 Malang 65145 : Tempat Tahun 1967 1970 1973 1978 1984 2001 Titel Bidang Spesialisasi SD Santa Maria II Mlg SMPN 1 Mlg SMAN Mlg IKIP Malang IKIP Malang UNAIR Surabaya Dra. Biologi Pendidikan Biologi Ilmu Kedokteran 9. Kesatuan/Dinas/Perti 7. MPd Dr Pend. Tosari. 2006 2006 Ketua Ketua PHKA-2 Swadana 4 5 2007 2007 Ketua Ketua Swadana Swadana 6 7 8 2007 2009 2009 Ketua Ketua Ketua Swadana Swadana Swadana . 3. Riwayat pendidikan Macam Pendidikan SD SMP SMA Sarjana Pendidikan Strata-2 Strata-3 : FMIPA Universitas Negeri Malang : Jl.

Juss) terhadap Pertumbuhan Malassezia globosa Penyebab Penyakit Ketombe Tahun 2005 Posisi Penulis Ketua Nama Jurnal Jurnal Forum Penelitian UM th.4 Des 2007 Jurnal Forum Penelitian UM th.2 vol.19 No .2 Des 2005 2 2007 Ketua Jurnal Ilmiah Habitat vol. dan Tumpang.XVII no.18 no.18 no. Tosari. Dr. 20 September 2010 Prof.2 Des 2005 Jurnal Ilmu Pertanian Agrivita 3 4 2007 2007 Ketua Ketua 5 2007 Ketua Jurnal Kedokteran Brawijaya no. Jawa Timur Efek Antimikroba dari Ekstrak Biji dan Daun Mimba (Azadirachta indica A. 19551013 198003 2 001 .XXIII Agustus 2007 Malang. Dra. Utami Sri Hastuti. MPd NIP. 1 Judul Tulisan Optimasi Teknik Fermentasi dan Pemeliharaan Konsorsium Mikroorganisme yang Berperan dalam Pembuatan Tempe Khas Malang Pengaruh Lama Waktu Interaksi pada Aktivitas Antagonis Beberapa Spesies amur Antagonis terhadap Jamur Parasit Fusarium spp. Daya Antioksidan Produk Tempe Khas Malang Keragaman dan Sebaran Mikoflora Rizosfer pada Tanah Pertanian Kentang di Batu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful